Posisi Organ Reproduksi Udang Betina dan Jantan (Murtidjo, 2003)

Top PDF Posisi Organ Reproduksi Udang Betina dan Jantan (Murtidjo, 2003):

TLNJAUAN PUSTAKA. Organ reproduksi internal udang putih betina terdin dan sepasang ovan,

TLNJAUAN PUSTAKA. Organ reproduksi internal udang putih betina terdin dan sepasang ovan,

Parameter yang dipantau pada percobaan 2 adalah konsentrasi hormon estradiol-17p dalam hemolim, perkembangan gonad (morfolog dan histologi), tingkat kelangsungan hidup da[r]

18 Read more

MORFOLOGI ORGAN REPRODUKSI BETINA TRENGGILING JAWA

MORFOLOGI ORGAN REPRODUKSI BETINA TRENGGILING JAWA

Risiko kepunahan trenggiling Jawa yang tinggi didukung pula oleh kemampuan reproduksinya yang hanya dapat menghasilkan 1-2 anak dalam satu periode kebuntingan. Aktivitas reproduksi merupakan salah satu upaya yang dilakukan makhluk hidup untuk melestarikan jenis (Tartaglia dan Waugh 2002). Hewan vertebrata pada umumnya melakukan reproduksi dengan cara seksual atau perkawinan. Sel gamet jantan (spermatozoa) dideposisikan ke dalam saluran reproduksi betina pada saat kopulasi. Sel-sel tersebut kemudian akan bergerak menuju sel gamet betina (oosit) dan melakukan fertilisasi sehingga terbentuk zigot. Proses fertilisasi pada hewan mamalia biasa terjadi di dalam saluran reproduksi betina. Hal ini menyebabkan organ reproduksi betina pada mamalia memiliki peranan penting untuk perkembangan embrio dan fetus selanjutnya (Kobayashi dan Behringer 2003).
Show more

78 Read more

1. ANATOMI ORGAN REPRODUKSI SAPI JANTAN DAN BETINA Alat reproduksi ternak jantan di bagi menjadi tiga yaitu; alat kelamin primer berupa testis, alat

1. ANATOMI ORGAN REPRODUKSI SAPI JANTAN DAN BETINA Alat reproduksi ternak jantan di bagi menjadi tiga yaitu; alat kelamin primer berupa testis, alat

Kelenjar Bulbourethral atau Cwoper. Kelenjar bulborethal terdiri sepasang kelenjar yang terletak sepanjang uretra, dekat dengan titik keluarnya uretra dari ruang pelvis. Kelenjar ini mempunyai ukuran dan bentuk seperti bulatan yang berdaging dan berkulit keras, pada sapi lebih kecil dibandingkan pada babi. Pada sapi terletek mengelilingi otot daging bulbospongiosum. Sumbangannya pada cairan semen hanya sedikit. Pada sapi, sekresi kelenjar bulbourethral membersihkan sisa – sisa urine yang ada dalam uretra sebelum terjadi ejakulasi. Sekresi ini dapat di lihat sebagai tetes – tetes dari preputilium sesaat sebelum ejakulasi. Pada babi, sekresinya mengakibatkan sebagian dari semen babai menjadi menggumpal. Gumpalan ini dapat dipisahkan jika semen babai akan digunakan dalam inseminasi buatan. Selama perkawinan secara alam, gumpalan – gumpalan ini menjadi sumbat yang dapat mencegah membanjirnya semen keluar melalui canalis cervicalis menuju kedalam vagina dari babi betina.
Show more

25 Read more

ANATOMI REPRODUKSI JANTAN DAN BETINA PADA SAPI DAN.pdf

ANATOMI REPRODUKSI JANTAN DAN BETINA PADA SAPI DAN.pdf

Organ tersebut berperan penting pada proses absorpsi cairan yang berasal dari  tubulus seminiferus testis, pematangan, penyimpanan dan penyaluran spermatozoa ke  ductus deferens  sebelum[r]

37 Read more

Anatomi Organ Reproduksi Jantan Trenggiling (Manis javanica)

Anatomi Organ Reproduksi Jantan Trenggiling (Manis javanica)

