komunitas balap motor

Top PDF komunitas balap motor:

JARGON DAN REGISTER DALAM KEGIATAN KOMUNITAS BALAP MOTOR DI LUMAJANG

JARGON DAN REGISTER DALAM KEGIATAN KOMUNITAS BALAP MOTOR DI LUMAJANG

Bahasa memiliki fungsi yang sangat penting di dalam tataran kehidupan bermasyarakat, termasuk dalam hal pekerjaan yang juga memerlukan bahasa sebagai sarana komunikasi antar manusia. Profesi adalah bukti autentik dari timbulnya kebutuhan hidup sebagai manusia. Profesi pula yang akan membentuk berbagai kelompok sosial dalam berbagai ragam sifat dan ciri tertentu. Guna membedakan diri dengan kelompok sosial yang lain, dalam komunitas balap memakai beberapa istilah khusus seperti jargon dan register dalam berkomunikasi dengan orang lain yang berkecimpung di komunitas balap motor tersebut. Menurut Pateda (1994:70) jargon adalah pemakaian bahasa dalam setiap kehidupan bahasa. Setiap bidang keahlian, jabatan, lingkungan pekerjaan masing-masing mempunyai bahasa khusus yang sering tidak dapat dimengerti oleh kelompok lain misalnya bidang kedokteran, bidang hukum, dan lain-lain. Register merupakan variasi bahasa menurut pemakaiannya yang digunakan oleh sekelompok orang atau masyarakat tertentu sesuai dengan profesi dan perhatian yang sama (Chaer, 2010:90) .
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

JARGON DAN REGISTER DALAM KEGIATAN KOMUNITAS BALAP MOTOR DI LUMAJANG Jargon and Registers in the Motor Racing Community Activities in Lumajang

JARGON DAN REGISTER DALAM KEGIATAN KOMUNITAS BALAP MOTOR DI LUMAJANG Jargon and Registers in the Motor Racing Community Activities in Lumajang

Jargon dan register adalah istilah khusus yang dibuat oleh kelompok sosial tertentu dalam suatu bidang dan tidak digunakan oleh orang lain dalam bidang lain. Jargon dan register yang diciptakan muncul karena beberapa alasan yang memang dibutuhkan oleh anggota komunitas balap motor. Jargon dan register tersebut sengaja dibuat berdasarkan kebutuhan komunitas balap motor di Lumajang. Hal tersebut menarik untuk diteliti lebih jauh mengenai jargon dan register yang muncul dalam komunitas balap motor di Lumajang demi terungkapnya fenomena kebahasaan dalam kajian sosiolinguistik. Jenis rancangan dalam penelitian ini adalah deskriptif-kualitatif. Pengumpulan data dalam penelitian ini dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil dari penelitian ini diperoleh 2 wujud jargon dan register yaitu wujud leksikon dan wujud frase, serta 2 fungsi penggunaan jargon dan register yang dikategorikan menurut fungsi bahasa yaitu sebagai alat ekspresi diri dan sebagai alat komunikasi. Pada penelitian ini ditemukan dan dibahas 35 data dalam bentuk jargon maupun register.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

PENGGUNAAN PROKEM PADA KOMUNITAS BALAP MOTOR LIAR DI KABUPATEN LUMAJANG: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

PENGGUNAAN PROKEM PADA KOMUNITAS BALAP MOTOR LIAR DI KABUPATEN LUMAJANG: KAJIAN SOSIOLINGUISTIK

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan penggunaan prokem pada komunitas Balap Motor Liar di Kabupaten Lumajang. Prokem adalah salah satu bentuk variasi bahasa yang bersifat unik, kreatif, dan rahasia. Komunitas sosial tertentu yang memiliki peran sebagai pemakai dan pencipta prokem dapat memiliki bahasa yang berbeda dari kelompok lain sebagai salah satu ragam bahasa. Penelitian ini merupakan penelitian yang menggunakan metode deskriptif kualitatif, untuk mengetahui penggunaan prokem balap liar di Kabupaten

16 Baca lebih lajut

Upaya Polri dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perjudian Balap Motor Liar (Studi di Kepolisian Resort Kediri Kota)

Upaya Polri dalam Penanggulangan Tindak Pidana Perjudian Balap Motor Liar (Studi di Kepolisian Resort Kediri Kota)

