rencana pengembangan sekolah

Top PDF rencana pengembangan sekolah:

PENGARUH CAPAIAN PROGRAM SUBSIDI SEKOLAH (SCHOOL GRANT) DAN REALISASI RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN SMP SE KABUPATEN KENDAL

PENGARUH CAPAIAN PROGRAM SUBSIDI SEKOLAH (SCHOOL GRANT) DAN REALISASI RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN SMP SE KABUPATEN KENDAL

Sesuai dengan tujuan yang ingin dicapai yaitu menguji bagaimana pengaruh capaian program subsidi sekolah (School Grant) dan realisasi rencana pengembangan sekolah terhadap mutu pendidikan dengan unit analisis SMP negeri dan swasta se-Kabupaten Kendal yang mendapatkan subsidi sekolah (school grant) pada periode tahun 2004 sampai dengan 2006, maka penelitian ini menggunakan metode kuantitatif expo facto dengan menggunakan analisis regresi linear. Jadi dalam penelitian ini tidak mengadakan perlakuan terhadap variabel penelitian melainkan mengkaji fakta-fakta yang telah terjadi di lapangan dengan menggunakan alat pengumpulan data. Artinya manipulasi terhadap variabel penelitian tidak dilakukan, namun hanya menggali fakta-fakta dengan menggunakan angket yang berisi sejumlah pertanyaan-pertanyaan yang mencerminkan persepsi mereka terhadap variabel yang diteliti.

128 Baca lebih lajut

MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH DENGAN PRINSIP PARTISIPATIF TRANSPARAN DAN AKUNTABEL.

MENYUSUN RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH DENGAN PRINSIP PARTISIPATIF TRANSPARAN DAN AKUNTABEL.

Karakteristik perencanaan adalah rasional dan masuk akal. Perencanaan pengembangan sekolah berkaitan dengan tujuan sosial, sarana, proses dan kontrol program dan kegiatan yang direncanakan sebelumnya. Perencanaan pengembangan sekolah bersifat dinamis. Proses penyusunannya menggunakan metode ilmiah, namun mengikuti tren, dan arah perubahan. Penyusunan perencanaan meliputi prosedur, konten, manusianya, benda-benda fisik, ekologi, dan antar hubungan mereka dalam organisasi sekolah. Aktualitas perencanaan sekolah disengaja, terorganisir, proses terus-menerus mengidentifikasi berbagai elemen dan aspek, menentukan keadaan sekarang dan interaksinya, memproyeksikan mereka dalam periode waktu akan datang, serta merumuskan dan memrogramkan serangkaian tindakan, rencana dan sasaran untuk mencapai hasil yang diinginkan sesuai visi dan misi sekolah

13 Baca lebih lajut

ANALISIS RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) DI CENDEKIA LEADERSHIP SCHOOL BANDUNG.

ANALISIS RENCANA PENGEMBANGAN SEKOLAH (RPS) DI CENDEKIA LEADERSHIP SCHOOL BANDUNG.

Berdasarkan hasil temuan-temuan secara empirik dapat disimpulkan bahwa pada dasarnya proses penyusunan RPS di Cendekia Leadership School sudah hampir sesuai dengan langkah tahapan yang dianjurkan dalam teori. Dimulai dari proses analisis sampai pada penetapan strategi implementasi, monitoring, dan evaluasi. Jika diuraikan, berikut proses penyusunan RPS tersebut: (1) menyiapkan agenda musyawarah penyusunan RPS baik jangka panjang maupun jangka pendek dengan persiapan administrasi maupun persiapan secara kontekstual mengenai hal-hal atau dokumen terkait perencanaan; (2) tahapan awal dalam musyawarah penyusunan adalah melakukan analisis lingkungan, baik lingkungan strategis maupun operasional, baik lingkungan internal maupun eksternal; (3) menentukan kesenjangan antara situasi yang diharapkan dengan situasi saat ini yang didasarkan atas kebutuhan; (4) membuat dan mneyesuaikan rencana dengan visi misi; (5) melakukan analisis SWOT; (6) menentukan dan menetapkan strategi implementasi rencana; (7) menentukan output yang akan dicapai; (8) menyusun rencana biaya; (9) menyusun rencana strategi controlling; (10) membuat jadwal pelaksanaan program; (11) menentukan penanggung jawab program/kegiatan baik jangka panjang maupun jangka pendek.

