Top PDF ANASTESI UNTUK PASIEN – PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL | Karya Tulis Ilmiah

ANASTESI UNTUK PASIEN – PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL | Karya Tulis Ilmiah

ANASTESI UNTUK PASIEN – PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL | Karya Tulis Ilmiah

Cardiac Output dapat meningkat pada gagal ginjal untuk menjaga oksigen delivery pada penurunan kapasitas pembawa oksigen. Retensi natrium dan abnormalitas pada sistem renin angiotensin berakibat pada hipertensi sistemik arteri. Left ventrikuler hipertropi umum dijumpai pada gagal ginjal kronis. Cairan ekstraseluler yang berlebihan oleh karena retensi natrium bersamaan dengan peningkatan kebutuhan yang terganggu oleh karena anemia dan hipertensi mengakibatkan pasien gagal jantung dan edema pulmonum. Peningkatan permeabilitas dari membran kapiler alveoli dapat menjadi faktor predisposisi. Blok konduksi sering ditemukan mungkin diakibatkan oleh deposit kalsium dari sistem konduksi. Aritmia sering ditemukan dan mungkin berhubungan pada kelainan metabolik. Perikarditis uremia dapat ditemukan pada beberapa pasien, pasien bisa asimptomatis , yang ditandai dengan adanya nyeri dada atau terbentuknya tamponade jantung. Pasien dengan gagal ginjal kronis juga dikarakteristikan dengan peningkatan pembuluh darah perifer dan penyakit arteri koroner.
Baca lebih lanjut

23 Baca lebih lajut

ANASTESI UNTUK PASIEN – PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL | Karya Tulis Ilmiah

ANASTESI UNTUK PASIEN – PASIEN DENGAN PENYAKIT GINJAL | Karya Tulis Ilmiah

(termasuk creatin dan creatinin), asam urat, asam amino alifatik, berbagai jenis peptida dan metabolisme dari asam amino aromatik. Metabolisme ginjal yang terganggu pada sirkulasi protein dan peptida juga memegang peranan dalam meluasnya disfungsi organ. Azotemia dapat dibagi menjadi beberapa tipe berdasarkan penyebabnya yaitu prerenal, renal, dan postrenal. Prerenal azotemia disebabkan penurunan fungsi ginjal yang akut dalam perfusi ginjal. Renal Azotemia biasanya mengarah pada penyakit ginjal intrinsik, renal iskemia atau nefrotoxin. Postrenal Azotemia diakibatkan oleh karena adanya obstruksi atau gangguan pada saluran kemih. Azotemia renal dan postrenal bersifat reversible pada tahap inisial namun jika dibiarkan terus menerus akan menyebabkan azotemia renal. Kebanyakan pasien dewasa dengan gagal ginjal akan terjadi oliguria. Pasien yang nonoliguri (yaitu pasien dengan urin output >400mL/hari) terus menerus membentuk urin yang secara kualitatif miskin, pada pasien ini cenderung memiliki pemeliharaan yang cukup baik dari GFR. Walaupun filtrasi glomerulus dan fungsi tubulus terganggu, kelainannya untuk cenderung buruk lebih sedikit pada gagal ginjal nonoliguri.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

KONSEP PENYAKIT DAN ASKEP PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: MORBUS BASEDOW | Karya Tulis Ilmiah

KONSEP PENYAKIT DAN ASKEP PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: MORBUS BASEDOW | Karya Tulis Ilmiah

Meningkatkan proses penyembuhan dan membantu klien mempertahankan berat badan yang sesuai. Penggunaan garam beryodium sering kali cukup untuk memenuhi kebutuhan tubuh akan yodium. Merupakan kontraindikasi setelah tiroidektomi parsial karena makanan ini menghambat aktivitas tiroid.

28 Baca lebih lajut

ASUHAGINJAL Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Dengan Gagal Ginjal Kronik Yang Mengalami Hipoglikemia Di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

ASUHAGINJAL Asuhan Keperawatan Pada Tn. S Dengan Gagal Ginjal Kronik Yang Mengalami Hipoglikemia Di Ruang Hemodialisa RSUD Dr. Moewardi Surakarta.

