Top PDF Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Cerita Rakyat dari Jawa Barat

Penulis berharap benang merah dari cerita ini mampu memberikan inspirasi kepada bangsa Indonesia pada umumnya dan khususnya siswa sekolah. Nilai- nilai budaya lokal yang ada dalam jalinan kisah Dalem Boncel bisa mengajak siswa-siswa untuk menghormati orang tua. Begitu juga keuletan Dalem Boncel dalam menggapai impiannya bisa memacu siswa untuk tidak takut bermimpi dan menggapai cita-cita setinggi mungkin. Cerita ini juga mengajarkan bagaimana kerajinan belajar dan kreativitas dapat mewujudkan cita-cita.

64 Baca lebih lajut

CERITA RAKYAT JAWA BARAT SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI INSTALASI DENGAN TEKNIK POP-UP.

CERITA RAKYAT JAWA BARAT SEBAGAI GAGASAN BERKARYA SENI INSTALASI DENGAN TEKNIK POP-UP.

Sumber gagasan dalam pembuatan karya kali ini yaitu berasal dari cerita rakyat Nusantara yang khususnya diambil dari daerah Jawa Barat. Kemudian diaplikasikan kepada suatu karya visual tiga dimensi berupa ilustrasi yang setiap objek yang ada di dalamnya dapat berdiri dan muncul di permukaan. Teknik ini disebut dengan teknik pop-up. Kemudian karya ini dikemas pada suatu media dasar dari beberapa buah benda yang memiliki fungsi untuk menyimpan barang yaitu koper yang sudah lumayan lama dan peti kayu.

30 Baca lebih lajut

Perancangan Desain Stiker Digital Line Ilustrasi Cerita Rakyat Jawa Barat.

Perancangan Desain Stiker Digital Line Ilustrasi Cerita Rakyat Jawa Barat.

Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbanyak di Indonesia, masyarakat Jawa Barat sangat dipengaruhi oleh kebudayaan begitu pula dengan cerita rakyatnya. Namun seiring dengan perkembangan jaman, minat kaum muda terhadap cerita rakyat Indonesia semakin berkurang. Kemajuan teknologi dan jaringan internet menyebabkan anak sekarang lebih menyukai tokoh cerita produk luar dan membuat kebudayaan Indonesia semakin terlupakan. LINE merupakan aplikasi instant messenger yang sekarang ini sedang digemari oleh generasi muda di Indonesia dengan fitur yang paling popular adalah stiker digital. Penggunaan stiker digital dalam industri mobile messaging yang sekarang ini telah menjadi tren baru di kalangan remaja ini dapat menjadi salah satu media yang menarik.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

Si Kabayan : cerita rakyat dari Jawa Barat - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Si Kabayan : cerita rakyat dari Jawa Barat - Repositori Institusi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan

Banyak pelajaran yang dapat kita peroleh dari membaca karya sastra, salah satunya membaca cerita rakyat yang disadur atau diolah kembali menjadi cerita anak. Hasil membaca karya sastra selalu menginspirasi dan memotivasi pembaca untuk berkreasi menemukan sesuatu yang baru. Membaca karya sastra dapat memicu imajinasi lebih lanjut, membuka pencerahan, dan menambah wawasan. Untuk itu, kepada pengolah kembali cerita ini kami ucapkan terima kasih. Kami juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Kepala Pusat Pembinaan, Kepala Bidang Pembelajaran, serta Kepala Subbidang Modul dan Bahan Ajar dan staf atas segala upaya dan kerja keras yang dilakukan sampai dengan terwujudnya buku ini.
Baca lebih lanjut

67 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

dan memotivasi pembaca untuk berkreasi menemukan sesuatu yang baru. Membaca karya sastra dapat memicu imajinasi lebih lanjut, membuka pencerahan, dan menambah wawasan. Untuk itu, kepada pengolah kembali cerita ini kami ucapkan terima kasih. Kami juga menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih kepada Kepala Pusat Pembinaan, Kepala Bidang Pembelajaran, serta Kepala Subbidang Modul dan Bahan Ajar dan staf atas segala upaya dan kerja keras yang dilakukan sampai dengan terwujudnya buku ini.

71 Baca lebih lajut

Hukum Adat Indonesia ( Cerita Rakyat Jawa Barat, Legenda Situ Sangiang Kampung Wates Majalengka).

Hukum Adat Indonesia ( Cerita Rakyat Jawa Barat, Legenda Situ Sangiang Kampung Wates Majalengka).