Adanya tindak perjudian terhadap balap motor liar yaitu dalam bentuk uang taruhan yang menggiurkan para remaja dan pemuda untuk bergabung dalam komunitas balap motor liar sehingga hal tersebut semakin meresahkan masyarakat serta aksi balap motor liar tersebut dilakukan tanpa menggunakan standart keamanan yang telah ditentukan misalnya seperti helm sebagai pelindung kepala pengendara sepeda motor serta dilakukan di jalan umum dengan jumlah penonton yang banyak memadati area tepi jalan yang digunanakan sebagai sirkuit balap motor liar sehingga aksi balap motor liar tersebut sangat membayahakan, baik nyawa pelaku maupun nyawa penonton ataupun nyawa pengguna jalan lainnya.Berdasarkan hal tersebut diatas, karya tulis ini mengangkat rumusan masalah: (1) Bagaimana upaya penanggulangan tindak pidana perjudian balap motor liar oleh Polri di Kota Kediri? (2) Apa hambatan Polri dalam upaya menanggulangi tindak pidana perjudian balap motor liar di Kota Kediri?. Kemudian penulisan karya tulis ini menggunakan metode yuridis empiris dengan metode pendekatan yuridis sosiologis. Data primer dan data sekunder yang diperoleh penulis akan dianalisis oleh penulis dengan menggunakan teknik analisis deskriptif analisis, yaitu mengungkap suatu masalah atau keadaan atau peristiwa sebagaimana adanya, kemudian dianalisa berdasarkan teori-teori dan peraturan-peraturan yang berkaitan dengan masalah tersebut sehingga sampai pada suatu kesimpulan. Penanggulangan tindak pidana perjudian terhadap balap motor liar yang dilakukan oleh aparat Kepolisian Resort Kediri Kota masih menemui hambatan-hambatan sehingga mempersulit aparat kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perjudian terhadap balap motor liar tersebut.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Departemen Sosiologi Perilaku Sosial Komunitas Motor

Departemen Sosiologi Perilaku Sosial Komunitas Motor

Keberadaan komunitas motor ini tak terlepas dari adanya sekelompok orang yang hobi dengan motor dan menjadi anggotanya. Mereka menyebutnya dengan komunitas motor Piranha Binjai Otomotif Community (PIRANHA B.O.C). Piranha Binjai Otomotif Community merupakan komunitas motor campur sari ( berbagai merek sepeda motor) yang mengusung moto “More Speedy, Frendly n Top”. More Speedy “maksudnya adalah setiap pergerakan atau melaksanakan kegiatan, anggota Lebih cepat dan tanggap serta dalam hal menerima dan berbagi informasi”, Friendly “memiliki rasa persaudaraan yang sangat tinggi dengan para pencita motor dan pengendara motor baik komunitas dan perorangan serta bersahabat dengan aparat penegak hukum dijalan lengkap dengan peraturan Undang-undang berlalu lintas”, Top “terkenal dimasyarakat umum dan Klub/Komunitas dan professional”.
Baca lebih lanjut

113 Baca lebih lajut

Modal Sosial di dalam Mempertahankan Komunitas (Studi Tentang Komunitas Motor Vespa Uvorable di Pekanbaru)

Modal Sosial di dalam Mempertahankan Komunitas (Studi Tentang Komunitas Motor Vespa Uvorable di Pekanbaru)

Data was collected by using questionnaires, interviews and documentation. The theory used is the Social Group Theory and Theory of Social Capital. This study aims to determine the history of the formation of uvorable vespa community, to know what their purpose in forming a community of Vespa unvorable well as to determine the existence of a community of Vespa uvorable Results from this study is that the members of the community joined in Pekanbaru uvorable vespa community have one thought and one purpose the same that they vespa motor fans and they do not want the motor vespa they use now become old items no longer used because of the rapid developments in automotive technology. They want to be recognized by the community with the community joined in a Vespa, the Vespa community uvorable Pekanbaru. Keyword : Social Capital, Social Network, Vespa Community Uvorable in Pekanbaru PENDAHULUAN
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

Mengajak Remaja Menolak Aktivitas Balap Liar Sepeda Motor di Semarang Melalui Perancangan Game Interaktif.

Mengajak Remaja Menolak Aktivitas Balap Liar Sepeda Motor di Semarang Melalui Perancangan Game Interaktif.

