Fungsi Endotel dalam pengeluarkan Nitric Oxide

Top PDF Fungsi Endotel dalam pengeluarkan Nitric Oxide:

Nitric Oxide Pada Perokok dan Bukan Perokok

Nitric Oxide Pada Perokok dan Bukan Perokok

Nitric Oxide (NO) merupakan Endothel Derived Releasing Factor (EDRF) yang bersifat sebagai vasodilator dan pelicin untuk mencegah perlekatan Low Density Lipoprotein (LDL) dan sel-sel darah. Nitric Oxide merupakan suatu faktor vasodilator dari sel endotel pada pembuluh arteri maupun pembuluh resisten. Nitric Oxide dapat menyebabkan guanilil siklase dalam otot polos vaskuler tidak aktif, sehingga terjadi akumulasi guanosin monofosfat sitosol (cGMP) dan relaksasi. Nitric Oxide diproduksi oleh sel endotel dari asam amino L-arginin dalam suatu reaksi yang dikatalisis oleh enzim nitrit oksid sintase (NOS). Sintesis NO dari endotel vaskuler terjadi secara terus menerus untuk mempertahankan tonus vaskuler yang bersifat protektif terhada kejadian penyakit kardiovaskuler [11].
Show more

5 Read more

PEMBERIAN L-ARGININE ORAL MENCEGAH PENURUNAN NITRIC OXIDE (NO) DAN JUMLAH ENDOTEL AORTA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DIPAPAR ASAP ROKOK.

PEMBERIAN L-ARGININE ORAL MENCEGAH PENURUNAN NITRIC OXIDE (NO) DAN JUMLAH ENDOTEL AORTA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DIPAPAR ASAP ROKOK.

Nitric oxide disintesis oleh NOS yang mengubah L-Arginine menjadi L- Citrulline dan NO. Tiga isoform mayor NOS yaitu neuronal NOS (nNOS), endothelial NOS (eNOS), dan inducible NOS (iNOS). Endothelial NOS dan nNOS berperan penting pada kondisi normal. Kedua isoform ini terdapat didalam sel dan secara cepat diaktivasi oleh Ca 2+ dan calmodulin intrasel dan menghasilkan NO dalam jumlah yang kecil. Di dalam jaringan, NO dibentuk oleh L-arginine oleh enzim endothelial nitric oxide synthase (eNOS) dengan kofaktor NADPH, oksigen (O2), dan tetrahydrobiopterin (BH4) menghasilkan L-citrulline serta nitrat dan nitrit sebagai metabolit antara (R&D Systems, 2000; Lundberg dan Weitzberg, 2005). NO yang tidak digunakan akan dioksidasi menjadi nitrit. Apabila NO diperlukan kembali, nitrit dalam jaringan akan direduksi menjadi NO dikatalisis oleh enzim xanthine oxidase (XO) (Lundberg dan Weitzberg, 2005). Neuronal NOS mempunyai fungsi pada neurotrasmiter, sedangkan eNOS berperan pada relaksasi otot polos pembuluh darah. Inducible NOS tidak diekspresikan pada kondisi normal tetapi diinduksi oleh sitokin dan atau endotoksin selama proses inflamasi dan menghasilkan jumlah NO yang berlebihan dalam jangka waktu yang lama (Hala dkk., 2011; Zhang dkk., 2011).
Show more

66 Read more

PEMBERIAN L-ARGININE ORAL MENCEGAH PENURUNAN NITRIC OXIDE (NO) DAN JUMLAH ENDOTEL AORTA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DIPAPAR ASAP ROKOK

PEMBERIAN L-ARGININE ORAL MENCEGAH PENURUNAN NITRIC OXIDE (NO) DAN JUMLAH ENDOTEL AORTA PADA TIKUS (Rattus norvegicus) JANTAN YANG DIPAPAR ASAP ROKOK

