• Tidak ada hasil yang ditemukan

3 METODE PENELITIAN 3.1 Kerangka Pemikiran

DAFTAR PUSTAKA

SyamsulA.1999. Analisis Ekonomi tentang Kemiskinan dan Implikasi. Kebijaksanaan Pengentasannya di Pedesaan Propinsi Sumatera Barat, Pascasarjana Universitas Airlangga Surabaya, tidak diterbitkan.

Anwar A. 2000. Ekonomi Sumberdaya Alam. Bahan Kuliah. ProgramStudi Ilmu Perencanaan Pembangunan Wilayah. Program Pasca Sarjana. Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Anwar A dan RustiadiE. 2000. Perspektif Pembangunan Tata Ruang (Spatial)

Wilayah Perdesaan dalam rangka Pembangunan Regional. IPB. Bogor, Barlowe R. 1978. Land Resource Economics ; The Economics of Real Estate. 3rd.

Prentice Hall. USA

Bahrin, Basitas G, Sugihen, Susanto G, dan Asbgari SP.2008. Luas Lahan dan Pemenuhan Kebutuhan Dasar (Kasus Rumahtangga Petani Miskin di Daerah Dataran Tinggi Kabupaten Kepahiang), Jurnal Penyuluhan , September 2008, Vol 4 No. 2

Budidarsono S.,Yuliana C,Wulan, Budi.,Joshi, L, And Hendratno S. 2007.Livelihoods and Forest Resources in Aceh and Niasfor a Sustainable Forest ResourceManagement andEconomic Progress, Report of the project identification study. © ICRAF Southeast Asia 2007. ICRAF Working Paper Number 55

Bonnie S. 1990.Demokrasidi Pedesaan, Prisma Ho. 7

Harsono B. 1988 Undang-Undang Pokok Agraria, Penerbit Djambatan Jakarta. Biro Pusat Statistik. 1999. Perkembangan Tingkat Kemiskinan dan Beberapa

Dimensi Sosial Ekonominya 1996 - 1999. Sebuah Kajian Sederhana. Seri Publikasi Susenas Mini 1999 Buku 2. Badan Pusat Statistik. Jakarta.

Biro Pusat Stastistik Aceh, Aceh Dalam Angka, 2011

Biro Pusat Stastistik Aceh Utara, Kecamatan Dalam Angka, 2011

Juanda B. 2009. Metodelogi Penelitian Ekonomi dan Bisnis. IPB Press Bogor Bungin B. 2011. Metodelgi Penelitian Kuantitatif:Komunikasi,Ekonomi, dan

Kebijakan Publik serta Ilmu-ilmu Sosial lainya.edisi ke 2 Kencana Predana Media group.

Chambers R. 2001. The World Development Report : concepts, content and a chapter 12. Journal of International Development 13:299-306.

DjoyohadikusumoS. 1994. Dasar Teory Ekonomi Pertumbuhan danEkonomi Pembangunan, Jakarta: LP3ES.

Fujimoto A, 1996. “Share Tenancy and Rice Production: Lesson from Two Village Studies in West Java.” Fujimoto, A. and T. Matsuda (eds). An EconomicStudy of Rice Farming in West Java, A Farm Houshold Survey of Two Villages in Bandung and Subang. Nodai Research InstituteTokyo University of Agriculture, DGHE-JSPS PROGRAM, Tokyo: 81-99.

HartwickJM. and Nancy DO. 1986. The Ekconomic of Natural Reseources Use. Harper and Row Publisher. New York.

Hayami Y., and M Kikuchi.1981. Asian Village Economy at theCrossroads, An EconomicApproach to Institutional Change. University of Tokyo Press. Hayami dan M Kikuchi. 1989. Dilema Ekonomi Desa (Terjemahan). Yayasan

Harniati. 2007. Tipologi Kemiskinan dan Kerentanan Berbasis Agroteknologi dan implikasinya pada Kebijakan Pengurangan Kemiskinan (Disertasi) Sekolah Pascasarjana Institu Pertanian Bogor.

Hartono S., Iwamoto N, and Fukui S.2001. “Characteristics of Farm Household Economy and Its Flexibility, A Case Study in Central Java Villages.” Proceedings of The 1st Seminar, Toward Harmonization betweenDevelopment and EnvironmentalConservation in BiologicalProduction, February 21-23, 2001, Yayoi Auditorium Graduate School of Agricultural and Life Sciences, The University of Tokyo, Japan: 23-30.

Grootaert C. and Van Bastelear T. 2002. The Role of Social Capital In Development: An Empirical Assesment. New York: Cambridge University Press.

