• Tidak ada hasil yang ditemukan

METODE PENELITIAN

DESKRIPSI LOKASI PENELITIAN

4.1 Fungsi Dinas Kehutanan

Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara adalah merupakan unsur pelaksana otonomi daerah pemerintah provinsi yang dipimpin oleh seorang Kepala Dinas berkedudukan dibawah dan bertanggungjawab kepada Gubernur melalui Sekretaris Daerah. Disamping itu, kedudukan Dinas Kehutanan sebagai wakil Gubernur urusan kehutanan untuk melakukan koordinasi pelaksanaan pembangunan di bidang kehutanan di provinsi, baik dalam penyusunan, pelaksanaan, pengendalian dan evaluasi sebagaimana yang diamanatkan PP Nomor 19 Tahun 2010 pasal 3 huruf d.

Sesuai dengan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Utara Nomor 8 Tahun 2008 tanggal 28 November 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Dinas-Dinas Daerah Provinsi Sumatera Utara, Dinas Kehutanan menyelenggarakan fungsi sebagai berikut:

1. Perumusan kebijakan teknis dibidang inventarisasi dan penatagunaan hutan, pengusahaan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan serta perlindungan hutan. 2. Penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum di bidang

inventarisasi dan penatagunaan hutan, pengusahaan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan serta perlindungan hutan.

3. Pelaksanaan pemberian izin di bidang kehutanan. 4. Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kehutanan.

5. Pelaksanaan tugas pembantuan di bidang kehutanan. 6. Pelaksanaan pelayanan administrasi internal dan eksternal.

7. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Gubernur sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4.2 Visi dan Misi

Visi : Hutan Lestari Masyarakat Sejahtera

Misi :

1. Menyiapkan prakondisi pemantapan kawasan hutan serta meningkatkan kualitas data dan informasi kehutanan.

2. Meningkatkan rehabilitasi hutan dan lahan.

3. Meningkatkan pengelolaan hutan dan hasil hutan partisipatif, terpadu, transparan, dan bertanggung jawab.

4. Meningkatkan perlindungan serta pengamanan hutan dan hasil hutan.

5. Meningkatkan kualitas perencanaan dan sumber daya manusia kehutanan.

4.3 Kebijakan Penyelenggaraan Pembangunan Kehutanan di Provinsi Sumatera Utara

Dalam melaksanakan pembangunan kehutanan di Provinsi Sumatera Utara diarahkan untuk mencapai 5 (lima) kebijakan Kementeriaan Kehutanan, yaitu :

1. Pementapan Kawasan Hutan

2. Rehabilitasi Hutan dan Peningkatan Daya Dukung Daerah Aliran Sungai. 3. Pengamanan Hutan dan Pengendalian Kebakaran Hutan.

4. Konservasi Keanekaragaman Hayati.

5. Revalisasi Pemanfaatan Hutan dan Industri Kehutanan.

Serta sekaligus menjawab isu-isu strategis pembangunan kehutanan di Provinsi Sumatera Utara yang dapat kami identifikasikan sebagai berikut :

1. Pelestarian Lingkungan Hidup (Hutan dan Lahan) dan climate

changing/Reduksi Emisi Karbon 20% dalam 10 tahun kedepan (14% dari Kehutanan).

2. Belum tuntasnya penataan batas Kawasan Hutan di Provinsi Sumatera Utara, dimana Kawasan Hutan yang ditunjuk belum seluruhnya ditata batas.

3. Tingginya gangguan terhadap kawasan hutan terutama perambahan, perubahan peruntukan fungsi kawasan hutan menjadi perkebunan dan pemukiman.

4. Terbatasnya Tenaga Pengamanan Hutan, sarana prasarana dan dana untuk perlindungan kawasan hutan di kabupaten. Jumlah tenaga pengamanan hutan minimal yang harus dimiliki di Provinsi Sumatera Utara sekitar 1.000 orang sehingga dibutuhkan penambahan tenaga pengamanan hutan sekitar 884 orang. 5. Masih terjadinya kebakaran hutan di beberapa kabupaten.

