abad ke-1 Masehi

Top PDF abad ke-1 Masehi:

Ayo Belajar Soal UAS Sejarah Kelas X XI XII Semester 1 Ganjil uas sejarah xi

Ayo Belajar Soal UAS Sejarah Kelas X XI XII Semester 1 Ganjil uas sejarah xi

Dari banyak teori yang menyatakan Masuknya kebudayaan dan agama Hindu ke Indonesia, Teoii yang Dianggap kuat adalah teori..... Agama Budha masuk ke Indonesia sejak abad ke 2 Masehi, deng[r]

7 Baca lebih lajut

SEJARAH AGAMA HINDU DAN BUDDHA DI INDONE (1)

SEJARAH AGAMA HINDU DAN BUDDHA DI INDONE (1)

Pada umumnya para ahli cenderung kepada pendapat yang menyatakan bahwa masuknya budaya Hindu ke Indonesia itu dibawa dan disebarluaskan oleh orang-orang Indonesia sendiri. Bukti tertua pengaruh budaya India di Indonesia adalah penemuan arca perunggu Buddha di daerah Sempaga (Sulawesi Selatan). Dilihat dari bentuknya, arca ini mempunyai langgam yang sama dengan arca yang dibuat di Amarawati (India). Para ahli memperkirakan, arca Buddha tersebut merupakan barang dagangan atau barang persembahan untuk bangunan suci agama Buddha. Selain itu, banyak pula ditemukan prasasti tertua dalam bahasa Sanskerta dan Malayu kuno. Berita yang disampaikan prasasti-prasasti itu memberi petunjuk bahwa budaya Hindu menyebar di Kerajaan Sriwijaya pada abad ke-7 Masehi.[4]
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Soal UAS Sejarah Kelas X XI XII Semester 1 Ganjil uas sejarah xi

Soal UAS Sejarah Kelas X XI XII Semester 1 Ganjil uas sejarah xi

Dari banyak teori yang menyatakan Masuknya kebudayaan dan agama Hindu ke Indonesia, Teoii yang Dianggap kuat adalah teori..... Agama Budha masuk ke Indonesia sejak abad ke 2 Masehi, deng[r]

7 Baca lebih lajut

ISLAMISASI NUSANTARA (Analisis Terhadap Discursus Para Sejarawan) | Husda | Jurnal Adabiya 1202 2321 1 SM

ISLAMISASI NUSANTARA (Analisis Terhadap Discursus Para Sejarawan) | Husda | Jurnal Adabiya 1202 2321 1 SM

Pendukung teori Arab lainnya adalah Syed Muhammad Naquib al- Attas, seorang pakar Kesusasteraan Melayu dari Universiti Kebangsaan Malaysia kelahiran Indonesia. Dia mengatakan bahwa bukti paling penting yang dapat dipelajari ketika mendiskusikan kedatangan Islam di kepulauan Melayu-Indonesia adalah karakteristik internal Islam itu sendiri di kawasan ini. Dia menggagas suatu hal yang disebut sebagai teori umum Islamisai Kepulauan Melayu-Indonesia yang umumnya didasarkan pada sejarah literatur Islam Melayu dan sejarah pandangan dunia (worldview) Melayu-Indonesia, sebagaimana yang dapat dilihat melalui perubahan konsep dan istilah kunci dalam literatur Melayu (historiografi tradisional lokal) pada abad ke-10 sampai ke-11 Hijriyah, atau abad ke-16 sampai abad ke-17 Masehi. 15
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

View of Al-Suyuti Dan Kontroversi Strata Ijtihad: Telaah atas Klaim Mujtahid Mutlaq al-Suyuti dan Landasan Normatifnya

View of Al-Suyuti Dan Kontroversi Strata Ijtihad: Telaah atas Klaim Mujtahid Mutlaq al-Suyuti dan Landasan Normatifnya

