• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR PUSTAKA

Dalam dokumen INFLEKSI DAN DERIVASI BAHASA BUGIS (Halaman 106-144)

Abdullah, A., Djou, D. N., & Masie, S. R. (2020). Afiks Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Gorontalo. Ideas: Jurnal Pendidikan, Sosial, Dan Budaya, 6(4), 397–414.

Anggraini, A. E., & Bayu, J. T. (2019). Morfologi" Proses Pembentukan Kata.

Jakarta: Pustaka Mandiri.

Ba’dulu, A. M., & Herman, M. S. (2005). Morfosintaksis. Jakarta: PT RINEKA CIPTA.

Bagiya, B. (2017). Infleksi dan Derivasi dalam Bahasa Indonesia. Journal of Language Learning and Research (JOLLAR), 1(1), 32–40.

Bauer, L. (2003). Introducing linguistic morphology. Edinburgh University Press Edinburgh.

Cahyono, B. Y. (1995). Kristal-kristal ilmu bahasa. Surabaya: Airlangga University Press.

Chaer, A. (2007). Linguistik umum. Penerbit Rineka Cipta.

Chaer, A. (2008). Morfologi bahasa Indonesia: pendekatan proses. Rineka Cipta.

Ermanto, E. (2008). PERSPEKTIF MORFOLOGI DERIVASIONAL DAN INFLEKSIONAL PADA VERBA BERAFIK BAHASA INDONESIA.

Fautgil, C. (2011). Proses Derivasi dalam Bahasa Biak. linguistika: Buletin Ilmiah Program Magister Linguistik Universtas Udayana.

Grimes, C. E., & Grimes, B. D. (1987). Languages of south Sulawesi. Dept. of Linguistics, Research School of Pacific Studies, The Australian ….

Hasyim, M. (2020). THE USE OF UNIQUE BOUND MORPHEMES IN

MALAY LANGUAGE OF MAKASSAR DIALECT. PalArch’s Journal of Archaeology of Egypt/Egyptology, 17(8), 59–74.

Junus, M., & Junus, F. (2007). Morfologi Bahasa Bugis. Badan Penerbit UNM.

Katamba, F. (2003). Bantu nominal morphology. The Bantu Languages, 103, 120.

Kridalaksana, H. (1989). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia. Gramedia.

Kridalaksana, H. (2008a). Dictionary of linguistics. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, H. (2008b). Kamus linguistik edisi keempat. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Luthfan, M. A., & Hadi, S. (2019). Morfologi Bahasa Arab: Reformulasi Sistem Derivasi dan Infleksi. Alsina: Journal of Arabic Studies, 1(1), 1–22.

Matthews, P. H. (1974). Morphology: an Introduction to the Theory of Word.

Structure, Cambridge.

Muhammad, M. H. (2011). Metode penelitian bahasa. Ar Ruzz Media.

Parera, J. D. (2007). Morfologi bahasa. Gramedia Pustaka Utama.

Pelras, C. (1997). The Bugis. John Wiley & Sons.

Pohan, J. E. (2019). Morfologi Bahasa Indonesia. Yogyakarta: Budi Utama.

Purnanto, D. (2006). Kajian morfologi derivasional dan infleksional dalam bahasa Indonesia.

Putrayasa, I. B. (2008). Kajian morfologi: bentuk derivasional dan infeksional.

Refika Aditama.

Putrayasa, I. B. (2010). Penerapan Model Konstruktivisme Berpendekatan Inkuiri dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 43(1).

Ramlan, M. (1983). Morfologi, suatu tinjauan deskriptif: ilmu bahasa Indonesia.

Karyono.

Ramsi, & Kasran, I. S. (2017). Infleksi dalam Bahasa Kulisusu. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 1(4).

Rukmana, S. (2017). Afiks Derivasi Bahasa Bugis di Kecamatan Moramo. Jurnal Bastra (Bahasa Dan Sastra), 1(4).

Sikki, M. (1991). Morfologi adjektiva bahasa Bugis. Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.

