Beban Resistif dan Beban Induktif

Top PDF Beban Resistif dan Beban Induktif:

Analisis Arus Inrush pada Transformator Satu Phasa Akibat Pembebanan Resistif dan Induktif - ITS Repository

Analisis Arus Inrush pada Transformator Satu Phasa Akibat Pembebanan Resistif dan Induktif - ITS Repository

Transformator merupakan salah satu peralatan yang ada di dalam sistem tenaga listrik. Transformator digunakan untuk mentranformasikan tegangan. Terdapat beberapa fenomena kegagalan pada transformator. Salah satunya adalah arus inrush . Arus inrush adalah arus yang ditimbulkan saat transformator di energize pertama kali. Saat transformator di energize pertama kali dibutuhkan arus yang sangat tinggi, 10-20 kali dari arus nominal. Arus inrush dapat menyebabkan kegagalan pada perlatan karena arus yang dihasilkan sangatlah besar. Arus in rush dapat menjadi setinggi saat short circuit , hal ini dapat terjadi karena transformator memberikan energi saat kondisi tidak berbeban [1]. Saat transformator tanpa beban dinyalakan atau dimatikan, akan ada arus eksitasi yang ada pada belitan transformer tersebut, hal ini dapat menyebabkan terjadinya kerusakan pada alat, memberikan akibat pada grid, dan kadang membuat pengaman pada transformator tersebut bekerja dengan salah [2]. Arus inrush juga juga dapat menyebabkan terjadinya kesalahan operasi pada relay, mengurangi umur dari transformator tersebut, dan juga mengurangi kualitas daya dari sistem tersebut [3]. Dan saat transformator dihubungkan pada beban induktif maka arus inrush yang timbul akan lebih besar saat transformator dihubungkan pada beban resistif [4].
Baca lebih lanjut

80 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Temperatur Generator Sinkron Tiga Phasa Pada Kondisi Beban Seimbang Dan Tidak Seimbang Menggunakan Thermometer Infrared

Analisis Perbandingan Temperatur Generator Sinkron Tiga Phasa Pada Kondisi Beban Seimbang Dan Tidak Seimbang Menggunakan Thermometer Infrared

Dari tabel 4.33 diatas dapat dilihat perbandingan suhu dari ketiga jenis beban yang membebani generator dalam kondisi beban seimbang, dimana suhu jenuh tertinggi terjadi pada generator yang dibebani dengan beban resistif sebesar 36,68 °C pada waktu operasi sekitar 65 menit. Sedangkan pada beban induktif dan kapasitif suhu jenuh dari generator cenderung lebih rendah dari suhu jenuh beban resistif dan waktu yang dibutuhkan untuk mencapai suhu jenuhnya juga lebih cepat.

129 Baca lebih lajut

ANALISA HARMONISA KONVERTER AC-AC TIGA FASA - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

ANALISA HARMONISA KONVERTER AC-AC TIGA FASA - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Dalam tugas akhir ini akan ditampilkan konverter ac-ac dengan pengaturan sudut fasa pada sistem tiga fasa untuk terkontrol penuh yang menggunakan enam buah thyristor dan semi terkontrol yang menggunakan tiga buah thyristor dan tiga buah dioda daya. IC TCA 785 yang digunakan sebagai penghasil pulsa pemicuan thyristor merupakan produk dari Siemens Semiconductor Group. Untuk pengambilan data pada model konverter ini digunakan beban lampu pijar sebagai beban resistif dan motor induksi tiga fasa sebagai beban induktif.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Pengaruh Pembebanan terhadap Karakteristik Keluaran Generator Induksi 1 Fase

