Skor Hasil Jawaban Kuesioner Variabel Terikat (Y)

Top PDF Skor Hasil Jawaban Kuesioner Variabel Terikat (Y):

BAB IV. variabel terikat (Y) dan tiga variabel bebas (X 1, X 2, X 3 ). Variabel terikat (Y)

BAB IV. variabel terikat (Y) dan tiga variabel bebas (X 1, X 2, X 3 ). Variabel terikat (Y)

baik,meskipun demikian spesifik ability juga berperan penting dalam memprediksi bagaimana kinerja seseorang yang dihasilkan. Hasil penelitian ini juga sejalan dengan penelitian Moustafa dan Miler (2003) yang memberikan simpulan bahwa tes inteligensi merupakan alat yang tepat dalam melakukan seleksi terhadap karyawan, sehingga tes tersebut dapat memberikan keputusan bagi manajer untuk mendapatkan orang yang tepat dalam pemilihan karyawan yang mendapatkan skor tes IQ yang tinggi pada saat seleksi ternyata menghasilkan kinerja yang lebih baik, terutama apabila dalam masa-masa tugasnya tersebut ia sering mendapatkan pengetahuan dan keterampilan baru dari pelatihan yang dilakukan. Penelitian sebelumnya dilakukan oleh Hunter (1996) juga mengatakan hal yang sama bahwa kemampuan kognitif dalam hal ini kecerdasan intelektual merupakan alat peramal yang paling baik untuk melihat kinerja seseorang di masa yang akan datang, sehingga bila seseorang memiliki kecerdasan intelektual yang baik maka kinerjanya juga semakin baik.
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Jumlah total skor jawaban tertinggi dari kuesioner.

Jumlah total skor jawaban tertinggi dari kuesioner.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa 68.9% responden sudah baik pemahamannya terhadap kerjasama dalam program observasi keselamatan untuk merubah perilaku kerja aman. Hal ini dapat diduga adanya perhatian dan komitmen manajemen PTTU cabang Jakarta pada program observasi keselamatan berupa, Standard Operating Procedure (SOP) pemantauan perilaku Keselamatan dan Kesehatan Kerja serta Lingkungan (K3L) pada SHE.SOP.021.ROO. Keterlibatan Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3), Branch Manager/GOM/Branch head/manager department dan supervisor terlihat dalam pelaksanaan program observasi keselamatan mulai pada tahap design - implementasi dan pengendalian data dokumen.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Variabel Penelitian 1. Deskripsi Jawaban Responden tentang Variabel Promosi (X1) Deskripsi jawaban responden terhadap kuesioner tentang variabel promosi (X1), sebagai berikut : Tabel. 4.1. Hasil Skor Kue

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN A. Deskripsi Variabel Penelitian 1. Deskripsi Jawaban Responden tentang Variabel Promosi (X1) Deskripsi jawaban responden terhadap kuesioner tentang variabel promosi (X1), sebagai berikut : Tabel. 4.1. Hasil Skor Kue

Uji validitas data bertujuan untuk mengetahui sejauh mana validitas data yang diperoleh dari penyebaran kuisioner dan mampu menghasilkan data yang akurat sesuai dengan tujuan pengukurannya. Data dikatakan valid apabila t hitung lebih besar t tabel. Selain itu juga dilihat dari signifikansinya, jika nilai signifikansinya lebih besar dari 0,05 maka data tersebut dapat dikatakan tidak valid, jika nilai signifikansinya lebih kecil dari 0,05 maka data tersebut valid. Adapun hasil uji validitas instrumen kualitas layanan, sebagai berikut :

23 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini mengenal dua macam variabel yaitu : 2. Variabel terikat (Y) yaitu : Hasil belajar Sejarah

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Penelitian ini mengenal dua macam variabel yaitu : 2. Variabel terikat (Y) yaitu : Hasil belajar Sejarah

15 dengan 5 pilihan. Salah satu diantara ke-5 pilihan jawaban tersebut merupakan kunci jawaban, sedangkan pilihan jawaban lainnya merupakan jawaban salah atau pengecoh setiap butir soal diberi skor 1 bila menjawab benar dan 0 bila menjawab salah. Sedangkan tes hasil belajar Sejarah juga memiliki prosedur penyusunan instrumen yang sama.

