BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN
4.2 Hasil Pengumpulan Data Check List
4.3.3 Efisiensi (Efficiency)
Hasil pengumpulan data untuk kriteria evaluasi efisiensi (Efficiency) dapat dilihat pada Tabel, berikut.
Tabel 9. Indikator evaluasi efisiensi (efficiency)
No. Indikator yang diukur SENAYAN 8
Akasia INLIS Lite v3
Sub Modul Indikator Ya Tidak Ya Tidak
1. Time behavior Pengujian proses transaksi atau rata-rata load time pada perangkat lunak
Dari 2 (dua) indikator aspek efisiensi perangkat lunak otomasi yang harus dipenuhi, perangkat lunak Senayan Library Management System memiliki 2 indikator, berarti persentase pemenuhan indikator perangkat lunak Senayan Library Management System adalah 100%. Bagi perangkat lunak otomasi Integrated Library System, dari 2 (dua) indikator efisiensi yang harus dipenuhi, perangkat lunak Integrated Library System memiliki 1, berarti persentase pemenuhan indikator adalah 50%.
Berikut penjelasan mengenai pemenuhan kriteria efisiensi bagi masing-masing perangkat lunak otomasi perpustakaan.
1. Pengujian proses transaksi atau rata-rata load time pada perangkat lunak
a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Pada SENAYAN 8 Akasia dalam melakukan setiap transaksi dapat di lihat dari kisaran rata-rata waktu load pada sistem. Untuk menguji rata-rata waktu lamanya proses transaksi pada sistem menggunakan GTMetrix. Pengujian GTMetrix ini dilakukan dengan memasukkan alamat URL yang diuji. Kemudian
web GTMetrix akan memproses pengujiannya. Pada pengujian aspek proses transaksi ini didapat data load time masing-masing halaman utama yang diujikan pada Tabel berikut.
Tabel 10. Data pengujian load time pada SENAYAN 8 Akasia
No. Halaman Waktu (sekon)
1. Beranda 2,22
2. Admin-Log in 2,43
3. Admin-Dashboard 3,71
4. Admin-OPAC 2,13
5. Admin-Sirkulasi 1,15
6. Admin-Keanggotaan 1,11
7. Admin-Master File 1,50
8. Admin-Inventarisasi 0,79
9. Admin-Sistem 0,88
10. Admin-Pelaporan 0,84
11. Admin-Kendala terbitan berseri 0,71
12. Admin-Logout 2,43
13. Area Anggota 2,26
Rata-rata load time 1,71
Dari hasil pengujian load time aplikasi di atas didapat data rata-rata waktu yang dibutuhkan untuk proses satu kali klik selesai. Rata-rata load time untuk semua URL adalah 1,71 detik. Pengukuran ini menunjukkan bahwa rata-rata load time sudah memenuhi aspek time behavior, karena bernilai kurang dari 4 detik.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Pada SENAYAN 8 Akasia dalam melakukan setiap transaksi dapat di lihat dari kisaran rata-rata waktu load pada sistem. Untuk menguji rata-rata waktu lamanya proses transaksi pada sistem menggunakan GTMetrix. Pada pengujian aspek proses transaksi ini didapat data load time masing-masing halaman utama yang diujikan pada Tabel berikut.
Tabel 11. Data pengujian load time pada INLISLite v3
No. Halaman Waktu (sekon)
1. Beranda 0,95
2. Admin-Log in 4,45
3. Admin-Dashboard 6,30
4. Admin-Katalog 4,98
5. Admin-Keanggotaan 6,38
6. Admin-Sirkulasi 4,85
7. Admin-Locker 4,91
8. Admin-Survey 4,93
9. Admin-Buku Tamu 4,14
10. Admin-OPAC 4,17
11. Admin-Layanan Koleksi Digital 4,32
12. Admin-Baca Ditempat 4,26
13. Admin-Laporan 4,95
14. Admin-Administrasi 4,67
15. Admin-Logout 8,40
16. User-Log in 6,13
17. User-Baca Ditempat 3,06
18. User-Buku Tamu 4,25
19. User-Keanggotaan Online 5,61
20. User-Layanan Koleksi Digital 3,39
21. User-OPAC 4,75
22. User-Pendaftaran Anggotaan 3,31
23. User-Logout 6,06
24. Statistik 4,20
Rata-rata load time 4,73
Dari hasil pengujian load time aplikasi di atas didapat data rata-rata waktu yang dibutuhkan waktu lama untuk proses satu kali klik halaman. Rata-rata load time untuk semua URL adalah 4,73 detik. Pengukuran ini menunjukkan bahwa rata-rata load time belum memenuhi aspek time behavior, karena bernilai kurang dari 4 detik.