Sejumlah penelitian telah menunjukkan bahwa perokok kronis memiliki peningkatan risiko untuk penyakit arteri serebral dan koroner. Hal ini karena pada perokok kronis terjadi stress oksidatif yang diakibatkan oleh superoksida dan sejumlah besar spesies oksigen reaktif lainnya (ROS) yang berujung pada akumulasi kerusakan oksidatif pada berbagai macam sel dalam tubuh salah satunya adalah sel endotel (Benjamin, 2011; Selim dkk., 2013). Sel-sel endotel merupakan sel yang secara konstitutif mensintesis nitrit oxide (NO) dari l-arginin oleh enzim endogen, NO synthase, untuk meregulasi pembuluh darah, aliran darah lokal, dan perfusi jaringan. Konsentrasi NO yang rendah dalam plasma merupakan gejala terjadinya disfungsi endotel dan sangat terkait dengan kebiasaan merokok jangka panjang (Tsuchiya et al., 2002). Kondisi ini bisa mempercepat insufisiensi arteri koroner dan vasokonstriksi di banyak jaringan yang berbeda.
Show more

108 Read more

Efek Pemberian Chlorophyllin Terhadap Kadar Nitric Oxide Dan Malondialdehida Tikus Hiperkolesterolemia

Efek Pemberian Chlorophyllin Terhadap Kadar Nitric Oxide Dan Malondialdehida Tikus Hiperkolesterolemia

Pada penelitian ini, kadar NO terendah justru terdapat di kelompok P2 dan tertinggi kelompok K2, walaupun tidak berbeda signifikan. Kadar NO plasma yang lebih rendah daripada kelompok K1 merupakan tanda menurunnya ketersediaan biologis NO. Pada keadaan hiperkolesterolemia disertai hiperhomosisteinemia disebabkan homosistein merupakan fraksi dari lipoprotein. 25 Menurut Emsley et al, 26 pemberian Cu 2+ pada keadaan hiperhomosisteinemia memicu penghambatan relaksasi dimediasi NO. Konsentrasi Cu 2+ yang tinggi menurunkan kemampuan enzim CAT dan SOD serta mengkatalisis produksi O 2- dan H2O2 sehingga menyebabkan penurunan produksi NO endotel. 27 Konsentrasi Cu 2+ yang tinggi juga mengoksidasi LDL yang kemudian memicu peroksidasi lipid sehingga mengganggu fungsi normal sel endotel melalui penurunan kadar NO. 28,29 Berdasarkan mekanisme tersebut diduga kandungan Cu 2+ pada klorofilin mempengaruhi kadar NO plasma.
Show more

6 Read more

ASUPAN LEMAK DAN KADAR NITRIC OXIDE PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DAN NORMOTENSI

ASUPAN LEMAK DAN KADAR NITRIC OXIDE PADA PENDERITA HIPERTENSI PRIMER DAN NORMOTENSI

Pola konsumsi tinggi lemak dapat berisiko tinggi terhadap kejadian hipertensi. Konsumsi lemak jenuh berlebihan dapat menimbulkan gangguan fungsi sel endotel pembuluh darah. Adanya kerusakan sel endotel ini kemudian menyebabkan penurunan kemampuan vasodilatasi dinding pembuluh darah sehingga terjadi peningkatan tekanan darah. Hal ini ditandai dengan penurunan kadar nitric oxide pada hipertensi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan asupan lemak dan kadar serum nitric oxide pada penderita hipertensi primer dan normotensi. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan rancangan cross sectional. Sampel penelitian terdiri dari 15 orang kelompok hipertensi primer dan 15 orang kelompok normal sebagai kelompok pembanding, berusia antara 40-70 tahun, dan yang mengunjungi Rumah Sakit Umum Haji Surabaya. Sampel dibagi secara acak. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, food recall 2x24 jam dan pemeriksaan sampel darah. Kadar serum Nitric Oxide diukur dengan menggunakan metode ELISA (Enzyme-Linked Immunosorbent Assay). Data dianalisis dengan uji t-test independen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata tingkat konsumsi lemak lebih tinggi pada penderita hipertensi sedangkan kadar nitric oxide lebih rendah pada penderita hipertensi dibandingkan dengan subyek normal. Secara statistik terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelompok mengenai kadar serum nitric oxide (p = 0,023) dan tingkat konsumsi lemak (p = 0,004). Kesimpulannya adalah ada perbedaan tingkat konsumsi lemak dan kadar serum nitric oxide antara penderita hipertensi primer dengan normotensi.
Show more

