• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENDEKATAN TEORITIS Tinjauan Pustaka

PENDEKATAN LAPANG Metode Penelitian

Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif dengan menggunakan metode survei. Penelitian survei merupakan suatu penelitian kuantitatif dengan menggunakan pertanyaan terstruktur atau sistematis yang sama kepada banyak orang, untuk kemudian seluruh jawaban yang diperoleh peneliti dicatat, diolah, dan dianalisis (Prasetyo 2005). Data kuantitatif didukung oleh data kualitatif untuk memperkaya dan memperdalam analisis. Penelitian kualitatif dilakukan melalui wawancara mendalam kepada pihak-pihak yang terkait, diantaranya responden dan pihak Unit Usaha Bagi Hasil Jati Unggul Nusantara (UBH-KPWN).

Penelitian didesain dengan metode deskriptif dan korelasional. Metode deskriptif digunakan untuk melukiskan variabel-variabel dan untuk mengumpulkan infromasi aktual secara rinci yang melukiskan keadaan yang ada (Rakhmat 1984). Sedangkan metode korelasional digunakan untuk menjelaskan hubungan di antara variabel. Metode korelasional bertujuan untuk meneliti sejauh mana variasi pada satu faktor berkaitan dengan variasi pada faktor lain.

Lokasi dan Waktu Penelitian

Penelitian dilakukan di unit Usaha Bagi Hasil Koperasi Perumahan Wanabakti (UBH-KPWN) Bogor. Pemilihan lokasi ini dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa UBH-KPWN adalah satu pelaku usaha budidaya jati unggul yang memiliki sistem usaha terpadu dan ramah lingkungan. Karena visi dari UBH-KPWN adalah menjadi pengelola profesional terbaik di bidang usahatani jati unggul pola bagi hasil. Disamping itu, misi dari UBH- KPWN adalah mewujudkan usahatani jati unggul pola bagi hasil menjadi kegiatan yang memberikan keuntungan finansial optimal kepada semua pihak yang tergabung dalam kemitraan khususnya petani. Serta mendorong pertumbuhan sosial ekonomi masyarakat pedesaan serta berperan dalam perbaikan lingkungan hidup. Oleh sebab itu, demi mendukung kelancaran kemitraan tersebut dibutuhkan proses komunikasi yang efektif.

Sasaran penelitian adalah petani Jati Unggul Nasional (JUN) yang berlokasi Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor (Lampiran 1). Penentuan lokasi dilakukan secara sengaja (purposive) dengan pertimbangan bahwa penanaman JUN di Desa Ciaruteun Ilir memiliki umur tanaman jati empat tahun dan lima tahun sehingga dampak positif yang diberikan kegiatan JUN sudah dirasakan oleh masyarakat. Penelitian dilaksanakan selama enam bulan yaitu sejak dari bulan Februari 2014 sampai dengan Juli 2014. Kegiatan penelitian meliputi penyusunan proposal skripsi, kolokium, pengambilan data lapangan, penulisan draft skripsi, sidang skripsi, dan perbaikan laporan penelitian. Rangkaian kegiatan dalam penelitian ini dapat dilihat pada Lampiran 2.

Pengambilan Sampel

Populasi dalam penelitian ini adalah petani yang menjadi anggota dalam kelompok petani Jati Unggul Nasional (JUN) di Desa Ciaruteun Ilir, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor yang berjumlah 75 orang. Kemudian responden yang diteliti dalam penelitian ini berjumlah 45 orang. Responden dipilih dengan pertimbangan bahwa responden merupakan anggota aktif JUN yang memiliki hubungan baik dengan pihak UBH-KPWN sampai saat penelitian berlangsung.