2. Penggunaan multiuser kerja pada sumberdaya perangkat lunak a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia dapat digunakan multiuser, sehingga dapat menghindari kesalahan ketika bekerja pada perangkat lunak ini, maka administratrator perangkat dapat membuat group dan username berbeda antara satu dengan orang lain yang bekerja pada perpustakaan. Pembagian kelompok yan di maksud pada aplikasi ini adalah kelompok kerja sesuai dengan staf perpustakaan.
Pembagian kelompok kerja dengan membuka menu Sistem, klik sub menu User Group, lalu add new group dengan menyesuaikan nama group dengan kinerja user-nya dan contreng sesuai dengan group kerjanya. Selesai membuat group dilakukan Add New User dan buat user baru sekaligus contreng yang merupakan staff dari bagian group yang dibuat lalu simpan.
Gambar 11. Cara membuat group user pada SENAYAN 8 Akasia
Gambar 12. Cara input user ke group user pada SENAYAN 8 Akasia Apabila telah menyelesaikan group dengan tipe koleksi, tipe keanggotaan, aturan penggunaan, kelompok user dan user pada SENAYAN 8 Akasia, maka secara umum aplikasi sudah dapat digunakan untuk mengatur manajemen operasional perpustakaan.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Pengguna INLISite v3 dapat digunakan secara multiuser, sehingga setiap staff dapat menggunakan aplikasi ini menggunakan ID masing-masing sesuai dengan pekerjaan yang dilakukannya. Penggunaan sumberdaya dapat digunakan untuk mengatur segala kegiatan operasional perpustakaan, mulai dari pengolahan koleksi, layanan peminjaman dan pengembalian, stock opname, hingga membuat laporan statistik perpustakaan.
Penambahan user pengguna pada INLISLite v3 dengan membuka menu administrasi – pengaturan umum dan setting user. Menu setting user digunakan untuk menambah dan menggelola user yang akan menjalankan aplikasi.
Gambar 13. Pengelolaan user pada INLISLite v3 4.3.4 Perubahan Perangkat Lunak (Maintainability)
Hasil pengumpulan data untuk kriteria evaluasi perubahan perangkat lunak (Maintainability) dapat dilihat pada Tabel, berikut.
Tabel 12. Indikator evaluasi perubahan perangkat lunak (Maintainability)
No. Indikator yang diukur SENAYAN 8
Akasia INLIS Lite v3
Sub Modul Indikator Ya Tidak Ya Tidak
1. Analyzability Perangkat lunak yang dibuat mampu
menganalisis
penyebab kesalahan
√ - √ -
2. Changeability Perangkat lunak memiliki
kemampuan dimodifikasikan
√ - √
3. Stability Perangkat lunak tetap stabil jika terjadi perubahan
√ - √ -
4. Testability Kemampuan perangkat lunak dalam hasil verifikasi
√ - √ -
Dari 4 (empat) indikator aspek perubahan perangkat lunak otomasi yang harus dipenuhi, perangkat lunak Senayan Library Management System memiliki 4 indikator, berarti persentase pemenuhan indikator perangkat lunak Senayan Library Management System adalah 100%. Bagi perangkat lunak otomasi Integrated Library System, dari 4 (empat) indikator perubahan perangkat lunak yang harus dipenuhi, perangkat lunak Integrated Library System memiliki 4, berarti persentase pemenuhan indikator adalah 100%.
Berikut penjelasan mengenai pemenuhan kriteria perubahan perangkat lunak bagi masing-masing perangkat lunak otomasi perpustakaan.
1. Perangkat lunak mampu menganalisis penyebab kesalahan a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia dapat menganalisis penyebab kesalahannya dengan memunculkan kolum merah yang menjelaskan penyebab
kesalahan yang terjadi. Seperti ketika membuka fitur Layanan Z3950 yang ditampilkan kolum penjelasan penyebabnya dan memerlukan controler dari pengguna untuk memperbaiki sistem bila terjadi kesalahan.
