Rincian Tugas dan Fungsi Pasal 86
(1) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai tugas pokok melaksanakan urusan pemerintahan daerah di bidang kependudukan dan pencatatan sipil berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan.
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyelenggarakan fungsi:
a. perumusan kebijaksan teknis di bidang kependudukan dan pencatatan sipil;
b. penyelenggaraan urusan pemerintahan dan pelayanan umum bidang kependudukan dan pencatatan sipil;
c. pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang kependudukan dan pencatatan sipil; dan
d. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.
Paragraf 2 Susunan Organisasi
Pasal 87
Susunan Organisasi Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, terdiri dari : a. Kepala Dinas; b. Sekretaris; c. Bidang Administrasi Kependudukan; d. Bidang Pencatatan Sipil; e. Bidang Data dan Informasi; f. Bidang Penyuluhan dan Pengawasan; g. Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD); dan h. Kelompok Jabatan Fungsional. Paragraf 3 Kepala Dinas Pasal 88
(1) Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan kegiatan perumusan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian serta pengelolaan administrasi umum dinas.
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil menyelenggarakan fungsi:
a. Pengkoordinasian, merumuskan pedoman/kebijakan pelaksanaan teknis di bidang kependudukan dan pencatatan sipil
b. pelaksanaan pengawasan, pengendalian, monitoring pelaksanaan program/kegiatan;
c. pelaksanaan pelayanan umum di bidang kependudukan dan pencatatan sipil;
d. pelaksanaan pendaftaran administrasi kependudukan dan Pencatatan Sipl; dan e. pelaksanaan tugas lain yang ditetapkan Bupati sesuai lingkup tugasnya. Paragraf 4 Sekretariat Pasal 89
(1) Sekretariat mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan kegiatan perumusan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta pengendalian di bidang penatausahaan admisnitarsi umum dinas.
(2) Sekretariat dipimpin oleh seorang Sekretaris yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.
(3) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Sekretariat menyelenggarakan fungsi:
a. penyusunan rumusan kebijakan teknis di bidang penatausahaan administrasi umum dinas;
b. penyiapan bahan dan penyusunan perencanaan, pengawasan, pengendalian dibidang penatausahaan administrasi umum dinas;
c. penyiapan bahan pembinaan, pemantauan, pengendalian dan koordinasi pengelolaan administrasi keuangan;
d. penyiapan bahan pembinaan, pemantauan, pengendalian dan koordinasi pengelolaan administrasi kepegawaian, rumah tangga dinas, perlengkapan, tata laksana, dan peraturan perundangundangan;
e. penyusunan laporan pelaksanaan kegiatan pada Sekretariat; dan
f. pelaksanaan tugas yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Pasal 90 (1) Sekretariat, membawahi: a. Sub Bagian Umum dan Perlengkapan; b. Sub Bagian Administrasi Kepegawaian; dan c. Sub Bagian Perencanan dan Keuangan.
(2) Masingmasing Sub Bagian sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipimpin oleh seorang Kepala Sub Bagian yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Sekretaris.
Pasal 91
(1) Sub Bagian Umum dan Perlengkapan mempunyai tugas pokok melakukan kegiatan ketatausahaan, rumah tangga, perlengkapan, pembinaan dan tata laksana dinas serta melaksanakan urusan publikasi, pemberitaan, dokumentasi, perpustakaan, dan keprotokolan.
