S
udah dapat diperkirakan apa yang bakal terjadi pada 2017 ini. Wajah industri persemenan di tanah air tidak akan banyak berubah. Overcapacity, pertum-buhan permintaan yang lambat, serta tekanan harga masih menjadi isu sentral. Menyusul bakal berop-erasinya sejumlah pabrik baru, fakta yang harus kita hadapi adalah level persaingan yang semakin sengit.Terutama di semester I, ketika anggaran infrastruktur pemerintah belum sepenuhnya cair. Bisa diduga, memban-jirnya pasokan semen di pasar domestik membuat pemain di bisnis ini sulit bernapas. Menjual semen tidak lagi segam-pang beberapa tahun lalu, dan akan semakin sulit hingga lima tahun ke depan.
Semen Indonesia, sebagai penguasa pasar dalam negeri dengan market share 42 persen, ikut berada di tengah-te-ngah pusaran kompetisi ketat tersebut. Tahun 2016 mening-galkan pelajaran penting betapa eisiensi dan sinergi menjadi senjata vital sehingga perusahaan ini mampu memenangi peperangan dan tetap menjadi champion.
Karena itu cost transformation harus dilanjutkan, bahkan dibuat lebih struktural. Bukan lagi sekadar ngirit biaya, tapi menciptakan sebuah struktur baru yang secara permanen membuat seluruh operasional perusahaan jadi lebih hemat. Penerapan cost transformation inilah yang menjadi pembeda Semen Indonesia dengan para pesaing.
Awal 2017 ditandai dengan berlakunya kerja sama operasi (KSO) antara SMI dan Semen Gresik (SG). Mulai detik itu SMI bisa maksimal menjalankan fungsinya sebagai holding company, dan akan fokus pada pemikiran-pemikiran strategis demi pengembangan perusahaan. Sedangkan urusan
ope-rasional menjadi tanggung jawab SG sepenuhnya. KSO juga menegaskan posisi SG sebagai opco, sejajar dengan Semen Padang, Semen Tonasa, serta TLCC Vietnam.
Pemisahan peran holdco dan opco itu membuat masing-masing entitas menjadi lebih kuat, ramping sekaligus lincah. Itu penting karena tahun 2017 ini kita punya sederet skenario bisnis yang mesti diwujudkan. Salah satunya menjadi mar-keter semen di kawasan regional. Jelas, misi ini dilatarbela-kangi menumpuknya stok semen di dalam negeri, yang juga perluasan lahan “sawah” Semen Indonesia Group.
SMI bakal mengkonsolidasikan seluruh persediaan semen di Indonesia, untuk kemudian dilempar ke pasar Asia Teng-gara. Dengan kata lain, mulai sekarang SMI melihat market jadi regional. Strategi itu sangat pas mengingat tahun ini bakal ada tambahan produksi 6 juta ton per tahun dari Pabrik Rembang dan Indarung VI.
Di sisi lain, penguatan bisnis hilir tidak boleh dilupakan. Se-men Indonesia Beton (SIB) semakin diakui eksistensinya. Kalau sekarang baru nomor 4, kita berharap tahun 2020 nanti SIB menjadi rajanya ready mix di Indonesia. Begitu juga dengan perusahaan building material, serta Semen Indonesia Interna-sional yang akan bertarung langsung di pasar regional.
Tahun 2017 tidak hanya menghadirkan beragam tantang-an serta kompetitor baru, tetapi juga pelutantang-ang-pelutantang-ang bisnis yang tidak boleh dilewatkan. Sebagai BUMN yang diberi amanat untuk menjaga kedaulatan semen nasional, kita harus hadapi semuanya dengan semangat Sinergi (S), Militan (M), dan Integritas (I). Akhirnya saya ucapkan Selamat Tahun Baru 2017, semoga Allah selalu meridhoi setiap usaha yang kita lakukan. (*)
RIZKAN CHANDRA
DIREKTUR UTAMA
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk.
POJOK
CEO
DAFT
AR ISI
6-19
KILAS
PREDIKAT GOOD CORPORATE GOVERNANCE UNTUK SMI
Semen Indonesia meraih penghar-gaan sebagai GCG (Good Corporate Governance) Terbaik Perusahaan Tbk di Indonesia pada sektor Industri Dasar dan Kimia.
20-29
FOKUS
SAATNYA MENJADI MARKETER REGIONAL
Tahun 2016 berlalu, gerbong Semen Indonesia terus melaju menyambut berbagai peluang dan tantangan baru. Tak ada perubahan signiikan di tahun 2017, di mana over capacity masih menjadi momok bagi industri semen di tanah air.Toh begitu, peluang untuk berkembang masih terbuka lebar. Semen Indonesia siap melalui tahun 2017 dengan semangat, strategi dan langkah-langkah yang mengejutkan.
30-39
INSIDE
MENANG BERKAT COST TRANSFORMATION
Wajah industri semen tahun 2017 tidak akan berbeda jauh dengan 2016. Over capacity,
pertumbu-han demand yang lambat serta tekanan harga masih jadi
60-63
MITRA
CEMILAN BELIMBING di BLITAR dan
JURAGAN KEPITING RAJUNGAN di PANGKEP
64-69
CSR
SEMEN TONASA BERI BANTUAN 100 ALQURAN BRAILLE DIGITAL
70-71
KALEIDOSKOP
KIPRAH dan PRESTASI SEMEN INDONESIA SELAMA TAHUN 2016
72-77
RANAH
MINAS, MINUMAN GRENG DARI SINJAI
Minuman tradisional penambah energi. Bahan utamanya tape singkong dicampur madu, susu dan telur bebek.
78-79
HOBI
KLUB KESENIAN SEMEN INDONESIA (KKSI)
Nge-band berseragam kerja.