Pengaruh Pembebanan terhadap Karakteristik Keluaran Generator Induksi 1 Fase

Penelitian diawali dengan mengkopel generator induksi 1 fase dengan suatu penggerak mula yang dapat diatur kecepatan putarnya. Generator induksi dalam kondisi tanpa beban kemudian diputar pada kecepatan 1500 rpm dan kapasitor 8 µ F dihubungkan pada kedua terminalnya . Tegangan dan frekuensi keluarannya diukur dengan power quality analyzer. Pengukuran tegangan dan frekuensi dilanjutkan dengan menghubungkan kapasitor berukuran 8, 16, 24, dan 32 µ F. Setelah itu pengujian diulangi lagi untuk kondisi berbeban. Beban yang dihubungkan adalah beban resistif, beban induktif, dan beban resistif induktif. Beban resistif yang dipakai berupa lampu pijar sedangkan beban induktifnya berupa lampu TL. Daya beban divariasi mulai dari 40 – 440 watt untuk menirukan beban rumah tangga.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PERANCANGAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE DARI MOTOR INDUKSI 3 FASE Perancangan Generator Induksi 1 Fase dari Motor Induksi 3 Fase.

PERANCANGAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE DARI MOTOR INDUKSI 3 FASE Perancangan Generator Induksi 1 Fase dari Motor Induksi 3 Fase.

Perancangan generator induksi 1 fase dari motor induksi 3 fase dengan cara merubah fungsi motor induksi 3 fase menjadi generator induksi 1 fase dengan mengambil fase R dan fase S pada motor induksi 3 fase terhubung secara delta dan untuk menguatkan tegangan keluaran ditambah dengan kapasitor. Setiap pengujian generator induksi 1 fase menggunakan kapasitor dengan ukuran 48, 56, dan 64 µF. Pengujian generator induksi 1 fase menggunakan beban resistif berupa lampu pijar ukuran 5 Watt, 10 Watt dan 60 Watt, serta beban induktif berupa kipas angin ukuran 18 Watt . Data - data tersebut kemudian dianalisis.
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT UKUR COS φ METER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328

PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI ALAT UKUR COS φ METER DIGITAL BERBASIS MIKROKONTROLER ATMEGA 328

Hasil dari perancangan ini adalah alat ukur Cos φ meter digital yang berhasil membaca nilai Cos φ untuk pengujian 3 buah beban. Pada pengujian menggunakan beban resistif dengan R 256  didapat nilai cos φ sebesar 0,92 sedangkan pada alat ukur Cos φ meter analog didapatkan nilai sebesar 1. Untuk beban induktif menggunakan R 256  dihubungkan seri dengan L 0,24 H didapatkan nilai C os φ sebesar 0,91 sedangkan pada alat ukur C os φ meter analog menggunakan beban yang sama didapatkan nilai sebesar 0,94. Pada pengujian menggunakan beban kapasitif dengan R 22  dihubungkan seri dengan kapasitor C 16 µf didapatkan nilai cos φ sebesar 0,96 sedangkan pada alat ukur cos φ meter analog didapatkan nilai sebesar 0,98. Hasil pengujian yang diperoleh memiliki sedikit perbedaan dengan hasil pengujian menggunakan cos φ meter analog. Hasil pengukuran menggunakan Cos φ meter analog jauh lebih baik dibandingkan dengan Cos φ meter digital.
Baca lebih lanjut

54 Baca lebih lajut

Perancangan Kvarh Meter Untuk Metering Beban Induktif Pada Jaringan Tegangan Menengah - ITS Repository

Perancangan Kvarh Meter Untuk Metering Beban Induktif Pada Jaringan Tegangan Menengah - ITS Repository

