• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perbandingan Pendekatan

LEMBAR KERJA SISWA

A. Bahan Diskusi

Suatu larutan dapat diketahui kekuatannya dengan cara mengetahui besarnya pH yang dimiliki oleh larutan tersebut. Selain itu, kekuatan asam basa juga dapat dilihat dari tetapan ionisasi asam atau basa, derajat ionisasi, serta sifat periodisitas unsur. Larutan CH3COOH 0,1M terionisasi sebagian menghasilkan ion H+ dan CH3COO-. Apabila larutan tersebut konsentrasinya diperbesar menjadi 2x semula maka akan terjadi pergeseran kesetimbangan. CH3COOH merupakan suatu asam lemah yang harga tetapan ionisasinya dapat ditentukan. Harga tetapan ionisasi untuk CH3COOH adalah 1,8x10-5. Suatu larutan yang terionisasi sebagian maka, derajat ionisasinya kurang dari 1. Suatu larutan yang mempunyai derajat ionisasi kurang dari 1 merupakan larutan elektrolit lemah, jika derajat ionisasinya lebih dari 1 merupakan larutan elektrolit kuat. Sedangkan jika derajat ionisasinya 0 maka larutan tersebut adalah larutan non elektrolit. Begitupun dengan kekuatan asam, jika derajat ionisasinya semakin mendekati 1 maka larutan tersebut semakin asam.

B. Tugas

1. Buatlah kelompok dengan anggota masing-masing 4 orang !

2. Diskusikan materi yang telah dipelajari dengan teman sekelompok anda ! 3. Buatlah diagram siklik dari materi yang sudah kalian diskusikan !

4. Berikan penjelasan dari dagram yang sudah kalian buat dengan bahasa kalian sendiri !

99

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Pertemuan ke-7

Mata pelajaran : Kimia Materi Pokok : Asam-Basa Kelas/Semester : XI/2 Alokasi waktu : 2 JP

A. Standar Kompetensi

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

B. Kompetensi Dasar

4.1 Mendeskripsikan teori-teori asam-basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan.

C. Indikator

4.1.9 Memperkirakan pH suatu larutan asam atau basa berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna berbagai indikator

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat :

1. Menentukan pH suatu larutan berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna

2. Mengklasifikasikan larutan ke dalam asam atau basa berdasarkan perubahan warna dari berbagai indikator

100 E. Materi Pelajaran

F. Strategi Pembelajaran

1. Metode : ceramah, diskusi dan tanya jawab 2. Pendekatan : Sistemik

G. Kegiatan Pembelajaran

No. Kegiatan Alokasi

Waktu 1. Kegiatan Awal

a) Membuka Pelajaran

1. Siswa berdoa terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan pembelajaran.

2. Siswa melakukan presensi dan mempersiapkan diri untuk memulai pelajaran.

b) Apersepsi

1. Siswa diminta untuk mengingat kembali materi sebelumnya mengenai konsep pH dengan memberi pertanyaan :

a. Bagaimana cara menentukan pH suatu larutan ? b. Bagaimana pengaruh kekuatan pH terhadap sifat

larutan ?

2. Siswa diminta untuk mempelajari materi tentang indikator asam-basa. 15 menit 2. Kegiatan Inti a) Eksplorasi 1. Siswa dibagikan LKS 65 menit Perubahan warna indikator asam-basa Kesetimbangan kimia Penggolongan asam-basa

101 b) Elaborasi

1. Siswa diminta diskusi untuk membuat diagram siklis dari materi indikator asam-basa dan kaitannya dengan materi lain contohnya adalah dengan kesetimbangan kimia.

c) Konfirmasi

1. Salah satu perwakilan dari kelompok diminta maju untuk mempresentasikan hasil diskusinya

2. Siswa mengidentifikasi materi yang masih dianggap sulit selanjutnya mendapatkan umpan balik dari guru.

3. Siswa diminta untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

3. Penutup

1. Guru meminta siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

2. Guru menutup pelajaran dengan salam.

10 menit

H. Sumber Belajar 1. Bahan Ajar

Sri, R.N, dkk. 2007. Sains Kimia 2 SMA/MA. Jakarta: Bumi Aksara. Chang, R. 2004. Kimia Dasar: Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid

1. Jakarta: Erlangga.

Salirawati, D, dkk. 2007. Belajar Kimia secara Menarik untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Grasindo.