"Wahai para pembesar Talaga, mungkin telah tiba saatnya aku pindah dari derah ini ke ujung Kulon Banten. Di sana aku akan mendirikan kerajaan untuk melawan keturunan Sunan Gunung Jati. Sebab aku akan tetap mempertahankan kepercayaanku yang lama, yaitu agama Sanghiang. Jika di antara kalian ada yang hendak ikut, berangkatlah ke ujung kulon, disana aku menunggu. Apa artinya aku tetap menjadi Raja Talaga, jika anakku yang bernama Aria Salingsingan telah memeluk agama Islam. Mungkin telah tiba waktunya kerajaan Talaga harus runtuh. Jika kalian mau memeluk Islam silakan, itu hak masing- masing. Esok lusa atau di kemudian hari nama Talaga Manggung akan muncul kembali ke permukaan. Selamat tinggal rakyat Talaga.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

Cerita Rakyat Jawa Barat

Cerita Rakyat Jawa Barat

Semoga buku cerita ini tidak hanya bermanfaat sebagai bahan bacaan bagi siswa dan masyarakat untuk menumbuhkan budaya literasi melalui program Gerakan Literasi Nasional, tetapi juga bermanfaat sebagai bahan pengayaan pengetahuan kita tentang kehidupan masa lalu yang dapat dimanfaatkan dalam menyikapi perkembangan kehidupan masa kini dan masa depan.

72 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Table of Content

S PSR 0900929 Table of Content

Syaeful Zemy, 2014 Cerita Rakyat Jawa Barat Sebagai Gagasan Berkarya Seni Instalasi Dengan Teknik Pop-up Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu [r]

10 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Abstract

S PSR 0900929 Abstract

Skripsi penciptaan ini megambil lima adegan yang diambil dari lima cerita rakyat yang mewakili dari tiap Cerita Rakyat Jawa Barat dan diambil sebagai suatu objek, kemudian dipahami dan dihayati kembali agar dapat memunculkan imajinasi dan juga ide-ide yang nantinya dapat diaplikasikan dengan menggunakan media instalasi yang menggunakan teknik Pop-up. Teknik ini biasanya hanya dipasang pada sebuah buku cerita bergambar. Dengan wujud berupa ilustrasi dari tiap bagian yang sebelumnya sudah dirancang sedemikian rupa dengan melakukan eksperimen terlebih dahulu agar dapat menghasilkan suatu adegan yang sesuai, semuanya itu kemudian disusun kembali dan dipasang pada koper dan peti sehingga menghasilkan sebuah karya berupa ilustrasi dalam koper dan peti. Semuanya itu disajikan dengan tidak menghilangkan identitas yang ada dalam Cerita Rakyat Jawa Barat Tersebut.
Baca lebih lanjut

1 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Bibliography

S PSR 0900929 Bibliography

Syaeful Zemy, 2014 Cerita Rakyat Jawa Barat Sebagai Gagasan Berkarya Seni Instalasi Dengan Teknik Pop-up Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu [r]

2 Baca lebih lajut

T1 152009013 Daftar Pustaka

T1 152009013 Daftar Pustaka

Fungsi, Kedudukan, dan Struktur Cerita Rakyat Jawa Barat.. Perkembangan Tradisi dan Kebudaaan Masyarakat..[r]

2 Baca lebih lajut

PENGARUH CERITA DETEKTIF TRADISIONAL BARAT TERHADAP NOVEL INDONESIA MENCARI SARANG ANGIN DAN KREMIL KARYA SUPARTO BRATA

PENGARUH CERITA DETEKTIF TRADISIONAL BARAT TERHADAP NOVEL INDONESIA MENCARI SARANG ANGIN DAN KREMIL KARYA SUPARTO BRATA

Dalam tulisannya “Srawungku karo Sastra Jawa” Suparto Brata menceritakan bahwa perkenalannya dengan dunia sastra sudah dimulai sebelum masuk bangku sekolah melalui dongeng dan tembang- tembang pengantar tidur yang dibawakan oleh ibunya. Dalam tulisan “Roman Detektif Berbahasa Jawa” (Prawoto [Ed.], 1991), Suparto Brata menceritakan proses kreatifnya dalam mengarang cerita-cerita detektif. Dikemukakannya bahwa ketika duduk di bangku kelas IV Sekolah Rakyat tahun 1942, ia mulai membaca karya-karya sastra yang dipinjam dari perpustakaan sekolah atau perpustakaan keliling. Genre cerita yang digemarinya adalah cerita kejahatan berbahasa Jawa, seperti “Kiai X”, Ni Wungkuk ing Bedhagrowong, Topeng Mas, dan Kepala Kecu karena waktu itu ia hanya menguasai bahasa Jawa sebagai bahasa ibu. Sebelum kemerdekaan, ia sudah membaca roman-roman kejahatan berbahasa Jawa lainnya, seperti Tri Jaka Mulya, Kembang Kapas, Kepala Kecu, Gambar Mbabar Wewadi, Gerombolan Gagak Mataram, dan Gerombolan Mliwis Putih. Ketika penerbit Balai Pustaka mengeluarkan buku-buku terjemahan dari Barat sebagai bahan bacaan kaum pribumi, Suparto Brata pun mulai membaca buku-buku cerita detektif terjemahan berbahasa Melayu (Indonesia) karya-karya Arthur Conan Doyle dengan tokoh detektifnya yang terkenal Sherlock Holmes dan cerita detektif karya-karya pengarang pribumi seperti Syuman Hasibuan.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

