Top PDF pelaksanaan program usaha kesehatan sekolah tingkat

pelaksanaan program usaha kesehatan sekolah tingkat

pelaksanaan program usaha kesehatan sekolah tingkat

Populasi yang diteliti dalam penelitian ini adalah seluruh Sekolah Dasar Negeri dan Madrasah Ibtidaiyah di Kecamatan Padureso sejumlah 13 Sekolah. Sempel yang digunakan adalah seluruh Pembina UKS di SD Negeri se- Kecamatan Padureso dan diambil menggunakan teknik total sampling. Variabel dalam penelitian ini adalah Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah di Sekolah Dasar Negeri se-Kecamatan Padureso yang meliputi 1) pengelolaan UKS, 2) pendidikan kesehatan, 3) pelayanan kesehatan, 4) lingkungan sekolah sehat. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis deskriptif presentase dari hasil lembar observasi yang diisi.
Baca lebih lanjut

0 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Se  Pekalongan tahun 2004 2005

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Se Pekalongan tahun 2004 2005

yang melaksanakan program UKS secara baik khususnya pada sekolah- sekolah favorit. Hal ini ditandai adaya kegiatan dokter kecil, serta penyuluhan-peyuluah kesehatan yang bekerja sama dengan pihak puskesmas setempat. Serta didukung adanya sarana dan prasarana yang mendukung dalam kegiatan UKS di sekolah, serta adanya piket jaga di sekolah dasar.Kebanyakan pelaksanaan UKS yang berfungsi sebagai saluran utama pembinaan kesehatan terhadap peserta didik berjalan hanya pada sekolahsekolah favorit atau inti (misal SD Panjang Wetan 02) hal ini ditandai dengan adanya sarana prasarana yang lengkap sehingga untuk menjalankan kegiatan UKS berjalan dengan baik, misalnya dengan adanya alat-alat yang digunakan dalam kegiatan seperti tabel yang diatas. Serta adanya kegiatan piket jaga di SD tersebut untuk membantu murid-murid SD bila ada yang sakit. Sedangkan di sekolah yang kurang favorit pelaksanaan dan sarana prasarana kurang sehingga pelaksanaannya kurang berjalan secara optimal, meskipun di sekolah tersebut (SD kandang Panjang 05) ada struktur kepengurusan organisasi. Sarana yang ada hanya tempat tidur.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (uks) Pada Sekolah Dasar Negeri Di Wilayah Kerja   Puskesmas Kecamatan Doloksanggul   Kabupaten Humbang Hasundutan

Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (uks) Pada Sekolah Dasar Negeri Di Wilayah Kerja Puskesmas Kecamatan Doloksanggul Kabupaten Humbang Hasundutan

pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. Secara keseluruhan pelaksanaan program UKS sudah terlaksana dengan baik (87,5%) sedangkan yang menyatakan pelaksanaan program UKS terlaksana dengan kategori cukup (12,5%). Pelaksanaan program ini sangat ditentukan oleh adanya kemitraan antara instansi terkait. Dengan melakukan upaya-upaya koordiansi yang lebih efektif melalui pemantauan dan evaluasi program UKS, dimana sebelumnya ditemukan tingginya masalah kesehatan pada anak sekolah di wilayah kerja Puskesmas Kecamatan Doloksanggul seperti kurangnya kesadaran akan kebersihan diri, tingginya angka anak usia sekolah yang mengalami karies gigi dan kurangnya peralatan yang mendukung pelaksanaan UKS (Data Puskesmas Doloksanggul 2012), dan setelah adanya upaya-upaya koordiansi yang lebih efektif melalui pemantauan dan evaluasi program UKS pelaksanaan program UKS mengalami peningkatan, hal ini sesuai dengan hasil penelitian Umi Muzakkiroh (2004) tentang kemitraan antara puskesmas dengan sekolah dasar dalam kegiatan UKS di wilayah kerja puskesmas Jabon yang menyatakan bahwa kesuksesan program UKS sangat ditentukan oleh kemitraan antara puskesmas dengan pihak sekolah.
Baca lebih lanjut

100 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE KECAMATAN ALIAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2015 2016

PELAKSANAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) DI SEKOLAH DASAR NEGERI SE KECAMATAN ALIAN KABUPATEN KEBUMEN TAHUN AJARAN 2015 2016

tahu cara memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada seperti : rumah sakit, dokter, dan puskesmas. (Depkes RI, 1982:20-21).Dalam hal ini UKS memberikan pengetahuan tentang dasar-dasar hidup sehat pada peserta didik, dan tingkah laku peserta didik, yang baik terhadap persoalan kesehatan, peserta didik mendapat pendidikan kesehatan dan dapat mempraktikkan kebiasaan hidup sehat sehari-harinya dalam hidupnya, maka diharapkan bahwa disamping melakukannya sendiri juga dapat mempengaruhi dan membimbing masyarakat di lingkungannya. Dalam pendidikan kesehatan, hal yang diberikan adalah (1). Kebersihan perorangan dan lingkungan (2). Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular (3). Gizi (4). Pencegahan kecelakaan dan PPPK (5). Perawatan orang sakit di rumah (6). Mengenal dan tahu cara memanfaatkan fasilitas kesehatan yang ada seperti : rumah sakit, dokter, dan puskesmas. (Depkes RI, 1982:20-21).
Baca lebih lanjut

118 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) pada Sekolah Dasar Negeri di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) pada Sekolah Dasar Negeri di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

Hubungan pelaksanaan program usaha kesehatan sekolah terhadap perilaku hidup bersih dan sehat pada siswa SDN 13 Seberang Padang Utara.. Universitas Andalas, Padang.[r]

3 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Se- Pekalongan tahun 2004-2005.

Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah Di Sekolah Dasar Negeri Se- Pekalongan tahun 2004-2005.

Hasil Penelitian menunjukan bahwa Mekanisme organisasi UKS di SD Negeri se-Kota Pekolangan termasuk kategori cukup dengan persentase 78,33%, termasuk kategori cukup. Pelaksanaan program kerja UKS di SD Negeri se-Kota termasuk kategori baik dengan persentase 83,49%, termasuk kategori baik.Ketersediaan sarana dan prasarana IKS di SD Negeri se-Kota Pekolangan termasuk kategori baik dengan persentase 86.33%, termasuk kategori baik.

1 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KOTA SEMARANG BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN - Unika Repository

PELAKSANAAN PROGRAM USAHA KESEHATAN SEKOLAH (UKS) PADA SEKOLAH MENENGAH PERTAMA (SMP) DI KOTA SEMARANG BERDASARKAN UNDANG-UNDANG NOMOR 36 TAHUN 2009 TENTANG KESEHATAN - Unika Repository

11. Kepala Sekolah, staff pengajar, staff tata usaha dan siswa-siswi dari SMPN 1, SMPN 3, SMPN 5, SMP Maria Goretti, SMP Teuku Umar, SMP YSKI, SMP Kesatrian 1, SMP Institut Indonesia Semarang. Terima kasih atas bantuan dan kerjasamanya sehingga penulis dapat memperoleh data-data yang dibutuhkan dalam penulisan skripsi ini;

10 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) pada Sekolah Dasar Negeri di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) pada Sekolah Dasar Negeri di Wilayah Kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat

Pelaksanaan program UKS sampai saat ini masih kurang dengan yang diharapkan karna banyaknya tantangan dalam pelaksanaan program UKS dan belum semua sekolah yang melaksanakan program UKS. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui gambaran pelaksananan program UKS pada sekolah dasar negeri yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat, dengan metode deskriptif. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 195 siswa dan sampel sebanyak 50 siswa diambil dengan teknik propotional random sampling. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa pelaksanaan program UKS pada sekolah dasar negeri yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat sudah berjalan dengan baik (92%). Pelaksanaan program UKS yang baik tersebut dipengaruhi 3 indikator, yaitu pendidikan kesehatan dengan presentase (94%), pelayanan kesehatan yang baik dengan persentase (76%) dan pembinaan lingkungan sekolah sehat yang baik dengan persentase (96%). Berdasarkan hasil penelitian ini dapat disimpulkan pelaksanaan usaha kesehatan sekolah (UKS) pada sekolah dasar negeri sekolah yang berada di wilayah kerja Puskesmas Sungai Durian Kecamatan Barangin Kota Sawahlunto Provinsi Sumatera Barat tahun 2016 sudah berjalan dengan baik. Untuk penelitian selanjutnya diharapkan dapat menggunakan instrument yang lebih spesifik, dan dapat melihat setiap faktor yang mempengaruhi terlaksananya program UKS agar program UKS semakin baik lagi.
Baca lebih lanjut

