Tipe Group Investigation

Top PDF Tipe Group Investigation:

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS-1 SMA NEGERI 2 NGAGLIK TAHUN AJARAN 2014/2015.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS-1 SMA NEGERI 2 NGAGLIK TAHUN AJARAN 2014/2015.

Pemilihan model pembelajaran sangat menentukan kualitas pengajaran dalam proses belajar mengajar, untuk mencapai kualitas pengajaran yang tinggi dalam setiap mata pelajaran, khususnya akuntansi harus diorganisasikan dengan model - model yang tepat dan efektif pula. Peningkatan kualitas pendidikan dapat dilihat dari meningkatnya hasil belajar atau prestasi belajar yang diperoleh siswa.Satu hal yang dapat meningkatkan hasil atau prestasi belajar tersebut adalah dengan meningkatkan motivasi belajar. Motivasi merupakan daya penggerak bagi seseorang untuk menjadi aktif pada saat-saat tertentu, terutama bila kebutuhan dirasakan atau mendesak.Salah satu model pembelajaran yang digunakan untuk meningkatkan motivasi belajar akuntansi adalah Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation. Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) lebih efektif dibandingkan dengan model ceramah dan konvensional yang selama ini digunakan oleh guru. Proses pembelajaran yang banyak dipraktikkan sekarang ini sebagian besar berbentuk ceramah (lecturing). Ciri pembelajaran efektif adalah mengembangkan pemikiran bahwa anak akan belajar lebih bermakna dengan cara bekerja sendiri, menemukan sendiri dan mengkonstruksikan sendiri pengetahuan dan ketrampilan barunya. Sedangkan mengikuti pelajaran dengan mendengarkan ceramah, siswa sebatas memahami sambil membuat catatan.
Baca lebih lanjut

169 Baca lebih lajut

ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA

ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA

Arief Hidayat Investigation (GI) lebih tinggi dibandingkan yang pembelajarannya menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Number Head Together (NHT). (2) Hasil belajar fisika pada siswa yang memiliki kemampuan awal tinggi yang diajar menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) lebih tinggi

50 Baca lebih lajut

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Aritmatika Sosial Siswa Kelas VII di MTsN Aryojeding Rejotangan Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif tipe Group Investigation terhadap Kreativitas dan Hasil Belajar Matematika Pada Materi Aritmatika Sosial Siswa Kelas VII di MTsN Aryojeding Rejotangan Tulungagung - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

111 kreativitas sebesar , karena nilai signifikansi lebih dari , sehingga terdapat penaruh model pembelajaran kooperatif tipe group investigation terhadap kreativitas.. Jadi terdapat [r]

2 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 BANDUNG TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 BANDUNG TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Guru sebagai pendidik hendaknya memberikan bantuan dan bimbingan dengan maksimal kepada siswanya. Apabila ada siswa yang mengalami kesulitan dalam pelajaran matematika, gurudengan segera dapat mengetahui dan memberikan bantuan yang sesuai yang tepat yang sesuai dengan kesulitan yang dihadapi siswanya. Sehingga tidak membiarkan siswanya menumpuk ketidakpahaman dalam pelajaran matematika. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan diadakannya pembelajaran kooperatif tipe group investigation bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar atau bagi siswa yang belum menguasai materi pelajaran sehingga dapat membantu dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi dalam memahami materi pelajaran matematika dan dalam mencapai ketuntasan belajar.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS VII SEMESTER II MTsN 1 MODEL PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 20142015 SKRIPSI Diajukan untuk Melengka

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS VII SEMESTER II MTsN 1 MODEL PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 20142015 SKRIPSI Diajukan untuk Melengka

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas berkat rahmat, taufik, hidayah-Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi yang berjudul Pengaruh Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Terhadap Hasil Belajar Siswa Dalam Pembelajaran Biologi Pada Materi Ekosistem Di Kelas VII Semester II MTsN 1 Model Palangka Raya Tahun Pelajaran 2014/2015.

18 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA: Studi Pada Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Akuntansi di SMA Negeri 13 Bandung.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA: Studi Pada Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Akuntansi di SMA Negeri 13 Bandung.

Pada penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation ini harus melihat karakteristik dari materi yang disampaikan, apakah memerlukan pengalaman belajar siswa secara langsung atau hanya pada ranah pemahaman konsep saja. Setelah Pada materi jurnal penyesuaian, setiap pokok bahasannya memiliki karekteristik materi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, kepada guru yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation diharapkan dapat memperhatikan karakteristik materi yang akan diberikan kepada siswa.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA

ANALISIS HASIL BELAJAR SISWA MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE NUMBERED HEADS TOGETHER (NHT) DENGAN MEMPERHATIKAN KEMAMPUAN AWAL SISWA

Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan hasil belajar fisika siswa melalui model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dan Number Heads Together (NHT) dengan memperhatikan kemampuan awal siswa pada mata pelajaran fisika kelas VIII di SMP Negeri 1 Padang Ratu Kabupaten Lampung Tengah.

