• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III METODOLOGI PENELITIAN

B. Desain Penelitian

Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas dengan tujuan untuk mengetahui peningkatan keaktifan dan hasil belajar siswa pada materi persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel dengan menggunakan model pembelajaran Missouri Mathematics Project pada siswa kelas VII-A MTs N Bener Kabupaten Purworejo Tahun Ajaran 2013/2014. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian tindakan kelas (classroom action research) yang akan dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap-tiap siklus terdiri dari tiga kali pertemuan. Pertemuan pertama dan kedua digunakan untuk menyampaikan materi pelajaran dan pertemuan ketiga digunakan untuk memberikan evaluasi kepada siswa yang berupa tes. Desain penelitian ini setiap siklusnya terdapat 4 langkah yaitu Planning (perencanaan), Acting

26

(tindakan), Observing (pengamatan), dan Reflecting (refleksi). Menurut Subyantoro (2009: 89), Secara skematis digambarkan sebagai berikut :

Gambar 1. Model Penelitian Tindakan Kelas Sumber : Subyantoro (2009: 89)

Permasalahan Perencanaan siklus

I

Tindakan siklus I Observasi siklus

I

Refleksi siklus I

Permasalahan baru hasil siklus I

Perencanaan sklus II

Tindakan siklus II

Observasi siklus

II Refleksi siklus II

Apabila permasalahan belum

selesai Dilanjut ke

siklus berikutnya

Menurut Sukardi (2003: 210) mengemukakan bahwa:

penelitian tindakan kelas adalah cara suatu kelompok atau seseorang dalam mengorganisasi suatu kondisi sehingga mereka dapat mempelajari pengalaman mereka dan membuat pengalaman mereka dapat diakses oleh orang lain.

Sedangkan menurut Suharsimi (2008: 20) ada empat tahapan penting dalam penelitian tindakan, yaitu:

merencanakan, pelaksanaan (implementasi), pengamatan (observasi), dan refleksi. Keempat tahapan dalam penelitian tindakan tersebut adalah unsur untuk membuat sebuah siklus.

Jadi satu siklus dimulai dari perencanaan sampai dengan refleksi. Banyaknya siklus tergantung pada memilih atau tidaknya tindakan itu diperlukan.

Tindakan dianggap cukup tergantung pada permasalahan pembelajaran yang akan dipecahkan. Semakin banyak permasalahan yang akan dipecahkan maka semakin banyak siklus akan lebih baik. Untuk memecahkan permasalahan pembelajaran guling depan ini menggunakan dua siklus. Berikut penjelasan dari kegiatan-kegiatan dalam siklus penelitian tindakan ini :

Siklus Pertama a. Perencanaan

1) Melakukan pengamatan dan diskusi dengan guru matematika kelas VII-A, mengumpulkan nilai ulangan harian dan nilai UTS matematika.

2) Mempersiapkan metode yang akan digunakan untuk pembelajaran, yaitu metode Missouri Mathematics Project dan menyiapkan alat evaluasi untuk pembelajaran dengan metode Missouri Mathematics

Project yang berupa Lembar Kerja Siawa yang dikerjakan secara berkelompok untuk mengetahui keberhasilan proses belajar mengajar.

3) Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran materi tentang persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel melalui model pembelajaran Missouri Mathematics Project. RPP disusun dengan pertimbangan dosen dan guru yang bersangkutan.

4) Menyusun dan mempersiapkan lembar observasi mengenai keaktifan belajar siswa.

5) Menyusun kisi-kisi dan soal tes evaluasi yang akan diberikan pada akhir siklus dengan pertimbangan guru matematika.