Lebih dari 100.000 industri skala besar ada di Indonesia. Di ASEAN perindustrian Indonesia nomor 2 terbesar setalah Thailand. Dengan jumlah industri yang besar, maka jumlah pelanggan PLN semakin bertambah. Pelanggan industri adalah pensupplay pendapatan terbesar oleh PLN. Salah satu hal yang perlu diperhatikan pada pelanggan industri adalah jumlah pemakaian beban. Beban yang biasa digunakan oleh pelanggan industri adalah beban resistif dan induktif. Pada pemakaian beban induktif, pelanggan harus memperhatikan sudut cosphinya, sudut yang semakin kecil bisa dipastikan diakibatkan oleh kualitas beban induktif yang kurang baik. Batas nominal cosphi yang telah ditentukan PLN adalah 0,85. Jika pelanggan menggunakan beban induktif kurang dari 0,85 maka akan dikenakan denda oleh PLNPada Tugas Akhir ini alat yang dibuat dapat mengukur nominal VAR meter. Selain itu jika melihat permasalahan di lapangan tentang rawannya pelanggan terkena denda tagihan oleh PLN akibat pemakaian beban induktif. Dilengkapi pula media notifikasi dan rekapitulasi. Dengan begitu pemakaian beban induktif tersebut dapat dipantau dan diawasi oleh pelanggan. Penggunaan media notifikasi berupa internet yang terintegrasi dengan email pengguna dan nomor handphone pelanggan. Dengan pengiriman sampling gelombang yang dibaca oleh sensor arus dan tegangan dengan melalui sejumlah sampel dan membagi dengan jumlah sampel tersebut. Arduino mengolah gelombang dan mensampling gelombang leading dan laggingpada gelombang dan mengukur perbedaan cosphi sudutnya. Pada proses proses pengambilan data,ditemui pngukuran erroruntuk arus dan tegangan kurang dari 3%, errorsudut cosphi error kurang dari 4%, dan errordaya imajiner kurang dari 5%.
Baca lebih lanjut

103 Baca lebih lajut

PENGARUH KECEPATAN PUTAR PENGGERAK MULA MIKROHIDRO TERHADAP KELUARAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE 4 KUTUB

PENGARUH KECEPATAN PUTAR PENGGERAK MULA MIKROHIDRO TERHADAP KELUARAN GENERATOR INDUKSI 1 FASE 4 KUTUB

Hasil pengujian juga menunjukkan bahwa dengan ukuran kapasitor dan daya beban yang tetap maka beban induktif membutuhkan kecepatan putar yang lebih tinggi dibanding dengan beban resistif untuk membangkitkan tegangan yang sama. Hal ini disebabkan fluks magnet belitan stator akan turun pada saat beban induktif dihubungkan pada generator sehingga tegangan yang dibangkitkan generator juga akan turun. Oleh karena itu sesuai dengan teori untuk menaikkan tegangan generatornya maka kecepatan putar generatornya harus dinaikkan juga. Beban induktif yang digunakan dalam pengujian ini berupa lampu TL sehingga memerlukan tegangan tertentu agar dapat menyala. Dalam pengujian ini untuk menyalakan lampu TL sebesar 40 W maka generator harus diputar minimal 1400 rpm. Kecepatan putar ini lebih tinggi dari kecepatan putar yang diperlukan oleh beban resistif untuk daya yang sama.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PEMAMFAATAN MICROCONTROLER AT89C51 UNTUK MEMPERBAIKI FACTOR DAYA PADA SISTEM TENAGA LISTRIK | Karya Tulis Ilmiah

PEMAMFAATAN MICROCONTROLER AT89C51 UNTUK MEMPERBAIKI FACTOR DAYA PADA SISTEM TENAGA LISTRIK | Karya Tulis Ilmiah

Dari hasil penelitian ini dapat disimpulkan bahwa perbaikan faktor daya dapat dilakukan dengan mengurangi tegangan masukan motor pada saat motor berheban ringan. Perbaikan faktor daya tidak akan efektif bila beban motor lebih besar dari 0,4 beban normal. Agar dapat bekerja secara on line maka perubahan tegangan dapat dilakukan dengan menggunakan mikrokontroler dan pemasangan thyristor pada terminal motor. Dengan mikrokontroler diharapkan perbaikan faktor daya bisa mencapai 0,7atau lebih saat beban nol. Nilai maksimum control faktor daya setelah dilakukan pengujian dapat mencapai sehesar 0,85 dan nilai ini cukup efektif. Penelitian ini tercipta perangkat keras penguji arus dan tegangan beban induktif. 1) Rangkaian sensor tegangan dan arus yang
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

BEBAN METODE PERHITUNGAN DAN KEAMANAN | Karya Tulis Ilmiah

BEBAN METODE PERHITUNGAN DAN KEAMANAN | Karya Tulis Ilmiah

Beban static ekivalen yang bekerja pada gedung atau bagian gedung yang menirukan pengaruh gerakan tanah akibat gempa. Dalam hal ini analisa dinamis maka beban gempa adalah gaya-gaya yang terjadi akibat gerakan tanah akibat gempa yang berasal dari struktur itu sendiri.