80
OLEH-OLEH
KALA DENDENG BUKAN DARI DAGING SAPI
Dendeng balado jantung pisang dari Payakumbuh.
40-53
JEMPOL
SEBULAN SEMEN PADANG RAIH DUA PENGHARGAAN LINGKUNGAN HIDUP
Setelah sukses mendapatkan Proper Hijau dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan pada 7 Desember 2016, Semen Padang kembali meraih penghargaan di bidang lingkungan berupa Apresiasi Kemitraan Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
54
JELITA
ELFIRANAHLA CHANDRA DEWI
Duta BUMN Semen Indonesia
55-57
WANITA
KIPRAH IBU-IBU IIKSMI, KIKST, dan FKIK-SP
58-59
DESTINASI
SINERGI Edisi 16 • Th IV • Januari-Maret 2017
BIJAK
KATA
KATA
Kurang cerdas dapat diperbaiki dengan belajar, kurang cakap dapat dihilangkan dengan pengalaman. Namun
tidak jujur sulit diperbaiki.
Jatuh bangunnya negara ini, sangat tergantung dari bangsa ini sendiri. Makin pudar persatuan dan kepedulian,
Indonesia hanyalah sekedar nama dan gambar seuntaian pulau di peta.
Keberanian bukan berarti tidak takut, keberanian berarti menaklukkan ketakutan.
Biarlah pengalaman masa lalu kita menjadi tonggak petunjuk, dan bukan tonggak yang membelenggu kita.
Apa yang dilakukan oleh orang setelah mendengar suatu khotbah jauh lebih penting dari apa yang dikatakannya
tentang khotbah itu.
Filosoi meluaskan pandangan serta mempertajam pikiran,
sekaligus berguna untuk penerangkan pikiran dan peneta-pan hati.
(Mohammad Hatta) No. 16/Tahun IV/Januari-Maret 2017
Majalah triwulanan SINERGI diterbitkan secara bersama oleh jajaran Komunikasi Perusahaan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk
Penasehat:
Direktur Utama PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk
Penanggung Jawab:
Sekretaris Perusahaan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk Sekretaris Perusahaan PT. Semen Padang
Sekretaris Perusahaan PT. Semen Tonasa
Pemimpin Redaksi:
Kabiro Komunikasi Perusahaan PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk
Redaktur:
Kabiro Humas & CSR VO-PT. Semen Indonesia (Persero) Tbk Kabiro Humas PT. Semen Padang
Kabiro Komunikasi PT. Semen Tonasa
Kontributor dari Gresik
Zainal Ariin Firman Saiudin Bahari
Kuncoro Bowo Ram Surahman
Sumarlin
Alamat Redaksi:
PT. Semen Indonesia (Persero), Tbk Gedung Utama Semen Gresik Jalan Veteran Gresik, Jawa Timur
Telp. 031-3981731/3981733 Fax. 031-3983209/3972264 Email: [email protected] Website: www.semenindonesia.com
PT SEMEN PADANG Kontributor:
Hardi Andri Oktaveri Rony Asrico Putra
Roni Putra Rio P Nugraha Yan Firdaus (Fotografer) Iqbal Ferdito (Fotografer) Ridwan Hadi (Fotografer) Febrizon (Fotografer)
Main Ofice Semen Padang Indarung Padang, Sumatera Barat
Telp. 0751-815250 Fax. 0751-815590 Email: [email protected]
Website: www.semenpadang.co.id
PT SEMEN TONASA Kontributor:
Muhammad Jerynindra Muhammad Safri Indra Ishab (Fotografer)
Kantor Pusat Semen Tonasa
Biring Ere - Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan Telp. 0410-312345
Fax. 0410-310113, 310006-008 Email: [email protected]
Website: www.sementonasa.co.id
Redaksi menerima tulisan, artikel/opini atau foto khususnya yang berkaitan dengan materi dan memiliki relevansi dengan Majalah SINERGI, Panjang tulisan max. 6000 karakter (termasuk spasi). Naskah, foto, dan identitas lengkap penulis dikirimkan kepada
D
irektur Utama Semen Indone-sia Rizkan Chandra dinobat-kan sebagai Best CEO pada malam penghargaan bertajuk Most Admired CEO Award 2016 yang diselenggarakan Majalah Warta Ekono-mi di Ballroom Hotel Pullman, Jalan MH Thamrin, Jakarta, Kamis (8/12). Pemimpin Redaksi Majalah Warta Ekonomi Muhammad Ihsan menga-takan, meraih predikat CEO idaman bukanlah sesuatu yang mudah.Sang CEO harus mampu mengha-dapi berbagai ujian dan rintangan agar perusahaan yang dipimpinnya terus maju dan berkembang, dalam kondisi apa pun. “Prestasi yang dicapai peru-sahaan merupakan cerminan prestasi CEO dalam mengejar target kinerja perusahaan,” tegasnya.
Ihsan menjelaskan, penghargaan Best CEO bertujuan untuk mengin-spirasi dan memotivasi para CEO perusahaan di Indonesia dalam meningkatkan strategi, inovasi, serta kualitas kepemimpinan. Selain itu juga mengapresiasi CEO yang berkomit-men kepada karyawan, pelanggan, serta masyarakat umum. Ia berharap, dengan adanya penghargaan ini, para pelaku bisnis di Indonesia terinspirasi dan termotivasi untuk meningkatkan kualitas kepemimpinannya, sehingga mampu menjadikan kinerja perusahaan yang dipimpinnya makin berkembang.
Dalam proses penentuan peme-nang Indonesia Most Admired CEO
Award 2016, tim Warta Ekonomi Intel-ligence Unit (WEIU) melakukan riset dengan metode gabungan kualitatif dan kuantitatif. Metode riset kualitatif dilakukan menggunakan desk research untuk mendapatkan gambaran awal mengenai kinerja perusahaan pada tahun 2016.