Wael B. Hallaq ketika mengkaji isu penutupan pintu ijtihad (insida > d ba > b al-ijtiha > d) memberikan satu sub bab khusus yang mengkaji klaim ijtiha > d al-Suyut } i. Hallaq menilai bahwa isu tertutupnya pintu ijtiha > d berjalan paralel dengan tumbuhnya taqli d dalam fiqih Islam. > Terbuka atau tidaknya pintu ijtiha > d ditentukan oleh dua faktor: 1) ada atau tidaknya mujtahid, dan 2) konsensus ahli hukum mengenai tertutup atau tidaknya pintu ijtiha > d. Dalam penelitiannya, Hallaq berkesimpulan bahwa dalam karya-karya us } u > l fiqh hanya pembahasan mengenai ada atau punahnya mujtahid yang dibahas, sementara itu tema mengenai pintu ijtiha > d tidak dibahas. Pembicaraan tentang ada atau tidaknya mujtahid, menurut Hallaq, baru dimulai pada era kekuasaan Saljuk akhir abad ke-5 Hijriah atau abad ke-11 Masehi. 26
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Masa Awal hingga Berkembangnya Kerajaan

Masa Awal hingga Berkembangnya Kerajaan

1. Makam pra-Islam, diwilayah kerajaan Suppa berupa pemakaman dari wadah tempayan (kremasi) cukup banyak dan tersebar diberbagai tempat antara lain di situs Makkarawie termasuk dalam wilayah Dusun Lekessi Kelurahan Watang Suppa Kecamatan Suppa, situs Langkanange berada dalam wilayah administrasi Dusun Bela-Belawae Desa Polewali Kacematan Suppa, situs Bulu Tanae (Garessi) berada dalam wilayah administrasi Dusun Garessi Desa Lautang Salo, situs Perengki, situs ini berada dalam wilayah Dusun Perengki Desa Tasiwalie Kecamatan Suppa. Ditempat-tempat tersebut ditemukan fragmen tulang manusia yang sudah terbakar dan berasosiasi dengan fragmen keramik dan gerabah, yang terlihat pada pinggir lubang galian ilegal yang dilakukan oleh masyarakat. Selain makam berupa wadah tempayan di situs Langkanange juga ditemukan makam yang orientasinya timur-barat, memiliki nisan menhir dan makam ini masih dikeramatkan oleh mayarakat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

SEJARAH SINGKAT PROPINSI SULAWESI TENGAH

SEJARAH SINGKAT PROPINSI SULAWESI TENGAH

Bukti bahwa kaerajaan Banggai sudah di kenal sejak zaman Mojopahit dengan nama Benggawi setidaknya dapat di lihat dari apa yang telah di tulis seorang pujangga Mojopahit yang bernama Mpu Prapanca dalam bukunya ”Negara Kartagama”, buku bertarikh caka 1478 atau tahun 1365 Masehi,yang dimuat dalam seuntai syair nomor 14 bait kelima sebagai berikut “Ikang Saka Nusa-Nusa Mangkasara, Buntun Benggawi, Kuni, Galiayo, Murang Ling Salayah, Sumba, Solor, Munar, Muah, Tikang, I Wandleha, Athawa Maloko, Wiwawunri Serani Timur Mukadi Ningagaku Nusantara”. (Mangkasara = Makasar, Buntun = Buton, Benggawi = Banggai, Kunir = Pulau Kunyit, Salayah = Selayar, Ambawa = Ambon, Maloko = Maluku ). Hayam Wuruk ingin mempersatukan Nusantara lewat sumpah Palapa yang di ucapkan sang Pati Gajah Mada. Dengan sumpah tersebut Hayam Wuruk makin terkenal dengan programnya mempersatukan Nusatara.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