6 Baca lebih lajut

Analisis perbaikan faktor daya beban RLC

Analisis perbaikan faktor daya beban RLC

Generator sinkron merupakan mesin listrik yang merubah energi mekanis berupa putaran menjadi energi listrik bolak balik (AC), Energi mekanis diberikan oleh penggerak mulanya. Sedangkan energi listrik bolak balik (AC) akan dihasilkan pada rangkaian jangkarnya. Dengan ditemukannya Generator Sinkron, telah memberikan hubungan yang penting dalam usaha pemanfaatan energi yang terkandung dalam batu bara, gas, minyak, air uranium kedalam bentuk yang bermanfaat yaitu listrik dalam rumah tangga dan industri. Dalam kondisi berbeban generator sinkron akan bervariasi tergantung pada faktor daya beban. Pada makalah ini penulis membahas analisis perbaikan faktor daya beban resistif,induktif, dan kapasitif generator sinkron 3 fasa menggunakan metode potier. Pada perbaikan faktor daya dengan cos ɵ = 0,7 dan 0,8 didapat voltage regulation nya sebesar 43,9% dan 29,6%. Sedangkan pada metode potier di dapat pada beban resistif: 13,8%, induktif : 25,38%, dan kapasitif: 0%.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Perancangan Peralatan Identifikasi Arcing Tegangan Rendah Berbasis Transformasi Wavelet - ITS Repository

Perancangan Peralatan Identifikasi Arcing Tegangan Rendah Berbasis Transformasi Wavelet - ITS Repository

Pada subbagian ini menjelaskan tentang bagaimana peralatan pendeteksi arcing dapat menjelaskan dan berjalan sesuai dengan algoritma yang telah direncanakan. Untuk kondisi normal, peralatan tidak akan menyalakan indikator dikarenakan dikarenakan semua data arus HF kondisi normal berada dibawah nilai threshold arus HF yaitu sebesar 1,5 A. Untuk threshold banyaknya jumlah titik kondisi normal berada dibawah jumlah 2 titik. Pada peralatan pendeteksi arcing, kedua threshold ini memiliki peranan yang sangat penting untuk membedakan ketiga kondisi tersebut. Seperti yang telah dibahas pada tabel diatas kondisi arus HF tidak ada yang melebihi threshold arus 1,5 A, dari tabel diatas didapatkan kesimpulan arus HF yang melebihi threshold tidak ada. Sehingga pada saat kedua kondisi switching dan arcing tidak terpenuhi maka tidak ada indikator pada LED maupun pada LCD yang menyala. Pada bagian ini juga akan ditampilkan grafik sinyal dari beban 1 lampu sampai dengan 10 lampu serta gambar peralatan pada saat eksperimen dilakukan, dan juga akan ditampilkan 1 sample dari peralatan pada saat mendeteksi kondisi normal.
Baca lebih lanjut

89 Baca lebih lajut

Analisa Perbandingan Pengaruh Pembebanan Resistif, Induktif, Kapasitif Dan Kombinasi Beban R L C Terhadap Regulasi Tegangan Dan Efisiensi Pada Generator Sinkron Tiga Phasa ( Aplikasi Pada Laboratorium Konversi Energi Listrik  FT- USU)

Analisa Perbandingan Pengaruh Pembebanan Resistif, Induktif, Kapasitif Dan Kombinasi Beban R L C Terhadap Regulasi Tegangan Dan Efisiensi Pada Generator Sinkron Tiga Phasa ( Aplikasi Pada Laboratorium Konversi Energi Listrik FT- USU)

Stator atau armatur adalah bagian generator yang berfungsi sebagai tempat untuk menerima induksi magnet dari rotor. Arus AC yang menuju ke beban disalurkan melalui armatur, komponen ini berbentuk sebuah rangka silinder dengan lilitan kawat konduktor yang sangat banyak. Armatur selalu diam (tidak bergerak). Oleh sebab itu komponen ini juga disebut sebagai stator.

