Pergaulan Teman Sebaya

Top PDF Pergaulan Teman Sebaya:

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 1 KARTASURA Diyah Ayu Endarti Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP Universitas Sebelas Maret Zaini Rohmad Pendidikan Sosiologi Antr

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP KREATIVITAS BELAJAR SOSIOLOGI SISWA KELAS XII IPS SMA NEGERI 1 KARTASURA Diyah Ayu Endarti Pendidikan Sosiologi Antropologi FKIP Universitas Sebelas Maret Zaini Rohmad Pendidikan Sosiologi Antr

Kemudian, berdasarkan observasi yang telah peneliti lakukan pada bulan September-Oktober 2017 terlihat para siswa ketika diminta gurunya untuk memberikan ide-ide atau contoh-contoh yang berhubungan dengan pelajaran mayoritas dari mereka hanya diam saja, dan ketika guru memberikan pancingan atau salah satu temannya ada yang menjawab barulah siswa yang lain mencoba untuk mengeluarkan ide mereka, tapi itupun hanya sebagian. Selain itu juga, para siswa terkadang membuat kegaduhan ketika tidak bisa menjawab pertanyaan dari yang guru berikan. Jadi motivasi yang berasal dari luar lebih dominan daripada motivasi dari dalam diri para siswa itu sendiri dan yang akhirnya membuat para siswa hanya diam saja ketika diberikan pertanyaan untuk mengeluarkan pendapatnya. Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar terhadap kreativitas belajar ini akan dibahas dengan judul Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Kreativitas Belajar Sosiologi Siswa Kelas XII IPS SMA Negeri 1 Kartasura.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA  Pengaruh Lingkungan Keluargan dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada siswa Kelas X Program Keahlian Akuntansi Sekolah Mene

PENGARUH LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PRESTASI BELAJAR AKUNTANSI PADA SISWA Pengaruh Lingkungan Keluargan dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Prestasi Belajar Akuntansi pada siswa Kelas X Program Keahlian Akuntansi Sekolah Mene

yaitu 10,166 > 3,165 dan nilai signifikansi < 0,05, yaitu 0,000. Dengan koefisien determinasi yang diperoleh sebesar 0,270. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,270 menunjukkan bahwa besarnya pengaruh antara lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya terhadap prestasi belajar siswa adalah sebesar 27% sedangkan 6% sisanya dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR   Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angk

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN KELENGKAPAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Kelengkapan Fasilitas Belajar Terhadap Motivasi BelajarMahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angk

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar. 2) Untuk mengetahui pengaruh kelengkapan fasilitas belajar terhadap atau motivasi belajar. 3) Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya dan kelengkapan fasilitas belajar terhadap motivasi belajar.

Baca lebih lajut

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM  Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA PROGRAM Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas

Alhamdulillahirobbil’alamin…Segala puji bagi Allah SWT yang telah melimpahkan nikmat ilmu dan pertolongan pada setiap hembusan nafas ini, sehingga dapat menyelesaikan penulisan skripsi dengan judul “Pengaruh Sikap Mandiri dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar sarjana pendidikan S-1 progam studi Pendidikan Akuntansi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA  Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

nilai probabilitas signifikansi < 0,05, yaitu 0,000,berarti Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap indek prestasi. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,216 yang menunjukkan bahwa kolaborasi variabel Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar berpengaruh sebesar 21,60%, sedangkan sisanya 78,40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

17 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN MOTIVASI BELAJAR SISWA KELAS VIII DI SMP

4 Langkah – langkah yang digunakan pada tahap persiapan antara lain: (1) menyusun instrumen penelitian angket tentang pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar siswa di SMP N 18 pontianak (2) menyusun kisi-kisi angket menentukan item-item pertanyaan angket,terlebih dahulu dibuat kisi-kisinya berdasarkan variabel dan aspek-aspeknya yang akan ditelit (3) menyusun item- item pertanyaan Setelah kisi-kisi angket dibuat, berdasarkan kisi-kisi tersebut disusunlah item pertanyaan yang meliputi angket tentang pergaulan teman sebaya dengan motivasi belajar siswa di SMP N 18 Pontianak (4) mengurus surat izin penelitian Pertama-tama peneliti datang ke SMP N 18 Pontianak untuk menemui kepala sekolah dengan maksud diizinkan untuk mengadakan penelitian di sekolah yang dipimpinnya. Sebagai bahan pertimbangan diminta untuk melampirkan surat izin dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Kemudian peneliti meminta surat permohonan penelitian dari Ketua Program Studi Bimbingan dan Konseling FKIP Universitas Tanjungpura.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan - Hubungan antara Harga Diri (Self Esteem) dan Pergaulan Teman Sebaya dengan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017 - UNS Institutional Repository

