B. Program Menengah dan Jangka Panjang
14. Bank Bukopin Syariah
Tentang Bank Bukopin
Syariah Bank Bukopin didirikan tanggal 10 Juli 1970 dengan fokus pada segmen UMKMK, namun seiring dengan terbukanya kesempatan dan peningkatan kemampuan melayani kebutuhan masyarakat yang lebih luas, Bank
Bukopin telah mengembangkan usahanya ke segmen komersial dan konsumer.
Visi Bank Bukupin adalah menjadi bank yang terpercaya dalam pelayanan jasa keuangan. Sementara misinya adalah memberikan pelayanan yang terbaik kepada nasabah, turut berperan dalam pengembangan usaha menengah, kecil, mikro dan koperasi, serta meningkatkan nilai tambah investasi pemegang saham dan kesejahteraan karyawan.
Pada tahun 2000, melalui Urusan Syariah, Bank Bukopin mulai mengembangkan produk perbankan Syariah yang sesuai dengan ajaran dan prinsip-prinsip Islam yang beroperasi di bawah Direktorat Usaha Koperasi, Kecil dan Mikro (UKKM). Cabang Syariah pertama Bank Bukopin dibuka di Jakarta pada Desember 2001, saat ini Bank Bukopin mempunyai 5 kantor cabang dan 3 kantor cabang pembantu Syariah. Bank Bukopin mendapatkan ijin operasi dari Bank Indonesia dan kegiatannya diatur dalam kebijakan khusus yang ditetapkan oleh Dewan Syariah Nasional dan Bank Indonesia (berkaitan dengan produk dan kegiatan operasionalnya) yang merupakan bentuk pengawasan tambahan sebagaimana diuraikan pada bagian “Pengawasan dan Peraturan Perbankan Indonesia”. Produk-produk Bank Syariah disetujui terlebih dahulu oleh Dewan Syariah Nasional dan Bank Indonesia sebelum di luncurkan ke pasar.
Alamat / Contact Address PT. Bank Bukopin
JL MT.Haryono Kav 50-51 Jakarta 12770 Telp.: 021-798 9837/798 8266 Website : http:// www.bukopin.co.id Bidang Garapan / Program Urusan Syariah menawarkan produk pembiayaan,
pendanaan, dan jasa-jasa lain termasuk simpanan (seperti tabungan Bank Bukopin lainnya, giro dan
deposito berjangka), jasa sewa beli (ijaroh
mumtahiyah bit Tamlik) untuk pembelian barang-barang, jual beli (Murabahah) untuk pemilikan rumah,
kendaraan, investasi, dan barang konsumsi lainnya, dan pembiayaan dengan sistem bagi hasil (Mudharabah
Musyarakah) sesuai dengan hukum Islam.
Mudharabah adalah kerjasama antara pemilik modal
dan pengelola untuk suatu usaha tertentu dengan kesepakatan bagi hasil. Manfaat dari program yang diperuntukkan perorangan dan badan usaha ini adalah usaha 100% dibiayai oleh bank, dapat digunakan untuk pembiayaan modal kerja usaha, sistem bagi hasil sesuai hasil proyek/usaha, pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan cash-flow.
Musyarakah adalah kerjasama dua pihak atau lebih
untuk suatu usaha tertentu, masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dan atau karya/keahlian dengan kesepakatan keuntungan dan risiko menjadi tanggungan bersama sesuai kesepakatan. Manfaat dari program yang diperuntukkan perorangan dan badan usaha ini adalah dapat digunakan untuk pembiayaan modal kerja usaha, sistem bagi hasil sesuai hasil proyek/usaha, pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan cash-flow, jangka waktu pembiayaan sesuai jadwal penyelesaian proyek.
Akses Pendanaan Bank Bukopin Syariah saat ini sedang mengkaji untuk ikut terlibat dalam pembangunan fisik PLTMH. Berikut adalah beberapa indikasi skema pembiayaan yang direncanakan dapat diterapkan dalam pembiayaan pembangunan PLTMH.
1. Pembiayaan iB Murabahah
Jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati.
