• Tidak ada hasil yang ditemukan

Astuti P. 1999. Studi Daerah Penangkapan Ikan Layang (Decapterus spp) di Perairan Utara Jawa dengan Citra Satelit NOAA/AVHRR serta Parameter Oceanografi dan Data Hasil Tangkapan pada Musim Timur dan Musim Peralihan II Tahun 1994-1997 [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 76-80 hal.

Atmadja SB. 1980. Suatu Studi tentang Beberapa Faktor yang Perlu Dipertahankan dalam Menata Drift Gill Net [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 10-12 hal.

Ayaz A, U Altinagac, U Ozekinci, O Cengiz and A Oztekin. 2010. Effects of Hanging Ratio on Gill Net Selectivity for Annular Sea Bream (Diplodus annularis) in the Northern Aegean Sea, Turkey. Journal of Animal and Veterinary Advances 9 (7): 1137-1142.

Ayodhyoa AU. 1981. Metode Penangkapan Ikan. Bogor: Yayasan Dewi Sri. 97 hal.

Badrudin. 2004. Dinamika Sumberdaya Ikan, Makalah Pelatihan Pengelolaan Sumberdaya Ikan (tidak dipublikasikan). Jakarta: Direktorat Jendral Perikanan Tangkap DKP.

Bagozzi RP. 1994. Advanced Methods of Marketing Research. Oxford: Blackwell Publishers ltd.

Balik I and H Cubuk. 2001. Effect of Net Colours on Efficiency of Monofilament Gillnet for Catching Some Fish Species in Lake Beysehir. Journal of Fisheries and Aquatic Sciences. 1: 29-32 .

Baranov FI. 1976. Selected Works on Fishing Gear. Vol. 1: Commercial Fishing Techiques. Jerusalem: Keter Publishing.

Bleeker.1985.Fishbase.us.www.fishbase.us/summary/SpeciesSummary.php?gen usname=Decapterus&speciesname=kurroides. [16 Juni 2011].

Brandt AV. (1984). Fish Catching Methods of the World. Surrey (United Kingdom): Fishing News Books.

Brojo MS dan W Setiawan. 2004. Penuntun Praktikum Ikhtiologi. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor. 16-20 hal. Dharmayanti S. 1989. Evaluasi Beberapa Faktor Oseanografi dan Musim

terhadap Hasil Tangkapan di Palabuhan Ratu. Laporan Praktek Lapang (tidak dipublikasikan). Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 55 hal.

Direktorat Jendral Perikanan. 1994. Informasi Teknologi Rawai Dasar Kakap dan Jaring Rampus (Multipurpose bottom longline and gillnet). Jakarta: Departemen Pertanian. 15 hal.

Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sukabumi. 2010. Potensi dan Analisa Usaha Kelautan dan Perikanan. Sukabumi: Dinas Kelautan dan Perikanan.

Djamali A, Sudibyo dan S Martosewojo. 1979. Penelaahan Biologi Ikan Layang (Dekapterus kurroides) Bleeker dari Perairan Sekitar Palabuhan Ratu dan Labuhan. [Makalah]. Bandung.

Duman E, M Pala dan F Yuksel. 2005. Study on the Effect of Hanging Ratio in Gill Nets. Indian Veterinary Journal. Vol 83 : 573-574 hal.

Effendi, MI. 2002. Biologi Perikanan. Yogyakarta: Yayasan Pustaka Nusatama. Ellsa, Loknari, Gamba dan Tunesi. 2011. Marine Ecology. Vol 32. P 104-114. FAO. 1974. Species Identification Sheets for Fishery Purpose,Volume I Food

and Agriculture Organization of the United Nations. Rome

Farmed. 2009. Sustainable Sushi. Ebi Shirmp. www.sustainablesushi.net/-fish. [ 16 Juni 2011].

Firmansyah. 1988. Suatu Studi Perbandingan Hasil Tangkapan Jaring Rampus dengan Ukuran Mata yang Berbeda di Teluk Lampung, Provinsi Lampung [Skrispsi]. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 12-24 hal. Forster R, S Samantha. 2010. Selectivity of Gillnets used in the Cornish Red

Mullet Fishery. Fisheries Science Partnership.

Fridman A. 1988. Perhitungan dalam Merancang Alat Penangkap Ikan. Semarang: Balai Pengembangan Penangkapan Ikan. 304 hal.

Fyson J. 1985. Design of Small Fishing Vessel. England: Fishing News Book Ltd. 320 hal.

Gasperz V. 1991. Metode Perancangan Percobaan. Bandung: Penerbit CV Armico. 33-54 hal.