Greetz C. 1963. Agriculture Involution The Process of Ecologycal Change. Berkeley : University of California Press.

KasryrtoF. 1984. Prospek Perkembangan Ekonomi Pedesaan Indonesia, Yayasan Obor Indonesia, Jakarta.

Kuznets S. 1933. “National Income” in The American Economic Assosiation. 1955.Reading in the Theory of Income Distribution. Philadelphia: The Blakiston Company

Alfred M. 1959. Principle of Economics. London: Macmillan & Co.Ltd.

Makmun. 2003. Gambaran Kemiskinan dan Action Plan Penanganannya. Jurnal : Kajian Ekonomi dan Keuangan, Vol 7, No, 2 Juni 2003

Bagio M. 2011 Produktivitas Lahan dan Disribusi Pendapatan Berdasarkan Status Penguasaan Lahan pada Usahatani Padi (Kasus di Kabupaten Kendal Propinsi Jawa Tengah), Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Dipenegoro Semarang.

Nanga M. 2006. Dampak Transfer Fiskal Terhadap Kemiskinan di Indonesia: Sebuah Analisis Simulasi Kebijakan (Desertasi). Sekolah Pascasarjana Institut Pertanian Bogor.

Nasikun. 2001. Isu dan Kebijakan Penaggulangan Kemiskinan (Diklat Mata Kuliah) Magister Administrasi Publik. Universitas Gajah Mada, Yogyakarta.

PutnamR. 1995. The Prosperous Community - Social Capital and Public Life”. American Prospect. Washington DC: World Bank

Pakpahan A., Syafaat, Purwoto A, Saliem HP, dan Hardono GS, 1992. Kelembagaan Lahan danKonservasi Tanah dan Air. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Badan Penelitian dan pengembangan Pertanian. Bogor. OshimaH and Bruno B, 1978. Reprinted The Philipine Journal Volume XV No. 3. Rusastra IW. dan Sudaryanto T. 1997. Dinamika Ekonomi Pedesaan Dalam Perspektif Pembangunan Nasional. Prosiding: Dinamika Ekonomi Pedesaan dan Peningkatan Daya Saing Sektor Pertanian (Buku I). Puslit Sosial Ekonomi Pertanian, Bogor.

Sangwan SS. 2000. “Emerging Credit Demand of Tenants in Haryana.” Indian Journal of AgriculturalEconomics. Indian Society of Agricultural Econo- mics, Mumbai. 55 (3): 317-330.

63

Sawit HM. 1985. Status Penguasaan Tanah di Usaha Tani padi dan Implikasi Ekonominya: Sebuah Studi di Pedesaan Jawa Barat EKI, Vol XXXIII, No. 1, Maret 1985.

Setiabudi B.2002. Pendampingan yang Mandiri dan Berkelanjutan dalam Pengembangan Keuangan Mikro Guna Mananggulangi Kemiskinan di Perdesaan. (Makalah). Disampaikan dalam Temu Nasional Lembaga Keungan Mikro yang diselengarakan oleh Gema PKM dan BI serta KPK, Jakarta 22-25 Juli, 2002.

Sumodiningrat G.2005. Sambutan dan Laporan Panitia Kerja Nasional Penanggulangan Kemiskinan oleh Sekretaris Komite Penaggulangan Kemiskinan Selaku Sekretaris Panitia Pengarah. Jogyakarta.

Supriyati, Saptana dan Supriyatna Y., 2002 Hubungan Penguasaan Lahan dan Pendapatan Rumahtangga di Pedesaan (Kasus di Propinsi Jawa Tengah, Sumatera Barat dan Kalimantan Barat). Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Pertanian , Bogor

Suryawati C. 2005. Memahami Kemiskinan Secara Multidimensi. JMPK Vol. 08/No. 03 September/2005

Shephered A, 2007. Understanding and Explaining Chronic Poverty an Evolving Framework for Phase III of CPRC’s Research. [CPRC Working Papers 80] Overseas Development Institute (ODI) 111 Westminster Bridge Road London SE1 7 JD, UK [email protected] [20 Pebruari 2010

Saefulhakim S. 1998. An Evaluation of Earlier Programmesto Strengtenth Rural- Urban Linkages (Ringkasan Eksekutif). Poverty Allevation Through Rural Urban Linkages. GOI-UNDP-UNCHS

Smeru. 2001. Paket Informasi Dasar: Penanggulangan Kemiskinan. Disusun untuk Badan Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan (BKPK). Agustus, 2001.http.//www.smeru.or.id. [5 Januari 2010]

Sayogyo. 1977. Garis Kemiskinan Dan Kebutuhan Minimum Pangan, Harian Kompas, November.