Organ reproduksi trenggiling merupakan hal yang penting dalam menunjang upaya konservasi, karena trenggiling termasuk dalam kategori endangered species oleh IUCN dan dilindungi pemerintah berdasarkan UU No. 5/1990 serta PP No. 7/1999, meskipun menurut CITES termasuk appendix II. Penelitian ini bertujuan untuk mempelajari makroanatomi organ reproduksi jantan trenggiling (M. javanica). Organ reproduksi jantan dari lima ekor trenggiling digunakan pada penelitian ini. Pengamatan dilakukan terhadap posisi in situ, morfologi dan morfometri, yang meliputi pengukuran panjang, lebar atau diameter, tebal, dan dari masing-masing bagian organ reproduksi jantan trenggiling dengan menggunakan kaliper dalam satuan cm, serta bobot dalam satuan gr. Analisis dilakukan secara deskriptif. Hasil pengamatan menunjukkan bahwa trenggiling memiliki sepasang organ reproduksi yang terdiri atas testes, epididymis dan ductus deferens yang selanjutnya bermuara ke urethra.Testes terletak di subcutanea daerah inguinales, serta tidak terbungkus oleh scrotum. Testis dexter dan sinister memiliki bentuk dan ukuran yang relatif sama. Ukuran rata-rata testis adalah panjang 3,78 ± 0,12 cm, lebar 1,24 ± 0,02 cm, tebal 0,90 ± 0,03 cm, dan bobot 5,64 ± 0,04 g. Epididymis membentuk caput, corpus dan cauda dengan panjang rata-rata 4,78 ± 0,02 cm, sedangkan panjang rata-rata ductus deferens adalah 8,98 ± 0,31 cm. Penis berukuran kecil dan pendek, bertipe muscolocavernosus dengan rata-rata panjang dan diameter adalah 5,39 ± 1,63 cm, dan 0,64 ± 0,03 cm. Ditemukannya testes ascrotalis di subcutanea daerah inguinales merupakan hasil yang menarik dari penelitian ini yang diduga terkait dengan perilaku trenggiling menggulung tubuh.
Show more

8 Read more

Gambar 1. Perbedaan morfologi udang galah jantan dan betina.

Gambar 1. Perbedaan morfologi udang galah jantan dan betina.

Hormon adalah bahan kimia organik, merupakan senyawa aktif biologis yang dihasilkan oleh bagian kelenjar, jaringan atau organ tertentu dari hewan dan manusia, bekerja pada konsentrasi kecil dan mempunyai cara kerja yang spesifik. Hormon mempunyai peranan yang sangat penting dalam pengaturan fisiologi, dan umumnya hormon bekerja sebagai aktivator spesifik atau inhibitor dari enzim (Murray et al., 2003).

9 Read more

Morfologi Organ Reproduksi Musang Luak Jantan (Paradoxurus hermaphroditus)

Morfologi Organ Reproduksi Musang Luak Jantan (Paradoxurus hermaphroditus)

Musang luak (Paradoxurus hermaphroditus) merupakan salah satu jenis mamalia liar yang diklasifikasikan ke dalam famili Viverridae dan genus Paradoxurus. Musang luak dikenal juga dengan sebutan Toddy Cat atau Asian Palm Civet merupakan anggota dari famili Viverridae asli Asia Selatan dan Asia Tenggara. Musang jantan dan betina memiliki kelenjar anal yang terletak di sekitar anus. Organ reproduksi pada mamalia jantan memiliki beberapa variasi sesuai dengan karakteristik reproduksi dan jenis hewan. Variasi tersebut mencakup variasi bentuk, lokasi, dan keberadaan/jumlah kelenjar asesorius dari organ reproduksi jantan. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari morfologi baik secara makroanatomi dan mikroanatomi organ reproduksi musang luak jantan (Paradoxurus hermaphroditus), dan membandingkan dengan organ reproduksi jantan ordo Carnivora seperti anjing dan kucing. Manfaat yang diharapkan dapat digunakan sebagai data dasar tentang anatomi reproduksi musang luak jantan, menambah data ilmiah satwa liar di Indonesia, dan memberikan informasi tambahan bagi peternak musang luak dan produsen kopi luak.
Show more

92 Read more

Karakteristik Morfologi Organ Reproduksi Jantan Trenggiling (Manis javanica).

Karakteristik Morfologi Organ Reproduksi Jantan Trenggiling (Manis javanica).