BAB V SIMPULAN, IMPLIKASI DAN SARAN A. Simpulan - Hubungan antara Harga Diri (Self Esteem) dan Pergaulan Teman Sebaya dengan Hasil Belajar Sosiologi Siswa Kelas XI IPS SMA Negeri 8 Surakarta Tahun Pelajaran 2016/2017 - UNS Institutional Repository

Berdasarkan pada simpulan yang telah dikemukakan tersebut, maka telah diketahui bahwa Harga diri (self esteem) dan pergaulan teman sebaya memiliki hubungan yang positif dengan hasil belajar siswa IPS SMA Negeri 8 Surakarta pada mata pelajaran Sosiologi tahun pelajaran 2016/2017. Sehingga implikasi dari kesimpulan tersebut adalah :

8 Baca lebih lajut

PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA  Pengaruh Dukungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2012.

PENGARUH DUKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MOTIVASI BELAJAR MAHASISWA Pengaruh Dukungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Motivasi Belajar Mahasiswa Pendidikan Akuntansi Universitas Muhammadiyah Surakarta Angkatan 2012.

Tujuan dari penelitian ini adalah: 1) Untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga atau orang tua terhadap motivasi belajar. 2) Untuk mengetahui pengaruh pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar. 3) Untuk mengetahui pengaruh dukungan keluarga dan pergaulan teman sebaya terhadap motivasi belajar.

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

PENDAHULUAN Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

Data tentang pergaulan teman sebaya dilihat dari cara siswa bergaul di luar sekolah dan kegiatan siswa dalam mengikuti kegiatan ekstra kurikuler. Berdasarkan wawancara dengan guru kelas X diketahui bahwa pergaulan siswa dengan teman lainnya di luar jam pelajaran mempunyai variasi, dimana banyak siswa yang mempunyai keterbatasan dalam bergaul, artinya siswa hanya bersedia bergaul dengan teman-teman hanya satu kelas, namun banyak pula siswa yang suka bergaul dengan teman lainnya di luar kelas. Hal ini memberikan gambaran bahwa pergaulan teman sebaya siswa Madrasah Aliyah Al-Islam Jamsaren Surakarta, memiliki berbagai variasi, sehingga hal ini kemungkinan berpengaruh terhadap prestasi belajar siswa (wawancara, tanggal 15 November 2011).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

i HUBUNGAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SISWA KELAS XI IPS DI SMA N 1 SEMIN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Pergaulan Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Remaja pada Siswa Kelas XI IPS di SMA N 1 Semin Gun

i HUBUNGAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PERILAKU SEKSUAL REMAJA PADA SISWA KELAS XI IPS DI SMA N 1 SEMIN GUNUNGKIDUL YOGYAKARTA NASKAH PUBLIKASI - Hubungan Pergaulan Teman Sebaya dengan Perilaku Seksual Remaja pada Siswa Kelas XI IPS di SMA N 1 Semin Gun

Intisari: Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan pergaulan teman sebaya dengan perilaku seksual remaja pada siswa kelas XI IPS di SMA N 1 Semin Gunungkidul Yogyakarta. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif menggunakan survei yang bersifat Deskriptif Korelatif dengan pendekatan waktu Cross Sectional. Sampel dalam penelitian ini sebanyak 31 responden yang diambil secara Cluster Random Sampling. Metode analisa yang digunakan adalah Chi Square. Hasil uji Chi square menunjukkan sebagian besar responden memiliki pergaulan teman sebaya yang positif sebanyak 24 siswa (77,4%) dan sebagian besar responden memiliki perilaku seksual yang baik sebanyak 22 siswa (71%) dengan nilai Chi Square ( = 0,001; < 0,05)
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA  Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas Muhamma

PENGARUH SIKAP MANDIRI DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP MINAT BERWIRAUSAHA PADA MAHASISWA Pengaruh Sikap Mandiri Dan Pergaulan Teman Sebaya Terhadap Minat Berwirausaha Pada Mahasiswa Program Studi Pendidikan Akuntansi Angkatan 2011 Universitas Muhamma

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Metode penelitian ini digunakan dengan alasan peneliti menganalisa masalah pengaruh sikap mandiri dan pergaulan teman sebaya terhadap minat berwirausaha pada mahasiswa program studi pendidikan akuntansi angkatan 2011 Universitas Muhammadiyah Surakarta. Pendekatan kuantitatif digunakan karena data penelitian yang diperoleh menggunakan angka-angka dan analisisnya menggunakan statistik. Menurut Sugiyono (2009:12) ”Penelitian Kuantitatif yaitu penelitian yang data penelitiannya berupa angka-angka dan analisis menggunakan statistik”.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNTAN PONTIANAK

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA TERHADAP PERILAKU KONSUMTIF MAHASISWA PENDIDIKAN EKONOMI FKIP UNTAN PONTIANAK

