Cahyanto PG, Sugihen BG, Hadiyanto. Efektivitas Komunikasi Partisipatif dalam Pelaksanaan Prima Tani di Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Pontianak, Kalimantan Barat. Jurnal Komunikasi Pembangunan. [internet]. [dikutip tanggal 24 Mei 2014]. 06(1): 14-30. Dapat diunduh dari: http://jesl.journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/view/5657
Effendy OU. 1992. Dinamika komunikasi. Cetakan kedua. Bandung [ID]: Remaja Rosdakarya. 214 hal.
OU. 2000. Ilmu, teori, dan filsafat komunikasi. Bandung [ID]: Citra Aditya Bakti. 421 hal.
OU. 2001. Ilmu komunikasi: teori dan praktek. Cetakan kedua puluh dua. Bandung [ID]: Remaja Rosdakarya. 181 hal.
OU. 2005. Ilmu komunikasi: suatu pengantar. Cetakan kedelapan. Bandung [ID]: Remaja Rosdakarya. 410 hal.
Ernawati E. 2011. Efektivitas komunikasi dalam sosialisasi kegiatan program Posdaya di desa binaan IPB. [Tesis]. [internet]. [dikutip tanggal 6 November 2013]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. 95 hal. Dapat diunduh dari: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/51495.
Hafsah MJ. 2000. Kemitraan usaha konsepsi dan strategi. Jakarta [ID]: Pustaka Sinar Harapan. 329 hal.
[Kemenhut] Kementrian Kehutanan [ID]. 2012. Peran sektor kehutanan dalam meningkatkan ketahanan pangan nasional. [Internet]. [dikutip tanggal 01 Oktober 2013]. Dapat diunduh dari: http://ppid.dephut.go.id/pidato_kemenhut/browse/3.
Kusumastuti YI. 2009. Komunikasi bisnis. Bogor [ID)]: IPB Press. 200 hal. Lubis DP, Mugniesyah SS, Purnaningsih N, Riyanto S, Kusumastuti YI,
Hadiyanto, Saleh A, Sumardjo, Sarwititi, Amanah S, Fatchiya A. 2010. Dasar- dasar komunikasi. Bogor [ID]: Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB Press. 391 hal.
Mayers J, Vermeulen S. 2002. Company-community forestry partnership: from raw deals to mutual gians? instrumen for sustainable private sector 67 forestry series. Forestry and land use program. London: International Institute for Environment and Development [IIED]. 330 hal.
McQuail D, Windahl S.1987. Teori komunikasi massa. Edisi kedua. Jakarta [ID]: Erlangga. 243 hal.
Manggeng M. 2005. Pendidikan yang membebaskan menurut Paulo Freire dan relevansinya dalam konteks Indonesia. Jurnal Teologi Kontekstual. [internet]. [dikutip tanggal 24 Mei 2014]. 08(1): 41-44. Dapat diunduh dari:http://www.oaseonline.org/artikel/manggeng_freire.pdf.
Mugniesyah SS. 2006. Ilmu penyuluhan. Bogor [ID]: Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat IPB. 236 hal.
Mulayana D. 2005. Ilmu komunikasi: suatu pengantar. Cetakan kedelapan.Bandung [ID]: Remaja Rosdakarya. 410 hal.
Nelly M. 1988. Hubungan karakteristik sosial ekonomi dan perilaku petani mengadopsi rumput unggul di daerah Jawa Barat. [Tesis]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. 92 hal.
Nurhayati. 2011. Faktor-faktor yang mempengaruhi efektivitas komunikasi di dalam sekolah lapang padi. [Tesis]. [internet]. [dikutip tanggal 6 November 2013].Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. 136 hal. Dapat diunduh dari: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/46765.
Oktarina S, Sumardjo, Rustiadi E. 2008. Keefektivan komunikasi dalam pengembangan peran-peran kelembagaan agropolitan. Komunikasi Pembangunan. [internet]. [dikutip tanggal 3 November 2013]. 06(2): 23-42.
Dapat diunduh dari:
http://journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/view/5666/4297.