9 Read more

Pemberian Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L) Menghambat Penurunan Kadar Nitric Oxide (No) dan Jumlah Sel Endotel Korpus Kavernosa Tikus (Rattus norvegicus) Jantan Wistar Diabetes

Pemberian Ekstrak Biji Kakao (Theobroma cacao L) Menghambat Penurunan Kadar Nitric Oxide (No) dan Jumlah Sel Endotel Korpus Kavernosa Tikus (Rattus norvegicus) Jantan Wistar Diabetes

Penelitian ini dilakukan di Laboratory Animal Unit Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Udayana. Pembuatan ekstrak biji kakao (Theobroma cacao L.) dan analisis fitokimia dilakukan di Laboratorium Teknologi Pangan Universitas Udayana, Denpasar. Pemeriksaan kadar NO dilakukan di Laboratorium Pangan dan Gizi Universitas Gajah Mada, Yogyakarta. Pemeriksaan jumlah sel endotel dilakukan di Laboratorium Patologi Anatomi Fakultas Kedokteran Hewan Universitas Udayana, Denpasar. Penelitian ini adalah penelitian eksperimental murni dengan rancangan posttest only control group design (Federer, 2008). Subjek penelitian adalah Tikus putih (Rattus norvegicus) jantan, galur Wistar, berumur 10 minggu, berat badan 180-200 gram dan diabetes dengan kadar glukosa darah ≥ 135 mg/dL. Jumlah sampel yang digunakan dalam penelitian ini adalah 36 ekor (Federer, 2008) dan dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok kontrol (aquades), dan kelompok perlakuan tikus hiperglikemia yang diberi 280 mg/200 gram berat badan tikus ekstrak biji kakao (Theobroma cacao L.).
Show more

6 Read more

POTENSI IMUNOMODULATOR YOGHURT SUSU KAMBING TERHADAP EKSPRESI INDUCIBLE NITRIC OXIDE SYNTHASE

POTENSI IMUNOMODULATOR YOGHURT SUSU KAMBING TERHADAP EKSPRESI INDUCIBLE NITRIC OXIDE SYNTHASE

Kerusakan ini juga dijumpai pada penelitian Bonita et al. (2003) yang memperlihatkan infiltrasi sel mononuklear dan destruksi folikel tiroid akibat pemberian NaI pada tikus melalui air minum. Pemberian natrium iodida (NaI) yang diberikan pada tikus (Rattus norvegicus) dalam jumlah berlebih mempengaruhi fungsi kelenjar tiroid dan memicu reaksi autoimunitas kelenjar tiroid. Reaksi autoimunitas dicirikan dengan terjadinya inflamasi jaringan tiroid yang berujung pada kerusakan jaringan tiroid. Menurut Prummel et al. (2004) excess iodine dalam tubuh mengakibatkan peptida permukaan protein intratiroid direspon sebagai non self antigen. Hal ini menyebabkan sel T-regulator mengalami kegagalan mekanisme regulasi sistem imun autoreaktif. Burek et al. (2008) menambahkan toksisitas tirosit terjadi ketika ion iodida (I - ) yang merupakan bentuk metabolit natrium iodida (NaI) dalam jumlah berlebih dioksidasi di dalam tirosit oleh thyroid peroxidase (TPO) menghasilkan bahan reaktif berupa asam hipoiodat dan reactive oxygen species (ROS). Bahan reaktif tersebut mengakibatkan kerusakan tirosit melalui oksidasi lipid dan protein membran. Hal ini memperparah terjadinya reaksi inflamasi dan kerusakan jaringan tiroid.
Show more