2 Baca lebih lajut

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PROGRAM TRIAS UKS (USAHA KESEHATAN SEKOLAH) BIDANG KESEHATAN DI SMA NU KEDUNG KABUPATEN JEPARA - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

FAKTOR – FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PELAKSANAAN PROGRAM TRIAS UKS (USAHA KESEHATAN SEKOLAH) BIDANG KESEHATAN DI SMA NU KEDUNG KABUPATEN JEPARA - Repository Universitas Muhammadiyah Semarang

Dalam upaya meningkatkan berjalannya program UKS kepala sekolah mengatakan bahwa s ekarang ini baru membenahi ruang UKS agar nyaman untuk pengurusnya dan juga sambil melengkapi administrasi. Kemudian dari pihak pembina sudah ada rapat awal pembentukan stuktur organisasi dan jadwal jaga pengurus UKS, sarana dan prasarana baru di cicil sedikit – sedikit agar lengkap, kotak P3K juga nanti kami pindahkan ke ruang UKS juga akan menjalankan program TRIAS UKS sesuai dengan standart, melakukan kegiatan kerja bakti satu bulan sekali.
Baca lebih lanjut

14 Baca lebih lajut

Analisis Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di Wilayah Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2014

Analisis Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di Wilayah Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2014

The result of the research showed that the input, the implementation of UKGS, was conducted only by dentists, facility and infrastructure were inadequate, and the operational cost which came from BOK of the Health Service was also inadequate. Besides that, the process which included UKGS program was only counseling and examining dental and mouth, basic dental medical care was not implemented in schools, there was no activity of mass tooth brushing and developing/training for school teachers, the role of the Principals was not maximal, and there was no supervision activity at the Elementary Schools in Medan. Therefore, the output, the index of undergoing caries teeth (dmf-t) was still in a very high category of 9.12.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Analisis Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di Wilayah Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2014

Analisis Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di Wilayah Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2014

The result of the research showed that the input, the implementation of UKGS, was conducted only by dentists, facility and infrastructure were inadequate, and the operational cost which came from BOK of the Health Service was also inadequate. Besides that, the process which included UKGS program was only counseling and examining dental and mouth, basic dental medical care was not implemented in schools, there was no activity of mass tooth brushing and developing/training for school teachers, the role of the Principals was not maximal, and there was no supervision activity at the Elementary Schools in Medan. Therefore, the output, the index of undergoing caries teeth (dmf-t) was still in a very high category of 9.12.
Baca lebih lanjut

136 Baca lebih lajut

USAHA KESEHATAN SEKOLAH SMP

USAHA KESEHATAN SEKOLAH SMP

Pelayanan Kesehatan yang dilaksanakan oleh Tim Pembina UKS dan Kader UKS meliputi : pemeriksaan kesehatan ssecara rutin di kelas misalnya rambut, kulit, kuku, telinga dan gigi , pemeriksaan berkala oleh guru dan PUSKESMAS, pembinaan kebersihan lingkungan ( misalnya pelaksanaan kerja bakti pada jam krida ,Pengelolaan sampah, kebersihan tempat cuci tangan, kamar mandi dan WC dsb ), membina kebersihan perorangan, pemeriksaan berkala / periodik 6 bulan sekali, pemeriksaan berkala 1 tahun sekali bagi guru, pemberian rujukan jika ada siswa sakit yang tidak mampu ditangani oleh kader serta alih teknologi pengetahuan kesehatan baik oleh guru maupun kader agar ketrampilan dan pengetahuan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.
Baca lebih lanjut

9 Baca lebih lajut

PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENINGKATAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH SE-GUGUS SEKOLAH SIDAYU KECAMATAN LEKSONO KABUPATEN WONOSOBO.