Gray CA, Jones, MV Rotherham, D Broadhurst, MK Johnson and DD Barner. 2005. Utility and Efficiency of Multi-Mesh Gill Nets and Trammel Nets for Sampling Assembleges and Populations of Estuarine Fish. Mar Freshwater Res., 56: 1077-1088.

Hamley JM. 1975. Review of Gillnet Selectivity. J. Fish. Res. Board Can. 32(11): 1943-1969.

Handenberg JDF. 1937. Premilinary Report on a Migration of Fish in the Java Sea. Treubia 16 (2) : 20095-300.

Hansen RG. 1974. Effect of Different Filament Diameters on the Selective Action of Monofilament Gill Nets. Trans. Am. Fish. Soc;103: 1943-1969.

Hendrotomo M. 1989. Studi dan Analisis Hasil Tangkapan dengan Menggunakan Umpan yang Berbeda pada Cucut (Hiu) Permukaan di Pelabuhan Ratu [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 32-39 hal. Karlsen L and BA Bjarnasson. 1986. Small-scale Fishing with Driftnets. FAO.

Fish. Tech. Pap. (284): 64p.

Krebs CJ. 1989. Ecological Methodology. New York: Harper Collins Publisher. 654p.

Manalu M. 2003. Kajian Output yang Dihasilkan Operasi Unit Penangkapan Jaring Kejer di Teluk Banten [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 4-11 hal.

Martasuganda S, Matsuoka and Kawamura. 2000. Effect of Hang-in Ratio on Size-Selectivity of Gillnet. Nippon Suisan Gakkaishi, 66: 439-445.

Martasuganda S. 2008. Serial Teknologi Penangkapan Ikan Berwawasan Lingkungan: Jaring Insang (Gillnet). Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 68 hal.

Miranti. 2007. Perikanan Gillnet di Palabuhanratu [Skripsi]. Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 8-9 hal.

Mori K. 1968. Gillnet Fishery in Japan. Misaki Internasional Fishery Training Center Overseas Technical Cooperation Agency. 65 p.

Mubarak H. 1972. Beberapa Aspek Biologi Ikan Layang, Decapterus spp dan Perikanan Payang di Perairan Tegal [Thesis]. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian. 80 hal.

Murdiyanto B. 1975. Suatu Pengenalan tentang Fishing Gear Material (Diktat Kuliah Fishing Gear 1). Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 117 hal.

Nashimoto K. Selectivity of gillnet. Kouseisya-kouseikaku, Tokyo: In Japanese Society of Fisheries Science (ed). Selectivity of Gears.. 1979; 65-81.

Nasoetion AH dan Barizi. 1980. Metode Statistika untuk Perikanan Kesimpulan. Jakarta : Gramedia. 186-189 hal.

Nomura M dan T Yamazaki. 1976. Fishing Technique 1. Tokyo: Japan Internasional Coorporation agancy. 206 p.

Nontji A. 2002. Laut Nusantara. Jakarta: Djambatan.

Nuhu MB dan I Yaro. 2004. Selection of Efficienct Hanging Ratios of Gillnet on Fish Catch in Lake Kainji, as Means of Alleviating Poverty among Artisanal Fishermen in Nigeria. Fisheries Society of Nigeria: 64-72.

Nuraini T, M Imron, Darmawan, M Sulaeman, A Purbayanto, SH Wisudo, BH Iskandar, W Mawardi, dan JL Gaol. 1992. Analisis Musim Penangkapan Ikan Tuna di Pantai Selatan Jawa. Laporan Akhir Penelitian (tidak dipublikasikan). Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 1-8 hal.

Nurhayati Y. 2006. Pengaruh Kedalaman terhadap Komposisi Hasil Tangkapan Pancing Ulur (Handline) Pada Perikanan Layur di Perairan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 9-12 hal.

Pascoe, S. 1997. Bycatch Management and the Economic of Discarding. Rome: FAO Fisheries Tecnical Paper No.370. 87-96 hal.

Petrakis G and KL Stergiou. 1996. Gillnet Selectivity for Four Fish Species (Mullus barbatus, Pagellus erythrinus, Pagellus acarne and Spicara flexuosa). Greek Waters: Fish. Res. 27: 17-27.

Prado J. Fishermen’s workbook. 1990. Food and Agricultural Organization of the United Nations. England: Fishing News Books Ltd. 180p.

Prasetyo AP. 2009. Kekuatan Putus (Breaking Streangth) Benang dan Jaring PA Multifilamen pada Penyimpanan di Ruang Terbuka dan Tertutup [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 6-7 hal.

Prihartini A. 2006. Analisis Tampilan Biologis Ikan Layang (Decapterus spp) Hasil Tangkapan Purse Seine yang didaratkan di PPN Pekalongan [Tesis]. Semarang: Program Pascasarjana, Universitas Diponegoro. 106 hal.

