MENULIS RESENSI BUKU
C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
2. Dasar-Dasar Resensi
Pada saat membuat resensi, resentator harus menguasai dan mengetahui bahan yang akan diresensi. Samad (1997:2-3) menyebutkan dasar-dasar resensi ada empat, yaitu: a) peresensi memahami sepenuhnya tujuan pengarang buku itu. Tujuan pengarang dapat diketahui dari kata pengantar atau bagian pendahuluan buku. Kemudian dicari apakah tujuan itu direalisasikan dalam seluruh bagian buku; b) peresensi menyadari sepenuhnya tujuan meresensi karena sangat menentukan corak resensi yang akan dibuat; c) peresensi memahami betul latar belakang pembaca yang menjadi sasarannya: selera, tingkat pendidikan, dari kalangan macam apa asalnya, dan sebagainya. Atas dasar itu, resensi yang dimuat di surat kabar atau majalah tidak sama dengan yang dimuat pada surat kabar atau majalah yang lain; d) peresensi memahami
mempunyai identitas, termasuk visi dan misi. Dengan demikian, kita akan mengetahui kebijakan dan resensi macam yang bagaimana yang disukai oleh redaksi. Kesukaan redaksi ini akan tampak pada frekuensi jenis buku yang dimuat. Demikian pula, jenis buku yang dimuat biasanya sesuai dengan visi dan misinya. Misalnya, majalah ekonomi tidak menampilkan resensi buku tentang kimia. Jenis buku yang dimuat pastilah buku yang berkaitan dengan masalah ekonomi. Begitu juga dengan majalah teknik atau filsafat. Selain itu, peresensi ada baiknya mengetahui media yang akan dituju, seperti surat kabar (nasional atau daerah), dan majalah (ilmiah, ilmiah populer, atau hiburan).
Menurut Keraf (2001:274) seorang resentator harus memperhatikan dua faktor dalam memberikan penilaian atau pertimbangan secara objektif atas sebuah hasil karya atau buku, dua faktor tersebut yaitu: pertama, penulis resensi harus memahami sepenuhnya tujuan pengarang aslinya. Tujuan pengarang buku yang dibuat resensinya dapat diketahui dari kata pengantar atau bagian pendahuluan buku itu. Penulis resensi harus menemukan apa tujuan pengarang dalam menulis buku itu. Apakah tujuan itu betul-betul terealisasi dalam seluruh buku. Dengan menilai kaitan antara tujuan serta realisasinya dalam seluruh karangan itu, penulis resensi akan mempunyai bahan yang cukup kuat untuk dapat menyampaikan sesuatu kepada para pembaca.; kedua, resentator harus menyadari sepenuhnya apa maksudnya membuat resensi itu. Sebuah resensi harus dibuat dengan memperhatikan kualitas pembacanya. Pembaca dalam hal ini adalah semua langganan majalah atau media massa yang memuat resensi itu. Untuk itu resentator harus menganalisis bagaimana pengetahuan pembaca mengenai pokok persoalan yang akan dibahas itu, bagaimana selera mereka, dan bagaimana tingkat pendidikan mereka. Singkatnya, resentator harus memperhatikan kewajiban mana yang harus dipenuhi dalam membuat resensi itu, yaitu kewajibannya terhadap para pembaca dan bagaimana penilaiannya atas buku tersebut.
yang perlu mendapat perhatian dari peresensi, yaitu: a) peresensi harus bersikap objektif terhadap sesuatu yang akan diresensi dan menanggalkan sepenuhnya sikap subjektifitas; b) peresensi mempunyai wawasan yang cukup luas terhadap bahan yang akan diresensi; c) peresensi harus mencoba membandingkan dengan sajian bentuk lain yang memiliki kesesuaian dengan bahan yang akan diresensi; d) peresensi harus mencoba memberikan komentar dengan acuan yang jelas dan terarah pada bagian yang diberi komentar agar tidak menimbulkan kesalahtafsiran antara resentator dengan penulis buku tersebut; e) peresensi harus mengungkapkan data berupa bagian atau unsur-unsur yang diresensi secara jelas dan lengkap agar dapar dengan mudah dihubung-hubungkan antara keduanya oleh pembaca; f) peresensi harus menghindari interpretasi yang keliru terhadap bahan yang diresensi, yaitu dengan cara mengetahiu dengan jelas tujuan dan arah penulis atau penyaji karya tersebut.
Buku yang diresensi biasanya merupakan terbitan baru. Oleh karena itu, sifat resensi yang harus dipenuhi adalah nilai informasinya bagi pembaca. Sebuah resensi harus memberikan informasi yang lengkap kepada pembaca mengenai buku yang diresensi itu. Di samping nilai informasi, sebuah resensi juga mengandung nilai advertensi. Maksudnya, resensi itu diupayakan agar pembaca tertarik untuk membaca buku tersebut.
Resensi buku biasanya dimuat dalam surat kabar atau majalah. Penggunaan bahasa resensi cenderung singkat dan hemat. Menurut Samad (1997:4) bahasa resensi biasanya singkat, padat, tegas dan tandas. Pemilihan karakter bahasa yang digunakan disesuaikan dengan karakter media cetak yang akan memuat dan karakter pembaca yang akan menjai sasarannya. Pemilihan karakter bahasa berkaitan erat dengan masalah penyajian tulisan. Misalnya, tulisan yang runtun
tidak terlalu banyak coretan, atau bekas hapusan.
Di samping itu, penyajian tulisan resensi bersifat padat, singkat mudah ditangkap, menarik, dan enak dibaca. Tulisan yang menarik dan enak dibaca artinya enak dibaca baik oleh redaktur (penanggung jawab rubrik) maupun pembaca.
Ada tiga pola tulisan resensi buku, yaitu meringkas, menjabarkan, dan mengulas. Meringkas (sinopsis) berarti menyajikan semua persoalan buku secara padat dan jelas. Sebuah bulu biasanya menyajikan banyak persoalan. Persoalan-persoalan itu sebaiknya diringkas. Untuk itu, perlu dipilih sejumlah masalah yang dianggap penting dan ditulis dalam suatu uraian yang singkat dan padat.
Menjabarkan (deskripsi) berarti menjabarkan atau mendeskripsikan hal-hal menonjol dari sinopsis yang sudah dilakukan. Bila perlu bagian-bagian yang mendukung uraian dikutip.
Mengulas berarti menyajikan ulasan sebagai berikut: a) isi peranyaan atau materi buku yang sudah dipadatkan dan dijabarkan kemudian diulas (diinterpretasikan); b) organisasi atau kerangka buku; c) bahasa; d) kesalahan cetak; e) membandingkan (komparasi) dengan buku-buku sejenis, baik karya pengarang sendiri maupun oleh pengarang lain; f) menilai, mencakup kesan peresensi terhadap buku, terutama yang berkaitan dengan keunggulan dan kelemahan buku (Samad 1997:5-6).
Memahami langkah-langkah meresensi buku sesuai dengan unsur-unsur pembangun resensi
B. KOMPETENSI DASAR
Menguasai langkah-langkah meresensi buku sesuai dengan unsur-unsur pembangun resensi
C. INDIKATOR PENCAPAIAN KOMPETENSI
Mempraktikkan langkah-langkah menulis resensi buku sesuai dengan unsur-unsur pembangunnya