PELAKSANAAN PELAYANAN KESEHATAN DALAM UPAYA PENINGKATAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH SE-GUGUS SEKOLAH SIDAYU KECAMATAN LEKSONO KABUPATEN WONOSOBO.

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat, hidayah, dan karunia-Nya sehingga skripsi yang berjudul "Pelaksanaan Pelayanan Kesehatan dalam Upaya Peningkatan Usaha Kesehatan Sekolah Se -Gugus Sekolah Sidayu Kecamatan Leksono Kabupaten Wonosobo" ini dapat terselesaikan dengan baik. Penulis menyadari bahwa penulisan skripsi ini tidak dapat terselesaikan dengan baik tanpa maupun bantuan dari berbagai pihak. Oleh karena itu, dalam kesempatan ini penulis ingin menyampaikan rasa terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu dan memberikan dukungan sebagai berikut :
Baca lebih lanjut

101 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Analisis Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di Wilayah Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2014

BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang - Analisis Pelaksanaan Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS) di Wilayah Puskesmas Polonia Kecamatan Medan Polonia Tahun 2014

Program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah dinilai berhasil atau tidaknya berdasarkan cakupan pelayanan Usaha Kesehatan Gigi Sekolah yang meliputi: 1) Cakupan SD yang mendapat pelayanan medik gigi dasar atas dasar permintaan sebesar 50%, 2) Cakupan sekolah yang melaksanakan sikat gigi massal sebesar 80 %, 3) Cakupan SD yang mendapat penyuluhan kesehatan gigi dan mulut sebesar 100 %, 4) Cakupan SD yang mendapat pelayanan medik gigi dasar atas dasar kebutuhan sebesar 30 %, 5) Frekuensi pembinaan petugas UKGS ke SD minimal dilakukan 2 kali setahun, 6) Cakupan murid SD yang mendapat pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut dari seluruh murid yang ada minimal 75%, 7) Cakupan murid SD yang mendapat perawatan medik gigi dasar dari seluruh murid yang memerlukan perawatan lanjutan sebesar 80 % (Depkes RI, 2004).
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Program Upaya Kesehatan Gigi di Puskesmas Padang Bulan dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Pelaksanaan Program Upaya Kesehatan Gigi di Puskesmas Padang Bulan dalam Meningkatkan Derajat Kesehatan Masyarakat

Pelayanan medik gigi dasar yang paling tinggi yaitu pencabutan gigi tetap yang mencapai 1.380. Tingginya kasus pencabutan gigi tetap di Puskesmas Padang Bulan disebabkan karena masyarakat yang berobat gigi ke BPG rata-rata memiliki gigi yang tidak dapat ditambal dan dirawat saluran akar lagi. Oleh karena itu, pencabutan gigi di Puskesmas Padang Bulan mencapai tingkat yang paling tinggi dibanding dengan pelayanan medik gigi dasar lainnya. Tingginya kasus pencabutan gigi di Puskesmas Padang Bulan mengakibatkan, bahan anastesi yang diberikan oleh Dinas Kesehatan tidak mencukupi untuk semua pasien. Bahan anastesi yang tersedia di BPG hanya mencukupi untuk delapan puluh kasus pencabutan gigi setiap bulannya. Namun, rata-rata jumlah kasus pencabutan gigi mencapai 115 setiap bulannya. Oleh karena itu, di BPG sering terjadi kehabisan bahan anastesi. Apabila bahan anastesi sudah habis maka, pasien dirujuk ke tempat pengobatan lainnya. Jumlah pelayanan kesehatan yang paling rendah yaitu tumpatan gigi sulung.
Baca lebih lanjut

74 Baca lebih lajut

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel 23 orang adalah guru sekolah

Metode: Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan sampel 23 orang adalah guru sekolah

