Zimmerer (2009) menegaskan bahwa kreativitas dapat diajarkan dan kreativitas individual dapat ditingkatkan dengan cara berikut
1) Beri kesempatan diri Anda menjadi kreatif Berani untuk berpikir kreatif tanpa takut dibilang bodoh oleh orang lain Ide-ide cemerlang biasanya lahir dari hal-hal yang mungkin dianggap bodoh dan tidak berarti
2) Beri pikiran Anda masukan segar setiap hari Agar kreatif, otak perlu distimulasi dengan hal-hal baru yang variatif Mendengarkan radio dan berganti-ganti setiap hari, mendengarkan beragam jenis musik atau melakukan hal-hal lain yang sebelumnya tidak pernah dilakukan 3) Amati berbagai produk dan jasa perusahaan lainnya, terutama yang
berada di pasar yang benar-benar berbeda Tidak ada salahnya me-minjam ide perusahaan lain, kemudian mengembangkan menjadi inovasi yang brilian
4) Sadari kekuatan kreatif dari kesalahan Orang bijak mengatakan agar kita selalu belajar dari kesalahan yang diperbuat Orang kreatif me-ngatakan kita dapat memperoleh ide dari kesalahan yang kita buat Kisah Charles Goodyear menunjukkan hal tersebut Setelah bekerja selama lima tahun untuk memformulasikan kombinasi karet, belerang, dan timah putih, pada malam yang dingin tahun 1839, tanpa sengaja Charles menumpahkan sedikit campuran tersebut pada kompor kerjanya Campuran tersebut meleleh membentuk senyawa baru yang selama ini dicari-cari
5) Bawalah selalu buku harian untuk mencatat pikiran dan ide Ide-ide kreatif kadang muncul tanpa disengaja dan waktu yang tidak terduga Daripada cepat terlupa, ada baiknya membawa buku kecil untuk mencatat ide-ide yang mungkin akan muncul tiba-tiba
6) Dengarkan orang lain Ide tidak selalu datang dari diri kita Ide dapat datang dari orang lain, bahkan kompetitor kita Dengan demikian,
Pustaka Setia
selalu dengarkan orang lain karena mungkin ia akan menghadirkan ide cemerlang bagi kita
7) Dengarkan apa kata pelanggan Mendengarkan pelanggan wajib hukumnya Mereka mengonsumsi produk kita, sekaligus menjadi sumber ide yang tidak ada habisnya
8) Berbicara dengan anak kecil Anak-anak tidak membatasi pemikiran-nya Mereka bebas mengungkapkan kreativitas tanpa batas Mereka dapat menjadi sumber ide yang berharga
9) Simpan kotak mainan di kantor Anda Mainan-mainan kecil, seperti yoyo, gasing, dan lain-lain dapat menjadi sumber inspirasi Ketika sedang bingung, Anda dapat mengambil satu dan memikirkan bagaimana benda tersebut berkaitan dengan masalah Anda
10) Baca buku mengenai cara merangsang kreativitas dan mengambil kursus kreativitas Memahami prinsip-prinsip kreativitas akan sangat membantu meningkatkan kemampuan kreatif kita
11) Luangkan waktu Anda Luangkan waktu untuk berelaksasi, melepaskan diri dari rutinitas sejenak Ide-ide baru bisa muncul ketika otak tidak dalam keadaan tegang
C. Mengembangkan Inovatif
Kemampuan inovasi wirausahawan merupakan proses mengubah peluang suatu gagasan dan ide-ide yang dapat dijual Oleh karena itu, jika seorang wirausaha ingin sukses di dalam usahanya, ia harus membuat produknya dengan inovasi-inovasi baru karena inovasi faktor penting dalam proses produk dan pelayanan
Wirausahawan yang kreatif akan mampu menyesuaikan diri dengan situasi dan kondisi bisnis pada zaman sekarang Ia harus mampu me-ningkatkan inovasi yang lahir dari hasil penelitian serius dan terarah karena adanya kesempatan peluang-peluang bisnis Inovasiinovasi yang berhasil adalah yang sederhana dan terfokus, jelas, dan memiliki desain tersendiri
Adapun dasar untuk meningkatkan kemampuan inovasi di bidang produk dan pelayanan adalah sebagai berikut:
1 memulai belajar berinovasi dari pengalaman;