Malam penghargaan Most Admired CEO Award 2016 juga dihadiri oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla. Dalam sambutannya, JK menyampaikan bahwa baik dan tidaknya sebuah perusahaan sangat tergantung pada pemimpinnya. “Orang terbaik yang akan dipilih pada saat yang sulit, itulah CEO,” tuturnya.
Dalam dunia pewayangan dikenal adanya Kawah Candradimuka, yaitu kawah berkobar-kobar yang panasnya setara dengan tujuh kali panas api. Kawah Candradimuka menjadi tempat penggodokan para ksatria untuk bela-jar ilmu yang adiluhung, baik kesaktian maupun budi pekertinya.
Gatotkaca adalah salah satu ksatria yang pernah merasakan pedihnya Kawah Candradimuka hingga ke-mudian lahir menjadi ksatria sakti dan perkasa. Keyakinan dalam cerita pewayangan, barang siapa masuk ke dalam Kawah Candradimuka pilihan-nya adalah dua, yaitu sakti atau mati.
Senada dengan kalimat yang diu-tarakan JK bahwa orang terbaik akan dipilih pada saat yang sulit, CEO hebat akan mengubah rintangan menjadi
tantangan. Dengan begitu dia bisa membawa perusahaan yang dipim-pinnya menjadi semakin maju dan terkemuka.
Kemajuan teknologi juga sangat dibutuhkan dalam rangka membangun sebuah kemajuan dalam perusahaan. Teknologi berkembang secara drastis dan terus berevolusi hingga sekarang. Keadaan tersebut menuntut sebuah perusahaan untuk melakukan inovasi dan eisiensi. Kemajuan teknologi jugalah yang menjadi salah satu pen-dorong Semen Indonesia melakukan transformasi korporasi.
CEO idaman setidaknya memiliki kriteria sebagai pribadi yang baik, didukung dengan kompetensi yang kuat serta dikenal banyak orang. Se-orang CEO idaman merupakan sosok yang profesional. Tidak hanya itu, CEO idaman adalah seseorang yang me-miliki jiwa kepemimpinan dan mampu membawa perubahan dalam perusa-haan, serta membawa kesejahteraan bagi karyawan.
Rizkan Chandra sebelumnya juga ditahbiskan sebagai CEO Inspiratif Jawa Tengah 2016 oleh Suara Merdeka Network di Semarang, Jumat (16/12). Predikat tersebut disematkan sebagai wujud kebanggaan dan rasa hormat atas sumbangsih, dedikasi, dan presta-sinya dalam mengelola dan mengem-bangkan industri semen milik negara di tengah ketatnya persaingan dan serbuan produk asing. (nay/SG)
Rizkan Chandra
Best
CEO
2016
P
T Semen Padang kembali menorehkan prestasi tertinggi di kancah internasional. Kali ini penghargaan bidang forum komunikasi dan public relation (PR) dan annual report dari League of American Communications Profes-sionals (LACP) yang berkedudukan di Naples, Florida, AS, berhasil dibawa pulang. Dalam ajang tersebut, Semen Padang mendapat tiga penghargaan dalam dua kategori yakni Spotlight Award dan Impact Award.“Kategori Spotlight Award atau Global Communication merupakan kategori dalam bidang komunikasi perusahaan secara umum. Dalam hal ini, Semen Padang memenangkan dua kategori, yakni kategori Video/ Audio: Organizational Video dengan penghargaan platinum dan Print: Annual Report (buku kinerja dan aktivitas perusahaan selama 2015) dengan penghargaan gold,” terang Kepala Bidang Manajemen Risiko SP, Satrio Rian Bhakti.
Sementara Impact Award merupa-kan penilaian terkait strategi perusa-haan dalam menjalankan bisnisnya. Di bidang ini SP meraih penghargaan gold.
Satrio melanjutkan, dalam kat-egori Spotlight Award, Video/Audio: Organizational Video, SP mendapat skor 99 dari 100 poin. Untuk kategori Impact Award (strategi perusahaan), SP mengemas skor 98. Tim penilai berasal dari lima lembaga profesional yang berbeda.
Persiapan tim di ajang interna-sional ini terbilang singkat. Pengum-pulan bahan melibatkan beberapa unit kerja, antara lain Akuntansi, CSR dan Humas, personalia (Departemen SDM), Departemen Pemasaran, De-partemenTeknik Pabrik dan Internal Audit.
“Pembentukan tim dimulai Febru-ari, bulan Maret kita membuat buku laporan versi dumi yang digunakan untuk RUPS sejumlah 300 halaman. Juli hingga Agustus kita gunakan untuk persiapan dalam ajang nasional dan bulan Agustus hingga Oktober baru kita lakukan untuk persiapan LACP,” jelasnya.
Pendaftaran ajang ini dilakukan dengan mengirimkan bahan dalam bentuk PDF dan video berdurasi 2-3 menit melalui website LACP pada Oktober lalu, dan pengumuman dilakukan November. LACP merupa-kan ajang rutin yang digelar dua kali dalam setahun, melibatkan lebih dari 800 perusahaan di dunia.
Diakui Satrio, keikutsertaan SP merupakan yang pertama dan juga satu-satunya di Semen Indonesia Group (SMIG). “Keikutsertaan Semen Padang merupakan yang pertama di ajang ini dan alhamdulillah kita lang-sung dapat tiga penghargaan dalam dua kategori. Dan Semen Padang merupakan perusahaan pertama di Semen Indonesia Group (SMIG) yang ikut dalam ajang ini. Kita berharap bisa menjadi pelopor di grup agar yang lain juga ikut dalam ajang ini,”
ungkap Kepala Biro GCG & MR Ghu-fron Febrianto.