Gagal Ginjal Kronik adalah suatu penurunan fungsi ginjal yang cukup berat dan terjadi secara perlahan dalam waktu yang lama (menahun) yang di sebabkan oleh berbagai penyakit ginjal, bersifat progesif dan umumnya tidak dapat pulih. Salah satu penatalaksanaan pada penderita gagal ginjal kronik adalah hemodialisa. Hal ini karena hemodialisa merupakan terapi pengganti ginjal yang bertujuan untuk mengeluarkan sisa-sisa metabolisme protein atau mengoreksi gangguan keseimbangan air dan elektrolit. Komplikasi atau dampak dilakukan hemodialisa pada pasien gagal ginjal kronik adalah hipoglikemia. Tujuan umum dari karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui asuhan keperawatan pada pasien dengan gagal ginjal kronik yang mengalami hipoglikemia di ruang hemodialisa. Metode yang digunakan adalah metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Kesimpulan dari karya ilmiah ini adalah pada pasien Tn. S mengalami masalah Hipoglikemia saat menjalani hemodialisa sehingga perlu tindakan yang diperlukan agar kadar gula darah tubuh tetap stabil, meskipun dilakukan hemodialisa yaitu dengan memberikan minuman yang mengandung glukosa, seperti teh manis atau makan makanan yang mengandung karbohidrat dan dektrosa 40% apabila kadar gula darah belum naik.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

Gambaran Klinis Pasien Trauma Ginjal di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2013-2014

Gambaran Klinis Pasien Trauma Ginjal di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2013-2014

Karya tulis ilmiah yang dilaksanakan ini berjudul “Gambaran Klinis Pasien Trauma Ginjal di RSUP H. Adam Malik Medan Tahun 2013-2014” yang merupakan salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran program studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

13 Baca lebih lajut

ANASTESI LOKAL DAN UMUM KELOMPOK 2 | Karya Tulis Ilmiah

ANASTESI LOKAL DAN UMUM KELOMPOK 2 | Karya Tulis Ilmiah

Anestesi umum pada kedokteran gigi pada umumnya jarang digunakan, karena penggunaan midazolam dengan intravena suda cukup baik dan aman untuk semua orang serta karena anestesi umum dapar menimbulkan sejumlah resiko. Penggunaan anestesi umum dianjurkan sebagai pilihan terakhir dalam perawatan gigi, dimana sudah tidak ada pilihan lain yang sesuai untuk pasien.

5 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN VITAL EXHAUSTION PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER | Karya Tulis Ilmiah

FAKTOR – FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN VITAL EXHAUSTION PADA PASIEN PENYAKIT JANTUNG KORONER | Karya Tulis Ilmiah

Vital Exhaustion (VE) dikarakteristikkan oleh perasaan kelelahan, peningkatan irritabilitas, dan perasaan demoralisasi. VE merupakan prediktor terjadinya Penyakit Jantung Koroner (PJK). Secara ekplisit disebutkan dalam penelitian sebelumnya bahwa kualitas tidur, beban kerja, konflik keluarga, status ekonomi, usia, jenis kelamin, pendidikan, dan status perkawinan merupakan faktor yang mempengaruhi terjadinya VE. Desain penelitian ini adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional yang bertujuan untuk mengetahui faktor ? faktor yang berhubungan dengan VE pada pasien PJK di RSU Cibabat Cimahi dan RS. Rajawali Bandung. Populasi penelitian ini adalah seluruh pasien PJK. Jumlah sampel pada penelitian ini sebanyak 40 orang ditentukan dengan cara non probability sampling yaitu concecutive. Kualitas tidur dikaji oleh Pittsburg Sleep Quality Index (PSQI), beban kerja dikaji NASA Task Load Index, vital exhaustion dikaji oleh Maastricht Questioneri, dan usia, jenis kelamin, pendidikan, status ekonomi, konflik keluarga dan status perkawinan dikaji dengan kuesioner standar data demografi. Hasil penelitian
Baca lebih lanjut

3 Baca lebih lajut

KONSEP PENYAKIT DAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: MORBUS BASEDOW | Karya Tulis Ilmiah

KONSEP PENYAKIT DAN ASUHAN KEPERAWATAN PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: MORBUS BASEDOW | Karya Tulis Ilmiah