10 Read more

KADAR NITRIC OXIDE PLASMA BERKORELASI POSITIF DENGAN INDEKS BAKTERI PADA PENDERITA KUSTA

KADAR NITRIC OXIDE PLASMA BERKORELASI POSITIF DENGAN INDEKS BAKTERI PADA PENDERITA KUSTA

liv tersebut menginduksi produksi NO yang berfungsi sebagai antimikroba, yang dapat dilihat pada Gambar 2.7 (Bogdan, 2001; Boga et al, 2010). Peran NO sebagai antimikroba terjadi melalui beberapa mekanisme yaitu pertama, menghambat replikasi bakteri melalui ikatan langsung DNA rantai ganda yang menyebabkan deaminasi dan kerusakan; kedua menganggu metaloprotein zinc yang terlibat dalam sintesis DNA; ketiga menganggu fungsi bakteri dengan cara menganggu enzim bakteri yang mengandung heme dan oksidasi lipid bakteri (Ibiza dan Serrador, 2008). Namun pada penyakit kusta, kuman M. leprae tidak mudah dibunuh karena kuman ini memiliki efikasi patogen yang terdapat pada komponen kapsul dan dinding sel terutama PGL-1 (Eichelmann et al, 2013).
Show more

114 Read more

Analisis Kadar Nitric Oxide dan Aktivitas Glutation Peroksidase dalam Darah Operator SPBU di Semarang

Analisis Kadar Nitric Oxide dan Aktivitas Glutation Peroksidase dalam Darah Operator SPBU di Semarang

telah ditetapkan oleh pemerintah sebesar 0.05 ppm. Tigginya kadar NO menyebabkan 70% responden mengalami gangguan fungsi paru ringan dan 25% mengalami gangguan fungsi paru berat. Nitric oxide eksogen merupakan pencemar udara yang dapat masuk dalam tubuh dengan cara inhalasi yaitu masuknya bahan pencemar udara ke dalam tubuh manusia melalui sistem pernafasan. NO yang masuk dalam tubuh dapat mengganggu saluran pernafasan, selain itu NO ini kemudian akan masuk dalam peredaran darah dan menimbulkan gangguan pada alat tubuh lain (Budiono 2001).
Show more

72 Read more

EFEK RADIKAL HIDROXYL (OH) DAN NITRIC OXIDE (NO) DALAM REAKSI KIMIA OZON DI ATMOSFER

EFEK RADIKAL HIDROXYL (OH) DAN NITRIC OXIDE (NO) DALAM REAKSI KIMIA OZON DI ATMOSFER

polutan, secara alamiah konsentrasinya meningkat akibat aktivitas manusia (antropogenik). Ikatan ekstra oksigen yang mudah terurai membuat oksigen bersifat sebagai oksidator kuat dan korosif pada material dan berbahaya bagi tumbuhan dan binatang. Dampak bagi kesehatan yang ditimbulkan oleh ozon permukaan diantaranya adalah kerusakan fungsi paru-paru dan saluran pernapasan serta menurunkan sistem kekebalan tubuh [Fehsenfeld. 1993].

8 Read more

Pengaruh Pemberian Atorvastatin Segera Sebelum Tindakan Fibrinolisis Terhadap Kadar Nitric Oxide Pada Pasien Infark Miokard Akut.

Pengaruh Pemberian Atorvastatin Segera Sebelum Tindakan Fibrinolisis Terhadap Kadar Nitric Oxide Pada Pasien Infark Miokard Akut.

