• Tidak ada hasil yang ditemukan

Deskripsi Hasil Penelitian

Dalam dokumen Oleh: WAHYUNI K (Halaman 66-91)

BAB IV HASIL PENELITIAN DAN PEMBAHASAN

C. Deskripsi Hasil Penelitian

Proses penelitian ini dilakukan dalam dua siklus yang masing-masing siklus terdiri dari 4 tahapan, yaitu : (1) perencanaan tindakan, (2) pelaksanaan tindakan, (3) observasi dan interpretasi, dan (4) analisis dan refleksi tindakan. Dalam penelitian ini peneliti bertindak sebagai guru, sehingga selama proses pembelajaran peneliti yang melakukan tindakan pembelajaran dan penelitian. 1. Siklus I

Penerapan pembelajaran akuntansi pada siklus I melalui metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) adalah sebagai berikut:

a. Perencanaan Tindakan Siklus I

Kegiatan perencanaan tindakan I dilaksanakan pada hari Rabu, tanggal 7 April 2010 di ruang Guru SMA Muhammadyah 3 Masaran Sragen. Guru bersama peneliti mendiskusikan rancangan tindakan yang akan dilakukan dalam penelitian ini. Peneliti mengungkapkan bahwa siswa menemui permasalahan dalam membangun semangat belajar akuntansi dan kurang memahami materi pelajaran akuntansi yang berdampak siswa kesulitan menyelesaikan soal-soal latihan. Kemudian disepakati bahwa pelaksanaan tindakan pada siklus I yang akan dilaksanakan selama 3 kali pertemuan, yakni pada hari jumat tanggal 9 April 2010, Rabu tanggal 21 April 2010, dan Jumat tanggal 23 April 2010.

Tahap perencanaan tindakan I meliputi kegiatan sebagai berikut: 1) Peneliti bersama guru mendiskusikan skenario pembelajaran akuntansi

menggunakan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share), dengan skenario pembelajaran sebagai berikut:

a) Pertemuan pertama ( Jumat, 9 April 2010)

(1) Salam pembuka dan mengecek kehadiran siswa.

(2) Pengulangan sedikit materi sebelumnya yang masih ada kaitannya dengan materi yang akan diajarkan dengan cara memberikan pertanyaan kepada siswa (tanya jawab) agar guru tahu seberapa jauh pemahaman siswa.

(3) Sosialisasi metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share). (4) Penjelasan materi apa yang akan dipelajari yaitu tentang

laporan keuangan perusahaan jasa (laporan laba-rugi dan laporan perubahan modal).

(5) Guru memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk menanyakan materi yang belum dipahami.

(6) Guru membuat kesimpulan dari materi yang telah disampaikan sebelum menutup pelajaran.

(7) Pemberitahuan bahwa pertemuan berikutnya akan diadakan diskusi kelompok.

(8) Salam penutup.

b) Pertemuan kedua (Rabu, 21 April 2010)

(1) Salam pembuka dan mengecek kehadiran siswa

(2) Pengulangan sedikit materi yang terdahulu dengan tanya jawab kepada siswa untuk menilai pemahaman yang ada pada diri siswa.

(3) Sosialisasi kilas balik metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share).

(4) Pembentukan kelompok dari 44 siswa dibagi menjadi kedalam 8 kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 4-6 siswa yang heterogen.

(5) Guru memberikan lembar soal latihan dan lembar jawaban untuk setiap kelompok.

(6) Siswa berdiskusi bersama kelompoknya untuk menyelesaikan tugasnya.

50

(7) Guru menunjuk salah satu kelompok secara acak yang akan mempresentasikan hasil kerja diskusi.

(8) Guru mereview jalannya diskusi kelompok dan memberikan suatu penghargaan berupa pujian atau ucapan selamat kepada kelompok terbaik serta memberikan kesimpulan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.

(9) Guru memberitahukan bahwa pada pertemuan berikutnya akan dilakukan evaluasi kuis individual yang pertama dan siswa diharapkan menyiapkan diri.