MAKALAH SEJARAH KEMARITIMAN INDONESIA docx

MAKALAH SEJARAH KEMARITIMAN INDONESIA docx

Tipe raja laut mewakili kekuatan Bahari yang sah yakni yang diakui dalam dalam pergaulan antarbangsa. Dalam realitas abad XIX dan sebelumnya keabsahan demikian lebih banyak ditentukan oleh kekuatan fisik, jadi dalam hal kekuatan laut berarti pemilikan armada tempur dan pertahanan yang memadai.Di wilayah laut Sulawesi diantara kekuatan laut yang muncul hanya kerajaan Sulu dan Maguidanao yang berhasil menjadi kekuatan maritime terbesar.Tetapi sejak pertengahan abad XIX Maguidanao terpecah belah dan mulai dikuasai Spanyol sehingga akhirnya hanya Sulu yang dapat bertahan sebagai Raja laut pribumi dikawasan ini.Raja-raja di pantai timur Kalimantan dan dibagian utara Sulawesi tidak
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU. docx

RUANG LINGKUP FILSAFAT ILMU. docx

Alexander Aphrodisias sekitar permulaan abad ke-3 sesudah Masehi adalah orang pertama yang mempergunakan kata ‘logika’ dalam arti ilmu yang menyelidiki lurus tidaknya pemikiran kita Sel[r]

7 Baca lebih lajut

Gereja dan Pembaharuan Sosial kyai

Gereja dan Pembaharuan Sosial kyai

Injil Matius dituliskan dalam kerangka berpikir yang bersifat Yahudi; dan sebagai orang-orang Yahudi mereka terbentuk dengan pemikiran dan kebiasaan yang menempatkan kaum perempuan sebagai kaum yang dipandang berbeda bahkan lebih rendah dari kaum laki- laki. Meskipun demikian, dalam injil Matius, kita menemukan indikasi bahwa Matius dan komunitas yang dilayaninya menolak tradisi dan kebiasaan orang Yahudi tersebut; dalam kisah silsilah Tuhan Yesus, Matius memperlihatkan para wanita yang kemudian dimasukkan dalam silsilah Yesus (Mat. 1:3,5-6); dalam peristiwa pengadilan Yesus, Matius menyebutkan mengenai istri dari Pontius Pilatus yang menasehati suaminya untuk tidak terlibat dalam pembunuhan Yesus; dalam injil Matius kita juga menemukan kaum wanita yang dijadikan murid oleh Yesus (Mat 12:49-50).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

MAKALAH SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM MASUKNY

MAKALAH SEJARAH PENDIDIKAN ISLAM MASUKNY

Pada abad ke-17 masehi atau tahun 1601 kerajaan Hindia Belanda datang ke Nusantara untuk berdagang, namun pada perkembangan selanjutnya mereka menjajah daerah ini. Belanda datang ke Indonesia dengan kamar dagangnya, VOC, sejak itu hampir seluruh wilayah Nusantara dikuasainya kecuali Aceh. Saat itu antara kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara belum sempat membentuk aliansi atau kerja sama. Hal ini yang menyebabkan proses penyebaran dakwah terpotong.

9 Baca lebih lajut

BAHAN SPI DAN SPANYOL (1)

BAHAN SPI DAN SPANYOL (1)

1. Proses masuknya Islam ke Andalusia diawali dari kekuasaan Islam yang ada di wilayah Afrika Utara yakni Khilafah Bani Umayyah, Dalam penaklukan Spanyol terdapat tiga pahlawan Islam yang dikatakan paling berjasa memimpin satuan pasukan ke wilayah tersebut. Mereka adalah Thariq Bin Malik, Thariq Bin Ziyad, dan Musa Bin Nusair, namun yang terkenal sebagai penakluknya adalah Thariq Bin Ziyad. Masuknya Islam ke wilayah ini tak mengalami kesulitan yang berarti sebab ada dua faktor yakni, faktor eksternal dimana faktor spanyol itu sendiri yang sedang mengalami kelemahan dan carut marut baik di bidang ekonomi politik dan lain-lain, sedangkan faktor internal , kondisi para penakluk dari kubu kaum muslimin baik dari para penguasa, para tentara dan para prajurit Islam yang luar biasa, cerdas dan berani serta bersifat toleran dan tolong menolong, dan
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