Penggunaan statin pada penyakit jantung koroner tidak hanya sebagai terapi penurun profil lemak namun juga untuk mendapatkan efek pleiotropic dari statin yang cukup banyak antara lain stabilisasi plak, efek anti inflamasi, anti trombosis, dan masih banyak lagi yang semuanya berkaitan dengan fungsi endotel dan faktor-faktor inflamasi. Penelitian terkini telah membuktikan bahwa pemberian statin dosis tinggi sebelum dilakukan tindakan intervensi koroner perkutan primer secara signifikan dapat mengurangi daerah yang infark dibandingkan kelompok yang tidak diberi statin (Kim et al., 2014).
Show more

8 Read more

Kadar Radikal Superoksid (O2-), Nitric Oxide (NO) Dan Asupan Lemak Pada Pasien Hipertensi Dan Tidak Hipertensi

Kadar Radikal Superoksid (O2-), Nitric Oxide (NO) Dan Asupan Lemak Pada Pasien Hipertensi Dan Tidak Hipertensi

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa gangguan vasodilatasi yang tergantung endotel terjadi pada penderita hipertensi, karena fungsi endotel berhubungan dengan bioaktivitas dari NO yang tergantung interaksinya dengan ROS khususnya superoxid. Reaksi NO dengan superoxid akan dihasilkan peroxynitrit (ONOO-) yang merupakan reaktif nitrogen spesies. Peroksinitrit ini akan mengoksidasi BH4 (pteridin tetrahydrobiopterin) yang merupakan kofaktor untuk NOS (Nitric oxide syntthase). Situasi ini akan mengakibatkan NOS untuk menghasilkan superoksida daripada menghasilkan NO,sebagai akibatnya sintesis NO menurun.
Show more

6 Read more

Pengaruh Simvastatin Terhadap Kadar Nitric Oxide dan Kecepatan Aliran Vena Porta Portal Pada Penderita Sirosis Hati.

Pengaruh Simvastatin Terhadap Kadar Nitric Oxide dan Kecepatan Aliran Vena Porta Portal Pada Penderita Sirosis Hati.

Terdapat tiga mekanisme yang berperan pada dilatasi pembuluh darah perifer, yang dapat menurunkan HP, yaitu: meningkatnya konsentrasi vasodilator sirkulasi, meningkatnya produksi vasodilator lokal oleh endotel dan menurunya respon terhadap vasokontriktor. Endothelium merupakan lapisan sel pada bagian dalam dari pembuluh darah dan merupakan organ penting yang mempunyai multifungsi yang berkaitan dengan fungsi pembuluh darah. Karena letaknya yang strategis diantara sirkulasi dan dinding pembuluh darah, endotel berinteraksi dengan mediator selular maupun hormonal. Endotel memproduksi Nitric Oxide (NO) dan prostaglandin yang mempuyai kontribusi dalam perkembangan vasodilatasi sistemik dan splangnikus (Wiest dkk., 2002 ) .
Show more

5 Read more

Hubungan Nitric Oxide dengan Parasitemia pada Mencit Balb/c yang Diberi. Andrographis paniculata dan Diinokulasi Plasmodium berghei ANKA

Hubungan Nitric Oxide dengan Parasitemia pada Mencit Balb/c yang Diberi. Andrographis paniculata dan Diinokulasi Plasmodium berghei ANKA

Sejumlah jenis sel diketahui memainkan peran dalam imunitas terhadap malaria dengan membunuh organisme atau menghambat pertumbuhannya, termasuk disini, neutrofil, monosit atau makrofag, eosinofil, sel endotel dan Natural Killer cell (Sel NK). 10 Fungsi netrofil yang utama adalah memberikan

15 Read more

Hubungan Kadar Nitric Oxide Serum Pasien Psoriasis Vulgaris dengan Skor Psoriasis Area and Severity Index

Hubungan Kadar Nitric Oxide Serum Pasien Psoriasis Vulgaris dengan Skor Psoriasis Area and Severity Index

