Dalam Festival Qosidah Rebana Kreatif 2016 ini, tim gambus IIKSMI membawakan tiga lagu andalan mereka, yaitu Mayal-mayal, Kun Anta dan Shalawat Cinta. Tidak kurang dari 20 menit tampil mereka berhasil mem- buai dan menghipnotis penonton.
Penampilan apik ini ditunjang dengan komunikasi interaktif voka- lis dengan penonton yang sesekali membangkitkan semangat untuk bernyanyi bersama. Bahkan tak sedikit penonton yang meminta tim gambus IIKSMI untuk meneruskan penampilan- nya meski telah menuntaska tiga lagu. “Alhamdulillah, kami bersyukur bila
masyarakat dapat menikmati penampi- lan tim gambus IIKSMI,” ungkap Ketua Umum IIKSMI Lifah Ahmed Vaival.
Meski mulai banyak undangan untuk mengisi acara, sambung Lifah, namun anggota tim gambus IIKSMI tak lupa menjalankan kodratnya sebagai ibu rumah tangga. Mengurus suami dan anak-anak tetap menjadi prioritas utama.
Dalam lima tahun terakhir, kiprah tim gambus IIKSMI memang menda- pat sambutan positif dari masyarakat. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya undangan untuk menjadi bintang tamu. “Jadi makin ke sini sangat ekstra dalam mengatur jadwal, karena harus kami cocokkan dengan jadwal para ibu yang juga punya tugas wajib di rumah,” tambah Ketua Bidang So- sial Budaya IIKSMI Aliya Aguswinarto Putradjaka.
Pada November lalu, tim gambus IIKSMI tampil sebagai bintang tamu dalam kegiatan tingkat provinsi. Setelah itu banyak tawaran tampil di
sejumlah daerah, namun tidak semua mereka terima karena harus me- nyesuaikan waktu para anggotanya.
“Karena kami ingin produktif dalam berkarya namun juga amanah dalam mengemban tugas rumah tangga. Jadi harus pintar-pintar membagi waktu antara berkarya dan tugas rumah tangga,” tuturnya.
Tren positif mereka raih berkat latihan rutin tiap minggu hingga dapat menguasai puluhan lagu dengan improvisasi spontan. Sejumlah prestasi pun berhasil diraih tim gambus IIKSMI, salah satunya menjadi yang terbaik dalam ajang Icon Jimbe di Gresik.
Sementara itu, Koordinator Maulid Fair 2016 Sutrisno menilai tim gambus IIKSMI pantas digangrungi karena penampilan apik mereka di panggung. “Mereka bisa menyanyikan beberapa lagu dengan improvisasi dan spontani- tas yang bagus. Terpenting mereka memiliki ciri khas yang benar-benar menggambarkan identitas gambus,” kata Ari. (bwo/SG)
K
erukunan Istri Karyawan Semen Tonasa (KIKST) merayakan hari jadi ke-16 dengan penuh ke- gembiraan. Memasuki usia yang terbilang remaja, panitia ulang tahun mengangkat tema ‘KIKST Memantap- kan Langkah Menuju Keluarga Bahagia dan Sejahtera Bersama Keluarga Besar Semen Tonasa’. Perayaan yang terse- lenggara di Auditorium Kantor Pusat Semen Tonasa, Kamis (22/9), itu dihadiri jajaran direksi Semen Tonasa beserta staf, penasihat KIKST, istri Wakil Bupati Pangkep Syahban Sammana Tenriani Syahban, istri Dandim 1421 Pangkep Riska Hariati, dan istri Plt Sekda Pang- kep Ardiana Ariin.Dalam sambutannya, Ketua KIKST Ulvie Yuniati Unggul Attas mengatakan, menapak usia 16 tahun ini KIKST akan terus berperan aktif dalam memberikan kontribusi positif bagi para anggota, lebih luas lagi bagi keluarga besar Semen Tonasa dan seluruh masyarakat yang ada di sekitar pabrik.
Ia juga mengajak seluruh anggota untuk meningkatkan kebersamaan agar KIKST ke depan semakin kompak, solid dan maju. “Karena saya percaya de- ngan semakin kompak dan solidnya kita sebagai organisasi para istri karyawan, maka akan berdampak positif terhadap dukungan para suami yang pada akhir- nya berdampak terhadap peningkatan kinerja perusahaan. Itu secara otomatis akan diikuti oleh peningkatan kese-
jahteraan karyawan dan keluarganya,” papar Ulvie.