53 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 05 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 05 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Pada dasarnya suatu penelitian tidak berjalan dari nol secara murni, akan tetapi umumnya telah ada acuan yang mendasari atau penelitian yang sejenis. Oleh karena itu dirasa perlu dikemukakan penelitian yang terdahulu dan relevansinya. Telah banyak dilakukan penelitian untuk mencari penyebab ketidakstabilan dalam pembelajaran. Hasil penelitian Hermawan (2012) dalam penelitiannya diperoleh kesimpulan bahwa pembelajaran IPA dengan model Cooperative Learning tipe Group Investigation dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar. Kemudian berdasarkan penelitian Tambun Nian (2011) dalam penelitiannya diperoleh kesimpulan bahwa penerapan model Cooperative Learning tipe Group Investigation dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI NO.101772 TANJUNG SELAMAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI NO.101772 TANJUNG SELAMAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

Syukur Alhamdulillah penulis ucapkan kepada Allah Swt. Atas segala rahmat yang dititipkan sehingga penulis dapat menyelesaikan skripsi ini dengan judul “ PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA

21 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | Sari | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5986 12776 1 SM

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | Sari | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5986 12776 1 SM

Salah satu tipe model pembelajaran kooperatif adalah tipe Group Investigation atau yang lebih dikenal sebagai grup investigasi, tipe ini merupakan tipe pembelajaran yang kompleks karena memadukan antara prinsip belajar kooperatif dengan pembelajaran yang berbasis konstruktivisme dan prinsip pembelajaran demokrasi. Model ini dapat melatih siswa untuk menumbuhkan kemampuan berfikir mandiri.

12 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015-2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015-2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Setelah diperoleh hasil yang menyatakan adanya perbedaan antara pembelajaran dengan model kooperatif tipe group investigation dan pembelajaran menggunakan metode konvensional terhadap hasil belajar, langkah selanjutnya adalah membandingkan nilai rata-rata kelas eksperimen dan kelas kontrol. Berdasarkan perhitungan yang telah dilakukan didapatkan nilai rata-rata kelas eksperimen sebesar 74,37 dan nilai rata-rata kelas kontrol sebesar 55,48. Berdasarkan nilai rata-rata tersebut dapat dilihat bahwa rata-rata kelas eksperimen = 74,37 > rata-rata kelas kontrol = 55,48.
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK PENGEMBANGAN KREATIVITAS MAHASISWA

MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK PENGEMBANGAN KREATIVITAS MAHASISWA

Desain model pembelajaran kooperatif tipe group investigation sebagai bentuk implementasi model dalam konteks kelas memiliki langkah-lang- kah(a) Informasi subtantif, (b) analogi langsung, yang disertai dengan kegiatan membandingkan dan menjelaskan berbagai perbedaan, (c) analogi per- sonal, (d) eksplorasi dan (e) memunculkan analogi baru. Evaluasi hasil belajar dikembangkan berda- sarkan atas tujuan pembelajaran yang hendak dica- pai, yaitu ingin mengetahui tingkat perkembangan kemampuan berpikir kreatif mahasiswa. Oleh kare- na itu, prosedur dan teknik evaluasinya perlu me- ngacu dan tak boleh lepas dari aspek-aspek ke- mampuan berpikir, yaitu kelancaran, keluwesan, orisinalitas, dan elaborasi.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA.

EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP KEMAMPUAN KERJA SAMA DAN HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA.

tiga tujuan penting; prestasi akademis, toleransi dan penerimaan terhadap keaneka ragaman, dan pengembangan keterampilan sosial”. “Tujuan kogn itif dari model kooperatif tipe GI adalah siswa memiliki pengetahuan konseptual akademis, dan keterampilan menyelidiki. Tujuan sosial dari model group investigation adalah kerja sama dalam kelompo k kompleks” (Arends, 2007:18). Berdasarkan tujuan dari model kooperatif tipe group investigation di atas, maka pada penelitian ini dipilih model kooperatif GI karena dianggap siswa dapat meningkatkan kemampuan kerja sama dan hasil belajar. “Model pembelajaran kooperatif tipe GI tetap menawarkan siswa untuk berkesempatan memiliki pembelajaran mereka sendiri serta menunjukkan pengetahuan dan pemahaman mereka” (Mitchell, dkk., 2008:394).
Baca lebih lanjut

30 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIS DI KELAS X SEMETER II SMKN 1 PERCUT SEI TUAN T. P. 2015/2016.

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP PENGETAHUAN KONSEPTUAL SISWA PADA MATERI POKOK FLUIDA STATIS DI KELAS X SEMETER II SMKN 1 PERCUT SEI TUAN T. P. 2015/2016.