2 menghargai karyawan yang memiliki gagasan inovasi; 3 berorientasi pada tindakan untuk berinovasi;
4 menentukan tujuan dalam berinovasi;
5 membuat produk penuh inovasi dengan proses secara sederhana; 6 memulai membuat produk dengan inovasi yang terkecil;
7 menjalankan uji coba dan merevisinya;
8 mengikuti jadwal yang sudah ditentukan dalam berinovasi;
9 bekerja dengan semangat, mempunyai keyakinan dengan penuh inovasi dan risiko
Pada era global, persoalan-persoalan yang muncul dari dunia bisnis dan perdagangan harus diantisipasi dengan inovasi terhadap produk Wirausahawan merupakan inovator yang merasakan gerakan pereko-nomian pada zaman sekarang Untuk itu, wirausahawan dituntut untuk memiliki mitos dalam meningkatkan kemampuan inovasi, di antaranya sebagai berikut
a Teknologi merupakan kekuatan pendorong terhadap inovasi dan kesuksesan Teknologi merupakan salah satu sumber inovasi, tetapi bukan satu-satunya Kenyataannya, desakan pasar dan konsumen merupakan keberhasilan untuk berinovasi
b Proyek yang besar akan lebih mengembangkan masalah inovasi dari-pada proyek kecil Akan tetapi, dalam kenyataannya, mitos ini sudah tidak terpakai lagi Pada zaman era global sekarang ini, semakin banyak perusahaan kecil cenderung membuat tim-tim kecil yang mempermudah para pegawainya untuk melahirkan gagasan, ide, dan sebagainya
c Spesifikasi teknis sebaiknya dipersiapkan secara lengkap Akan tetapi, kenyataannya sering menggunakan pendekatan dengan uji coba dan revisinya
d Inovasi harus direncanakan terlebih dahulu dan dapat diperkirakan Akan tetapi, kenyataannya tidak dapat diprediksi dan dapat dilakukan oleh setiap orang dalam melakukan inovasi
e Ada kreativitas yang bergantung pada mimpi dan gagasan yang mengawang-ngawang Akan tetapi, kenyataannya seorang inovator adalah orang yang sangat praktis mengambil peluang peluang yang tercecer dari realitas, bukan impian
1. Prinsip-prinsip Inovasi
Jenis, bentuk, dan motif apa pun, sebuah inovasi, baik sederhana maupun radikal merupakan bentuk kesadaran Inovasi dikenal secara luas di
KEWIRAUSAHAAN Teori dan Praktik
108
Pustaka Setia
kalangan dunia bisnis dan tujuan utamanya adalah melaksanakan kegiatan ekonomi dan menjadi instrumen penting untuk mencapai serta meles-tarikan keunggulan daya saing di dalam bisnis Sebagian besar gagasan inovasi muncul melalui analisis peluang yang sistematis dan bertujuan Dalam upaya mempertahankan identitas dan kelangsungan hidup, inovasi memerlukan pengetahuan, kemurnian, keteguhan, dan kerja keras
Tuomi (1999) berpendapat bahwa proses utama inovasi terkait dengan pembaharuan dan pertumbuhan inovasi serta merupakan penye-bab utama adanya pertumbuhan dan pembaharuan
Tujuan awal inovasi adalah menjadi pembuat norma dan menciptakan bisnis yang berada di depan Akan tetapi, terutama di dalam dunia bisnis, sering inovasi yang efektif adalah inovasi yang sederhana dan fokusnya pun hanya melakukan atau membuat satu hal
Inovasi memerlukan pengetahuan dan kemurnian berwirausaha Akan tetapi, pada kenyataannya tidak seorang wirausahawan pun yang dapat memastikan bahwa inovasi akan mengakhiri sebuah bisnis besar, meng-ubah aturan main, atau hanya sebuah prestasi biasa
Inovasi dapat dianalisis pada level nasional, kelompok, atau individu Untuk itu, wirausahawan harus mampu mengelola empat fase pembuatan inovasi proses, yaitu:
a pengamatan dan penyelidikan terhadap lingkungan, baik internal maupun eksternal;
b pilihan terhadap adanya pemicu terhadap inovasi;
c adanya opsi sumber daya dan penciptaan melalui riset Pengem-bangan sumber daya yang diperoleh melalui pengalihan teknologi dan adanya sumber daya pengetahuan untuk dilaksanakan;