Di tempat sama, Ketua Panitia Andi Isfah Amsir Pahlevi dalam laporannya menyampaikan sejumlah kegiatan yang digelar untuk memperingati ulang ta- hun KIKST. Antara lain lomba menyanyi solo antardesa sekitar ring 1, lomba senam poco-poco, dan anjangsana ke Pondok Pesantren Tahidzul Qur’an Al Imam Ashim, Makassar. “Selain itu, berbagai kegiatan selama tahun 2016 bisa berjalan lancar berkat bimbingan, arahan serta bantuan pembina, ibu-ibu penasihat, dan bapak-bapak eleson I, ailiasi dan para karyawan,” tuturnya.
Direktur Utama Semen Tonasa Andi Unggul Attas menyatakan peran KIKST untuk mendukung kinerja perusahaan sangat dibutuhkan. Semua itu bisa diwujudkan dengan terus menyema- ngati para suami. “Bertanggung jawab dan setia kepada suami, bagaimana mengelola keluarga sehingga selalu tercipta lingkungan yang menyenang- kan, bahagia dan sejahtera, serta selalu menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat,” kata Unggul.
Perayaan ultah KIKST di Audito- rium Kantor Pusat Semen Tonasa diisi dengan berbagai hiburan, antara lain lantunan lagu pop dan dangdut oleh juara lomba menyanyi solo, senam poco-poco oleh tim juara, serta pentas drama musikal oleh anggota KIKST.
(why/humas ST)
Genap
16 Tahun
KIKST
Bertekad
Tingkatkan
Kontribusi
WANITA
WANITA
F
orum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKIK SP-G) tak pernah lelah mengajak para anggota- nya agar rutin berolahraga. Organisasi para istri kar- yawan Semen Padang Group ini mewadahi penggemar sejumlah cabang olahraga, antara lain tenis lapangan, tenis meja, voli, bulutangkis, boling, dan senan aerobik, dengan total anggota sekira 300 orang.Keanggotaan dalam bidang olahraga ini berasal dari berbagai kalangan, yakni anggota FKIK, pensiunan, karyawan anak perusahaan dan masyarakat umum. “Setiap anggota membayar iuran sesuai ketentuan. Untuk anggota FKIK yang ikut tenis lapangan membayar iuran sebesar Rp 25 ribu, pen- siunan Rp 15 ribu, umum Rp 15 ribu dan anak perusahaan Rp 25 ribu. Hal itu tergantung dari cabang olahraga yang dige- luti,” ungkap Ketua Bidang Olahraga FKIK, Vera Riki Azwar.
Untuk cabang olahraga tenis meja, anggota hanya mem- bayar Rp 15 ribu dan berlatih rutin hari Selasa-Jumat dari pukul 14.00 hingga 15.00 WIB. Untuk cabang olahraga voli, peserta membayar iuran Rp 15 ribu untuk FKIK dan Rp 20 ribu untuk umum, dengan waktu latihan Senin dan Jumat, pukul 16.00 hingga 18.00 WIB.
Sedangkan untuk cabang bulutangkis, anggota berlatih setiap Selasa dan Jumat, pukul 14.00 hingga 16.30 WIB dengan iuran Rp 20 ribu. Boling latihan tiap Senin, Rabu dan
Jumat dengan iuran Rp 5 ribu, sementara penggemar senam aerobik berlatih setiap Senin, Selasa, Rabu, Kamis dan Jumat, dengan nilai iuran Rp 50 ribu dan Rp 65 ribu.
Iuran dari anggota tadi digunakan untuk memenuhi kebu- tuhan dan peralatan yang dibutuhkan dalam latihan, seperti bola tenis, shuttlecock, dan lainnya.
Selain latihan rutin, anggota FKIK juga sering melakukan perlombaan dan pertandingan persahabatan dengan forum istri karyawan lainnya. “Misalnya dengan karyawati PLN, rumah sakit, BUMNdan dinas terkait lainnya. Baik yang di wilayah Sumbar maupun di luar daerah,” tambahnya.
Sejak berdiri tahun 2000, FKKIK juga pernah meraih pres- tasi dalam berbagai ajang kejuaraan. Misalnya, juara I lomba senam jantung tingkat nasional di Jakarta tahun 2010 dan 2013, juara I senam poco-poco se Kota Padang tahun 2013, dan mewakili Sumatera Barat dalam senam jantung sehat di Jakarta tahun 2010.
Bahkan anggota FKIK juga ada yang turun dalam ajang PON di Jawa Barat beberapa waktu lalu, yaitu mengikuti pertandingan cabang boling. Kegiatan lainnya yang dilaku- kan FKIK untuk meningkatkan prestasi anggota adalah try out dan try in. “Kegiatan itu kita laksanakan dua kali setahun dengan tujuan meningkatkan prestasi anggota di cabang olahraga masing-masing,” jelasnya. (it/SP)