States Food and Drug Administration (FDA) menggunakan 75% perbaikan pada skor PASI sebagai penilaian respon terapi pada pasien psoriasis. 22 2.2 Nitric Oxide (NO) NO merupakan suatu radikal bebas yang mempunyai peran fisiologi dan patofisiologi pada hampir semua sistem organ. Selain berfungsi sebagai messenger yang dapat berdifusi pada sistem vaskular dan neuron, NO berperan pada innate immunity dan inflamasi. Perkembangan terbaru memungkinkan pengidentifikasian jalur NO pada beberapa tipe sel yang berada pada kulit termasuk keratinosit, melanosit, sel langerhans, fibroblast dan sel – sel endotel. 23 Melanosit dan keratinosit menghasilkan NO sebagai respon terhadap sitokin – sitokin inflamasi dan produksi NO pada keratinosit diinduksi oleh penyinaran sinar UV. 24 Penelitian yang dilakukan Deliconstantinos dkk menunjukkan bahwa penyinaran dengan ultraviolet B (UVB) pada sel – sel endotel yang dikultur mengakibatkan peningkatan NO dan cyclic guanosine monophosphate (cGMP) yang tergantung dosis, respon yang sama juga ditimbulkan pada keratinosit yang dikultur dengan peningkatan NO dan sitrulin yang signifikan, perubahan yang terjadi dalam 10 menit penyinaran UV. 25 NO juga meningkatkan aktifitas tirosinase dan melanogenesis.
Show more

76 Read more

Pemberian Kadar L-Arginine Dan Testosteron Undekanoat Oral Meningkatkan Nitric Oxide Plasma Pada Tikus Wistar Jantan Yang Di Orchiectomy.

Pemberian Kadar L-Arginine Dan Testosteron Undekanoat Oral Meningkatkan Nitric Oxide Plasma Pada Tikus Wistar Jantan Yang Di Orchiectomy.

Dalam proses penuaan terjadi penurunan level hormon, salah satunya yaitu hormon testosteron yang berperan penting dalam fungsi reproduksi dan seksual. Hormon testosteron dapat bekerja pada organ sasaran melalui Androgen Receptor (AR) dan efektor intrasel. AR merupakan salah satu protein yang berikatan dengan DNA dengan mengatur transkripsi gen. Testosteron yang berikatan dengan AR mempengaruhi fungsi endotel melalui neuron Non Adrenergic Non Cholinergic yang melepaskan NO, kemudian meningkatkan kadar cyclic Guanosine Mono Phosphate yang menyebabkan relaksasi otot polos arteri kavernosa serta meningkatkan aliran darah penis. Pada pembuluh darah, dalam keadaan normal NO dihasilkan oleh Nitric Oxide Synthase (NOS). L – Arginin merupakan prekursor dalam sintesis NO yang dilakukan oleh NOS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian L – Arginin dan testosteron undekanoat oral terhadap peningkatan kadar NO pada tikus wistar jantan orchidectomy.
Show more

69 Read more

EFEK ECHINACEA TERHADAP KEMAMPUAN FAGOSITOSIS DAN KADAR NITRIC OXIDE (NO) MAKROFAG PADA ADENOKARSINOMA MAMMAE MENCIT C3H YANG MENGALAMI STRESS

EFEK ECHINACEA TERHADAP KEMAMPUAN FAGOSITOSIS DAN KADAR NITRIC OXIDE (NO) MAKROFAG PADA ADENOKARSINOMA MAMMAE MENCIT C3H YANG MENGALAMI STRESS