Prasetyo B, Jannah LM. 2005. Metode penelitian kuantitatif. Jakarta [ID]: PT RajaGrafindo Persada. 239 hal.
Rachmawati N. 2010. Efektivitas komunikasi klinik agribisnis pada Prima Tani di Kecamatan Leuwi Sadeng Bogor. [Tesis].[internet]. [dikutip tanggal 3 November 2013].Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. 144 hal. Dapat diunduh dari: http://repository.ipb.ac.id/handle/123456789/5097.
Rakhmat J. 1984. Metode penelitian komunikasi. Bandung [ID]: PT Remaja Rosdakarya. 184 hal.
Rosana E, Saleh A, Hadiyanto. 2010. Hambatan-hambatan komunikasi yang dirasakan peternak dalam pembinaan budidaya sapi potong di Kabupaten Ogan Ilir. Komunikasi Pembangunan. [internet]. [dikutip tanggal 3 November 2013]. 08(1): 27-41. Dapat diunduh dari: http://ilkom.journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/view/5693.
Saleh A, Rizkawati N. 2009. Efektivitas komunikasi masyarakat dalam memanfaatkan pertunjukan wayang purwa di era globalisasi (kasus: Desa Bedoyo, Gunung Kidul, Yogyakarta). Komunikasi Pembangunan. [internet]. [dikutip tanggal 3 November 2013]. 07(1): 37-48. Dapat diunduh dari: http://jagb.journal.ipb.ac.id/index.php/jurnalkmp/article/view/5680.
Singarimbun M, Effendi S. 1989. Metode penelitian survai. Jakarta [ID]: LP3ES. 334 hal.
Sumardjo. 1999. Transformasi model penyuluhan pertanian menuju pengembangan kemandirian petani (kasus di Provinsi Jawa Barat). [Disertasi]. Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. 347 hal.
Suwanda FN. 2008. Analisis efektivitas komunikasi model prima tani sebagai diseminasi teknologi pertanian di Desa Citarik Kabupaten Karawang Jawa Barat. [Tesis]. [internet]. [dikutip tanggal 11 Oktober 2013] . Bogor [ID]: Institut Pertanian Bogor. 126 hal. Dapat diunduh dari: http://repository.ipb.ac.id/bitstream/handle/123456789/9307/2008fns.pdf. Tubss S, Moss S. 2000. Human communication: Prinsip-prinsip dasar. Bandung
LAMPIRAN
Lampiran 1 Sketsa wilayah Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor
Sumber: Data potensi Desa Ciaruteun Ilir tahun 2014
Lampiran 2 Jadwal pelaksanaan penelitian
Kegiatan Februari Maret April Mei Juni
1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 1 2 3 4 Penyusunan proposal skripsi Kolokium Perbaikan proposal Pengambilan data lapang Pengolahan dan analisis data Penulisan draft skripsi Uji petik Sidang skripsi Perbaikan laporan skripsi
Nama Usia Alamat No. Nama Usia Alamat
OA 63 Kp. Ciaruteun Ilir Rt.1/03 38. SMR 35 Kp. Padati Mondok Rt.01/08 ACG 32 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 39. MDRS 37 Kp. Tegal Rt.06/06
AEG 30 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 40. SRP 39 Kp. Padati Mondok Rt.01/09 MMD 70 Kp. Padati Mondok Rt.01/09 41. SKT 40 Kp. Bubulak Rt.2/10
KSN 63 Kp. Tutul Rt.03/05 42. USN 40 Kp. Padati Mondok, Rt.4/8