Keikutsertaan SP dalam ajang ini juga sebagai sarana untuk lebih mengenalkan perusahaan di kancah internasional dan meningkatkan citra perusahaan di mata dunia. “Secara tidak langsung kita telah membantu promosi perusahaan nantinya dalam bidang ekspor, khususnya setelah Indarung VI beroperasi. Dan ini juga sebagai tools bagi kita untuk lebih mengenalkan perusahaan di kancah dunia,” jelasnya.
Selain itu, LACP merupakan salah salah satu lembaga dengan produk newsletter yang akan mengirim nama-nama pemenang dalam ajang ini ke semua anggota. Newsletter bulanan gratis didistribusikan melalui email dan triwulanan kompetisi yang menar-getkan berbagai disiplin ilmu dalam bidang komunikasi untuk membahas tren industri dan tantangan.
Sebelumnya, SP juga telah empat kali berturut-turut memenangkan ajang laporan tahunan skala nasional Annual Report Award (ARA) yang diadakan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Di ajang ini perusahaan selalu masuk 10 besar dengan ranking ter-tinggi di peringkat tiga besar. “Atas dasar itulah maka kita ikut annual report tingkat internasional,” tam-bahnya. (itri/SP)
PERTAMA IKUT,
SP RAIH TIGA
SETELAH BERHASIL MERAIH PENGHARGAAN SNI AWARD DENGAN TINGKAT GOLD DAN
MALCOLM BALDRIGE KATEGORI EMERGING INDUSTRY LEADER DENGAN PEROLEHAN NILAI
601 PADA NOVEMBER LALU, KALI INI PT SEMEN TONASA KEMBALI MERAIH PENGHARGAAN
PROPER HIJAU. PENYERAHAN PENGHARGAAN ANUGERAH LINGKUNGAN PROPER TAHUN 2016
BERLANGSUNG DI ISTANA WAKIL PRESIDEN, JAKARTA, RABU (7/12).
KILAS
P
enghargaan ini diberikan lang-sung oleh Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Si ti Nurbaya Bakar kepada Direktur Utama PT Semen Tonasa Andi Unggul Attas, disaksikan Wapres Jusuf Kalla dan para penerima penghargaan lain-nya.Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan (PROPER) merupakan program pengawasan terhadap industri yang bertujuan mendorong ketaatan terhadap peraturan lingkung-an hidup. Selain itu, program ini juga bertujuan untuk mendorong industri menerapkan prinsip ekonomi hijau
dengan kriteria penilaian kinerja sis-tem manajemen lingkungan eisiensi energi, konservasi air, pengurangan emisi, perlindungan keanekaragaman hayati, 3R limbah B3 dan limbah padat non B3 serta mengurangi kesenjangan ekonomi dengan menerapkan pro-gram pemberdayaan masyarakat.
Ada lima tingkatan penghargaan Proper, yakni peringkat tertinggi emas, kemudian hijau, biru, merah dan hitam. Semen Tonasa sudah tiga kali menggondol Proper Hijau, sehingga tinggal selangkah lagi untuk meraih Proper Emas.
Tahun 2016 ini jumlah peserta Pro-per mencapai 1.930 Pro-perusahaan yang terdiri dari 111 jenis industri. Tingkat ketaatan Proper tahun ini mencapai 85 persen dengan peraih peringkat emas 12 perusahaan, hijau 172 perusahaan, biru 1422 perusahaan, merah 284 pe-rusahaan dan hitam 5 pepe-rusahaan.
“Dengan Poper Hijau yang su-dah tiga kali diraih, Semen Tonasa berkomitmen secara konsisten untuk menunjukkan pengelolaan lingkungan dalam proses produksi, serta melaksa-nakan bisnis yang beretika dan ber-tanggung jawab terhadap masyarakat,” tandas Andi Unggul Attas. (humas/ST)
SEMEN TONASA KEMBALI
KILAS
A
piknya pengelolaan sumber daya manusia yang dilakukan Semen Indonesia berbuah penghar-gaan dari Indonesian Human Capital Studies (IHCS) 2016. Anugerah bergengsi ini diterima Direktur SDM dan Hukum SMI Ahyanizzaman pada malam awarding yang digelar di Balai Kartini Jakarta, Kamis (8/9).Acara yang mengusung tema ‘Employee Engagement: The Drive To Key Result’ ini diselenggarakan Dunamis Hu-man Capital dan Majalah Business News Indonesia. Chief of Human Capital Management System (HCMS) Dunamis Human Capital, Muhammad Hamdani menjelaskan, IHCS merupakan ajang pertukaran informasi dan benchmarking antar praktisi human capital, terutama di era pengetahuan dan informasi saat ini.
Hasil studi IHCS diharapkan bisa menjadi benchmark terhadap pendekatan, proses, dan hasil dari pengembang-an di orgpengembang-anisasi-orgpengembang-anisasi di Indonesia sehingga proses pembelajaran dan transformasi yang dilakukan dapat ber-jalan lebih cepat untuk mendukung strategi organisasi.
Pihaknya memandang penting untuk melakukan studi
ini secara rutin setiap tahunnya dan mengajak organisasi-organisasi lain untuk turut serta sebagai peserta. “Dengan begitu para praktisi human capital di Indonesia dapat terus ter-update dengan tren-tren yang terjadi dalam pengelolaan human capital dan memudahkan CEO dalam mengambil keputusan dari usulan-usulan pengembangan human capital di organisasi,” kata Hamdani dalam acara yang juga dihadiri Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri itu.
