Kandungan Fluorida (F) pada Pasta Gigi Anak

Top PDF Kandungan Fluorida (F) pada Pasta Gigi Anak:

Analisa Kandungan Fluorida (F), Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orang Tua Anak Usia 4-6 Tahun Tentang Pasta Gigi yang Dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015

Analisa Kandungan Fluorida (F), Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orang Tua Anak Usia 4-6 Tahun Tentang Pasta Gigi yang Dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015

kandungan fluorida pada air minum Thailand sudah cukup tinggi. Sedangkan untuk pasta gigi anak-anak kandungan fluoridanya harus kurang dari 0,1% atau 1000 ppm (BPOM, 2009). Selain kadar yang dibatasi ada, penandaan-penandaan yang harus dicantumkan pada kemasan pasta gigi yang berfluorida yaitu tertera mengandung senyawa fluorida, misalnya sodium fluoride dan untuk pasta gigi yang mengandung 0,1-0,15% fluoride, kecuali sudah ada penandaan kontra indikasi untuk anak-anak, misalnya hanya digunakan untuk dewasa maka wajib mencantumkan “Anak-anak usia 6 tahun dan dibawahnya gunakan seukuran biji kacang polong (diameter 6 mm) untuk penyikatan gigi yang diawasi untuk memperkecil kemungkinan tertelan. Dalam hal asupan fluorida dari sumber lainnya konsultasikan dengan dokter gigi atau dokter”.
Show more

131 Read more

ANALISA KANDUNGAN FLUORIDA (F), TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINDAKAN ORANG TUA ANAK USIA 4-6 TAHUN TENTANG PASTA GIGI YANG DIPAKAI DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN MEDAN AREA TAHUN 2015 SKRIPSI

ANALISA KANDUNGAN FLUORIDA (F), TINGKAT PENGETAHUAN DAN TINDAKAN ORANG TUA ANAK USIA 4-6 TAHUN TENTANG PASTA GIGI YANG DIPAKAI DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN MEDAN AREA TAHUN 2015 SKRIPSI

Penggunaan pasta gigi anak merupakan salah satu upaya dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut. Beredarnya pasta gigi khusus anak yang mengandung kadar fluorida tinggi menjadikan anak-anak perlu perhatian khusus agar tidak terjadi gangguan kesehatan termasuk diantaranya fluorosis. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui besarnya kadar fluorida (F) pada pasta gigi anak dan mengukur tingkat pengetahuan dan tindakan orang tua tentang fluorida (F) pada pasta gigi anak yang dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015.
Show more

15 Read more

Analisa Kandungan Fluorida (F), Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orang Tua Anak Usia 4-6 Tahun Tentang Pasta Gigi yang Dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015

Analisa Kandungan Fluorida (F), Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orang Tua Anak Usia 4-6 Tahun Tentang Pasta Gigi yang Dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015

PENGETAHUAN DAN TINDAKAN ORANG TUA ANAK USIA 4-6 TAHUN TENTANG PASTA GIGI YANG DIPAKAI DI TAMAN KANAK-KANAK KECAMATAN MEDAN AREA TAHUN 2015.. PENGETAHUAN ORANG TUA ANAK USIA 4-6 [r]

28 Read more

PERBEDAAN MOTIVASI ANAK MENYIKAT GIGI MENGGUNAKAN PASTA GIGI DENGAN TANPA PASTA GIGI.

PERBEDAAN MOTIVASI ANAK MENYIKAT GIGI MENGGUNAKAN PASTA GIGI DENGAN TANPA PASTA GIGI.

Motivasi menyikat gigi berasal dari faktor intrinsik dan ekstrinsik. Faktor ekstrinsik merupakan faktor yang paling berpengaruh pada anak untuk mendukung motivasi anak menyikat gigi. Salah satu faktor ekstrinsik adalah pasta gigi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan perbedaan motivasi anak menyikat gigi menggunakan pasta gigi dengan tanpa pasta gigi.