Penelitian yang dilakukan Kusuma (2013) Hubungan Antara Trias UKS Dengan Pelaksanaan PHBS Pada Murid Di Sekolah Dasar Negeri Palalangan 01 Dan Palalangan 04 Gunungpati Semarang 2013, kegiatan pelayanan kesehatan dalam kategori baik sebesar 82,1%, hasil penelitian Anam (2008) Studi Pelaksanaan Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) SD Negeri Kecamata Batuan Kabupaten Sumenep, kegiatan pelayanan kesehatan dalam kategori cukup 58,7%. Menurut Efendi dan Makhfudli (2009) Pelaksanan utama pada pelayanan kesehatan di sekolah atau madrasah adalah upaya peningkatan (promotif), pencegahan (preventif), pengobatan (kuratif) dan pemulihan (rehabilitatif). Yang dilakukan secara serasi dan terpadu terhadap peserta didik yang pada khususnya dan warga sekolah pada umumnya dibawah koordinasi Pembina UKS dengan bimbingan teknis dan pengawasan puskesmas setempat. Efendi dan Makfudli (2009) yang lebih diutamakan dalam upaya kesehatan di sekolah yaitu meningkatkan
Baca lebih lanjut

8 Baca lebih lajut

Dukungan Petugas Kesehatan dalam Pelaksanaan Program  UKS pada SD Negeri di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh

Dukungan Petugas Kesehatan dalam Pelaksanaan Program UKS pada SD Negeri di Kecamatan Karang Baru Kabupaten Aceh Tamiang Provinsi Aceh

Kegiatan yang selalu dilakukan oleh petugas kesehatan Puskesmas adalah pemeriksaan kesehatan fisik secara berkala tiap tiga bulan sebanyak 18 orang (35%). Hal ini memberi arti bahwa pelaksanaan program tersebut telah dilaksanakan oleh perawat bekerja sama dengan petugas lain yang didalamnya termasuk dokter umum, tenaga bidan dan petugas laboratorium. Kegiatan ini sesuai dengan apa yang diharapkan Depkes (2001), dimana pemerintah daerah diberikan wewenang untuk menjalankan dan mengembangkan program usaha kesehatan sekolah yang disesuaikan dengan keadaan dan kemampuan daerah setempat. Sesuai dengan kebijakan Depkes tersebut, maka Puskesmas selalu melakukan pengembangan program sesuai dengan kemampuan yang ada.
Baca lebih lanjut

60 Baca lebih lajut

Pelaksanaan Program Dokter Kecil dalam Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul Tahun 2014.

Pelaksanaan Program Dokter Kecil dalam Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul Tahun 2014.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara keseluruhan Pelaksanaan Program Dokter Kecil dalam Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di Sekolah Dasar Se-Kecamatan Bambanglipuro Kabupaten Bantul Tahun 2014 terdapat 6 sekolah (37,5%) dalam kategori terlaksana, 4 sekolah (25%) dalam kategori sedang terlaksana, 5 sekolah (31,25%) dalam kategori akan terlaksana, 1 sekolah (6.25%) dalam kategori tidak terlaksana.

15 Baca lebih lajut

SURVEI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH DI SMA SE KABUPATEN PURBALINGGA

SURVEI PELAKSANAAN USAHA KESEHATAN SEKOLAH DI SMA SE KABUPATEN PURBALINGGA

Observasi yang dilakukan adalah jenis observasi terus terang, dimana peneliti menyatakan kepentingannya kepada nara sumber bahwa dia sedang melakukan sebuah penelitian (Sugiyono, 2007: 66). Dalam penelitian ini kegiatan observasi dilakukan langsung di setiap SMA Negeri se-Kabupaten Purbalingga. Data yang diambil melalui observasi dalam penelitian ini terutama pada aspek sarana dan prasarana fisik yang terdapat di setiap sekolah, meliputi data ruang UKS, lingkungan sekolah, toilet, ketersedian obat-obatan dan peralatan medis. Dalam penelitian ini observasi dibantu dengan menggunakan lembar cek lis dengan penilaian secara bertingkat dengan skor tertinggi 5 dan skor terrendah 1, yaitu sangat baik dengan skor 5, cukup baik dengan skor 4, baik dengan skor 3, kurang baik dengan skor 2 dan kriteria tidak baik dengan skor 1. Berikut kriteria masing-masing penilaian lembar obeservasi.
Baca lebih lanjut

119 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...