(10) Salam penutup.

c) Pertemuan Ketiga (Jumat, 23 April 2010)

(1) Salam pembuka dan mengecek kehadiran siswa. (2) Pembagiaan soal kuis kepada siswa.

(3) Pengerjaan kuis individual oleh siswa secara mandiri. (4) Pengawasan terhadap siswa dalam mengerjakan soal kuis. (5) Pengumpulan lembar jawab soal kuis.

(6) Salam penutup.

2) Peneliti dan guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk materi Laporan Keuangan Perusahaan Jasa (Laporan Laba Rugi dan Laporan Perubahan Modal) dengan menggunakan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share).

3) Peneliti dan guru menyusun instrument penelitian, yang berupa tes dan non-tes. Instrumen tes dari hasil pekerjaan siswa (evaluasi akhir siklus berupa kuis), sedangkan pada instrumen non-tes dinilai berdasarkan pedoman observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan mengamati partisipasi atau keaktifan dan sikap siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

b. Pelaksanaan Tindakan I

Pelaksanaan tindakan I dilaksanakan selama 3 kali pertemuan, seperti yang telah direncanakan, yaitu setiap hari Rabu dan Jumat, masing-masing pada tanggal 9, 21, dan 23 April 2010 diruang kelas XI IPS 1.

Pertemuan dilaksanakan selama 4 x 45 menit sesuai dengan skenario pembelajaran dan RPP.

Materi pada pelaksanaan tindakan I ini adalah laporan Keuangan Perusahaan Jasa (Laporan Laba Rugi dan Laporan Perubahan Modal). Pertemuan Pertama digunakan guru untuk menjelaskan materi secara jelas tentang laporan laba-rugi dan laporan perubahan modal sesuai dengan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share), sedangkan pada pertemuan kedua digunakan untuk diskusi kelompok, masing-masing kelompok mengerjakan masalah atau soalnya sesuai dengan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share), kemudian salah satu kelompok presentasi hasil kerja kelompoknya. Pada pertemuan ketiga diadakan evaluasi belajar atau kuis siswa.

Urutan pelaksanaan tindakan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Pertemuan Pertama (Jumat, 3 April 2010)

a. Guru membuka pembelajaran dengan salam, kemudian melakukan presensi siswa yang mengikuti pelajaran.

b. Guru menciptakan suasana kondusif untuk membangkitkan minat dan motivasi siswa dengan mengecek kondisi baik siswa maupun kelas.

c. Guru memotivasi siswa sebelum memulai pelajaran dengan mengulangi materi sebelumnya yaitu tentang kertas kerja dengan memberikan pertanyaan kepada siswa. Pada saat itu yang berhasil menjawab adalah Erna Nuromah, Desi Tikasari, Mar’ati Qonitah, Mirnawati dan Puteri Wulandari dengan baik karena pada pertemuan sebelumnya siswa telah mendapat pengetahuan awal tentang laporan keuangan. Kegiatan ini dilakukan oleh guru untuk mengkaitkan antara materi sebelumnya dengan materi yang akan dipelajari. Selain itu untuk mengetahui sampai dimana tingkat pengetahuan siswa (mengetahui pengetahuan dasar siswa untuk melanjutkan materi berikutnya).

52

d. Guru memberikan kembali pengarahan kilas balik tentang metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) yang akan diterapkan. e. Guru menjelaskan materi tentang Laporan Keuangan secara jelas.

Pada kesempatan kali ini laporan keuangan yang di bahas adalah tentang laporan laba rugi dan laporan perubahan modal.

f. Guru memberikan contoh bagaimana cara membuat laporan keuangan yaitu laporan laba rugi dan laporan perubahan modal. Guru memberikan contoh dengan mengerjakan di depan kelas yang diikuti oleh seluruh siswa. Sebagian dari siswa memperhatikan contoh soal yang dikerjakan oleh guru di depan kelas mengajukan beberapa pertanyaan kepada guru. Salah satunya adalah Mawar Setyoningsih dan Erni kurniawati mereka menanyakan tentang laba yang digunakan dalam laporan perubahan modal.

g. Guru memberikan kesimpulan tentang materi pelajaran yang sudah diajarkan.

