Amanah Siti. 2005. Pengembangan Masyarakat Pesisir Berdasarkan Kearifan Lokal: Kasus Kabupaten Buleleng Provinsi Bali. [disertasi] Bogor: Sekolah Pasca Sarjana IPB.
Arifin. 2002. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kegagalan Pemberian ASI Eksklusif: [skripsi]. Bogor: Fakultas Ekologi Manusia, Institut Pertanian Bogor.
Asngari Pang S. 2001. Peran Agen Pembaharuan/Penyuluh dalam Usaha Memberdayakan (Empowerment) Sumberdaya Manusia Pengelola Agribisnis. Orasi Ilmiah Guru Besar Tetap Ilmu Sosial Ekonomi. Bogor : Fakultas peternakan IPB.
_________. 1984. Persepsi Direktur Penyuluhan Tingkat Keresidenan dan Kepala Penyuluh Pertanian terhadap Peran dan Fungsi Lembaga Penyuluhan Pertanian di Negara Bagian Texas Amerika Serikat. Media Peternakan Vol 9 No. 2 Fakultas Peternakan. Bogor : Institut Pertanian Bogor.
Azis S. 1995. Ibu dan Anak Sehat Menjamin Kualitas Sumberdaya Manusia. Buletin Direktorat Jendral POM, (3), hal. 2-6.
Azwar A. 2003. Pelaksanaan pemberian ASI Eksklusif di Indonesia. Warta Kesehatan Masyarakat, Edisi 6, Juni, hlm. 1-3.
Berg A. 1986. Peranan Gizi dalam Pembangunan. Jakarta: Rajawali.
[BKKBN]. 2008 Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional. Kabupaten Bogor. www.jabar.bkkbn.go.id/program_detail.php?prgid=3. [5 Mei 2009]
[DEPKES]. 2001. Departemen Kesehatan. Manajemen Laktasi. Direktorat Jendral Bina Kesehatan Masyarakat, Direktorat Gizi Masyarakat Jakarta.
_________. 2004. Departemen Kesehatan. Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 450/MENKES/SK/IV/2004 tentang Pemberian Air Susu Ibu (ASI) secara Eksklusif pada Bayi di Indonesia. www.perpustakaan.sepkes.go.id:8180/bitstream/12345678/.../KMK45004.pdf. [22 Februari 2009]
_________. 2005. Departemen Kesehatan. Kebijakan Departemen Kesehatan tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu (ASI) Pekerja Wanita. Pusat Kesehatan Kerja Depkes RI. www.akbideub.ac.id/files/download/public/kebijakan-asi. [24 Februari 2009]
_________. 2007. Departemen Kesehatan. Pedoman Penyelenggaraan Pelatihan Konseling Menyusui dan Pelatihan Fasilitator Konseling Menyusui. www.gizinet/asi/juklak%20Konselor-2007.pdf. [4 Februari 2009]
[DEPKES]. 2008. Departemen Kesehatan. Peraturan Bersama Mentri Negara Pemberdayaan Perempuan, Mentri Tenaga Kerja dan Transmigrasi, dan Mentri Kesehatan tentang Peningkatan Pemberian Air Susu Ibu selama Waktu Kerja di Tempat Kerja.www.menegpp.go.id/index.php?option=com_docman. [6 Maret 2009]
Dermer A. 2001. If breastfeeding so wonderful why aren’t more women doing it? http://www.medicalreport.com/25/artikel html. [21 Feb 2009]
[DEPNAKERTRANS]. 2006. Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi. Program jaminan sosial tenaga kerja bagi tenaga kerja di kegiatan informal. Ditjen Pembinaan Hubungan Industrial dan Jaminan sosial. Website: www.nakertrans.go.id. html. [23 Mar 2009]
Irawati A. 2004. Pengaruh pemberian makanan pendamping ASI dini terhadap gangguan pertumbuhan bayi dengan berat lahir normal sampai umur empat bulan (Studi Kohor Prospektif). [Disertasi]. Jakatra, Universitas Indonesia. Kasnodihardjo, R.L. Budiarso. 1996. Pemberian ASI secara eksklusif menurut latar
belakang karakteristik survei demografi kesehatan Indonesia. Makalah disampaikan pada pelatihan ASI Eksklusif, Ciloto, 25-28 Nopember.
Khomsan A. 2002. Pangan dan Gizi dalam Dimensi Kesejahteraan. Jurusan Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga, Fakultas Pertanian, Institut Pertanian Bogor.
__________. 2004. Peranan Pangan dan Gizi untuk Kualitas Hidup. Jakarta: Gramedia Widiasarana Indonesia.
Kecamatan Cibinong. Rencana Kinerja Kecamatan Cibinong tahun 2009. Bogor. Kelurahan Karadenan, Kecamatan Cibinong, Kabupaten Bogor. 2009. Memori Serah
Terima Jabatan Lurah Karadenan. Bogor.
Kerlinger FN. 2006. Asas-asas Penelitian Behavior. Cetakan ke-11. [Terjemahan] Simatupang LR, Koes Soemanto HJ. Yogyakarta: Gajah Mada University Press.