2 Read more

Pengaruh Pasta Gigi Dengan Kandungan Propolis Terhadap Pembentukan Plak Gigi

Pengaruh Pasta Gigi Dengan Kandungan Propolis Terhadap Pembentukan Plak Gigi

Plak gigi memegang peranan penting dalam menyebabkan terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut. Plak gigi adalah suatu lapisan lunak yang terdiri atas kumpulan mikroorganisme dan berkembang biak dalam suatu matriks dan melekat erat pada permukaan gigi yang tidak dibersihkan. 1 Hasil penelitian menunjukkan pada awal pembentukan plak gigi, kokus gram positif merupakan mikroorganisme yang paling banyak dijumpai, seperti Streptococcus mutans, Streptococcus sanguis, Streptococcus mitis dan Streptococcus salivarius. 1-3 Menyikat gigi menggunakan pasta gigi dapat membantu mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut serta membuat gigi tetap kuat. 4,5 Fluorida yang terkandung dalam pasta gigi berkaitan dengan pencegahan terhadap terbentuknya karies gigi, namun penggunaan fluorida dalam jumlah besar selama kurun waktu tertentu dapat menimbulkan fluorosis email yaitu email gigi berbintik bintik yang disebabkan oleh rapuhnya email gigi disertai warna cokelat kehitaman yang irreversibel. 6
Show more

14 Read more

Varnish Fluorida Dengan NaF Sebagai Bahan Topikal Aplikasi Pada Gigi Anak

Varnish Fluorida Dengan NaF Sebagai Bahan Topikal Aplikasi Pada Gigi Anak

Rani Purba : Varnish Fluorida Dengan NaF Sebagai Bahan Topikal Aplikasi Pada Gigi Anak, 2007... Rani Purba : Varnish Fluorida Dengan NaF Sebagai Bahan Topikal Aplikasi Pada Gigi Anak, 20[r]

41 Read more

PERBANDINGAN PENGARUH ANTARA PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN NOVAMIN DAN HIDROKSIAPATIT TERHADAP KEKERASAN

PERBANDINGAN PENGARUH ANTARA PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN NOVAMIN DAN HIDROKSIAPATIT TERHADAP KEKERASAN

Gabrielda Yosandri Program Studi Kedokteran Gigi Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya ABSTRAK Latar belakang: Email gigi adalah jaringan paling keras karena kandungan mineralnya yang tinggi. Mineral pada email dapat mengalami demineralisasi. Demineralisasi adalah proses terlarutnya kristal hidroksiapatit ketika pH saliva berada di bawah 5,5. Tujuan:

21 Read more

KANDUNGAN UNSUR FLUORIDA PADA GIGI TETAP MUDA YANG DI TUMPAT SEMEN IONOMER KACA DAN KOMPOMER

KANDUNGAN UNSUR FLUORIDA PADA GIGI TETAP MUDA YANG DI TUMPAT SEMEN IONOMER KACA DAN KOMPOMER

Setelah sekresi email yang terakhir, email yang sudah terbentuk lengkap masih belum termineralisasi secara sempurna. Penyelesaian mineralisasi terjadi setelah 2-3 tahun erupsi, yaitu proses maturasi email. 6 Proses ini sangat kompleks dimana protein dan air di email dikeluarkan bersamaan dengan penyerapan kalsium dan fosfat. Penyerapan ion kalsium dan fosfat dipengaruhi oleh konsentrasi, laju difusi, dan nilai pH pada saat itu. 6,7 Ion fluorida mempunyai peran dalam proses demineralisasi dan mineralisasi. 6 Bahan restorasi gigi harus dipilih secara tepat dan cermat sesuai dengan indikasinya. Untuk gigi sulung dan gigi tetap muda bahan yang sering digunakan adalah Glass Ionomer Cement (Semen Ionomer Kaca=SIK) dan Compomer (Kompomer). 8,9,10,11 Semen Ionomer Kaca mempunyai komposisi bahan bubuk acid soluable calcium fluoraluminosilicate glass dan cairan aqueous solution of polyacrilyc acid. Kandungan fluorida pada bahan ini sangat tinggi, fluorida tersebut berfungsi untuk memperendah suhu fusi kaca, meningkatkan kekuatan dan translusensi semen. 9,12,13 Kompomer adalah bahan restorasi dengan kombinasi keuntungan antara bahan Resin Komposit dan Semen Ionomer Kaca. 14
Show more