h. Guru menginformasikan bahwa pada pertemuan berikutnya diadakan diskusi kelompok tentang materi yang telah dibahas dengan metode pembelajaran TPS.

i. Guru menutup pelajaran dengan memberikan salam. 2) Pertemuan Kedua (Rabu, 21 April 2010)

a) Guru membuka kegiatan pembelajaran dengan salam, kemudian melakukan presensi siswa yang mengikuti pelajaran.

b) Guru menciptakan suasana kondusif untuk membangkitkan minat dan motivasi siswa dengan mengecek kondisi baik siswa maupun kelas.

c) Guru memotivasi siswa sebelum memulai pelajaran dengan mengulangi materi sebelumnya yaitu tentang laporan laba-rugi dan perubahan modal dengan memberikan pertanyaan kepada siswa. d) Guru membagi kelompok dari 44 siswa dibagi kedalam 8

kelompok. Masing-masing kelompok beranggotakan 4-6 siswa yang heterogen.

e) Guru memberikan intruksi kepada siswa untuk duduk berkelompok sesuai kelompok yang telah dibentuk.

f) Guru memberikan lembar soal latihan dan lembar jawaban untuk setiap kelompok.

g) Guru mengarahkan masing-masing kelompok akan memperoleh kertas kerja sebagian yang sama dan lembar kerja soal untuk membuat laporan laba-rugi berbentuk single step dan multi step serta laporan perubahan modal.

h) Guru meminta siswa menggunakan waktu beberapa menit untuk berfikir sendiri atau secara mandiri mengenai jawaban soal atau masalah terlebih dahulu sebelum didiskusikan dengan temannya. i) Guru meminta siswa berpasangan dalam satu kelompoknya dan

mendiskusikan apa yang mereka peroleh mengenai masalah yang diajukan tadi sekitar 5-10 menit, selanjutnya barbagi jawaban dengan seluruh teman dikelompoknya untuk mendiskusikan dari apa yang telah dijawab dan dipikirkannya. Sehingga menemukan jawaban yang tepat untuk disimpulkan hasil kerja dari diskusi kelompoknya.

j) Guru dan peneliti mengawasi jalannya diskusi dengan berkeliling kelas dan mengontrol jalannya diskusi, serta memberikan suatu penjelasan kepada kelompok yang mengalami kesulitan.

k) Guru meminta lembar jawaban dari setiap kelompok untuk dikumpulkan. Setelah waktu yang telah diberikan untuk diskusi berakhir, dan guru menunjuk salah satu kelompok secara acak untuk mempresentasikan jawaban kelompoknya. Salah satu yang menjadi perwakilan dari kelompok 3, yaitu Indah Hastuti dengan sukarela mempresentasikan hasil kerja kelompok didepan kelas dan kelompok lain diberi kesempatan untuk menanggapi.

l) Guru bersama siswa memberikan umpan balik tentang jalannya diskusi serta membuat kesimpulan hasil diskusi yang telah dibahas dan meminta hasil kerja kelompok.

54

m) Guru memberikan penghargaan berupa pujian atau ucapan selamat pada kelompok yang berhasil menyelesaikan tugas dengan baik dan saling bekerjasama antar anggota kelompok saat itu juga menjadi kelompok terbaik.

n) Guru memberitahukan bahwa pada pertemuan berikutnya diadakan evaluasi berupa kuis untuk siklus yang pertama.

o) Guru menutup pelajaran dengan memberikan salam. 3) Pertemuan Ketiga (Jumat, 23 April 2010)

a) Guru membuka kegiatan belajar mengajar dengan mengucapkan salam, kemudian dilanjutkan dengan persensi siswa.

b) Guru menyuruh siswa mempersiapkan diri untuk mengerjakan kuis atas materi yang telah dibahas agar mereka dapat mengerjakan sesuai dengan kemampuannya sendiri.

c) Guru membagikan soal kuis atau ulangan harian berupa esai tetapi dengan soal yang berbeda tentang laporan laba-rugi dan laporan perubahan modal dan menyuruh semua siswa untuk segera mengerjakannya.

