• Tidak ada hasil yang ditemukan

PADA TAHUN 2014

C. Analisis Regresi Linear Berganda

Uji asumsi klasik telah dipenuhi dengan uji normalitas dimana pada grafik P-P Plot of regresion standardized residual ttk-ttk menyebar d sektar gars dagonal. Selan tu pada uj multkolneartas nla tolerance > 0,1 dan nla VIF < 10 pada Collinearity Statistics. Serta uj heteroskedaststas ddapat pada scaterplots yang menunjukan ttk-ttk tdak membentuk pola tertentu.

Dar hasl analss regres lnear berganda dperoleh persamaan sebaga berkut Y= -0,078 + 0,145 X1 + 0,270 X2 + 0,336 X3 + 0,034 X4 + 1,012 X5

Yang artnya, apabla nla X1 – X5 konstan, maka nla Y adalah -0,078, yang kemudan secara manajeral dterjemahkan bahwa bauran promos sangatlah pentng karena tanpa adanya bauran promos, nla ekutas merek adalah -0,078. Kemudan sub varabel yang berpengaruh palng domnan terhadap ekutas merek adalah direct marketing, karena memiliki nilai koefisien regres terbesar yatu 1,012 yang berart apabla terjad penngkatan direct marketing sebesar satu satuan akan menngkatkan ekutas merek sebesar 1,012 satuan.

Besarnya persentase sumbangan varabel bebas (bauran promos) terhadap varabel terikat (ekuitas merek) dapat dilihat dari nilai koefisien determinasi berganda (R2). Dar hasl perhtungan dperoleh nla R2 sebesar 0,549, artnya 54,90% ekutas merek dpengaruh oleh bauran promos secara serentak. Sedangkan 45,10% dpengaruh oleh faktor lan yang tdak dtelt dalam peneltan n.

D. Pengujian Hipotesis 1. Hpotess Smultan

Untuk menguj hpotess secara smultan dlakukan uj F, dmana dperoleh nla Fhtung sebesar 92,424 > Ftabel sebesar 2,24 yang menyatakan bahwa H0 dtolak dan H1 dterma. Dengan demkan dsmpulkan advertising, sales promotion, public relation, personal selling, direct marketing secara bersama (simultan) berpengaruh signifikan terhadap ekuitas merek pelumas Enduro 4T d kota Bandung.

2. Hpotess Parsal

No Hpotess thtng Ttabel Kesmpulan

1 H0 : tdak terdapat pengaruh yang signifikan dari advertising (X1) terhadap ekutas merek (Y)

2,876 1,97 H0 dtolak, artnya terdapat pengaruh yang signifiakan dari advertising (X1) terhadap ekutas merek (Y) 2 H0 : tdak terdapat pengaruh yang

signifikan dari sales promotion (X2) terhadap ekutas merek (Y)

3,000 1,97

3 H0 : tdak terdapat pengaruh yang signifikan dari public relation (X3) terhadap ekutas merek (Y)

3,873 1,97 H0 dtolak, artnya terdapat pengaruh yang signifikan dari public relation (X3) terhadap ekutas merek (Y) 4 H0 : tdak terdapat pengaruh yang

signifikan dari personal selling (X4) terhadap ekutas merek (Y)

0,489 1,97 H0 dterma, artnya tdak terdapat pengaruh yang signifikan dari personal sellng (X4) terhadap ekutas merek (Y)

5 H0 : tdak terdapat pengaruh yang signifikan dari direct marketing (X5) terhadap ekutas merek (Y)

12,199 1,97 H0 dtolak, artnya terdapat pengaruh yang signifikan dari direct marketing (X5) terhadap ekutas merek (Y)

IX. KESIMPULAN DAN SARAN A. Kesimpulan

1. Menurut responden, bauran promos pada pelumas Enduro 4T telah dlakukan dengan bak.

2. Menurut responden, ekutas merek pelumas Enduro 4T telah berada pada kategor bak. 3. Bauran promos secara smultan berpengaruh terhadap ekutas merek pelumas Enduro

4T sebesar 54,90 %. Secara parsal elemen bauran promos yatu advertising, sales promotion, public relation, dan direct marketing memiliki pengaruh signifikan terhadap ekutas merek. Sedangkan personal selling tdak memlk pengaruh parsal terhadap ekutas merek.