2.2 Riwayat penyakit sekarang : Klien mulai memeriksakan diri ke RSUD Dr. Soetomo pada akhir tahun 2001 dengan keluhan: mata membelalak, badan gemetar, nafsu makan meningkat, berat badan menurun, rambut rontok. Klien disarankan untuk rawat inap dengan rencana operasi pengangkatan kelenjar tiroid. Untuk persiapan operasi tersebut, klien diberikan terapi logolisasi 3x15 tetes selama 10 hari menjelang operasi, pemeriksaan BMR rutin setiap hari, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan rontgen. Tanggal 7 Januari klien dilakukan operasi sub total tiroidektomi, usai operasi klien diobservasi sementara di ruang ICU untuk mengobservasi adanya krisis tiroid. Kemudian pada tanggal 8 januari, klien dipindahkan kembali ke Ruang Bedah A, dalam keadaan sadar baik, terpasang infus Totofusin 20 tts/mnt, drain 2 buah pada luka operasi, MSS, therapi: Clindamycin 3x300 mg, Gentamycin 2x80 mg, Antrain 3x1 ampul, Frisium tab 10 mg 0 – 0 – 1, dilakukan pemeriksaan darah lengkap
Baca lebih lanjut

27 Baca lebih lajut

KONSEP PENYAKIT DAN ASKEP PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: MORBUS BASEDOW | Karya Tulis Ilmiah

KONSEP PENYAKIT DAN ASKEP PASIEN DENGAN GANGGUAN SISTEM ENDOKRIN: MORBUS BASEDOW | Karya Tulis Ilmiah

2.2 Riwayat penyakit sekarang : Klien mulai memeriksakan diri ke RSUD Dr. Soetomo pada akhir tahun 2001 dengan keluhan: mata membelalak, badan gemetar, nafsu makan meningkat, berat badan menurun, rambut rontok. Klien disarankan untuk rawat inap dengan rencana operasi pengangkatan kelenjar tiroid. Untuk persiapan operasi tersebut, klien diberikan terapi logolisasi 3x15 tetes selama 10 hari menjelang operasi, pemeriksaan BMR rutin setiap hari, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan rontgen. Tanggal 7 Januari klien dilakukan operasi sub total tiroidektomi, usai operasi klien diobservasi sementara di ruang ICU untuk mengobservasi adanya krisis tiroid. Kemudian pada tanggal 8 januari, klien dipindahkan kembali ke Ruang Bedah A, dalam keadaan sadar baik, terpasang infus Totofusin 20 tts/mnt, drain 2 buah pada luka operasi, MSS, therapi: Clindamycin 3x300 mg, Gentamycin 2x80 mg, Antrain 3x1 ampul, Frisium tab 10 mg 0 ? 0 ? 1, dilakukan pemeriksaan darah lengkap
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

Proporsi Gangguan Pendengaran pada Pasien Hipertensi di Poli Ginjal Hipertensi RSUP Haji Adam Malik Medan

Proporsi Gangguan Pendengaran pada Pasien Hipertensi di Poli Ginjal Hipertensi RSUP Haji Adam Malik Medan

Alhamdulillahirabbila’lamin, puji dan syukur kepada Allah SWT atas rahmat dan berkah- Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah (KTI) yang berjudul “Proporsi Ganggaun Pendengaran pada Pasien Hiperten si di Poli Ginjal Hipertensi RSUP Haji Adam Malik Medan”. Karya tulis ilmiah ini merupakan salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan untuk memperoleh gelar Sarjana Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

16 Baca lebih lajut

Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pasien Yang Menderita Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung RSUP H. Adam Malik Medan Mengenai Penyakit Jantung Koroner

Pengetahuan, Sikap Dan Perilaku Pasien Yang Menderita Penyakit Jantung Koroner Di Poliklinik Jantung RSUP H. Adam Malik Medan Mengenai Penyakit Jantung Koroner

Penulis mangakui bahwa apa yang ditulis dalam Karya Tulis Ilmiah ini adalah jauh dari kesempurnaan. Untuk itu penulis mengharapkan saran, petunjuk dan kritik yang membangun dari pembaca. Semoga karya tulis ilmiah ini dapat bermanfaat bagi mahasiswa, masyarakat dan pemerintah.

13 Baca lebih lajut

Gambaran Pengetahuan Pasien Penyakit Jantung Koroner Terhadap Penyakit Yang Dideritanya Di Poliklinik Kardiologi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Gambaran Pengetahuan Pasien Penyakit Jantung Koroner Terhadap Penyakit Yang Dideritanya Di Poliklinik Kardiologi Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan

Puji syukur penulis ucapkan kepada Allah SWT atas rahmat dan karunia- Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan Karya Tulis Ilmiah yang berjudul Gambaran pengetahuan pasien Penyakit Jantung Koroner terhadap penyakit yang dideritanya di poliklinik kardiologi RSUP H. Adam Malik Medan dengan baik. Karya Tulis Ilmiah ini merupakan syarat untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran Universitas Sumatera Utara.