d) Guru dan peneliti mengawasi dengan baik dan tegas siswa dalam mengerjakan kuis dengan tujuan agar siswa mengerjakan kuis secara individual dan tidak bekerja sama dengan temannya.

e) Guru meminta lembar jawab soal dari kuis yang telah dikerjakan untuk dikumpulkan setelah waktu untuk mengerjakan kuis telah selesai.

f) Guru membuat kesimpulan dari soal kuis yang sudah diberikan sebelumnya agar siswa dapat mengetahui letak kesalahannya dan menutup dengan salam.

g) Kegiatan belajar dan kegiatan evaluasi pada siklus I berakhir. c. Observasi dan Interpretasi

Peneliti dalam mengamati proses pembelajaran akuntansi dengan berpedoman pada lembar observasi yang telah disusun. Pertemuan pertama dimulai hari Jumat 9 April 2010 di kelas XI IPS 1. Metode yang

digunakan pada pertemuan pertama lebih didominasi metode ceramah dan presentasi oleh guru dalam menyampaikan materi pelajaran yang secara jelas agar siswa dapat memahami konsep tentang laporan keuangan perusahaan jasa. Selain itu guru juga menekankan pada siswa tentang bagaimana membuat laporan keuangan perubahan laba-rugi dan laporan perubahan modal melalui pemberian contoh didepan kelas. Hal ini dilakukan agar siswa lebih mudah memahami materi yang disampaikan. Pada pertemuan kedua yaitu hari Rabu, tanggal 21 April 2010, guru membagi kelompok untuk berdiskusi membahas materi yang telah diajarkan dengan memberikan soal dan lembar kerja soal, kemudian guru mengintruksikan kepada siswa untuk duduk berdasarkan kelompok masing-masing dan mendiskusikan soal/masalah yang telah disiapkan oleh guru. Pada waktu yang telah ditentukan salah satu atau dua kelompok menyampaikan hasil kerja diskusinya, dan kelompok lain menanggapinya. Sedangkan pada pertemuan ketiga, yaitu pada hari Jumat tanggal 23 April 2010, digunakan oleh guru untuk melakukan evaluasi akhir dari siklus I berupa kuis agar hasil belajar siswa dapat diketahui. Kuis berupa soal esai untuk mengetahui tingkat pemahaman siswa sebagai hasil dari diskusi kelompok pada pertemuan sebelumnya.

Berdasarkan hasil observasi terhadap pelaksanaan proses belajar mengajar akuntansi, diperoleh informasi tentang motivasi dan aktivitas siswa selama kegiatan belajar mengajar berlangsung, sebagai berikut: 1) Siswa yang benar-benar aktif selama pemberian apersepsi sebesar

65,91%, sedangkan 34,09% lainnya belum optimal dalam persiapan mengikuti pelajaran dan memusatkan perhatiannya pada awal proses pembelajaran.

2) Siswa yang aktif bekerjasama dalam kelompoknya saat mengerjakan tugas kelompok yang berlangsung sebesar 77,27%, sedangkan 22,73% lainnya hanya menunggu dan melihat temannya yang lain selesai mengerjakan tidak ikut membantu dalam kerja kelompok. Hal ini disebabkan kurangnya motivasi dalam diri siswa sehingga mereka

56

merasa tidak bisa mengerjakan dan tidak mau ikut berpartisipasi aktif dalam berdiskusi.

3) Siswa yang aktif dalam bertanya mengenai materi pelajaran selama pembelajaran akuntansi berlangsung materi sebesar 52,27% sedangkan 47,73% yang lainnya masih kurang konsentrasi dalam memperhatikan dan memahami pelajaran.

4) Siswa yang aktif dalam mengungkapkan atau mengemukakan pendapat selama proses pembelajaran akuntansi berlangsung sebesar 86,36%, sedangkan 13,64% yang lainnya masih kurang aktif.