6. Rendahnya kesejahteraan masyarakat sekitar kawasan hutan.

7. Masih luasnya lahan kritis sekitar 295.283 ha yang ada di Provinsi Sumatera Utara.

Dalam upaya menjawab serta menindak lanjuti isu-isu strategis tersebut diatas, langkah-langkah dan strategi yang dilaksanakan dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara dalam pembangunan kehutanan yaitu :

1. Memantapkan status dan tata batas kawasan hutan serta peningkatan jumlah pengelolaan hutan pada tingkat tapak.

2. Meningkatkan mutu dan produktivitas sumber daya hutan serta luas hutan tanaman langka dalam rangka menurunkan laju degradasi hutan.

3. Menurunkan tingkat gangguan keamanan hutan dan kerusakan kawasan hutan.

4.4 Tugas dan Fungsi Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara Kepala dinas kehutanan provinsi Sumatera Utara mempunyai tugas dan fungsi sebagai berikut :

a. Menyelenggarakan pembinaan, bimbingan, arahan dan penegakan disiplin lingkup dinas.

b. Menyelenggarakan dan memimpin, membina, mensinkronisasi, mengendalikan tugas dan fungsi dinas.

c. Menyelenggarakan penetapan beban kerja dan rencana kegiatan dinas, sesuai dengan arahan pembangunan nasional dan pembangunan daerah.

d. Menyelenggarakan penetapan pengkajian dan menetapkan pemberian

dukungan dengan kebijakan umum dan kebijakan pemerintah daerah.

e. Menyelenggarakan pengkajian dan menetapkan pemberian dukungan tugas atau penyelenggaraan pemerintahan daerah dibidang kehutanan.

f. Menyelenggarakan fasilitasi yang berkaitan dengan penyelenggaraan program pembinaan dan penempatan kehutanan, pembinaan teknik, pembangunan dan peningkatan pemeliharaan.

g. Menyelenggarakan saran pertimbangan dan rekomendasi mengenai kehutanan sebagai bahan penetapan kebijakan umum pemerintah daerah.

h. Menyelenggarakan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan keputusan kebijakan.

i. Menyelenggarakan koordinasi dan kerjasama dengan instansi/lembaga terkait lainnya untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan dinas.

j. Menyelenggarakan pengkoordinasian penyusunan tugas-tugas teknis serta evaluasi dan pelaporan yang meliputi kesekretariatan, inventarisasi dan penatagunaan hutan, rehabilitasi hutan dan lahan, perlindungan hutan serta tugas pembantuan.

k. Menyelenggarakan koordinasi kegiatan teknis dalam rangka penyelenggaraan pelayanan dibidang kehutanan.

l. Menyelenggarakan koordinasi dengan Dinas/Lembaga kehutanan lintas kabupaten/kota.

m.Menyelenggarakan pengkoordinasian dan membina unit pelaksana teknis dinas.

n. Menyelenggarakan koordinasi dengan unit kerja lain.

o. Menyelenggarakan tugas lain yang diberikan Gubernur, sesuai dengan tugas dan fungsinya.

p. Menyelenggarakan pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya, kepala Gubernur melalui Sekretaris Daerah sesuai standar yang ditetapkannya.

4.5 Tugas dan Fungsi Sekretariat

Sekretariat dinas mempunyai tugas membantu kepala dinas di bidang urusan umum, keuangan, dan program. Sekretariat menyelenggarakan fungsi :

a. Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup sekretariat.

b. Penyelenggaraan arahan, bimbingan kepada pejabat struktural pada lingkup sekretariat keuangan, umum dan kepegawaian serta pelayanan umum.

c. Penyelenggaraan instruksi pelaksanaan tugas lingkup sekretariat. d. Penyelenggaraan penyusunan program kegiatan lingkup sekretariat.

e. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan standar pelaksanaan

administrasi perencanaan, keuangan, umum dan kepegawaian serta pelayanan umum.

f. Penyelenggaraan administrasi perencanaan, keuangan, umum, kepegawaian dan pelayanan umum, sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan.

g. Penyelenggaraan pengkoordinasian, penyusunan rencana pembangunan jangka menengah dan tahunan dinas sesuai ketentuan dan standar yang ditetapkan. h. Penyelenggaraan pelaksanaan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai

bidang tugas dan fungsinya.

i. Penyelenggaraan pemberian masukan yang perlu kepada kepala dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

j. Penyelenggaraan pelaporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada dinas sesuai standar yang ditetapkan.