Gambar 14. Tampilan error dan penyebab terjadinya di SENAYAN 8 Akasia b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Perangkat lunak INLISLite v3 dapat menganalisis penyebab kesalahannya dengan memunculkan kolum peringatan yang menjelaskan penyebab kesalahan yang terjadi. Seperti ketika membuka fitur Export Data Tag Katalog yang ditampilkan kolum penjelasan penyebabnya dan memerlukan bantuan pengguna untuk memperbaiki sistem bila terjadi kesalahan.
Gambar 15.Tampilan error dan penyebab terjadinya di INLISLite v3 2. Perangkat lunak memiliki kemampuan dimodifikasikan
a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia dapat dimodifikasikan. Modifikasi yang sering dilakukan adalah mengonlinekan SLiMS, menambahkan fitur kebutuhan perpustakaan, memasangkan e-DDC, mengubah templete admin, mengubah templete OPAC, menginstall SMS Gatway, mengaktifkan sistem barcodedan lain-lainnya. Modifikasi terus dilakukan oleh pihak komunitas GoSLiMS mengembangkan dan menawarkan fitur modifikasi.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Perangkat lunak INLISLite v3 dapat dimodifikasikan sesuai dengan kebutuhan. Akan tetapi tetap ditegaskan jika INLISLite v3 tidak untuk diperjualbelikan, tidak mengubah yang menjadi karakteristik dari INLISLite v3 karena sudah berlisensi GPL. INLISLite v3 dapat dimodifikasikan pada fitur
Administrasi, berdasarkan kebutuhan yang diperlukan sistem otomasi supaya memudahkan pemakainya. Modifikasi INLISLite v3 juga bisa menambahkan keterangan perpustakaan, menambahkan multiuser, mengaktifkan SMS Gatway, mengaktifkan sistem keamanan RFID, mengoneksikan pada internet bahkan aplikasi ini sudah bisa dilakukan via handphone.
3. Perangkat lunak tetap stabil jika terjadi perubahan a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
SENAYAN 8 Akasia tetap stabil setelah melakukan upgrade ke versi 8.3 Akasia. Pembaharuan aplikasi bermaksud untuk memperbaiki kesalahan yang terjadi pada versi sebelumnya. Pada versi 8.3 Akasia ini pembaharuan yang dilakukan yaitu penambahan fitur install otomatis database, fitur untuk UCS, penambahan fitur untuk P2P, ditambahkan lingkup catatan pada kontrol vocabulary dan penambahan ID pengguna pada database. Perangkat lunak tetap stabil setelah melakukan pembaharuan, bahkan penggunaan bahasa sudah stabil dan selaras.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
INLISLite v3 akan stabil ketika melakukan pembaharuan dan perbaikan.
Pada versi v3 ini ada beberapa katalog memiliki kekurangan sehingga pengembang melakukan perbaikan secara bertahap. Perbaikan yang dilakukan biasanya berbentuk paket cumulativ, karena berisikan perbaikan saja tanpa mengubah komponen yang sudah berjalan baik. Begitu juga dengan migrasi dari versi sebelumnya 2.1.2 ke versi 3.0, pihak pengembang memberikan panduan cara agar tidak terjadinya kesalahan. Migrasi tetap berjalan stabil jika mengikuti
panduan yang diberikan oleh pengembang, contohnya Perpustakaan Purbalingga yang sudah melakukan migrasi INLISLite versi 2.1.2 ke versi 3.0 dalam keadaan stabil.