59 Baca lebih lajut

(.doc) Contoh RPS (Rencana Pengembangan Sekolah) Terbaru

(.doc) Contoh RPS (Rencana Pengembangan Sekolah) Terbaru

Pada bagian ini diisi dengan deskripsi kondisi nyata hasil evaluasi program yang telah dilaksanakan dan dan deskripsi kondisi yang sekolah harapkan pada siklus jangka menengah maupun siklus tahunan sebagai Rintisan SMA Bertaraf Internasional (R-SMA-BI) menuju Sekolah Bertaraf Internasional: Sekolah perlu mendefiniskan mutu lulusan yang diharapkannya, mendeskripsikan proses yang akan siswa lalui agar mereka menjadi seperti yang sekolah harapkan, dan merumuskan materi wajib siswa kuasai. Tantangan nyata sekolah minimal menghasilkan mutu lulusan yang sama dengan sekolah unggul pada taraf lokal, nasional, dan global.

11 Baca lebih lajut

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

KEMENTERIAN PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN DIREKTORAT JENDERAL PENDIDIKAN DASAR DAN MENENGAH

Sekolah Ramah Anak merupakan dunia yang bersinergi dengan realitas keseharian anak didik dalam keluarga kerana pencapaian cita-cita seorang anak didik tidak dapat dipisahkan dari realitas kehidupan sehari-hari. Sekolah Ramah Anak idealnya memberikan perlindungan dalam berbagai bidang yang dibutuhkan anak, antara lain menyediakan fasilitas kesehatan yang memadai. Sehubungan dengan hal ini Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) dan Dokter Kecil harus dimaksimalkan sekaligus berusaha melakukan jejaring dengan berbagai instansi lainnya. Di samping itu, anak juga berhak mendapatkan fasilitas air bersih dan sanitasi yang memadai untuk kesehatan tubuhnya dan demi kelangsungan kehidupannya. Oleh karenanya, Sekolah Ramah Anak harus dirancang sedemikian rupa sehingga mampu menyediakan fasilitas-fasilitas kesehatan yang sangat dibutuhkan anak sehingga menghasilkan generasi muda yang sehat dan cerdas.

115 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH DI SMA NEGERI I TUNJUNGAN BLORA  Pengembangan Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah Di SMA Negeri I Tunjungan Blora.

PENGEMBANGAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH DI SMA NEGERI I TUNJUNGAN BLORA Pengembangan Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah Di SMA Negeri I Tunjungan Blora.

Kegiatan merupakan tindakan-tindakan yang akan dilakukan yang telah ditetapkan di dalam program. Dalam rumusan kegiatan ditentukan program strategis, kemudian dirinci kegiatan-kegiatannya yang merupakan suatu alokasi waktu suatu program. Data tentang kegiatan terdapat pada dokumen Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). Hal ini sesuai dengan pendapat Johnston (2012), bahwa rincian rencana kegiatan tergantung pada intervensi yang ditargetkan. Tim perlu membuat perkiraan jumlah waktu setiap langkah yang akan diambil. Langkah-langkah perlu dimasukkan secara tepat, kapan rencana akan dilaksanakan sesuai waktu yang tepat dan disahkan secara administratif (Johnston, 2012: 68). Maknanya bahwa merumuskan kegiatan dan jadwal yang baik apabila jumlah waktu setiap langkah kegiatan yang direncanakan dapat diperkirakan sebelumnya.

16 Baca lebih lajut

Rencana Kerja Sekolah dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah

Rencana Kerja Sekolah dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah

Di dalam Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengeloalaan dijelaskan bahwa, setiap sekolah/madrasah harus memiliki RKS (Rencana Kerja Sekolah) dan RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah). RKS dan RKAS dijadikan dasar pengelolaan sekolah / madrasah yang ditunjukkan dengan kemandirian, kemitraan, partisipasi, keterbukaan dan akuntabel. Menurut Permen. Diknas Nomor 19 Tahun 2007 setiap RKS dan RKAS minimal meliputi komponen : Kesiswaan, Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran, Pendidik dan Tenaga Kependidikan, Sarana dan Prasarana, Keuangan dan Pembiayaan. Budaya dan Lingkungan Sekolah, Peran Serta Masyarakat (PSM), serta rencana-rencana kerja lain yang mengarah pada peningkatan dan pengembangan mutu pendidikan nasional.