Sekretaris mempunyai tugas :

a. Menyelenggarakan penyusunan koordinasi rencana program kerja Sekretariat, Bidang-bidang dan Unit Pelaksana Teknis Daerah.

b. Menyelenggarakan pengkajian dan koordinasi perencanaan dan program dinas. c. Menyelenggarakan pengkajian perencanaan dan program kesekretariatan. d. Menyelenggarakan pengkajian anggaran belanja.

e. Menyelenggarakan pengendalian administrasi anggaran belanja.

f. Menyelenggarakan pengelolaan dan pembinaan administrasi keuangan dan penanganan tindak lanjut hasil pemeriksaan.

g. Menyelenggarakan penyusunan rencana strategis, laporan akuntabilitas kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP) LKPJ dan LPPD Dinas.

h. Menyelenggarakan penatausahaan, kelembagaan dan ketatalaksanaan.

i. Menyelenggarakan pengelolaan dan pembinaan naskah dinas, kearsipan, pertelekomunikasian dan persandian.

j. Menyelenggarakan fasilitasi pelayanan umum dan pelayanan minimal.

k. Menyelenggarakan pengadaan, pemeliharaan, penataan, pembinaan, dan pengelolaan urusan rumah tangga dan perlengkapan/peralatan kantor.

l. Menyelenggarakan penyusunan bahan rancangan pendokumentasian peraturan perundang-undangan, pengelolaan perpustakaan, keprotokolan dan hubungan masyarakat.

m.Menyelenggarakan fasilitasi dan pengaturan keamanan kantor.

o. Menyelenggarakan pengkoordinasian pelaporan, evaluasi, monitoring atas kegiatan bidang-bidang lingkup dinas dan Unit Pelaksana Teknis Daerah. p. Menyelenggarakan telaaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan

kebijakan

q. Menyelenggarakan koordinasi dengan Unit Kerja terkait. r. Menyelenggarakan dan mengatur rapat-rapat internal dinas. s. Menyelenggarakan tugas lain, sesuai dengan tugas dan fungsinya.

4.5 Tugas dan Fungsi Sub Bagian Umum

a. Melaksanakan pengumpulan data/bahan dan referensi untuk kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi Sekretariat.

b. Melakasanakan penyusunan perencanaan/program kerja Sekretariat dan Sub Bagian Umum.

c. Melaksanakan penyusunan dan pengolahan data kepegawaian.

d. Melaksanakan penyiapan dan pengusulan kenaikan pangkat, kenaikan gaji berkala dan pensiun pegawai, peninjauan masa kerja dan pemberian

penghargaan, serta tugas/izin belajar, pendidikan dan pelatihan

kepemimpinan/struktural, fungsional dan teknis.

e. Melaksanakan penyusunan bahan pembinaan disiplin pegawai.

f. Melaksanakan penyiapan bahan pengembangan karir dan mutasi serta pemberhentian pegawai.

g. Melaksanakan pengusulan gaji berkala dan peningkatan kesejahteraan pegawai dan pejabat di lingkungan dinas.

h. Melaksanakan penyiapan bahan pembinaan kelembagaan dan ketatalaksanaan kepada unit di lingkungan dinas.

i. Melaksanakan penyusunan bahan rancangan dan pendokumentasian peraturan perundangan-undangan.

j. Melaksanakan administrasi/penata usahaan, penerimaan, pendistribusian, surat-surat, naskah dinas dan arsip.

k. Melaksanakan penggandaaan naskah dinas.

l. Melaksanakan urusan keprotokolan dan penyiapan rapat-rapat.

m.Melaksanakan pengelolaan hubungan masyarakat, pelayanan umum, pelayanan minimal, dan pendokumentasian surat-surat, barang bergerak dan barang tidak bergerak.

n. Melaksanakan penyusunan rencana kebutuhan sarana dan prasarana

pengurusan rumah tangga, pemeliharaan/perawatan lingkungan kantor, kenderaan dan aset lainnya serta ketertiban, keindahan, keamanan, dan layanan kantor.

o. Melaksanakan penyusunan laporan, evaluasi, dan monitoring kegiatan Sub Bagian Umum.

p. Melaksanakan penyusunan bahan telaahan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan.

q. Melaksanakan pengelolaan dan pembinaan perpustakaan dinas. r. Melaksanakan penyerasian ketikan naskah dinas.

s. Melaksanakan pengelolaan kepegawaian pada Unit Pelaksana Teknis dinas. t. Melaksanakan pembinaan kearsipan dinas dan Unit Pelaksana Teknis dinas. u. Melaksanakan koordinasi dengan unit kerja terkait.

v. Melaksanakan tugas lain, seusai dengan tugasnya.

