Top PDF Implementasi Algoritma Boyer-Moore Dalam Sistem Penelusuran Katalog Pada Perpustakaan

Implementasi Algoritma Boyer-Moore Dalam Sistem Penelusuran Katalog Pada Perpustakaan

Implementasi Algoritma Boyer-Moore Dalam Sistem Penelusuran Katalog Pada Perpustakaan

Berdasarkan hasil kesimpulan yang diperoleh dari penelitian pada SMA Islam Terpadu Yabis Bontang, maka kesimpulan yang diperoleh adalah Sistem penelusuran katalog perpustakaan sekolah dengan mengimplementasikan Algoritma BoyerMoore dapat membantu meringankan kerja petugas atau admin dalam memberi laporan jumlah buku yang tersedia diperpustakaan, dan juga dalam melayani pengunjung yang ingin mengetahui koleksi buku dan meminjam buku diperpustakaan SMA Islam Terpadu Yabis Bontang.

7 Baca lebih lajut

Pengembangan Sistem Penelusuran Katalog Perpustakaan Dengan Metode Rocchio Relevance Feedback

Pengembangan Sistem Penelusuran Katalog Perpustakaan Dengan Metode Rocchio Relevance Feedback

Abstrak—Tanpa adanya sistem penelusuran katalog yang terkomputerisasi maka pengunjung perpustakaan mengalami kesulitan untuk mengetahui ketersediaan bahan pustaka dan pustakawan mengalami kesulitan dalam mengelola bahan pustaka. Tujuan penelitian ini yaitu mengimplementasikan metode Rocchio relevance feedback ke dalam sistem penelusuran katalog perpustakaan berbasis web dan menentukan proses penelusuran katalog perpustakaan berdasarkan input term dari user. Penelitian ini bermanfaat bagi pustakawan karena mempermudah pengelolaan data katalog dan bagi pengunjung karena mempermudah penelusuran katalog. Metode rocchio relevance feedback adalah metode modifikasi query yang memaksimalkan selisih antara rataan dokumen yang relevan dengan yang tak relevan. Metode rocchio relevance feedback terdiri dari empat tahap yaitu tokenizing, filtering, stemming, dan term weighting. Pada tahap tokenizing, term yang dimasukkan user dipisahkan menjadi kata tunggal. Pada tahap filtering, term penting akan diambil dan term yang tidak deskriptif akan dibuang. Pada tahap stemming, kata diubah menjadi akar kata dengan menghilangkan imbuhannya. Pada tahap term weighting, term akan dihitung bobotnya untuk mengetahui ketersediaan term tersebut. Berdasarkan hasil penelitian disimpulkan bahwa sistem penelusuran katalog perpustakaan dengan mengimplementasikan metode rocchio relevance feedback dapat mempermudah pencarian pustaka dan menampilkan hasil yang memiliki nilai kemiripan tertinggi diantara dokumen yang ada sesuai dengan input term dari user.
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI ALGORITMA BOYER-MOORE DALAM SISTEM PENELUSURAN KATALOG PERPUSTAKAAN SEKOLAH.

IMPLEMENTASI ALGORITMA BOYER-MOORE DALAM SISTEM PENELUSURAN KATALOG PERPUSTAKAAN SEKOLAH.

Pendidikan di era globalisasi mengharuskan mata pelajaran untuk diintegrasikan sebanyak mungkin dengan memanfaatkan perkembangan teknologi informasi. Oleh karena itu anak didik membutuhkan sumber belajar yang diantaranya adalah perpustakaan.fungsi sebagai sumber informasi ilmu pengetahuan, teknologi dan kebudayaan dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa dan menunjang pelaksanaan pembangunan sekolah. Sebagai sumber belajar perpustakaan sekolah juga berfungsi membantu program pendidikan, sehingga perlu dikembangkan untuk mencapai sasaran yang dikehendaki. Pengembangan perpustakaan sekolah tidak akan pernah berhasil jika tanpa didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. Salah satu sarana yang diperlukan di perpustakaan sekolah adalah sistem pelayanan perpustakaan. Teknologi informasi juga dapat dimanfaatkan dalam layanan perpustakaan untuk lebih memperlancar, mempercepat dan mempernyaman layanan.
Baca lebih lanjut

37 Baca lebih lajut

Penelusuran Katalog Perpustakaan pada SMA IT Yabis Bontang dengan Algoritma Boyer-moore

Penelusuran Katalog Perpustakaan pada SMA IT Yabis Bontang dengan Algoritma Boyer-moore

Berdasarkan hasil kesimpulan yang diperoleh dari penelitian pada SMA Islam Terpadu Yabis Bontang, maka kesimpulan yang diperoleh adalah Sistem penelusuran katalog perpustakaan sekolah dengan mengimplementasikan Algoritma BoyerMoore dapat membantu meringankan kerja petugas atau admin dalam memberi laporan jumlah buku yang tersedia diperpustakaan, dan juga dalam melayani pengunjung yang ingin mengetahui koleksi buku dan meminjam buku diperpustakaan SMA Islam Terpadu Yabis Bontang.

7 Baca lebih lajut

2.2. Fitur atau Layanan Autocomplete - Implementasi Algoritma Levenshtein Distance dan Boyer Moore untuk Fitur Autocomplete dan Autocorrect pada Aplikasi Katalog Perpustakaan Daerah Aceh Timur

2.2. Fitur atau Layanan Autocomplete - Implementasi Algoritma Levenshtein Distance dan Boyer Moore untuk Fitur Autocomplete dan Autocorrect pada Aplikasi Katalog Perpustakaan Daerah Aceh Timur

D ( s, t) adalah banyaknya operasi minimum dari operasi penghapusan, penyisipan dan penukaran untuk menyamakan string s dan t. Pada implementasi pencocokan antar string, ketiga operasi tersebut dapat dilakukan sekaligus untuk menyamakan string sumber dengan string target seperti pada contoh berikut ini. Jika diberikan string sumber (S) = “pemrograman” dan T = “ algoritma” merupakan string target, dengan | s | = 11, | t | = 9, maka proses pencocokan string dapat diilustrasikan sebagai berikut :

17 Baca lebih lajut

Implementasi Algoritma Levenshtein Distance dan Boyer Moore untuk Fitur Autocomplete dan Autocorrect pada Aplikasi Katalog Perpustakaan Daerah Aceh Timur

Implementasi Algoritma Levenshtein Distance dan Boyer Moore untuk Fitur Autocomplete dan Autocorrect pada Aplikasi Katalog Perpustakaan Daerah Aceh Timur

Katalog perpustakaan adalah suatu media yang dapat menampilkan sejumlah data buku atau koleksi pada suatu perpustakaan. Dengan mencari judul buku pada katalog perpustakaan maka informasi mengenai judul buku yang dicari dapat diperoleh dengan mudah. Namun, terkadang dalam pengetikan judul buku terdapat kendala ketika ingin memperoleh informasi mengenai judul buku yang dicari. Kendala tersebut adalah kesalahan dalam pengetikan judul buku pada kotak pencarian. Kesalahan dalam pengetikan judul buku tersebut akan mengakibatkan informasi dari buku tersebut tidak dapat ditemukan. Oleh karena itu, diperlukan suatu aplikasi yang dapat membantu penguna ketika mengetikkan judul buku yang akan dicari seperti autocomplete dan autocorrect. Autocomplete merupakan suatu fitur atau layanan yang dapat menampilkan prediksi kata yang diketikkan belum lengkap, sedangkan autorrect merupakan suatu fitur/layanan yang dapat menampilkan perbaikan kata. Algoritma Levenshtein Distance merupakan algoritma pencocokan string berdasarkan pendekatan perkiraan dan digunakan untuk menampilkan autocorrect sedangkan algoritma Boyer Moore adalah algoritma pencocokan string berdasarkan lompatan dari setiap string yang digunakan untuk menghasilkan autocomplete. Keluaran yang dihasilkan dari sistem ini berupa prediksi judul buku yang diketikkan oleh pengguna
Baca lebih lanjut

112 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI ALGORITMA LEVENSHTEIN DISTANCE DAN BOYER MOORE UNTUK FITUR AUTOCOMPLETE DAN AUTOCORRECT PADA APLIKASI KATALOG PERPUSTAKAAN DAERAH ACEH TIMUR SKRIPSI

IMPLEMENTASI ALGORITMA LEVENSHTEIN DISTANCE DAN BOYER MOORE UNTUK FITUR AUTOCOMPLETE DAN AUTOCORRECT PADA APLIKASI KATALOG PERPUSTAKAAN DAERAH ACEH TIMUR SKRIPSI

A library catalogue is a medium which can show some data, book, or collection in a library by searching for a title in the library catalogue. Therefore, the information connected to the title which the readers are looking for can be found easily. However, sometimes, there are some difficulties in searching some books by using its title. The difficulties are the type missing in the searching box. As a result, the book which is searched for cannot be found. Therefore, it is needed to create an application to help the users when they type the title of the book,with some essential feature such as auto complete and autocorrect. Autocomplete is a feature that can show missing word. Algorithm Levenshtein Distance is an algorithm which can match string based on hypotheses approach. Boyer Moore is used to make autocomplete. The output create from this system is a oprediction of the book’s title that is typed by the users.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

View of PENELUSURAN KATALOG PERPUSTAKAAN PADA SMA IT YABIS BONTANG DENGAN ALGORITMA BOYER-MOORE

View of PENELUSURAN KATALOG PERPUSTAKAAN PADA SMA IT YABIS BONTANG DENGAN ALGORITMA BOYER-MOORE

Menurut Edward Rompah pada artikelnya yang membahas tentang algoritma Boyer-Moore, algoritma Boyer-Moore dipublikasikan oleh Robert S. Boyer, dan J. Strother Moore pada tahun 1977. Ide utama dari algoritma ini adalah dengan melakukan pencocokan dari paling kanan string yang dicari. Dengan menggunakan algoritma ini, secara rata-rata proses pencarian akan lebih cepat dibandingkan dengan proses pencarian lainnya. Ide dibalik algoritma ini adalah bahwa dengan memulai pencocokan karakter dari kanan, dan bukan dari kiri, maka akan lebih banyak informasi yang didapat.(Sagita,dkk,2013)
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Implementasi Algoritma Boyer Moore pada Web E-katalog Flora dan Fauna Pulau Jawa Sumatera

Implementasi Algoritma Boyer Moore pada Web E-katalog Flora dan Fauna Pulau Jawa Sumatera

Dari hal diatas perlunya sebuah sistem informasi elektronik katalog yang berfungsi mengarsipkan informasi secara lengkap mengenai flora dan fauna Indonesia untuk wilayah Sumatera dan Jawa, penelitian ini berharap dapat memberikan kontribusi kepada bangsa dan negara serta masyarakat Indonesia tentang kekayaan sumber daya hayati yang berharga sekali serta menciptakan kecintaan terhadap alam sekitar kita yang harus dijaga kelestariannya. Tujuan penelitian adalah Mengacu pada Undang-Undang (UU) No. 32 Tahun 2009 tentang lingkungan hidup tertuang yaitu Pembangunan berkelanjutan adalah upaya sadar dan terencana yang memadukan aspek lingkungan hidup, sosial, dan ekonomi ke dalam strategi pembangunan untuk menjamin keutuhan lingkungan hidup serta keselamatan, kemampuan, kesejahteraan, dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan, dikuatkan dengan Peraturan Pemerintah (PP) No. 28 Tahun 2011, tentang pengolahan jenis tumbuhan dan satwa dan habitat serta perlu dilakukan indetifikasi dan inventarisasi, dari hal tersebut diperlukan mekanisme agar semua kekayaan sumber daya hayati Indonesia dapat diketahui oleh semua masyarakat perlu dibuat katalog atau elektronik katalog yang berisi informasi flora dan fauna yang endemik berada di Indonesia khususnya Sumatera dan Jawa.
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Implementasi Algoritma Levenshtein Distance dan Boyer Moore untuk Fitur Autocomplete dan Autocorrect pada Aplikasi Katalog Perpustakaan Daerah Aceh Timur

Implementasi Algoritma Levenshtein Distance dan Boyer Moore untuk Fitur Autocomplete dan Autocorrect pada Aplikasi Katalog Perpustakaan Daerah Aceh Timur

else{ $x+=$cari_len; } $y++; } if $x>$batas { //echo "kata tidak ditemukan"; return ""; } if $ditemukan==1 { //echo "kata ditemukan di iterasi ke $iterasike"; return $kata2; [r]

21 Baca lebih lajut

Analisis Perbandingan Algoritma Knuth-Morris-Pratt Dengan Algoritma Boyer-Moore Pada Permainan Word Search Puzzle

Analisis Perbandingan Algoritma Knuth-Morris-Pratt Dengan Algoritma Boyer-Moore Pada Permainan Word Search Puzzle

Penyelesaian dari permainan word search puzzle ini adalah menemukan semua kata yang tersembunyi di papan permainan yang berbentuk matriks. Permasalahan yang dihadapi adalah bagaimana sistem dapat menemukan semua kata yang tersembunyi di dalam puzzle yang telah tersusun secara random baik secara horizontal, vertikal, maupun diagonal atau sebaliknya. Setelah mendapatkan huruf yang dimaksud, pemain dapat mencari huruf kedua dengan melihat ke delapan arah yang mengelilingi huruf pertama tersebut. Metoda ini terus dilakukan sampai seluruh huruf pada kata ditemukan.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

Perbandingan Algoritma Boyer-Moore Dan Algoritma Rabin Karp Pada Pencarian Teks Dalam Undang Undang Perlindungan Anak

Perbandingan Algoritma Boyer-Moore Dan Algoritma Rabin Karp Pada Pencarian Teks Dalam Undang Undang Perlindungan Anak

Seringnya terjadi tindak kekerasan baik secara fisik, mental maupun sosial kepada anak yang dilakukan oleh orang-orang terdekat serta lingkungan sekitar mereka, membuat anak-anak merasa tidak aman untuk bisa bersosialisasi secara optimal. Kurangnya pemahaman anak Indonesia tentang hak-hak dan perlindungan yang sepantasnya mereka dapatkan oleh Negara menjadi masalah yang akan diselesaikan. Pencarian kata dalam menemukan pola string yang sama, menampilkan pada bab, pasal berapa saja yang mengandung string yang dicari dan mencari algoritma mana yang lebih baik dalam pencarian string, menjadi masalah yang akan diselesaikan.
Baca lebih lanjut

95 Baca lebih lajut

Menghitung Ketepatan Jawaban Soal Ujian Essay dengan Penerapan Algoritma Boyer-Moore

Menghitung Ketepatan Jawaban Soal Ujian Essay dengan Penerapan Algoritma Boyer-Moore

Menurut (Juneadi, 2007:2) Dalam menyelesaikan masalah komputer apapun, diperlukan suatu algoritma untuk membantu mencari solusi permasalahan tersebut. Dalam bidang komputer, algoritma didefinisikan sebagai cara memecahkan masalah dalam waktu yang terbatas dan jumlah langkah yang terbatas, sehingga dalam pembuatas algoritma pasti ada titik awal sebagai dasar untuk memulai dan titik akhir yang menunjukkan akhir dari suatu algoritma.

10 Baca lebih lajut

Implementasi Algoritma Turbo Boyer Moore untuk Pencarian Data pada Transaksi Keuangan Duta Phonecell Sawah Lebar

Implementasi Algoritma Turbo Boyer Moore untuk Pencarian Data pada Transaksi Keuangan Duta Phonecell Sawah Lebar

bisnis. Pembuatan perangkat lunak yang mendukung akses informasi mengenai data transaksi dapat diakses melalui perangkat bergerak berbasis Android. Hasil dari pencarian sebuah String tergantung dari teknik atau cara pencocokan string yang digunakan, string matching merupakan proses pencocokan string untuk menemukan kesamaan antara teks dan pattern. Salah satu algoritma string matching yang digunakan adalah algoritma boyer moore. Dimana algoritma pencocokan string boyer moore sebuah file ingin dieksekusi, maka file tersebut tidak langsung diizinkan untuk dijalankan, namun akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Kesimpulan yang diperoleh algoritma boyer moore lebih baik hal performansi karena tidak memerlukan permrosesan ekstra dan memungkinkan untuk mengingat potongan teks yang telah diperiksa sebelumnya.
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

PENERAPAN ALGORITMA BOYER MOORE PADA APLIKASI PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI BERBASI WEB

PENERAPAN ALGORITMA BOYER MOORE PADA APLIKASI PENGAJUAN JUDUL SKRIPSI BERBASI WEB

Dalam suatu lembaga pendidikan telah banyak sistem informasi atau aplikasi yang digunakan untuk membantu kelancaran suatu pekerjaan. Perubahan dan pembaharuan dalam bidang teknologi informasi seperti otomatisasi dan komputerisasi telah berkembang dengan cepat dan menuntut kalangan industri dan praktisi yang berkecimpung didalamnya untuk lebih siap menghadapi kemajuan yang ada, dengan selalu mencari inovasi-inovasi baru sebagai solusi pemecahan dari setiap persoalan yang dihadapi. Dalam hal masalah yang dihadapi oleh lembaga pendidikan khususnya pendidikan perguruan tinggi

10 Baca lebih lajut

Perbandingan Algoritma Boyer-Moore Dan Algoritma Rabin Karp Pada Pencarian Teks Dalam Undang Undang Perlindungan Anak

Perbandingan Algoritma Boyer-Moore Dan Algoritma Rabin Karp Pada Pencarian Teks Dalam Undang Undang Perlindungan Anak

Pada pengerjaan skripsi dengan judul Perbandingan Algoritma Boyer-Moore dan Algoritma Rabin-Karp pada Pencarian Teks dalam Undang-Undang Perlindungan Anak, penulis menyadari bahwa banyak pihak yang turut membantu, baik dari pihak keluarga, sahabat dan orang-orang tercinta yang mendukung dalam pengerjaan skripsi ini. Dalam kesempatan ini, penulis mengucapkan terima kasih kepada:

13 Baca lebih lajut

APLIKASI PENCARIAN KATA DALAM BAHASA SUNDA MENGGUNAKAN ALGORITMA BOYER MOORE BERBASIS ANDROID

APLIKASI PENCARIAN KATA DALAM BAHASA SUNDA MENGGUNAKAN ALGORITMA BOYER MOORE BERBASIS ANDROID

Berdasarkan hasil pengujian uji coba white box testing diatas dapat disimpulkan bahwa flowchart benar. Hasil uji diatas menunjukkan penerapan metode test case dengan pendekatan white box testing dapat menghasilkan sistem dan proses perulangan pada flowchart di sistem menjadi efektif dan efisien.

6 Baca lebih lajut

IMPLEMENTASI BOYER-MOORE PADA APLIKASI PENCARIAN RUMUS MATEMATIKA DAN FISIKA

IMPLEMENTASI BOYER-MOORE PADA APLIKASI PENCARIAN RUMUS MATEMATIKA DAN FISIKA

Tujuan penelitian ini untuk melakukan suatu penelitian terhadap algoritma Boyer-Moore dengan dibuatnya aplikasi pencarian rumus matematika dan fisika tingkat SMA berbasis Android yang dapat menampilkan list rumus yang berhubungan dengan setiap kata kunci dalam soal yang dimasukkan oleh user. Dengan adanya penelitian ini diharapkan dapat membantu para siswa SMA dalam meningkatkan hasil belajar mereka di sekolah.

12 Baca lebih lajut

Perbandingan algoritma Knuth Morris Pratt (KMP), Boyer Moore dan Colussi pada Kamus Jurnalistik

Perbandingan algoritma Knuth Morris Pratt (KMP), Boyer Moore dan Colussi pada Kamus Jurnalistik

1. From left to right yaitu algortima yang memiliki cara kerja dari arah kiri ke kanan atau bisa juga algoritma yang memiliki cara kerja dari proses awal ke akhir, contoh algoritma yang memiliki cara kerja seperti ini adalah algoritma Knuth Morris Pratt.

11 Baca lebih lajut

Mobile Forensic Dalam Menemukan Sms Yang Telah Dihapus Pada Handphone Android Dengan Menggunakan Algoritma Boyer-Moore

Mobile Forensic Dalam Menemukan Sms Yang Telah Dihapus Pada Handphone Android Dengan Menggunakan Algoritma Boyer-Moore

Pada sistem operasi android file database pesan SMS terdiri dari table storage dan record, data pesan SMS tersimpan dalam record pada table storage. Pada kasus penghapusan pesan SMS, penghapusan pesan SMS tidak dibarengi dengan penghapusan bit pada memori, pesan SMS yang telah dihapus dipindahkan ke bagian ruang kosong pada memori, proses ini disebut juga dengan istilah vacuum procedure (Stahlberg et al, 2007), sehingga pesan SMS yang telah dihapus sangat mungkin untuk dicari kembali. Pesan SMS yang telah dihapus akan dihapus secara permanent jika terjadi proses overwriting pada pesan SMS tersebut, proses overwriting ini merupakan proses penambahan pesan SMS baru pada tempat yang digunakan oleh pesan SMS yang telah dihapus sebelumnya (Hoog, 2010). Keberadaan pesan SMS yang telah dihapus juga bergantung pada seberapa sering file database tersebut melakukan vacuum procedure. Pesan SMS yang telah dihapus dapat dilihat dalam bentuk bytes heksadesimal. Hal ini akan sangat menyulitkan jika harus menemukan pesan SMS yang telah dihapus secara manual, sehingga perlu adanya sebuah sistem yang dapat menemukan pesan SMS yang telah dihapus, lalu menampilkannya kembali. Fitur auto find dirancang untuk menemukan kembali pesan SMS tersebut dengan cara melakukan pencocokan pattern pada string, proses ini biasa disebut dengan istilah string matching.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...

Related subjects