9 Baca lebih lajut

Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pasien yang Menderita Penyakit Jantung Koroner di RSUD Pirngadi, Medan Mengenai Penyakit Jantung Koroner

Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Perilaku Pasien yang Menderita Penyakit Jantung Koroner di RSUD Pirngadi, Medan Mengenai Penyakit Jantung Koroner

Sebagai mahasiswa, penulis masih berada di tahap pembelajaran yang ingin tetap belajar memperbaiki kesalahan. Untuk itu, penulis mengharapkan masukan berupa kritik dan saran yang membangun demi kesempurnaan karya tulis ilmiah ini. Semoga karya tulis ilmiah ini dapat berguna bagi kita semua.

13 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA STATUS DIABETES MELITUS DENGAN STATUS PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP) PADA PASIEN HIPERTENSI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

HUBUNGAN ANTARA STATUS DIABETES MELITUS DENGAN STATUS PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP) PADA PASIEN HIPERTENSI - Diponegoro University | Institutional Repository (UNDIP-IR)

Alhamdulillah, segala puji kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan penulisan karya tulis ilmiah yang berjudul “HUBUNGAN ANTARA STATUS DIABETES MELITUS DENGAN STATUS PENYAKIT ARTERI PERIFER (PAP) PADA PASIEN HIPERTENSI”. Karya Tulis Ilmiah ini disusun untuk memenuhi sebagian syarat memperoleh derajat sarjana kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro. Hasil penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan wawasan keilmuan di bidang kedokteran.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

HALAMAN PERSETUJUAN Karya Tulis Ilmiah dengan Judul: Faktor Risiko yang Dapat Diubah dan Tidak Dapat Diubah pada Pasien Penderita Penyakit Jantung Koroner di RSUP HAM Yang dipersiapkan oleh: NANDA LADITA

HALAMAN PERSETUJUAN Karya Tulis Ilmiah dengan Judul: Faktor Risiko yang Dapat Diubah dan Tidak Dapat Diubah pada Pasien Penderita Penyakit Jantung Koroner di RSUP HAM Yang dipersiapkan oleh: NANDA LADITA

Puji dan syukur penulis ucapkan ke hadirat Tuhan yang Maha Esa atas rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan karya tulis ilmiah ini, sebagai salah satu syarat untuk memperoleh kelulusan sarjana kedokteran Program Studi Pendidikan Dokter Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara.

16 Baca lebih lajut

Hubungan Riwayat Diabetes Mellitus Dengan Penyakit Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan 2015

Hubungan Riwayat Diabetes Mellitus Dengan Penyakit Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik Medan 2015

Penulisan karya tulis ilmiah ini diajukan untuk memenuhi salah satu syarat memperoleh gelar Sarjana pada Program Pendidikan Kedokteran di Fakultas Kedokteran Universitas Sumatra Utara. Judul yang diajukan penulis adalah “Hubungan Riwayat Diabetes Mellitus Dengan Penyakit Ginjal Kronik di Rumah Sakit Umum Pusat Haji Adam Malik”.

12 Baca lebih lajut

KARYA TULIS ILMIAH VARIABILITAS PARAMETER HEMODINAMIK INTRADIALISIS PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISIS BERKELANJUTAN

KARYA TULIS ILMIAH VARIABILITAS PARAMETER HEMODINAMIK INTRADIALISIS PASIEN PENYAKIT GINJAL KRONIK DENGAN HEMODIALISIS BERKELANJUTAN

Penyakit Ginjal Kronis (PGK) didefinisikan sebagai kelainan struktur atau fungsi ginjal yang terjadi selama 3 bulan atau lebih disertai adanya implikasi pada kesehatan (KDIGO, 2013). Salah satu masalah utama yang menjadi perhatian kesehatan global dengan prevalensinya yang mencapai 11-13% pada populasi umum (Hill et al., 2016). PGK juga diketahui sebagai penyakit dengan jumlah dan tingkat kejadian yang tinggi. Hasil studi di Amerika menunjukan bahwa PGK terjadi pada 6-10% populasi dewasa dan menyebabkan tingkat kematian sebesar 20-50% (Jha et al., 2013). Prevalensi PGK di Indonesia sendiri mengalami peningkatan dari 10,2% pada tahun 2002 menjadi 23.4% pada tahun 2006 (Prodjosudjadi & Suhardjono, 2009).
Baca lebih lanjut