10 Baca lebih lajut

III. METODE PENELITIAN. dengan variabel terikat (Y) prestasi belajar siswa, variabel bebas perlakuan media

III. METODE PENELITIAN. dengan variabel terikat (Y) prestasi belajar siswa, variabel bebas perlakuan media

Berdasarakan data skor pretest dan postest siswa di atas. Semua data terdistribusi normal, dengan demikian uji normalitas sebagai persyaratan analisis terpenuhi. 3.8.4 Uji Homogenitas Syarat dalam analisis varians adalah kehomogenan sampel. Hal homogenitas ini dilakukan untuk mengetahui kehomogenan dari perlakuan yang diberikan kepada sampel. Uji homogenitas dilakukan dengan menggunakan metode One_Way ANOVA pada SPSS 16.0. Kriteria uji yang digunakan adalah: (1) jika nilai sig. < 0,05 maka H0 diterima dengan arti bahwa varians sampel tidak homogen, (2) jika nilai sig. atau probabilitas > 0,05 maka H1 diterima dengan atri bahwa varians sampel homogen. Lebih lengkap perhitungan analisis ada pada Lampiran 7 Hal. 132. Hasil analisis dari uji homogenitas yang telah dirangkum terlihat pada Tabel 3.7 di bawah ini :
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. harga dan promosi dan variabel terikat (Y) adalah keputusan pembelian. Dalam

BAB III METODE PENELITIAN. harga dan promosi dan variabel terikat (Y) adalah keputusan pembelian. Dalam

Data analisis selanjutnya di sajikan dalam bentuk tabel dan diberikan pembahasan.Setalah hasil penelitian diberikan pembahasan maka selanjutnya dapat disimpulkan yaitu jawaban singkat terhadap rumusan masalah berdasarkan data yang telah terkumpul.Karena penelitian melakukan penelitian bertujuan memecahkan masalah, maka peneliti berkewajiban memberikan saran- saran.

14 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Deskripsi dari variabel penelitian didasarkan pada jumlah skor rata-rata jawaban

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN. Deskripsi dari variabel penelitian didasarkan pada jumlah skor rata-rata jawaban

Kelayakan sarana praktik yang dimaksud adalah fasilitas praktik yang ada di SMK Nasional Berbah Sleman yang berguna untuk mengasah keahlian siswa khususnya jurusan teknik pemesinan. Deskripsi kelayakan sarana praktik yang ada di sekolahan terutama kelayakan fasilitas mesin, alat maupun bengkel. Setiap butir soal dikelompokkan berdasarkan kisi-kisi instrumen masing- masing indikator variabel penelitian. Dalam hal ini, indikator-indikator tersebut meliputi: 1) Kelayakan dan kelengkapan alat dan mesin; 2) Kelayakan dan kondisi bengkel; 3) Keselamatan dan kesehatan kerja; 4) Pelayanan teknisi; 5) Perbaikan dan perawatan alat, mesin dan bengkel; 6) Tindakan siswa dengan kondisi alat dan mesin.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. tercantum pada masing-masing jawaban dalam kuesioner yang disebar di

V. HASIL DAN PEMBAHASAN. tercantum pada masing-masing jawaban dalam kuesioner yang disebar di

Total 97 100 Capaian Skor: 5= Sangat Setuju, 4= Setuju, 3=Kurang Setuju, 2= Tidak Setuju, 1= Sangat Tidak Setuju. Dari tabel 10 diatas menunjukkan bahwa, konsumen Waroeng Ayam Kampung sebanyak 30 orang menyatakan sangat setuju bahwa liputan kuliner Waroeng Ayam Kampung di Koran harian jogja, membuat Waroeng Ayam Kampung jadi perhatian umum dan akhirnya membeli di Waroeng Ayam Kampung, serta sebanyak 54 orang menyatakan setuju dengan alasan serupa. Sedangkan yang menarik adalah sebanyak 12 orang menyatakan kurang setuju bahwasannya mereka sadar akan kuliner khas nusantara bukan dari liputan kuliner di harian jogja, namun dari sumber lain dan ternyata konsumen tersebut memang berasal dari kalangan konsumen yang kurang suka membaca koran, namun terbukti sebanyak 84 orang yang terdiri dari yang menyatakan sangat setuju dan setuju bahwa publisitas menyadarkan mereka tentang kuliner nusantara berupa ayam kampung yang ujungnya membuat mereka beli di Waroeng Ayam Kampung karena mereka pernah membacanya di koran.
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian diuraikan berdasarkan hipotesis, yaitu : 1. Variabel terikat : Komitmen Organisasi (Y)

