Top PDF UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEREDARAN NARKOBA.

Penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah sangat mengkhawatirkan. Narkoba sendiri barang yang tidak lagi susah untuk didapatkan, melainkan barang yang amat mudah untuk didapat karena kebutuhan sesaat sebagai efek candu dan kenikmatan tubuh penggunanya. Pecandu narkorba akan menghalalkan segala cara untuk mendapat kan barang haram ini karena narkoba memang suatu zat efek candu yang kuat bagi pengunanya dan efek ketergantungan yang luar biasa. Ketergantungan yang dialami pemakai narkoba ini jika tidak terealisasi maka efek yang akan dialami adalah sakaw, yaitu keadaan dimana orang tersebut mengalami rasa gelisah atau gangguan psikis atau psikologis akibat kecanduan putau.
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

PENUTUP  UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH GENG MOTOR.

PENUTUP UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH GENG MOTOR.

2. Kendala yang dihadapi oleh Polda Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menanggulangi tindak pidana yang dilakukan oleh geng motor adalah kurangnya sarana dan prasarana berupa mobil, yang berjumlah 3 unit, sedangkan yang tersedia hanya 1 (satu) unit serta keterbatasan biaya operasional.

5 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENIPUAN BERMODUS SUMBANGAN (Studi di Wilayah Polda Lampung)

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENIPUAN BERMODUS SUMBANGAN (Studi di Wilayah Polda Lampung)

Kuning, diamankan Tim Khusus Anti Bandit (Tekab) 308 Ditreskrimum Polda Lampung. Penangkapan tersangka atas laporan warga. Modusnya meminta uang sumbangan kepada pemilik toko di Pasar Bambu Kuning dan sekitarnya atas nama Yayasan Bina Putra Bangsa. Surat permohonan zakat mal infaq dan sedekah dengan kop Yayasan Bina Putra Bangsa yang merupakan yayasan penyantun anak yatim piatu atau keluarga tak mampu itu ternyata palsu. Dari tersangka juga pihak kepolisian menyita stempel berlogo bintang atas nama yayasan. Setelah diinterogasi, ternyata tersangka melakukan penipuan dan uangnya digunakan membiayai keperluan pribadi. 7
Baca lebih lanjut

15 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MENGGUNAKAN PLAY STATION DI KOTA BANDAR LAMPUNG

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MENGGUNAKAN PLAY STATION DI KOTA BANDAR LAMPUNG

1. Semestinya aparat kepolisian dalam upaya menanggulangi tindak pidana perjudian menggunakan play station di kota bandar lampung lebih dapat menanggani dan mengontrol kriminal secara efektif, cepat, terbuka, manusiawi dan tanpa pandang bulu, sehingga tidak ada lagi kesempatan untuk melakukan pelanggaran hukum (dalam hal ini tindak pidana perjudian). Meningkatkan profesionalisme personil anggota Polri, khususnya anggota Polsek Sukarame dalam menjalankan tugasnya masing – masing. Menindak tegas bila ada aparat yang memback-up tindak pidana perjudian yang terjadi di lapangan, serta peningkatan fasilitas aparat kepolisian sehingga dapat meningkatkan kinerjanya.
Baca lebih lanjut

48 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH GENG MOTOR.

PENDAHULUAN UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH GENG MOTOR.

Perkembangan zaman pada era globalisasi disertai juga dengan adanya perubahan pandangan hidup yang secara tidak langsung menimbulkan berbagai hal dalam kehidupan masyarakat, baik hal yang positif dan negatif serta munculnya berbagai pelanggaran bahkan tindak pidana. Hal ini merupakan masalah yang harus segera diselesaikan, agar ketentraman dan keamanan dalam masyarakat tetap terjaga dan terpelihara. Pergaulan masyarakat dengan anggota masyarakat dalam kehidupan sehari-hari

14 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

Polisi sebagai aparat negara yang memiliki tugas pokok memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat, penegakan hukum, memberikan perlindungan, pengayoman dan pelayanan masyarakat, serta mempunyai wewenang dalam mencegah dan menanggulangi timbulnya penyakit-penyakit masyarakat. Berdasarkan dari tugas dan wewenangnya tersebut polisi mempunyai tugas untuk melakukan upaya penanggulangan terhadap semakin meluasnya perjudian melalui internet di masyarakat.