Radianto M. 1992. Pengaruh Hanging Ratio Trammel Net terhadap Hasil Tangkapan Udang di Perairan Cirebon, Jawa Barat [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 26-49 hal.

Rahman DM. 2005. Desain dan Kontruksi Kapal Gillnet Harapan Baru di Galangan Kapal Pulau Tidung [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 6-7 hal.

Saanin H. 1984. Taksonomi dan Kunci Identifikasi Ikan Jilid I dan II. Bandung: Bina Cipt. 245 hal.

Sadhori N. 1985. Teknologi Penangkapan Ikan. Bandung: Penerbit Angkasa. 13- 23 hal.

Sainsbury JC. 1971. Commercial Fishing Method. Introduction to Vessel and Gear. London : Fishing News Book Ltd. 285 hal.

Samaranayaka A, A Engas and T Jorgensen. 1997 Effecs of Hanging Ratio and Fishing Depth on the Catch Rates of Drifting Tuna Gillnets in Sri Lanka Waters. Fisheries Research: 29, 1-12.

Setyawan K. 2004. Perbedaan Hang-in Ratio 0,40, 0,46, dan 0,52 pada Jaring Kejer terhadap Hasil Tangkapan di Perairan Bondet Kabupaten Cirebon [Skrispsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan lmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 35-45 hal.

Soeprijono P dan Hartoyo. 1973. Serat-serat Tekstil. Bandung: Institut Teknologi Tekstil. 394 hal.

Solihin I. 1993. Pengaruh Perbedaan Tinggi Jaring Kejer terhadap Hasil Tangkapan Rajungan (Portunnus sp) di Perairan Bondet Kabupaten Cirebon [Skrispsi]. Bogor: Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 4- 12 hal.

Spare P and SC Venema. 1999. Introduksi Pengkajian Stok Ikan Tropis. Buku 1- Manual. Jakarta: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perikanan. 438 hal. Subani W dan HR Barus. 1989. Alat Penangkapan Ikan dan Udang Laut

Indonesia. Jurnal Penelitian Perikanan Laut No. 50. Jakarta: Departemen Pertanian, Balai Penelitian Perikanan Laut. 245 hal.

Sugandi E dan Sugiarto. 1994. Rancangan Percobaan. Yogyakarta : Penerbit Andi Offest.75 hal.

Sultan M. 1986. Pengenalan Beberapa Jenis Alat Tangkap dan Metode Penangkapan Ikan di Indonesia [Diktat]. Bogor: Pusat Pengembangan Pendidikan Politeknik Pertanian Minat Perikanan Laut, Fakultas Perikanan, Institut Pertanian Bogor. 134-167 hal.

Stergiou KI and Pollard. 1994. A Spatial Analysis of the Commercial Fisheries Catches from the Greek Aegear Sea. Fisheires Research. Vol 20. P. 109- 135.

Uktolseja JCN. 1973. Survey Samudera Indonesia. Laporan Penelitian Perikanan Laut. No 21. Jakarta: Balai Penelitian Perikanan Laut, Departemen Pertanian. Hal 77-130.

Unit Pelaksana Teknis Daerah Tempat Pelelangan Ikan. 2011. Data Statistik Produksi dan Nilai Produksi PP/PPI 2005-2010. Kabupaten Sukabumi: Dinas Kelautan dan Perikanan.

Wyrtki K. 1961. Physical Oseanography of the Southest Asian Water, Naga Report. La Jolla: The University of California. Vol.2. 1995 p.

Zamil NN. 2007. Sebaran Hasil Tangkapan Jaring Rampus Berdasarkan Ketinggian dan Lembar Jaring [Skripsi]. Bogor: Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor. 17-18 hal.

Zarochman, Fauzi dan Siregar. 1996. Klasifikasi Alat Penangkapan Ikan yang Disesuaikan untuk Perairan Indonesia, Edisi ke-2. Bagian Proyek Pengembangan Teknologi Penangkapan Ikan, Semarang. 27 hal.

Lampiran 1 Lokasi penelitian

Kota

Sumbe Peta :

Peta Bathymetri, DIHIDROS Fishing Ground Cimaja TI. Ciletuh Gedogan Ug. Karangbentang TI. Bedog TI. Cikepuh Ug. Sodongparat TI. Amuran Ug. Penarikan Uj. Genteng Guhagede Karang Payung Panglesehan Cisolok Citepus Palabuhanratu S. Cimar Tg. Kemb Cimaja Kota DPI

GPS Coban Papan Ukur

Penggaris

Perahu Kamera