Fungsi dari testis terbagi menjadi dua, yaitu sebagai kelenjar endokrin yang menghasilkan hormon reproduksi jantan (androgen) yaitu testosteron dan sebagai kelenjar eksokrin yang menghasilkan spermatozoa dalam proses spermatogenesis (Hafez 1987). Spermatozoa akan membuahi oosit pada hewan betina sewaktu terjadi kopulasi dan fertilisasi. Testis disusun oleh jaringan parenkim yaitu tubuli seminiferi dan dipisahkan oleh jaringan intersisial membentuk lobuli testis. Tubuli seminiferi merupakan saluran-saluran kecil tempat berlangsungnya proses spermatogenesis, dan didalamnya terdapat spermatogonia (germ cells) dan sel sertoli (nurse cells). Jaringan intersisial yang memisahkan tubulus seminiferus terdiri atas sel-sel interstisial, sel Leydig, pembuluh darah dan sel-sel makrofag (Colville dan Bassert 2002, Frandson et al. 2009). Sel Leydig dapat ditemukan sebagai sel-sel tunggal atau berkelompok, dan berfungsi untuk menghasilkan hormon testosteron (Aughey dan Frye 2001). Pada bagian mediastinum testis, tubuli bergabung membentuk rete testis dan selanjutnya berhubungan dengan bagian caput epididymidis melalui ductus efferent. Testis digantung oleh funiculus spermaticus yang mengandung unsur-unsur seperti vena, saraf dan arteri dari cavum abdominalis ke dalam scrotum melalui canalis inguinalis (Toelihere 1993).
Show more

51 Read more

ANATOMI DAN GAMBARAN ULTRASOUND ORGAN REPRODUKSI SELAMA SIKLUS ESTRUS PADA KUDA GAYO BETINA

ANATOMI DAN GAMBARAN ULTRASOUND ORGAN REPRODUKSI SELAMA SIKLUS ESTRUS PADA KUDA GAYO BETINA

Organ reproduksi kuda gayo betina yang telah dewasa kelamin (n= 3) diperoleh dari Kabupaten Aceh Tengah. Koleksi organ reproduksi diperoleh dari kuda gayo betina yang dipotong karena trauma yang tidak dapat disembuhkan. Pada awal pelaksanaan, pemisahan organ reproduksi yang diperoleh segera setelah pemotongan dari jaringan lain, kemudian disusun sesuai dengan posisi normal dalam tubuh. Pengamatan makroskopis organ reproduksi kuda gayo meliputi pengamatan morfologi (bentuk dan konsistensi) dan morfometri (diameter, panjang, tebal, dan berat). Pengukuran diameter, panjang, dan tebal terhadap masing-masing organ menggunakan pita ukur dan jangka sorong dengan satuan sentimeter (cm). Berat ovarium kiri dan kanan ditimbang setelah dipisahkan dari jaringan lainnya menggunakan timbangan digital dengan satuan gram (g). Ovarium difiksasi dalam larutan paraformaldehid 4% untuk pemeriksaan histologis. Selanjutnya, dilakukan proses pewarnaan hematoksilin eosin (HE) untuk melihat struktur umum sel dan jaringan, dan pewarnaan Masson’s trichome (MT) untuk melihat struktur jaringan ikat dalam suatu organ. Hasil jaringan ikat akan berwarna hijau-biru. Ultrasonografi Uterus
Show more

6 Read more

Tinjauan Makroskopik Organ Reproduksi Jantan Musang Luak (Paradoxurus hermaphroditus)

Tinjauan Makroskopik Organ Reproduksi Jantan Musang Luak (Paradoxurus hermaphroditus)

Penis merupakan alat kopulasi hewan jantan yang berfungsi sebagai organ untuk menyalur- kan semen ke saluran reproduksi betina (Senger, 2003). Penis musang luak dibungkus oleh kulit yaitu prepusium. Penis musang luak termasuk tipe muskulo-kavernosus karena korpus cavernosum berkembang dengan baik (subur) dan tidak me- miliki fleksurasigmoidea penis. Penis pada anjing dan kucing juga termasuk tipe muskulo-kavernosus (Toelihere, 1981). Pada penis yang bertipe muskulo- kavernosus terdapat korpus kavernosum dengan Tabel 1 Morfometri organ reproduksi musang luak jantan
Show more