12 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DIAKIBATKAN OLEH PENGGUNAAN MINUMAN KERAS (STUDI KASUS DI POLRESTABES SEMARANG) SKRIPSI - Unika Repository

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DIAKIBATKAN OLEH PENGGUNAAN MINUMAN KERAS (STUDI KASUS DI POLRESTABES SEMARANG) SKRIPSI - Unika Repository

Tujuan kegunaan penelitian penyusunan skripsi tersebut adalah untuk mengetahui dan memahami upaya kepolisian Polrestabes Semarang dalam menanggulangi tindak pidana yang diakibatkan oleh penggunaan minuman keras dan untuk mengetahui dan memahami hambatan-hambatan yang dialami oleh pihak kepolisian Polrestabes Semarang dalam menanggulangi tindak pidana yang diakibatkan oleh penggunaan minuman keras.

10 Baca lebih lajut

Upaya pemberantasan dan penanggulangan tindak pidana narkoba oleh kepolisian kota besar ( Poltabes ) Surakarta AGUSTIN

Upaya pemberantasan dan penanggulangan tindak pidana narkoba oleh kepolisian kota besar ( Poltabes ) Surakarta AGUSTIN

Berdasarkan deskripsi hasil penelitian dan pembahasan sehubungan dengan masalah yang dikaji, dapat disimpulkan sebagai berikut : bahwa masih adana pelku tindak pidana / kejahatan narkoba di wilayah hukum Kepolisian Kota Besar Surakarta tersebut disebabkan antara lain (1) Dari aspek struktur hukum ( legal structure ), yaitu minmnya jumlah sumber daya manusia ( SDM petugas ), masih adanya oknum-oknum petugas yang mengambil kesempatan / keuntungan pribadi dalam kasus narkoba, terbatasnya sarana dan prasarana yang memadai untuk pengungkapan secara cepat proses penyelidikan dan penyidikan; (2) Dari aspek substansi hukum ( legal substance ), sanksi pidana terhadap pelaku tindak pidana sudah cukup berat akan tetapi dalam penerapannya sering terjadi kesiimpang siuran karena belum adanya peraturan pelaksana yang mmberikan pedoman kongkrit mengenai jenis / klasifikasi perbuatan, sehingga terkadang cukup menyulitkan petugas dalam membedakan jenis / klasifikasi tindak pidana yang dilakukan pelaku kejahatan, disamping itu belum adanya peraturan yang memberikan perlindungan terhadap hak-hak masyarakat / pelapor; (3) Dari aspek budaya hukum ( legal culture ), masih sedikitnya partisipasi masyarakat untuk membantu mengungkapkan tindak kejahatan ini, hal ini disebabkan masih dirasakan belum terjaminnya aspek perlindungan terhadap masyarakat / pelapor. Disamping itu masyarakat menganggap bahwa kejahatan ini termasuk dalam kejahatan yang dilakukan secara individu.
Baca lebih lanjut

84 Baca lebih lajut

        SKRIPSI UPAYA  KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM  UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH GENG MOTOR.

SKRIPSI UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM UPAYA KEPOLISIAN DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA YANG DILAKUKAN OLEH GENG MOTOR.

Atas berkat Tuhan Yesus penulis dapat menyelsaikan skripsi ini yang bertujuan tidak lain untuk memenuhi syarat kelulusan yang dilaksanakan Fakultas Hukum Universitas Atma Jaya Yogyakar[r]

12 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENCURIAN TERNAK KERBAU (STUDI KASUS POLRES HUMBANG HASUNDUTAN).

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PENCURIAN TERNAK KERBAU (STUDI KASUS POLRES HUMBANG HASUNDUTAN).