5) Berdasarkan hasil pekerjaan siswa dari tes atau ujian akhir dapat diidentifikasi bahwa siswa yang sudah mampu mengerjakan soal esai penyusunan laporan laba-rugi dan laporan perubahan modal yang mendapatkan nilai 62 ke atas sebesar 79,54%, sedangkan 20,45% siswa lainnya belum sempurna dalam menyelesaikan soal yang diberikan. Hal ini disebabkan kurang teliti dalam mengerjakan soal. d. Analisis dan Refleksi Tindakan Siklus I

Berdasarkan hasil observasi dan interpretasi yang telah dilakukan dapat dilihat bahwa penerapan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) mampu meningkatkan hasil belajar atau prestasi belajar akuntansi siswa. Hal ini dapat dilihat dari segi nilai yang diperoleh siswa dengan meningkatnya nilai rata-rata kelas. Sebelum penerapan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) nila rata-rata kelas adalah 60,59 namun setelah diterapkannya metode ini, rata-rata kelas menjadi 75,79. Jumlah siswa yang mendapatkan nilai diatas standar ketuntasan 62 sebanyak 35 siswa dari jumlah 44 siswa secara keseluruhan. Akan tetapi, indikator ketercapaian pada siklus I belum tercapai dari 80% target yang direncanakan, yaitu baru 79,54% siswa yang memperoleh nilai diatas 62 sedangkan 20,45% siswa yang lainnya masih belum tuntas.

Berdasarkan hasil observasi dan interpretasi tindakan pada siklus I, peneliti melakukan analisis sebagai berikut:

a) Guru dalam menjelaskan materi agak cepat dan suara kurang keras sehingga siswa sulit untuk mengikuti dan meminta guru untuk mengulangi kembali.

b) Guru kurang memberi motivasi pada siswa yang kurang aktif dalam dan lebih memberi perhatian pada siswa yang bertanya. c) Guru belum dapat menjangkau semua siswa untuk diperiksa hasil

pekerjaanya dan memonitoring siswa baik segi individual maupun secara diskusi.

2) Sedangkan dari segi siswa ditemukan beberapa kekurangan, yaitu sebagai berikut:

a) Beberapa siswa terlihat kurang konsentrasi dalam memperhatikan guru ketika sedang memberikan materi, banyak diantara mereka yang melakukan aktivitas lain, seperti masih ada siswa yang acuh dalam pelajaran, dan mengobrol dengan teman sebelahnya.

b) Masih ada siswa yang mengeluh masalah pembagian kelompok. c) Siswa belum maksimal dalam menggunakan waktu yang diberikan

saat diskusi. Hal ini dapat dilihat dari masih adanya beberapa siswa sulit berinteraksi antar anggota kelompoknya dan melakukan aktivitas lain selain diskusi pelajaran.

d) Hanya satu siswa perwakilan dari kelompoknya yang bersedia tampil untuk mempresentasikan hasil diskusi secara sukarela. e) Dari segi nilai yang diperoleh masih terdapat 9 siswa tidak tuntas

dalam mencapai standar kriteri ketuntasan minim hasil belajar. Siwa yang mencapai standar nilai 62 keatas sebanyak 35 siswa (79,54% dari 44 siswa) dan siswa tersebut sudah dapat dinyatakan mencapai ketuntasan hasil belajar serta nilai rata-rata kelas sudah mengalami kenaikan menjadi 75,79.

Berdasarkan observasi dan analisis diatas, maka tindakan refleksi yang dapat dilakukan adalah:

1) Pada saat guru mempresentasikan materi kepada siswa dikelas, sebaiknya guru memastikan terlebih dahulu apakah para siswa telah

58

benar-benar memahami materi yang disampaikan tersebut. Setelah itu baru kemudian beralih ke konsep atau materi selanjutnya.

2) Guru menerangkan maksud pembagian kelompok tersebut agar semua siswa dapat bersosialisasi dan saling bekerjasama dengan baik dalam mengikuti pelajaran.

3) Guru lebih banyak melakukan pendekatan dan motivasi kepada seluruh siswa terutama siswa yang kurang aktif di kelas serta melakukan monitoring yang merata kepada semua siswa, sehingga setiap siswa yang mengalami suatu kesulitan akan bertanya dan dapat mengatasi kesulitanya tersebut.

