Rohani Rahmawati SMK Negeri 3 Wonosari
pasaran, sehingga tidak mampu untuk meningkatkan harga jual singkong.
Inovasi Bolu Kukus
Ide baru atau inovasi diharapkan mampu mengubah per-ekonomian, yaitu dengan melakukan kreasi olahan dari singkong berupa bolu. Inovasi ini bisa dengan mudah dilakukan, baik tek-nik pengolahan dan tektek-nik pemasaran. Dengan olahan singkong dapat diharapkan mampu meningkatkan perekonomian di be-berapa aspek. Bahan baku karya inovasi dapat diperoleh dari lingkungan sekitar. Proses produksi dilakukan dengan kerja sama investasi dan pemasaran bersama dengan para petani di beberapa wilayah. Dengan mudahnya perolehan bahan baku ini diharapkan dapat meningkatkan jumlah produksi. Selanjutnya, dengan banyaknya jumlah produksi yang dihasilkan akan se-makin memudahkan peningkatan perekonomian masyarakat.
Untuk bahan inovasi olahan singkong ini sama dengan bahan yang digunakan pada pembuatan bolu pada umumnya. Yang mem-bedakan di sini adalah bahan baku, yakni biasanya bolu meng-gunakan tepung namun diinovasi ini bahan baku bolu adalah singkong yang telah dihilangkan patinya dengan cara di parut.
Perincian proses pembuatan bolu singkong ini sebagai beri-kut.
1. Singkong dikupas dan dicuci hingga bersih.
2. Singkong diparut dan diperas hingga hilang serat pati yang terkandung di dalamnya.
3. Campur dengan mixer ovalet, garam, gula pasir, telur, dan vanili hingga mengembang dengah kecepatan 2.
4. Setelah mengembang masukkan singkong yang telah diparut dan minyak nabati.
5. Beri perasa sesuai selera.
6. Siapkan cetakan jangan lupa berikan kertas roti agar roti tidak menempel pada cetakan.
Simulasi Produksi dan Pemasaran Bolu Singkong Cup Karakter
Ada berbagai bentuk bolu singkong di antaranya adalah
cup karakter, mikka, slice, dan dus. Anda pasti penasaran dengan bentuk-bentuk bolu ini? Iya memang bentuk dari kreasi olahan ini sangat menarik. Penulis akan menjelaskan tentang salah satu bentuk dari bolu ini yaitu cup karakter. Bolu singkong ini dicetak dalam wadah cupcake. Ia diberi nama karakter karena bolu cup
karakter memiliki bentuk berbagai karakter seperti hewan, buah, kartun, tokoh, dan berbagai bentuk lainnya. Olahan bolu jenis
cup karakter ini sangat diminati oleh kalangan anak dan remaja. Berikutnya adalah bahan yang digunakan melalui beberapa proses uji coba pengolahan, sehingga akhirnya penulis menemu-kan resep baku. Resep tersebut menggunamenemu-kan singkong, gula pasir, ovalet, telur, vanili, minyak nabati, dan garam. Berikut sedikit rincian pendanaan bahan baku yang di butuhkan.
Dengan uang Rp12.500,00 akan dihasilkan 50 potong bolu dan akan dijual perpotong Rp1500,00 sehingga diperoleh uang sebesar Rp75.000,00. Jika dipasarkan sendiri diperoleh laba sebanyak Rp75.000,00. Namun, jika dengan cara menitipkan di warung kita akan memperoleh laba sebesar Rp70.000,00. Banyak bukan! Bolu singkong ini mampu bertahan selama 1 minggu. Inilah bukti bahwa singkong dapat dibuat bolu alternatif dengan pendapatan yang cukup menjanjikan. Hal ini diharapkan dapat berpengaruh besar pada peningkatan perekonomian masyarakat Gunungkidul.
No. Bahan Jumlah Harga
1. singkong 500 gr Rp 3.000.00 2. telur 3 butir Rp 6.000.00 3. garam ½ sdt Rp 500 .00 4. ovalet 1 sdm Rp 500.00 5. vanili 1 sdt Rp 500.00 6. minyak 400 ml Rp 2.000.00 7. gula pasir 250 gr Rp 4.000.00 8. perasa 1 sdt Rp 1.000.00 Jumlah Rp12.500.00
Nah, dengan ulasan ini terdapat pernyataan bahwa bolu singkong ini memiliki keunggulan tersendiri dibandingkan dengan produk bolu lainnya. Kita sadari bahwa olahan bolu sudah banyak di Gunungkidul, tetapi olahan singkong memiliki daya tarik tersendiri dibanding dengan olahan bolu lainnya. Per-saingan di setiap usaha itu wajar. Peluang-peluang usaha yang besar dan menjanjikan tetap perlu dicoba.
