• Tidak ada hasil yang ditemukan

Yang Maha Penyayang

N/A
N/A
Rizki Eka Tamara Mustika

Academic year: 2024

Membagikan " Yang Maha Penyayang"

Copied!
2
0
0

Teks penuh

(1)

(Teks mc)

Assalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Selamat datang kepada para hadirin yang berbahagia. Pada kesempatan yang penuh berkah ini, kita berkumpul untuk mengikuti kajian dengan tema Yang Maha Penyayang.

Sebelum kita memulai, mari kita panjatkan puji syukur ke hadirat Allah SWT, yang telah memberikan kita kesempatan untuk berkumpul dalam suasana yang penuh kasih sayang ini.

Hadirin yang saya hormati, kasih sayang Allah adalah anugerah terbesar dalam hidup kita. Setiap detik, kita merasakan limpahan rahmat-Nya. Untuk lebih mendalami tema ini, kita akan mendengarkan qiraah dari [ustad abi], yang akan membacakan ayat-ayat Al-Qur'an tentang kasih sayang Allah. Mari kita sambut dengan tepuk tangan yang meriah!

[Sesi Qiraah]

Terima kasih kepada [nama qari] atas qiraah yang indah dan menyentuh hati.

Selanjutnya, kita akan mendengarkan kajian yang akan disampaikan oleh [ustad adit]. Mari kita sambut dengan hangat kehadiran beliau!

Selanjutnya, kita akan mendengarkan kajian yang akan disampaikan oleh [ustad fariz]. Mari kita sambut dengan hangat kehadiran beliau!

[Penceramah menyampaikan kajian]

Terima kasih kepada [ustad adit dan ustad fariz] atas penjelasan yang sangat bermanfaat. Semoga kita semua dapat mengambil pelajaran dari apa yang telah disampaikan

(2)

Terima kasih atas partisipasi semua hadirin. Semoga diskusi kita hari ini semakin menguatkan iman dan memperdalam rasa kasih sayang kita kepada sesama.

Mari kita tutup acara ini dengan membaca doa Bersama yang di pimpin oleh (ustad rehan)kepada ustad rehan di persilahkan.

(Hamdala) mudah mudahan dengan tadi kita berdoa semoga allah kabulkan dan allah berikan balasan yang baik untuk kita semua amin.

Terima kasih telah datang di acara ini Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat dan kasih sayang-Nya kepada kita semua.

Wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh

Referensi

Dokumen terkait

Qur‟an, dan bahwa ayat -ayat Al- Qur‟an itu kalau diteliti dan terus digali maknanya, maka dapat memunculkan keyakinan, bahwa Al- Qur‟an itu pembahasannya universal dan

Metode mauḍū‟i ialah metode yang membahas ayat-ayat al- Qur‟an sesuai dengan tema atau judul yang telah ditetapkan. Semua ayat yang berkaitan dihimpun,

Living Qur‟an dalam lintasan sejarah jika ditelusuri secara historis, praktek memperlakukan al-Qur‟an, surat-surat atau ayat-ayat tertentu di dalam al-Qur‟an untuk

Setelah penulis melakukan kajian Living Qur‟an terhadap tradisi pembacaan Shalawatul Qur‟an di Pondok Pesantren Mafatihul Huda Padaherang dapat diambil kesimpulan

Sehingga dalam menerjemahkan atau menafsirkan beberapa istilah-istilah/tema keagamaan yang terdapat dalam ayat- ayat al-Qur‟an tersebut, Muhammad Asad sering berbeda

implikasi atau makna dari adanya tradisi pembacaan al- Qur‟an surah al -hadid ayat 1-6 di panti Asuhan Darul Hadlanah NU kota Salatiga. “impikasi adanya tradisi tersebut

Ciri Aliran sesat adalah menafsirkan Al Qur‟an semaunya untuk menimbulkan perpecahan. Ayat Al Qur‟an yang jelas tidak perlu ditafsirkan lagi. Ada pun Ayat Al Qur‟an

Hasil dari penelitian terhadap Komunitas Kajian Struktur Al-Qur`an ini menunjukan bahwa Kajian Struktur Al-Qur`an adalah sebuah metode pengobatan Al-Qur`an alternatif fisik nonfisik