Karakter Bagyo merupakan tokoh utama dalam permainan ini, perancang menggunakan hasil mindmap untuk membuat karakter memiliki ciri khas yang kuat sebagai pembalap liar. Nama Bagyo merupakan singkatan dari bahasa jawa “Nyumbang Nyowo” yang berarti memberikan hidupnya untuk hal yang tidak penting. Sesuai dengan hasil survey sebagian besar pelaku balap liar berkelamin laki-laki, sehingga karakter ini menggunakan jenis kelamin laki-laki. Warna rambut yang digunakan dalam karakter ini merupakan warna kuning yang memberikan kesan menarik perhatian. Kaos yang dipakai berwarna merah menunjukkan keberanian karakter dalam melakukan balap liar, bertuliskan “SMG, Sak josse” seb agai trademark kota Semarang. Celana Jean yang sobek mengartikan bahwa karakter memiliki sifat liar, kasar, dan tidak peduli akan keselamatannya. Sedangkan aksesoris kalung, gelang, dan sandal sebagai pelengkap karakter dalam penampilannya. 3.1.2.2 Karakter Suseno
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Tindak Tutur Stiker Pada Motor Anak-Anak Muda Pecinta Balap Di Kota Surakarta.

PENDAHULUAN Tindak Tutur Stiker Pada Motor Anak-Anak Muda Pecinta Balap Di Kota Surakarta.

Dalam kehidupan sehari-hari, banyak ditemui contoh penggunaan bahasa. Salah satunya adalah tulisan yang ada dalam stiker anak-anak pecinta balap motor. Apa yang tertulis dalam stiker tersebut merupakan ungkapan hati atau identitas dari si penempel atau pengendara. Tulisan dalam stiker tersebut dapat dikatakan sebagai tuturan, dan si penempel atau si pengendara adalah penuturnya. Hal ini sangat menarik karena belum banyak yang mengkaji tuturan dalam stiker motor anak-anak pecinta balap melalui pendekatan kebahasaan. Oleh sebab itu, saya tertarik untuk menganalisis hal tersebut.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

USAHA KOMUNITAS MOTOR DALAM MENJAGA CITRA KOMUNITAS DI KOTA YOGYAKARTA (Studi Pada Club Motor Kracker Jogja Supermoto)

USAHA KOMUNITAS MOTOR DALAM MENJAGA CITRA KOMUNITAS DI KOTA YOGYAKARTA (Studi Pada Club Motor Kracker Jogja Supermoto)

Hasil penelitian ini menunjukan bahwa hubungan komunikasi yang baikdapat menjadi pembentuk identitas sebuah komunitas di mata masyarakat umum yang menyatakan bahwa komunitas motor merupakan wadah perkumpulan pecinta otomotif yang alur geraknya bersifat positif dengan banyak melakukan kegiatan- kegiatan yang dapat diterima oleh masyarakat, selain itu dengan mengembangkan pola komunikasi yang intens seluruh anggota komunitas Simpati Community Jakartadapat menambah informasi dan saling bertukar pikiran didalamnya. Dua pustaka diatas menunjukan bahwa pola komunikasi sangat berperan penting dalam pembentukan image positif suatu komunitas motor di masyarakat. Selain itu dari proses komunikasi itu sendiri komunitas motor dapat membentuk identitasnya sebagai sebuah perkumpulan yang membentuk nilai-nilai positif bagi para anggotanya.
Baca lebih lanjut

53 Baca lebih lajut

BAB II TINJAUAN TENTANG KOMUNITAS MOTOR

BAB II TINJAUAN TENTANG KOMUNITAS MOTOR

Sharing/saling berbagi ilmu yang berkaitan dengan hal teknis kendaraan sangat membantu antar anggota. Bahkan di dalam suatu antar anggota bisa bertanya tentang masalah teknis pada kendaraannya, kemudian dijawab oleh anggota lain. Tanpa disadari yang akan berkembang adalah seluruh anggota di komunitas itu (Community Development), Semua menjadi ikut mengerti.

14 Baca lebih lajut

INTERAKSI SOSIAL ANTAR CLUB DAN KOMUNITAS MOTOR DI SURABAYA.

INTERAKSI SOSIAL ANTAR CLUB DAN KOMUNITAS MOTOR DI SURABAYA.