SND 35 Kp. Tutul Rt.03/05 43. AP 42 Kp. Tegal Rt.04/06
SNM 42 Kp. Tutul Rt.03/05 44. ENC 48 Kp. Padati Mondok Rt.03/09
ADR 36 Kp. Wangunjaya Rt.02/06 45. SRJ 50 Kp. Padati Mondok Rt.01/08
AI 32 Kp. Tegal Rt.05/06 46. DW 35 Kp. Tutul Rt.03/05
SBN 45 Kp. Tutul Rt.03/05 47. SRO 52 Kp. Padati Mondok Rt.01/09
ANM 35 Kp. Wangunjaya Rt.3/6 48. SMN 70 Kp. Padati Mondok Rt.04/09
ANDR 32 Kp. Sawah Rt. 01/04 49. JNM 50 Kp. Tutul Rt.03/05
EGI 45 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 50. DMR 50 Kp. Tutul Rt.03/05
ANG 32 Kp. Wangunjaya Rt.02/06 51. PI 35 Kp. Padati Mondok Rt.02/09 EWR 35 Kp. Padati Mondok Rt.01/09 52. UP 35 Kp. Padati Mondok Rt.01/09
AWR 45 Kp. Tutul Rt.02/05 53. UTG 65 Kp. Tutul Rt.02/05
EDH 42 Kp. Tutul Rt.03/05 54. BBH 73 Kp. Padati Mondok Rt.01/08
EJN 33 Kp. Bubulak Rt.2/10 55. ADI 40 Kp. Wangunjaya Rt.02/06
ADRF 30 Kp. Tutul Rt.03/05 56. ING 55 Kp. Padati Mondok Rt.02/09
ADDH 26 Kp. Tutul Rt.03/05 57. EMN 62 Kp. Padati Mondok Rt.04/09
EMN 36 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 58. SYM 50 Kp. Poncol Rt.09/03 DN 37 Kp. Wangunjaya Rt.02/07 59. ACG 32 Kp. Wangunjaya Rt.02/07 ICH 39 Kp. Padati Mondok Rt.02/09 60. HYT 40 Kp. Padati Mondok Rt.03/09
ATM 55 Kp. Tutul Rt.03/05 61. EDI 45 Kp. Padati Mondok Rt.04/09
JL 27 Kp. Tutul Rt.03/05 62. IRN 52 Kp. Cibanteng Rt.03/01
SMA 60 Kp. Tutul Rt.03/05 63. OMN 55 Kp. Rancabungur Rt. 01/04
SDI 46 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 64. ABS 49 Kp. Padati Mondok Rt.01/09 HT 57 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 65. ISN 32 Kp. Wangunjaya Rt.03/07 UN 60 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 66. SHR 39 Kp. Padati Mondok Rt.01/06 MS 45 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 68. ANT 26 Kp. Padati Mondok Rt.02/09 ING 39 Kp. Padati Mondok Rt.02/09 69. IMG 48 Kp. Bubulak Rt.03/10
IST 27 Kp. Bubulak Rt.03/10 70. PPN 47 Kp. Bubulak Rt.2/10
KNO 36 Kp. Padati Mondok Rt.03/08 71. HLM 50 Kp. Padati Mondok Rt.01/09 SH 61 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 72. ASP 40 Kp. Padati Mondok Rt.01/09 AH 60 Kp. Padati Mondok Rt.03/09 73. SM 45 Kp. Ciaruteun Ilir,Rt.2/3 ISK 43 Kp. Padati Mondok Rt.02/08 74. MH 65 Kp. Padati Mondok Rt.02/09 HMN 50 Kp. Padati Mondok Rt.01/08 75. YD 40 Kp. Bubulak Rt.2/10
Lampiran 3 Kerangka sampling
Data Petani Jati Unggul Nusantara di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat
Keterangan:
Lampiran 4 Contoh hasil uji statistik
Hasil uji korelasi Rank Spearman antara karakteristik pemandu lapang yaitu kedekatan dengan tingkat sikap petani
Correlations
Kedekatan Tingkat sikap petani Spearman's rho Kedekatan Correlation Coefficient 1,000 ,371* Sig. (2-tailed) . ,012 N 45 45
Tingkat sikap petani
Correlation Coefficient ,371*
1,000
Sig. (2-tailed) ,012 .
