Tipe Group Investigation

Top PDF Tipe Group Investigation:

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 RAMBAH

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP KEMAMPUAN PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIKA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 4 RAMBAH

Salah satu model pembelajaran kooperatif yang menuntut siswa lebih aktif agar dapat menyelesaikan persoalan matematika dengan kemampuan yang dimilikinya yaitu tipe group investigation. Pembelajaran kooperatif tipe group investigation adalah suatu model dalam pembelajaran matematika di mana siswa dituntut untuk selalu berpikir tentang suatu persoalan dan mereka mencari sendiri penyelesaiannya sehingga mereka lebih terlatih untuk selalu menggunakan keterampilan pengetahuannya. Dalam model kooperatif tipe group investigation, siswa dituntut untuk lebih aktif dalam mengembangkan sikap dan pengetahuannya tentang matematika sesuai dengan kemampuan masing- masing siswa.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

“PERBEDAAN HASIL BELAJAR MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN TIPE STAD BERDASARKAN SIKAP SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN PADA KELAS XII PEMASARAN DI SMK NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2011 – 2012 ”.

“PERBEDAAN HASIL BELAJAR MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DAN TIPE STAD BERDASARKAN SIKAP SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN KEWIRAUSAHAAN PADA KELAS XII PEMASARAN DI SMK NEGERI 1 BANDAR LAMPUNG TAHUN PELAJARAN 2011 – 2012 ”.

Lebih lanjut dikemukakan bahwa pembelajaran melalui investigasi kelompok akan memuat empat esensial, yaitu; kemampuan melakukan investigasi, kemampuan mewujudkan interaksi, kemampuan menginterpretasi serta mampu menumbuh kembangkan motivasi intrinsik. Sehingga model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation ini dapat melatih siswa dalam memecahkan masalah yang dilakukan secara diskusi dengan kelompoknya. Sehingga dapat mendorong siswa untuk aktif dalam pembelajaran kewirausahaan. Serta model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation ini juga dapat dikatakan sebagai salah satu metode pengajaran yang mendukung terjadinya komunikasi dan interaksi selama proses belajar, sehingga kegiatan pembelajaran dapat berjalan dengan efektif. Selain itu model pembelajaran kooperatif dapat merangsang siswa untuk lebih termotivasi dan lebih antusias terhadap mata pelajaran kewirausahaan.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS-1 SMA NEGERI 2 NGAGLIK TAHUN AJARAN 2014/2015.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI BELAJAR AKUNTANSI SISWA KELAS XII IPS-1 SMA NEGERI 2 NGAGLIK TAHUN AJARAN 2014/2015.

Angket digunakan untuk mengukur Motivasi Belajar Akuntansi siswa kelas XII IPS-1 SMA Negeri 2 Ngaglik dengan Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI). Angket adalah kumpulan dari pertanyaan yang diajukan secara tertulis kepada seseorang (responden), dan cara menjawab juga dilakukan secara tertulis (Trianto, 2012: 57). Angket Motivasi Belajar Akuntansi didistribusikan kepada seluruh siswa pada setiap akhir siklus. Indikator yang digunakan sebagai kisi-kisi angket yaitu tekun menghadapi tugas, ulet menghadapi kesulitan,memiliki minat terhadap pelajaran, senang belajar mandiri, cepat bosan pada tugas- tugas rutin, dapat mempertahankan pendapatnya, tidak mudah melepaskan yang diyakini, serta senang mencari dan memecahkan masalah soal-soal.
Baca lebih lanjut

169 Baca lebih lajut

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA: Studi Pada Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Akuntansi di SMA Negeri 13 Bandung.

PENGARUH PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP MINAT BELAJAR SISWA: Studi Pada Siswa Kelas XI IPS Pada Mata Pelajaran Akuntansi di SMA Negeri 13 Bandung.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya tingkat minat belajar siswa pada pembelajaran Akuntansi, hal ini terlihat dari tingkat presentase siswa yang rendah pada saat menjawab pernyataan pada uji coba angket minat belajar. Hal ini disebabkan karena startegi pembelajaran yang dilakukan masih bersifat konvensional, sehingga pembelajaran kurang menarik minat para siswa. Berdasarkan permasalahan tersebut, maka tujuan penelitian yang hendak dicapai adalah untuk mengetahui perbedaan minat belajar siswa sebelum dan sesudah penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation. Metode yang digunakan adalah metode eksperimen quasi experimental design, adapun desain penelitian yang digunakan yaitu one-group pretest-posttest design. Subjek penelitian ini adalah siswa kelas XI IPS 4 SMA Negeri 13 Bandung yang berjumlah 40 orang. Instrumen pembelajaran yang digunakan adalah angket minat belajar. Teknik pengolahan data berupa pengolahan data kuantitatif yang meliputi uji normalitas data dengan menggunakan perangkat lunak SPSS 20.0 for windows dan pengujian hipotesis parametrik dengan uji t. Hasil perhitungan data menunjukkan bahwa presentase sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigationsebesar 75% berminat rendah dan 70% berminat tinggi. Adapun hasil pengujian hipotesis pada tingkat kepercayaan 95% melalui uji t membuktikan bahwa terdapat perbedaan minat belajar siswa pada mata pelajaran akuntansi sebelum dan sesudah penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation.
Baca lebih lanjut