Metode pengambilan sampel yang digunakan adalah teknik simple random sampling atau acak sederhana yaitu suatu teknik penarikan sampel yang mendasarkan diri bahwa setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk dipilih sebagai sampel (Prasetyo 2005). Teknik simple random sampling

yang digunakan yaitu dengan menyusun semua unit penelitian yaitu individu ke dalam daftar kerangka sampling (Lampiran 3). Kemudian dari kerangka sampling ditarik sebagai sampel untuk diteliti menggunakan fungsi RANDBETWEEN dalam program Microsoft Excel 2007. Fungsi RANDBETWEEN berguna untuk memberikan nilai acak (random) yang terletak antara selang (range) tertentu dan kemudian menghasilkan bilangan bulat (integer) secara acak. Fungsi

RANDBETWEEN dijalankan dengan dua buah parameter, bottom adalah nilai batas bawah, dan top nilai batas atas dari bilangan acak yang diinginkan. Misalnya, nilai terkecil yaitu 1 dimasukan dalam kategori top dan nilai terbesar dari kerangka sampling yakni 75 dimasukan ke dalam kategori bottom, kemudian akan muncul nilai tertentu. Setelah itu tarik garis ke bawah sesuai dengan jumlah sampel yang direncanakan yakni 45. Selanjutnya akan muncul nomor-nomor yang berbeda-beda, yang kemudian menjadi unit penelitian karena terpilih sebagai sampel secara acak. Data yang telah dikumpulkan nantinya akan diolah dan disimpulkan.

Pengumpulan Data

Jenis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan sekunder. Data primer diperoleh melalui penelitian langsung di lapangan dengan menggunakan instrumen berupa kuisioner dan pedoman pertanyaan. Isi kuesioner terdiri atas empat bagian yang ditujukan kepada petani dengan menggunakan teknik pendekatan kuantitatif, berupa karakteristik responden (6 pertanyaan), karakteristik pemandu lapang (25 pertanyaan), keterampilan komunikasi pemandu lapang (24 pertanyaan), dan efektivitas komunikasi antara petani dan UBH-KPWN (24 pertanyaan).

Wawancara juga dilakukan dengan pihak UBH-KPWN wilayah Bogor untuk menggali lebih banyak tentang efektivitas komunikasi yang telah berlangsung selama ini. Wawancara mendalam ini dilakukan melalui teknik pendekatan kualitatif, yang digunakan untuk melengkapi informasi penelitian sebanya 20 pertanyaan. Pedoman pertanyaan juga digunakan untuk wawancara mendalam kepada petani sebanyak 10 pertanyaan. Data sekunder diperoleh dari kantor desa mengenai profil desa, jumlah masyarakat yang bekerja di bidang pertanian dan non pertanian. Data sekunder lainnya diperoleh dari pihak UBH- KPWN yaitu mengenai profil lembaga, struktur organisasi, dan tentang kegiatan sistem bagi hasil.

Pengolahan dan Analisis Data

Data diperoleh menggunakan kuisioner. Setelah seluruh data terkumpul, data dianalisis secara kuantitatif dan selanjutnya dilakukan pengkodean data. Analisa data ini dimaksudkan untuk menyederhanakan data ke dalam bentuk yang lebih mudah dibaca dan diinterpretasikan (Singarimbun 1989). Data yang telah terkumpul tersebut kemudian diolah secara statistik deskriptif menggunakan SPSS for Windows versi 20.0 dan Microsoft Excel 2007. Data yang diperoleh dianalisis dengan beberapa teknik, antara lain menggunakan tabel frekuensi, untuk menganalisis data primer, yaitu karakteristik petani, karakteristik pemandu lapang, keterampilan komunikasi pemandu lapang, dan efektivitas komunikasi. Kemudian pengolahan data dilakukan untuk mengetahui ada tidaknya hubungan antar variabel bebas dan variabel terikat dengan data yang berskala ordinal diolah dengan menggunakan uji korelasi Rank Spearman (Lampiran 5).

Uji korelasi Rank Spearman digunakan untuk menganalisis hubungan antar variabel dengan data ordinal, seperti untuk mementukan hubungan antara kedua variabel (independen dan dependen) yang ada pada penelitian ini, yaitu menguji hubungan karakteristik petani (Skala Ordinal) sebagai komunikan dengan efektivitas komunikasi (Skala Ordinal). Uji korelasi ini juga digunakan untuk mengukur karakteristik pemandu lapang sebagai komunikator dengan efektivitas komunikasi (skala ordinal). Uji korelasi digunakan juga untuk menganalisis keterampilan komunikasi pemandu lapang (skala ordinal) dengan efektivitas komunikasi (skala ordinal). Penyimpulan hasil penelitian dilakukan dengan mengambil hasil analisis antar variabel yang konsisten.

Dokumen terkait