d penerapan inovasi lahir dari gagasan, ide, melalui berbagai tahap pengembangan untuk dilimpahkan sebagai produk atau pelayanan baru pada pasar eksternal, metode baru, atau proses baru
Dimensi tipe inovasi, tahapan inovasi, dan level analisisnya adalah sebagai berikut:
a inovasi produk adalah hasil dari organisasi perusahaan;
b inovasi administrasi adalah inovasi yang terkait dengan manajemen, serta berorientasi dengan proses struktur, manajemen sumber daya manusia (SDM), dan sistem akuntansi;
c inovasi kontinum adalah sebagai inkremental ke radikal menurut tingkat perubahan yang diinginkan untuk melaksanakan inovasi;
d inovasi proses adalah upaya untuk menghasilkan produk atau pe-layanan yang baik;
e inovasi teknik adalah inovasi yang terkait langsung dengan produksi produk
2. Faktor yang Memengaruhi Pencapaian Inovasi
Beberapa faktor yang dapat mendukung tercapainya keberhasil-an penerapkeberhasil-an kemampukeberhasil-an inovasi menurut James Brikeberhasil-an Quinn (1955) adalah:
a iklim inovasi dan visi, yaitu mempunyai visi yang singkat dan jelas serta memberi dukungan nyata untuk terwujudnya suasana inovasi; b orientasi pasar, yaitu melandaskan visi mereka yang ada pada pasar; c organisasi yang tetap datar dan kecil;
d proses belajar interaktif, yaitu dalam suatu lingkungan yang inovasi, proses belajar dan penelitian ide-ide mengabaikan garis fungsi tradisional dalam suatu perusahaan
3. Fase dan Sumber Penerapan Sikap Inovasi
Dorongan untuk berinovasi merupakan alat spesifik bagi wira-usahawan Oleh karena itu, perusahaan harus memahami dan dapat mengembangkan inovasi-inovasi sebagai elemen utama dalam strategi bisnis
Pada praktiknya, di dalam dunia bisnis sebagian besar gagasan inovasi muncul melalui analisis metodologi peluang-peluang yang ada, baik yang terdapat di dalam maupun di luar perusahaan (F Drucker) Peluang peluang tersebut dapat berupa peristiwa yang tidak diharapkan, keganjilan, ke-butuhan proses, perubahan industri, perubahan demografis, perubahan persepsi, dan adanya pengetahuan baru
Tahap-tahap inovasi dapat dikelompokkan menjadi dua fase, yaitu: a penciptaan inovasi; kreasi gagasan dan pemecahan masalah bagi
produk atau solusi produk;
b adopsi inovasi; akuisisi atau implementasi inovasi yang menjadikan sumber peluang dari inovasi
Berikut ini ada beberapa hal yang menjadi sumber penerapan ke-mampuan inovasi (Howel dan Heggins, 1990)
a Kejadian yang tidak diharapkan A da dua hal yang sering muncul dalam usaha, yaitu kesuksesan dan kegagalan yang lahir tanpa pernah diantisipasi dan diramalkan sebelumnya Kegagalan tidak
Pustaka Setia
diharapkan wirausahawan, tetapi hal ini sama pentingnya karena bisnis sering mengabaikannya, bahkan membencinya Kegagalan sebenarnya dapat menjadi sumber bagi peluang inovasi Hal inilah yang akan menjadi dasar kuat bagi perusahaan Contohnya, teh botol yang keberhasilannya tidak pernah diduga banyak orang karena diawali dengan adanya cemoohan
b Ketidakharmonisan Peristiwa-peristiwa yang tidak diharapkan dapat menjadi sumber peluang yang mudah dan disederhanakan Hal ini bisa terjadi karena ada jurang pemisah antara yang diharapkan dan yang sebenarnya terjadi
c Proses sesuai dengan kebutuhan Hal ini dapat terjadi jika permintaan khusus untuk menciptakan inovasi tertentu karena ada kebutuhan khusus Contohnya, perusahaan minyak goreng tanpa kalesterol tinggi berdasarkan kebutuhan khusus