Purba, M. 2006. Kimia 2B untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga 2. Media Pembelajaran a. Powerpoint b. Whiteboard c. Spidol d. LCD e. LKS

102 I. Penilaian Hasil Belajar

1. Penilaian sikap : diskusi 2. Penilaian :

- Diagram siklik

Indikator Point

Tampilan

Menarik dan rapi 5

Kurang menarik dan rapi 4 Kurang menarik dan kurang

rapi

3

Isi

Keterkaitan materi satu dengan yang lain tepat dan lengkap

5

Keterkaitan materi satu dengan yang lain kurang tepat dan kurang lengkap

4

Keterkaitan materi satu dengan yang lain sedikit tepat

3

Penjelasan

Penjelasan keterkaitan materi satu dengan materi lain benar

5

Penjelasan keterkaitan materi satu dengan materi lain kurang benar

4

Penjelasan keterkaitan materi satu dengan materi lain sedikit benar

3

Sleman, 16 Desember 2016 Peneliti,

Wanda Estri Hutami NIM. 13303241016

103 Lampiran 1

Materi ajar

Suatu larutan dapat diketahui sifatnya atau kekuatannya dengan cara mengetahui besarnya pH yang dimiliki oleh larutan tersebut. Salah satu cara untuk mengukur pH dari suatu larutan selain dengan menghitungnya bisa juga dengan menggunakan indikator. Indikator asam-basa yang dapat digunakan antara lain adalah indikator universal dan trayek perubahan warna. Larutan asam atau basa jika dicek dengan menggunakan indikator akan memberikan perubahan warna yang berbeda-beda. Misalnya indikator metil merah jika digunakan untuk mengetes suatu larutan maka akan menghasilkan warna merah dalam larutan asam sedangkan dalam larutan basa akan menghasilkan warna kuning. Perubahan warna ini ada kaitannya dengan kesetimbangan kimia yaitu suatu indikator diteteskan ke dalam suatu larutan asam atau basa menyebabkan kesetimbangannya bergeser ke kanan atau ke kiri kemudian terjadinya reaksi tersebut ditandai dengan timbulnya perubahan warna.

104

Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)

Pertemuan ke-8

Mata pelajaran : Kimia Materi Pokok : Asam-Basa Kelas/Semester : XI/2 Alokasi waktu : 1 JP

A. Standar Kompetensi

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

B. Kompetensi Dasar

4.1 Mendeskripsikan teori-teori asam-basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan.

C. Indikator

4.1.9 Memperkirakan pH suatu larutan asam atau basa berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna berbagai indikator

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat :

1. Menentukan pH suatu larutan berdasarkan hasil pengamatan trayek perubahan warna

2. Mengklasifikasikan larutan ke dalam asam atau basa berdasarkan perubahan warna dari berbagai indikator

105 E. Materi Pelajaran F. Strategi Pembelajaran 1. Metode : diskusi 2. Pendekatan : Sistemik G. Kegiatan Pembelajaran

No. Kegiatan Alokasi

Waktu 1. Kegiatan Awal

a) Membuka Pelajaran

1. Siswa berdoa terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan pembelajaran.

2. Siswa melakukan presensi dan mempersiapkan diri untuk memulai pelajaran.

5 menit

2. Kegiatan Inti a) Eksplorasi

Siswa diberikan LKS oleh guru dan diminta untuk mengamati pertanyaan-pertanyaan yang ada dalam LKS. b) Elaborasi

Siswa diminta diskusi berkelompok untuk membuat diagram siklik mengenai materi indikator asam-basa c) Konfirmasi

1. Salah satu perwakilan dari kelompok diminta maju untuk mengerjakan hasil diskusinya

2. Siswa mengidentifikasi materi yang masih dianggap sulit selanjutnya mendapatkan umpan balik dari guru.

3. Siswa diminta untuk menyimpulkan materi yang telah 35 menit Perubahan warna indikator asam-basa Kesetimbangan kimia Penggolongan asam-basa

106 dipelajari.

3. Penutup

1. Guru meminta siswa untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

2. Guru menutup pelajaran dengan salam.

5 menit

H. Sumber Belajar 1. Bahan Ajar

Sri, R.N, dkk. 2007. Sains Kimia 2 SMA/MA. Jakarta: Bumi Aksara. Chang, R. 2004. Kimia Dasar: Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid

1. Jakarta: Erlangga.

Salirawati, D, dkk. 2007. Belajar Kimia secara Menarik untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Grasindo.

Purba, M. 2006. Kimia 2B untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga 2. Media Pembelajaran a. Powerpoint b. Whiteboard c. Spidol d. LCD e. LKS

I. Penilaian Hasil Belajar

1. Teknik Penilaian : tes tertulis 2. Bentuk soal : uraian 3. Penilaian sikap :

- Diskusi

Yogyakarta, 16 Desember 2016 Peneliti

Wanda Estri Hutami NIM. 13303241016

107

LEMBAR KERJA SISWA 1. Perhatikan diagram siklik berikut !

Indikator asam basa Warna dalam larutan asam Warna dalam larutan basa Rentang pH larutan Bromtimol biru Kuning Biru 6,0 - 7,6 Metil merah Merah Kuning 4,2 - 6,3

a. Dari diagram siklik di atas, tentukan sifat dari amonium klorida!

___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ b. Apa warna yang terbentuk apabila amonium klorida diuji menggunakan

indikator bromtimol biru dan metil merah?

___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ c. Berapa pH dari amonium klorida?

___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ ___________________________________________________________ NH4OH + HCl → NH4Cl + H2O

108 a. Pedoman Penilaian

1. a. Amonium klorida bersifat asam 5 b. Amonium klorida akan memberikan

warna kuning jika diuji dengan indikator bromtimol biru, dan akan memberikan warna merah jika diuji dengan indikator metil merah

3

c. 4,2 – 6,0 2

Total 10

b. Cara mengubah skor ke nilai

109

Lampiran 2. RPP dan LKS Kelas Pendekatan Pengorganisasian Konsep Rencana Pelaksanaan Pembelajaran

(RPP) Pertemuan Ke-1

Mata pelajaran : Kimia Materi Pokok : Asam-Basa Kelas/Semester : XI/2 Alokasi waktu : 2 JP

A. Standar Kompetensi

4. Memahami sifat-sifat larutan asam-basa, metode pengukuran, dan terapannya.

B. Kompetensi Dasar

4.1 Mendeskripsikan teori-teori asam-basa dengan menentukan sifat larutan dan menghitung pH larutan.

C. Indikator

4.1.1 Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Arrhenius.

4.1.2 Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry.

4.1.3 Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Lewis.

4.1.4 Mengidentifikasi sifat larutan asam dan basa dengan berbagai indikator.

D. Tujuan Pembelajaran

Setelah kegiatan pembelajaran, siswa diharapkan dapat :

1. Menjelaskan pengertian asam basa menurut Arrhenius melalui studi literatur.

110

3. Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry melalui studi literatur.

4. Menuliskan persamaan reaksi asam dan basa menurut Bronsted dan Lowry.

5. Menunjukkan pasangan asam dan basa konjugasinya berdasarkan persamaan reaksi ionisasinya.

6. Menjelaskan pengertian asam dan basa menurut Lewis melalui studi literatur.

7. Menentukan jenis ikatan dan struktur lewis melalui diskusi kelompok. 8. Menuliskan nama senyawa asam-basa melalui tanya jawab dan

diskusi.

9. Menjelaskan sifat larutan asam dan basa melalui studi literatur.

10. Membedakan larutan asam dan basa berdasarkan warna yang ditunjukkan indikator pada larutan melalui studi literatur.

E. Materi pembelajaran

F. Strategi Pembelajaran

1. Metode : ceramah, diskusi, dan tanya jawab 2. Pendekatan : Pengorganisasian konsep

111 G. Kegiatan Pembelajaran

No. Kegiatan Alokasi

Waktu 1. Kegiatan Awal

a) Membuka Pelajaran

1. Siswa untuk berdoa terlebih dahulu sebelum memulai kegiatan pembelajaran.

2. Siswa melakukan presensi dan mempersiapkan diri untuk memulai pelajaran.

b) Apersepsi

1. Siswa diminta mengaitkan materi yang akan disampaikan dengan materi yang sudah dipelajari sebelumnya, yaitu : a. Apa yang diketahui mengenai asam atau basa ? b. Teori apakah yang mendasari pengertian asam atau

basa ?

c. Bagaimana sifat asam dan basa ?

d. Bagaimana cara membedakan suatu larutan bersifat basa, asam atau netral ?

2. Siswa diminta untuk mempelajari materi tentang teori asam-basa.

15 menit

2. Kegiatan Inti a) Eksplorasi

1. Siswa diminta memberikan contoh fenomena yang berhubungan dengan konsep asam-basa.

2. Siswa mengamati contoh mind map mengenai materi teori dan sifat larutan asam basa.

3. Siswa diarahkan untuk memahami mind map yang diberikan oleh guru.

b) Elaborasi

1. Siswa secara berkelompok diminta untuk menjelaskan teori dan sifat asam-basa yang mereka pahami dalam bentuk concept map pada kertas yang telah dibagikan c) Konfirmasi

1. Salah satu perwakilan siswa diminta untuk mempresentasikan hasil jawabannya didepan kelas. 2. Siswa mengidentifikasi materi yang masih dianggap sulit

selanjutnya mendapatkan umpan balik dari guru.

3. Siswa diminta untuk menyimpulkan materi yang telah dipelajari.

65 menit

112 3. Penutup

1. Siswa diminta untuk mempelajari materi yang akan dipelajari pada pertemuan selanjutnya.

2. Siswa menjawab salam dari guru.

10 menit

H. Sumber Belajar 1. Bahan Ajar

Sri, R.N, dkk. 2007. Sains Kimia 2 SMA/MA. Jakarta: Bumi Aksara. Chang, R. 2004. Kimia Dasar: Konsep-Konsep Inti Edisi Ketiga Jilid

1. Jakarta: Erlangga.

Salirawati, D, dkk. 2007. Belajar Kimia secara Menarik untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta: Grasindo.

Purba, M. 2006. Kimia 2B untuk SMA Kelas XI. Jakarta: Erlangga 2. Media Pembelajaran a. Powerpoint b. Whiteboard c. Spidol d. LCD e. LKS

I. Penilaian Hasil Belajar

1. Teknik Penilaian : tes tertulis

2. Bentuk Soal : pilihan ganda dan uraian 3. Instrumen Soal dan Pedoman Penilaian : terlampir

Sleman, 29 November 2016 Peneliti,

Wanda Estri Hutami NIM. 13303241016

113 Lampiran 1

Materi

Dokumen terkait