Top PDF PERANAN TEKNOLOGI DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TENGAH TAHUN 1993-2013

PERANAN TEKNOLOGI DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TENGAH TAHUN 1993-2013

PERANAN TEKNOLOGI DALAM PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TENGAH TAHUN 1993-2013

Tipe penelitian ini adalah penelitian kuantitatif dengan pendekatan kausal. Alat analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda dengan teknik estimasi Ordinary LeastSquare. Sedangkan pertumbuhan teknologi diperoleh dengan menggunakan teori solow residual dan metode growth accounting.

15 Baca lebih lajut

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 1994-2013.

ANALISIS FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 1994-2013.

Menurut Rovia (2013:3), masalah lain yang berkaitan dengan pertumbuhan ekonomi yang dapat menimbulkan efek baik maupun buruk adalah inflasi. Nopirin (dalam Amira, 2013:20) berpendapat, Inflasi merupakan suatu proses meningkatnya harga-harga secara umum dan terus menerus (continue) berkaitan dengan mekanisme pasar yang disebabkan beberapa faktor antara lain, konsumsi masyarakat yang meningkat, berlebihnya likuiditas di pasar yang memicu konsumsi bahkan spekulasi, hingga berakibat adanya ketidaklancaran distribusi barang.

10 Baca lebih lajut

DAFTAR PUSTAKA Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kota Surakarta Tahun 1993 - 2013.

DAFTAR PUSTAKA Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kota Surakarta Tahun 1993 - 2013.

Prasetyo, Eko. 2011. Analisis Pengaruh Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN), Penanaman Modal Asing (PMA), Tenaga Kerja, dan Ekspor Terhadap Pertumbuhan Ekonomi di Jawa Tengah Periode Tahun 1985 – 2009. Skripsi. Semarang: Universitas Negeri Semarang.

5 Baca lebih lajut

Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Tengah Pada Era Reformasi Tahun 2000 - 2013.

Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Tengah Pada Era Reformasi Tahun 2000 - 2013.

Puji syukur kami panjatkan kehadirat Alloh SWT atas limpahan rahmat Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan penelitian dan laporan tesis yang berjudul Pertumbuhan Ekonomi dan Ketimpangan Pendapatan di Provinsi Jawa Tengah Pada Era Reformasi Tahun 2000-2013

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kota Surakarta Tahun 1993 - 2013.

PENDAHULUAN Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kota Surakarta Tahun 1993 - 2013.

Kota Surakarta merupakan salah satu kota besar di Propinsi Jawa Tengah yang menunjang kota-kota lainnya seperti Semarang dan Yogyakarta. Secara umum kondisi perekonomian Kota Surakarta sejak tahun 2000 menunjukkan adanya perkembangan yang relatif baik. Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, sektor perdagangan, hotel, dan restoran merupakan sektor yang paling besar memberikan nilai tambah terhadap ekonomi daerah Kota Surakarta.

11 Baca lebih lajut

ANALISIS TIPOLOGI DAN SEKTOR POTENSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN  Analisis Tipologi Dan Sektor Potensial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2015.

ANALISIS TIPOLOGI DAN SEKTOR POTENSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN Analisis Tipologi Dan Sektor Potensial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2015.

Penelitian ini ditujukan untuk menganalisis tipologi dan sektor potensial dalam pengembangan ekonomi wilayah di Provinsi Jawa Tengah. Data yang digunakan adalah nilai PDRB, PDRB Perkapita, PDB nasional, dan Jumlah penduduk. Hasil analisis LQ mengalami fluktuasi,terjadi pada tahun 2013-2014 sektor konstruksi sektor basis sedangkat pada tahun 2015 menjadi non basis. Sedangkan perubahan sektor non basis menjadi sektor basis adalah sektor penyediaan akomodasi dan makan minum. Hasil analisis dengan metode Shift- share esteban marquillas menunjukan sektor yang mempunyai keunggulan kompetitif dan spesialisasi adalah sektor Pertanian, kebutanan, dan perikanan, sektor industri pengolahan, sektor perdagangan besar dan eceran; Reparasi mobil dan sepeda motor, dan jasa pendidikan. Tipologi klassen yang ditunjang dengan analisis sistem informasi geografi di Provinsi Jawa Tengah yang termasuk dalam kategori daerah-daerah maju cepat dan tumbuh cepat antara lain kabupaten Sukoharjo, Kabupaten Karanganyar, kabupaten Semarang, kabupaten Kendal, Kota Surakarta, dan Kota Kendal.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