5 Read more

MORFOLOGI ORGAN REPRODUKSI BETINA WALET LINCHI (Collocalia linchi) RM RIZKY JAUHARI

MORFOLOGI ORGAN REPRODUKSI BETINA WALET LINCHI (Collocalia linchi) RM RIZKY JAUHARI

Secara umum walet berukuran kecil dengan panjang tubuh mencapai 12 cm dan lebar sayap mencapai 10 cm dengan bobot badan 7 gram (Lim dan Cranbrook 2002). Secara morfologi walet jantan dan betina sulit dibedakan, hal ini disebabkan karena warna serta corak bulu abu–abu tua pada bagian atas dan abu– abu muda pada bagian bawah burung walet jantan dan betina terlihat sama (Mardiastuti et al 1998). Menurut Budiman (2002), burung walet linchi disebut juga White bellied swiftlet atau si perut putih dengan ciri–ciri sebagai berikut: panjang tubuh lebih kecil dari panjang tubuh burung walet, pada umumnya ekor tidak bercabang, warna bulu di bagian perut putih sedang di bagian lainnya hitam, warna mata gelap kehitaman, ujung paruh melengkung seperti kuku merupakan ciri khas pada burung pemakan serangga.
Show more

33 Read more

GAMBARAN ANATOMI ORGAN REPRODUKSI KLARAP JANTAN (Draco volans Linnaeus,1958 )

GAMBARAN ANATOMI ORGAN REPRODUKSI KLARAP JANTAN (Draco volans Linnaeus,1958 )

Indonesia adalah negara yang memiliki flora dan fauna yang sangat beragam. Eksploitasi besar-besaran terhadap hutan menyebabkan kerusakan habitat berbagai spesies hewan di berbagai tingkatan trofik. Kepemilikan Indonesia atas pulau-pulau besar yang menjadi tempat tinggal ribuan spesies hewan menjadikan posisi Indonesia sangat penting dalam menjaga, melestarikan, mengidentifikasi, dan mengklasifikasi segala kekayaan sepesies yang terkandung di dalamnya. Klasifikasi dapat dilakukan dengan menentukan karakter fisik suatu spesies melalui pengamatan morfologis untuk dideskripsikan lalu dikelompokkan menjadi hierarki baik itu secara taksonomik maupun hubungan filogenik. Ilmu anatomi memiliki fungsi salah satunya adalah membantu kita dalam melakukan kajian deskriptif terhadap pengamatan struktural dan bagian-bagian tubuh hewan yang saling memiliki keterkaitan. Salah satunya adalah reptil tersebut adalah klarap (Draco
Show more

23 Read more

Anatomi Organ Reproduksi Jantan Biawak Air Asia, Varanus salvator (Reptil: Varanidae)

Anatomi Organ Reproduksi Jantan Biawak Air Asia, Varanus salvator (Reptil: Varanidae)

terpisah, sehingga sulcus spermaticus dari masing- masing hemipenis juga terpisah. Saluran ini ber- fungsi menyalurkan sperma saat kawin (MNH, 2009). Pada ular saluran ini adakalanya berbentuk seperti huruf Y karena kedua hemipenis di daerah kaudal menyatu (Kardong, 2008). Pada saat kopu- lasi sperma diejakulasi ke saluran reproduksi betina melalui sulcus spermaticus yang terdapat di dalam hemipenis sebagai organ kopulatori. Terdapat ke- samaan dalam tahap perkembangan awal organ kopulasi pada reptil dan mamalia, yang menunjuk- kan bahwa penis tunggal merupakan standar dife- rensiasi karakteristik dasar pada Amniota (Rieppel, 2000). Struktur penis menjadi karakteristik yang menyatukan Testudines (Anapsida) dan buaya (Diapsida), yang dianggap sebagai perintis pada morfologi penis mamalia (Kelly, 2004).
Show more

7 Read more

Anatomi organ reproduksi muncak (Muntiacus muntjak muntjak) jantan pada tahap ranggah keras

Anatomi organ reproduksi muncak (Muntiacus muntjak muntjak) jantan pada tahap ranggah keras