4. Kemampuan perangkat lunak dalam hasil verifikasi a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Hasil verifikasi merupakan hasil dari pengolahan data yang dilakukan pada perangkat lunak yang disebut output data. Pada SENAYAN 8 Akasia hasil verifikasi dari pengolahan yang terjadi terlihat pada fitur Pelaporan dan memiliki sub fitur yang menjadi hasil dari kegiatan fitur pengolahan data. Bagian dari hasil verifikasi utama pada SENAYAN 8 Akasia yaitu Statistik Koleksi, Laporan Peminjaman dan Laporan Anggota. Sedangkan Laporan pelengkap dari perangkat antara lain Rekapitulasi, Daftar Judul, Daftar Judul Eksemplar, Statistik Penggunaan Koleksi, Peminjaman Berdasarkan Klasifikasi, Daftar Anggota, Daftar Peminjaman Anggota, Sejarah Peminjaman, Peringatan Jatuh Tempo, Daftar Keterlambatan, Aktifitas Staf, Statistik Pengunjung, Statistik Pengunjung (Per hari), Daftar Pengunjung dan Laporan Denda. Oleh karena itu, hasil verifikasi dari SENAYAN 8 Akasia cukup memenuhi kebutuhan laporan dari perpustakaan.
Gambar 16. Sub fitur Statistik Koleksi pada SENAYAN 8 Akasia b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Hasil verifikasi atau disebut laporan pada perangkat lunak di INLISLite v3 dilihat pada fitur Laporan. Berbagai sub fitur yang ditampilkan berdasarkan pengolahan data yang dilakukan. Laporan perpengolahan data pada INLISLite v3 dapat dilihat pada Tabel, berikut:
Tabel 13. Sub Fitur Laporan pada INLISLite v3 No. Sub Fitur Laporan Bagian Sub Fitur Laporan
1. Katalog Laporan Katalog Per Kriteria, Laporan Kinerja User 2. Koleksi Laporan Buku Induk, Laporan Koleksi Per Periodik,
Laporan Accesion List, Laporan Ucapan Terima Kasih, Laporan Usulan Koleksi, Laporan Kinerja User 3. Anggota Laporan Per Pendaftaran, Laporan Per Perpanjangan,
Laporan Sumbangan Anggota, Laporan Bebas Pustaka, Laporan Kinerja User
4. Sirkulasi Laporan Peminjaman, Laporan Perpanjangan Peminjaman, Laporan Sangsi Pelanggaran Peminjaman, Laporan Koleksi Sering Dipinjam, Laporan Kinerja User Peminjaman, Laporan Kinerja user Pengembalian, Laporan Pengembalian Terlambat
No. Sub Fitur Laporan Bagian Sub Fitur Laporan
5. Buku Tamu Laporan Kunjungan Periodik, Laporan Kunjungan Khusus
6. Baca Ditempat Laporan Berdasarkan Koleksi, Laporan Koleksi Sering Baca
7. Loker Laporan Periodik, Laporan Sangsi Pelanggaran
8. Opac Laporan Periodik
9. SMS Laporan Periodik
Selain pada sub fitur yang dijelaskan pada Tabel di atas. Untuk melihat statistik dari pengunjung dapat dilihat pada halaman utama dari INLISLite v3 dan membuka fitur Statistik Perkembangan perpustakaan, dimana statistik ini berguna untuk melihat statistik pengunjung berdasarkan usia, statistik pertumbuhan anggota, statistik pertumbuhan koleksi, statistik jumlah koleksi dipinjam dan statistik jumlah koleksi dibaca. Fitur ini ini bisa ditampilkan bervariasi yang disesuaikan dengan kegiatan perangkat lunak.
Gambar 17. Fitur Statistik pada INLISLite v3
4.3.5 Migrasi Perangkat Lunak (Portability)
Hasil pengumpulan data untuk kriteria evaluasi migrasi perangkat lunak (Portability) dapat dilihat pada Tabel, berikut.
Tabel 14. Indikator evaluasi migrasi perangkat lunak (Portability)
No. Indikator yang diukur SENAYAN 8
Akasia INLIS Lite v3
Sub Modul Indikator Ya Tidak Ya Tidak
1. Adaptability Perangkat lunak mampu beradaptasi di lingkungan berbeda
√ - √ -
2. Instalability Kecepatan waktu menginstal
√ - √ -
3. Co-existence Kemampuan perangkat lunak
4. Replaceability Kemampuan perangkat lunak harus dipenuhi, perangkat lunak Senayan Library Management System memiliki 4 indikator, berarti persentase pemenuhan indikator perangkat lunak Senayan Library Management System adalah 100%. Bagi perangkat lunak otomasi Integrated Library System, dari 4 (empat) indikator migrasi perangkat lunak yang harus dipenuhi, perangkat lunak Integrated Library System memiliki 4, berarti persentase pemenuhan indikator adalah 100%.