Subroto, D. E. (1985). Transposisi dari adjektive menjadi verba dan sebaliknya dalam bahasa Jawa.

Suhardi, D. (2013). Pengantar Linguistik Umum. Jogjakarta: Ar-Ruzz Media.

Verhaar, J W M. (2001). Asas-asas linguistik. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.

Verhaar, John W M, & Alip, B. (1996). Asas-asas linguistik umum. Gadjah Mada University Press.

Wahyuni, N. (2015). Afiks Pembentuk Verba dalam Bahasa Bugis dialek Luwu.

Jurnal Humanika, 3(15).

Lamoallongeng, Riady Asmat. (2011). Kamus Lengkap Bahasa Bugis-Indonesia.

Makassar: De La Macca.

96

L A M

P

I

R

A

N

Surat izin penlitian dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu, Bidang Penyelenggaraan Pelayanan Perizinan

98

Su

Surat izin penelitian di Pemerintahan Kabupaten Bone

100

Perpusatakaan Umum Daerah Bone

Proses Pencarian Kamus Bahasa Bugis Bone di Perpustakaan Umum Daerah Bone

Kamus Bahasa Bugis Bone

102

Data Mentah yang Telah Diklasifikasikan ke Infleksi dan Derivasi a. Infleksi

1. Afiks formator infleksional Prefiks (awalan)

Ma bertemu dengan kata kerja

Makapesek ma- Kapesek

(cubit) ma bertemu dengan kata sifat

Makemme ma- Kemme A bertemu dengan kata kerja

abbeang a- Beang

(buang)

Abbeang (membuang)

aruki a- Ruki (tulis) Aruki (menulis)

A bertemu dengan kata sifat

agelli a- Gelli

(marah)

Aggeli (marah) Pa bertemu dengan kata kerja

palettu pa- Lettu

(sampai)

Palettu

(menyampaikan) Ta bertemu dengan kata kerja

Tasseleng ta- Selen

Ri bertemu dengan kata kerja

ritunu ri- Tunu

(bakar)

Ritunu (dibakar) ricoba ri- Coba (coba) Ricoba(dicoba) Prefiks si

Prefiks si bertemu dengan kata kerja

sigajang si- gajang Si bertemu dengan kata benda

sibola si- Bola (rumah)

Sibola(serumah)

sikamaraq si- Kamaraq

(kamar)

Sikamaraq (sekamar) Prefiks ka

Ka bertemu dengan kata kerja

Katulu-tulu ka- Tulu-tulu (mimpi)

Katulu-tulu (bermimpi) Prefiks maka

Maka bertemu dengan kata bilangan makaenneng maka- Enneng

(enam)

Makaenneng (yang keenam)

Makaeppaq maka- Eppaq

(empat)

Makaeppaq (yang keempat)

Maka bertemu dengan kata sifat

Makatoa maka- Toa (tua) Makatoa (terlalu tua)

Makapaiq maka- Paiq (pahit) Makapaiq (terlalu pahit)

Ba bertemu dengan kata sifat

Baiccu ba- Iccu

Prefiks rangkap

Pappa bertemu dengan kata kerja

Pappalalo pappa- Lalo

(melewati)

Pappalalo

(membuka jalan) Pappa bertemu dengan kata benda

Pappabaja pappa- Baja (besok) Pappabaja (keesokan harinya) Passi bertemu dengan kata kerja

Pasiakka passi- Akka

(angkat)

Pasiakka( angkat bersamak) Ipa bertemu dengan kata kerja

Ipalettu ipa- Lettu ‘tiba’ Ippalettu ( sesuatu yang disampaikan) Prefiks rangkap ripa

Prefiks rangkap ripa bertemu dengan kata kerja Ripae’nre’q ripa- e’nre’q

(naik)

Ripae’nre’q (dinaikkan) Sufiks (akhiran)

I bertemu dengan kata kerja

taroni Taro (simpan) -i Taroni (simpan saja)

kiringi Kiring (kirim) -iI Kiringi (dikirim)