Kata kunci: Pergaulan Teman Sebaya, Perilaku Konsumtif Abstract: This study aimed to investigate the influence of peer relationships on consumptive behaviour economic education students FKIP Untan Pontianak. The research method used is a form associative method of research is kausal. Sources of data in this study is FKIP Untan economics education students in 2012. Data collection tools are observation, interview and questionnaire. Based on t count aqual to 18.958 indicates that there is influence of the independent variabel (X) on the dependent variabel (Y). When compared with the t tabel at 95% significance level of 2.02439. Then t count greater than t tabel or 18.958 > 2.02439 so that Ha is accepted and Ho rejected. The calculation of a simple linear regression aquation obtained Y = 4,028+0,873X. The coefficient of determination in this study suggests contibutions influence the independent variabel (X) that peer relationships to dependen variabel (Y) ie 90.4% of comsumptive behaviour.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS PUNTADEWA KOTA SEMARANG

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN HASIL BELAJAR PKn SISWA KELAS IV SD NEGERI GUGUS PUNTADEWA KOTA SEMARANG

Minat berkelompok yang semakin tinggi menuntut anak untuk melakukan pergaulan dengan orang dari luar keluarganya, seperti dengan teman di lingkungan rumah maupun sekolah. Pergaulan dengan teman sebaya ini mengakibatkan siswa mudah terpengaruh.Apabila pergaulan siswa dengan teman sebaya mengarah pada hal positif misalnya belajar, maka akan ditunjukkan dengan hasil belajar siswa yang baik termasuk mata pelajaran PKn.Masalah yang dirumuskan dalam penelitian ini yaitu adakah hubungan yang signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Negeri Gugus Puntadewa Kota Semarang?.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui adakah hubungan yang signifikan antara pergaulan teman sebaya dengan hasil belajar PKn siswa kelas IV SD Negeri Gugus Puntadewa Kota Semarang.
Baca lebih lanjut

62 Baca lebih lajut

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR  Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa “Terdapat hubungan yang positif antara lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya dengan prestasi belajar” tidak terbukti kebenarannya. (2) Variabel lingkungan keluarga tidak mempunyai hubungan yang positif dengan prestasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Al-Islam Jamsaren Surakarta yang ditunjukkan dengan besarnya nilai t hitung (1,463) dengan nilai signifikan sebesar 0,147 > 0,05. Hal ini

Baca lebih lajut

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR  Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

HUBUNGAN LINGKUNGAN KELUARGA DAN PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR Hubungan Lingkungan Keluarga Dan Pergaulan Teman Sebaya Dengan Prestasi Belajar.

Berdasarkan hasil analisis data yang telah dilakukan, maka dapat disimpulkan bahwa hasil penelitian menunjukkan variabel lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya tidak mempunyai hubungan yang positif dengan prestasi belajar siswa di Madrasah Aliyah Al-Islam Jamsaren Surakarta seperti cara orang tua dalam mendidik anak, relasi antara anggota keluarga, suasana rumah, keadaan ekonomi keluarga, fasilitas belajar sarana dan prasarana, hubungan dengan sesama, pembelajaran kebudayaan masyarakat, pembelajaran mobilitas sosial, peranan sosial, dan kepatuhan terhadap peraturan sosial. Hal ini menunjukkan bahwa hipotesis yang menyatakan bahwa “Terdapat hubungan yang positif antara lingkungan keluarga dan pergaulan teman sebaya dengan prestasi belajar” tidak terbukti kebenarannya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD GUGUS JENDERAL SUDIRMAN, KECAMATAN SEMPOR, KABUPATEN KEBUMEN.

HUBUNGAN ANTARA PERGAULAN TEMAN SEBAYA DENGAN PRESTASI BELAJAR SISWA KELAS V SD GUGUS JENDERAL SUDIRMAN, KECAMATAN SEMPOR, KABUPATEN KEBUMEN.

Peter (2005: 143) menyatakan bahwa tekanan dalam pergaulan sebaya tersebut dapat berupa tekanan positif maupun tekanan negatif. Mempunyai teman yang mendorong untuk berusaha lebih keras di sekolah atau olahraga dapat memberikan semangat jika anak belum melakukan yang terbaik. Teman juga mampu mencegah melalaikan kewajiban dan menolong di saat kesulitan. Mereka dapat memotivasi dan mengarahkan ke arah yang benar. Banyak anak yang mampu lepas dari kebiasaan merusak diri sendiri karena pengaruh teman sebaya yang penuh perhatian. Hal-hal tersebut adalah contoh tekanan dalam pergaulan teman sebaya yang bersifat positif. Sedangkan tekanan negatif dalam pergaulan teman sebaya dapat menjadikan hal-hal buruk terlihat menarik di mata seseorang. Misalnya ajakan untuk mencoba rokok, membuka situs yang kurang layak di warung internet, mencuri, dan sebagainya.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA  Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR TERHADAP PEROLEHAN INDEKS PRESTASI PADA Pengaruh Pergaulan Teman Sebaya Dan Motivasi Belajar Terhadap Perolehan Indeks Prestasi Pada Mahasiswa Pendidikan Ekonomi Akuntansi Angkatan 2010 Universitas Muh