(2) Rincian tugas Sub Bagian Umum dan Perlengkapan, adalah sebagai berikut:
a. melakukan urusan surat menyurat dan tata kearsipan; b. melakukan urusan tata usaha dan rumah tangga;
c. melakukan pemeliharaan dan pengamanan sarana, prasarana, dan gedung;
d. melakukan urusan pengadaan, penyimpanan dan distribusi serta inventarisasi perlengkapan;
e. melakukan urusan publikasi, pengolahan dan penyajian berita;
f. melakukan urusan dokumentasi;
g. melakukan urusan pengelolaan perpustakaan; h. melakukan urusan keprotokolan;
i. melakukan urusan pelayanan hukum;
j. menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Umum dan Perlengkapan; dan
k. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pasal 92
(1) Sub Bagian Administrasi Kepegawaian mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan, rencana kebutuhan pegawai, peningkatan SDM pegawai, kesejahteraan Pegawai serta pengelolaan admnistrasi kepegawaian dinas;
(2) Rincian tugas Sub Bagian Kepegawaian adalah sebagai berikut: a. menyiapkan bahan perencanaan di bidang kepegawaian; b. menyiapkan rencana kebutuhan pegawai;
c. menyiapkan bahan penilaian kinerja, penyusunan usulan kebutuhan pendidikan dan pelatihan pegawai serta evaluasi pasca pendidikan dan pelatihan pegawai;
d. menyusun dan mengevaluasi penataan kelembagaan dan menyusun uraian jabatan;
e. melakukan pembinaan tata hubungan kerja dan peningkatan kinerja;
f. melakukan administrasi dan verifikasi jabatan fungsional; g. melakukan urusan usulan kenaikan pangkat, pemindahan,
pemberhentian dan pensiun pegawai;
h. melakukan penyusunan statistik pegawai, daftar urut kepangkatan, usulan kartu pegawai dan kartu istri/suami, penyusunan arsip serta pemeliharaan arsip dan dokumentasi kepegawaian;
i. menyiapkan dan menyusun laporan pelaksanaan kegiatan Sub Bagian Kepegawaian; dan
j. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pasal 93
(1) Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan mempunyai tugas pokok melaksanakan penyiapan bahan perencanaan dan penyusunan anggaran, pelaporan dan administrasi keuangan; (2) Rincian tugas Sub Bagian Perencanaan dan Keuangan, adalah
sebagai berikut:
a. menyiapkan bahan dan menyusun rencana kegiatan dan anggaran;
b. menyiapkan bahan dan koordinasi penyusunan laporan hasil pelaksanaan program dan kegiatan;
c. melakukan urusan gaji dan perjalanan dinas;
d. melakukan urusan kebendaharaan dan tata usaha keuangan; e. melakukan verifikasi, pembukuan dan akutansi
penyelenggaraan anggaran rutin dan pembangunan; f. melakukan tata laksana penerimaan negara bukan pajak; g. menyiapkan bahan pelaporan dan keuangan;
h. melakukan pencatatan dan pengklasifikasian laporan hasil pemeriksaan keuangan serta menyiapkan bahan tindak lanjut;
i. menyiapkan bahan pengendalian terhadap program rutin dan pembangunan;
j. melaksanakan monitoring dan evaluasi hasil kegiatan, menyiapkan laporan pelaksanaan program dan kegiatan Sub Bagian Perencanan dan Keuangan;
k. menyusun laporan pemerintahan meliputi Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LAKIP), Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ), Penetapan Kinerja dan Laporan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah (LPPD); dan
l. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Paragraf 5
Bidang Administrasi Kependudukan Pasal 94
(1) Bidang Administrasi Kependudukan mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan kegiatan perumusan kegiatan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian serta pengelolaan administrasi dibidang kependudukan
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Administrasi Kependudukan menyelenggarakan fungsi:
a. penyusunan pedoman teknis di bidang pengelolaan administrasi kependudukan, yang meliputi pendaftaran, penelitian/verifikasi, pencatatan administrasi penduduk Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA), serta pemberian Nomor Induk Keluarga (NIK) dan Penerbitan Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP);
b. pengendalian, pengawasan, evaluasi dan pelaporan tugas pengelolaan administrasi kependudukan; dan
c. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
(3) Bidang Kependudukan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.
Pasal 95 (1) Bidang Kependudukan, membawahi:
a. Seksi Kartu Tanda Penduduk; dan b. Seksi Kartu Keluarga.
(2) Masingmasing Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab pada Kepala Bidang.
Pasal 96
(1) Seksi Kartu Tanda Penduduk mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta pengendalian di bidang kartu tanda penduduk dan nomor induk kependudukan.
(2) Rincian tugas Seksi Kartu Tanda Penduduk, adalah sebagai berikut:
a. menyiapkan dan menyusun pedoman/kebijakan teknis pengelolaan administrasi penerbitan kartu tanda penduduk dan nomor induk kependudukan;
b. melaksanakan pengelolaan administrasi penerbitan kartu tanda penduduk dan nomor induk kependudukan;
c. melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pengelolaan administrasi penerbitan kartu tanda penduduk dan nomor induk kependudukan; dan
d. melaksanakan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pasal 97
(1) Seksi Kartu Keluarga mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta pengendalian dibidang kartu keluarga.