Manfaat
Dapat digunakan untuk memenuhi usaha modal kerja, investasi atau konsumtif (misalnya, kendaraan bermotor, rumah, dan lain-lain).
Angsuran tetap selama masa perjanjian. Fasilitas
Dapat digunakan untuk pembiayaan konsumtif, seperti pembelian rumah dan kendaraan.
Dapat digunakan untuk pembiayaan produktif, seperti pembelian mesin produksi.
Pengembalian diangsur sesuai kemampuan.
Dapat menggunakan mata uang Rupiah atau US Dollar.
Jangka waktu pembiayaan maksimal 10 tahun. Peruntukan
Perorangan dan badan usaha (CV, PT, Fa, Koperasi, Yayasan, dan lain-lain).
Akad
Akad yang digunakan adalah Murabahah.
Murabahah adalah akad jual beli antara bank dan nasabah. Bank akan melakukan pembelian atau pemesanan barang sesuai permintaan nasabah kemudian menjualnya kepada nasabah sebesar harga beli ditambah keuntungan yang disepakati.
Persyaratan
No Jenis Dokumen Pegawai Wirasw
1 Copy identitas diri √ √
2 Copy surat nikah √ √
3 Copy kartu keluarga √ √
4 Surat ijin praktek/SK Profesi - -5 Salinan rekening koran/tabungan 3
bulan terakhir √ √
6 Slip gaji asli bulan terakhir √
-7 Salinan rek. PLN/PAM/Tlp √ √
8 Surat keterangan perusahaan/ Copy
SK Pengangkatan Pegawai √
-9 NPWP atau SPT PPh 21* √ √
10 Laporan neraca, Laba/rugi - √ 11 Akta pendirian perusahaan - √
12 Copy Perijinan, SIUP, TDP - √
*) untuk pinjaman diatas Rp. 100 juta
2. Pembiayaan iB Bagi hasil (Musyarakah)
Kerjasama dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu, masing-masing pihak memberikan kontribusi dana dan atau karya/keahlian dengan kesepakatan keuntungan dan risiko menjadi tanggungan bersama sesuai kesepakatan
Manfaat
Dapat digunakan untuk pembiayaan modal kerja usaha.
Sistem bagi hasil sesuai hasil proyek/usaha.
Pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan cash-flow. Jangka waktu pembiayaan sesuai jadwal penyelesaian
proyek.
Dapat menggunakan mata uang Rupiah atau US Dollar.
Peruntukan
Perorangan dan badan usaha (CV, PT, Fa, Koperasi, Yayasan, dan lain-lain).
Akad
Akad yang digunakan adalah Musyarakah
Murabahah adalah kerjasama 2 antara bank dengan nasabah untuk mencampurkan dana/modal mereka pada suatu usaha tertentu, dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah bagi hasil yang telah disepakati.
3. Pembiayaan iB Bagi hasil (Mudharabah)
Kerjasama antara pemilik modal dan pengelola untuk suatu usaha tertentu dengan kesepakatan bagi hasil. Manfaat
Usaha 100% dibiayai oleh bank.
Dapat digunakan untuk pembiayaan modal kerja usaha.
Sistem bagi hasil sesuai hasil proyek/usaha.
Pembayaran dapat dilakukan sesuai dengan cash-flow.
Peruntukan
Perorangan dan badan usaha (CV, PT, Fa, Koperasi, Yayasan, dan lain-lain).
Akad
Akad yang digunakan adalah Mudharabah.
Mudharabah adalah kerjasama antara bank dengan nasabah, dimana pihak bank menyediakan seluruh modal dan nasabah sebagai pengelola dengan pembagian keuntungan berdasarkan nisbah bagi hasil yang telah disepakati.