d Perubahan pada industri dan pasar Industri selalu berkembang ber-dasarkan perkembangan pasar yang selalu berubah-ubah secara struktural, desain, dan definisi Di sini, wirausahawan harus peka meng-antisipasi untuk menarik kesempatan yang akan muncul Contohnya, dengan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap produk-produk yang ramah lingkungan, terlahirlah kertas, plastik, dan sampah yang didaur ulang
e Perubahan demografi Perubahan demografis merupakan sumber peluang inovasi yang paling andal di luar perusahaan Di sini, inovasi muncul karena adanya perubahan pada masyarakat tentang jumlah penduduk, umur, pengetahuan, pendidikan, pekerjaan, lokasi geografis, dan faktor-faktor lainnya
f Perubahan persepsi Adanya sumber peluang inovasi, berbagai ke-ganjilan, dapat menjadi sumber peluang inovasi Di sini, inovasi akan muncul karena adanya perubahan interpretasi yang terjadi pada masyarakat akan fakta-fakta yang ada dan konsep yang berlaku Contohnya, bermunculannya pusat-pusat kebugaran jasmani ( fitness
center) dan aerobik di kota-kota besar
g Konsep pengetahuan dasar Pengetahuan baru, baik pengetahuan ilmiah, teknis maupun sosial merupakan sumber peluang yang paling produktif Ada beberapa prinsip yang mendasari kreasi dan inovasi, serta invensi Invensi merupakan salah satu konsep pengetahuan dasar karena adanya produk dari hasil pemikiran baru Contohnya, industri, video, dan robot
Konsepsi penemuan dan pemanfaatan adalah elemen-elemen yang ada di dalam inovasi Inovasi hampir selalu melibatkan pertarungan antara banyak orang dan dibutuhkan stamina serta kepercayaan diri yang tinggi untuk menjadi pemenang Inovasi merupakan proses mengubah peluang menjadi gagasan yang dapat diperjualbelikan
4. Penerapan Inovasi
Inovasi merupakan suatu proses mengubah peluang menjadi gagasan dan ide yang dapat dijual Dalam prosesnya, penerapan kemampuan berinovasi
Menurut Kuratko (1955), ada empat jenis inovasi, yaitu: a penemuan (invensi);
b pengembangan (eksistensi); c penggandaan (duplikasi); d sintesis
Untuk memperjelas, Anda dapat pelajari jenis-jenis penerapan kemampuan inovasi dalam praktik berikut
Tabel 5.1. Jenis-jenis Penerapan Kemampuan Inovasi dalam Praktiknya
Sumber: Kuratko (1955)
Dalam pembentukan proses kewirausahaan, perusahaan perlu memberikan kebebasan dan dorongan kepada para karyawan agar berani mengembangkan ide dan gagasannya Untuk itu, perlu adanya
KEWIRAUSAHAAN Teori dan Praktik
112
KEWIRAUSAHAAN Teori dan Praktik 111
No. Jenis Keterangan Contoh
1 Penemuan (invensi) Produk, jasa, atau proses Wright bersaudara (pesa-yang benar-benar baru wat terbang), Alexander Graham Bell (pesawat telepon), Thomas Edison (lampu pijar)
2 Pengembangan Pemanfaatan atau penerap- Raynoc (Mc Donalds) (eksistensi) an lain pada produk, jasa,
atau proses yang ada
3 Penggandaan Refleksi kreatif atau konsep Walmart (Department (duplikasi) yang telah ada Store)
4 Sintesis Kombinasi atas konsep dan Fred Smith (Federal Express) faktor-faktor yang telah ada Merrill Lyuch (Lembaga di dalam penggunaan atau Keuangan)
Pustaka Setia
pengembangan kebijaksanaan yang akan membantu orang-orang yang inovasi dapat mewujudkan ide, gagasan yang kreatif, potensial, dan inovasi
D. Hubungan Kreatif dengan Inovatif
Kreatif dan inovatif adalah karakteristik personal yang terpatri kuat dalam diri wirausahawan sejati Bisnis yang tidak dilandasi upaya kreatif dan inovatif biasanya tidak dapat berkembang abadi Lingkungan bisnis yang begitu dinamis menuntut wirausahawan untuk selalu adaptif dan mencari terobosan terbaru Karakter cepat berpuas diri dan cenderung stagnan sama dengan membawa bisnis ke arah kematian