---. 1982. Bunga Rampai Pembangunan Desa. SDP - SAE. Bogor.

---. 1984. Memahami dan Menanggulangi Kemiskinan di Indonesia. Jakarta: GrasindoSamuelson, P.A. 1973. Economics. International Student Edition. McGraw - Hill, Kogakusha.

Sumarya A. 2002. Hubungan Antara Distribusi Penguasaan Lahan Usahatani dengan Kemiskinan Pedesaan (Thesis) Sekolah Pascasarjana Institu Pertanian Bogor.

Sutomo. 1995. Kemiskinan dan Pembangunan Ekonomi Wilayah. Analisis Sistim Neraca Sosial Ekonomi. Disertasi. PS Institut Pertanian BogorRustiadi, E., S.Saefulhakim, D.R. Panuju. 2009. Perencanaan dan PengembanganWilayah. Crestpent Press. Bogor.

Sudjatmoko Z.(1984) Metodologi Penelitian Pedesaan: Korelasi danPembenaran, LPIS UKSW. Salatiga

Satriani, S. 2008. Dinamika Sejarah Gampong dan Kampung di Aceh,Publikasi Ilmiah, Jakarta

Szal R. dan Robinson R. 1977. Measuring Income Inequalitydalam C.R. Frank and R.C. Webb (eds). Income Distribution and Growth in Less Developeed Countries. The Brooking Institution. Pp.: 491-533.

Suyanto, Bagong (1995), Tolok Ukur Kemiskinan Harus Menyentuh Aspek Keadilan, Perangkap Kemiskinan: Problem dan Strategi Pengentasannya, Airlangga University Press, Surabaya.

SingarimbunM., dan Effendi S. 1989. Metode Penelitian Survai. Jakarta: LP3ES Siahaan H. 1977. Pemilikan dan Penguasaan Tanah, Adopsi Teknologi Pertanian

Modern dan Disparitas Pendapatan di Daerah Pedesaan, Tesis sarjana, Pada Universitas Gajah Mada.

Tambunan T, 2003. Perekonomian Indonesia: Beberapa Permasalahan Penting. Ghalia Indonesia

Taryoto AH., 1995. “Analisis Kelembagaan dalam Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian, Suatu Pengantar.” ProsidingPengembangan Hasil Penelitian. Kelembagaan dan Prospekpengembangan BeberapaKomiditas Pertanian. Pusat Penelitian Sosial Ekonomi Pertanian Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian Departemen Pertanian: 1-6.

Tan, Melly G. 1991. Perubahan Struktur Sosial di Bengkulu. Yogyakarta: UGM Press.

Tohir KA. 1991. Seuntai Pengetahuan Usaha Tani Indonesia. Renata Cipta. Jakarta.

Tjondronegoro SMP danWiradi G. 2008. Dua Abad Penguasaan Tanah. Pola Penguasaan Tanah di Jawa dari Masa ke Masa Edisi Revisi. Yayasan Obor Indonesia. PT Gramedia Jakarta.

Todaro MP dan Smith SC. 2000. Pembangunan Ekonomi. Edisi Kesimbilan. Terjemahan oleh Munandar,H. Penerbit Erlangga.Jakarta

Umar H. 2003. Metode Penelitian Untuk Skripsi dan Tesis Bisnis. PT. Raja Grafindo Persada, Jakarta.

World Bank. 1998. The Initiative on Defining, monitoring and Measuring Social Capital: Text of Proposal Approved for Funding.The World Bank, Social Development Family, Environmentally and Socially Sustainable

development Network.

http://www.worldbank.org/prem/poverty/scapital/wkrppr/sciwp2.pdf. 9 Mei 2005.

Wiradi G., White B, Collier LW, Soentoro, Makali, and Manning C.2009. RANAH STUDI AGRARIA: Pengusaan Tanah dan Hubungan Agraris, Sleman, Yogyakarta. Sekolah Tinggi Pertanahan Nasional dan Sajogyo Institute

Wiradi G. 2009. Metodologi STUDI AGRARIA : Karya Terpilih Gunawan Winardi. Sajogyo Istitute, Bogor.

WiradiG., dan Tjondronegoro SMP. 1984. Dua Abad Penguasaan Tanah, Pola Penguasaan Tanah Pertanian di Jawa dari Masa ke Masa. Jakarta: Gramedia.

65