1 BAB. I PENGANTAR A. Latar Belakang - Sejarah Desa Sampaka di Banggai Kepulauan - Tugas Akhir

1 BAB. I PENGANTAR A. Latar Belakang - Sejarah Desa Sampaka di Banggai Kepulauan - Tugas Akhir

Sebelum terbentuknya daerah otonom Sulawesi Tengah, kekuasaan pemerintahan masih dipegang oleh raja-raja yang tersebar di seluruh Sulawesi Tengah. Wilayah Provinsi Sulawesi Tengah pada masa itu merupakan sebuah Pemerintahan Kerajaan, terdiri dari Tujuh Kerajaan di wilayah Timur dan Delapan Kerajaan di wilayah Barat, dan raja-raja ini mempunyai daerah dan kekuasaan sendiri-sendiri. Namun dengan adanya perkembangan sistem pemerintahan kerajaan dan hubungan sosial ekonomi (perdagangan), maka kerajaan-kerajaan ini perlahan-lahan mendapat pengaruh dari luar, antara lain dari kerajaan Bone, Gowa, Luwu, Mandar dan Ternate. Bahkan pada akhir abad XIX kerajaan di Wilayah Sulawesi Tengah sudah ada yang menjalin hubungan dengan luar negeri seperti Portugis, Spanyol dan VOC (Belanda). 1
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

Bagian 2

Bagian 2

Kedua prasasti tersebut diperkirakan dibuat abad IV Masehi, apabila dilihat dari tulisannya, maka lingkungan kedua kerajaan tsb adalah kerajaan asli Indonesia Pengaruh Hindu yang pali[r]

16 Baca lebih lajut

Resensi buku Dunia Sophie

Resensi buku Dunia Sophie

Safari sejarah itulah kesan paling kuat yang akan didapatkan oleh pembacanya, novel ini membuka dunia sejarah filsafat dari jaman sebelum masehi hingga awal abad ke-21, tokoh-tokoh filsafat seperti Democritus yang menemukan bahwa semua yang ada dialam ini merupakan kumpulan-kumpulan dari atom hingga sampai Sigmund Freud dengan

2 Baca lebih lajut

Bab 2 Sejarah Masuknya Islam Di Indonesia

Bab 2 Sejarah Masuknya Islam Di Indonesia

Berdasarkan data sejarah, perdagangan merupakan media dakwah yang paling banyak dilakukan oleh para penyebar Islam di Indonesia. Hal ini dapat kita lihat dari adanya kesibukan lalu lintas perdagangan pada abad ke 7 M hingga ke 16 M. Jalur ini dimungkinkan karena orang-orang Melayu telah lama menjalin kontak dagang dengan orang Arab. Apalagi setelah berdirinya kerajaan Islam seperti kerajaan Islam Malaka dan kerajaan Samudra Pasai di Aceh, maka makin ramai para ulama dan pedagang Arab datang ke Nusantara (Indonesia). Disamping berdagang mereka juga menyiarkan agama Islam. Fakta sejarah ini dapat diketahui berdasarkan data dan informasi yang dicatat oleh Tome’Pires, bahwa seorang musafir asal Portugis menceritakan tentang penyebaran Islam antara tahun 1512 sampai tahun 1515 Masehi yang meliputi Sumatera, Kalimantan, Jawa hingga kepulauan Maluku. Ia juga menyatakan bahwa pedagang muslim banyak yang bermukim di pesisir Pulau Jawa yang ketika itu masih penganut Hindu dan Budha maupun animisme dan dinamisme. Para penyebar agama Islam berhasil mendirikan masjid-masjid dan mendatangkan para ahli agama dari luar sehingga jumlah mereka semakin bertambah banyak.
Baca lebih lanjut

25 Baca lebih lajut

VIHARA DAN PLURALISME PADA MASA JAWA KUNA ABAD VIII – XI MASEHI (Tinjauan Data Prasasti)

VIHARA DAN PLURALISME PADA MASA JAWA KUNA ABAD VIII – XI MASEHI (Tinjauan Data Prasasti)