Setelah dilakukan riset dapat diketahui bahwa umumnya konsumen bolu mengakui bahwa produk ini sangat mereka gemari dan layak untuk dijadikan makanan pokok dan cemilan. Inovasi menjadi alternatif menjanjikan. Cara pembuatan dan bahan baku yang mudah dapat menjadi motivasi masyarakat untuk berbisnis bolu singkong. Kegiatan ini mampu meningkatan perekonomian masyarakat Gunungkidul.
Beberapa aspek yang mampu ditingkatkan melalui inovasi ini pada dasarnya bukan hanya perekonomian masyarakat, tetapi ada beberapa aspek lainnya di antaranya peningkatan kunjungan pariwisata dan peningkatan jumlah kreasi kuliner di Gunung-kidul. Bukan tidak mungkin para pecinta singkong akan ber-datangan ke Gunungkidul untuk mencicipi olahan kreasi ini. Se-tahun ke depan diharapkan dapat meningkatkan penghasilan masyarakat sebagai dampak kreasi bolu singkong.
Penutup
Jika banyak pengembangan olahan kuliner di Gunungkidul diharapkan mampu memengaruhi peningkapan pendapatan masyarakat. Singkong yang dipandang sebagai bahan makanan yang jadul dan biasa dikonsumsi oleh kalangan lansia, kini dapat
menjadi trend di kalangan masyarakat. Bahkan bukan cuma trend
saja akan tetapi juga mampu ikut serta mendukung perkem-bangan daerah. Inilah yang penulis sebut sebagai harta karun. Diambil dari filosofi tumbuhnya singkong dan dongeng yang mengangkat harta karun. Harta karun di dalam dongeng berada di dalam tanah, begitu pula singkong. Singkong juga berada di dalam tanah. Inilah ide penulisan judul pada esai ini. Gunung-kidul kaya akan harta karun yang tersembunyi. Kita perlu menggali dan menggalinya saja. Tertarikkah Anda untuk ikut serta dalam pengembangan dan peningkatan perekonomian melalui alternatif singkong ini?
Pada dasarnya singkong yang melimpah di Gunungkidul banyak dijual secara mentah oleh masyarakat sekitar dengan harga murah. Hal inilah yang menjadi pengaruh rendahnya per-ekonomian para petani lantaran harga jual singkong mentah yang rendah. Dengan inovasi pengolahan singkong menjadi bolu akan mampu meningkatkan perekonomian masyarakat Gunugkidul. Mereka akan makmur dengan hasil pertanian sendiri tanpa harus merantau ke luar daerah. Tidak perlu lagi menjadi tenaga kerja ke luar negeri hanya untuk menjadi buruh.
Rohani Rahmawati. Lahir di Gunungkidul, 3 Sep-tember 1999. Alamat rumah di Gunungsari, Ngepo-sari, Semanu, Gunungkidul. Rohani Sekolah di SMK Negeri 3 Wonosari. Alamat sekolah di Jalan Pramuka, Tawarsari, Wonosari, Gunungkidul. Jika ingin ber-korespondensi dengan Rohani dapat menghubungi HP 081802697880. Alamat email rohanirahma [email protected]. Hobi Rohani adalah Traveling dan menulis. Judul esai “Bolu Kukus Singkong Harta Karun di Semanu Gunungkidul”.
Saat ini banyak anak di usia belia sudah bisa mengendarai sepeda motor. Mereka sudah berani mengendarai motor di jalan-jalan protokol. Mereka sebenarnya belum cukup umur untuk berkendara motor di di jalan-jalan utama. Mereka belum cukup umur untuk memiliki SIM (surat izin mengemudi). Orang tua juga membiarkan mereka berkeliaran tanpa peduli keselamatan mereka. Apakah para orang tua tidak merasa was-was. Sering kali kita melihat adanya balapan liar, ngebut-ngebutan di jalan dan sering terjadinya kecelakaan. Kita juga tahu bahwa emosi anak di bawah umur itu belum terkontrol dengan baik. Fenome-na ini juga banyak terjadi di Wonosari, Gunungkidul. BagaimaFenome-na tanggapan polisi mengenai hal ini?
Menurut aturan berlalu lintas. Anak di bawah umur belum boleh mengendarai sepeda motor di jalan raya karena mereka belum matang secara emosional. Oleh karena itu, kepolisian belum memberikan SIM kepada mereka. Anak di bawah umur juga belum mengetahui secara penuh tentang safety driving. Me-ngendarai sepeda motor tidak hanya mengandalkan skill, tetapi juga pengendalian emosi. Kondisi jalanan, kondisi kendaraan yang kurang baik dan konsentrasi pengemudi yang menurun dalam berkendara juga menjadi penyebab terjadinya kecelakaan di jalan raya. Kecelakan berkendara yang sering terjadi yaitu