(2) Rincian tugas Seksi Kartu Keluarga, adalah sebagai berikut: a. meyiapkan bahan dan menyusun pedoman/kebijakan teknis
pengelolaan administrasi penerbitan kartu keluarga; b. mengelola administrasi penerbitan kartu keluarga;
c. melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pengelolaan administrasi penerbitan kartu keluarga; da
d. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Paragraf 6
Bidang Pencatatan Sipil Pasal 98
(1) Bidang Pencatatan Sipil mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan perumusan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian di bidang pencatatan sipil.
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Pencatatan Sipil menyelenggarakan fungsi: a. pelaksanaan, pencatatan, dan pendaftaran, pemeriksaan dan
penelitian berkas pengelolaan data serta penertiban Akta Perkawinan dan Akta Perceraian;
b. pelaksanaan, pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaaan dan penelitian berkas serta penertiban akta pengakuan dan pengesahan anak Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga negara Asing (WNA);
c. Pelaksanaan pencatatan dan pendaftaran, pemeriksaan dan penelitian berkas serta pengelolaan perubahan status kewarganegaraan dan ganti nama;dan
d. pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
(3) Bidang Pencatatan Sipil dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggungjawab kepada Kepala Dinas.
Pasal 99 (1) Bidang Pencatatan Sipil, membawahi:
a. Seksi Kelahiran, Kematian, Pengakuan dan Pengangkatan Anak; dan
b. Seksi Perkawinan dan Perceraian.
(2) Masingmasing Seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1), dipimpin oleh seorang Kepala Seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab pada Kepala Bidang.
Pasal 100
(1) Seksi Kelahiran, Kematian, Pengakuan dan Pengangkatan Anak mempunyai tugas pokok mempersiapkan bahan pendaftaran, pencatatan dan penerbitan Akta Kelahiran, Kematian, Pengakuan dan Pengangkatan Anak serta memeriksa dan meneliti berkas pendaftaran.
(2) Rincian tugas Seksi Kelahiran, Kematian, Pengakuan dan Pengangkatan Anak, adalah sebagai berikut:
a. menyiapkan dan menyusun pedoman/kebijakan teknis pengelolaan administrasi dan penerbitan akta kelahiran, kematian, pengakuan dan pengangkatan anak;
b. mengelola administrasi dan penerbitan akta kelahiran, kematian, pengakuan dan pengangkatan anak;
c. melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pengelolaan administrasi dan penerbitan akta kelahiran, kematian, pengakuan dan pengangkatan anak; dan
d. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pasal 101
(1) Seksi Perkawinan dan Perceraian mempunyai tugas pokok mempersiapkan bahan pendaftaran, pencatatan dan penertiban akte Perkawinan dan Perceraian, memeriksa dan meneliti berkas pendaftaran serta mengelola dan melakukan pendaftaran dan pendafaran pendataan perkawinana Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA).
(2) Rincian tugas Perkawinan dan Perceraian, adalah sebagai berikut:
a. menyiapkan bahan dan menyusun perencanaan pedoman/kebijakan teknis pengelolaan administrasi, pencatatan serta penerbitan akta perkawinan dan perceraian baik Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA);
b. mengelola administrasi, pencatatan serta penerbitan akta perkawinan dan perceraian baik Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA);
c. melaksanakan pembinaan, pengawasan dan pengendalian pengelolaan administrasi, pencatatan serta penerbitan akta perkawinan dan perceraian baik Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA); dan
Paragraf 7
Bidang Data dan Informasi Pasal 102
(1) Bidang Data dan Informasi mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan kegiatan perumusan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian serta pengelolaan dibidang data dan informasi.
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Data dan Informasi menyelenggarakan fungsi:
a. penyusunan rencana kegiatan dibidang data dan informasi; b. penyiapan bahan penyusunan pedoman dan kebijakan
teknik operasional kependudukan dan pencatatan sipil; c. pelaksanaan, pengelolaan data dan jadwal kegiatan
penyuluhan dibidang kependudukan dan pencatatan sipil;dan
d. Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh atasan sesuai dengan tugas dan fungsinya.
(3) Bidang Data dan Informasi dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.
Pasal 103 (1) Bidang Data dan Informasi, membawahi:
a. Seksi Evaluasi dan Pelaporan; dan
b. Seksi Pengelolaan Data dan Dokumentasi
(2) Masingmasing seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab pada kepala bidang.