Tindak pidana pencurian diatur dalam Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) terdapat beberapa pasal yang mengatur dan memberikan sanksi tegas bagi tindak pidana pencurian. “Barang siapa mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, diancam karena pencurian dengan pidana penjara paling lama lima tahun atau denda paling sedikit enam puluh rupiah.”. KUHP telah mengatur secara yuridis pasal-pasal yang menyangkut kejahatan atau tindak pidana pencurian mulai dari Pasal 362 pada Bab XXII Buku II KUHP. Namun pencurian masih sering terjadi dan meresahkan masyarakat.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

PENUTUP  UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

PENUTUP UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

1. Terhadap konstruksi hukum Indonesia yang sekarang masih belum dapat menjangkau para penyedia website perjudian di internet sebaiknya dilakukan amandemen untuk memasukan aturan yang dapat menjerat semua pihak yang terlibat untuk terjadinya tindak pidana perjudian yang dilakukan melalui internet.

4 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

PENDAHULUAN UPAYA KEPOLISIAN DAERAH (POLDA) DAERAH ISTIMEWA YOGYAKARTA DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN MELALUI INTERNET.

Adapun tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk memperoleh data-data mengenai upaya-upaya apa yang dilakukan dan kendala- kendala apa yang dihadapi oleh Kepolisian Daerah ( POLDA ) Daerah Istimewa Yogyakarta dalam menanggulangi terjadinya tindak pidana perjudian melalui internet di wilayah hukum Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta.

18 Baca lebih lajut

PENDAHULUAN  Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Di Wilayah Hukum Polres Boyolali.

PENDAHULUAN Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Di Wilayah Hukum Polres Boyolali.

Mengingat upaya penanggulangan kejahatan lewat jalur “non penal” lebih bersifat tindakan pencegahan untuk terjadinya kejahatan, maka sasaran utamanya adalah menangani faktor-faktor kondusif penyebab terjadinya kejahatan. Faktor- faktor kondusif itu antara lain, berpusat pada masalah-masalah atau kondisi- kondisi sosial yang secara langsung atau tidak langsung dapat menimbulkan atau menumbuhsuburkan kejahatan. Dengan demikian, dilihat dari sudut politik kriminal secara makro dan global, maka upaya-upaya nonpenal menduduki posisi kunci dan strategis dari keseluruhan upaya politik kriminal. Di berbagai Kongres PBB mengenai “The Prevention of Crime and Treatment of Offenders” ditegaskan upaya-upaya strategis mengenai penanggulangan sebab-sebab timbulnya kejahatan. 15
Baca lebih lanjut

19 Baca lebih lajut

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Welcome to Repositori Universitas Muria Kudus - Repositori Universitas Muria Kudus

Hasil penelitian menunjukkan bahwa integrasi kebijakan penggunaan sarana penal dan sarana non penal untuk menanggulangi tindak pidana narkoba di kabupaten demak telah dilaksanakan. Sarana penal dilakukan sesuai dengan petunjuk dan perintah dari UU nomer 35 tahun 2009 tentang narkotika, sehingga menjadikan hokum pidana sebagai senjata untuk memberantas tindak pidana narkotika. Sementara sarana non penal pun turut digunakan sebagai langkah pencegahan kenaikan angka ungkap kasus tindak pidana narkotika di demak. Tindakan pencegahan tersebut meliputi penyuluhan di sekolah, turut bekerja sama dengan tokoh masyarakat sebagai bentuk partisipasi masyarakat. Adapun kendala yang dihadapi adalah sarana prasarana yang masih dirasa kurang memadai dan keterbatasan personil sehingga berdampak pada kinerja satres narkoba demak. Upaya yang dapat dilakukan adalah dengan terus mengintensifkkan ruang konsultasi narkoba di polres demak serta terus mengkampanyekan anti narkoba melalui media social dan penyuluhan.
Baca lebih lanjut