Persyaratan
No Jenis Dokumen Perorangan
1 Copy identitas diri √
No Jenis Dokumen Perorangan Badan Usaha
1 Copy identitas diri √
-2 Copy surat nikah √
-3 Copy kartu keluarga √
-4 Copy Akta Pendirian usaha - √
5 Identitas pengurus - √
6 Legalitas usaha - √
7 Laporan keuangan 3 tahun terakhir √ √
8 Data obyek pembiayaan √ √
9 NPWP √ √
10 Salinan rekening koran/tabungan 3 bulan
2 Copy surat nikah √
3 Copy kartu keluarga √
4 Copy Akta Pendirian usaha
-5 Identitas pengurus
-6 Legalitas usaha
-7 Laporan keuangan 3 tahun terakhir √
8 Data obyek pembiayaan √
9 NPWP √
10 Salinan rekening koran/tabungan 3 bulan
terakhir √
4. Mudharabah IB Investasi Terikat (Mudharabah Muqoyyadah)
Pembiayaan yang diinvestasikan nasabah/pemilik dana khusus untuk bisnis tertentu dengan syarat-syarat yang telah ditetapkan oleh nasabah.
Manfaat
Nasabah dapat menentukan sendiri proyek pembiayaannya.
Nasabah mendapatkan bagi hasil sesuai dengan hasil investasi terkait.
Minimal pembiayaan Rp. 100 juta. Persyaratan dan Ketentuan
Investasi Mudharabah Muqayyadah diperuntukkan bagi perorangan maupun badan usaha (CV, PT, Fa, Koperasi, Yayasan, dan lain-lain).
Persyaratan disesuaikan dengan kebijakan pedoman pembiayaan Bukopin Syariah.
5. Pembiayaan iB Jaminan Tunai
Pemberian pembiayaan dengan jaminan cash collateral yang ada di bank Bukopin Syariah dan diblokir sampai dengan pembiayaan lunas.
Manfaat
Membantu penyediaan dana bagi debitur yang memiliki giro, deposito, dan tabungan tanpa perlu
mencairkan dana yang dimiliki.
Mempermudah bagi nasabah individu yang ingin mendapatkan pembiayaan dari Bank Bukopin Syariah. Persyaratan dan Ketentuan
Diperuntukan bagi perorangan (usaha milik perorangan), badan usaha (CV, Fa), badan hukum (PT, Koperasi, Yayasan).
Plafond pembiayaan sebesar 95% dari cash collateral yang dijaminkan.
Jaminan berupa giro, deposito, tabungan.
3. Pembiayaan iB Istishna Pararel
Pembiayaan yang digunakan untuk jual beli dimana bank (penjual) memesan barang kepada pihak lain (Produsen) untuk menyediakan barang sesuai dengan kriteria dan persyaratan tertentu yang telah disepakati nasabah (pembeli) dengan pembayaran sesuai dengan kesepakatan.
Manfaat
Bank dapat memberikan pembiayaan kepada nasabah untuk pembelian barang yang dipesan. Biasanya dipakai untuk bisnis manufacturing/konstruksi.
Persyaratan dan Ketentuan
Diperuntukan bagi nasabah perorangan dan nasabah badan usaha.
Jangka Waktu Pengembalian maksimal 10 tahun.
Self financing ditetapkan minimal 30% dari harga jual pada saat akad.
Harga jual kepada nasabah telah memperhitungkan biaya atau nilai asset, mana saja yang nilainya lebih rendah ditambah marjin keuntungan Bank.
Agunan dapat berupa Bank Garansi yang diterbitkan oleh bank yang memiliki reputasi baik atau agunan lain berupa fixed asset.
Mekanisme pembayaran :
- Penerimaan pembayaran dari nasabah pembeli dapat dilakukan secara termin selama progress
pembuatan aktiva istishna’.
- Penerimaan pembayaran secara cicilan, yaitu pembayaran cicilan dilakukan sejak progress pembuatan aktiva istishna’ hingga akhir jangka waktu pembiayaan.
- Penerimaan pembayaran saat penyerahan barang, yaitu pembayaran dilakukan sekaligus pada saat barang diterima oleh nasabah pembeli (metode akad selesai).
- Penerimaan pembayaran dari nasabah pembeli dapat dilakukan secara cicilan sejak aktiva istishna’ selesai dan diterima oleh nasabah pembeli.
Pihak yang berminat dapat menghubungi alamat di atas atau kantor-kantor cabang Bank Bukopin Syariah terdekat. Mengingat skema di atas masih dalam tahap pengkajian, maka perlu dikofirmasikan kembali penerapannya.