6) Menyampaikan rencana materi dan tujuan penelitian kepada siswa.

b. Tindakan

Tahap ini merupakan tahap pelaksanaan proses pembelajaran di kelas. Pelaksanaan tindakan bertujuan untuk memecahkan masalah sesuai dengan rancangan penyelesaian hambatan. Tindakan yang dimaksud adalah tindakan yang dilakukan secara sadar dan terkendali yang merupakan variasi pembelajaran yang cermat dan bijaksana dan untuk memperbaiki keadaan. Tindakan yang dilakukan adalah :

Pertemuan I

1) Pendahuluan : 10 menit

a) Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran peserta didik.

b) Guru memberikan apersepsi pada peserta didik dan menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

c) Guru memberikan motivasi dengan memberi penjelasan pentingnya menguasai materi bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.

2) Kegiatan inti : 60 menit

a) Guru menyajikan ide baru dan perluasan konsep matematika terdahulu yang berhubungan dengan menggunakan bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.

b) Guru menjelaskan materi menggenai mengubah masalah ke dalam model matematika berbentuk persamaan linier satu variabel.

c) Guru memberikan contoh soal dan cara penyelesaiannya.

d) Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok.

e) Guru memberikan soal yang diselesaikan dalam kelompok.

f) Guru meminta masing-masing kelompok mempresentasikan di depan kelas dan membenarkan jawaban yang salah.

g) Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengembalikan keadaan tempat duduk seperti semula.

h) Guru memberikan soal latihan untuk dikerjakan secara individual.

3) Penutup : 10 menit

a) Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.

b) Guru memberikan PR kepada siswa.

c. Observasi

Observasi dilakukan untuk mengetahui jalanya pelaksanaan tindakan, yaitu memantau jalannya pembelajaran Missouri Mathematics Project pada materi mengenai mengubah masalah sehari-hari ke dalam model matematika berbentuk persamaan linier satu variabel dengan menggunakan lembar observasi (pengamatan) yang telah dibuat.

Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung.

a. Perencanaan

1) Mempersiapkan metode yang akan digunakan untuk pembelajaran, yaitu metode Missouri Mathematics Project.

2) Membuat Rencana Pelaksanaan Pembelajaran materi tentang membuat model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel melalui model pembelajaran Missouri Mathematics Project. RPP disusun dengan pertimbangan dosen dan guru yang bersangkutan.

3) Menyusun dan mempersiapkan lembar observasi mengenai keaktifan belajar siswa.

4) Menyiapkan Lembar Kerja Siswa yang dikerjakan secara berkelompok untuk mengetahui keberhasilan proses belajar mengajar.

b. Tindakan Pertemuan II

1) Pendahuluan : 10 menit

a) Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran peserta didik.

b) Guru memberikan apersepsi pada peserta didik dan menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2) Kegiatan inti : 60 menit

a) Guru menyajikan ide baru dan perluasan konsep matematika terdahulu yang berhubungan dengan menyelesaikan model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan linier satu variabel.

b) Guru menjelaskan materi mengenai menyelesaikan model matematika suatu masalah yang berkaitan dengan persamaan linier satu variabel.

c) Guru memberikan contoh soal dan cara penyelesaiannya.

d) Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok.

e) Guru memberikan soal yang diselesaikan dalam kelompok.

f) Guru meminta masing-masing kelompok mempresentasikan di depan kelas dan membenarkan jawaban yang salah.

g) Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengembalikan keadaan tempat duduk seperti semula.

h) Guru memberikan soal latihan untuk dikerjaan secara individual.

3) Penutup : 10 menit

a) Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.

b) Guru memberikan PR kepada siswa.

c. Observasi

Observasi dilakukan untuk mengetahui jalanya pelaksanaan tindakan, yaitu memantau jalannya pembelajaran Missouri Mathematics Project pada materi menyelesaikan model matematika suatu masalah yang berkaitan dengan persamaan linier satu variabel dengan menggunakan lembar observasi (pengamatan) yang telah dibuat. Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung.

a. Perencanaan

1) Menyiapkan alat evaluasi untuk pembelajaran dengan metode Missouri Mathematics Project.