85 Baca lebih lajut

ANALISIS HUMAN ERROR TERHADAP PERALATAN KOMUNIKASI DAN NAVIGASI PADA KAPAL

ANALISIS HUMAN ERROR TERHADAP PERALATAN KOMUNIKASI DAN NAVIGASI PADA KAPAL

Pada perancangan Support Turbin ini ditentukan jepit (fixture) pada model saat akan dilakukan simulasi. Pada Solidwork terdapat banyak macam untuk fixture. Untuk perancangan Support Turbin ini dipilih fixed geometry untuk penahan Support Turbin dan fixed hinge untuk engselnya. Sebab nantinya yang akan dilakukan analisa statis yaitu pada bagian Support Turbin. Apakah konstruksi tersebut sudah dapat menahan beban yang bekerja dan apakah memenuhi atau tidak.

79 Baca lebih lajut

ANALISIS PEMASANGAN KAPASITOR BANK PADA BUSBAR BHA, BHB DAN BHC DI PRSG - e-Repository BATAN

ANALISIS PEMASANGAN KAPASITOR BANK PADA BUSBAR BHA, BHB DAN BHC DI PRSG - e-Repository BATAN

ANALISIS PEMASANGAN KAPASITOR BANK PADA BUSBAR BHA, BHB DAN BHC DI PRSG. Gedung 30 dan 31 merupakan gedung milik Pusat Reaktor Serba Guna yang catu dayanya tersendiri dan diperoleh melalui kontrak daya dengan PT PLN sebesar 3030 kVA. Penggunaan daya listrik pada ke dua gedung tersebut di catu melalui 3 buah busbar utama melalui 3 buah transformator yang berbeda, dimana kapasitas masing-masing transformator adalah 1600 kVA. Beban induktif sangat dominan di PRSG sehingga penyerapan daya reaktif sangat besar dan faktor daya menjadi rendah (≤0,85) yang berakibat terkena penalty oleh PLN. Pengukuran pemakaian daya pada masing-masing bus bar telah dilakukan dari tanggal 19 Juni s.d 25 Juni 2008. Saat reactor beroperasi dilakukan pengukuran pada jalur BHA dan BHB karena saat itu pompa primer dan pompa sekunder melalui kedua jalur tersebut, sedangkan pengukuran jalur BHC saat reaktor tidak beroperasi. Faktor kebutuhan rata-rata PRSG saat RSG-GAS beroperasi adalah 72% dari kontrak daya 3030 kVA. Busbar BHA menyerap daya reaktif 346,507 kVAr dengan cosφ = 0,85 dan BHB menyerap daya reaktif 382,717 kVAr dengan cosφ = 0,80. Dengan memperbaiki faktor daya hingga mencapai 0,98 akan mengurangi daya reaktif 234,9 kVAr pada jalur BHA dan BHC dengan memasang 5 unit kapasitor bank @ 50 kVAr pada masing-masing busbar, sedangkan pada busbar BHB akan mengurangi daya reaktif 279,86 kVAr dengan memasang 6 unit @ 50 kVAr.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BEBAN METODE PERHITUNGAN DAN KEAMANAN

BEBAN METODE PERHITUNGAN DAN KEAMANAN

Didalam merencanakan struktur salah satu perhitungan yang dikenal adalah ?metode beban berfaktor ?(metode rencana kekuatan). Didalam metode ini beban luar yang bekerja ditambahkan suatu factor beban yang dipakai untuk cadangan bila beban kerja terlampaui. Sedangkan struktur atau bahannya diproporsikan sedemikian sehingga mencapai kekuatan ambang batasnya pada saat mencapai beban berfaktor. Metode perhitungan didasarkan pada hubungan yang tidak linier antara tegangan dan regangan dari beton.