104

-Eng bertemu dengan kata benda menjadi kata benda lewureng Lewu (tidur) -eng Lewureng

(tempat tidur) -Eng bertemu dengan kata kerja

luttureng Luttu (terbang)

Luttureng (terbangkan) Infiks

Infiks -ar-

Infiks ar bertemu dengan kata benda menjadi kata benda

Gare’no Ge’no(kalung) -ar- Gare’no(bagaikan kalunga)

Infiks -al-

Infiks -al- bertemu dengan benda menjadi kata benda

galuttu Guttu (guntur) -al- Galuttu (bunyi seperti guntur) Infiks -am-

Infiks -am- bertemu dengan kata kerja menjadi kata kerja Game’seq Ge’se’q

(gesek)

-am- Game’seq

(berdesis) 2. Afiks majemuk inflesional

Konfiks

Ma-eng bertemu dengan kata kerja maqdeppungeng ma- reppung (kumpul)

-eng Maqdeppungeng (berkumpul) Ma-eng bertemu dengan kata sifat

Mace’cceng ma- Ce’cce (tidak suka)

-eng Mace’ceng (curnag) a-eng bertemu dengan kata kerja

accappureng a- Cappu (habis)

-eng Accappureng (kehabisan) a-eng bertemu dengan kata benda

aggolokkeng a- Golok (bola)

-eng Aggolokeng (lapangan bola) Pa-eng bertemu dengan kata kerja

passidapireng pa- Sidapi (sampai)

-eng Passidapireng ( Pa-eng bertemu dengan kata benda

pegellangeng pa- Gellang (gelang)

-eng Panggellangeng (pergelangan kaki)

Ka-eng bertemu dengan kata sifat kapepekeng ka- Pepeq (sempit

-eng Kapepekeng (tergesa-gesa)

(tentang waktu)) Ka-eng bertemu dengan kata kerja Kaitang

(kelihatan)

ka- Ita (lihat) -ang Kaitang (kelihatan) Ka-eng bertemu dengan kata benda

Kale’mpeng

Assi-eng bertemu dengan kata kerja Asiiduppang assi- Duppa

(bertemu)

-eng Assiduppang (saling bertemu) Pa-I bertemu dengan kata kerja

pappurai pa- Pura

(selesa)

-i Pappurai

(menyelesaikan) Ri-eng bertemu kata kerja

Risappareng ri- sappa (mencari)

-eng risappareng (mencarikan) Si-eng bertemu dengan kata kerja

silariang Si- Lari(lari) -eng Silariang (lari bersama) a. Derivasi

1. Afik formator derivasional Prefiks (awalan)

Prefiks ma-

ma bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja

mabulu ma Bulu (nomina) Mabulu (verb) Ma- bertemu dengan kata benda menjadi kata sifat

mariwiring ma Riwing (nomina)

Mariwiring adjektiva mariyolo Ma Riyolo(nomin

a)

Mariyolo adjektiva Ma- bertemu dengan kata adverbia menjadi kata kerja

makkelo ma elo (adverbia) Makkelo (verb) Prefiks a-

a- bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja

ammeccu A Meccu

106

A bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja

aqdocak A Docak (kacau) Aqdocak (membuat kekacauan)

A bertemu kata kerja menjadi kata benda abbissang A Bissang(menc

uci)

Abbissang (kobokan) A bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda

abiasang A Biasang

(biasa)

Abiasang (kebiasaan) Prefiks pa

Pa bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda

Pabbere pa Bere

(memberi)

Pabbere (pemberian) pasedding pa Sedding

(bangun)

Pasedding(terbangun/t erjaga dari tidur) Pa bertemu dengan advervia menjadi kata benda

paddiolo pa diolo (dahulu) Padiolo (pendahuluan) Pa bertemu dengan kata kerja menjadi kata sifat

pajjoppa pa Joppa (jalan) Pajjoppa (suka berjalan) Pa bertemu kata sifat menjadi kata kerja

paleppek pa Leppekk

(lepas)