4) Guru harus menciptakan kondusif suasana proses belajar mengajar agar siswa memiliki motivasi belajar yang tinggi dan memperhatikan keseluruhan siswa ketika siswa sedang mengerjakan latihan soal baik secara individu maupun diskusi agar siswa benar-benar melaksanakan tugasnya dengan baik dan mandiri.

2. Siklus II

Penerapan pembelajaran akuntansi pada siklus II melalui metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) adalah sebagai berikut:

a. Perencanaan Tindakan Siklus II

Kegiatan perencanaan tindakan II dilaksanakan pada hari Rabu tanggal 26 April 2010 di ruang Guru SMA Muhammadyah 3 Masaran Sragen. Guru bersama peneliti mendiskusikan rancangan tindakan yang akan dilakukan dalam penelitian ini. Peneliti mengungkapkan bahwa berdasarkan dari hasil analisis dan refleksi pada siklus I masih terdapat beberapa kekurangan, kemudian disepakati pelaksanaan tindakan pada siklus II akan dilaksanakan selama 3 kali pertemuan, yakni pada hari Rabu tanggal 28 April, Jumat tanggal 30 April, dan Rabu tanggal 5 Mei 2010 dengan rancangan sebagai berikut:

1) Peneliti bersama guru mendiskusikan skenario pembelajaran akuntansi menggunakan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share), dengan skenario pembelajaran sebagai berikut:

a) Pertemuan pertama ( Rabu, 28 April 2010)

(1) Salam pembuka dan mengecek kehadiran siswa.

(2) Pengulangan sedikit materi yang sebelumnya yang masih ada kaitannya dengan materi yang akan diajarkan dengan cara memberikan pertanyaan kepada siswa (tanya jawab) agar guru tahu seberapa jauh pemahaman siswa.

(3) Sosialisasi kilas balik tentang metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share).

(4) Pembagian kelompok seperti pada siklus pertama.

(5) Penjelasan materi apa yang akan dipelajari yaitu tentang laporan keuangan perusahaan jasa (laporan neraca).

(6) Guru memberikan kesempatan kepada semua siswa untuk menanyakan materi yang belum dipahami.

(7) Guru memberikan lembar soal latihan dan lembar jawaban untuk setiap kelompok.

(8) Siswa berdiskusi bersama kelompoknya seperti kelompok siklus I untuk menyelasaikan tugasnya.

(9) Guru menunjuk satu atau dua kelompok secara acak untuk mempresentasikan hasil kerja diskusi.

(10) Guru mereview jalannya diskusi kelompok dan memberikan suatu penghargaan berupa pujian atau ucapan selamat kepada kelompok terbaik serta memberikan suatu kesimpulan terhadap kegiatan yang telah dilaksanakan.

(11) Salam penutup.

b) Pertemuan kedua (Jumat, 30 April 2010)

60

(2) Pengulangan sedikit materi yang terdahulu dengan tanya jawab kepada siswa untuk menilai pemahaman yang ada pada diri siswa.

(3) Guru membagikan soal latihan kepada siswa, dan meminta siswa untuk mengerjakan soal latihan sendiri terlebih dahulu beberapa menit kemudian baru berpasangan dengan teman sebangkunya.

(4) Guru memberikan intruksi untuk mengerjakan soal latihan pada buku latihan.

(5) Guru dan peneliti berkeliling kelas untuk mengawasi dan memeriksa pekerjaan siswanya, serta memberikan pengarahan kepada siswa yang mengalami kesulitan.

(6) Setelah waktu yang ditentukan siswa bersama guru membahas soal latihan yang telah dikerjakan.

(7) Guru memberikan kesimpulan terhadap materi yang dipelajari. (8) Guru memberitahukan bahwa pada pertemuan berikutnya akan

diadakan kuis untuk siklus yang kedua. (9) Salam penutup.

c) Pertemuan Ketiga (Rabu, 5 Mei 2010)

(1) Salam pembuka dan mengecek kehadiran siswa. (2) Pembagiaan soal kuis kepada siswa.