Mansjoer AI Wardhani, Suproharta, W. Setiowuldan (Eds.). 2000. Manajemen Laktasi. Kapita Selekta Kedokteran. Fakultas Kedokteran UI. Jakarta: Media Aesculapius,
Mardikanto Totok. 1992. Penyuluhan Pembangunan Pertanian. Surakarta: Sebelas Maret University Press.
Margono Slamet. 2003. Perspektif Ilmu Penyuluhan Pembangunan Menyongsong Era Tinggal Landas. Dalam buku Membentuk pola perilaku manusia pembangunan. Penyunting Ida Yustina. Bogor: IPB Press.
Nelson WE. 2000. Ilmu Kesehatan Anak. Jakarta: Penerbit Fakultas Kedokteran UI. Notoatmodjo Soekidjo. 1993. Pengantar Pendidikan Kesehatan dan Ilmu Perilaku
Kesehatan . Yogyakarta: Andi offset.
Oppenheim AN. 1992. Questionnaire Design and Attitude Measurement. London: Heinemann.
Pudjiadi S. 2000. Ilmu Gizi Klinis pada Anak. Jakarta: Penerbit Fakultas Kedokteran UI.
Rakhmat J. 2007. Psikologi Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Riordan J, K. Auerbach. 1998. Breastfeeding and Human Lactation (2nd ed.). Jones and Bartlett Publ., Boston.
Roesli U. 2000. Mengenal ASI Eksklusif. Jakarta: Trubus Agriwidya.
________. 2001. Bayi Sehat Berkat ASI Eksklusif. Jakarta: Elex Media Komputindo. ________. 2004. Breastfeeding Father. Majalah Nakita, 14 Februari, hlm 7.
________. 2005. Panduan Praktis Menyusui. Jakarta: Puspa Swara.
________. 2008. Inisiasi Menyusui Dini Plus ASI Eksklusif. Jakarta: Pustaka Bunda. Riphat NN. 1991. Anak dan Potensi Kecerdasannya. Jakarta: Yayasan Pemuda
Indonesia.
Sajogyo, Goenardi S, Rusli S, Harjadi S, Khumaidi M. 1994. Menuju Gizi Baik Merata di Pedesaan dan di Kota. Yogyakarta: Gajah Mada University Press. Setyowati T. & R. Budiarso. 1998 Pemberian air susu ibu (ASI) dan pemberian
minuman/ makanan pada bayi. Penelitian Kesehatan, 26 (4), 153-159. Siegel S. 1997. Statistik Non Parametrik untuk Ilmu-ilmu Sosial. Jakarta: Gramedia. Singarimbun M, Effendi S. 2006.Metode Penelitian Survei. Edisi Revisi. Jakarta:
LP3ES.
Soetjiningsih. 1995. Tumbuh Kembang Anak. Jakarta: Egc.
Sakernas 2007. Statistik ketenagakerjaan. Website: www.nakertrans.go.id. html [4 April 2009]
Sugiyono. 2009. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Sumarwan U. 1993. Keluarga Tradisional dan Keluarga Kerja di Indonesia. Seruling Pagi. 2 Agustus , hal 10-13.
Sumarwan U. 2003. Perilaku Konsumen, Teori dan Penerapannya dalam Pemasaran. Jakarta: Ghalia Indonesia.
Suradi R. 1992. Air Susu Ibu: Tinjauan dari beberapa Aspek. Di dalam: Suharyono, R. Suradi dan A. Firmansyah (Eds), Fakultas Kedokteran UI. Jakarta
Thoha. 1999. Perilaku Organisasi. Bandung: Rosdakarya.
Tumbelaka WAFJ 1989. Pandangan Dokter Anak terhadap Bayi-bayi yang Menetek. Di dalam Suharyono, R. Suradi & A. Firmansyah (Eds.), Air Susu Ibu Tinjauan dari Berbagai Aspek. Jakarta: Balai Penerbit FK UI.
[UNICEF]. 2006. United Nations Children’s Fund. Breastfeeding saves lives of 30.000 Indonesian children yearly. http://unicef.org/indonesia/Breastfeeding release English (1).pdf. 8. html. [4 April 2009].
[UMR]. 2009. Upah Minimum Regional. Kabupaten Bogor. www.id.wikipedia.org/wiki/upah_minimum_regional. [22 Februari 2009 ]
Van den Ban AW, HS Hawkins.1999. Penyuluhan Pertanian.Yogyakarta: Kanisius. Walgito B. 2002. Psikologi Sosial, Suatu Pengantar.Yogyakarta: Andi.
[WHO]. 2000. World Heath Organization. Effect of breastfeeding on infant and child mortality due to infectious desease in less developed countries a pooled analysis. The Lancet Journal, 415 (6), 355.
______. 2003. World Heath Organization. Implementing The Global Strategy for
Infant and Young Child Feeding. Departemen of Child and Adolescent Health and Development. Departemen of Nutrition for Health and Development. Geneva.
Welford. 2001. Menyusui Bayi Anda. Jakarta: Dian Rakyat.
Widjaya MC. 2002. Gizi Tepat untuk Perkembangan Otak dan Kesehatan Balita. Jakarta: Kawan Pustaka.
Wijaya Tony. 2009. Analisis Data Penelitian Menggunakan SPSS. Yogyakarta: Universitas Atmajaya.
Lampiran 1: Kuisioner Penelitian