Paleppe (melepaskan) Prefiks ta

Ta bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja tasseleng ta Seleng (kaget) Tasseleng

(terkagetkan)

tattahang ta Tahang

(tahan)

Tattahang ( tertahankan) Ta bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja

taccoreq ta Coreq (coret) Taccoreq (mencoreti) Tagge’re’k ta Ge’re’k

(potong)

Tagge’re’k (teriris, tersayat)

Prefiks te-

Te- bertemu denngan kata kerja menjadi kata keterangan

Temmate te Mate (mati) Temmate (tidak mati)

temmanre te Mandre

(makan)

Temmandre (tidak makan)

Te bertemu dengan kata sifat menjadi kata keterangan

temmabok te Mabok

(mabuk)

Temmabok (tidak mabuk)

tenynyameng te Nyameng (senag)

Tenynyameng (tidak senang

Te bertemu dengan kata kerja menjadi kata sifat

tencaji te Caji (jadi) Tencaji (batal atau tidak jadi)

Prefiks ri

Prefiks ri bertemu dengan kata benda menjadi kata tugas riwettu ri Wettu(waktu) Riwettu(diwaktu) ripasa ri Pasa (pasar) Ripasa (di pasar) Prefiks ri bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja Risanggaraq ri Sanggaraq

(pisang goreng)

Risanggaraq (dibuat menjadi goreng pisang)

Ribeppa ri Beppa (kue) Ribeppa(dibuat menjadi kue) Prefiks si

Prefiks si bertemu dengan kata benda menjadi kata bilangan

silampa Si Lampa(lembe

r)

Silampa (satu lembar)

sikaju si Kaju (ekor

tentang hewan)

Sikaju (satu ekor)

Prefiks si bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja

sibawa Si Bawa

(bersama)

Sibawa (bersama-sama)

siera si Era (lerai) Siera (melerai) Prefiks si bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja sicella si Cella (cela) Sicella (saling

mencela)

Ka bertemu dengan kata kerja menjadi kata sifat

Kapirik-pirik Ka Pirik (gelepar) Kapirik-pirik (kalang kabut)

Kapau-pau ka Pau (bicara) Kapaupau (bicara semberono) Ka bertemu dengan kata benda menjadi kata sifat kacalla ka Calla(dera,

pukul)

Kacalla (kualat) Kamata-mata ka mata Kamata-mata (mata

kerancang) Ka bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda kalaolao Ka Lao (pergi) Kalaolao (suka

mengembara kemana-mana)

Prefiks ke

Ke bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja

108

keambok ke Ambokk

(bapak)

Keambok (berbapak) keakkaleng ke Akkaleng

(akal)

Keakkaleng (berakal) Prefiks paka

Prefiks paka bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja pakasiriq paka Siriq (malu) Pakasiriq

(mempermalukan) pakaponcoq paka Poncoq

(pendek)

Pakaponcoq (memperpendek) Prefiks pa bertemu dengan kata benda menjadi kata sifat pakatau paka Tau (orang) Pakaktau(

menghormati) Prefiks po

Prefiks po bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja

pogelli Po Gelli (marah) Pogelli (menjadikan marah)

porennu Po Rennu

(senang)

Porennu (menjadikan senang)

Prefiks po bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja pobaine Po Baine (istri) Pobaine (menjadikan

istri)

Prefiks mappa/appa bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja Mappaqdare

q

Mappa G

Darek (kebun) Mappaqdareg (memeprkebunkan) appaqabottin

g

Appaq Botting (menika

appaqabotting (kawinkan)

Prefiks mappa/appa bertemu dengan kata bilangan menjadi kata kerja

mappasseqdi mapppa s

Seqdi (satu) Mappasseqdi (menyatukan) appaqdua Appaq Dua (dua) Appaqdua (jadikan

dua) Prefiks pappa

Prefiks rangkap pappa bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda Pappadeceng Pappa Deceng