PEMANFAATAN CERITA RAKYAT JAWA TENGAH SEBAGAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

PEMANFAATAN CERITA RAKYAT JAWA TENGAH SEBAGAI PENGUATAN PENDIDIKAN KARAKTER DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA

Unsur dalam cerita memiliki keterkaitan antara keutuhan dengan isi materi cerita yang dapat diserap pembaca. Penemuan peneliti pada Cerita Rakyat Jawa Tengah sebagai berikut: (a) segi tokoh, cerita rakyat Jawa Tengah memiliki tokoh yang bergerak dalam perjuangan, baik perjuangan untuk rakyatnya maupun perjuangan dalam kebaikan diri sendiri, (b) tema cerita dalam cerita rakyat Jawa Tengah yaitu keagamaan, perjuangan, agama, (c) alur dari keenam cerita tersebut adalah alur maju, (d) setting tempat terikat, karena cerita terjadi di tempat yang jelas, dan (e) pesan cerita didominasi oleh budi pekerti dan nilai pendidikan karakter dari tokoh utama.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

STRUKTUR NARATIF CERITA RAKYAT SUMBAWA BARAT

STRUKTUR NARATIF CERITA RAKYAT SUMBAWA BARAT

Dalam  hal  kesastraan,  periode  awal   kesastraan   Samawa,   nama   asli   Sumba-­‐ wa,   dimulai   dengan   tradisi   lisan.   Kesas-­‐ traan  permulaan  Samawa  ini  melukiskan   kecintaan   pada   alam   dan   manusia   serta   menekankan   norma   perilaku-­‐perilaku   kesetiaan   kepada   raja,   kealiman   anak,   hormat  kepada  guru  atau  yang  lebih  tua,   persahabatan  yang  tulus,  serta  kesucian   wanita.   Masyarakat   tradisional   Samawa   menulis   karya   sastranya     di   atas   daun   lontar   yang   telah   dikeringkan,   disebut   bumung  (Raba,  2003:99—100).  Salah  sa-­‐ tu  wujud  sastra  yang  masih  hidup  di  Sa-­‐ mawa,   khususnya,   wilayah   Sumbawa   Barat   adalah   cerita   rakyat.   Kehidupan   sastra   lisan,   yang   salah   satunya   berwu-­‐ jud  cerita  rakyat,  akan  selalu  mengalami   perubahan  sesuai  dengan  dinamika  mas-­‐ yarakat  pemiliknya.  Ada  sebagian  sastra   lisan   di   Indonesia   yang   telah   hilang   ka-­‐ rena   tidak   sempat   didokumentasikan,   padahal   wacana   lisan   memuat   sistem   kognitif   masyarakat,   sumber   identitas,   sarana   ekspresi,   sistem   religi,   keperca-­‐ yaan,   pembentukan   dan   peneguhan   adat-­‐istiadat   dan   sejarah,   hukum,   peng-­‐ obatan,  dan  kearifan  lokal  dalam  komu-­‐ nitas,   serta   lingkungannya   (Sibarani,   2012:6—7).   Cerita   rakyat,   menurut   Danandjaja   (2007:5)   merupakan   salah   satu   genre   folklor.   Cerita   rakyat   digo-­‐ longkan  dalam  folklor  lisan.  Folklor  lisan   merupakan  folklor  yang  bentuknya  mur-­‐ ni   lisan   dan   disampaikan   secara   lisan   (Danandjaja,  2007:21).  Ragam  lisan  me-­‐ miliki  kecenderungan  untuk  cepat  hilang   dan   berubah   seiring   dengan   perubahan   komunitas   pemiliknya.   Berubah   dan   hi-­‐ langnya  suatu  ragam  sastra  lisan  adalah   berarti  punahnya  atau  berubahnya  keka-­‐ yaan  yang  terkandung  di  dalamnya.  Oleh  
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

APLIKASI PENGENALAN CERITA RAKYAT DI PROVINSI   Aplikasi Pengenalan Cerita Rakyat Di Provinsi Jawa Tengah.