Pikiran, yang didefinisikan Mead sebagai proses percakapan seseorang dengan dirinya sendiri, tidak ditemukan di dalam diri individu, pikiran adalah fenomena sosial. Pikiran muncul dan berkembang dalam proses sosial dan merupakan bagian integral dari proses sosial. Proses sosial mendahului pikiran, proses sosial bukanlah produk dari pikiran. Jadi pikiran juga didefinisikan secara fungsional ketimbang secara substantif. Karakteristik istimewa dari pikiran adalah kemampuan individu untuk memunculkan dalam dirinya sendiri tidak hanya satu respon saja, tetapi juga respon komunitas secara keseluruhan. Itulah yang kita namakan pikiran. Melakukan sesuatu berarti memberi respon terorganisir tertentu, dan bila seseorang mempunyai respon itu dalam dirinya, ia mempunyai apa yang kita sebut pikiran. Dengan demikian pikiran dapat dibedakan dari konsep logis lain seperti konsep ingatan dalam karya Mead melalui kemampuannya menanggapi komunitas secara menyeluruh dan mengembangkan tanggapan
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

PERSEPSI MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP KOMUNITAS MOTOR GEDE (Studi Deskripsi Persepsi Masyarakat Surabaya Terhadap Komunitas Motor Gede).

PERSEPSI MASYARAKAT SURABAYA TERHADAP KOMUNITAS MOTOR GEDE (Studi Deskripsi Persepsi Masyarakat Surabaya Terhadap Komunitas Motor Gede).

Komunitas motor gede yang ada di Indonesia cukup banyak dan beragam. Berbagai komunitas motor gede di atas, membawa persepsi utuk masyarakat terhadap komunitas motor kerap identik dengan hal negatif. Tak bisa dipungkiri, hal ini merupakan imbas dari stigma negatif geng motor– sehingga komunitas motor lainnya terhukum oleh hal-hal yang juga negative. Berdasarkan hasil wawancara dengan narasumber dapat diketahui mengenai persepsi para informan mengenai motor gede, baik karaktristik motor gedenya fisiknya, orang-orangnya, walaupun narasumber tidak memilikinya. Selain itu dapat diketahui bahwa keseluruhan informan mengetahui komunitas motor gede yang ada di indonesia. Pandangan yang disampaikan oleh para narasumber mengenai komunitas moge bermacam- macam, ada yang berpendapat bahwa komunitas motor gede adalah kumpulan orang-orang kaya, atau sebuah wadah pecinta motor gede. Pelan namun pasti, para pencinta motor besar ini berupaya menghapus pandangan (image) buruk itu.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Promosi Komunitas Sepeda Motor "Streetdemon Indonesia".

Promosi Komunitas Sepeda Motor "Streetdemon Indonesia".

Setelah melakukan proyek Tugas Akhir ini, penulis dapat menari kesimpulan bahwa untuk mempopulerkan nama komunitas STREETDEMON INDONESIA di mata masyarakat perlu diadakan kegiatan promosi. Kegiatan promosi ini akan berjalan lebih baik dengan didukung penyelenggaraan sebuah event berupa pameran dari sepeda motor custom sehingga masyarakat dapat lebih jelas melihat hasil karya yang telah dibuat oleh komunitas ini.

16 Baca lebih lajut

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pola Komunikasi Komunitas Balap Mobil dalam Mempertahankan Solidaritas Kelompok

Institutional Repository | Satya Wacana Christian University: Pola Komunikasi Komunitas Balap Mobil dalam Mempertahankan Solidaritas Kelompok

Penelitian yang penulis alami merupakan suatu pengalaman dan kebanggaan tersendiri. Penulis yang awalnya tidak sengaja bergabung dalam komunitas mobil Bugs Indonesia akhirnya tergerak untuk melakukan penelitian ini karena banyak hal menarik yang penulis temukan selama bergabung dalam komunitas ini. Beberapa kesulitan saat penelitian dilakukan boleh penulis alami, seperti menentukan jadwal wawancara dengan responden yang dalam hal ini adalah anggota komunitas Bugs Indonesia yang masing – masing mempunyai kesibukan yang berbeda, mencari sumber data yang valid dikarenakan adanya regenerasi yang berjalan selama 11 tahun, namun Yesus sendiri yang memberi kekuatan kepada penulis untuk menyelesaikan penelitian ini.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA  Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

DAFTAR PUSTAKA Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

“Tujuan, Fungsi dan Media Pendidikan Karakter & Nilai-nilai Pembentuk Karakter” dalam http://www.sriudin.com/2011/07/tujuan-fungsi-dan-media-pendidikan.html.. Samani, Muchlas dan Hariyan[r]

6 Baca lebih lajut

METODE PENELITIAN  Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

METODE PENELITIAN Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

b. Anggota komunitas ADKC, guna memperoleh data mengenai penanaman karakter yang berlangsung dalam intensitas proses kegiatan komunitas sepeda motor ADKC di Kabupaten Sukoharjo. Anggota yang dijadikan informan dalam penelitian ini terdapat 2 orang. Anggota tersebut merupakan anggota aktif yang ikut berpartisipasi dalam setiap kegiatan ADKC. Anggota tersebut bernama Fajar dan Marwan yang sama-sama bekerja di Taman Hiburan Mini (THM) di alun-alun Sukoharjo.

