• Tidak ada hasil yang ditemukan

307DAN ANAK PERUSAHAAN

Dalam dokumen Laporan Tahunan | Semen Indonesia (Halaman 60-62)

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2009 and 2008 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 24. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA (lanjutan)

Program Imbalan Pasti (lanjutan)

Aktiva dana pensiun terutama terdiri dari deposito berjangka, surat-surat berharga dan investasi jangka panjang dalam bentuk saham, reksadana, obligasi, tanah dan bangunan.

24.EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued) Defined Benefits Plans (continued)

Pension fund assets mainly consist of time deposits, marketable securities, long-term investments in shares of stock, mutual funds, bonds and land and buildings.

Imbalan Pensiun Pension Benefits

Beban imbalan kerja yang dibebankan pada laporan laba rugi konsolidasian merupakan jumlah bersih dari:

Employee benefits expense recognized in the consolidated statements of income consists of the net total of the following amounts:

2009 2008

Biaya jasa kini 24.849.687 26.787.469 Current service cost

Biaya bunga 113.862.160 82.756.130 Interest cost

Hasil yang diharapkan dari aktiva

dana pensiun (79.480.207) (88.724.650) Expected return on plan assets

Amortisasi dari keuntungan aktuarial Amortization of unrecognized actuarial

dan biaya jasa lalu yang belum diakui 4.292.057 1.980.218 gains and past service cost

Beban 63.523.697 22.799.167 Expense

Dari jumlah yang dibebankan, Rp38.114.218 (2008: Rp13.679.500) termasuk dalam beban pokok pendapatan dan Rp25.409.479 (2008: Rp9.119.667) dalam beban usaha.

Of the total expense, Rp38,114,218 (2008:

Rp13,679,500) and Rp25,409,479 (2008: Rp9,119,667) was included in the cost of revenue and operating expenses, respectively.

Kewajiban bersih imbalan kerja yang diakui di neraca konsolidasian adalah sebagai berikut:

The net liability for employee benefits recognized in the consolidated balance sheets is as follows:

2009 2008

Nilai kini dari kewajiban 1.069.615.018 876.702.179 Present value of the obligations

Nilai wajar aktiva (960.468.221) (821.295.936) Fair value of plan assets

109.146.797 55.406.243

(Kerugian)/keuntungan

aktuarial yang belum diakui (30.786.458) 2.667.458 Unrecognized actuarial (losses)/gains

Biaya jasa masa lalu yang belum diakui (1.130.177) (334.630) Unrecognized past service cost

Kewajiban bersih 77.230.162 57.739.071 Net liability

Rekonsiliasi perubahan kewajiban bersih selama

tahun berjalan yang diakui di neraca

konsolidasian adalah sebagai berikut:

Reconciliation of the movement of the net liability recognized in the consolidated balance sheets is as follows:

2009 2008

Kewajiban bersih pada awal tahun 57.739.072 71.625.053 Net liability at the beginning of the year

Beban tahun berjalan 63.523.697 22.799.167 Current yearexpense

Pembayaran imbalan kerja (44.032.607) (36.685.149) Employee benefits paid

308

PT SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk DAN ANAK PERUSAHAAN

CATATAN ATAS LAPORAN KEUANGAN KONSOLIDASIAN

Tahun yang Berakhir Pada Tanggal-tanggal 31 Desember 2009 dan 2008

(Disajikan dalam ribuan Rupiah, kecuali dinyatakan lain)

PT SEMEN GRESIK (PERSERO) Tbk AND ITS SUBSIDIARIES NOTES TO THE CONSOLIDATED FINANCIAL STATEMENTS Years Ended December 31, 2009 and 2008 (Expressed in thousands of Rupiah, unless otherwise stated) 24. KEWAJIBAN IMBALAN KERJA (lanjutan) 24. EMPLOYEE BENEFITS LIABILITIES (continued)

Imbalan Pensiun (lanjutan) Pension Benefits (continued)

Aktiva Dana Pensiun Semen Padang (“DPSP”) per tanggal 31 Desember 2008 termasuk penempatan dalam bentuk surat pengakuan hutang (“SPH”) yang diterbitkan oleh dua

perusahaan masing-masing sebesar

Rp20.000.000 dan Rp15.000.000 yang

berjangka waktu 12 bulan dan menghasilkan bunga sebesar 15% per tahun. SPH tersebut dijamin dengan aset berupa bangunan, tanah serta saham.