Semangat pluralisme yang didengungkan sebagai nafas era reformasi pada kenyataannya justru berbanding terbalik dengan munculnya konflik-konflik agama dan etnis di beberapa daerah di Indonesia. Padahal, pluralisme dan toleransi antar umat beragama telah menjadi karakter bangsa ini sejak masa nenek moyang. Pelajaran tentang toleransi tersebut sesungguhnya dapat diperoleh melalui pemahaman tentang tinggalan budaya yang sebenarnya merupakan pembawa pesan dari masa lalu. Penelitian ini menelusuri bentuk-bentuk toleransi beragama yang terekam di dalam prasasti-prasasti masa Jawa Kuna dari abad VIII-XI M. Berdasarkan sumber prasasti yang dipilih dengan teknik purposive sampling, diperoleh gambaran tentang vihāra sebagai salah satu institusi yang memiliki peran penting sebagai simbol toleransi beragama dalam masyarakat. Hal tersebut tidak terlepas dari fungsi vihāra di dalam masyarakat pada masa tersebut, yang berbeda dengan pemahaman masyarakat modern tentang fungsinya saat ini. Penyajian informasi tentang fungsi dan peran vihāra pada masa Jawa Kuna merupakan salah satu upaya agar masyarakat modern lebih memahami pentingnya tinggalan budaya materi warisan nenek moyang kita.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Asal muasal Penamaan Gunung Salak

Asal muasal Penamaan Gunung Salak

Maka Gunung Salak bermakna 'Gunung Perak'. Versi lain menyebut di lereng gunung tersebut pernah berdiri sebuah kerajaan bernama Salakanagara pada abad IV dan V Masehi. Nama Gunung Salak pun diduga berasal dari kata depan kerajaan tersebut. Menurut sumber sejarah, kerajaan Salakanagara dipimpin oleh seorang raja dengan gelar Raja Dewawarman I-VIII. Terungkapnya kerajaan Salakanagara bermula dari penemuan tulisan Raja Cirebon yang berkuasa tahun 1617 Wangsakerta, yang ditemukan pada abad ke-19 Masehi.

1 Baca lebih lajut

SEJARAH GERONTOLOGI | Karya Tulis Ilmiah SEJARAH GERONTOLOGI

SEJARAH GERONTOLOGI | Karya Tulis Ilmiah SEJARAH GERONTOLOGI

Pengobatan Baroque terjadi pada abad ke-17 dan 18. Pada periode ini ditemukan mikroskop, termometer, kanul trakeostomi, dan pulsilogium, penemuan ini memungkinkan peningkatan yang lebih rasional dan efektif dari diagnosa, patologi dan terapi penyakit. Pada masa ini banyak muncul ilmuwan-ilmuwan pada berbagai bidang kedokteran. Anselmus pada tahun 1606 menulis Geromica Seude Senum Regimene, ia menetapkan metode-metode pencegahan terhadap penyakit mental. Pada tahun 1644, W. Salomon, menjelaskan dalam bukunya Defects of Imagination, Reason and Memory of a very Dear Man, sebuah kasus medis dimana ia menemukan seorang pasien yang dianggap orang gila tetapi dari hasil diagnosanya pasien tersebut hanya mengalami kemunduran mental. Dia juga menunjukkan defek di area kognitif sebagai penyebab terjadinya dementia senilis. Sebiz (1641) dan G.H. Welsch (1655) mempublikasikan suatu artikel yang berhubungan dengan kebersihan dan nutrisi kaum muda. James Easton (1799), seorang ilmuwan mempublikasikan artikel mengenai cara hidup agar panjang umur, dimana ia mengumpulkan data-data orang yang hidup lebih dari 100 tahun sepanjang tahun 66 SM sampai 1799 sesudah masehi. Pada 1973, konsep dari demensia pada orang lanjut usia berkembang dan proses ini dikatakan sebagai ?Kekacauan dari pikiran?, di mana seseorang yang menderita demensia menganggap
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...