12 Baca lebih lajut

HUBUNGAN ANTARA KEJAHATAN PEREDARAN GELAP NARKOBA DAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

HUBUNGAN ANTARA KEJAHATAN PEREDARAN GELAP NARKOBA DAN TINDAK PIDANA PENCUCIAN UANG

Sebagaimana telah diuraikan pada bagian awal tulisan ini, kejahatan peredaran gelap narkotika adalah sumber uang haram yang paling dominan dan merupakan kejahatan asal (predicate crime) yang utama. Selanjutnya, dinyatakan pula bahwa rezim anti pencucian uang yang efektif sangat berpengaruh terhadap upaya memerangi kejahatan peredaran gelap narkoba dengan cara menghambat masuknya uang kotor atau hasil bisnis haram itu ke dalam sistem keuangan. Disamping itu, rezim anti pencucian uang juga berfungsi mencegah sistem keuangan dijadikan sasaran dan sarana kejahatan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa rezim anti pencucian uang menjalankan fungsi ganda yaitu penegakan ketentuan anti pencucian uang yang sekaligus untuk menjaga integritas sistem keuangan, serta mencegah berkembangnya kejahatan asal (predicate crime).
Baca lebih lanjut

6 Baca lebih lajut

Tinjauan Kriminologis Penyalahgunaan dan Peredaran Obat Daftar G di Kota Makassar - Repositori UIN Alauddin Makassar

Tinjauan Kriminologis Penyalahgunaan dan Peredaran Obat Daftar G di Kota Makassar - Repositori UIN Alauddin Makassar

Pihak kepolisian Polrestabes Makassar merupakan pihak yang paling bertanggung jawab terkait terjadinya tindak pidana peredaran obat berbahaya (daftar G) jenis Tramadol dan Somadril di wilayah Kota Makassar. Sebagai instansi yang menagani langsung tindak pidana peredaran obat berbahaya (daftar G) jenis Tramadol dan Somadril di lapangan, maka diperlukan suatu keahlian dan kecakapan khusus agar mendapatkan hasil yang maksimal dalam melakukan penanganan terkait tindak pidana peredaran obat berbahaya (daftar G) jenis Tramadol dan Somadril. Pihak kepolisian resort Kota Makassar sudah sangat maksimal dalam melakukan upaya penanganan terkait tindak pidana peredaran obat berbahaya (daftar G) jenis Tramadol dan Somadril di wilayah Kota Makassar, Akan tetapi masih banyak ditemukan peredaran obat berbahaya (daftar G) Tramadol dan Somadril diwilayah kota Makassar, Hal ini dikarenakan lemahnya pengawasan melekat yang dilakukan oleh pihak kepolisan secara struktural.
Baca lebih lanjut

73 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BOYOLALI   Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Di Wilayah Hukum Polres Boyolali.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BOYOLALI Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Di Wilayah Hukum Polres Boyolali.

Berdasarkan tabel di atas, dapat kita ketahui bahwa jenis perjudian yang paling banyak terjadi di wilayah hukum Polres Boyolali khususnya di Kabupaten Boyolali antara bulan Januari 2013 sampai dengan bulan April tahun 2013 adalah jenis perjudian Togel Singapura dan Cap Jie Kia, karena pemain atau penombok judi togel Singapura dan Cap Jie Kia ini hanya memerlukan uang Rp. 500,- sampai dengan Rp. 1000,- untuk menjadikannya taruhan mereka bisa memasang satu angka yang diinginkan. Selain itu judi togel Singapura ini termasuk salah satu permainan perjudian yang bercirikan Semi Organized rapi, yaitu mempunyai birokrasi sendiri, resisten terhadap reaksi sosial dan mampu menebar jaringan kegiatan sedemikian rupa sehingga berjangkauan luas ditambah dengan suatu kulitas tinggi untuk menghindari upaya-upaya penegakan hukum melalui berbagai cara, sehingga para pemain atau penombok dari judi togel ini merasa aman.
Baca lebih lanjut

28 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PEMBEGALAN DI WILAYAH KOTA YOGYAKARTA.