ANALISIS INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UPAH TERHADAP PENGANGGURAN TERDIDIK DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009 2013

ANALISIS INFLASI, PERTUMBUHAN EKONOMI DAN UPAH TERHADAP PENGANGGURAN TERDIDIK DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2009 2013

Kata Kunci : Inflasi, Pertumbuhan Ekonomi, Upah, Pengangguran Terdidik. Provinsi Jawa Tengah selalu menjadi urutan ke-2 dengan jumlah pengangguran terbanyak se-Indonesia. Pengangguran saat ini lebih didominasi oleh angkatan kerja lulusan SLTA/Kejuruan dan Perguruan Tinggi, hal tersebut merupakan masalah serius karena berdampak pada merosotnya produktifitas sumber daya manusia. Tujuan dari penelitian ini adalah mengetahui pengaruh inflasi, pertumbuhan ekonomi dan upah terhadap pengangguran terdidik serta upaya pemerintah dalam menangani masalah pengangguran terdidik.
Baca lebih lanjut

88 Baca lebih lajut

ANALISIS TIPOLOGI DAN SEKTOR POTENSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013-2015  Analisis Tipologi Dan Sektor Potensial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2015.

ANALISIS TIPOLOGI DAN SEKTOR POTENSIAL TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI PROVINSI JAWA TENGAH TAHUN 2013-2015 Analisis Tipologi Dan Sektor Potensial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2015.

Menurut Todaro, (2010) Tinggi rendahnya tingkat kemajuan pembangunan di suatu negara biasanya hanya diukur berdasarkan tingkat pertumbuhan baik secara keseluruhan maupun perkapita, yang diyakini akan menetes dengan sendirinya sehingga menciptakan lapangan kerja dan berbagai peluang ekonomi lain, yang pada akhirnya hasil-hasil pertumbuhan ekonomi dan sosial secara lebih merata. Dengan demikian, tingkat pertumbuha ekonomi merupakan unsur yang paling diutamakan sedangkan masalah- masalah yang lain seperti soal kemiskinan, diskriminasi, pengangguran dan ketimpangan distribusi pendapatan, seringkali dinomorduakan.
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Analisis Tipologi Dan Sektor Potensial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2015.

PENDAHULUAN Analisis Tipologi Dan Sektor Potensial Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Propinsi Jawa Tengah Tahun 2013-2015.

Tabel 1.2 dibawah ini adalah tabel peranan PDRB menurut lapangan usaha dalam bentuk persentase dari tujuh belas sektor ekonomi memiliki nilai positif di Provinsi Jawa Tengah tahun 2012 sampai 2015, peranan lapangan usaha didominasi tiga sektor yaitu Sektor Industri Pengolahan, kategori ini mampu menyumbangkan sekitar ± 30% setiap tahunnya terhadap PDRB Propinsi Jawa Tengah, yang kedua konstribusi Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan sepeda meyumbang PDRB pada tahun 2012 sebesar 14,62% pada tahun 2013 sebesar 14.56% tahun 2014 sebesar 14.49% dan tahun 2015 sebesar 14.31%, serta sektor Pertanian, Kehutanan, dan Perikanan meyumbang PDRB tahun 2012 sebesar 15.41%, tanun 2013 sebesar 14.98%, tahun 2014 sebesar 14,09% dan pada tahun 2015 sebesar 14.11%, sisanya disumbang oleh ke empat belas sektor lainnya dengan nilai persentase yang berbeda beda.
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

PENGARUH  INVESTASI, TENAGA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI   Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dijawa Tengah Tahun 1993-2012.

PENGARUH INVESTASI, TENAGA KERJA DAN TINGKAT PENDIDIKAN TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dijawa Tengah Tahun 1993-2012.

Pertumbuhan Ekonomi merupakan suatu masalah yang kompleks di tingkat nasional maupun regioal, sehingga diperlukan strategi yang tepat dan berkelanjutan bagi Pemerintah dalam menanggulanginya. Adapun tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh investasi, Tenaga Kerja, dan tingkat Pendidikan terhadap Pertumbuhan Ekonomi di provinsi Jawa Tengah Tahun 1993-2012. Metode analisis data menggunankan model analisis regresi linier berganda dengan metode estimasi Ordinari Least Square (OLS). Hasil penelitian menujukkan tidak ada pengaruh Variabel Tenaga Kerja terhadap Pertumbuhan ekonomi, ada pengaruh signifikan Variabel Tingkat Pendidikan terhadap Pertumbuhan ekonomi, dan tidak ada pengaruh Variabel Investasi terhadap Pertumbuhan ekonomi di Jawa Tengah tahun 1993-2012.
Baca lebih lanjut

16 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dijawa Tengah Tahun 1993-2012.