7 Read more

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN BUAH APEL (Pyrus malus) TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN BUAH APEL (Pyrus malus) TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI

guikosiltransferase (GTFs) dalam mereduksi sakarida yang merupakan bahan dasar proses glikosilasi, sehingga pembentukan polisakarida ekstraselular terhambat oleh bakteri. 15 Berdasarkan analisis statistik, hasil penelitian ini menunjukkan bahwa terdapat perbedaan skor plak yang bermakna antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan. Skor plak pada kelompok perlakuan lebih rendah daripada kelompok kontrol. Dapat disimpulkan bahwa penggunaan pasta gigi dengan kandungan buah apel dapat menghambat pembentukan plak gigi. Hal ini sesuai dengan penelitian yang dilakukan oleh Nurfaridah yang menyebutkan bahwa dari hasil penelitian yang dilakukan terhadap 60 santri di Pondok Pesantren Al-Amin, Mranggen menunjukkan bahwa kelompok yang meminum jus apel terjadi penurunan indeks plak yang bermakna dibanding dengan kelompok kontrol yang justru mengalami peningkatan indeks plak. 17 Penelitian serupa juga dilakukan oleh Paramitha Khairan yang menunjukkan bahwa jus apel bersifat bakteriostatik pada konsentrasi 50% sudah dapat digunakan sebagai dasar aplikasi dalam mencegah karies gigi. Hal ini didasarkan oleh adanya hubungan antara prevalensi karies gigi dengan jumlah S. mutans pada saliva dan plak gigi. 18
Show more

15 Read more

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN BUAH ANGGUR (Vitis vinifera) TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN BUAH ANGGUR (Vitis vinifera) TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI

Latar belakang: Plak gigi adalah lapisan biofilm bakteri melekat kuat pada gigi dan permukaan lain pada rongga mulut. Plak merupakan penyebab utama terjadinya karies gigi dan inflamasi periodontal. Salah satu cara untuk menghilangkan plak gigi adalah dengan menyikat gigi. Saat ini, banyak pasta gigi di pasaran yang mengandung bahan fluoride, jika berlebih dapat menyebabkan fluorosis. Buah anggur (Vitis vinifera) adalah salah satu jenis buah yang mengandung fitokimia golongan polyphenol seperti resveratrol, tannins, golongan flavonoids (cathecin), dan asam lemak (oleanolic acid, oleanolic aldehid) yang berfungsi sebagai penghambat glukosilasi pada proses pembentukan plak sehingga buah anggur (Vitis vinifera) dapat sebagai alternatif antibakteri dalam pasta gigi. Penelitian ini bertujuan untuk melihat skor plak yang terbentuk pada permukaan gigi setelah penggunaan pasta gigi dengan kandungan buah anggur (Vitis vinifera).
Show more

17 Read more

Fluorosis Pada Anak Akibat Kelebihan Fluor Dalam Pasta Gigi Anak

Fluorosis Pada Anak Akibat Kelebihan Fluor Dalam Pasta Gigi Anak

Irma Merary Malau : Fluorosis Pada Anak Akibat Kelebihan Fluor Dalam Pasta Gigi Anak, 2005... Irma Merary Malau : Fluorosis Pada Anak Akibat Kelebihan Fluor Dalam Pasta Gigi Anak, 2005..[r]

48 Read more

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN BUAH STROBERI ( Fragaria chiloensis L.) TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN BUAH STROBERI ( Fragaria chiloensis L.) TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI

PENDAHULUAN Penyakit gigi terbanyak adalah karies dan kerusakan jaringan periodontal gigi. 1-3 Plak ikut berperan dalam patogenesis karies. Plak mengandung sedikitnya 200 jenis bakteri dan yang paling banyak ditemukan adalah Streptococcus mutans. 10,11 Plak dapat dihambat perkembangannya dengan mengurangi bakteri pembentuk plak gigi. Salah satu cara yang dilakukan adalah menggosok gigi dengan pasta gigi yang mengandung antibakteri plak gigi. Pasta gigi yang beredar di pasar umumnya mengandung fluor dalam bentuk natrium fluorida, stanium fluorida, dan natrium monofluorofosfat sebagai zat aktif antibakteri yang bekerja dengan menginaktifkan enzim dalam sel bakteri. Akan tetapi, pemakaian pasta gigi dengan konsentrasi fluor yang tinggi tidak dianjurkan karena dapat menimbulkan efek samping berupa fluorosis email, 14 maka perlu adanya zat anti bakteri lain dalam pasta gigi yang lebih aman dibanding fluor, seperti kandungan yang terdapat pada buah stroberi. Dari penelitian terdahulu telah dibuktikan bahwa dengan pemberian jus stroberi menunjukkan peningkatan kemampuan dalam mengurangi pembentukan plak gigi dan menunjukkan efek antibakteri yaitu sifat bakterisid dan bakteriostatik terhadap Streptococcus mutans. 15
Show more