4.6 Tugas dan Fungsi Sub Bagian Keuangan

a. Melaksanakan pengumpulan data/bahan dan referensi untuk kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi sekretariat.

b. Melaksanakan penyusunan perencanaan/program kerja sekretariat dan sub bagian keuangan.

c. Melaksanakan penyusunan bahan dan penyiapan anggaran dinas. d. Melaksanakan pengadministrasian dan pembukuan keuangan dinas. e. Melaksanakan penyusunan pembuatan daftar gaji dan tunjangan daerah. f. Melaksanakan pembinaan perbendaharaan keuangan.

g. Melaksanakan penyiapan bahan dan pembinaan pengelolaan teknis

administrasi keuangan.

h. Melaksanakan pembayaran gaji pegawai dan penghasilan tambahan lainnya. i. Melaksanakan verifikasi keuangan.

j. Melaksanakan penatausahaan belanja langsung dan belanja tidak langsung pada dinas dan Unit Pelaksana Teknis.

k. Melaksanakan Sistem Administrasi Instansi (SAI) dan penyiapan bahan pertanggungjawaban keuangan.

l. Melaksanakan koordinasi penyusunan bahan evaluasi dan pelaporan

administrasi keuangan.

m.Melaksanakan pengendalian administrasi perjalanan dinas pegawai. n. Melaksanakan pelayanan dan penyiapan bahan atas pengawasan.

o. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan, penyajian dan evaluasi data tindak lanjut atas temuan aparat pengawasan fungsional dan pengawasan masyarakat.

p. Melaksanakan penyusunan bahan telahaan staf sebagai bahan pertimbangan pengambilan kebijakan.

q. Melaksanakan koordinasi dengan Unit kerja terkait. r. Melaksanakan tugas lain, sesuai dengan tugasnya.

4.7 Tugas dan Fungsi Sub Bagian Program

a. Melaksanakan pengumpulan data/bahan dan referensi untuk kebutuhan pelaksanaan tugas dan fungsi sekretariat.

b. Melaksanakan penyusunan perencanaan program kerja sekretariat dan sub bagian program.

c. Melaksanakan koordinasi penyusunan perencanaan/program kerja sekretariat dan sub bagian program yang meliputi pengembangan kehutanan.

d. Melaksanakan penyusunan bahan rencana strategis, Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), LKPJ, dan LPPd dinas.

e. Melaksanakan penyusunan pengkoordinasian evaluasi dan monitoring. f. Melaksanakan pengelolaan dan pembinaan sistem informasi kehutanan.

g. Melaksanakan pengumpulan dan pengolahan data untuk penyusunan program, penyusunan statistik dan informasi mengenai kehutanan.

h. Melaksanakan sosialisasi, evaluasi, dan pengendalian atas penerapan standar pengumpulan dan pengolahan data.

i. Melaksanakan persiapan dukungan bahan/data untuk kegiatan penelitian dan pengembangan kehutanan.

j. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian data dan informasi untuk penyusunan rencana pembangunan jangka menengah dan tahunan di bidang pengembangan dan peningkatan pelayanan data internal dan eksternal. k. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian bahan/data untuk

penyempurnaan dan penyusunan standar pelaksanaan kewenangan daearah kabupaten/kota dan standar pelaksanaan tugas-tugas dinas dalam penyusuanan rencana umum kehutanan.

l. Melaksanakan pengumpulan, pengolahan dan penyajian bahan/data untuk penyusunan rencana umum, rencana menengah dan tahunan pembangunan kehutanan, serta kesatuan pengelolaan hutan produksi, rencana kesatuan pengelolaan hutan lindung dan pola RLKT.

m.Melaksanakan penelaahan rencana karya pengesahan hutan dan rencana karya lima tahunan pengesahan hutan.

n. Menyelenggarakan sosialisasi, evaluasi dan pengendalian atas penerapan standar penyusunan, rencana umum kehutanan dan rencana jangka menengah dan tahunan.