Pasal 104
(1) Seksi Evaluasi dan Pelaporan mempunyai tugas pokok melaksanakan perancangan, pelaksanaan, pengawasan serta pengendalian di bidang Evaluasi dan Pelaksanaan.
(2) Rincian tugas seksi Evalusi dan Pelaporan adalah sebagai berikut:
a. menyusun rencana kegiatan pada seksi evaluasi dan pelaporan;
b. menyusun pedoman dan kebijakan teknis evaluasi dan pelaporan;
c. melaksanakan evaluasi dan pelaporan kependudukan;
d. melaksanakan pembinaan pengawasan dan pengendalian evaluasi dan pelaporan kependudukan;dan
e. melakukan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pasal 105
(1) Seksi Pengelolaan Data dan Dokumentasi mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan, pelaksanaan, pengawasan serta pengendalian di bidang pengelolaan data.
(2) Rincian tugas Seksi Pengelolaan Data dan Dokumentasi, adalah sebagai berikut:
a. menyusun rencana kegiatan pada Seksi Pengelolaan Data dan Dokumentasi;
b. menyusun pedoman dan kebijakan teknis data dan dokumentasi;
c. melaksanakan evaluasi dan pelaporan data dan dokumentasi;
d. melaksanakan pembinaan pengawasan dan pengendalian data dan dokumentasi;dan
e. melakukan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Paragraf 8
Bidang Penyuluhan dan Pengawasan Pasal 106
(1) Bidang Penyuluhan dan Pengawasan mempunyai tugas pokok memimpin pelaksanaan kegiatan perumusan kebijakan teknis, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian serta pengelolaan di bidang pengendalian serta pengelolaan adminsitrasi bidang penyuluhan dan pengawasan.
(2) Untuk melaksanakan tugas sebagaimana dimaksud pada ayat (1), Bidang Penyuluhan dan Pengawasan menyelenggarakan fungsi:
a. perencanaan program kegiatan dibidang pengelolaan dan pengawasan;
b. pelaksanaan penyuluhan kependudukan dan pencatatan sipil; c. pelaksanaan penyuluhan kependudukan dan pencatatan sipil d. pelaksanaan sosialisasi peraturan tentang penyelenggaraan
adminitrasi kependudukan;
e. pelaksanaan koordinasi dengan instansi terkait dalam melaksanakan pengawasan penduduk;
f. pelaksanaan razia penduduk secara periodik;dan
g. melakukan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
(3) Bidang Penyuluhan dan Pengawasan dipimpin oleh seorang Kepala Bidang yang berada di bawah dan bertanggung jawab kepada Kepala Dinas.
Pasal 107
(1) Bidang Penyuluhan dan Pengawasan, membawahi: a. Seksi Pengawasan Penduduk; dan
b. Seksi Penyuluhan .
(2) Masingmasing seksi sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dipimpin oleh seorang kepala seksi yang berada di bawah dan bertanggung jawab pada kepala bidang.
Pasal 108
(1) Seksi Pengawasan Penduduk mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan, pelaksanaan pengawasan serta
(2) Rincian tugas Seksi Pengawasan Penduduk, adalah sebagai berikut:
a. melaksanakan penyusunan perencanaan kebijakan teknis pengawasan penduduk;
b. melaksanakan pengawasan, pengendalian, monitoring/pemantauan pendaftaran penduduk dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA);
c. melaksanakan pemeriksaan dan penyidikan terhadap pelanggaran pendaftaran dan pencatatan penduduk Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA); dan
d. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Pasal 109
(1) Seksi Penyuluhan mempunyai tugas pokok melaksanakan perencanaan, pelaksanaan pengawasan serta pengendalian di bidang Penyuluhan dan Pengawasan. Penyuluhan Penyuluhan (2) Rincian tugas Seksi Penyuluhan, adalah sebagai berikut:
a. menyusun rencana kebijakan teknis penyuluhan; b. menyiapkan bahan dan ketentuan untuk penyuluhan;
c. melaksanakan pelaporan hasil penyuluhan kependudukan dan pencatatan sipil; dan
d. melaksanakan tugas lain yang diberikan atasan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Bagian Kelima DINAS PERHUBUNGAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI