BAB VI PENYELENGGARAAN TUGAS UMUM PEMERINTAHAN
PENGELOLAAN KEUANGAN DAERAH
B. Pelaksanaan Program dan Kegiatan Dalam Rangka Tugas Pembantuan Untuk mengetahui lebih jelas kinerja tugas pembantuan dapat
1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil a. Dasar Hukum
LKPJ Walikota Magelang Akhir Tahun Anggaran 2016 BAB I - 71 Urusan pemerintahan konkuren yang menjadi kewenangan Daerah provinsi diselenggarakan sendiri oleh Daerah Provinsi, dengan cara menugasi Daerah kabupaten/kota berdasarkan asas tugas pembantuan dan dengan cara menugasi Desa yang ditetapkan dengan peraturan gubernur sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan sedangkan Urusan pemerintahan konkuren yang menjadi kewenangan Daerah kabupaten/kota diselengarakan sendiri oleh Daerah kabupaten/kota atau dapat ditugaskan sebagian pelaksanaannya kepaa Desa. Penugasan oleh Daerah kabupaten/kota kepada Desa ditetapkan dengan peraturan bupati/walikota sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
A. Tugas Pembantuan yang Diterima
Pada tahun 2016 Kota Magelang mendapat tugas pembantuan yang berasal dari pemerintahan pusat dengan nilai sebesar Rp 415.871.000,00 (Empat Ratus Lima Belas Juta Delapan Ratus Tujuh Puluh Satu Ribu). Adapun pelaksanaan program dan kegiatan dalam rangka penyelenggaraan tugas pembantuan yang diterima oleh Pemerintah Kota Magelang dapat dilaporkan sebagaimana penjelasan di bawah ini.
Tugas pembantuan tersebut dilaksanakan langsung oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil dengan 1 (satu) program dan 1 (satu) kegiatan.
B. Pelaksanaan Program dan Kegiatan Dalam Rangka Tugas Pembantuan Untuk mengetahui lebih jelas kinerja tugas pembantuan dapat dilaporkan sebagai berikut:
1. Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil a. Dasar Hukum
1) Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor SP DIPA-010.08.4.035518/2016 tanggal 7 Desember 2015;
LKPJ Walikota Magelang Akhir Tahun Anggaran 2016 BAB I - 72 2) Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor SP DIPA-010.08.4.035518/2016 tanggal 7 Desember 2015 tentang Revisi ke: 01 tanggal 25 Juli 2016;
3) Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor SP DIPA-010.08.4.035518/2016 tanggal 7 Desember 2015 tentang Revisi ke: 02 tanggal 11 Agustus 2016;
4) Surat Pengesahan Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Nomor SP DIPA-010.08.4.035518/2016 tanggal 7 Desember 2015 tentang Revisi ke: 03 tanggal 27 Oktober 2016.
b. Instansi Pemberi Tugas Pembantuan
Kementerian Dalam Negeri, Direktorat Jenderal Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
c. Satuan Kerja Perangkat Daerah yang Melaksanakan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang. d. Program dan Kegiatan yang Diterima dan Pelaksanaannya
Tugas Pembantuan APBN Tahun 2016 yang berasal dari Kementerian Dalam Negeri Rp 415.871.000,00 (empat ratus lima belas juta delapan ratus tujuh puluh satu ribu rupiah) terdiri dari 1 (satu) program, yaitu Program Penataan Administrasi Kependudukan dan Pencatatan Sipil yang terdiri dari 1 (satu) kegiatan yaitu:
1) Kegiatan Pengembangan Sistem Administrasi Kependudukan (SAK) Terpadu
a) Masukan (input)
Alokasi dana sebesar Rp 415.871.000,00 (empat ratus lima belas juta delapan ratus tujuh puluh satu ribu rupiah) dengan realisasi sebesar Rp 216.895.150,00 atau 52,15%. b) Keluaran (output)
Laporan Penyelenggaraan Administrasi Kependudukan (Adminduk) dengan target 1 laporan, terealisasi 1 laporan dengan nilai capaian kinerja 100%. Adapun yang tidak terealisasi adalah monitoring dan evaluasi ke kecamatan karena perjalanan tersebut dibawah 8 jam sehingga
LKPJ Walikota Magelang Akhir Tahun Anggaran 2016 BAB I - 73 monitoring dan evaluasi ke kecamatan sesuai ketentuan tidak dapat diberi uang transport.
c) Hasil (outcome)
Meningkatnya kualitas database kependudukan nasional sebagai dasar penerbitan dokumen kependudukan pelayanan publik dan pembangunan nasional serta mendukung penyelenggaraan pemilu/pemilukada dengan target 100% terealisasi 100% dengan nilai capaian kinerja 100%.
e. Sumber dan Jumlah Anggaran
Sumber Anggaran Tugas Pembantuan APBN Tahun Anggaran 2016 untuk Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang berasal dari Kementerian Dalam Negeri Tahun Anggaran 2016 sebesar Rp 1.055.185.000,00. Dalam perkembangannya mendapat revisi 3 (tiga) kali yaitu pada tanggal 25 Juli 2016, 11 Agustus 2016 dan 27 Oktober 2016 dikarenakan adanya penggantian pejabat perbendaharaan dan adanya surat dari Direktur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 902/5966/DUKCAPIL.SES tanggal 17 Juni 2016 perihal Penghematan Anggaran Tugas Pembantuan (TP) pada APBN TA 2016 dan surat dari Direktur Jenderal Kementerian Dalam Negeri Nomor 910/9311/DUKCAPIL.SES tanggal 5 September 2016 Juni 2016 perihal Penghematan Anggaran DK/TP pada APBN TA 2016 yang memerintahkan kepada seluruh kota/kabupaten untuk melakukan penghematan/pemotongan melalui self blocking masing-masing RKAKL Tugas Pembantuan APBN TA 2016 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang harus direvisi dan pagu anggaran menjadi Rp 415.871.000,00, dengan rincian self blocking adalah:
Total self blocking : Rp 639.314.000,00 - self blocking I : Rp 66.203.000,00 - self blocking II : Rp 573.111.000,00
LKPJ Walikota Magelang Akhir Tahun Anggaran 2016 BAB I - 74 Permasalahan:
Permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan Tugas Pembantuan APBN Tahun 2016 dari Kementerian Dalam Negeri adalah penyerapan dana tidak maksimal yang disebabkan oleh: 1) Pelaksanaan kegiatan yang seharusnya 12 bulan hanya dapat
terealisasi 11 bulan dikarenakan DIPA Petikan diserahkan kepada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang pada akhir Bulan Januari Tahun 2016;
2) Perjalanan Dinas Dalam Kota tidak dapat dilaksanakan karena pelaksanaannya di bawah 8 jam;
3) Honorarium pejabat pengadaan barang dan jasa serta belanja untuk persediaan barang konsumsinya tidak dapat direalisasikan karena ketersediaan blangko dan formulir-formulir kependudukan dan pencatatan sipil masih cukup banyak.
Solusi:
1) Koordinasi dengan instansi terkait (Kementerian Dalam Negeri, Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Tengah, Kantor Wilayah Ditjen Perbendaharaan Provinsi Jateng, dan KPPN);
2) Mengoptimalkan SDM dan sarana prasarana yang ada. BAB VI
PENYELENGGARAAN TUGAS UMUM PEMERINTAHAN
Penyelenggaraan tugas umum pemerintahan di Kota Magelang merupakan salah satu substansi penting dan sebagaimana diamanatkan dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 adalah wajib diinformasikan sebagai bagian keterangan pertanggungjawaban Walikota Magelang kepada DPRD Kota Magelang.
Pengertian tugas umum pemerintahan yang tertuang dalam Peraturan Pemerintah Nomor 3 Tahun 2007 adalah tugas kepala daerah provinsi dan kabupaten/kota selain pelaksanaan asas desentralisasi dan tugas pembantuan. Mengacu pada cakupan penyelenggaraan tugas umum sebagaimana diatur dalam Pasal 6, 18 dan 22, maka penyelenggaraan tugas umum yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Magelang, antara lain meliputi: kerja sama antardaerah, kerja
LKPJ Walikota Magelang Akhir Tahun Anggaran 2016 BAB I - 75 sama daerah dengan pihak ketiga, koordinasi dengan instansi vertikal di daerah, kerja sama pembinaan batas wilayah, pencegahan dan penanggulangan bencana, pengelolaan kawasan khusus, serta penyelenggaraan ketenteraman dan ketertiban umum.
Pelaksanan tugas umum pemerintahan yang dilaksanakan oleh Pemerintah Kota Magelang pada tahun 2016 dapat dijabarkan sebagai berikut: A. Kerja Sama Antardaerah
Kerja sama antardaerah dapat menjadi salah satu pilihan alternatif dalam mengembangkan daerah sehingga pemerintah daerah dapat melakukan akselerasi pembangunan yang didasarkan pada pertimbangan efesiensi dan efektifitas, sinergi dan saling menguntungkan, terutama dalam bidang-bidang yang menyangkut kepentingan lintas wilayah, kebijakan desentralisasi dan otonomi daerah.
Kerja sama antardaerah diharapkan dapat menjadi jembatan yang meminimalisasi potensi konflik kepentingan antardaerah menjadi sebuah potensi pembangunan yang saling menguntungkan, mengoptimalkan potensi sumber daya daerah, meningkatkan pertukaran teknologi dan pengetahuan sehingga dapat mengurangi kesenjangan daerah dalam pelaksanaan pelayanan umum.