18 Read more

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Bahan Toksik Pada Produk Konsumen - Analisa Kandungan Fluorida (F), Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orang Tua Anak Usia 4-6 Tahun Tentang Pasta Gigi yang Dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Bahan Toksik Pada Produk Konsumen - Analisa Kandungan Fluorida (F), Tingkat Pengetahuan dan Tindakan Orang Tua Anak Usia 4-6 Tahun Tentang Pasta Gigi yang Dipakai di Taman Kanak-Kanak Kecamatan Medan Area Tahun 2015

Orang tua harus berperan aktif dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut anaknya. Salah satu usaha yang dapat dilakukan adalah dengan membawa anaknya berkunjung ke dokter gigi. Kunjungan ke dokter gigi sejak dini diharapkan untuk membiasakan anak melakukan pemeriksaan gigi secara rutin dan mnegatasi rasa cemas dan ketakutan anak terhadap perawatan gigi dan mulut. Usia ideal untuk memulai kunjujgan ke dokter gigi adalah 2-3 tahun. Pemeriksaan gigi pada umumnya hanya dilakukan pada saat gigi terasa sakit saja, sedangkan saat gigi sudah tidak sakit lagi maka mereka tidak datang ke dokter gigi lagi secara rutin 6 bulan sekali, dan mereka akan datang lagi saat gigi terasa sakit. Sebagian besar penyakit gigi justru terdapat pada mereka yang tidak memeriksakan gigi secara rutin khususnya pada anak-anak usia 5 sampai 10 tahun (Furze H, 2003).
Show more

44 Read more

Kandungan Unsur Fluorida pada Email Gigi Tetap Muda yang Di Tumpat Semen Ionomer Kaca dan Kompomer

Kandungan Unsur Fluorida pada Email Gigi Tetap Muda yang Di Tumpat Semen Ionomer Kaca dan Kompomer

Setelah sekresi email yang terakhir, email yang sudah terbentuk lengkap masih belum termineralisasi secara sempurna. Penyelesaian mineralisasi terjadi setelah 2-3 tahun erupsi, yaitu proses maturasi email. 6 Proses ini sangat kompleks dimana protein dan air di email dikeluarkan bersamaan dengan penyerapan kalsium dan fosfat. Penyerapan ion kalsium dan fosfat dipengaruhi oleh konsentrasi, laju difusi, dan nilai pH pada saat itu. 6,7 Ion fluorida mempunyai peran dalam proses demineralisasi dan mineralisasi. 6 Bahan restorasi gigi harus dipilih secara tepat dan cermat sesuai dengan indikasinya. Untuk gigi sulung dan gigi tetap muda bahan yang sering digunakan adalah Glass Ionomer Cement (Semen Ionomer Kaca=SIK) dan Compomer (Kompomer). 8,9,10,11 Semen Ionomer Kaca mempunyai komposisi bahan bubuk acid soluable calcium fluoraluminosilicate glass dan cairan aqueous solution of polyacrilyc acid. Kandungan fluorida pada bahan ini sangat tinggi, fluorida tersebut berfungsi untuk memperendah suhu fusi kaca, meningkatkan kekuatan dan translusensi semen. 9,12,13 Kompomer adalah bahan restorasi dengan kombinasi keuntungan antara bahan Resin Komposit dan Semen Ionomer Kaca. 14
Show more