Pada banyak penelitian terbukti bahwa sebagian besar sel efektor yang berperan dalam mekanisme anti tumor adalah sel T CD8, yang secara fenotip dan fungsional identik dengan CTL yang berperan dalam pembunuhan sel yang terinfeksi virus atau sel alogenik. CTL dapat melakukan fungsi surveillance dengan mengenal dan membunuh sel-sel potensial ganas yang mengekspresikan peptida yang berasal dari protein seluler mutant atau protein virus onkogenik yang dipresentasikan oleh molekul MHC kelas I. Limfosit T yang menginfiltrasi jaringan tumor (Tumor Infiltrating Lymphocyte = TIL) juga mengandung sel CTL yang memiliki kemampuan melisiskan sel tumor. Walaupun respon CTL mungkin tidak efektif untuk menghancurkan tumor, peningkatan respon CTL merupakan cara pendekatan terapi antitumor yang menjanjikan dimasa mendatang. Sel T CD4 + pada umumnya tidak bersifat sitotoksik bagi tumor, tetapi sel-sel itu dapat
Show more

92 Read more

PEMBERIAN L ARGININ DAN TESTOSTERON UNDEKANOAT ORAL MENINGKATKAN NITRIC OXIDE PADA TIKUS (Rattus norvegicus) WISTAR JANTAN ORCHIDECTOMY

PEMBERIAN L ARGININ DAN TESTOSTERON UNDEKANOAT ORAL MENINGKATKAN NITRIC OXIDE PADA TIKUS (Rattus norvegicus) WISTAR JANTAN ORCHIDECTOMY

Dalam proses penuaan terjadi penurunan level hormon, salah satunya yaitu hormon testosteron yang berperan penting dalam fungsi reproduksi dan seksual. Hormon testosteron dapat bekerja pada organ sasaran melalui Androgen Receptor (AR) dan efektor intrasel. AR merupakan salah satu protein yang berikatan dengan DNA dengan mengatur transkripsi gen. Testosteron yang berikatan dengan AR mempengaruhi fungsi endotel melalui neuron Non Adrenergic Non Cholinergic yang melepaskan NO, kemudian meningkatkan kadar cyclic Guanosine Mono Phosphate yang menyebabkan relaksasi otot polos arteri kavernosa serta meningkatkan aliran darah penis. Pada pembuluh darah, dalam keadaan normal NO dihasilkan oleh Nitric Oxide Synthase (NOS). L – Arginin merupakan prekursor dalam sintesis NO yang dilakukan oleh NOS. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pemberian L – Arginin dan testosteron undekanoat oral terhadap peningkatan kadar NO pada tikus wistar jantan orchidectomy.
Show more

114 Read more

Pengaruh Pemberian Klorofilin Berbagai Dosis Terhadap Indeks Fagositosis Makrofag Dan Kadar Nitric Oxide Mencit BALB/c Yang Diinfeksi Dengan Salmonella Typhimurium

Pengaruh Pemberian Klorofilin Berbagai Dosis Terhadap Indeks Fagositosis Makrofag Dan Kadar Nitric Oxide Mencit BALB/c Yang Diinfeksi Dengan Salmonella Typhimurium

dianggap sebagai suplemen yang dapat mencegah dan bahkan menyembuhkan berbagai macam penyakit, khususnya keganasan, memberikan efek antioksidan, dan menjaga dan memperbaiki kekebalan tubuh. Fungsi klorofilin dalam menjaga dan memperbaiki kekebalan tubuh, klorofilin dapat digolongkan menjadi immunomodulator, namun belum terdapat banyak penelitian yang membuktikan peran klorofilin sebagai immunomodulator, khususnya pada respon terhadap infeksi bakteri. Aktifitas makrofag dapat dilihat dengan meningkatnya fagositosis makrofag dan produksi NO.
Show more

5 Read more

Not evaluated Nitric oxide Nitric oxide synthase inhibitor 21 Negative

Not evaluated Nitric oxide Nitric oxide synthase inhibitor 21 Negative

kines up-regulate adhesion molecules in neutro- phils and endothelial cells. Although activated neu- trophils kill microorganisms, they also injure endothelium by releasing mediators that increase vascular permeability, leading to the flow of pro- tein-rich edema fluid into lung and other tissues. In addition, activated endothelial cells release ni- tric oxide, a potent vasodilator that acts as a key mediator of septic shock.

15 Read more

Show all 10000 documents...