44 Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Bentuk-bentuk Pasar Kelas X SMA Negeri 3 Demak.

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Bentuk-bentuk Pasar Kelas X SMA Negeri 3 Demak.

Eko Yulianto. 2011. Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) Dalam Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Pokok Bentuk-bentuk Pasar Kelas X SMA Negeri 3 Demak. Skripsi. Jurusan Pendidikan Ekonomi. Fakultas Ekonomi. Universitas Negeri Semarang. Pembimbing I: Dra. Y. Titik Haryati, M.Si. Pembimbing II: Drs. Bambang Prishardoyo, M.Si.

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 05 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2013/2014

PENERAPAN MODEL COOPERATIVE LEARNING TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN MOTIVASI DAN HASIL BELAJAR MELALUI TEMA CITA-CITAKU SISWA KELAS IVB SD NEGERI 05 METRO TIMUR TAHUN PELAJARAN 2013/2014

Dalam pembelajaran tipe GI, interaksi sosial menjadi salah satu faktor penting bagi perkembangan skema mental yang baru. Kooperatif memainkan peranannya dalam memberi kebebasan kepada pembelajar untuk berpikir secara analitis, kritis, kreatif, reflektif dan produktif. Pola pengajaran ini akan menciptakan pembelajaran yang diinginkan, karena siswa sebagai obyek pembelajar ikut terlibat dalam penentuan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Hermawan (2012: 72) yaitu dengan judul ”Penggunaan Model Cooperative Learning tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas VC SD Negeri 06 Metro Barat Tahun Pelajaran 2011/2012” terbukti bahwa melalui penerapan model Cooperative Learning tipe GI dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 BANDUNG TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR DALAM PEMBELAJARAN MATEMATIKA SISWA KELAS X AKUNTANSI SMK NEGERI 1 BANDUNG TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015 2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Guru sebagai pendidik hendaknya memberikan bantuan dan bimbingan dengan maksimal kepada siswanya. Apabila ada siswa yang mengalami kesulitan dalam pelajaran matematika, gurudengan segera dapat mengetahui dan memberikan bantuan yang sesuai yang tepat yang sesuai dengan kesulitan yang dihadapi siswanya. Sehingga tidak membiarkan siswanya menumpuk ketidakpahaman dalam pelajaran matematika. Salah satu upaya yang dilakukan adalah dengan diadakannya pembelajaran kooperatif tipe group investigation bagi siswa yang mengalami kesulitan belajar atau bagi siswa yang belum menguasai materi pelajaran sehingga dapat membantu dalam mengatasi kesulitan yang dihadapi dalam memahami materi pelajaran matematika dan dalam mencapai ketuntasan belajar.
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AL QUR’AN HADITS PESERTA DIDIK KELAS V MIN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATA PELAJARAN AL QUR’AN HADITS PESERTA DIDIK KELAS V MIN TUNGGANGRI KALIDAWIR TULUNGAGUNG - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

3. Skripsi oleh Tahta Qurotu A’yunina dengan judul “ Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation Untuk Meningkatkan Hasil Belajar PKN Siswa Kelas IV-A MIN Kolomayan Wonodadi Blitar” . Terbukti pada penelitian ini prestasi belajar siswa mengalami peningkatan mulai pre test , post test siklus I, sampai post test siklus II, yang menyebukan adanya peningkatan hasil belajar siswa semula nilai rata-rata Pre test 68,09 pada post test siklus I menjadi 72,38. Presentase ketuntasan belajar pada siklus I adalah 47,61, yang berarti bahwa ketuntasan belajar belum memenuhi criteria ketuntasan minimum yaitu 75%. Pada siklus II mengalami peningkatan yaitu 83,33%. Presentase
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI POKOK HIMPUNAN DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL TAHUN PE