APLIKASI PENGENALAN CERITA RAKYAT DI PROVINSI Aplikasi Pengenalan Cerita Rakyat Di Provinsi Jawa Tengah.

Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah sebuah negara yang terdapat beraneka ragam seni dan kebudayaan, diantaranya berupa legenda yang diangkat dari cerita rakyat. Cerita rakyat mengisahkan suatu kejadian di suatu tempat. Tokoh dan cerita yang ada cukup unik, menarik, namun sayang jaman sekarang banyak anak kurang paham tentang cerita rakyat. Tugas akhir bertujuan membangun sebuah aplikasi pengenalan cerita rakyat di Provinsi jawa Tengah. Penelitian dengan melakukan kegiatan pengumpulan data, melalui dokumentasi dan studi pustaka. Aplikasi yang dibangun menggunakan sebuah metode SDLC (System Development Life Cycle). SDLC memiliki beberapa tahapan yaitu proses pencarian data, perancangan, pembuatan dan pengujian. Aplikasi dibangun menggunakan software Construct 2 untuk perancangan aplikasi, Adobe Photoshop5 dan CorelDraw untuk mengolah gambar, serta Audacity untuk mengolah suara. Aplikasi berhasil dikembangkan dengan judul aplikasi pengenalan cerita rakyat di Provinsi Jawa Tengah yaitu aplikasi berbasis website yang bersifat online. Berdasarkan hasil pengujian ke responden menggunakan kuisioner di SD Negeri Kedawung 1 disimpulkan bahwa 100% guru dan 97,4% siswa dinyatakan aplikasi ini membuat siswa tertarik untuk membaca Cerita Cakyat.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

MAKALAH MENGENAI KEBUDAYAAN BETAWI DISUS

MAKALAH MENGENAI KEBUDAYAAN BETAWI DISUS

Merupakan komunitas penduduk di Jawa (Pulau Nusa Jawa) yang berbahasa Melayu, dikemudian hari disebut sebagai orang Betawi. Orang Betawi ini disebut juga sebagai orang Melayu Jawa. Merupakan hasil percampuran antara orang-orang Jawa, Melayu, Bali, Bugis, Makasar, Ambon, Manado, Timor, Sunda, dan mardijkers (keturunan Indo-Portugis) yang mulai menduduki kota pelabuhan Batavia sejak awal abad ke-15. Di samping itu, juga merupakan percampuran darah antara berbagai etnis: budak- budak Bali, serdadu Belanda dan serdadu Eropa lainnya, pedagang Cina atau pedagang Arab, serdadu Bugis atau serdadu Ambon, Kapten Melayu, prajurit Mataram, orang Sunda dan orang Mestizo. Sementara itu mengenai manusia Betawi purbakala, adalah sebagaimana manusia pulau Jawa purba pada umumnya, pada zaman perunggu manusia Betawi purba sudah mengenal bercocok tanam. Mereka hidup berpindah-pindah dan selalu mencari tempat hunian yang ada sumber airnya serta banyak terdapat pohon buah-buahan. Mereka pun menamakan tempat tinggalnya sesuai dengan sifat tanah yang didiaminya, misalnya nama tempat Bojong, artinya "tanah pojok".
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

S PSR 0900929 Chapter1

S PSR 0900929 Chapter1

Dengan dibuatnya karya instalasi pop-up dengan cerita rakyat sebagai acuan setiap adegan yang dibuat, maka penyampaian akan lebih mudah untuk dipahami. Dilihat dari berbagai macam karya pop-up yang beredar, hampir semuanya selalu berupa buku. Semua itu tentunya tidak lepas dari awal dipakainya jenis teknik pengolahan ketas ini yang diterapkan pada buku-buku ilmiah pada jaman dulu.

4 Baca lebih lajut

Bahasa Indonesia SD MI Kelas 5. Bab 3

Bahasa Indonesia SD MI Kelas 5. Bab 3

Kalian tentu pernah mengamati suatu hal yang menarik. Kita dapat menceritakan pengamatan kita kepada orang lain. Pada bab ini kita akan mempelajari cara menceritakan hasil pengamatan baik menggunakan bahasa lisan maupun bahasa tulis. Selain itu kita juga akan belajar tentang cerita rakyat atau dongeng dan unsur- unsur di dalamnya. Beberapa macam dongeng akan kita pelajari pada bab ini.

16 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...