nilai probabilitas signifikansi < 0,05, yaitu 0,000,berarti Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar secara bersama-sama berpengaruh positif terhadap indek prestasi. 4) Hasil uji koefisien determinasi (R 2 ) sebesar 0,216 yang menunjukkan bahwa kolaborasi variabel Pergaulan teman sebaya dan motivasi belajar berpengaruh sebesar 21,60%, sedangkan sisanya 78,40% dipengaruhi oleh variabel lain yang tidak diteliti.

13 Baca lebih lajut

KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR  KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI SMA NEGERI I SAMBI BOYOLALI.

KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR KONTRIBUSI PERGAULAN TEMAN SEBAYA, PENDIDIKAN ORANG TUA DAN FASILITAS BELAJAR TERHADAP MOTIVASI BELAJAR DI SMA NEGERI I SAMBI BOYOLALI.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) Variabel teman sebaya secara signifikan memiliki kontribusi terhadap variabel motivasi belajar sebesar 27,8%. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,528; signifikansi p = 0,000 (< α =0,05). (2) Variabel pendidikan orang tua secara signifikan memiliki kontribusi terhadap variabel motivasi belajar sebesar 4,7%. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,217: p= 0,007 (< α =0,05). (3) Variabel fasilitas belajar memiliki kontribusi terhadap variabel motivasi belajar sebesar 0,4% tetapi kontribusi tersebut tidak signifikan. Nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,065; p = 0,429 (< α =0,05).(4) Variabel teman sebaya, pendidikan orang tua, dan fasilitas belajar secara bersama-sama memiliki kontribusi terhadap variabel motivasi belajar sebesar 29,2%. Nilai koefisien determinan (r 2 ) sebesar 0,292; p = 0,000 (< α =0,05).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD  PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 3 NUSUKAN - SURAKARTA.

PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD PENGARUH PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN PENYESUAIAN DIRI TERHADAP KETRAMPILAN BERSOSIALISASI SISWA KELAS V SD MUHAMMADIYAH 3 NUSUKAN - SURAKARTA.

Penelitian ini bertujuan untuk menguji adakah pengaruh Pergaulan Teman Sebaya, Penyesuaian Diri terhadap Ketrampilan Bersosialisasi. Subyek dalam penelitian ini adalah siswa-siswi kelas V SD Muhammadiyah 3 Nusukan-Surakarta tahun ajaran 2010-2011 yang berjumlah 37 siswa. Untuk mengumpulkan data dari siswa, peneliti menggunakan metodeangket kuesioner skala rating. Kemudian data yang diperoleh diuji dengan menggunakan Uji Instrumen Data (Validitas dan Reliabilitas). Setelah data yang mewakili variabel penelitian dinyatakan valid dan reliabel, kemudian untuk memperoleh nilai yang mendukung tujuan penelitian ini dilakukan Uji Prasyarat Analisis (Uji Normalitas, Uji Linearitas dan Uji Multikolinearitas) dan Analisis Data (Uji Regresi Linear Berganda serta dilakukan Uji Hipotesis yaitu Uji t dan Uji F).
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

HUBUNGAN INTENSITAS PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SE-GUGUS 3 KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN.

HUBUNGAN INTENSITAS PERGAULAN TEMAN SEBAYA DAN MOTIVASI BELAJAR DENGAN PRESTASI BELAJAR PKN PADA SISWA KELAS III SD NEGERI SE-GUGUS 3 KECAMATAN PRAMBANAN KABUPATEN SLEMAN.

kelompok sebaya atau geng, anak akan lebih banyak menghabiskan waktu dengan anggota geng daripada dengan keluarga, sehingga anak tidak melakukan tugas-tugas rumah. Kedua, permusuhan antara anak laki-laki dan anak perempuan semakin meluas. Anak perempuan lebih bersifat emosional daripada anak laki-laki. Hal ini disebabkan karena kebenciannya terhadap kebebasan yang lebih banyak dimiliki anak laki- laki. Ketiga, kecenderungan anak yang lebih tua untuk mengembangkan sikap kurang baik terhadap anak yang berbeda. Keempat, anak memperlakukan anak lain yang bukan anggota kelompok secara kasar dan sering bersikap kejam. Selain keempat dampak negatif yang dikemukakan di atas, dampak negatif menurut Santrock (2007: 206) sebaya dapat memperkenalkan pada alkohol, obat-obatan, kenakalan dan tindakan kriminal lainnya.
Baca lebih lanjut

178 Baca lebih lajut

Show all 6524 documents...