TUGAS HUKLING
ANTROPOSENTRISME
Definisi:
- Teori etika entroposentrisme adalah pandangan bahwa alam semesta dan segala isinya memiliki nilai intrinsik yang sama dan setara, termasuk manusia, dan bahwa manusia harus bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam semesta.
Ciri:
- Memandang alam semesta dan segala isinya memiliki nilai intrinsik yang sama dan setara, termasuk manusia[1].
- Manusia harus bertanggung jawab untuk menjaga keseimbangan alam semesta[1].
Kelebihan:
- Teori etika entroposentrisme menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam semesta dan memperlakukan semua entitas di dalamnya dengan sama[1].
- Teori ini dapat membantu manusia untuk memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan mereka[4].
Contoh:
- Sebuah contoh dari teori etika entroposentrisme adalah gerakan Deep Ecology, yang menekankan pentingnya menjaga keseimbangan alam semesta dan memperlakukan semua entitas di dalamnya dengan sama[1].
- Gerakan ini juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan manusia[4].
[ CITATION Fau23 \l 1033 ]
Fauzan H, et al. 2023. Etika bisnis dan profesi. Indigo media : Tangerang BIOSENTRISME
Definisi:
- Teori etika biosentrisme adalah pandangan bahwa alam dan semua makhluk hidup di dalamnya memiliki nilai intrinsik yang sama dan setara, dan bahwa manusia memiliki kewajiban moral untuk memperlakukan semua makhluk hidup dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka[2][4].
Ciri:
- Memandang alam dan semua makhluk hidup di dalamnya memiliki nilai intrinsik yang sama dan setara[2][4].
- Manusia memiliki kewajiban moral untuk memperlakukan semua makhluk hidup dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka[2][4].
Kelebihan:
- Teori etika biosentrisme menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan hidup semua makhluk hidup di bumi dan memperlakukan mereka dengan hormat[2][4].
- Teori ini dapat membantu manusia untuk memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan mereka[4].
Contoh:
- Salah satu contoh dari teori etika biosentrisme adalah pandangan Albert Schweitzer tentang
"reverence for life" atau hormat sedalam-dalamnya terhadap lingkungan[2][4].
- Teori ini mendorong manusia untuk mempertahankan kehidupan dan memperlakukan kehidupan dengan hormat yang sedalam-dalamnya[2][4].
- Teori etika biosentrisme juga diterapkan dalam gerakan lingkungan hidup yang menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan hidup semua makhluk hidup di bumi dan memperlakukan mereka dengan hormat[4].
[ CITATION Bam13 \l 1033 ]
Bambang Yuniarto, Membangun Kesadaran Warga Negara dalam Pelestarian Lingkungan, (Jogjakarta:
Deepublish, 2013)
EKOSENTRISME
Definisi:
- Teori etika ecosentrisme adalah pandangan bahwa alam dan semua makhluk hidup di dalamnya membentuk satu kesatuan yang saling terkait dan memiliki nilai intrinsik yang sama, dan bahwa manusia harus memperlakukan alam dan semua makhluk hidup di dalamnya dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka[1][2].
Ciri:
- Memandang alam dan semua makhluk hidup di dalamnya membentuk satu kesatuan yang saling terkait dan memiliki nilai intrinsik yang sama[1][2].
- Manusia harus memperlakukan alam dan semua makhluk hidup di dalamnya dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka[1][2].
Kelebihan:
- Teori etika ecosentrisme menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan hidup semua makhluk hidup di bumi dan memperlakukan mereka dengan hormat[1][2].
- Teori ini dapat membantu manusia untuk memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan mereka[2].
Contoh:
- Salah satu contoh dari teori etika ecosentrisme adalah gerakan lingkungan hidup yang menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan hidup semua makhluk hidup di bumi dan memperlakukan mereka dengan hormat[1][2].
- Gerakan ini juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan manusia[2].
[ CITATION Sug11 \l 1033 ]
Sugiyono, Metode Penelitian Kombinasi “Mixed Method” (Bandung: Alfabeta, 2011) EKOFEMINISME
Definisi:
- Teori etika ekofeminisme adalah pandangan yang menggabungkan feminisme dan ekologi, yang menekankan pentingnya memperlakukan alam dan semua makhluk hidup di dalamnya dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka, serta menentang budaya patriarki yang merugikan perempuan dan lingkungan hidup[1][5].
Ciri:
- Menggabungkan feminisme dan ekologi[1][5].
- Menekankan pentingnya memperlakukan alam dan semua makhluk hidup di dalamnya dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka[1][5].
- Menentang budaya patriarki yang merugikan perempuan dan lingkungan hidup[1][5].
Kelebihan:
- Teori etika ekofeminisme menekankan pentingnya memperlakukan alam dan semua makhluk hidup di dalamnya dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka, serta menentang budaya patriarki yang merugikan perempuan dan lingkungan hidup[1][5].
- Teori ini dapat membantu manusia untuk memahami pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan mereka[5].
Contoh:
- Salah satu contoh dari teori etika ekofeminisme adalah gerakan lingkungan hidup yang menekankan pentingnya memperlakukan alam dan semua makhluk hidup di dalamnya dengan hormat dan menjaga keberlangsungan hidup mereka, serta menentang budaya patriarki yang merugikan perempuan dan lingkungan hidup[1][5].
- Gerakan ini juga menekankan pentingnya menjaga keberlanjutan lingkungan hidup dan mempertimbangkan dampak jangka panjang dari tindakan manusia[5].
Suliantoro B. 2019. PERJUANGAN PEREMPUAN MENCARI KEADILAN & MENYELAMATKAN LINGKUNGAN. Cahaya Atma Pustaka : Yogyakarta
[CITATION Sul \l 1033 ]
DAFTAR PUSTAKA
Bambang, Y. (2013). Membangun kesadaran warga negara dalam pelestarian lingkungan. Jogjakarta:
Deepublish.
Fauzan, H. (2023). Etika bisnis dan profesi. Tangerang: Indigo media.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kombinasi "mixed method". bandung: alfabeta.
Suliantoro, B. (2019). Perjuangan Perempuan Mencari Keadilan dan Menyelamatkan Lingkungan.
Yogyakarta: Cahaya Atma Pustaka.