4.8 Tugas dan fungsi Bidang Inventarisasi dan Penatagunaan Hutan

a. Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup Bidang Inventarisasi dan Penatagunaan Hutan.

b. Penyelenggaraan arahan, bimbingan kepada pejabat struktural pas lingkup Bidang Inventarisasi dan Penatagunaan Hutan.

c. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan pedoman pelaksanaan inventarisasi sumber daya hutan, pengukuran dan perpetaan kehutanan, penatagunaan hutan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota. d. Penyelenggaraan pembinaan, koordinasi, sosialisasi, evaluasi, pengawasan dan

pengendalian atas pelaksanaan inventarisasi sumber daya hutan, pengukuran dan perpetaan kehutanan.

e. Penyelenggaraan pemberian pertimbangan teknis penataan batas dan pengukuran kawasan hutan, rencana pembentukan Kesatuan Pengelolaan Hutan, pinjam pakai, perubahan fungsi dan status hutan serta Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi dan Kabupaten yang menjadi kewenangan provinsi.

f. Penyelenggaraan penyusunan Neraca Sumber Daya Hutan (NSDH) dan Sistem

Informasi Kehutanan.

g. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan fungsi.

h. Penyelenggaraan pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

i. Penyelenggaraan pelaporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada kepala dinas sesuai standar yang ditetapkan.

4.9 Tugas dan Fungsi Bidang Pengusahaan Hutan

a. Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup Bidang Pengusahaan Hutan.

b. Penyelenggaraan arahan, bimbingan kepada pejabat struktural pada lingkup Bidang Pengusahaan Hutan.

c. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan pedoman pelaksanaan pemanfaatan hutan, pengolahan hasil hutan, peredaran hasil hutan dan tata usaha iuran kehutanan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota. d. Penyelenggaraan pembinaan/monitoring, supervisi, konsultasi, koordinasi,

sosialisasi, evaluasi, pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan pemanfaatan hutan, pengolahan hasil hutan, peredaran hasil hutan, dan tata usaha iuran kehutanan yang menjadi kewenangan provinsi.

e. Penyelenggaraan pemberian pertimbangan teknis, rencana pemanfaatan hutan dan hasil hutan, izin industri primer hasil hutan kayu dan non kayu yang menjadi kewenangan provinsi.

f. Penyelenggaraan pelaksanaan tugas lain yang diberikan kepala dinas, sesuai bidang tugas dan fungsinya.

g. Penyelenggaraan pemberian masukan yang perlu kepada Kepala Dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

h. Penyelenggaraan pelaporan dan pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Dinas, sesuai standar yang ditetapkan.

4.10 Tugas dan Fungsi Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan

a. Penyelenggaraan pembinaan pegawai pada lingkup Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

b. Penyelenggaraan arahan, bimbingan kepada pejabat struktural pada lingkup Bidang Rehabilitasi Hutan dan Lahan.

c. Penyelenggaraan penyusunan dan penyempurnaan pedoman pelaksanaan perbenihan dan aneka guna hutan, reboisasi, perhutanan masyarakat yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota.

d. Penyelenggaraan pembinaan, supervisi, konsultasi, koordinasi, sosialisasi, evaluasi, pengawasan dan pengendalian atas pelaksanaan perbenihan dan aneka guna hutan, reboisasi, perhutanan masyarakat (penghijauan, hutan kemasyarakatan, hutan tanaman rakyat, dan hutan rakayat) yang menjadi kewenangan provinsi.

e. Penyelenggaraan pengawasan, perbenihan, pupuk, dan pestisida.

f. Penyelenggaraan perumusan kebijakan dan monitoring pola dan

pengembangan aneka guna hutan.

g. Penyelenggaraan penyusunan konsep pengesahan RKT Izin Usaha

Pemanfaatan Hasil Hutan Kayu Hutan Tanaman Industri.

h. Penyelenggaraan pelaksanaan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

i. Penyelenggaraan pemberian masukan yang perlu kepada kepala dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

j. Penyelenggaraan pelaporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada Kepala Dinas, sesuai Standar yang ditetapkan.

