• Tidak ada hasil yang ditemukan

Bagan 3.1 Proses Analisis Data Kualitatif

1. Frame Berita 7

“Menampilkan citra kepedulian ERAMAS terhadap korban kebakaran”

2. Bukti frame

“Sebagai bentuk keprihatinan, pada Jumat (23/2) Tim ERAMAS memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang meludeskan 12 rumah warga tersebut. Diwakili H Mustafa Bakri Nasution. Tim ERAMAS memberikan bantuan langsung kepada korban kebakaran. Dari pantauan wartawan, tim memberikan bantuan berupa selimut, sak semen, kodi seng, kain sarung hingga sembako. Kepedulian ERAMAS ini patut diapresiasi karena terbilang sigap mengenai hal ini,” kata Takdir. Takdir yang juga Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Mandailing Natal itu

menilai yang sudah dilakukan Eramas sebagai salah satu bukti kepedulian yang tidak pandang bulu. “Tidak pandang bulu dimana, golongan mana pun.”

a. Define problems

Pada foto berita Waspada Online menampilkan lima orang pria yang berdiri di belakang meja dan dua orang wanita, seorang pria paruh baya mengenakan lobe putih dari mereka terlihat dalam gambar hendak menyalami seorang wanita berkerudung. Perwakilan tim ERAMAS datang ke lokasi musibah kebakaran yang terjadi pada tanggal 19 Februari 2018 di simpang Gambir Mandailing Natal. Waspada Online mengatakan mereka membawakan beberapa bantuan dalam bentuk barang fisik namun tidak mencantumkan jumlahnya.

“Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah menyampaikan keprihatinan mendalam atas musibah kebakaran di Simpang Gambir, Mandailing Natal pada Senin (19/2) sore. Sebagai bentuk keprihatinan, pada Jumat (23/2) Tim Eramas memberikan bantuan kepada korban kebakaran yang meludeskan 12 rumah warga tersebut.

Diwakili H Mustafa Bakri Nasution, Tim ERAMAS memberikan bantuan langsung kepada korban kebakaran. Dari pantauan wartawan, tim memberikan bantuan berupa selimut, sak semen, kodi seng, kain sarung hingga sembako.”

b. Diagnose Causes

Sosok Edy Rahmayadi dan Musa rajeckshah tidak ditampilkan dalam foto berita, namun dalam isi berita mereka mencantumkan pesan dari Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah kepada korban. Waspada Online mengkonstruksi bahwa kepedulian ERAMAS tidak pandang bulu, hal tersebut dituturkan oleh pimpinan pondok pesantren Musthafawiyah serta tokoh pemuda setempat yang mengapresiasi tindakan tim ERAMAS.

“Mudah-mudahan kita semua diberi ketabahan,” kata Mustafa Bakri Nasution yang juga Pimpinan Ponpes Musthafawiyah Purba Baru itu.

Menyikapi kepedulian itu, tokoh muda Mandailing Natal Takdir Siregar SH turut memberikan apresiasi. “Pertama sekali saya juga turut prihatin atas musibah yang menima saudara-saudara kami di Simpang Gambir.

Kepedulian Eramas ini patut diapresiasi karena terbilang sigap mengenai hal ini,” kata Takdir.”

c. Make Moral Judgement

Bentuk keprihatinan ERAMAS kepada para korban sangat terasa dari redaksional judul serta bentuk isi kalimat dari tokoh setempat yang merasa terbantu dan diperhatikan oleh ERAMAS. Tokoh masyarakat setempat juga merasakan bahwa kepedulian ERAMAS tidak memandang bulu serta sigap dalam membantu masyarakat.

“Takdir yang juga Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Mandailing Natal itu menilai yang sudah dilakukan Eramas sebagai salah satu bukti kepedulian yang tidak pandang bulu. “Tidak pandang bulu dimana, golongan mana pun. Hal-hal seperti ini yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat Madina,” kata Takdir.”

d. Treatment Reccomendation

Masyarakat madina berharap agar tindakan yang dilakukan ERAMAS terus berlanjut ketika mereka terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara.

Memperhatikan setiap sudut masyarakat Sumatera Utara tanpa terkecuali. Baik itu memperhatikan pembangunan maupun sosial di Madina.

“Takdir yang juga Ketua Gerakan Pemuda Nusantara (GPN) Mandailing Natal itu menilai yang sudah dilakukan Eramas sebagai salah satu bukti kepedulian yang tidak pandang bulu. “Tidak pandang bulu dimana, golongan mana pun. Hal-hal seperti ini yang sangat dibutuhkan masyarakat khususnya masyarakat Madina,” kata Takdir. Menurutnya kepedulian itu perlu dipertahankan hingga saatnya nanti Eramas terpilih pada Pilgubsu 27 Juni 2018. “Dan yang perlu diperhatikan jangan pernah melupakan Madina seperti yang sebelumnya yang jarang memperhatikan pembangunan dan sosial di Madina,” tukas Takdir.”