2) Menyusun kisi-kisi dan soal tes evaluasi yang akan diberikan pada akhir siklus dengan pertimbangan guru matematika dan dosen pembimbing.

b. Tindakan Pertemuan III

1) Pendahuluan : 10 menit a) Berdoa.

b) Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran peserta didik.

c) Guru memberikan apersepsi pada peserta didik dan menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2) Kegiatan inti : 60 menit

Melakukan pengambilan nilai. Pengambilan nilai dilakukan atau diterapkan sesuai dengan kurikulum yang digunakan di sekolah. Pelaksanaan tes terdiri dari beberapa tahapan diantaranya :

a) Membagikan soal yang telah dipersiapkan kepada semua siswa.

b) Siswa disuruh mengerjakan soal, kemudian dikumpulkan.

c) Setelah selesai mengerjakan soal siswa disuruh untuk menjawab pertanyaan lembar kerja siswa yang telah disiapkan.

3) Penutup : 10 menit a) Koreksi.

b) Berdoa.

c) Observasi

Observasi dilakukan selama proses belajar mengajar berlangsung dengan menggunakan lembar observasi (pengamatan) yang telah dibuat. Observasi dilakukan untuk

melihat secara langsung begaimana keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung.

d) Refleksi

Refleksi pada pertemuan III digunakan untuk membedakan hasil pertemuan I dengan pertemuan II, terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa atau belum. Jika belum terjadi peningkatan, maka siklus dapat diulangi lagi atau dilanjutkan ke siklus berikutnya.

Siklus kedua a. Perencanaan

Perencanaan yang dilakukan pada siklus II pertemuan I ini memperhatikan refleksi pada siklus I pertemuan I, pertemuan II dan pertemuan III, perencanaan pada pertemuan I meliputi:

1) Membuat RPP dengan melibatkan kolaborator tentang menyelesaikan model matematika suatu maslah yang berkaitan dengan pertidaksamaan linier satu variabel.

2) Mempersiapkan lembar observasi keaktifan siswa.

3) Mempersiapkan media pembelajaran yaitu berupa LKS yang dikerjakan secara berkelompok.

4) Menyusun dan mempersiapkan materi yang akan dikenai model pembelajaran Missouri Mathematics Project.

b. Tindakan.

Pertemuan I

1. Pendahuluan : 10 menit

a) Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran peserta didik.

b) Guru memberikan apersepsi pada peserta didik dan menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

c) Guru memberikan motivasi dengan memberi penjelasan pentingnya menguasai materi ini.

2. Kegiatan inti : 60 menit

a) Guru menyajikan ide baru dan perluasan konsep matematika terdahulu yang berhubungan dengan membuat model matematika dari masalah yang berkaitan dengan persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.

b) Guru menjelaskan materi mengenai mengenai mengubah masalah kedalam model matematika berbentuk pertidaksamaan linier satu variabel.

c) Guru memberikan contoh soal dan cara penyelesaiannya.

d) Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok.

e) Guru memberikan soal yang diselesaikan dalam kelompok.

f) Guru meminta masing-masing kelompok mempresentasikan di depan kelas dan membenarkan jawaban yang salah.

g) Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengembalikan keadaan tempat duduk seperti semula.

h) Guru memberikan soal latihan untuk dikerjakan secara individual.

3. Penutup : 10 menit

a) Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.

b) Guru memberikan PR kepada siswa.

c. Observasi

Observasi dilakukan untuk mengetahui jalanya pelaksanaan tindakan, yaitu memantau jalannya pembelajaran Missouri Mathematics Project dengan melibatkan kolaborator mengenai cara menyelesaikan model matematika suatu masalah yang berkaitan dengan persamaan linier satu variabel. Dengan menggunakan lembar observasi (pengamatan) yang telah dibuat seperti pada siklus I pertemuan I. Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung bagaimana keaktifan siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung.

a. Perencanaan

Perencanaan yang dilakukan pada pertemuan II ini memperhatikan hasil observasi pada pertemuan I, perencanaan pada pertemuan II meliputi : 1) Mempersiapkan metode yang akan digunakan untuk pembelajaran,

yaitu metode Missouri Mathematics Project untuk pembelajaran

persamaaan dan pertidaksamaan linier satu variabel dengan metode Missouri Mathematics Project.