72 Baca lebih lajut

TERAPI AKUPRESUR UNTUK MENGATASI DEPRESI PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN HEMODIALISIS DI INSTALASI HEMODIASISA RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO

TERAPI AKUPRESUR UNTUK MENGATASI DEPRESI PADA PASIEN PENYAKIT GAGAL GINJAL KRONIS DENGAN HEMODIALISIS DI INSTALASI HEMODIASISA RUMAH SAKIT ISLAM PURWOKERTO

Depresi pada pasien gagal ginjal yang menjalani hemodialisis merupakan perasaan tertekan dan tidak nyaman, saat menjalani hemodialisis pasien sering kali mengalami perasaan seperti sedih, kesepian, menyalahkan diri sendiri, bahkan keinginanan untuk bunuh diri. Penulis karya ilmiah ini bertujuan untuk mengetahui dan menggambarkan masalah tingkat depresi pada pasien Gagal Ginjal Kronik dalam menjalani Hemodialisis dan mengetahui pengaruh terapi akupresur untuk mengurangi Depresi. Berdasarkan hasil konseling dengan menggunakan alat ukur skala Beck Depression Inventory (BDI) pada seluruh pasien, dandari 12 pasien yang menjalani terapi pada hari Kamis, tanggal 09, Agustus 2018 terhadap 2 pasien penyakit Gagal Ginjal Kronis yang menjalani Hemodialisisi di Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Islam Purwokerto yang mengalami depresi dengan katagori depresi berat yang memiliki skor 18 dan 20. Setelah melakukan pengkajian dan menentukan diagnosa penulis melakukan itervensi dengan menggunakan penerapan Terapi Akupresur untuk mengatasi depresi pada pasien Gagal Ginjal Kronis yang menjalani Hemodialisis di Instalasi Hemodialisa. Hasil Intervensi yang dilakukan penulis yaitu penerapan terapi akupresus di dapatkan hasil sebelum diberikan tindakan terapi akupresur pada 2 responden memiliki skor 18 dan 20. Setelah dilakukan terapi akupresur ada perubahan yang tidak banyak yaitu 15 dan 19 pada setiap responden Kesimpulan dari pembahasan diatas yaitu ada pengaruh tindakan penerapan terapi akupresur pada pasien penyakit Gagal Ginjal Kronis dengan Hemodialisis di Instalasi Hemodialisa.
Baca lebih lanjut

18 Baca lebih lajut

Faktor Risiko Yang Dapat Diubah Dan Tidak Dapat Diubah Pada Pasien Penderita Penyakit Jantung Koroner Di Rsup Ham Medan

Faktor Risiko Yang Dapat Diubah Dan Tidak Dapat Diubah Pada Pasien Penderita Penyakit Jantung Koroner Di Rsup Ham Medan

Penyakit arteri koroner terjadi saat arteri koroner mengalami kerusakan. Kolesterol dalam darah merupakan penyebab tersering terjadinya plak di dalam pembuluh darah. Saat plak menumpuk, hal ini menyebabkan penyempitan dinding pembuluh darah dan menurunya darah yang disuplai menuju jaringan jantung. Nantinya, penurunan aliran darah menuju bagian jantung tertentu akan menyebabkan sakit dada (angina), nafas yang pendek, atau menimbulkan gejala lainnya. Penutupan arteri seluruhnya, menyebabkan serangan jantung. Karena proses terjadinya penyakit arteri koroner lebih dari 10 tahun, hal ini bisa tidak disadari sampai terjadinya serangan jantung. Tapi tetap ada cara untuk menghindarinya, yaitu dengan pola hidup yang sehat (Mayo Foundation for Medical Education and Research, 1998-2012).
Baca lebih lanjut

121 Baca lebih lajut

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CIDERA KEPALA SEDANG | Karya Tulis Ilmiah

ASUHAN KEPERAWATAN PADA PASIEN CIDERA KEPALA SEDANG | Karya Tulis Ilmiah

Disebut cedera kepala sedang bila GCS 9-12, kehilangan kesadaran atau terjadi amnesia lebih dari 24 jam bahkan sampai berhari-hari. Resiko utama pasien yang mengalami cedera kepala adalah kerusakan otak akibat perdarahan atau pembengkakan otak sebagai respon terhadap cedera dan menyebabkan peningkatan TIK.

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...