PENDAHULUAN Pengaruh Investasi, Tenaga Kerja Dan Tingkat Pendidikan Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Dijawa Tengah Tahun 1993-2012.

Berdasarkan data di atas, dapat diketahui bahwa jumlah Pencari kerja terbanyak yaitu pada tahun 2012 didominasi Lulusan SLTA sebanyak 318.870 orang. Sementara itu, UNDP menetapkan batas minimum untuk RLS (Rata-rata Usia lama sekolah) suatu daerah adalah 15 tahun atau setara dengan jenjang diploma dan/atau universitas. Oleh sebab itu dapat disimpulkan bahwa angka tersebut menunjukkan masih rendahnya kualitas sumberdaya manusia di Provinsi Jawa Tengah, sudah sewajarnya jika tingkat pendidikan masyarakat ditingkatkan agar kualitas sumberdaya manusia dapat meningkat.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Tengah Tahun 2012-2014.

PENDAHULUAN Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Tengah Tahun 2012-2014.

(pengolahan, penyimpanan, pengangkutan, transmisi atau distribusi migas) (Adam, 2014). Air bersih sebagai akses pendorong dalam produksi maupun konsumsi dan dapat juga membantu meningkatkan produktivitas ekonomi (Syahputri, 2013). Pembangunan Infrastruktur sumber daya air pada dasarnya adalah upaya untuk memberikan akses secara adil kepada seluruh masyarakat untuk mendapatkan air bersih agar mampu berkehidupan yang sehat, bersih dan produktif. Sarana kesehatan diperhitungkan untuk dapat menjaga masyarakat agar selalu dalam kondisi sehat sehingga mudah dan memperlancar melakukan kegiatan ekonomi dan sarana kesehatan diperhitungkan untuk dapat menjaga masyarakat agar selalu dalam kondisi sehat sehingga mudah dan memperlancar melakukan kegiatan ekonomi.Infrastruktur pendidikan berperan untuk memberikan kemampuan, pengalaman, serta keahlian kepada masyarakat agar menciptakan sumber daya manusia yang berkualitas yang diperlukan untuk subyek pelaku ekonomi.
Baca lebih lanjut

10 Baca lebih lajut

PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TENGAH TAHUN  Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Tengah Tahun 2012-2014.

PENGARUH INFRASTRUKTUR TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI DI JAWA TENGAH TAHUN Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Jawa Tengah Tahun 2012-2014.

Ade Ayu Winanda (2016) melakukan penelitian dengan judul “Analisis Pengaruh Infrastruktur Terhadap Pertumbuhan Ekonomi Di Kota Bandar Lampung” ,dengan menggunakan alat analisis regresi linier berganda data yang digunakan adalah time series tahun 2003-2013.Variabel independen yang digunakan infrastruktur Jalan, Infrastruktur Listrik, Infrastruktur Air Bersih.Berdasarkan hasil pengolahan regresi linier berganda maka dapat di ketahui bahwa dari semua variabel infrastruktur Jalan, Infrastruktur Listrik, Infrastruktur Air Bersih berpengaruh signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi di kota bandar lampung.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

ANALISIS POTENSI EKONOMI SEKTORAL PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN 1993 – 2000

ANALISIS POTENSI EKONOMI SEKTORAL PROPINSI JAWA TENGAH TAHUN 1993 – 2000

Selanjutnya, pengusahaan pembangunan daerah secara umum ditujukan untuk lebih mengembangkan dan menyerasikan laju pertumbuhan antar daerah. Dalam pelaksanaan pembangunan daerah harus disesuaikan dengan prioritas daerah serta melalui pengembangan potensi daerah seoptimal mungkin. Pembangunan daerah harus selalu memperhatikan karakteristik wilayahnya sehingga kebijaksanaan pembangunan dapat makin terarah dan sumber daya terbatas yang dimiliki suatu daerah dapat dimafaatkan secara optimal pula. Oleh karena itu dalam rangka pembangunan ekonomi dibutuhkan suatu rencana yang matang untuk menentukan sektor – sektor mana yang perlu dikembangkan dan memilih sektor – sektor prioritas, pentingnya penentuan dan pemilihan sektor – sektor tersebut di maksudkan agar dana pembangunan yang terbatas benar-benar dapat tersalur ke sektor- sektor yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi di suatu daerah, khususnya di daerah propinsi Jawa Tengah secara maksimal.
Baca lebih lanjut

99 Baca lebih lajut

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMIKOTA SURAKARTA TAHUN 1993 - 2013 Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kota Surakarta Tahun 1993 - 2013.

FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMIKOTA SURAKARTA TAHUN 1993 - 2013 Faktor Yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi Kota Surakarta Tahun 1993 - 2013.

3. Bagi setiap warga negara, utamanya masyarakat Kota Surakarta hendaknya lebih aktif dalam menggalakkan pertumbuhan ekonomi dengan terus mengembangkan kreativitas dan mendukung program-program pemerintah demi tercapainya pertumbuhan ekonomi yang dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat.

13 Baca lebih lajut

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2006 - 2010 - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Masalah - PENGARUH JUMLAH PENDUDUK DAN INVESTASI TERHADAP PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 2006 - 2010 - Repository Fakultas Ekonomi UNJ

Gubemur Jawa Tengah menjelaskan berbagai potensi Jateng yang merupakan peluang besar investasi, mulai dari pertanian, perkebunan, peternakan, pariwisata, hingga pertambangan. Terdapat banyak peluang investasi di Jawa Tengah. Menurut catatan Badan Penanaman Modal Prov. Jateng, realisasi nilai investasi PMA di Jateng sampai dengan Mei 2010 mencapai Rp.17,6 juta US$ dan Rp.130 Milyar. Sementara untuk PMDN tercatat 4 proyek senilai Rp.90 milyar, sektor usaha itu berupa industri tekstil, kayu perdagangan, property dan hotel. Investasi tersebut menyebar di Semarang, Karanganyar, Jepara dan Demak. Apabila dikaitkan dengan target pengembangan investasi Jateng selama tahun 2010 sebesar Rp. 80,30 trilyun, maka masih optimis untuk mencapainya. 6
Baca lebih lanjut

17 Baca lebih lajut

drs budiarso eko mpd 195311081983031002

drs budiarso eko mpd 195311081983031002

10 Judul : Pengembangan teknologi tepat guna yang diberikan dosen FPTK IKIP Semarang kepada masyarakat desa di Jawa Tengah tahun 1993/1994 Program : DIKS Tahun : 1993 Status : Ketua T[r]

7 Baca lebih lajut

BAB I  Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Jawa Tengah Tahun 1991-2011.

BAB I Analisis Faktor- Faktor Yang Mempengaruhi Kemiskinan Di Jawa Tengah Tahun 1991-2011.

Pemerintah sendiri selalu mencanangkan upaya penanggulangan kemiskinan dari tahun ketahun. Namun jumlah penduduk miskin Indonesia tidak juga mengalami penurunan yang signifikan, walaupun data di BPS menunjukkan kecenderungan penurunan jumlah penduduk miskin, secara kualitatif belum menampakkan dampak perubahan yang nyata malahan kondisinya semakin memprihatinkan tiap tahunnya (Wongdesmiwati, 2009).

10 Baca lebih lajut

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI  JAWA TENGAH FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN HAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 1994-2009.

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN EKONOMI JAWA TENGAH FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN HAN EKONOMI JAWA TENGAH TAHUN 1994-2009.

Metode penelitian ini menggunakan model regresi linier berganda dimana data-data yang digunakan merupakan data sekunder berupa deret berkala (time series) dari tahun 1994-2009, yang meliputi data Investasi yang digunakan adalah proyek-proyek penanaman modal dalam negeri (dalam US $), ekspor yang digunakan adalah total nilai ekspor (US $) dan Labour yang digunakan adalah jumlah tenaga kerja (dalam Juta jiwa). Alat analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah regresi linier dengan metode OLS (Ordinary Least Square). Dengan fungsi sebagai berikut: PDB = f (Investment, Exsport, Labour). Formulasi dari bentuk tersebut dapat kedalam model persamaan regresi: PDBt = ß 0 + ß 1 I t +
Baca lebih lanjut

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...