Selain Semen Indonesia, beberapa perusahaan dari 10 sektor industri di Indonesia berhasil memperoleh Apresiasi IHCS yang ketujuh kalinya untuk tahun ini. Antara lain Tel-kom, FIFGROUP, Enseval, United Tractors, Bank BTN, BPJS Ketenagakerjaan, PT PP, PLN, Puninar Logistic, Wijaya Karya, Pembangkitan Jawa Bali, BFI Finance, Asuransi Jasa Indonesia, Indonesia Power, serta beberapa BPD dan perusahaan lainnya.
Dalam IHCS 2016 ini, Dewan Studi menetapkan Dr (HC) Ir Ciputra sebagai penerima apresiasi Lifetime Achieve-ment atas peran dan kontribusinya dalam pengembangan human capital, kepemimpinan dan entrepreneur. (nay/SG)
SEMEN
INDONESIA
BERJAYA DI
IHCS
AWARDS
S
ejarah baru itu terukir Minggu (27/11) lalu, dihitung sejak over-haul terakhir. Menilik berbagai kesulitan yang muncul,capaian ini ibarat hadiah manis bagi jajaran produksi. Terutama setelah perusa-haan melakukan berbagai upaya untuk memenuhi target produksi tahun 2016. Hingga akhir November, volume produksi TLCC telah mencapai 92 persen dari target yang diharapkan.Direktur Produksi TLCC Firdaus me-ngatakan, rekor operasi kiln 1000 jam atau 41,6667 hari itu tercipta setelah perusahaan melakukan serangkaian langkah terkoordinasi untuk memaksi-malkan kinerja peralatan utama. Mana-jemen peralatan dilakukan seoptimal mungkin guna menghindari timbulnya masalah pada sistem mekanik, listrik dan teknologi di jalur produksi.
“Sekarang kita sedang berjuang untuk mengejar rekor baru 1.800 jam operasi kiln nonstop dan 330 hari di tahun 2016. Rekor sekarang ini bakal pecah kalau kita selalu fokus pada ope-rasi dan mencoba melakukan perbaikan pada peralatan. Salah satu cara untuk menjaga stabilitas produksi adalah komunikasi yang efektif,” tutur Syaiful, wakil direktur produksi.
Dengan mengoperasikan kiln selama 41 hari tanpa henti, perusahaan telah menghemat sekitar10 miliar VND (Viet-nam Dong), atau sekitar Rp 5,98 miliar.
Di pengujung 2016 ini permintaan se-men terus melonjak, baik untuk pasar domestik Vietnam maupun regional. Karena itu rekor baru operasi kiln ini telah memberikan kontribusi signiikan bagi kinerja perusahaan di tahun 2016.
Setelah 4 tahun menjadi bagian tak terpisahkan dari SMI Group, TLCC telah menjadi pemasok semen utama di provinsi timur laut Vietnam, sekaligus menegaskan posisinya di pasar dalam negeri. TLCC juga terus menggen-jot volume ekspornya yang saat ini mencapai 35 – 45 persen, terutama ke Indonesia, Singapura, Filipina dan negara-negara lain di kawasan Timur Tengah.
CEO TLCC Sunardi tak kalah gembira dengan rekor yang dibuku-kan jajaran produksi. “Ini adalah rekor
mengesankan dari TLCC. Peralatan berjalan baik dalam kurun waktu yang panjang, menghasilkan penghematan biaya produksi sekaligus meningkatkan kapasitas pabrik. Dalam hal ini rencana pemeliharaan memberikan peranan penting sehingga operasi berjalan stabil. Ke depan, saya berharap seluruh bagian saling berkoordinasi untuk meningkatkan jam operasi peralatan sehingga tahun ini kita bisa melebihi target produksi maupun penjualan,” kata Sunardi.
Dengan perkembangan yang mantap,visi tepat serta sejumlah keunggulan mulai lokasi, SDM dan pasar, TLCC berkali-kali meraih sukses besar. Semua itu merupakan bekal untuk mewujudkan misi jangka panjang ‘Menjadi Perusahaan Semen Terkemuka di Vietnam.’ (tr)
KILAS
REKOR
OPERASI KILN
1.000 JAM
DARI VIETNAM
SEMEN INDONESIA GROUP
S
emen Indonesia turut berpartisipasi dalam acara In-donesia Business & Development Expo 2016, sebuah pameran yang bertujuan menunjukkan perkembang-an kinerja, inovasi dperkembang-an BUMN dalam menopperkembang-ang pertumbuhan ekonomi nasional. Kegiatan yang melibatkan 118 BUMN dan sejumlah BUMD ini berlangsung di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, 8-10 November.Pameran nasional ini dibuka langsung Wapres Jusuf Kalla di Cendrawasih Hall, JCC, Kamis (8/9), didampingi Men-teri BUMN Rini Soemarno dan disaksikan para direksi sera komisaris BUMN, pengusaha, juga kalangan investor.
Dalam sambutannya Wapres Jusuf Kalla mengatakan, sebagai pilar ekonomi bangsa, BUMN harus memainkan pe-rannya untuk memajukan ekonomi sesuai dengan masanya. Jika sebelumnya ada masa monopoli, semi monopoli, kong-lomerasi, kini masanya adalah keterbukaan, di mana banyak terjadi persaingan. Untuk memenangkan persaingan, BUMN dituntut beroperasi lebih eisien dan lincah.
“Artinya, perusahaan apa pun yang ingin berkembang
dengan baik harus siap dengan persaingan, dan persaingan harus siap dengan eisiensi, karena inti daripada persaingan ialah siapa yang paling eisien,” ingat JK.
Usai memukul gong yang menandai dimulainya pameran, wapres yang didampingi menteri Rini Soemarno berkeliling untuk melihat perkembangan perusahaan BUMN. Singgah sejenak di stand Semen Indonesia, JK mendapatkan pen-jelasan dari Direktur Utama SMI Rizkan Chandra mengenai produk inovasi beton ramah lingkungan porous concrete, yaitu paving berbentuk kotak persegi panjang yang mampu menyerap air dan mengurangi risiko banjir.