Penelitian lainnya tentang model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation juga pernah diterapkan oleh Dedi Hamdani (2010: 54), hasil penelitian menunjukkan terjadi peningkatan aktivitas dan hasil belajar siswa. Nilai rata-rata aktivitas belajar siswa pada siklus I, II dan III adalah 36, 42,5 dan 47 (nilai maksimum adalah 48). Nilai akhir rata-rata hasil belajar siklus I, II dan III adalah 82,5; 87,7 dan 91,3. Pada penelitian yang dilakukan oleh beliau masih terdapat kekurangan yaitu meskipun peningkatan aktivitas seiring dengan peningkatan hasil belajar namun peningkatan aktivitas masih rendah dengan nilai maksimum 48 sementara nilai rata-rata hasil belajar siklus III mencapai 91,3. Oleh sebab itu, meskipun dalam penelitian beliau terjadi peningkatan aktivitas siswa tetapi peningkatan tersebut masih dalam kategori cukup (belum baik).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA.

EFEK MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN SIKAP ILMIAH TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA SMA.

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah ada perbedaan hasil belajar fisika siswa dengan penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation dan pengajaran langsung; perbedaan hasil belajar siswa yang memiliki sikap ilmiah tinggi dan rendah; interaksi antara model pembelajaran dengan tingkat sikap ilmiah siswa dalam mempengaruhi hasil belajar siswa. Penelitian ini menggunakan jenis quasi eksperimen dengan desain Two Group Pretest-Postest Design. Data diperoleh dengan menggunakan tes hasil belajar dan angket sikap ilmiah. Data yang diperoleh dianalisis dengan menggunakan Anava Dua Jalur. Hasil analisis data hasil belajar antara kelompok eksperimen dan control dihasilkan F hitung = 10,058 dengan sig. 0,002; tingkat sikap ilmiah
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

HASIL BELAJAR MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

HASIL BELAJAR MODEL PROBLEM BASED LEARNING DAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION

Model pembelajaran yang di- sajikan hendaknya mampu mem- bangkitkan motivasi diri bagi anak didik. Motivasi yang telah tercipta memudahkan siswa untuk berinter- aksi baik terhadap guru maupun siswa lain dalam suatu pembelajaran. Untuk itu, guru hendaknya selalu berusaha memperhatikan motivasi sebelum proses pembelajaran berlangsung. Ada beberapa alternatif pembelajaran kooperatif yang dapat digunakan dalam pembelajaran sekolah. Diantaranya adalah pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dengan pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR IPA

Salah satu model pembelajaran kooperatif yang sesuai untuk meningkatkan hasil belajar siswa adalah pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Group Investigation merupakan suatu model pembelajaran dimana dalam proses belajar mengajar siswa dibagi menjadi beberapa kelompok secara heterogen dan setiap kelompok dipimpin oleh satu ketua kelompok. Siswa dianjurkan untuk belajar dan memecahkan masalah dalam satu kelompok tersebut. Hal ini sangat berguna bagi siswa untuk bertanya pada guru dan melakukan diskusi secara maksimal ketika menemui hambatan-hambatan. Sehingga pada waktu presentasi di depan kelas mereka sudah mantap dengan konsep yang mereka peroleh dari penyelidikan kelompoknya.
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI POKOK HIMPUNAN DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL TAHUN PE

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI POKOK HIMPUNAN DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL TAHUN PE

Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui pengaruh model pembelajaran pada prestasi belajar matematika ditinjau dari Adversity Quotient (AQ). Model pembelajaran yang dibandingkan adalah model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation (GI) dengan pendekatan saintifik, model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share (TPS) dengan pendekatan saintifik, dan model pembelajaran klasikal dengan pendekatan saintifik.

19 Baca lebih lajut

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DAN TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SEKAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

PERBANDINGAN HASIL BELAJAR GEOGRAFI MENGGUNAKAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE SNOWBALL THROWING DAN TIPE GROUP INVESTIGATION PADA MATERI LINGKUNGAN HIDUP KELAS XI IPS SMA NEGERI 1 SEKAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2012/2013

Model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation, guru hanya sebagai fasilitator dan motivator serta pembelajaran berpusat kepada siswa karena siswa dibentuk suatu kelompok yang mana tiap kelompok terdiri dari enam sampai dengan tujuh siswa untuk membuat sebuah laporan hasil dari pengamatan para siswa terhadap objek tertentu yang mana sesuai dengan tema yang telah ditentukan sebelum melakukan pengamatan. Dalam merealisasikan pengamatan dari setiap subtopik tersebut, siswa dapat melakukan pengamatan dengan terjun langsung ke lapangan, mencari data di jaringan internet, buku yang berkaitan maupun dari sumber-sumber lainnya.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...