Tabel 4.9

ERAMAS Peduli Korban Kebakaran Simpang Gambir Madina Define Problems

(Pendefinisian Masalah)

Perwakilan tim ERAMAS datang ke lokasi musibah kebakaran yang terjadi pada tanggal 19 Februari 2018 di simpang Gambir Mandailing Natal.

Waspada Online mengatakan mereka membawakan beberapa bantuan.

Diagnose Causes (Memperkirakan Masalah)

Waspada Online mengkonstruksi bahwa kepedulian ERAMAS tidak pandang bulu, hal tersebut dituturkan oleh pimpinan pondok pesantren Musthafawiyah serta tokoh pemuda setempat yang mengapresiasi tindakan tim ERAMAS.

Make Moral Judgement (Membuat Keputusan Moral)

Bentuk keprihatinan ERAMAS kepada para korban sangat terasa dari redaksional judul serta bentuk isi kalimat dari tokoh setempat yang merasa terbantu dan diperhatikan oleh ERAMAS.

Treatment Reccomendation (Menekankan Penyelesaian)

Masyarakat madina berharap agar tindakan yang dilakukan ERAMAS terus berlanjut ketika mereka terpilih menjadi Gubernur Sumatera Utara.

4.3 Pembahasan

Pemilihan Waspada Online sebagai subjek penelitian pada penelitian ini memiliki beberapa alasan. Waspada Online memiliki kantor pusat di Medan, Sumatera Utara. Waspada Online sebagai media lokal diharapkan dapat lebih intens mencari informasi yang lebih banyak, akurat dan cepat daripada media mainstream. Waspada Online merupakan media pertama di Sumatera Utara yang resmi berdiri pada 11 januari 1997.

Pemilihan Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah sebagai objek penelitian pada penelitian ini berdasarkan alasan: Sebagai calon dengan partai pengusung terbanyak antara lain Partai Perindo, Golkar, Gerindra, PKS, PAN, dan Nasdem.

ERAMAS juga merupakan calon dengan elektabilitas tertinggi hingga tanggal 10- Maret 2018 yaitu dengan persentase 33,1% survei dilakukan oleh Media Survei Nasional (Median) dilakukan pada 16-25 Januari 2018 dengan sampel 1.200 warga Sumut yang telah memiliki hak pilih. Teknik menggunakan multistage random sampling, dengan margin of error sebesar 3,4% pada tingkat kepercayaan 95%, dan quality control 20%. Menjadi menarik bagi peneliti untuk melihat bagaimana Media online lokal tertua melihat Pemilu di provinsinya dan apa yang ingin disampaikan kepada para pembacanya tentang pasangan calon yang memiliki elektabilitas tertinggi.

Waspada online memiliki banyak rubrik, yang menjadi fokus peneliti ada 3 rubrik diantaranya Pemilu, Fokus Redaksi, dan Sumut. Dari hasil pengamatan peneliti tentang rubrik pemilu merupakan rubrik berita yang berisi tentang pemilu, pasangan calon pemilu dan partai politik. fokus redaksi merupakan rubrik yang menaungi berita yang dianggap penting di dalamnya dimana Fokus Redaksi sebagai bentuk notice kepada pembaca, rubrik Fokus Redaksi akan selalu menggandeng rubrik lainnya sebagai bentuk pemetaan berita. Serta rubrik Sumut yang berisikan tentang berita yang terjadi di Sumatera Utara.

Penemuan awal penelitian sudah diketahui untuk selanjutnya adalah pembahasan yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana Waspada Online memaknai, memahami dan mengontruksi Edy Rahmayadi dan Musa rajekshah.

Serta untuk melihat perspektif yang ditampilkan Waspada Online dalam memberitakan Edy Rahmayadi dan Musa Rajekshah.

Media massa pada dasarnya adalah media diskusi publik tentang sesuatu masalah yang melibatkan tiga pihak: wartawan, sumber berita, dan narasumber.

Ketiga pihak itu mendasarkan keterlibatannya pada masing-masing dan hubungan di antara mereka terbentuk melalui operasionalisasi teks yang mereka konstruksi.

Wacana berita semacam arena perang simbolik antara pihak-pihak yang berkepentingan. Masing-masing pihak memberikan perspektif untuk memberikan pemaknaan terhadap isu, namun dalam hal ini, baik itu wartawan, sumber berita, dan narasumber sependapat, hal ini mencerminkan sikap dari media tersebut yaitu Waspada Online pro terhadap pasangan calon ERAMAS.

Frame Berita 1

Menonjolkan citra pendukung ERAMAS sangat antusias menyambut deklarasi damai serta Citra kompetensi KPU dan Bawaslu sebagai penyelenggara yang akan mengawal secara maksimal kampanye di Sumut

Frame Berita 2

Menonjolkan citra ERAMAS yang disiplin

Frame Berita 3

Menampilkan citra Edy Rahmayadi yang toleran

Frame Berita 4

Menampilkan citra Edy Rahmayadi yang ramah serta membaur dengan masyarakat

Frame Berita 5

Edy Rahmayadi sangat dikagumi oleh pedagang

Frame Berita 6

Penonjolan konteks pidato Edy Rahmayadi

Frame Berita 7

Menampilkan citra kepedulian ERAMAS terhadap korban kebakaran

Isu utama yang paling sering ditonjolkan dalam berita yang telah dianalisis adalah tentang citra sosok Edy Rahmayadi, baik itu kepribadian maupun perilaku.

Berita yang membahas isu-isu ini berisi tanggapan-tanggapan oleh masyarakat yang sangat mendukung penuh dan sangat mengharapkan kemenangan Edy Rahmayadi. Menjadi menarik membahas bagaimana berita berita tentang citra sosok Edy Rahmayadi selalu bervariasi mulai dari penggambaran yang tepat waktu, peduli, empati, bersahaja, rendah hati, dan beberapa sifat baik lainnya yang sudah dijabarkan. Hal itu tak lain untuk menepis anggapan yang bergulir di masyarakat saat ini tentang pribadi Edy Rahmayadi yang dianggap keras, kasar dan semena-mena seperti dalam video yang beredar saat Edy Rahmayadi menjabat Pangdam I Bukit Barisan yang berseteru dengan pengunjuk rasa di depan gedung DPRD Sumut dalam sengketa lahan di Ramunia. Namun dalam berita yang disajikan Waspada Online hal tersebut tidak pernah dibahas, Waspada Online hanya menggambarkan relawan yang menepis anggapannya selama ini tentang Edy Rahmayadi. Menelisik pada setiap berita yang telah di analisis, peneliti melihat penonjolan sosok Edy Rahmayadi dalam tiap-tiap berita sangat berpihak dan mendukung kepada Paslon Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah, serta sosok Edy Rahmayadi selalu ditampilkan sebagai sosok utama dalam isi setiap berita yang sudah di analisis. Penonjolan karakter yang dilakukan waspada mengisyaratkan keberpihakannya terhadap pasangan calon yang satu ini, hal tersebut dapat dilihat berdasarkan hasil penelitian dari 7 berita yang telah dianalisis dengan menggunakan metode Robert N. Entman.

Tabel 4.10

Framing ERAMAS dalam Media Waspada Online Define Problems

(Pendefinisian Masalah)

Waspada Online mengajak pembaca untuk melihat kegiatan kegiatan Edy Rahmayadi saat deklarasi kampanye Damai, pergi berkunjung ke pasar, dan membantu masyarakat yang terkena musibah

Pribadi Edy Rahmayadi dari keseluruhan berita menggambarkan pribadi yang santun, rendah hati, berwibawa, disiplin, dan merakyat.

Treatment Reccomendation (Menekankan Penyelesaian)

Untuk memperkenalkan calon Gubernur dan Wakil Gubenur serta meyakinkan para pemilih dalam memilih Edy Rahmayadi dan Musa Rajeckshah saat Pemilu serentak di Sumatera Utara tahun 2018

Frame yang dibentuk oleh Waspada Online secara garis besar menggambarkan pribadi Edy Rahmayadi sebagai pribadi yang santun, rendah hati, berwibawa, disiplin, dan merakyat guna meyakinkan para pemilih saat Pemilu serentak di Sumatera Utara tahun 2018.

Dalam pembentukan dan penulisan berita, secara sadar atau tidak sadar akan melibatkan nilai-nilai tertentu yang dimiliki wartawan dan latar belakang kepemilikan sebuah media, sehingga mustahil berita merupakan pencerminan realitas. Realitas yang sama bisa jadi menghasilkan berita yang berbeda, karena adanya cara pandang yang berbeda. Berita bersifat subjektif karena saat melihat realitas wartawan atau media melihat dengan perspektif dan pertimbangan subjektif. Namun dalam pandangan konstruksionis, perbedaan antara realitas yang sesungguhnya dengan berita tidak dianggap “kesalahan”, tetapi suatu kewajaran karena berita adalah produk jurnalistik bukan “representasi” dari realitas.

Potensi konstruksi realitas yang dibentuk oleh media sangat besar.

Menekankan isu isu tertentu yang kemudian mampu untuk menggiring persepsi publik, potensi ini kemudian digunakan untuk kepentingan individu ataupun beberapa golongan tertentu sebagai alat kampanye. Pemilik media tentu membutuhkan biaya untuk membesarkan medianya serta agar dapat terus survive dalam persaingannya dengan media lain. Kerjasama antara pemilik media dengan individu ataupun golongan tertentu bukan suatu hal yang mustahil mengingat keduanya saling membutuhkan.

BAB V

SIMPULAN DAN SARAN