HASIL DAN PEMBAHASAN
7.1 Perilaku Keputusan Pembelian
7.1.3 Evaluasi Alternatif
Evaluasi alternatif dapat didefinisikan sebagai proses dimana suatu alternatif pilihan dievaluasi dan dipilih untuk memenuhi kebutuhan konsumen.
Kompleksitas dari evaluasi alternatif akan bervariasi bergantung pada proses yang diikuti konsumen dalam mengambil keputusan mereka. Ketika pengambilan keputusan bersifat kebiasaan, evaluasi alternatif hanya akan melibatkan konsumen yang membentuk niat untuk membeli kembali produk yang sama seperti sebelumnya yang dalam penelitian ini adalah minuman serbuk instan.
Mendiagnosis evaluasi alternatif dapat diketahui dari faktor-faktor yang menjadi pertimbangan dalam mengkonsumsi produk minuman serbuk instan.
Tabel 19. Pertimbangan Konsumen dalam Mengkonsumsi Minuman Serbuk Marimas, Januari – Maret 2006
Pertimbangan
Jumlah Responden Total Jumlah Responden Bogor Jakarta
N % N % N %
Rasanya enak 4 13,33 16 17,78 20 16,67 Mereknya terkenal - - 8 8,89 8 6,67 Mudah diperoleh 3 10,00 8 8,89 11 9,17 Rasanya bermacam -macam 11 36,67 24 26,67 35 29,16 Kualitas terjamin - - 3 3,33 3 2,50 Harga terjangkau 10 33,33 29 32,22 39 32,50 Lainnya 2 6,67 2 2,22 4 3,33
Total 30 100,00 90 100,00 120 100,00
Berdasarkan Tabel 19 harga yang terjangkau merupakan pertimbangan utama yang dipilih oleh responden dalam mengkonsumsi minuman serbuk instan Marimas. Pertimbangan kedua adalah tersedianya variasi rasa yang bermacam-macam. Hal ini didukung juga oleh rasa enak yang menjadi pertimbangan selanjutnya.
Pertimbangan konsumen dalam mengkonsumsi minuman serbuk instan dengan merek lain adalah karena rasa yang enak. Hal ini, menjadi pertimbangan konsumen dalam mengkonsumsi minuman serbuk instan untuk hampir semua merek yakni Hore, Jasjus, Mariteh, Teh Sisri dan lainnya, sedangkan Segarsari memiliki proporsi yang sama untuk semua pertimbangan yang dipilih oleh konsumen.
Tabel 20. Pertimbangan Konsumen dalam Mengkonsumsi Minuman Serbuk Instan dengan Merek Lain, Januari – Maret 2006 Pertimbangan
Hore Segarsari Jasjus Teh Sisri Mariteh Lainnya
Bgr Jkt Total Bgr Jkt Total Bgr Jkt Total Bgr Jkt Total Bgr Jkt Total Bgr Jkt Total
N N N % N N N % N N N % N N N % N N N % N N N %
Rasanya
enak 2 10 12 28,57 1 - 1 25,00 2 10 12 54,54 - 2 2 66,67 1 1 2 75,00 9 9 18 52,95 Mereknya
terkenal 1 7 8 19,05 - - - - 1 - 1 4,55 - - - - - - - - 2 2 4 11,76
Mudah
diperoleh 4 4 8 19,05 - 1 1 25,00 1 1 2 9,09 - - - - - - - - - 4 4 11,76 Rasanya
bermacam-macam
- 9 9 21,43 - - - - - 2 2 9,09 - 1 1 33,33 - - - - - - - - Kualitas
terjamin - 1 1 2,38 - 1 1 25,00 - 1 1 4,55 - - - - - 1 1 25,00 2 1 3 8,82 Harga
terjangkau 1 3 4 9,52 - - - - - 4 4 18,18 - - - - - - - - - 2 2 5,89
Lainnya - - - - - 1 1 25,00 - - - - - - - - - - - - 2 1 3 8,82
Total 8 34 42 100,00 1 3 4 100,00 4 18 22 100,00 - 3 3 100,00 1 2 3 100,00 15 19 34 100,00
76
7.1.4 Pembelian
Tindakan pembelian adalah tahap besar terakhir di dalam model perilaku konsumen. Tahap evaluasi merupakan tahap dimana konsumen membentuk preferensi atas merek-merek dalam kumpulan pilihan. Konsumen mungkin akan membentuk niat untuk membeli produk yang paling disukai. Namun, terdapat dua faktor yang berada diantara niat pembelian dan keputusan pembelian. Faktor pertama adalah sikap orang lain yang dapat mengurangi atau meningkatkan alternatif yang disukai oleh konsumen. Faktor kedua adalah faktor situasi yang tidak diantisipasi yang dapat muncul dan mengubah niat pembelian.
Tabel 21. Perencanaan Pembelian Minuman Serbuk Instan Marimas, Januari – Maret 2006
Perencanaan Pembelian
Jumlah Responden Total Jumlah Responden Bogor Jakarta
N % N % N %
Merencanakan terlebih dahulu untuk membelinya
1 3,33 28 31,11 29 24,16 Mendadak/tanpa perencanaan 29 96,67 62 68,89 91 75,84
Total 30 100,00 90 100,00 120 100,00
Tabel 21 menunjukkan perencanaan pembelian minuman serbuk instan Marimas yang dilakukan oleh konsumen, dimana umumnya dilakukan secara mendadak/tanpa perencanaan yang dinyatakan oleh 91 responden (75,84 persen). Hal ini menunjukkan bahwa minuman serbuk instan Marimas merupakan barang convenience yang bersifat barang impulse, artinya dibeli berdasarkan keinginan seketika, tanpa perencanaan atau usaha pencarian.
Pengaruh lingkungan yang dapat mengurangi atau meningkatkan alternatif yang disukai oleh konsumen terhadap pembelian minuman serbuk instan tidak banyak memberi pengaruh. Besarnya pengaruh lingkungan ditunjukkan oleh Tabel 22.
Tabel 22. Pengaruh Lingkungan terhadap Keputusan Pembelian Minuman Serbuk Instan, Januari – Maret 2006
Aspek yang Mempengaruhi
Jumlah Responden Total Jumlah Responden
Pengaruh lingkungan disini berasal dari teman atau keluarga yang menunjukkan hampir 60 persen dari total persentase responden menyatakan bahwa teman atau keluarga tidak memberi saran dalam keputusan pembelian.
Namun demikian, tidak sedikit pula teman dan keluarga memberi pengaruh dengan memberitahu responden bahwa mereka telah mencobanya yang dinyatakan oleh hampir 20 persen dari total responden. Sehingga dalam proses pengambilan keputusan dalam pembelian minuman serbuk instan banyak dilakukan oleh diri sendiri yang dinyatakan oleh 111 responden (92,5 persen).
Tabel 23. Pengambilan Keputusan dalam Pembelian Minuman Serbuk Instan, Januari – Maret 2006
Pengambilan Keputusan
Jumlah Responden Total Jumlah Responden
Faktor situasi yang tidak diantisipasi yang dapat muncul dan mengubah niat pembelian yang ditanyakan kepada responden adalah bagaimana sikap mereka bila minuman serbuk instan Marimas untuk sementara waktu tidak tersedia di pasaran. Hasil survey terhadap 120 responden menunjukkan bahwa
108 responden (90 persen) menyatakan sikapnya untuk membeli minuman serbuk dengan merek berbeda, sisanya sebesar 12 responden (10 persen) menyatakan sikapnya untuk tidak membeli minuman serbuk Marimas untuk sementara waktu. Hal ini dapat menjadi masukkan bagi perusahaan Marimas agar menjaga kontinuitas pasokan khususnya untuk wilayah Jakarta dan Bogor.
Tabel 24. Sikap Konsumen Bila Minuman Serbuk Instan Marimas untuk Sementara Waktu Tidak Tersedia di Pasaran, Januari – Maret 2006 Sikap Konsumen
Jumlah Konsumen Total Jumlah Konsumen Bogor Jakarta
N % N % N %
Membeli minuman serbuk instan
dengan merek berbeda 29 96,67 79 87,78 108 90,00 Tidak membeli minuman serbuk
instan Marimas untuk sementara waktu
1 3,33 11 12,22 12 10,00
Total 30 100,00 90 100,00 120 100,00
7.1.5 Hasil
Setelah melewati proses keputusan dalam tahap pembelian, konsumen akan merasakan dampak pada apakah konsumen bersangkutan puas atau tidak puas dengan pembeliannya. Keyakinan dan sikap yang terbentuk pada tahap ini akan langsung mempengaruhi niat pembelian masa yang akan datang, komunikasi lisan dan perilaku keluhan.
Konsumen yang merasakan kepuasan terhadap minuman serbuk instan akan lebih sulit untuk mengubah pilihan produk atau mereknya. Kepuasan yang tinggi menciptakan kelekatan emosional terhadap merek minuman serbuk instan tertentu, bukan hanya kesukaan/preferensi rasional. Hasilnya adalah kesetiaan pelanggan yang tinggi. Berdasarkan analisis yang telah dilakukan pada tahap sebelumnya yakni sikap konsumen bila minuman serbuk instan Marimas untuk sementara waktu tidak tersedia di pasaran, menunjukkan sekitar 90 persen konsumen akan membeli minuman serbuk instan dengan merek berbeda. Hal ini dapat menunjukkan kecenderungan sikap konsumen yang tidak begitu puas
setelah melakukan pembelian minuman serbuk Marimas. Hal ini juga dapat mengindikasikan rendahnya tingkat loyalitas konsumen terhadap minuman serbuk instan Marimas.
Berdasarkan hasil survey dalam penelitian ini, dari 108 responden yang menyatakan sikapnya untuk membeli minuman serbuk instan merek lainnya sebanyak 42 responden (38,89 persen) menyatakan akan membeli minuman serbuk Hore. Hal ini menunjukkan bahwa di lokasi survey minuman serbuk instan Marimas mendapatkan persaingan yang tinggi dari merek Hore. Urutan kedua sebanyak 34 responden (31,48 persen) memilih merek lainnya (yakni merek yang tidak termasuk dalam objek penelitian ini), sedangkan urutan ketiga sebanyak 22 responden (20,37 persen) akan memilih minuman serbuk dengan merek Jasjus.
Tabel 25. Banyaknya Konsumen Marimas yang Memilih Minuman Serbuk Instan dengan Merek Lain, Januari – Maret 2006
Merek Minuman Serbuk Instan dengan Merek
Lain
Konsumen yang Fleksibel terhadap Minuman Serbuk Instan
dengan Merek Lain