Selain porous concrete, Semen Indonesia juga mema-merkan proyek pembangunan Pabrik Rembang, teknologi WHRPG (Waste Heat Recovery Power Generation) di Pabrik Tuban, produk anak usaha SISI (Sinergi Informatika Semen Indonesia), dan mitra binaan.
Ditemui di sela acara, Dirut SMI Rizkan Chandra menga-takan IBDExpo adalah ajang bagi BUMN untuk bertemu de-ngan para stakeholder-nya, baik di dalam maupun luar negeri. Lewat momen ini perusahaan dapat menyampaikan informasi pertumbuhan atau update kinerja terakhir.
“BUMN selain sebagai agen penambah nilai juga berfung-si sebagai agen pembangunan. Dalam melaksanakan tugas sebagai agen pembagunan ini maka sinergi antar BUMN harus ditingkatkan sehingga lebih dapat berperan bagi ne-gara dan rakyat,” kata Rizkan.
IBD Expo memamerkan karya-karya dan teknologi terbaru dari BUMN-BUMN di Indonesia, Singapura, Malaysia, China, hingga Ukraina. Penyelenggaraan EXPO kali ini adalah untuk mengkomunikasikan dan mensosialisasikan peran strategis BUMN dalam mendukung pembangunan Indonesia. (ir/SG)
SEMEN INDONESIA IKUTI
IBD EXPO 2016
PAMERKAN
POROUS CONCRETE
KE WAPRES JK
P
T Semen Tonasa, salah satu anak perusahaan Semen Indonesia Group, terus meningkatkan penetrasinya ke pasar internasional. Di tengah kondisi pasar domestik yang oversupply, Semen Tonasa berhasil menembus pasar Taiwan dengan komitmen permintaan semen curah 300-500 ribu ton per tahun selama lima tahun.Perusahaan Lead Data Taiwan Inc. yang diwakili Mr. Terry Wu telah menandatangani MOU dengan Semen Tonasa yang diwakili Dirut Andi Unggul Attas dalam acara Trade EXPO 31st di Hall D JI Expo Kemayoran, Jakarta, Rabu (12/10), yang dibuka oleh Presiden Joko Widodo.
“Khusus untuk Taiwan ini, kita telah MoU dengan Lead Data Taiwan Inc. yang diwakili Mr. Terry Wu. Isinya kerja sama pengiriman semen curah 300 ribu sampai 500 ribu ton per tahun ke Taiwan,” kata Unggul.
Sebagai pabrik semen tertua ketiga di tanah air yang mulai beropetasi sejak tahun 1968, Semen Tonasa telah mengekspor produknya ke beberapa negara di Asia, dan per-nah pula ke AS. Saat ini perusahaan dalam proses persiapan ekspor produk ke Filipina yang rencananya terealisasi akhir 2016. Untuk tahun 2017, perusahaan berencana merambah pasar Australia, selain yang rutin ke Timor Leste.
Direktur Komersial Semen Tonasa Tri Abdisatrijo sebelum-nya mengatkan, target pertumbuhan penjualan perseroan diestimasi mencapai 5,5 persen sampai akhir tahun ini, yang didukung pula oleh pengiriman ke luar negeri kendati masih belum signiikan.
Menurut Tri, kekuatan rantai distribusi dan brand mem-buat perusahaan tetap menguasai pasar Kawasan Timur Indonesia (KTI). “Volume penjualan di semester II biasanya 60 persen dari total penjualan. Pertumbuhan di semester II kita harapkan bisa mendorong penjualan sama dengan asumsi kita, yaitu 5 sampai 5,5 persen,” ujarnya.
Semen Tonasa dapat eksis di pasar domestik dan bersaing di pasar regional karena ditunjang fasilitas distribusi berupa packing plant di sebelas kota besar KTI, serta menjadi satu satunya pabrik semen di Indonesia yang memiliki 4 unit po-wer plant batu bara dengan kapasitas 2 x 25 dan 2 x 35 MW. Competitive advantage lainya yang dimiliki adalah kedekatan lahan tambang batu kapur dengan lokasi pabrik.
Tonasa merupakan penguasa pasar semen di KTI, me-masok 40 persen dari kebutuhan pasar di wilayah Kaliman-tan, Sulawesi, Bali, Nusa Tenggara, Maluku dan Papua yang mencapai 16 juta ton per tahun. (jr/humas ST)
SEMEN
TONASA
PERLUAS PASAR
EKSPOR KE TAIWAN
B
iro Komunikasi Perusahaan bersama Biro Diklat Semen Indonesia menggelar pelatihan jurnalistik yang diikuti sebanyak 25 karyawan SMI dan anak usaha di Villa Semen Gresik Tretes, Pasuruan, Senin-Selasa (19-20/12). Pelatihan menghadirkan sederet instruktur profe-sional, yaitu wartawan senior yang juga pendiri Media Watch Tjuk Suwarsono, kartunis Jawa Pos Wahyu Kokkang, fo-togrofer senior Jawa Pos Sugeng Deas, serta konsultan media dari Mediatrust Sumarlin dan Ram Surahman.Kabiro Komunikasi Perusahaan SMI Sigit Wahono berharap pelatihan tak hanya berhenti sampai di sini. Sepulang dari pelatihan, harap Sigit, peserta mampu mengimplementasikan ilmu yang didapat selama pelatihan. “Sepu-lang dari sini harus mulai berani menu-lis. Minimal kalau ada acara di tempat teman-teman jangan sampai terlewat begitu saja. Silakan didokumentasikan, ditulis dan di-share. Baik lewat medsos maupun media internal yang kita miliki, Gapura dan Sinergi,” kata Sigit saat membuka pelatihan.