Ranggah merupakan organ asesoris kelamin sekunder pada famili Cervidae jantan yang tumbuh dan berkembang setelah mencapai masa pubertas (Wallace dan Birtles 1985). Namun keberadaan ranggah tidak hanya ditemukan pada Cervidae jantan. Pada spesies rusa rein (Rangifer tarandus) jantan dan betina, keduanya memiliki ranggah namun ukuran ranggah rusa betina lebih kecil dibandingkan ranggah rusa jantan (Wilson 1984; Bubenik dan Bubenik 1987). Pertumbuhan ranggah pada Cervidae betina dapat disebabkan oleh adanya proses abnormalitas endokrin atau kelainan kromosom (Wilson 1984). Sebaliknya bila tidak ditemukan adanya ranggah pada Cervidae jantan dapat dikaitkan dengan kriptorkidisme, hipogonadisme atau abnormalitas kromosom seks. Penghilangan ranggah dapat dilakukan dengan melakukan kastrasi testis sebelum memasuki tahap pubertas (Bubenik et al. 1987). Ranggah berfungsi sebagai penanda aktivitas reproduksi dengan cara menggaruk-garukkan ranggah pada batang pohon, membuat tanda teritori yang tidak boleh ditempati jantan lainnya. Selain itu ranggah digunakan pula sebagai alat pertahanan diri pada saat berkelahi dengan jantan lain untuk memperebutkan betina.
Show more

90 Read more

MORFOLOGI ORGAN REPRODUKSI MUSANG LUAK JANTAN (Paradoxurus hermaphroditus) SHANDY MAHA PUTRA

MORFOLOGI ORGAN REPRODUKSI MUSANG LUAK JANTAN (Paradoxurus hermaphroditus) SHANDY MAHA PUTRA

Tenggara. Musang jantan dan betina memiliki kelenjar anal yang terletak di sekitar anus. Organ reproduksi pada mamalia jantan memiliki beberapa variasi sesuai dengan karakteristik reproduksi dan jenis hewan. Variasi tersebut mencakup variasi bentuk, lokasi, dan keberadaan/jumlah kelenjar asesorius dari organ reproduksi jantan. Tujuan penelitian ini untuk mempelajari morfologi baik secara makroanatomi dan mikroanatomi organ reproduksi musang luak jantan (Paradoxurus hermaphroditus), dan membandingkan dengan organ reproduksi jantan ordo Carnivora seperti anjing dan kucing. Manfaat yang diharapkan dapat digunakan sebagai data dasar tentang anatomi reproduksi musang luak jantan, menambah data ilmiah satwa liar di Indonesia, dan memberikan informasi tambahan bagi peternak musang luak dan produsen kopi luak.
Show more

11 Read more

PENGARUH PEMBERIAN KULIT PISANG TERHADAP TIMBUNAN LEMAK PADA ORGAN REPRODUKSI AYAM PEDAGING DAN AYAM KAMPUNG BETINA

PENGARUH PEMBERIAN KULIT PISANG TERHADAP TIMBUNAN LEMAK PADA ORGAN REPRODUKSI AYAM PEDAGING DAN AYAM KAMPUNG BETINA

Fathullah et al. (2003) menyatakan bahwa semakin lama umur pemeliharaan ayam broiler maka semakin tinggi kandungan lemak tubuh. Timbunan lemak ayam broiler betina lebih banyak daripada ayam jantan. Semakin sedikit lemak yang berada di daerah organ reproduksi ayam betina maka semakin tidak mengganggu proses reproduksi. Penurunan perlemakan di daerah organ reproduksi diharapkan akan menyebabkan ayam broiler dapat bereproduksi dengan lebih baik.

5 Read more

Variabilitas Organ Reproduksi

Variabilitas Organ Reproduksi

Umumnya hewan vertebrata seperti ikan, kadal, katak, sapi, kerbau, tikus, kuda dan lain-lain, memiliki sifat dioecious atau dimorphy seks. Artinya perbedaan sifat jantan dan betina secara biologi tampak jelas. Diocious memberi konsekuensi terhadap perbedaan fungsi reproduksi jantan dan betina yang terpisah. Kejadian kebuntingan dan kelahiran anak pada hewan-hewan demikian, dimulai dari peristiwa pertemuan spermatozoa dengan ova (fertilisasi) melalui perantaraan proses kopulasi.