BAB III METODOLOGI PENELITIAN. Identifikasi variabel penelitian diuraikan berdasarkan hipotesis, yaitu : 1. Variabel terikat : Komitmen Organisasi (Y)

Jumlah 24 B. Skala Efikasi diri Skala Efikasi diri disini adalah angket yang disususn berdasarkan teori yang diungkapkan oleh Bandura serta hasil penelitian sebelumnya dapat disimpulkan bahwa ciri – ciri efikasi diri terdiri dari persepsi diri, evaluasi diri serta regulasi perilaku. Angket kedua terdiri dari 24 item. Angket efikasi diri dimaksudkan sebagai alat untuk efikasi diri yang dimiliki individu di dalam menghadapi hambatan di dalam perusahaan. Makin tinggi skor yang diperoleh subjek maka semakin tinggi efikasi diri, sebaliknya makin rendah nilai yang diperoleh subjek maka semakin rendah pula efikasi dirinya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

(independent) dengan variabel terikat (dependent).

(independent) dengan variabel terikat (dependent).

F. Teknik Penskalaan Skala pengukuran yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala likert yang menggunakan interval setiap jawaban responden dengan skala 1-5. Menurut Sugiyono (2015), Skala likert digunakan untuk mengatur sikap, pendapat, dan persepsi seseorang atau sekelompok orang tentang suatu fenomena sosial yang akan diteliti. Untuk keperluan analisis kuantitatif, maka jawaban dapat diberi skor sebagai berikut:

13 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. yang mempengaruhi dan variabel terikat yaitu variabel yang dipengaruhi. Variabel

BAB III METODE PENELITIAN. yang mempengaruhi dan variabel terikat yaitu variabel yang dipengaruhi. Variabel

dengan angket menggunakan skala Likert dengan lima pilihan jawaban, yaitu sangat setuju (SS), setuju (S), ragu-ragu (R), tidak setuju (TS) dan sangat tidak setuju (STS). Dari variabel kreativitas guru disediakan 20 butir soal, sehingga secara teoritis skor yang diperoleh untuk variabel kreativitas guru telah bervariasi antara skor minimal 20 sampai dengan skor maksimal 100.

25 Baca lebih lajut

28 Variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Maka variabel

28 Variabel bebas merupakan variabel yang mempengaruhi atau yang menjadi sebab perubahannya atau timbulnya variabel dependen (terikat). Maka variabel

Uji reliabilitas adalah alat untuk mengukur suatu kuesioner yang merupakan indikator dari variabel atau konstruk. Suatu kuesioner dikatakan reliabel atau handal jika jawaban seseorang terhadap pertanyaan adalah konsisten atau stabil dari waktu ke waktu. Uji reliabilitas ini menghasilkan nilai Cronbach Alpha. Suatu variabel dikatakan reliabel jika memberikan nilai Cronbach Alpha lebih besar dari 0.70. Apabila Cronbach Alpha dari suatu variabel lebih besar dari 0.70 maka butir pertanyaan dalam instrumen penelitian tersebut adalah reliabel atau dapat diandalkan. Sebaliknya, jika nilai Cronbach Alpha kurang dari 0.70 maka butir pertanyaan tidak reliabel (Ghozali, 2016).
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

(X1,X2,X3) terhadap variabel terikat (Y).

(X1,X2,X3) terhadap variabel terikat (Y).

Promosi merupakan salah satu kegiatan pemasaran yang penting bagi perusahaan dalam upaya mempertahankan kontinuitas serta meningkatkaan kualitas penjualan untuk meningkatkan kegiatan p[r]

17 Baca lebih lajut

belajar sebagai variabel bebas ( ) dan hasil belajar sebagai variabel terikat ( ).

belajar sebagai variabel bebas ( ) dan hasil belajar sebagai variabel terikat ( ).