26 Baca lebih lajut

PERATURAN BALAP MOBIL

PERATURAN BALAP MOBIL

wajib memiliki Kartu Ijin Start (KIS) yang dikeluarkan oleh IMI. Jika WNA yang berdomisili di luar negeri ingin ikut serta dalam perlombaan balap mobil di Indonesia, maka yang bersangkutan harus dapat memperlihatkan racing license yang masih berlaku dari ASN di tempat tinggalnya, dan memberikan salinan surat rekomendasi yang diterbitkan ASN tersebut untuknya terkait dengan perlombaan yang akan diikuti yang bersangkutan. Namun demikian, Pembalap yang bersangkutan tidak berhak menerima poin kejuaraan.

93 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

PENDAHULUAN Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

Jadi dapat disimpulkan, bahwa dalam menanamkan karakter pada anak, siswa maupun dalam suatu komunitas kelompok sosial banyak langkah-langkah yang harus ditempuh sebagai langkah untuk membentuk karakter. Selain itu, juga dalam melakukan proses sosialisasi harus memperhatikan dua hal, yaitu terhadap individu dan kelompok.

14 Baca lebih lajut

Gaya Hidup Komunitas Motor Jupiter di Surabaya

Gaya Hidup Komunitas Motor Jupiter di Surabaya

Efisiensi dan mobilitas menjadi pertimbangan utama seseorang memilih sepeda motor. Sepeda motor menjadi citra dari pemiliknya, menjadi sebuah hobi bagi pemiliknya dan dari sinilah masyarakat dalam hal ini pemilik atau pengguna sepeda motor mulai mencari wadah atau tempat untuk menyalurkan hobinya yang kemudian membentuk kelompok-kelompok pecinta sepeda motor atau yang lebih akrab kita kenal dengan komunitas motor atau klub motor. Menjadi bikers (anak motor) bukan hanya sekedar menjadi pengendara sepeda motor saja tetapi sudah dijadikan gaya hidup yang membawa nama klub motor dalam dirinya. Peneliti mengambil komunitas motor jupiter di Surabaya (IJS) yang biasa berkumpul di jalan Basuki Rahmat setiap malam minggu. Peneliti menggunakan teori habitus dari Pierre Bourdieu, serta metode kualitatif dengan pendekatan struktural genetis dari Bourdieu untuk mendeskripsikan, menganalisis, dan memperhitungkan asal-usul seseorang dan asal-usul berbagai struktur sosial dalam komunitas motor jupiter di Surabaya (IJS). Terdapat dua macam gaya hidup yakni gaya hidup aktif/militan yang terdiri dari gaya hidup touring, modifikasi motor, jaringan sosial serta miras dan ganja. Sedangkan untuk gaya hidup tidak aktif/non-militan adalah gaya hidup ikut-ikutan.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PENANAMAN KARAKTER DALAM KOMUNITAS SEPEDA MOTOR (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club  Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

PENANAMAN KARAKTER DALAM KOMUNITAS SEPEDA MOTOR (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club Penanaman Karakter Dalam Komunitas Sepeda Motor (Studi Kasus pada Komunitas Sepeda Motor Adiningrat King Club di Kabupaten Sukoharjo).

Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan proses dan hasil penanaman karakter dalam komunitas sepeda motor Adiningrat King Club (ADKC) di Kabupaten Sukoharjo. Pengumpulan datanya dilakukan dengan wawancara pada informan, menelaah dokumen terkait, serta observasi. Validitas datanya menggunakan trianggulasi sumber data dan triangulasi teknik pengumpulan data. Analisisnya dilakukan dengan analisis interaktif, membandingkan data yang diperoleh melalui wawancara, observasi, dan mengkaji dokumen. ADKC merupakan bagian dari komunitas Rx-King di Kabupaten Sukoharjo.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...