(baik/bagus)

Pappadeceng ( tukang memperbaiki)

Prefiks rangkan bertemu dengan kata bilangan menjadi kata benda Pappaqdua Pappaq Dua (dua) Pappaqdua (orang

musyrik) Pappa bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda

Pappaita Pappa Ita (melihat) Pappaita (petunjuk) Prefiks rangkap pari

Prefiks pari dari kata sifat menjadi kata kerja parilaleng Pari Laleng

(dalam)

Parilaleng (taruh di dalam)

Prefiks rangkap pari bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja pariwiring pari Wiring

(pinggir)

Pariwiring (taruh di pinggir)

Prefiks rangkap pasi

Prefiks pasi bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja pasittanre passiG Tanre (tinggi) Passittanre (jadikan

sama tinggi) Prefiks pasi bertemu dengan kata benda menjadi kata keja Pasilem’mpa

Pappaka bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda pappakatajan Prefiks pappaka bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda pappakainge

q

pappak a

Ingeq (ingat) Pappakaingeq (alat untuk mengingatkan) Prefiks rangkap mappaka

Prefiks rangkap mappaka bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja

Prefiks rangkap mappaka bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja

Prefiks mappaka bertemu dengan kata sifat menjadi kata adverbia Mappakaren

Perfiks rangkap ipa bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja ipaqbotting ipa Botting

(nikah)

Ipaqbotting (dinikahkan)

110

Prefiks rangkap ipa bertemu dengan kata bilangan menjadi kata kerja

ipaseddi ipa Seddi (satu) Ipaseddi (menyatukan) Prefiks

rangkap ripa

Prefiks rangkap ripa bertemu denngan kata benda menjadi kata kerja ripaqdareq ripa Darek (kebun) Ripqdarek (

dipekerjakan pada kebun)

Sufiks Sufiks -i

Sufiks -I bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja Depperi Deppe

(dekat)

-i Depperi (mendekati)

Sifiks -I bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja Tette’q Tette’q

(pukul)

-i tetteki (memukuli)

Sufing -eng

Sufiks -eng bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda tudangeng Tudang

(duduk)

-eng Tudangeng(tempat

duduk)

Sufik -eng bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja bitokeng Bito

(cacing)

-eng Bitokeng (cacingan) Sufiks -eng bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda timbangeng Timban

g (timban g)

-eng Timbangeng (alat untuk menimbang)

Sufiks -ang

Sufiks -ang bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja rennuang Rennu

(gembir a)

-ang Rennuang

(mengharapkan) verb Sufiks -ang bertemu dengan kata bilangan menjadi kata kerja pammulang Pammu

la (pertam a)

-ang Pammulang

(permulaan)

Infiks

Infiks ar bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda Gare’gge’k Ge’gge’

k (seka,

ar Gare’gge’k (gergaji)

menyek a) Infiks -al-

Infiks -al- bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda

galoroq Goroq

(melubangi )

-al- Galoroq

(lubang)

2. Afik majemuk derivasional Konfiks

Konfiks ma-eng bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja Mappaccingeng Ma- Paccing

(bersih)

-eng Mappaccingeng (membersihkan) Konfiks ma-eng bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda Malippangeng Ma- Lippang

(datang)

-eng Malippangeng ( selalu didatangi banyak orang) Konfiks a-eng

Konfiks a-eng bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda attudangeng a- Tudang

(duduk)

-eng Attudangeng (tempat duduk) Konfiks a-eng bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda

Abebekeng a- Bebek

(bodoh)

-eng Abebekeng (kebodohan) Konfiks pa-eng

Konfiks pa-eng bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda Pabbe’le’ng Pa- Be’le’

(bohong)

-ng Pabbe’le’ng (pembohon) Konfiks pa-eng bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda paccallang Pa- Calla

(memukul)