(3) Pengerjaan kuis individual oleh siswa secara mandiri. (4) Pengawasan terhadap siswa dalam mengerjakan soal kuis. (5) Pengumpulan lembar jawab soal kuis.

(6) Salam penutup.

2) Peneliti dan guru menyusun Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) untuk materi Laporan Keuangan Perusahaan Jasa (Laporan Neraca) dengan menggunakan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share). 3) Peneliti dan guru menyusun instrumen penelitian, yang berupa tes dan

non-tes. Instrumen tes dari hasil pekerjaan siswa (evaluasi akhir siklus II berupa kuis), sedangkan instrumen non-tes dinilai berdasarkan

pedoman observasi yang dilakukan oleh peneliti dengan mengamati partisipasi atau keaktifan dan sikap siswa selama proses belajar mengajar berlangsung.

b. Pelaksanaan Tindakan II

Pelaksanaan tindakan II dilaksanakan selama 3 kali pertemuan, seperti yang telah direncanakan, yaitu setiap hari Rabu dan Jumat, masing-masing pada tanggal 28 April, 30 April, dan 5 Mei 2010 diruang kelas XI IPS 1. Pertemuan dilaksanakan selama 5 x 45 menit sesuai dengan skenario pembelajaran dan RPP.

Materi pada pelaksanaan tindakan II hampir sama dengan siklus I menyusun laporan keuangan perusahan jasa dilanjutkan dengan materi tentang laporan keungan Neraca. Pertemuan Pertama digunakan guru untuk menjelaskan materi secara jelas dan berdiskusi kelompok, masing-masing kelompok mengerjakan soal yang diberikan sesuai dengan metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share), kemudian salah satu kelompok presentasi hasil kerja kelompok dan kelompok lain menanggapinya. Pada pertemuan kedua digunakan untuk latihan soal dan pada pertemuan ketiga diadakan evaluasi belajar atau kuis siswa.

Urutan pelaksanaan tindakan tersebut adalah sebagai berikut: 1) Pertemuan Pertama (Rabu, 28 April 2010)

a. Guru membuka pembelajaran dengan salam, kemudian melakukan presensi siswa yang mengikuti pelajaran.

b. Guru menciptakan suasana kondusif untuk membangkitkan minat dan motivasi siswa dengan mengecek kondisi baik siswa maupun kelas.

c. Guru memotivasi siswanya sebelum memulai pelajaran dengan mengulangi materi sebelumnya yaitu tentang laporan laba-rugi dan laporan perubahan modal dengan memberikan pertanyaan kepada siswa. Siswa cukup antusias memperhatikan guru, hal ini terbukti pada saat guru memberikan pertanyaan, banyak siswa yang dapat menjawab dengan tepat dan sebagian besar pertanyaan dijawab

62

secara serempak.

d. Guru memberikan kembali pengarahan kilas balik tentang metode pembelajaran TPS (Think-Pair-Share) yang akan diterapkan. e. Guru menjelaskan materi tentang laporan keuangan secara jelas.

Pada kesempatan kali ini laporan keuangan perusahaan jasa yang di bahas adalah tentang laporan neraca.

f. Guru memberikan contoh bagaimana cara membuat laporan keuangan neraca. Guru memberikan contoh dengan mengerjakan di depan kelas yang diikuti oleh seluruh siswa. Sebagian besar dari siswa lebih memperhatikan contoh soal yang dikerjakan oleh guru di depan kelas dan berkonsentrasi untuk menerima pelajaran. g. Guru memberikan kesempatan siswa untuk bertanya tentang materi

yang belum jelas. Siswa sangat antusias dan lebih berani untuk mengungkapan pendapatnya di kelas.

h. Guru memberikan intruksi kepada siswa untuk duduk berkelompok sesuai kelompok yang telah dibentuk.

i. Guru memberikan lembar soal latihan dan lembar jawaban untuk setiap kelompok.

j. Guru mengarahkan masing-masing kelompok akan memperoleh kertas kerja sebagian yang sama dan lembar kerja soal untuk

Dalam dokumen Oleh: WAHYUNI K (Halaman 66-91)

Dokumen terkait