Salah satu peran aparat kepolisian daam mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat tersebut adalah melalui tindakan diskresi. Kapasitas aparat kepolisian dalam melakukan diskresi di Indonesia secara yuridis diatur pada pasal 18 UU No. 2 Tahun 2002 yaitu “ Untuk kepentingan umum, pejabat Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam melaksanakan tugas dan wewenangnya dapat bertindak menurut penilaiannya sendiri“, hal tersebut mengandung maksud bahwa seorang anggota Polri yang melaksanakan tugasnnya di tengah tengah masyarakat seorang diri, harus mampu mengambil keputusaan berdasarkan penilaiannya sendiri apabila terjadi gangguan terhadap ketertiban dan keamanan umum atau bila timbul bahaya bagi ketertiban dan keamanan umum. Dalam menerapkan diskresi, aparat kepolisian dituntut untuk mengambil keputusan secara tepat dan arif. Termonolgi diskresi di lembaga kepolisian disebut sebagai diskresi kepolisian, biasanya berupa memaafkan, menasihati, penghentian penyidikan dan lainnya. Kepala Polisi Kota Yogyakarta memerintahkan dan memberikan izin kepada jajarannya yang bertugas di lapangan untuk menembak di tempat pelaku kejahatan atau begal yang memang dianggap membahayakan warga dan petugas. Namun, tindakan tembak di tempat tersebut dilakukan oleh petugas di lapangan terutama anggota Buser jika memang benar- benar dalam situasi terdesak dan membahayakan jiwa petugas. Tembak di tempat ini harus terukur dimana pelaku dalam kondisi sangat membahayakan dan untuk menumbuhkan efek jera kepada para pelaku tindak pidana pembegalan dengan tindakan para pelaku yang sudah mengancam keselamatan korban,maka hendaknya, maka kepolisian harus konsisten dalam penegakkan hukum tanpa pandang bulu untuk menindak secara tegas yang melakukan tindak pidana pembegalan tersebut,yang dimana tindakan melawan hukum yang menimbulkan korban. Kepolisian juga harus menimbulkan rasa kepercayaan masyarakat kepada aparat penegak hukum. Kepolisian harus lebih sigap dalam mengatasi kasus ini, dan harus dengan cepat mengungkap siapa pelakunya, barang bukti serta mengantisipasi di setiap lokasi yang rawan pembegalan.
Baca lebih lanjut

13 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENGATASI TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Studi Kasus: Polres Serdang Bedagai).

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENGATASI TINDAK PIDANA PENYALAHGUNAAN NARKOBA (Studi Kasus: Polres Serdang Bedagai).

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya kepolisian dalam mengatasi tindak pidana penyalahgunaan dan peredaran narkoba di wilayah hukum Kabupaten Serdang Bedagai. Penelitian ini dilakukan di wilayah hukum Polres Serdang Bedagai. Adapun metode penelitian yang digunakan penulis adalah metode deskriptif kualitatif yaitu suatu cara atau metode yang disajikan dalam bentuk paparan atau gambaran dari temuan-temuan yang ada di lapangan. Adapun subjek dalam penelitian ini adalah 18 orang anggota kepolisian Sat Narkoba Serdang Bedagai. Teknik pengumpulan data diperoleh dari wawancara, observasi dan dokumentasi. Untuk menganalisis data digunakan teknik analisis data dengan menggunakan reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan.
Baca lebih lanjut

24 Baca lebih lajut

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BOYOLALI   Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Di Wilayah Hukum Polres Boyolali.

UPAYA KEPOLISIAN DALAM MENANGGULANGI TINDAK PIDANA PERJUDIAN DI WILAYAH HUKUM POLRES BOYOLALI Upaya Kepolisian Dalam Menanggulangi Tindak Pidana Perjudian Di Wilayah Hukum Polres Boyolali.

Tujuan penelitian ini adalah untuk : 1) Untuk mengetahui bentuk-bentuk perjudian yang dilakukan oleh masyarakat di wilayah hukum Polres Boyolali. 2) Untuk mengetahui upaya kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perjudian di wilayah hukum Polres Boyolali, 3) Untuk mengetahui kendala-kendala yang dihadapi oleh kepolisian dalam menanggulangi tindak pidana perjudian di wilayah hukum Polres Boyolali?

11 Baca lebih lajut

Show all 10000 documents...