4.11 Tugas dan Fungsi Bidang Perlindungan Hutan

a. Penyelenggaraan penyusunan/penyempurnaan pedoman pelaksanaan

pengamanan hutan dan hasil hutan, pelestarian hutan, pemanfaatan jasa lingkungan yang menjadi kewenangan provinsi dan kabupaten/kota.

b. Penyelenggaraan pembinaan, supervisi, konsultasi, koordinasi, sosialisasi, evaluasi dan pengendalian atas pelaksanaan pengamanan hutan dan hasil hutan, pelestarian hutan, pemanfaatan jasa lingkungan yang menjadi kewenangan provinsi.

c. Penyelenggaraan pemberian pertimbangan teknis/pengesahan rencana-rencana pemanfaatan tumbuhan dan satwa liar yang tidak dilindungi serta jasa lingkungan yang menjadi kewenangan provinsi.

d. Penyelenggaraan pengamanan hutan dan hasil hutan, pengendalian kebakaran hutan, dan gangguan keamanan lainnya yang menjadi kewenangan provinsi. e. Penyelenggaraan pemberian fasilitas, bimbingan dan pengawasan perlindungan

hutan yang menjadi kewenangan provinsi.

f. Penyelenggaraan penyiapan bahan-bahan yang diperlukan atas tuntutan perdata dan Tata Usaha Negara (TUN) di bidang kehutanan.

g. Penyelenggaraan Konsultasi Hukum dengan instansi/lembaga yang terkait dalam rangka penegakan hukum di bidang kehutanan.

h. Penyelenggaraan tugas lain yang diberikan kepala dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

i. Penyelenggaraan pemberian masukan yang perlu kepada kepala dinas sesuai bidang tugas dan fungsinya.

j. Penyelenggaraan pelaporan dan pertanggung jawaban atas pelaksanaan tugas dan fungsinya kepada kepala dinas sesuai standar yang ditetapkan.

4.12 Unit Pelaksana Teknis Dinas

Organisasi Unit Pelaksana Teknis Dinas yang belum terdapat kelompok jabatan fungsional terdiri dari :

a. Kepala Unit Pelaksana Teknis b. Sub Bagian Tata Usaha c. Seksi, paling banyak 2 seksi.

Organisasi Unit Pelaksana Teknis Dinas yang sudah terdapat kelompok jabatan fungsional, terdiri dari :

a. Kepala Unit Pelaksana Teknis b. Sub Bagian Tata Usaha c. Kelompok Jabatan Fungsional

Untuk lebih berdayaguna dan berhasil guna dalam pelaksanaan sebagian tugas dinas-dinas daerah dan dalam upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Gubernur berdasarkan peraturan perundang-undangan yang berlaku dapat :

a. Membentuk Unit Pelaksana Teknis Dinas, sesuai beban kerja, kebutuhan, dan kemampuan daerah.

b. Menghapus Unit Pelaksana Teknis Dinas bila tidak diperlukan.

c. Menggabungkan Unit Pelaksana Teknis Dinas dari beberapa menjadi satu UPTD untuk menangani dan atau membidangi beberapa daerah kabupaten/kota dalam upaya efisiensi dan efektifitas.

Kelembagaan organisasi UPT pada dinas daerah yang sudah terbentuk tetap melaksanakan tugas dan fungsinya menunggu penyesuaiannya dalam waktu

1 tahun terhadap ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku serta pembentukan UPTD baru diatur dan ditetapkan berdasarkan dengan Peraturan Gubernur.

Kelompok jabatan fungsional dipimpin oleh seorang pejabat fungsional senior sebagai Ketua Kelompok dan atau Ketua Tim Kelompok jabatan fungsional, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

4.13 Kelompok Jabatan Fungsioanal

a. Pada Dinas Kehutanan Provinsi Sumatera Utara, dapat dibentuk kelompok jabatan fungsional berdasarkan kebutuhan dan hasil analisis beban kerja, ditetapkan dengan Peraturan Gubernur sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.

b. Kelompok jabatan fungsional mempunyai tugas mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi dinas sesuai dengan keahlian masing-masing.

c. Kelompok jabatan fungsional dapat dibagi dalam sub-sub kelompok yang masing-masing dipimpin oleh seorang tenaga fungsional senior, sesuai ketentuan Peraturan Perundang-Undangan.

d. Jumlah kelompok jabatan fungsional ditentukan berdasarkan kebutuhan, sifat, jenis, dan beban kerja.

e. Pembinaan terhadap kelompok jabatan fungsional dilakukan sesuai dengan Peraturan Perundang-Undangan.

BAB V