Pelatihan ini juga diharapkan mampu menyamakan persepsi sekaligus menguatkan sinergi di antara seluruh karyawan SMI dan anak perusahaan. Sinergi ini diperlukan untuk
menguat-kan pesan-pesan positif yang dibagi perusahaan ke dunia luar sekaligus menangkal isu-isu miring yang meng-hantam. “Kita sekarang memasuki era baru media dengan munculnya medsos. Berita yang benar dan hoax sama-sama cepatnya tersebar. Nah, kalau kita gagap menghadapi situasi seperti ini, habis kita,” tandasnya.
Tjuk Suwarsono dalam presentasi-nya memberikan gambaran perkem-bangan media massa pasca reformasi. Kalangan media menghirup kebebasan yang luar biasa. Tak hanya itu, per-lindungan hukum pada pekerja dan institusi media juga luar biasa. Momok breidel yang membayangi di era sebe-lumnya sudah tak terjadi lagi. Begitu juga dengan perlindungan hukum, era reformasi menghasilkan UU Pers yang menjadi payung pekerja media.
Sayangnya, lanjut mantan wartawan senior Surabaya Post ini, dalam situasi seperti ini, ancaman breidel justru lahir dari pemilik modal sendiri. “Objek-tivitas dan independesi media banyak dipertanyakan. Kepentingan pemilik modal lebih banyak yang diperjuang-kan, bertolak belakang dengan amanat undang undang. Ini menjadi ironi saat ini,” tukasnya.
Peserta juga mendapat wawasan baru dalam hal desain media massa
dari Wahyu Kokkang. Pria yang juga dikenal sebagai kartunis itu memamer-kan berbagai contoh desain koran, baik dari dalam maupun luar negeri. “Mana yang benar? Semuanya benar, karena dalam dunia desain tidak ada pakem yang baku. Semua bebas berkreasi. Ini menjadi tantangan bagi para desainer untuk menampilkan karya terbaik untuk dinikmati pembaca,” tandasnya.
Wawasan para peserta makin lengkap dengan ilmu fotograi yang disampaikan Sugeng Deas. Peraih penghargaan Fotografer Sport Terbaik Indonesia 2006 ini menjejali peserta mengenai teknik-teknik fotograi. Mulai cara mengenal kamera, pengambilan gambar (angle) dan hal-hal teknis lain yang terkait fotograi. Menutup diskusi kelas, para peserta diajak praktik out-door.
Yusuf Afandi dari unit Internal Audit berharap pelatihan seperti ini bisa diagendakan rutin. “Banyak sekali wawasan dan ilmu baru yang saya da-pat dari pelatihan ini. Kita banyak tahu bagaimana lika-liku proses kerja sebuah karya jurnalistik maupun foto yang ditampilkan di media,” ungkapnya. Hal sama disampaikan Muhammad Yusuf dari Departemen of Project Services. “Mohon doanya, setelah ini saya akan menulis,” tekadnya. (znl/SG)
M
eski baru pertama kali digelar, SMI-GTR mendapat animo ting-gi dari para pecinta olahraga lari Indonesia. Sedikitnya 1.500 pelari dari berbagai penjuru tanah air turut serta dalam kegiatan yang digeber pada Minggu (13/11) pagi ini. Tak hanya dari Jawa Timur, lomba dalam rangka mem-peringati HUT ke-59 Pabrik Gresik, Semen Indonesia, ini juga diramaikan pelari dari Kalimantan, Sumatera, Sulawesi dan Bali.Berbeda dari lomba lari pada umum-nya, SMI-GTR ini menawarkan pengalaman unik sekaligus memberikan edukasi bagi para pelari tentang industri semen. Para pelari yang notabene masyarakat umum
dapat melihat kondisi eks pabrik Gresik dan lahan bekas tambang yang terpam-pang di sepanjang lintasan.
Direktur SDM dan Hukum Semen Indo-nesia Ahyanizzaman sebelum mengangkat bendera start mengatakan, SMI-GTR meru-pakan sumbangsih perusahaan terhadap Kabupaten Gresik yang belum mempunyai event lari skala nasional. Rute sepanjang 10 km di area Pabrik Gresik dan lahan be-kas tambang sengaja dipilih agar peserta mendapat pengalaman lain.
Di samping itu, tambah Ahyanizzaman, ini untuk menunjukkan pada masyarakat umum bahwa lahan bekas tambang SMI tetap hijau dan asri. Aneka pohon yang
KABUPATEN GRESIK
KINI PUNYA EVENT
LOMBA LARI LEVEL
NASIONAL. ADALAH
SEMEN INDONESIA
YANG MENGGELAR
KEGIATAN SEMEN
INDONESIA GREEN
INDUSTRY TRAIL
RUN (SMI-GITR)
2016 DENGAN
JARAK TEMPUH
10 KM. LOMBA INI
TERBILANG LAIN
DARIPADA YANG
LAIN, KARENA PARA
PESERTA DIAJAK
MENYUSURI RUTE DI
AREA BEKAS PABRIK
GRESIK DAN LAHAN
PASCATAMBANG.
MEMBERI
PENGALAMAN BARU
RIBUAN PELARI
SEMEN
INDONESIA
GREEN INDUS
TRY
TRAIL RUN
2016
KILAS
tumbuh subur di sana membuktikan perusahaan memiliki komitmen tinggi terhadap pengelolaan lahan pasca-tambang.
“Kita selalu berkomitmen untuk menghijaukan kembali lahan pasca-tambang yang sekaligus dapat men-jadi paru-paru kota. Selain itu, area ini juga dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat umum seperti bumi perke-mahan serta menjadi lintasan offroad dan trail,”ungkapnya.