16 Read more

Pengaruh Rasio Betina dan Jantan Terhadap Keberhasilan Kawin  Udang Windu Penaeus monodon di Bak Resirkulasi

Pengaruh Rasio Betina dan Jantan Terhadap Keberhasilan Kawin Udang Windu Penaeus monodon di Bak Resirkulasi

membawa spermatofor menunjukkan bahwa udang windu tersebut berhasil melakukan kopulasi, hal itu terlihat dengan adanya pita putih dicelah telikum. Pita putih merupakan membran/selaput spermatofor yang menutupi telikum udang betina sebagai tanda terjadinya kopulasi dan membaran ini akan putus setelah 6 jam kemudian.Udang betina yang berhasil kawin tersebut dimatangkan dengan ablasi tangkai mata.Hasil pematangan diperoleh 2 ekor udang windu betina berhasil memijah (bertelur), namun hanya 1 ekor udang betina (berat udang: 93.5g) menetaskan telurnya dengan daya tetas telur 19%.Pada perlakuan rasio betina dan jantan (1:3) diperoleh 16,7% udang windu berhasil kawin atau 1 ekor udang betina (berat udang = 94.5 g) membawa spermatofor dari 6 ekor udang windu betina.Satu ekor udang windu betina tersebut dipijahkan .Hasil pematangan gonad menunjukkan udang windu betina tersebut berhasil bertelur namun tidak menetas.Sedangkan pada perlakuan rasio betina dan jantan (1:5) tidak didapatkan udang windu betina berhasil kawin atau membawa spermatofor, hal ini mengindikasikan bahwa ketersediaan udang windu jantan dalam jumlah banyak di bak resirkulasi tidak menjamin dapat melakukan kopulasi pada udang windu betina. Pengamatan ini menunjukkan bahwa kesiapan udang windu jantan domestikasi menghasilkan sperma untuk membuahi telur, membutuhkan proses yang lebih lama dengan akumulasi sperma (spermatofor) yang memadai.Hal ini mengakibatkan keberhasilan kawin udang windu pada ketiga rasio betina dan jantan yang diaplikasikan di bak resirkulasi masih rendah.Rendahnya udang windu kawin di bak resirkulasi sangat terkait dengan kinerja reproduksi udang jantan yang dipengaruhi oleh umur, bobot, pakan, dan manipulasi lingkungan.
Show more

10 Read more

Penelitian Anatomi Organ Reproduksi Jantan Biawak Air Asia, Varanus salvator (Reptil: Varanidae)

Penelitian Anatomi Organ Reproduksi Jantan Biawak Air Asia, Varanus salvator (Reptil: Varanidae)

terpisah, sehingga sulcus spermaticus dari masing- masing hemipenis juga terpisah. Saluran ini ber- fungsi menyalurkan sperma saat kawin (MNH, 2009). Pada ular saluran ini adakalanya berbentuk seperti huruf Y karena kedua hemipenis di daerah kaudal menyatu (Kardong, 2008). Pada saat kopu- lasi sperma diejakulasi ke saluran reproduksi betina melalui sulcus spermaticus yang terdapat di dalam hemipenis sebagai organ kopulatori. Terdapat ke- samaan dalam tahap perkembangan awal organ kopulasi pada reptil dan mamalia, yang menunjuk- kan bahwa penis tunggal merupakan standar dife- rensiasi karakteristik dasar pada Amniota (Rieppel, 2000). Struktur penis menjadi karakteristik yang menyatukan Testudines (Anapsida) dan buaya (Diapsida), yang dianggap sebagai perintis pada morfologi penis mamalia (Kelly, 2004).
Show more

7 Read more

Pengaruh Penggunaan Limbah Udang Fermentasi Terhadap Karakteristik Organ Reproduksi Pada Puyuh Petelur (Coturnix coturnix japonica)

Pengaruh Penggunaan Limbah Udang Fermentasi Terhadap Karakteristik Organ Reproduksi Pada Puyuh Petelur (Coturnix coturnix japonica)

pada seluruh bagian tubuhnya, bulu pada ujung ekor dan ujung kaki berwarna putih, bulu dada, perut bawah, kaki dan ekor berwarna putih. Ambing sapi FH besar, tanduk kecil, pendek, menjurus ke depan, pada dahi terdapat tanda segitiga berwarna putih. Kepala besar dan sempit, temperamen sapi betina tenang dan jinak sedangkan sapi jantan cukup liar (Suprayogi dkk., 2013).

6 Read more

Show all 10000 documents...