EKSPERIMENTASI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DAN TIPE THINK PAIR SHARE (TPS) DENGAN PENDEKATAN SAINTIFIK PADA MATERI POKOK HIMPUNAN DITINJAU DARI ADVERSITY QUOTIENT (AQ) SISWA KELAS VII SMP NEGERI DI KABUPATEN BANTUL TAHUN PE

Nur Ikawati. 2015. Eksperimentasi Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Group Investigation (GI) dan Tipe Think Pair Share (TPS) dengan Pendekatan Saintifik pada Materi Pokok Himpunan ditinjau dari Adversity Quotient (AQ) Siswa Kelas VII SMP Negeri di Kabupaten Bantul Tahun Pelajaran 2014/2015. TESIS. Pembimbing I: Dr. Mardiyana, M.Si..Pembimbing II: Dr. Dewi Retno Sari Saputro, S.Si., M.Kom., Program Studi Magister Pendidikan Matematika FKIP, Universitas Sebelas Maret.

19 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | Sari | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5986 12776 1 SM

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SOSIOLOGI KELAS XI IIS 5 SMA NEGERI 1 KARANGANYAR TAHUN PELAJARAN 2014 2015 | Sari | SOSIALITAS; Jurnal Ilmiah Pend. Sos Ant 5986 12776 1 SM

Berdasarkan refleksi yang telah dilakukan guru bersama peneliti, dalam rangka memperbaiki proses pembelajaran dan juga mencarikan solusi untuk permasalahan yang ada maka perlu diadakannya PTK. Model pembelajaran yang dianggap tepat untuk memperbaiki pembelajaran Sosiologi di kelas XI IIS 5 adalah model pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation. Diharapkan para siswa dapat terlibat aktif dalam berkelompok dengan bersama-sama menentukan topik permasalahan yang akan diangkat, melakukan penyelidikan, mengidentifikasi permasalahan, sampai kemudian membuat laporan, hingga pada
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015-2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

EFEKTIFITAS PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION TERHADAP HASIL BELAJAR MATEMATIKA MATERI KUBUS DAN BALOK SISWA KELAS VIII SMP NEGERI 3 KEDUNGWARU TULUNGAGUNG TAHUN AJARAN 2015-2016 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dalam penelitian ini peneliti menemukan bahwa siswa kelas eksperimen yang menggunakan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation lebih aktif dalam pembelajaran daripada siswa kelas kontrol. Hal tersebut terjadi karena adanya interaksi antar siswa yang memudahkan siswa untuk berkomunikasi satu sama lain dan mengutarakan pendapatnya sehingga siswa sangat antusias dalam belajar, ini sesuai dengan pembelajaran kooperatif yang berusaha memanfaatkan teman sejawat (siswa lain) sebagai sumber belajar, di samping guru dan sumber belajar lainnya. 96 Keaktifan peserta didik dapat dilihat dalam keberanian siswa dalam menyumbangkan ide dalam pemecahan masalah kelompoknya juga kerja sama kelompok yang berupanya memecahkan permasalahan secara bersama- sama. Dengan pembagian kelompok yang heterogen membuat siswa antar kelompok lebih mudah dalam berkomunikasi, sehingga siswa yang tidak mengerti
Baca lebih lanjut

4 Baca lebih lajut

Pengaruh pembelajaran Pemecahan Masalah Model Polya Dengan Setting Pembelajaran Tipe Group Investigation (GI) Terhadap Minat, Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTs.Assyafi’iyah Gondang Tulungagung 2009 2010 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Pengaruh pembelajaran Pemecahan Masalah Model Polya Dengan Setting Pembelajaran Tipe Group Investigation (GI) Terhadap Minat, Dan Hasil Belajar Siswa Kelas VIII MTs.Assyafi’iyah Gondang Tulungagung 2009 2010 - Institutional Repository of IAIN Tulungagung

Dengan pembelajaran pemecahan masalah model Polya dengan setting pembelajaran tipe Group Investigation, diharapkan dapat meningkatkan minat dan hasil belajar siswa sehingga mampu mengubah paradigma siswa tentang sulitnya matematika, selain itu dapat melatih siswa untuk belajar memecahkan masalah dengan berdiskusi dan saling bertukar pikiran. 4. Peneliti yang akan datang

Baca lebih lajut

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS VII SEMESTER II MTsN 1 MODEL PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 20142015 SKRIPSI Diajukan untuk Melengka

PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) TERHADAP HASIL BELAJAR SISWA DALAM PEMBELAJARAN BIOLOGI PADA MATERI EKOSISTEM DI KELAS VII SEMESTER II MTsN 1 MODEL PALANGKA RAYA TAHUN PELAJARAN 20142015 SKRIPSI Diajukan untuk Melengka

The research showed the final learning outcomes (posttest) class VII-1 was higher (77.21) of the class VII-2 (69.15). While the hypothesis test results obtained in the calculation (t = 4.699) and the value of were listed in the table value "t" (tt.ts.5% = 2) or (4.699> 2). It could be concluded that learning by using cooperative learning model type group investigation could affect the biology of learning outcomes of students in MTsN 1 Model Palangkaraya particular ecosystems material.

18 Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI NO.101772 TANJUNG SELAMAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATA PELAJARAN IPA KELAS V SD NEGERI NO.101772 TANJUNG SELAMAT TAHUN AJARAN 2016/2017.

Penelitian ini termasuk penelitian tindakan kelas (classroom action research). Penelitian ini dilaksanakan di SD Negeri No.101772 Desa Tanjung Selamat Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang Tahun Ajaran 2016/2017 yang beralamat di jalan Pasar Melintang Desa Tanjung Selamat Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Sebelum tindakan dilaksanakan terlebih dahulu di lakukan pre test (tes awal) kepada 34 siswa kelas V untuk mengetahui pengetahuan awal siswa dan acuan untuk membentuk kelompok yang heterogen berdasarkan hasil yang diperoleh siswa dari hasil pre test. Penelitian dilaksanakan pada Januari sampai bulan Maret 2017 Subjek dalam penelitian dalam Penelitian Tindakan Kelas (PTK) ini adalah siswa kelas V SD Negeri No.101772 Tanjung Selamat Tahun Ajaran 2016/2017 dan Objek penelitian ini adalah tindakan untuk meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran IPA materi pokok cahaya dan sifat-sifatnya melalui model pembelajaran group investigation. Penelitian dilakukan sebanyak dua siklus dengan masing- masing siklus terdiri dari dua pertemuan. Pada siklus I dilakukan perencanaan, pelaksanaan, pengamatan, dan refleksi. Hasil refleksi siklus I akan dijadikan acuan untuk pelaksanaan siklus II. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah tes (Pre Test, Post Test Siklus I dan Post Test Siklus II) dan lembar observasi (lembar observasi aktivitas guru dan lembar observasi aktivitas belajar siswa).
Baca lebih lanjut

21 Baca lebih lajut

PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS TENTANG KEGIATAN EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN MEDIA VIDEO DI KELAS IV SD | Palupi | KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN 10096 21561 1 PB

PENINGKATAN PEMBELAJARAN IPS TENTANG KEGIATAN EKONOMI MELALUI MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DENGAN MEDIA VIDEO DI KELAS IV SD | Palupi | KALAM CENDEKIA PGSD KEBUMEN 10096 21561 1 PB

Abstract: Improving the Learning of IPS about Economic Activity through Cooperative Model of Learning Type Group Investigation Using Video as Media for Fourth Grade Students. The objective of this research is to improve the learning of IPS about economic activity through a cooperative model of learning type group investigation using video as media for fourth-grade students. This research is a collaborative Classroom Action Research (CAR) conducted within three cycles Subjects of the research were 45 students from fourth grade of SDN 4 Kutosari. The validity of data in this research was analyzed using triangulation of sources and triangulation of technique. The result of the research shows that the use of a cooperative model of learning type group investigation through video as media can improve the learning of IPS about economic activity.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA (Studi Pada Siswa Kelas X SMA Swadhipa Natar Semester Genap Tahun Pelajaran 2011/2012)

EFEKTIVITAS MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION DITINJAU DARI PEMAHAMAN KONSEP MATEMATIS SISWA (Studi Pada Siswa Kelas X SMA Swadhipa Natar Semester Genap Tahun Pelajaran 2011/2012)

28 Pembelajaran kooperatif tipe Group Investigation merupakan salah satu tipe pembelajaran kooperatif yang menekankan pada struktur khusus yang dirancang untuk mempengaruhi pola interaksi siswa dan memiliki tujuan untuk meningkatkan penguasaan akademik. Tipe ini melibatkan para siswa dalam menelaah bahan yang tercakup dalam suatu pelajaran dan mengecek pemahaman mereka terhadap isi pelajaran tersebut. Tujuan lain yang hendak dicapai dalam pembelajaran kooperatif dengan tipe Group Investigation yaitu meningkatkan kinerja siswa dalam tugas-tugas akademik. Sehingga dengan penerapan model pembelajaran Group Investigation siswa akan mampu menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan oleh guru baik secara tugas kelompok maupun tugas individu untuk memungkinkan kerjasama dalam proses pembelajaran.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BENTUK BENTUK PASAR KELAS X SMA NEGERI 3 DEMAK