-ng Paccalllang (hukuman) Konfiks ka-eng

Konfiks ka-eng bertemu dengan kata sifat menjadi kata benda Katautaureng Ka- Tau (takut)

-reng

Katautaureng (penakut) Konfiks ka-eng bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja Kacullingculing Ka- Dacculing

(telinga)

-ng Kaculingculing (mendengar sesuatu yang tidak jelas) Konfiks ka-eng bertemu dengan kata kerja menjadi kata sifat Kacaucaureng Ka- Cau

112

Konfiks assi-eng bertemu dengan kata kerja menjadi kata benda Assisalang Assi- Sisala

(bertengkat

-ng Assisalang (pertengkaran) Konfiks pa-I bertemu dengan kata sifat bertemu dengan kata benda Padeccengi Pa- Deceng

(baik/bagus)

-i Padecengi (perbaikan) Konfiks si-eng bertemu dengan kata sifat menjadi kata kerja Sirennuang Si- Rennu

(gembira)

-ang Sirennuang (saling

mengharapkan) Konfiks si-eng bertemu dengan kata benda menjadi kata kerja Siaddampengeng Si- Addampeng

(maaf)

-eng Siaddampangeng (saling

memaafkan)

113

Data Prefiks dalam Bahasa Bugis

Ma A pa ta te ri si ka Ke

ibu )adverbia Makaeppa (menggendon

anak ) adverbia) Makkelong(be rnyanyi (verb

Pattuju ( sudah benar)

114

Kacalla ( kualat) adjektiva

tidak

116

Data prefiks Rangkap dalam Bahasa Bugis

Mappa/appa Pappa Maddi/mari pari Pasi pappaka Mappaka ipa ripa (berada paling di luar) nomina (dinika hkan) verb

Ripagdareq (dipekerjakan pada kebun) verb

Mappasadia

Ipalalo (diluaskan, dibolehkan) verb di belakang) nomina (infleksi)

Ipalettu (di antar sampai ke tujuan) verb

Mappangewang di dalam rumah) nomina (infleksi)

Pariaseq (taruh di atas) verb

Pappaqdua ( orang musyrik) nomina

Marilaleng (paling di dalam) nomina- adjektiva (infleksi)

Mariawa (paling di bawah)

Mariatau (paling di kanan)

118

Mappaqseqdi (menyatukan) verb

Pappatennung (penguasaha tenunan) nomina

Pasissakka (jadikan sama lebar) verb

Appaqseddi (satukan) verb

Mappasusu (menyusukan) verb

Mappaqdua (menjadikan dua) verb

Appaqdua (jadikan du ) verb

119

Data Sufiks dalam Bahasa Bugis

I Eng

Taroni (simpan di situ) verb Assureng (tempat keluar) nomina

Gollai (dirayu) verb Tudangeng (tempat duduk) nomina

kiringngi (dikirimi) verb Lewureng (tempat tidur)nomina

Parelluni (dibutuhkan) verb ? Leppangeng (tempat berhenti) nomina

Cappuni (kehabisan) verb Ondrong ( tempat tinggal) nomina

Purani (diselesaikan) verb Timbangeng (timbangan) nomina

Depperi (dekati) verb Bitokeng (cacingan) verb

Sussai (sangat susah) adjektiva Lingkaoreng (sangat kurus) adjektiva ?

Manrei (sedang makan) verb Luttureng (terbangkan) verb

alai (mengambil sesuatu) verb Sanreseng (tempat bersandar) nomina

Jokkai (dia jalan-jalan) nomina Bolokeng (ingusan) verb

Tudangi (dia duduk)nomina Dangkangeng (perdagangan) nomina

Okiri (ditulisi) verb Jambaeng (kamar mandi/wc) nomina

Tindrosi (tidur lagi) verb Nange’ang (berenangan) verb

Tetteki (pukuli) verb Lariang (larikan) verb

Jampeki (tempeli) verb Pammulang (permulaan) verb

Re’mpeki (lempari) verb Belle’ang (tertipu) verb

Cakkari (bersihkan) verb Bengngoang (tipu daya, bersifat suka menipu) adjektiva

Lengngori (licinkan adjektiva) verb Naggalang (dikaitkan) verb

Peqjei (garami) verb Rennuang (mengharapkan)verb

Puale’i (kapuri) verb

120

Beqdaki (bedaki) verb Lisui (sudah pulang) verb Minungi (menyuruh minum) verb

Data Infiks dalam Bahasa Bugis

ar al Am

Garegge (gergaji) nomina Galendrung (bunyi seperti bunyi lemparan)