38 Baca lebih lajut

laporan akhir pemberdayaan ok

laporan akhir pemberdayaan ok

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat keketatan seleksi baik pada SMA maupun SMK rendah, sehingga hampir semua pendaftar diterima. Terdapat hubungan positif sangat kecil (sebesar 0,026) antara keketatan seleksi dengan nilai ujian nasional; terdapat hubungan positif sangat kecil (sebesar 0,047) antara keketatan seleksi dengan akreditasi. dan terdapat hubungan positif sangat kecil (sebesar 0,167) nilai UN dengan akreditasi. Telah dapat dikembangkan model pemberdayaan terhadap SMK dan SMA yang dikelola oleh masyarakat. Model pemberdayaan yang telah dikembangkan, masih bersifat model hipotetik, karena belum diujicoba validitasnya. Untuk itu model tersebut sebelum diterapkan, maka diujicoba terlebih dulu. Untuk dapat menerapkan model, maka sekolah perlu mengembangkan Unit Pengendalian Mutu Internal (SPMI). SPMI diberi tugas melakukan evaluasi diri sekolah (EDS) secara terus menerus dan berkesinambungan, mengembangkan instrumen untuk mengukur ketercapaian Standar Nasional Pendidikan (SNP), melakukan pengukuran ketercapaian SNP, melakukan analisis untuk mengetahui ada tidaknya perbedaan hasil EDS dengan SNP, menentukan dan mengusulkan program pemberdayaan yang perlu oleh pemerintah, dan mengevaluasi hasil pemberdayaan.

203 Baca lebih lajut

PENGEMBANGAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH DI SMA NEGERI I TUNJUNGAN BLORA  Pengembangan Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah Di SMA Negeri I Tunjungan Blora.

PENGEMBANGAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH DI SMA NEGERI I TUNJUNGAN BLORA Pengembangan Rencana Kegiatan Dan Anggaran Sekolah Di SMA Negeri I Tunjungan Blora.

Yang pertama dan utama, penulis mengucapkan puji dan syukur kehadirat Allah SWT, atas limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga dapat melanjutkan pendidikan tinggi di Universitas Muhammadiyah Surakarta hingga tuntas. Penulis selaku pegawai di lingkungan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Blora menyusun tesis berjudul “PENGEMBANGAN RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH DI SMA NEGERI 1 TUNJUNGAN BLORA” dalam studi ini. Atas keberhasilan ini, penulis menyampaikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu.

15 Baca lebih lajut

Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Di Min 09 Petukangan Selatan Jakarta

Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah Dalam Mengembangkan Pendidikan Karakter Di Min 09 Petukangan Selatan Jakarta

Sukses tidaknya pendidikan dan pembelajaran di sekolah sangat dipengaruhi oleh kemampuan kepala sekolah dalam mengelola setiap komponen sekolah (who is behind the school). Kemampuan kepala sekolah tersebut terutama berkaitan dengan pengetahuan dan pemahaman mereka terhadap manajemen dan kepemimpinan, serta tugas yang dibebankan kepadanya; karena tidak jarang kegagalan pendidikan dan pembelajaran di sekolah disebabkan oleh kurangnya pemahaman kepala sekolah terhadap tugas-tugas yang harus dilaksanakannya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa berhasil tidaknya suatu sekolah dalam mencapai tujuan serta mewujudkan visi dan misinya terletak pada bagaimana manajemen dan kepemimpinan kepala sekolah, khususnya dalam menggerakkan dan memberdayakan berbagai komponen sekolah. Dalam prosesnya, interaksi berkualitas yang dinamis antara kepala sekolah, guru, tenaga administrasi, peserta didik memainkan peran sangat penting, terutama dalam penyesuaian berbagai aktivitas sekolah dengan tuntutan globalisasi, perubahan masyarakat, perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, serta tuntutan situasi, kondisi, dan lingkungannya. Ke semuanya itu sangat menuntut kompetensi dan profesionalitas kepala sekolah, untuk memungkinkan terciptanya interaksi berkualitas yang dinamis.

123 Baca lebih lajut

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN air SEKOLAH

RENCANA INDUK PENGEMBANGAN air SEKOLAH

Dalam upaya memberikan gambaran kegiatan sekolah di masa depan untuk mencapai perubahan / tujuan sekolah yang telah ditetapkan dalambentuk sebuah dokumen,maka SMP Negeri 3 Selakau berusaha untuk menyusun RIPS. Rencana Induk Pengembangan Sekolah ini sangat penting dimiliki karena dapat memberikan arahan dan bimbingan kepada pelaku sekolah dalam rangka menuju perubahan atau tujuan sekolah yang lebih baik dengan resiko yang kecil serta untuk mengurangi ketidakpastian masa depan.