7 Read more

Strategi Penetrasi Pasar Produk Pasta Gigi Gambir untuk Perawatan Gigi Anak

Strategi Penetrasi Pasar Produk Pasta Gigi Gambir untuk Perawatan Gigi Anak

17 Unsur promosi (promotion) yaitu terkait pilihan terhadap sarana promosi yang akan digunakan. Sebagai produk baru, pasta gigi gambir harus memiliki promosi yang kuat. Promosi yang dilakukan bertujuan untuk mengedukasi konsumen tentang manfaat gambir sebagai bahan antibakteri yang aman dalam pasta gigi sehingga konsumen yakin tentang manfaat dan keamanan produk ini. Berdasarkan Gambar 5, informasi produk paling banyak diperoleh melalui media elektronik, seperti televisi dan internet. Karena gaya hidup masyarakat yang sudah banyak menggunakan teknologi internet dalam kehidupan sehari-hari terutama untuk jejaring sosial, maka internet sangat sesuai untuk digunakan sebagai media promosi. Dalam promosinya melalui internet, harus ada keterangan jelas mengenai manfaat gambir sebagai bahan herbal antibakteri agar manfaat yang diusung oleh produk pasta gigi gambir diketahui oleh banyak orang. Keabsahan dari informasi yang diberikan pun harus diperhatikan, maka dari itu sebaiknya informasi yang diberikan diperkuat dengan pernyataan atau testimoni dari ahli kesehatan seperti dokter gigi sehingga calon konsumen percaya terhadap manfaat pasta gigi gambir. Hal ini juga dapat diperkuat dengan dilakukannya kerja sama dengan PDGI. Pasta gigi gambir juga harus memberitahu konsumen bahwa tidak akan ada efek pewarnaan merah pada gigi akibat penggunaan produk ini. Namun hal ini belum cukup, karena yang menggunakan pasta gigi ini adalah anak-anak, perlu juga dilakukan pendekatan ke anak-anak terkait pentingnya menjaga kesehatan gigi sejak dini yang dapat dilakukan melalui penyuluhan di sekolah- sekolah yang juga turut mengundang orang tua murid. Penyuluhan ini dapat diikuti dengan pembagian sampel gratis berukuran kecil agar konsumen bisa mencoba dan yakin terhadap manfaat produk ini. Persepsi
Show more

38 Read more

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN PROPOLIS TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI JURNAL MEDIA MEDIKA MUDA KARYA TULIS ILMIAH

PENGARUH PASTA GIGI DENGAN KANDUNGAN PROPOLIS TERHADAP PEMBENTUKAN PLAK GIGI JURNAL MEDIA MEDIKA MUDA KARYA TULIS ILMIAH

PENDAHULUAN Plak gigi memegang peranan penting dalam menyebabkan terjadinya masalah kesehatan gigi dan mulut. Plak gigi adalah suatu lapisan lunak yang terdiri atas kumpulan mikroorganisme dan berkembang biak dalam suatu matriks dan melekat erat pada permukaan gigi yang tidak dibersihkan. 1 Hasil penelitian menunjukkan pada awal pembentukan plak gigi, kokus gram positif merupakan mikroorganisme yang paling banyak dijumpai, seperti Streptococcus mutans, Streptococcus sanguis, Streptococcus mitis dan Streptococcus salivarius. 1-3 Menyikat gigi menggunakan pasta gigi dapat membantu mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut serta membuat gigi tetap kuat. 4,5 Fluorida yang terkandung dalam pasta gigi berkaitan dengan pencegahan terhadap terbentuknya karies gigi, namun penggunaan fluorida dalam jumlah besar selama kurun waktu tertentu dapat menimbulkan fluorosis email yaitu email gigi berbintik bintik yang disebabkan oleh rapuhnya email gigi disertai warna cokelat kehitaman yang irreversibel. 6
Show more

14 Read more

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PASTA GIGI HERBAL DENGAN PASTA GIGI NON HERBAL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK GIGI

PERBANDINGAN EFEKTIVITAS PASTA GIGI HERBAL DENGAN PASTA GIGI NON HERBAL TERHADAP PENURUNAN INDEKS PLAK GIGI

yakni sebesar 73% pada pasta gigi herbal dan 33% pada pasta gigi non herbal. Tabel 7 menunjukkan indeks plak gigi pada penggunaan pasta gigi herbal mengalami penurunan sebesar 76,9%, sedangkan penurunan indeks plak gigi pada penggunaan pasta gigi non herbal sebesar 49,3%. Hasil penilaian indeks plak gigi selain dipengaruhi oleh tindakan penyikatan gigi, juga dipengaruhi oleh kelebihan daya antibakteri dalam kandungan minyak atsiri pada daun sirih dan jeruk nipis dalam pasta gigi herbal. 7 Minyak atsiri daun sirih dan jeruk nipis memiliki aktivitas antibakteri terhadap streptococcus mutans lebih besar dari fluor. Minyak atsiri mempunyai fungsi sebagai antibakteri terhadap beberapa bakteri yaitu Staphylococcus aureus, Bacillus cureus, Salmonella typi, dan golongan Candida albicans. Daya antibakteri minyak atsiri disebabkan oleh adanya senyawa fenol dan turunannya yang dapat mendenaturasi protein sel bakteri. Penelitian Pratiwi tahun 2011 mengenai gambaran efek pasta gigi yang mengandung herbal terhadap penurunan indeks plak menyatakan bahwa pasta gigi herbal daun sirih mampu menurunkan indeks plak gigi. Jeruk nipis dapat menghambat pembentukan plak dengan cara menghambat pembentukan pelikel, pertumbuhan koloni bakteri dan meningkatkan kecepatan saliva dan penurunan viskositas saliva. Penelitian yang dilakukan oleh Fitarosana tahun 2012 di Semarang menunjukkan hasil terjadi penurunan indeks plak gigi pada pemberian larutan jeruk nipis 65%. 7,11-13
Show more