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GROUP INVESTIGATION (GI) DALAM MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA PADA MATERI POKOK BENTUK BENTUK PASAR KELAS X SMA NEGERI 3 DEMAK

Berdasarkan pada tabel 4.3 dan gambar 4.2 dapat dilihat bahwa secara keseluruhan aktivitas siswa per aspek dalam kategori cukup aktif. Namun masih ada aktivitas siswa yang masih kurang aktif yaitu pada aspek 3 respon positif terhadap siswa yang melakukan presentasi, bertanya, memberi tanggapan, dan menyanggah dan aspek 4 siswa dapat mengikuti dan menerima penggunaan model pembelajaran kooperatif tipe GI ini dengan terbuka dalam mengemukakan pendapat. Dalam hal ini siswa masih belum terbiasa dengan model pembelajaran kooperatif tipe GI ini dan siswa masih merasa malu atau tidak berani untuk bertanya dan berpendapat dan menjawab pertanyaan baik pada saat presentasi kelompok ataupun pada saat diskusi tugas kelompok. Peran guru disini yakni dengan memberikan rangsangan bagi siswa, memberi sebuah reward atau penghargaan agar siswa berpartisipasi aktif. Hasil perhitungan aktivitas siswa per aspek pada siklus I dapat dilihat pada lampiran 21 halaman 123.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

To Increase Motivation And Study Result Students Thematic Learning In Fourth B Grade SD N 8 Metro Timur Of Academy Year 2013/2014

To Increase Motivation And Study Result Students Thematic Learning In Fourth B Grade SD N 8 Metro Timur Of Academy Year 2013/2014

Dalam pembelajaran tipe GI, interaksi sosial menjadi salah satu faktor penting bagi perkembangan skema mental yang baru. Kooperatif memainkan peranannya dalam memberi kebebasan kepada pembelajar untuk berpikir secara analitis, kritis, kreatif, reflektif dan produktif. Pola pengajaran ini akan menciptakan pembelajaran yang diinginkan, karena siswa sebagai obyek pembelajar ikut terlibat dalam penentuan pembelajaran. Berdasarkan hasil penelitian sebelumnya yang dilakukan oleh Hermawan (2012: 72) yaitu dengan judul ”Penggunaan Model Cooperative Learning tipe Group Investigation untuk Meningkatkan Aktivitas dan Hasil Belajar Siswa pada Mata Pelajaran IPA Kelas VC SD Negeri 06 Metro Barat Tahun Pelajaran 2011/2012” terbukti bahwa melalui penerapan model Cooperative Learning tipe GI dapat meningkatkan motivasi dan hasil belajar siswa.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif (4)

Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif (4)

investigation filetype pdf bpo filetype, Grand Rapids fifty shades of grey trilogy epub Rochester. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf State of Vermont. satellite communication tutorial java for dummies 6th edition xhtml viewer. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf Pasadena, Garden Grove, Billings, Westminster penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf en espanol Sioux Falls, er diagram tutorial penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf picture in, Knoxville, Scottsdale Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf Denton. linux commands with examples and syntax Waterbury penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf and network, man u city. Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf Reno pmbok knowledge areas State of Kansas, Nebraska filetype pdf tutorial android Newark. cara convert file jpg ke pdf Joliet Penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf Gresham penerapan model pembelajaran kooperatif tipe group investigation filetype pdf convert large,
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

T1 192009043 Full text

T1 192009043 Full text

1. Sebanyak 100% siswa menjawab bahwa model pembelajaran kooperatif tipe group investigation merupakan hal yang baru, dengan alasan belum pernah ada kegiatan percobaan langsung di kelas yang kemudian dipresentasikan juga, biasanya materi disampaikan dengan powerpoint atau animasi, biasanya praktikum dilakukan langsung di laboratorium fisika, biasanya laporan tidak dipresentasikan karena percobannya sama, ada presentasi laporan sehingga bisa belajar dari kelompok lain . Hal ini menunjukkan bahwa metode ini memang baru mereka alami.
Baca lebih lanjut

Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...