The assets of Dana Pensiun Semen Padang (“DPSP”) as of December 31, 2008 include placements in promissory notes (“PN”) issued by two companies in the

amount of Rp20,000,000 and Rp15,000,000,

respectively, which were due to mature within 12 months and bear interest at the rate of 15% per annum. The PN are collaterized by buildings, land and shares.

SPH sebesar Rp20.000.000 dari salah satu perusahaan tersebut pada awalnya merupakan penempatan DPSP pada SPH yang diterbitkan oleh PT Eurocapital Peregrine Securities (“EPS”) sebesar Rp15.000.000 sesuai dengan Akta No. 3 tanggal 11 Juni 2008 yang dibuat oleh Kristian, S.H., kemudian SPH tersebut dinovasi oleh EPS ke perusahaan tersebut sesuai dengan Akta No. 25 tanggal 26 September 2008 yang dibuat oleh Tedy Triadi, S.H.

A PN in the amount of Rp20,000,000 issued by one of the above mentioned companies was previously represented a placement by DPSP in a PN issued by PT Eurocapital Peregrine Securities (“EPS”) in the amount of Rp15,000,000 based on Deed No. 3 dated June 11, 2008 made before Kristian, S.H., which PN liability was subsequently novated to one of the above companies by EPS, based on Deed No. 25 dated September 26, 2008 made before Tedy Triadi, S.H.

Biro Dana Pensiun BAPEPAM-LK telah

melakukan pemeriksaan atas penempatan DPSP

pada SPH yang diterbitkan oleh EPS.

Pemeriksaan dilakukan karena penempatan DPSP pada SPH yang diterbitkan oleh EPS

tersebut tidak memenuhi ketentuan

sebagaimana yang diatur dalam Undang-undang No. 11 Tahun 1992 tentang Dana Pensiun,

Keputusan Menteri Keuangan Republik

Indonesia Nomor 511/KMK.06/2002 tentang Tata Cara Investasi Dana Pensiun serta Peraturan DPSP Tahun 2002 dan Surat Keputusan Direksi PT Semen Padang (Pendiri DPSP) Nomor

109/SKG/PER12/04.2003 tentang Arahan

Investasi DPSP.

The Pension Plan Bureau of BAPEPAM-LK has investigated DPSP’s investment in the PN issued by EPS. The investigation was conducted as DPSP’s investment in the PN issued by EPS did not comply with applicable regulations such as Law No. 11 Year 1992 on Pension Plans, Minister of Finance of the Republic of Indonesia’s Decision No. 511/KMK.06/2002 on Pension Plan Investments, DPSP’s 2002 regulations and PT Semen Padang (DPSP’s Founder) Directors’ decree No. 109/SKG/PER12/04.2003 on DPSP’s Investment Guidelines.

Sebagai tindak lanjut atas pemeriksaan tersebut, Biro Dana Pensiun BAPEPAM-LK mengirim surat kepada SP (sebagai Pendiri DPSP) tanggal 3 Februari 2010 perihal penyelesaian SPH senilai Rp20.000.000, yang pada prinsipnya mendukung upaya-upaya yang dilakukan oleh SP, Dewan Pengawas dan Pengurus DPSP dalam merealisasikan nilai investasi DPSP tersebut.

As a follow up of its investigation, the Pension Plan Berau of BAPEPAM-LK sent a letter to SP (as Founder of the DPSP) dated February 3, 2010 regarding the settlement of the Rp20,000,000 PN, which in principle supports the efforts of the Company and DPSP’s Supervisory Board and management in realizing this DPSP investment.

Berdasarkan analisa terhadap status legalitas jaminan yang diterima DPSP sehubungan

dengan SPH senilai Rp15.000.000 dan

Rp20.000.000, dan penilaian terhadap nilai pasar jaminan dan kemampuan bayar dari kedua perusahaan tersebut, manajemen SP telah

menurunkan nilai SPH tersebut sebesar

Rp17.500.000 dalam menentukan nilai wajar aset DPSP untuk tujuan perhitungan aktuaria

Based on an analysis of the legal status of the collateral received by the DPSP in relation to the Rp15,000,000 and Rp20,000,000 PNs, and assessments of the market value of such collateral and the payment capacity of the two companies, SP’s management recognized a provision of Rp17,500,000 in relation to DPSP’s investments in the PNs, thereby reducing the fair value of DPSP’s assets recognized in the actuary’s calculation of SP’s pension liability as of December 31, 2008.

309

Dalam dokumen Laporan Tahunan | Semen Indonesia (Halaman 60-62)