3 Baca lebih lajut

STUDI PERENCANAAN GELAGAR PLAT BAJA HIBRIDA KOMPOSIT PADA STRUKTUR BANGUNAN ATAS JEMBATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LRFD (studi kasus jembatan kradenan ponorogo)

STUDI PERENCANAAN GELAGAR PLAT BAJA HIBRIDA KOMPOSIT PADA STRUKTUR BANGUNAN ATAS JEMBATAN DENGAN MENGGUNAKAN METODE LRFD (studi kasus jembatan kradenan ponorogo)

perkembangan beban lalu lintas yang melewatinya. Akan tetapi, dalam tugas akhir ini, penulis ingin merencanakan struktur atasnya dengan menggunakan balok baja hibrida komposit sebagai alternatif dalam perencanaan struktur atas jembatan. Gelagar plat baja hibrida adalah gelagar yang profilnya disusun atau dibentuk dari susunan plat yang mutunya berbeda. Pada gelagar plat baja komposit hibrida umumnya sayap disusun dari baja yang berkekuatan lebih tinggi dari badan. Sayap lebih dominan memikul lentur sedang badan lebih dominan memikul geser. Beban-beban yang harus diperhitungkan dalam perencanaan jembatan adalah sebagai berikut: beban primer (beban mati, beban hidup, beban kejut).Tahapan-tahapan perencanaan jembatan meliputi: perencanaan plat lantai kendaraan, perencanaan penampang, perencanaan plat sayap, kontrol stabilitas pada plat sayap, perencanaan plat badan, kontrol stabilitas tekuk pada plat badan akibat geser, kontrol stabilitas tekuk pada plat badan akibat lentur, perencanaan shear connector, perencanaan sambungan, perencanaan gelagar pengaku tumpuan, perencanaan tumpuan.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Ices bahan . doc x

Ices bahan . doc x

yang pas. Seperti ukuran penampang elemen struktur yang sesuai dengan material yang dipilih. Diawali dengan penaksiran beban yaitu dengan memberikan beban pada sebuah struktur bangunan dengan keadaan yang berbeda-beda yang akan mengakibatkan beban diberikan pada bangunan selama “masa hidupnya” ditambah perhitungan beban terbesar.

4 Baca lebih lajut

TUGAS AKHIR - Pengendali faktor daya beban induktif berbasis mikrokontroler ATmega32 - USD Repository

TUGAS AKHIR - Pengendali faktor daya beban induktif berbasis mikrokontroler ATmega32 - USD Repository

menambahkan kapasitor dengan memberikan jumlah kapasitor sama dengan nol. Bila aktif maka program akan menguji bebarapa keadaan yang perlu diketahui. Pertama apakah PORTC=0 dan beban bersifat induktif ? Jika ya maka variabel temp1 = n_cap. Jika tidak maka akan dilanjutkan ke pengujian ke dua. Ke dua apakah PORTC tidak sama dengan nol dan bersifat induktif ? Jika ya maka temp1 ditambah n_cap (menambah jumlah kapasitor yang telah ditambahkan). Jika tidak maka berlanjut ke pengujian berikutnya. Pengujian ketiga: Apakah PORTC tidak sama dengan nol dan kapasitif? Jika ya maka temp1 dikurangi n_cap (mengurangi jumlah kapasitor yang telah ditambahkan). Jika tidak maka program masuk pada proses pemformatan data jumlah kapasitor. Program akan kembali ke program utama setelah proses pemformatan data telah selesai. Gambar 3.22. menjelaskan subrutin “kendalikan_pf”.
Baca lebih lanjut

226 Baca lebih lajut

TA TE 1105869 Table of content

TA TE 1105869 Table of content

11 Gambar 2.10 Karakteristik Generator Sinkron Tanpa beban .... 26 Gambar 2.11 Karakteristik Generator Sinkron Berbeban Induktif ...[r]

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...