26 Baca lebih lajut

2015 Panduan Format Rencana Strategis Pengembangan Sekolah

2015 Panduan Format Rencana Strategis Pengembangan Sekolah

Setelah melakukan analisa kesenjangan atau analisa SWOT, sekolah dapat mengetahui secara obyektif kondisi aktual sekolah yang terjadi saat ini dan seberapa posisi tersebut dari kondisi ideal yang diharapkan terjadi. Bukan tidak mungkin kesenjangan tersebut sangat besar, sehingga diperlukan pula banyak upaya/program pengembangan yang bertujuan mempersempit kesenjangan tersebut. Namun demikian perlu juga diingat bahwa sekolah memiliki sumber daya yang tidak tak terbatas. Untuk itu, sekolah perlu menetapkan program pengembangan yang perlu diprioritaskan atau diutamakan. Setelah menetapkan isu utama, sekolah perlu memetakan hubungan antara program pengembangan pada strategy map .

40 Baca lebih lajut

OPTIMALISASI FUNGSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH | Susilowati | LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan 1256 4391 1 PB

OPTIMALISASI FUNGSI PERPUSTAKAAN SEKOLAH | Susilowati | LIBRARIA: Jurnal Perpustakaan 1256 4391 1 PB

Berbicara soal perpustakaan sekolah yang terbayang adalah sekumpulan buku-buku yang tertata di rak, dengan bau menyengat, apek dan pengap.Itulah kenyataan perpustakaan yang ada di sekolah kita. Koleksi buku yang minim dan kadaluarsa serta ruangan yang tidak representative menjadi kendala utama. Kenyataan ini harus segera dihilangkan dari sekolah kita, karena kalau dibiarkan maka siswa akan semakin malas ke perpustakaan.

18 Baca lebih lajut

2015 Panduan Penyusunan Rencana Strategis Pengembangan Sekolah

2015 Panduan Penyusunan Rencana Strategis Pengembangan Sekolah

Setelah melakukan analisa kesenjangan dan analisa SWOT, sekolah dapat mengetahui secara obyektif kondisi aktual sekolah yang terjadi saat ini dan seberapa posisi tersebut dari kondisi ideal yang diharapkan terjadi. Bukan tidak mungkin kesenjangan tersebut sangat besar, sehingga diperlukan pula banyak upaya/program pengembangan yang bertujuan mempersempit kesenjangan tersebut. Namun demikian perlu juga diingat bahwa sekolah memiliki sumber daya yang tidak tak terbatas. Untuk itu, sekolah perlu menetapkan program pengembangan yang perlu diprioritaskan atau diutamakan. Setelah menetapkan isu utama, sekolah perlu memetakan hubungan antara program pengembangan.

28 Baca lebih lajut

Panduan Aplikasi PKG PKKS AIO Otomatis

Panduan Aplikasi PKG PKKS AIO Otomatis

NILAI PK memuat Nilai PK Guru dan PK Kepala Sekolah yang diinput pada kolom tersedia dengan cara klik. Pada bagian ini nama guru yang dinilai telah terisi otomatis dari sheet DATA. Penskoran masing-masing komponen dan indikator akan terlingkari otomatis pada PRINT PKG dan PRINT PKKS. (cell berwarna warna kuning adalah guru yang sedang dinilai).

41 Baca lebih lajut

FORMAT PKB KEPALA PERPUSTAKAAN

FORMAT PKB KEPALA PERPUSTAKAAN

1.1. Merencanakan program pengembangan koleksi. (1. Rencana pengembangan koleksi tertulis jangka menengah dan panjang, 2. Rencana pengembangan koleksi tahunan, 3. Dokumen skala prioritas pengembangan koleksi pada tahun berjalan, 4. Dokumen keterlibatan guru dan siswa dalam pengembangan koleksi perpustakaan, 5. Jadwal

10 Baca lebih lajut

Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah

Rencana Kerja dan Anggaran Sekolah

Dalam menjalankan Administrasi dan kegiatan sekolah SMP Negeri - 12 Palangkaraya telah menyusun Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah yang berasal dari Dana APBD untuk kegiatan Rutin Sekolah dan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) bersumber dari APBN. RKAS ini bertujuan untuk pengelolaan operasional kegiatan dan manajemen sekolah. RKAS memuat rencana Program sekolah dalam setiap Tahun Anggaran yang disusun berdasarkan keperluan rutin sekolah dan juga memuat upaya-upaya SMP Negeri 12 dalam pengembangan sekolah berbasis lingkungan hidup yang meliputi perlindungan dan pengeloalaan lingkungan hidup baik dari segi aspek manajemen peserta didik, tenaga pendidik, sarana dan prasarana serta peningkatan dan pengembangan mutu sekolah dan untuk menciptakan budaya lingkungan sekolah yang bersih, asri dan sehat.

7 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects