Top PDF MAULID NABI MUHAMMAD SAW INDONESIA

MAULID NABI MUHAMMAD SAW INDONESIA

MAULID NABI MUHAMMAD SAW INDONESIA

Sebenarnya, rahmat Rasulullah (SAW) telah mencakup semua orang dari beragam keyakinan dan ras. Metodenya bersifat moderat dan sopan, dan kemurahan hati serta suka menolong merupakan sifat alaminya. Ia menghapus beban orang-orang dan berbagai masalah yang membelenggu mereka, sehingga mereka merasakan kenikmatan beribadah kepada Allah, pemilik kebesaran dan kemuliaan. Allah menggambarkan nabi-Nya [SAW] dengan berfirman [(Yaitu) orang-orang yang mengikut Rasul, Nabi yang ummi yang (namanya) mereka dapati tertulis di dalam Taurat dan Injil yang ada di sisi mereka, yang menyuruh mereka mengerjakan yang ma'ruf dan melarang mereka dari mengerjakan yang mungkar dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu-belenggu yang ada pada mereka. Maka orang-orang yang beriman kepadanya. memuliakannya, menolongnya dan mengikuti cahaya yang terang yang diturunkan kepadanya (Al Quran), mereka itulah orang-orang yang beruntung] 7 .
Baca lebih lanjut

7 Baca lebih lajut

Asal Muasal Maulid Nabi Muhammad SAW Ber

Asal Muasal Maulid Nabi Muhammad SAW Ber

Setelah Dinasti Fatimiyah, perayaan maulid selanjutnya dilakukan oleh orang-orang sunni yang ketika itu diselenggarakan oleh Sultan Atabek Nuruddin (569 H) yang merupakan seorang penguasa di Shuriah. Perayaan maulid ketika itu dilaksanakan pada malam hari dengan mendeklamasikan syair yang berisi puji-pujian kepada raja. Di Mosul (Irak) perayaan maulid dilaksanakan oleh seorang ulama yang bernama Umar al Malla. Perayaan maulid dilaksanakan setiap tahun dengan mengundang para tokoh masyarakat, ulama, dan fuqaha ke kediamannya. Sementara di Ibril (10 km dari Mosul), pada masa pemerintahan Muzafaruddin, perayaan maulid pertama kali dirayakan secara besar-besaran dan populer hingga ke berbagai daerah, sehingga setiap tahun perayaan ini selalu menarik perhatian orang-orang dari berbagai daerah.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

 Contoh Format Proposal Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Contoh Format Proposal Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat dan karunianya kepada kita semua, shalawat dan salam semoga tetap tercurah kepada baginda Rasulullah SAW, keluarga, sahabat, dan para pengikutnya yang setia, sehingga kita dapat menjalankan aktifitas sehari-hari dengan baik dan lancar.

10 Baca lebih lajut

KONSTRUKSI IDENTITAS NAHDHATUL ULAMA’ DALAM PERINGATAN MAULID KANZUS SHOLAWAT DI KOTA PEKALONGAN

KONSTRUKSI IDENTITAS NAHDHATUL ULAMA’ DALAM PERINGATAN MAULID KANZUS SHOLAWAT DI KOTA PEKALONGAN

setiap tindakan Nabi Muhammad SAW. Peringatan Malid Nabi Muhammad SAW salah satunya dapat dijumpai di Kota Pekalongan. Maulid Nabi Muhammad SAW di Kota Pekalongan yang diselenggarakan oleh Habib Luthfi bin Yahya Ra‟is „Am Jam‟iyah Ahlu Thariqah al Mu‟tabarah an Nahdiyah (ba dan otonom Nahdhatul Ulama‟) sering disebut dengan Maulid Kanzus Sholawat. Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini diisi dengan tausiyah-tausiyah yang disampaikan oleh para kyai dan habaib khususnya Habib Luthfi bin Yahya berisi tentang anjuran untuk meniru Nabi Muhammad SAW dan cinta kepada tanah air. Puji-pujian (sholawat) kepada Nabi Muhammad SAW serta sholawat cinta Indonesia dikumandangkan dalam setiap pengajian tersebut. Selain itu, jama‟ah Maulid juga mengibarkan
Baca lebih lanjut

106 Baca lebih lajut

080242 AKJ 2006 08 25 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

080242 AKJ 2006 08 25 Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Judul : Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tempat : Argodalem Samigaluh Kulonprogo Rep : Widi Tanggal : 25 Agustus Peringatan maulid nabi Muhammad di Argodalem Kulonprogo tadi malam d[r]

1 Baca lebih lajut

Assalamualaikum Wr

Assalamualaikum Wr

Edhelem papanghian saat samangken ka’ dinto bhadhan kaule bedhi nyampe’aghiye tentang peringatan maulid nabi Muhammad SAW, seka’dhimma, Nabi Muhammad SAW lahir teppak eyareh senin robiul awal tahun geje sekak dimmah beberreh kanjheng Nabi dhak bumi kak dinto sanget enantos sareng sadheje mahlo torjugen sadhaja malaikat se ampon anantos karena bekal bedhe seorang pemimpin, se bhakal ge jee kajemberan katentraman ben kajumamberan e muka bumi ka’ dinto beberre kanjeng nabi ka’ dinto kabbhi senneng saengha sakabbinah mahlok bersholawat dhak ka nabi Muhammad malaikat maus sholawat, hewan bersholawat, tumbuhan bersholawat sadhajanah maus sholawat parmilah dhari ka’ dinto para bapak bhan ebu tor tantretan sadhaje ngireng bedhen kaule sadhaja minangka umate nabi Muhammad jek gek pegek asokkor dhak Allah SWT se ampon dhadhi umatha nabi Muhammad SAW, jek gek pegek maus sholawat kaangguy ngamali manfaat epon kanjheng nabi Muhammad SAW.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

Hukum Memeperingati Maulid Nabi saw

Hukum Memeperingati Maulid Nabi saw

Ternyata bukan dengan sabda ini beliau menjawab, melainkan dengan menjelaskan kejadian di hari senin di mana jawaban beliau "di hari senin aku di lahirkan" merupakan ajakan sekaligus pelajaran kepada umatnya untuk mengingat hari senin sebagai hari yang bersejarah bagi diri kita yaitu hari kelahiran Nabi Muhammad.

5 Baca lebih lajut

Memahami Maulid Nabi Saw Secara Mendalam

Memahami Maulid Nabi Saw Secara Mendalam

John William Draper (1811-1882), Ilmuwan, filosof, dan sejarawan Amerika, dalam bukunya A History of the Intellectual Development of Europe (London: 1875, vol. 1, hal. 329-330): "Four year after the death of Justinian, A.D. 569, was born at Mecca, in Arabia the man who, of all men exercised the greatest influence upon the human race.. Mohammed..” (Empat tahun setelah runtuhnya kekaisaran Roma Timur (Kaisar Justin), tahun 569 Masehi, di kota Makkah jazirah Arab, lahirlah manusia yang di antara seluruh manusia telah memberikan pengaruh amat besar bagi umat manusia.. Muhammad).
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Sejarah Nabi Muhammad SAW

Sejarah Nabi Muhammad SAW

Ketika umur sang bintang mulai menginjak 35 tahun, banjir dahsyat mengalir dari gunung ke Ka’bah. Akibatnya, tak satu pun rumah di Makah selamat dari kerusakan. Dinding ka’bah mengalami kerusakan. Orang Quraisy memutuskan untuk membangun Ka’bah tapi takut membongkarnya. Walid bin Mughirah, orang pertama yang mengambil linggis, meruntuhkan dua pilar tempat suci tersebut. Ia merasa takut dan gugup. Orang Mekah menanti jatuhnya sesuatu, tapi ketika ternyata Walid tidak menjadi sasaran kemarahan berhala, mereka pun yakin bahwa tindakannya telah mendapatkan persetujuan Dewa. Mereka semua lalu ikut bergabung meruntuhkan bangunan itu. Pada saat pembangunan kembali ka’bah, diberitahukan pada semua pihak sebagai berikut, “Dalam pembangunan kembali Ka’bah, yang dinafkahkan hanyalah kekayaan yang diperoleh secara halal. Uang yang diperoleh lewat cara-cara haram atau melalui suap dan pemerasan, tak boleh dibelanjakan untuk tujuan ini.” Terlihat bahwa ini adalah ajaran para Nabi, dan mereka mengetahui tentang kekayaan yang diperoleh secara tidak halal, tetapi kenapa mereka masih melakukan hal demikian, inipun terjadi di zaman ini, di Indonesia, rakyat ataupun pemerintahnya mengetahui tentang halal dan haramnya suatu harta kekayaan atau pun perbuatan yang salah dan benar, tapi mereka masih saja melakukan perbuatan itu walaupun tahu itu adalah salah.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

BUKU PEDOMAN Maulid Nabi Muhammad 1439H

BUKU PEDOMAN Maulid Nabi Muhammad 1439H

Peringatan Hari Besar Islam merupakan suatu bentuk Rasa Syukur sebagai Insan yang menjadi pengikut Rasulullah SAW, Banyak sekali moment dalam mengimplementasikannya. Berbagai Kegiatan dapat memeriahkan dalam peringatan tersebut. Kegiiatan tersebut dapat berupa suatu kompetensi atau transfer ilmu agama. Tujuannya tetap bernaung pada pengingkatan aspek spiritual pada Insan.

19 Baca lebih lajut

Hukum Memperingati Hari Besar Islam: Studi Terhadap Pendapat Ormas Islam di Sumatera Utara - Repository UIN Sumatera Utara

Hukum Memperingati Hari Besar Islam: Studi Terhadap Pendapat Ormas Islam di Sumatera Utara - Repository UIN Sumatera Utara

Perlarangan memperingati hari besar I slam yang dimotori Arifin di mediamassa menurut Dalail karena Arifin menganggap bahwa peringatan tersebut adalah bagian dari ibadah dan ia tidak setuju dengan pendapat ini. Menurutnya memperingati hari besar I slam merupakan salah satu sarana dakwah. Peringatan hari besar I slam dibenarkan sepanjang tidak bertentangan dengan Alquran dan Hadis yang sahih, misalnya pada peringatan maulid Nabi Muhammad saw. ada marhabannya, di mana ketika mengatakan “ ¢alla All±h ‘Al± Mu¥ammad” hadirin berdiri dan menganggap bahwa roh nabi Muhammad hadir. Contoh lain, seperti amalan Nisfu Sya’ban tiga kali surah Y±s³ n dan doa tiga kali untuk panjang umur, rezeki agar dapat taat kepada Allah dan dikuatkan iman. Karena ketiga doa tersebut bisa kita baca setelah selesai salat. Amalan yang benar sesuai hadis seperti puasa Nisfu Sya’ban. 31
Baca lebih lanjut

41 Baca lebih lajut

Makna Maulid Nabi Muhammad SAW (Study pada Maudu Lompoa di Gowa) - Repositori UIN Alauddin Makassar

Makna Maulid Nabi Muhammad SAW (Study pada Maudu Lompoa di Gowa) - Repositori UIN Alauddin Makassar

Perayaan Maulid Nabi diperkirakan pertama kali diperkenalkan oleh Abu Said al-Qakburi, seorang gubernur Irbil, di Irak, pada masa pemerintahan Sultan Salahuddin al-Ayyubi (1138H1193M). Adapula yang berpendapat bahwa idenya sendiri justru berasal dari Sultan Salahuddin sendiri. Tujuannya adalah untuk membangkitkan kecintaan kepada Nabi Muhammad Saw, serta meningkatkan semangat juang kaum -184.20 muslimin saat itu, yang sedang terlibat dalam Perang Salib melawan pasukan Kristen Eropa dalam upaya memperebutkan kota Yerusalem. Fakta yang sesungguhnya dari kehidupan Rasulullah saw menegaskan bahwa tidak ada riwayat yang menyebutkan beliau pada tiap ulang tahun kelahirannya melakukan ritual tertentu. Bahkan para sahabat beliau pun tidak pernah kita baca dalam sejarah pernah mengadakan ihtifal (seremoni) secara khusus setiap tahun untuk mewujudkan kegembiraan karena memperingati kelahiran Nabi Saw. Bahkan upacara secara khusus untuk merayakan ritual maulid Nabi Saw juga tidak pernah kita dari generasi tabi'in hingga generasi salaf selanjutnya. 8 Perayaan seperti ini secara fakta memang tidak pernah diajarkan, tidak pernah dicontohkan dan juga tidak pernah dianjurkan oleh Rasulullah saw,
Baca lebih lanjut

98 Baca lebih lajut

Agama dan Kearifan lokal masyarakat Banjarmasin pengaruhnya terhadap perubahan sosial antara lain: tradisi baayun maulid (diharapkan anak dapat mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW), tradisi basunat (agar antara laki-laki dan perempuan saling menghormati ta

Agama dan Kearifan lokal masyarakat Banjarmasin pengaruhnya terhadap perubahan sosial antara lain: tradisi baayun maulid (diharapkan anak dapat mencontoh akhlak Nabi Muhammad SAW), tradisi basunat (agar antara laki-laki dan perempuan saling menghormati ta

Tradisi Baayun Maulid ini sendiri bagi sejarawan dianggap sebagai penanda penting konversi atau masuk Islamnya orang-orang Dayak Banua Halat. Diawali dengan masuk islamnya Intingan (palui anum), sedangkan kakaknya yang bernama Dayuhan (palui tuha) tetap beragama Kaharingan. Dayuhan kemudian memisahkan diri dengan adiknya, namun sebelumnya mereka sempat membuat kesepakatan. Batas wilayah yang disepakati adalah Banua Halat bagian atas atau pedalaman menjadi wilayah dayuhan dan bagian luar adalah wilayah intingan. Meskipun mereka telah berbeda keyakinan, namun mereka tetap sepakat untuk terus menjaga tali persaudaraan dan saling hormat-menghormati, sehingga jika keturunan dayuhan bertemu dengan keturunan intingan maka mereka akan menyapa dengan ucapan dangsanak. Dalam Bahasa Banjar dangsanak artinya saudara kandung. Badingsanak berarti bersaudara karena itu, apabila kata sapaan ini ditujukan kepada seseorang maka maksudnya orang tersebut dianggap sebagai saudara kandung dari orang yang menyapa (Hapip, 2008: 30)
Baca lebih lanjut

39 Baca lebih lajut

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

MEMPERINGATI MAULID NABI MUHAMMAD SAW

Selain mereka, dalam beberapa buku sejarah juga disebutkan bahwa Dinasti Fatimiyah memang yang menginisiasi perayaan Maulid Nabi. Perlu diketahui sebelumnya, pemerintahan Fatimiyah berdiri pada 909 Masehi di Tunisia. Enam dekade kemudian, mereka memindahkan pusat kekuasaan ke Kairo, Mesir. Dua tahun setelah masuknya Shalahuddin al-Ayubbi ke Mesir, yakni sekitar tahun 1171 M, Dinasti Fatimiyah runtuh.

12 Baca lebih lajut

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW (1)

Ternyata dengan diadakannya peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW ini sangat efektif untuk menyadarkan kaum Muslimin cinta kepada Rasul, sehingga seorang pemuda bernama Shalahudin Al-ayyubi menggalang anak- anak muda, dilatih fisiknya, disadarkan cinta Rasul, diajak membebaskan diri dari penjajahan tentara salib. Akhirnya, laskar Islam bersama panglima Shalahudin al-Ayyubi, bisa memenangkan perang salib pada tahun 580 H. Sejak tahun itulah peringatan Maulid Nabi SAW diadakan oleh negara muslim lainnya.

7 Baca lebih lajut

contoh proposal maulid nabi muhammad saw

contoh proposal maulid nabi muhammad saw

Secara subtansial, perayaan Maulid Nabi adalah sebagai bentuk upaya untuk mengenal akan keteladanan Nabi Muhammad SAW sebagai pembawa ajaran agama Islam. Tercatat dalam sepanjang sejarah kehidupan, bahwa Nabi Muhammad SAW adalah pemimipn besar yang sangat luar biasa dalam memberikan teladan agung bagi umatnya.

11 Baca lebih lajut

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Adapun yang dimaksud dengan kemaslahatan di sini, adalah peringatan Maulid Nabi Muhammad saw yang dipandang perlu diselenggarakan tersebut harus mengandung manfaat untuk kepentingan dakwah Islam, meningkatkan iman dan taqwa serta mencintai dan meneladani sifat, perilaku, kepemimpinan dan perjuangan Nabi Muhammad saw. Hal ini dapat dilakukan misalnya dengan cara menyelenggarakan pengajian atau acara lain yang sejenis yang mengandung materi kisah-kisah keteladanan Nabi saw.

2 Baca lebih lajut

Surat Undangan Maulid Nabi Muhammad Saw

Surat Undangan Maulid Nabi Muhammad Saw

Dengan mengharapkan ridho Allah SWT. dan restu kaum muslimin dan muslimat kami selaku panitia peringatan Hari Besar Islam (PPHBI) Masjid jami AL-Muhajiriin, akan merayakan Ta’diman watakriman Isra Mi’raj Nabi Besar Muhammad SAW.Untuk itu kami selaku panitia hari besar islam mengetuk hati kaum muslimin dan muslimat untuk memberikan do’a restu dan sekaligus memberikan bantuan sebesar Rp. 250.000 ( Dua puluh lima ribu Rupiah)

13 Baca lebih lajut

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

Muhammad saw. diangkat sebagai Nabi dan Rasul di kota Mekkah. Namun karena keselamatan Nabi Muhammad saw. dan kaum muslimin di tempat ini terganggu, dan Nabi Muhammad saw. tidak dapat melaksanakan dakwahnya dengan baik, maka beliau dan kaum muslimin Mekah hijrah ke tempat yang aman yang dapat mendukung dakwah, yaitu Yatsrib ( madinah ).

7 Baca lebih lajut

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

SEJARAH NABI MUHAMMAD SAW

Selama tiga tahu bersama kakeknya, Nabi Muhammad SAW akhirnya dipelihara oleh pamannya, Abu Thalib, karena kakeknya itu meninggal dunia. Abu Thalib adalah seorang sesepuh kaum Quraisy yang disegani oleh kaumnya. Meskipun demikian, dia bukanlah tergolong orang kaya. Abu Thalib hanyalah seorang pedagang biasa yang sering merantau ke negeri Syam bersama serombongan kafilah dagangnya Ketika berusia 12 tahun, Nabi Muhammad SAW diajak oleh pamannya itu pergi berdagang ke Syam. Sampai di suatu dusun perbadatasan Syam, Abu Thalib bersama kemenakannay itu singgah di rumah seorang pendeta Nasrani yang soleh, bernama Bahira.
Baca lebih lanjut

5 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...