Berikut penjelasan mengenai pemenuhan kriteria migrasi perangkat lunak bagi masing-masing perangkat lunak otomasi perpustakaan.
1. Perangkat lunak mampu beradaptasi di lingkungan berbeda a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia dapat beradaptasi pada lingkungan berbeda melalui berbasis browser. Uji coba pada browser dilakukan pada browser Mozilla Firefox, Google Chrome dan Internet Explorer. Data pengujian dapat dilihat dari Tabel berikut.
Tabel 15. Hasil pengujian pada browser oleh SENAYAN 8 Akasia
No. Browser Tampilan Ket
1. Mozilla Firefox
Aplikasi SENAYAN 8 Akasia halaman user dapat tertampil di Mozilla Firefox sebagaimana mestinya.
Berhasil
Aplikasi SENAYAN 8 Akasia halaman admin dapat tertampil di Mozilla Firefox sebagaimana mestinya.
Berhasil
2. Google Chrome
Aplikasi SENAYAN 8 Akasia halaman user dapat tertampil di Google Chrome sebagaimana mestinya.
Berhasil
Aplikasi SENAYAN 8 Akasia halaman admin dapat tertampil di Google Chrome
sebagaimana mestinya.
Berhasil
3. Internet Explorer
Aplikasi SENAYAN 8 Akasia halaman user dapat tertampil di Internet Explorer sebagaimana mestinya.
Berhasil
Aplikasi SENAYAN 8 Akasia halaman admin dapat tertampil di Internet Explorer sebagaimana mestinya.
Berhasil
Dari hasil pengujian dapat dilihat bahwa perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia dapat diakses dan beradaptasi pada lingkungan lainnya, seperti Mozilla Firefox, Google Chrome dan Internet Explorer dengan semestinya.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Perangkat lunak INLISLite v3 dapat beradaptasi pada lingkungan berbeda melalui berbasis browser. Uji coba pada browser dilakukan pada browser Mozilla Firefox, Google Chrome dan Internet Explorer. Data pengujian dapat dilihat dari Tabel berikut.
Tabel 16. Hasil pengujian pada browser oleh INLISLite v3
No. Browser Tampilan Ket
1. Mozilla Firefox
Aplikasi INLISLite v3 halaman user dapat tertampil di Mozilla Firefox sebagaimana mestinya.
Berhasil
Aplikasi INLISLite v3 halaman admin dapat tertampil di Mozilla Firefox sebagaimana mestinya.
Berhasil
2. Google Chrome
Aplikasi INLISLite v3 halaman user dapat tertampil di Google Chrome sebagaimana mestinya.
Berhasil
Aplikasi INLISLite v3 halaman admin dapat tertampil di Google Chrome sebagaimana mestinya.
Berhasil
3. Internet Explorer
Aplikasi INLISLite v3 halaman user dapat
Berhasil
tertampil di Internet Explorer sebagaimana mestinya.
Aplikasi INLISLite v3 halaman admin dapat tertampil di Internet Explorer sebagaimana mestinya.
Berhasil
Dari hasil pengujian dapat dilihat bahwa perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia dapat diakses dan beradaptasi pada lingkungan lainnya, seperti Mozilla Firefox, Google Chrome dan Internet Explorer dengan semestinya.
2. Kecepatan waktu menginstal
a. Perangkat Lunak SENAYAN 8 Akasia
Pada SENAYAN 8 Akasia dapat menginstal secara tahapan yang memerlukan waktu pemrosesan dengan membutuhkan aplikasi yang dibutuhkan perangkat lunak. Pihak pengembang juga menyediakan install sistem SENAYAN 8 Akasia dengan portable atau siap digunakan untuk sistem operasi Windows dan LINUX. Namun portable ini terbagi 2 system type yaitu 32-bit dan 64-bit, sehingga pengguna harus menyesuaikan system type PC mereka dalam menggunakan portable SENAYAN 8 Akasia. Dengan adanya portable ini, pengguna tidak perlu melakukan tahapan dalam menginstal karena sistem portable ini siap pakai. Jika ingin menerapkan pada perpustakaan sebaiknya menggunakan tahapan menginstal seperti biasa agar database merekat pada PC.
Sebelum mengunduh pada situs web SENAYAN 8 Akasia, sesuaikan terlebih dahulu spesifikasi kebutuhan dari perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Pada INLISLite v3 dalam penginstalannya menyediakan secara portable dan source code. Pihak pengembang menyiapkan versi 3 ini dengan portable dan source code untuk sistem operasi Windows dan Linux. Jika source code diimplementasikan untuk lekat pada PC. Sedangkan perolehan INLISLite v3 secara portabel, pengguna tidak akan memerlukan tahapan penginstalan karena perangkat lunak siap dipakai. Jika ingin menerapkan pada perpustakaan sebaiknya menggunakan source code agar database merekat pada PC. Alangkah baiknya menyesuaikan dengan spesifikasi standar penggunaan perangkat lunak.
3. Kemampuan perangkat lunak berbagi sumber daya dalam satu lingkungan berdampingan perangkat lunak lainnya
a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Perangkat lunak SENAYAN Akasia dapat berdampingan dengan perangkat lunak lain pada satu komputer dan sumberdaya atau kesamaan basisdata yang digunakan. Namun ketika berbagi dengan perangkat lunak lain sebaiknya memerlukan penambahan kapasitas memori pada Harddisk, sebab dibutuhkan memori cukup untuk menampung data dari kedua perangkat.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Begitu pula dengan perangkat lunak INLISLite v3 dapat berdampingan dengan perangkat lunak lain dan berdampingan pada basis data yang sama. Akan
tetapi, memerlukan memori Harddisk lebih besar untuk menampung data dari kedua perangkat lunak.
Gambar 18. SENAYAN 8 Akasia dan INLISLite v3berbagi basis data 4. Kemampuan perangkat lunak untuk digunakan sebagai pengganti
perangkat lunak lainnya
a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Sebuah perangkat yang baik juga memerlukan fitur Export Data dan Impor Data, dimana dapat berguna bila mengganti dengan perangkat lunak lainnya.
SENAYAN 8 Akasia ini, selain adanya fitur penginputan data juga memiliki fitur Export Data dan Impor Data yang berguna sebagai penyimpan data dalam bentuk Microsoft Excel, Microsoft Word dan Notepad. Export Data merupakan bentuk keluaran data dari penginputan sedangkan Impor Data merupakan hasil dari penginputan dalam bentuk dokumen di impor ke sistem. Layanan Export dan impor data terdapat pada layanan menu bibliography dan keanggotaan. Dengan adanya Export Data dan Import Data pada perangkat lunak membantu pergantian dengan perangkat lunak lainnya. Namun ketika akan melakukan impor pada
sistem lainnya sebaiknya menyesuaikan format yang dibutuhkan perangkat lunak lainnya.
Gambar 19. Export Data pada layanan fitur SENAYAN 8 Akasia
Gambar 20. Impor data pada layanan fitur SENAYAN 8 Akasia
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Sebuah perangkat yang baik juga memerlukan fitur Export Data dan Impor Data, dimana dapat berguna bila mengganti dengan perangkat lunak lainnya.
Aplikasi INLISLite v3 selain adanya fitur penginputan data juga memiliki fitur Export Data dan Impor Data yang berguna sebagai penyimpan data dalam bentuk Microsoft Excel, Microsoft Word dan XML. Export data terdapat pada fitur daftar koleksi, anggota, katalog dan lainnya sedangkan impor pada aplikasi sub menu Import data dari excel pada bagian fitur pengolahan data.Dengan adanya Export Data dan Import Data pada perangkat lunak membantu pergantian dengan perangkat lunak lainnya.Namun ketika akan melakukan impor pada sistem lainnya sebaiknya menyesuaikan format yang dibutuhkan perangkat lunak lainnya.
Gambar 21. Export Data pada layanan fitur INLISLite v3
Gambar 22. Impor data pada layanan fitur INLISLite v3 4.3.6 Kemudahan Pengguna (Usability)
Hasil pengumpulan data untuk kriteria evaluasi kemudahan pengguna (Usability) dapat dilihat pada Tabel, berikut.
Tabel 17. Indikator evaluasi kemudahan pengguna (usability)
No. Indikator yang diukur SENAYAN 8
Akasia INLIS Lite v3
Sub Modul Indikator Ya Tidak Ya Tidak
1. Understandibility Perangkat lunak yang dibuat pengguna dapat dipahami
√ - √ -
2. Operabilitas Kemudahan dalam operasi perangkat lunak
√ - √ -
3. Attractiveness Tampilan form-form perangkat lunak menarik pengguna
√ - √ -
Dari 3 (tiga) indikator aspek kemudahan pengguna perangkat lunak otomasi yang harus dipenuhi, perangkat lunak Senayan Library Management System memiliki 3 indikator, berarti persentase pemenuhan indikator perangkat
lunak Senayan Library Management System adalah 100%. Bagi perangkat lunak otomasi Integrated Library System, dari 3 (tiga) indikator kemudahan pengguna yang harus dipenuhi, perangkat lunak Integrated Library System memiliki 3, berarti persentase pemenuhan indikator adalah 100%.
Berikut penjelasan mengenai pemenuhan kriteria kemudahan pengguna bagi masing-masing perangkat lunak otomasi perpustakaan.
1. Perangkat lunak yang dibuat pengguna dapat memahaminya a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Interaksi antara pengguna dengan perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia mudah dipahami namun setelah penginstalan, bahasa perangkat lunak diganti terlebih dahulu ke dalam Bahasa Indonesia agar dapat dipahami oleh pengguna.Pada tampilan awal fitur-fitur cukup jelas dan mudah dipelajari. Pada dashboard terdapat tampilan dari total koleksi, total item, lent dan koleksi ada.
Selain itu pada menu bilah kiri terdapat fitur seputar perpustakaan yaitu penggolaan admin, dashboard, OPAC, bibiography, sirkulasi, keanggotan master file, inventarisasi, sistem, pelaporan, kendali terbitan berseri dan logout.
b. Perangkat Lunak INLISLite v3
Pengguna dapat merasakan kemudahan berinteraksi dengan INLISLite v3 karena menggunakan Bahasa Indonesia, fitur-fitur yang ditampilkan sudah jelas, dan mudah dipahami. Pengguna dihadapkan pada tampilan awal INLISLite v3 dengan fitur-fitur cukup jelas dan mudah untuk dipelajari oleh pengguna. Fitur-fitur utama menyediakan seputar jumlah judul, koleksi digital, jumlah eksemplar dan anggota. Selain itu menu bilah kiriterdapat fitur seputar perpustakaan yang
terpapar jelas seperti akuisisi, katalog, keanggotaan, sirkulasi, locker, survey, buku tamu, OPAC, layanan koleksi digital, baca ditempat, laporan dan administrasi. Fitur langsung didapat pada pada browser yang digunakan.
2. Kemudahan dalam operasi perangkat lunak a. Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia
Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia mudah dioperasikan oleh pengguna karena di halaman yang ditampilkan fitur-fitur yang jelas, terstruktur rapi dan menggunakan bahasa yang dimengerti oleh pengguna. Susunan fitur-fitur yang terstruktur seperti bibliography memiliki sub fitur yang tersusun bagian-bagian pengolahan pada fitur tersebut, sama dengan fitur yang lainnya sudah disusun sedemikian rupa. Sehingga hal ini memudahkan pengguna untuk mengoperasikan aplikasi tanpa harus bingung mencari-cari fitur yang diinginkan. Kemudahan bahasa yang digunakan cukup membantu pengguna sebab SLIMS menggunakan dua belas bahasa sehingga dapat digunakan oleh pengguna luarnegeri.
Perangkat lunak SENAYAN 8 Akasia mudah dioperasikan oleh pengguna karena di halaman yang ditampilkan fitur-fitur yang jelas, terstruktur rapi dan menggunakan bahasa yang dimengerti oleh pengguna. Susunan fitur-fitur yang terstruktur seperti bibliography memiliki sub fitur yang tersusun bagian-bagian pengolahan pada fitur tersebut, sama dengan fitur yang lainnya sudah disusun sedemikian rupa. Sehingga hal ini memudahkan pengguna untuk mengoperasikan aplikasi tanpa harus bingung mencari-cari fitur yang diinginkan. Kemudahan bahasa yang digunakan cukup membantu pengguna sebab SLIMS menggunakan dua belas bahasa sehingga dapat digunakan oleh pengguna luarnegeri.