6 Read more

Efektivitas pasta gigi herbal dan non-herbal terhadap penurunan plak gigi anak usia tahun

Efektivitas pasta gigi herbal dan non-herbal terhadap penurunan plak gigi anak usia tahun

Keywords: herbal toothpaste, non-herbal toothpaste, tooth plaque index Abstrak: Plak merupakan deposit organik yang menjadi salah satu indikator kebersihan gigi dan mulut. Penumpukan plak dapat dikendalikan dengan cara menyikat gigi. Kandungan herbal pada pasta gigi diharapkan dapat menghambat pertumbuhan plak karena berkaitan dengan kemampuan bahan herbal dalam menghambat pertumbuhan mikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektifitas pasta gigi herbal dengan non-herbal terhadap penurunan indeks plak. Jenis penelitian ialah eksperimental murni dengan pretest-postest group design. Sampel berjumlah 30 responden diperoleh dengan metode total sampling dan dibagi dalam 2 kelompok, yakni 15 responden kelompok pertama menggunakan pasta gigi herbal dan 15responden kelompok kedua menggunakan pasta gigi non herbal. Indeks plak diukur berdasarkan indeks plak Loe and Silness. Uji t berpasangan digunakan untuk mengetahui perbedaan indeks plak gigi sebelum dan sesudah perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan penurunan indeks plak pada penggunaan pasta gigi herbal sebesar 76,9% dan pada penggunaan pasta gigi non-herbal 49,3%. Simpulan: Penurunan indeks plak pada penggunaan pasta gigi herbal lebih besar dibandingkan penggunaan pasta gigi non-herbal. Kata kunci: pasta gigi herbal, pasta gigi non herbal, indeks plak gigi
Show more

7 Read more

PERBEDAAN ANTARA PASTA GIGI YANG TIDAK MENGANDUNG HERBAL DAN PASTA GIGI DENGAN TAMBAHAN    Perbedaan Antara Pasta Gigi Yang Tidak Mengandung Herbal Dan Pasta Gigi Dengan Tambahan Herbal Dalam Mengurangi Plak Pada Remaja Di Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah

PERBEDAAN ANTARA PASTA GIGI YANG TIDAK MENGANDUNG HERBAL DAN PASTA GIGI DENGAN TAMBAHAN Perbedaan Antara Pasta Gigi Yang Tidak Mengandung Herbal Dan Pasta Gigi Dengan Tambahan Herbal Dalam Mengurangi Plak Pada Remaja Di Panti Asuhan Yayasan Nur Hidayah

Pasta gigi dengan kandungan ekstrak daun sirih (Piper betle) dan jeruk nipis nipis (Citrus aurantifolia) merupakan salah satu dari keanekaragaman tersebut. 7 Tumbuhan daun sirih memiliki kemampuan sebagai antiseptik, antioksidan dan fungisida, juga memiliki sifat menahan pendarahan, penyembuhan luka pada kulit, obat saluran cerna dan dapat menguatkan gigi. Secara umum, daun sirih mengandung minyak atsiri sampai 4,2%, senyawa katekin dan tanin. Senyawa ini bersifat antimikroba dan antijamur yang kuat dan dapat menghambat pertumbuhan beberapa jenis bakteri antara lain Eschericia coli, Staphylococcus aureus, Klebsiellam Pasteurella dan dapat mematikan Candida albicans yang merupakan salah satu faktor timbulnya plak pada gigi. 7
Show more

10 Read more

TAKARAN DAN KRITERIA PASTA GIGI YANG TEPAT UNTUK DIGUNAKAN PADA ANAK USIA DINI

TAKARAN DAN KRITERIA PASTA GIGI YANG TEPAT UNTUK DIGUNAKAN PADA ANAK USIA DINI

Hal tersebut mengharuskan konsumen terutama para orang tua harus hati-hati dan teliti dalam memilih pasta gigi yang tepat untuk anak, utamanya anak usia dini, karena pada usia anak-[r]

6 Read more

Show all 10000 documents...