2) Membuat RPP materi tentang menyelesaikan model matematika suatu masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan linier satu variabelmelalui model pembelajaran Missouri Mathematics Project.

RPP disusun dengan pertimbangan dosen dan guru yang bersangkutan.

3) Menyusun dan mempersiapkan lembar observasi mengenai keaktifan belajar siswa.

b. Tindakan.

Pertemuan II

1) Pendahuluan : 10 menit a) Berdoa.

b) Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran peserta didik.

c) Guru memberikan apersepsi pada peserta didik dan menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2) Kegiatan inti : 60 menit

a) Guru menyajikan ide baru dan perluasan konsep matematika terdahulu yang berhubungan dengan materi bentuk aljabar, persamaan dan pertidaksamaan linier satu variabel.

b) Guru menjelaskan materi mengenai menyelesaikan model matematika suatu masalah yang berkaitan dengan pertidaksamaan linier satu variabel.

c) Guru memberikan contoh soal dan cara penyelesaianya.

d) Guru membagi kelas menjadi beberapa kelompok.

e) Guru memberikan soal yang diselesaikan dalam kelompok.

f) Guru meminta masing-masing kelompok mempresentasikan di depan kelas dan membenarkan jawaban yang salah.

g) Guru mengkondisikan peserta didik untuk mengembalikan keadaan tempat duduk sepert semula.

h) Guru memberikan soal latihan untuk dikerjakan secara individual.

3) Penutup : 10 menit

a) Guru bersama peserta didik membuat kesimpulan dari kegiatan pembelajaran yang sudah dilakukan.

b) Guru memberikan PR kepada siswa.

c. Observasi

Observasi dilakukan selama proses belajar mengajar berlangsung dengan menggunakan lembar observasi (pengamatan) yang telah dibuat.

Observasi dilakukan untuk melihat secara langsung begaimana keaktifan belajar siswa pada saat proses pembelajaran berlangsung.

a. Perencanaan

1) Menyiapkan alat evaluasi untuk pembelajaran dengan metode Missouri Mathematics Project.

2) Menyusun kisi-kisi dan soal tes evaluasi yang akan diberikan pada akhir siklus dengan pertimbangan guru matematika dan dosen pembimbing.

b. Tindakan Pertemuan III

1) Pendahuluan : 10 menit a) Berdoa.

b) Guru membuka pelajaran dengan salam dan mengecek kehadiran peserta didik.

c) Guru memberikan apersepsi pada peserta didik dan menjelaskan langkah-langkah kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan.

2) Kegiatan inti : 60 menit

Melakukan pengambilan nilai. Pengambilan nilai dilakukan atau diterapkan sesuai dengan kurikulum yang digunakan di sekolah. Pelaksanaan tes terdiri dari beberapa tahapan diantaranya :

a) Membagikan soal yang telah dipersiapkan kepada semua siswa.

b) Siswa disuruh mengerjakan soal, kemudian dikumpulkan.

c) Setelah selesai mengerjakan soal siswa disuruh untuk menjawab pertanyaan lembar kerja siswa yang telah disiapkan.

3) Penutup : 10 menit a) Koreksi.

b) Berdoa.

d. Refleksi

Refleksi pada siklus I dan siklus II, terjadi peningkatan keaktifan belajar siswa atau tidak. Hasil akhir observasi dan evaluasi siklus II dibandingkan dengan hasil evaluasi dan observasi siklus I. Jika hasil belum terjadi peningkatan, maka siklus dapat diulang lagi dan jika sudah terjadi peningkatan maka siklus dihentikan.

Dokumen terkait