N 45 45
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Hasil uji korelasi Rank Spearman antara karakteristik pemandu lapang yaitu kredibilitas dengan tingkat keterampilan petani
Correlations Kredibilitas Tingkat Keterampil an petani Spearman's rho Kredibilitas Correlation Coefficient 1,000 ,343* Sig. (2-tailed) . ,021 N 45 45 Tingkat Keterampilan petani Correlation Coefficient ,343* 1,000 Sig. (2-tailed) ,021 . N 45 45
Hasil uji korelasi Rank Spearmanantara keterampilan komunikasi pemandu lapang yaitu penguasaan materi program dengan tingkat keterampilan petani
Correlations Penguasaan materi program Tingkat keterampilan petani Spearman's rho
Penguasaan materi program
Correlation
Coefficient 1,000 ,308
*
Sig. (2-tailed) . ,040
N 45 45
Tingkat keterampilan petani
Correlation Coefficient ,308 * 1,000 Sig. (2-tailed) ,040 . N 45 45
*. Correlation is significant at the 0.05 level (2-tailed).
Hasil uji korelasi Rank Spearmanantara keterampilan komunikasi pemandu lapang yaitu kesesuaian metode penyuluhan dengan tingkat sikap petani
Correlations Kesesuaian metode penyuluhan Tingkat sikap petani Spearman's rho Kesesuaian metode penyuluhan Correlation Coefficient 1,000 ,378 * Sig. (2-tailed) . ,010 N 45 45
Tingkat sikap petani
Correlation Coefficient ,378 * 1,000 Sig. (2-tailed) ,010 . N 45 45
Lampiran 5 Dokumentasi kegiatan
Petani jati unggul nusantara Desa Ciaruteun Ilir
Pemandu lapang dan pengurus unit Usaha Bagi Hasil Jati Unggul Nusantara (UBH-KPWN)
Sosisalisasi budidaya jati unggul nusantara
Perkebunan jati unggul nusantara di Desa Ciaruteun Ilir
RIWAYAT HIDUP
Maulidani Tresnaputri dilahirkan di Majalengka pada tanggal 16 September 1992. Penulis merupakan anak pertama dari dua bersaudara dari pasangan Ir Danu, MSi dan Dra Anih Setiyawati. Penulis memulai pendidikan formal di Taman Kanak-kanak Al-Yasmin Bogor pada tahun 1997-1998, SDN Panaragan 03 pada tahun 1998-2004, SMPN 4 Bogor pada tahun 2004-2007, dan SMAN 5 Bogor pada tahun 2007-2010. Pada tahun 2010 penulis di terima di Institut Pertanian Bogor melalui Ujian Seleksi Masuk Institut Pertanian Bogor (USMI) di Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat, Fakultas Ekologi Manusia.
Selama menjalani perkuliahan di IPB, penulis aktif dalam berbagai kegiatan organisasi dan kepanitiaan. Penulis pernah menjadi anggota divisi
Public Relation HIMASIERA selama periode 2011-2012. Selain itu, penulis juga merupakan anggota unit kegiatan mahasiswa Music Agriculture X-Pression!!
(MAX!!) IPB divisi Event Organizer mulai tahun 2012 dan merupakan anggota komunitas Public Relation IPB mulai tahun 2013. Penulis juga aktif dalam berbagai event yang ada di IPB, diantaranya sebagai anggota divisi Humas dan Sponsor Acara Priority Himasiera IPB pada tahun 2011, kepala divisi Publikasi, Dekorasi, dan Dokumentasi dalam Acara MAX!! Corner pada tahun 2012, anggota divisi Hubungan Masyarakat serta LO IMIKI (Ikatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Indonesia) dalam Acara HIMASIERA Goes To Public pada tahun 2012, anggota divisi Hubungan Masyarakat dalam Acara MPD SKPM 2012, anggota divisi Dana Usaha dalam Acara ACRA (Art, Collaboration and Action) MAX!! IPB tahun 2012, anggota divisi Hubungan Masyarakat dalam Acara Malam Keakraban SKPM 48 pada tahun 2012, dan kepala divisi acara dalam Acara Meet and Greet HIMASIERA bersama anak-anak panti asuhan Hidayatullah pada akhir tahun 2012. Selain aktif di organisasi dan acara kepanitiaan, penulis juga memiliki prestasi yaitu Juara 2 Lomba Debat Se- JABODETABEK dalam Acara HIMASIERA Olah Talenta (HOT) pada tahun 2012 dan Asisten Praktikum dalam mata kuliah Komunikasi Bisnis selama dua semester pada tahun 2013 .