nomina Gammesek (berdesis) verb

Gareno (bagaikan kalung) nomina Galuttu (bunyi seperti guntur) nomina Garumbang (bunyi keras) nomina Galoroq (melubangi) verb

Data Konfiks dalam Bahasa Bugis

Ma-eng a-eng Pa-eng Ka-eng Assi-eng Pa-i Ri-eng Si-eng

Maqdeppungeng (berkumpul) verb (infleksi)

Acappureng (kehabisan) (verb) (infleksi)

pasidapireng (tepat pada waktunya) verb (infleksi)

Kapujiang (meerasa di perhatikan sehinga

Attudangeng (tempat duduk) (verb)-(nomina) (derivasi) martabat) (verb)-(nomina) (derivasi)

Sirennuang ( saling mengharapkan)

Atajangeng (terlambat bangun) nomina (infleksi)

Pacompareng (memunculkan) verb (infleksi)

Kaitang (kelihatan) verb (infleksi)

Akkuluadang (perjanjian antar dua negara) nomina (infleksi)

Paitang (perlihatkan) verb (infleksi)

Kajajiang (kejadian) verb-nomina (derivasi)

Sianre’ng (sama-sama makan ditempat yang sama) nomina-verb (derivasi)

Mallariang (melarikan) verb (infleksi)

Akkaderang (kursi) nomina (inlfeksi)

Paddisengeng ( segala ilmu) verb (infleksi)

Kacaucaureng (cepat mengalah) verb-adjektiva (derivasi) Aqgolokeng (lapangan bermain

sepak bola) nomina (infleksi)

Paddoangeng (doa-doa) verb (infleksi)

Kacullingculing (mendengar sesuatu yang tidak jelas) nomina-verb (derivasi) Malippangeng (

selalu didatangi

Kace’cce’ng (irit atau hemat yang merugikan oranng lain) adjektiva (infleksi)

122 karena kualat atau berdosa) verb-nomina (derivasi)

Katautaureng (penakut) adjektiva-nomina (derivasi) Mattujung (sesuai

yang diharapkan) nomina (derivasi)

Adelekeng (keadilan) adjektiva-nomina (derivasi)

Pakkanreang ( lauk) verb-nomina (derivasi)

Kale’mpeng (tanah yang miring letaknya ) nomina (infleksi) Madduppang

(berpapasan di jalan) verb (infleksi)

(mengharapkan) verb (infleksi) Appuasang (bulan puasa)

verb-nomina (derivasi)

Pattaungeng (perhitungan tahun, biasanya disesuaikan dengan panenan padi atau jagung) nomina (infleksi)

Anggalungeng (musim turun sawah) nomina (infleksi) Akuasang (kekuasaan yang bersifat mutlak) nomina (infleksi)

Aggollang (tempat untuk membuat gula merah) nomina (infleksi)

Abebekeng(kebodohan) adjektiva-nomina (derivasi)

Amate’ng (kematian) verb-nomina (derivasi)

Amaccangeng (kepintaran) adjektiva-nomina (deirvasi) Atakkalupang (kekhilafan) adjektiva-nomina (derivasi) Aleppereng ( hari lebaran) nomina (infleksi)

Angile’ng (pilihan) nomina (infleksi

124

126

128

130

132

Dalam dokumen INFLEKSI DAN DERIVASI BAHASA BUGIS (Halaman 106-144)

Dokumen terkait