B. Saran

1. Saran Bag Perusahaan

a. Fakta bahwa direct marketing merupakan sub varabel palng domnan berpengaruh terhadap ekutas merek, PT. Pertamna seharusnya lebh banyak menyedakan kemudahan akses untuk proses nteraks antara phak pelumas Enduro 4T dengan konsumennya. Selan melalu telepon, katalog, dan surat penawaran, phak Enduro 4T dapat menggunakan webste, chatting, langganan surat elektronk.

b. Meda telepon memperoleh presentase terendah pada sub varabel direct marketing, sehngga perlu dtngkatkan knerjanya, dengan cara menyedakan akses hotline 24 jam melalu telepon, sehngga konsumen dengan mudah dan cepat mengakses nformas

melalu telepon. Selan tu, juga perlu dlakukan pangglan khusus melalu telepon kepada konsumen tertentu untuk member nformas-nformas menark terkat Enduro 4T. c. Dalam peneltan n personal selling adalah elemen bauran promos yang tdak

berpengaruh secara signifikan terhadap ekuitas merek pelumas Enduro 4T. Hal ini dapat bersumber dar karakterstk produk pelumas Enduro 4T tu sendr yang kurang sesua apabla dpasarkan melalu personal selling basa. Produk pelumas tdak dapat dgunakan dan drasakan kualtasnya secara mendadak (on the spot), sepert produk makanan dan sejensnya. Maka dar tu saran untuk PT. Pertamna adalah melakukan personal selling pada waktu dan tempat yang tepat, sepert pada waktu terdapat event penjualan sepeda motor masal, lalu wranaga menjelaskan keunggulan Enduro 4T, serta memfasltas paket penggantan pelumas Enduro 4T secara teratur selama perode waktu tertentu.

2. Saran Bag Peneltan Selanjutnya

a. Peneltan selanjutnya dapat memperluas objek peneltan yang dlakukan untuk wlayah kota-kota besar lannya, bahkan dperluas hngga provns Jawa Barat.

b. Hasl peneltan n menunjukkan bahwa 54,90% ekutas merek dapat djelaskan oleh bauran promos, sehngga mash cukup besar faktor lan yang mempengaruh ekutas merek d luar varabel bauran promos, dan sangat layak untuk dtelt selanjutnya.

DAFTAR PUSTAKA

Buchory , Herry Achmad dan Djasmn Saladn. (2010). Manajemen Pemasaran. Bandung: Lnda Karya.

Keller K.L. (2008). Srategc Brand Management (Buldng, Measurng, and Managng Brand Equty Thrd Edton. New Jersey: Pearson Educaton.

Kotler, Phlp, Keller K.L., dan Burton S. (2009). Marketing Management (1st edition). New South Wales: Pearson Educaton Australa.

Kotler, Phlp dan Armstrong, Gary. (2008). Prinsip-Prinsip Pemasaran Edisi 12 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Phlp dan Armstrong, Gary. (2008). Prinsip-Prinsip Pemasaran Edisi 12 Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Phlp dan Keller, K.L. (2009). Manajemen Pemasaran Edisi 13 Jilid 1. Jakarta: Erlangga.

Kotler, Phlp dan Keller, K.L. (2009). Manajemen Pemasaran Edisi 13 Jilid 2. Jakarta: Erlangga.

Pryatno, Duw. (2012). Cara Kilat Belajar Analisis Data dengan SPSS 20. Yogyakarta: And Rofiq, Ainur, Suryadi, Nanang, dan Nur Faidah, Nita. (2009). Peranan Ekuitas Merek terhadap

Loyalitas Pelanggan pada Industri Telepon Seluler. Jurnal Manajemen Research. Pp 1-14.

Sarwono, Jonathan dan Martadredja, Tutty. (2008). Riset Bisnis untuk Pengambilan Keputusan. Yogyakarta: And.

Suharsaputra, Uhar. (2012). Metode Penelitian. Bandung: Refika Aditama

Tjptono, Fand, Chandra, Gregorus, dan Ardana, Dad .(2008). Pemasaran Strategik. Yogyakarta: And.

Umar, Husen. (2009). Penelitian untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. Jakarta: Grafindo. Yamn, Sofyan dan Kurnawan, Her. (2009). SPSSComplete. Jakarta:Salemba Infotek.

SInambela, Sarton dan Wahdn. (2008). Pengaruh Bauran Promos terhadap Penngkatan Volume Penjualan pada PT Aquasolve Sanara. Jurnal Manajemen dan Akuntans. Vol. 4, pp. 15-81.

Otosa. (2013). “Pertamna Kuasa 60 Persen Pasar Pelumas Dalam Neger”. http://www.otosia. com/berita/pertamina-kuasai-60-persen-pasar-pelumas-dalam-negeri.html. Dakses tanggal 15 Januar 2014.

Racng, Pertamna. (2013). “Pertamna Rah Superbrands Award”. http://www.pertaminaracing. com/berita/11/4325/others/Pertamina+Raih+Superbrands+Award. Dakses tanggal 20 Januar 2014.

LAMPIRAN