Berdasarkan judul penelitian, maka variabel penelitian ini dibedakan atas dua jenis variabel yaitu; variabel bebas (Independent Variable) dan variabel terikat (Dependent Variable). Sehingga variabelnya adalah fasilitas belajar sebagai variabel bebas ( ) dan hasil belajar sebagai variabel terikat ( ). b. Desain Penelitian

11 Baca lebih lajut

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian yang meliputi: (a) deskripsi data variabel terikat yaitu kinerja guru (Y),

BAB IV HASIL PENELITIAN. penelitian yang meliputi: (a) deskripsi data variabel terikat yaitu kinerja guru (Y),

(Motivasi Kerja dan Disiplin Kerja terhadap Kinerja Guru) dapat dilihat melalui uji ‘F”. Melalui uji F yang telah dilakukan ternyata diperoleh F hitung = 1,497[r]

23 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. variabel bebas (X) perceived organizational support, variabel terikat (Y)

BAB III METODE PENELITIAN. variabel bebas (X) perceived organizational support, variabel terikat (Y)

Metode pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah kuesioner.Kuesioner adalah teknik pengumpulan data yang dilakukan dengan memberikan pertanyaan atau pernyat[r]

19 Baca lebih lajut

BAB 3 METODE PENELITIAN. menganalisis adanya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Dalam penelitian

BAB 3 METODE PENELITIAN. menganalisis adanya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Dalam penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif, yakni menganalisis adanya pengaruh variabel bebas (X) terhadap variabel terikat (Y). Dalam penelitian ini variabel bebas adalah Pajak Daerah dan variabel terikat adalah Pendapatan Asli Daerah. Penelitian assosiatif adalah suatu pernyataan tentang adanya hubungan antara dua variabel atau lebih (Sugiyono, 2011: 89). Melalui metode ini penulis dapat menentukan desain penelitian regresi sederhana.

10 Baca lebih lajut

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. dua variabel bebas (X) dan satu variabel terikat (Y). Variabel yang diteliti adalah

BAB III OBYEK DAN METODE PENELITIAN. dua variabel bebas (X) dan satu variabel terikat (Y). Variabel yang diteliti adalah

Obyek penelitian merupakan salah satu faktor yang tidak dapat dipisahkan dari suatu penelitian. Obyek dalam penelitian ini terdiri atas tiga variabel, yaitu dua variabel bebas (X) dan satu variabel terikat (Y). Variabel yang diteliti adalah variabel Kecukupan Modal sebagai X 1 , variabel Kualitas Aset sebagai X 2 , dan

10 Baca lebih lajut

BAB III METODE PENELITIAN. atau timbulnya variabel terikat sedangkan variabel terikat adalah variabel yang

BAB III METODE PENELITIAN. atau timbulnya variabel terikat sedangkan variabel terikat adalah variabel yang

Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu Figure 3.1. Desain ABA D. Subjek Penelitian Subjek penelitian pada penelitian ini adalah satu orang anak berjenis kelamin perempuan, berinisial S berusia 10 tahun lima bulan yang menempuh pendidikan di kelas IV Sekolah Luar Biasa Negeri Kab. Tasikmalaya. Dalam data sekolah, Siswa S dikelompokkan ke dalam kelompok siswa dengan hambatan intelektual. Menurut hasil tes intelektual, siswa S memiliki potensi IQ 67 artinya memiliki potensi kecerdasan intelektual setara dengan siswa dengan hambatan intelektual ringan namun kecerdasan faktualnya (developmental quotion, DQ) dikatagorikan ke dalam siswa dengan hambatan intelektual sedang dan menerima materi dari kurikulum kelompok hambatan intelektual sedang.
Baca lebih lanjut

20 Baca lebih lajut

BAB III DESAIN PENELITIAN. terikat (Dependent Variable) atau Variabel Y yaitu produktivitas kerja pegawai.

BAB III DESAIN PENELITIAN. terikat (Dependent Variable) atau Variabel Y yaitu produktivitas kerja pegawai.

Metode yang akan digunakan dalam penelitian ini adalah metode penelitian survei eksplanasi (explanatory survey). Metode explanatory survey merupakan metode penelitian yang dilakukan pada populasi besar maupun kecil, tetapi data yang dipelajari adalah data yang diambil dari sampel dari populasi tersebut, sehingga ditemukan deskripsi dan hubungan-hubungan antar variabel. Menurut Masri Singarimbun dan Sofian Effendi (1989:5) mengemukakan bahwa “Metode explanatory survey yaitu metode untuk menjelaskan hubungan kausal antara dua variabel atau lebih melalui pengajuan hipotesis”. Sedangkan menurut Sanapiah Faisal (2007:18) menjelaskan bahwa:
Baca lebih lanjut

33 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...