Pemahaman kreatif dan inovatif sering dipertukarkan satu sama lain Menurut Zimmerer dkk (2009), kreativitas adalah kemampuan untuk me-ngembangkan ide-ide baru dan menemukan cara-cara baru dalam melihat masalah dan peluang Adapun inovasi adalah kemampuan untuk me-nerapkan solusi kreatif terhadap masalah dan peluang untuk meningkatkan atau untuk memperkaya kehidupan orang-orang Selanjutnya, Ted Levitt (Zimmerer, 2009) menyatakan bahwa kreativitas memikirkan hal-hal baru, sedangkan inovasi mengerjakan hal-hal baru Dengan demikian, kreatif adalah sifat yang selalu mencari cara-cara baru, sedangkan inovatif adalah sifat yang menerapkan solusi kreatif Inovasi menurut Goman (1991) merupakan penerapan secara praktis gagasan kreatif Inovasi tercipta karena adanya kreativitas yang tinggi Kreativitas adalah kemampuan untuk membawa sesuatu yang baru ke dalam kehidupan
Semua bisnis yang maju dan berkembang hingga kini berpangkal pada upaya kreatif dan inovatif Banyak restoran waralaba asing yang telah mengglobal dan berdiri sejak puluhan tahun yang lalu menunjukkan karakter ini
Kreatif dan inovatif dapat diterapkan secara sederhana Kuncinya adalah kepekaan dalam membaca peluang dan kemampuan pasar Seorang member MRC misalnya, ketika pelanggan sudah mulai jenuh dengan fried chicken, ia melihat peluang lain yang dapat dikembang-kan Berhubung gerainya ada di kantin kampus, ia mencoba memahami selera mahasiswa Banyak mahasiswa yang suka bumbu keju Ia memiliki ide, yaitu keju digabung dengan ayam Pemikiran kreatif ini kemudian dikembangkan menjadi produk yang dinamakan cheesy chicken Hasilnya
lumayan bagus Setelah tes pasar dan dijual terbatas, pelanggan begitu menyukai menu ini Pelanggan selalu mencari-cari dan terjual habis
Pada akhirnya, kreativitas dan inovasi merupakan sumber yang pen-ting dalam mengubah ide-ide menjadi realitas, dengan berusaha menjadi lebih kreatif, sadar terhadap ide-ide yang lebih produktif Kreativitas bukanlah bakat misterius yang diperuntukkan hanya bagi segelintir wira-usahawan
Kreatif merupakan proses pemikiran yang membantu dalam men-cetuskan gagasan, sedangkan inovasi adalah penerapan praktis dari gagasan Kreativitas merupakan bahan bakunya, sedangkan inovasi me-rupakan hasil yang komersial Sesuatu yang baru belum tentu inovasi, apabila yang dihasilkan bukan merupakan sesuatu yang lebih baik
Pustaka Setia
6
Bab
alam pembelajaran kewirausahaan, kita harus mengenal karakter yang dimiliki oleh seorang wirausahawan yang berhasil Dengan mengenal karakter seorang wirausahawan, kita dapat mem-proyeksikan diri, apakah kita memiliki karakter tersebut atau tidak
Seandainya hasil proyeksi diri menunjukkan bahwa kita telah dominan memiliki karakter yang dimiliki wirausahawan, kita juga mengenal ke-terampilan dan hobi karena ide bisnis dapat muncul dari pemanfaatan keterampilan dan hobi Untuk mewujudkan ide bisnis menjadi kenyataan, diperlukan dukungan finansial dalam bentuk modal awal Oleh karena itu, kita perlu membuat kalkulasi sumber modal awal dari pihak internal (diri sendiri dan keluarga) Selanjutnya, menyusun neraca pribadi untuk menge-tahui nilai harta kekayaan yang mungkin dimanfaatkan untuk mewujudkan ide bisnis kita
Setelah melalui proses pengenalan potensi yang ada, baik karakter, keterampilan, hobi maupun potensi perolehan modal awal yang dapat dimanfaatkan, selanjutnya adalah merumuskan visi dan misi pribadi, dilanjutkan dengan melakukan revisi
Sejarah kewirausahaan menunjukkan hahwa wirausahawan mem-punyai karakteristik umum dan berasal dari kelas yang sama Para pemula revolusi industri Inggris berasal dari kelas menengah dan menengah bawah Adapun dalam sejarah Amerika akhir abad ke-19, Heillbroner mengemukakan bahwa rata-rata wirausahawan berasal dari kelas