Menurut Ahyanizzaman, hal ini se-jalan dengan motto Semen Indonesia (Untuk Kualitas, Untuk Bumi, Untuk In-donesia) yang mendorong perusahaan selalu concern pada pelestarian ling-kungan. Mantan Direktur Keuangan ini berharap SMI-GTR dapat digelar rutin tiap tahun dan menjadi ikon baru bagi kegiatan trail run tanah air. Selain itu, kegiatan ini juga dapat menjadi wahana bagi SMI untuk mengkampa-nyekan hidup sehat dengan olahraga.
Sekretaris Perusahaan SMI Agung Wiharto menambahkan, gelaran SMI-GTR sangat efektif untuk mengkampa-nyekan keseriusan perusahaan dalam upaya-upaya pengelolaan lingkungan, seperti pada lahan bekas tambang di pabrik Gresik yang telah berhenti beroperasi.
Dikatakannya, meski baru pertama digelar, kegiatan ini
mendapat banyak dukungan dari masyarakat,
Jika pada gelaran perdana ini masih berskala nasional, Agung berharap ke depan kegiatan serupa bisa diikuti pelari dari luar negeri.
“Saat ini masih skala nasional, semoga kedepan dapat meningkat menjadi taraf internasional sehingga konsen green industry yang kita gaungkan dapat didengar lebih luas,” beber Agung.
Pada kesempatan sama, Ketua Panitia HUT ke-59 Pabrik Gresik yang juga Kepala Biro Komunikasi Perusa-haan SMI Sigit Wahono menjelaskan, rangkaian kegiatan SMI-GTR dimulai sejak 28 September lalu dengan dibu-kanya pendaftaran melalui situs www. semenindonesiarun.com untuk menjaring
1.500 peserta.
Ke depan gelaran SMI-GTR ini diharapkan dapat menjadi cikal bakal ajang lomba lari yang bergengsi dan berskala nasional yang akan menjadi ikon Industri Hijau di Indonesia. “Cita-cita kita SMI-GTR ini dapat menjadi ikon industri hijau tanah air,” sebut Sigit.
Tak hanya menawarkan pengalaman berbeda dengan melintasi area bekas pabrik dan lahan
tam-bang, SMI-GTR
2016 juga menawarkan hadiah uang tunai untuk 3 pemenang kategori putra dan putri. Juara I senilai Rp 10juta, Juara II Rp 7,5 juta dan Juara III sebesar Rp 5 juta. Selain itu, peserta yang berhasil sampai garis inish juga berhak mendapatkan medali.
Pada SMI-GTR 2016, juara kategori putra diraih Hamdan Safril Sayuti asal Padang Pariaman, nomor peserta 1479, dengan catatan waktu 35.26.68. Juara II Aris Swandana (1475) dengan catatan waktu 35.36.18, dan juara II Noce Matital (1486) yang mengemas catatan waktu 35.49.38
Sedangkan kategori putri, juara I diraih Yulianingsih (2283) dengan cata-tan waktu 40.50.06, juara II Anjasari Dewi (1328) dengan waktu 47.31.72, sementara Rana Farida (1465) harus puas di urutan III dengan catatan waktu 49.31.50.
“Selain tiga juara pertama, kita juga mengadakan lomba foto seli dengan total hadiah Rp 5 juta untuk 10 pemenang,” tutup Sigit. (bwo/
S
emen Indonesia meraih penghargaan sebagai GCG (Good Corporate Governance) Terbaik Perusahaan Tbk di Indonesia pada sektor Industri Dasar dan Kimia. Direktur SDM dan Hukum Ahyanizzaman menerima piala yang diserahkan langsung oleh Irlisa Rachmadiana, ketua penyelenggara sekaligus Dirut Economic Review di Balai Kartini, Jakarta, Rabu (7/12).Adapun yang termasuk dalam komponen penilaian penghargaan ini adalah laporan keuangan perusahaan tahun 2015, laporan tahunan 2015, kelengkapan infrastruktur GCG, kelengkapan soft structure GCG, dan keterbukaan informasi perusahaan. Pelaksanaan tata kelola perusahaan yang baik telah menjadi perhatian dan tolok ukur pemangku kepenti-ngan untuk melihat kestabilan dan keberlanjutan perusahaan.
SMI berkomitmen untuk menjadikan prinsip-prinsip tata kelola perusahaan yang baik sebagai dasar pijakan dalam menjalankan kegiatan usaha. Penghargaan dalam bidang GCG ini bukan pertama kali bagi SMI. Tahun 2011 SMI juga mendapatkan penghargaan Indonesia Enterprise Risk Mana-gement Award dari majalah Business Review kategori Emiten BUMN Industri Strategis Terbaik Bidang Risk Governance.
Penerapan GCG di SMI sudah dimulai sejak tahun 2001. Keputusan menerapkan prinsip GCG pada BUMN saat ini pada umumnya bukan hanya bertujuan untuk melakukan reformasi BUMN pasca terjadinya krisis ekonomi tahun 90-an. Dewasa ini, prinsip GCG digunakan sebagai upaya untuk memperkuat posisi perusahaan dalam upaya melakukan usaha yang tidak lagi hanya bersaing di tingkat nasional, namun juga di tingkat internasional.
Ahyanizzaman mengapresiasi penghargaan GCG yang diraih SMI. Menurutnya, pencapaian ini tidak didapatkan be-gitu saja, tetapi melalui proses yang panjang dan penuh
per-juangan. Antara lain pe-nyusunan infrastuktur GCG itu sendiri, serta budaya GCG yang tereleksi-kan dalam perilaku personel-personel
karyawan dalam implementasi kerjanya. Hal itu disokong pula dengan keberadaan SMI sebagai BUMN pertama yang go public, sehingga sudah terbiasa dengan budaya keterbu-kaan informasI.
“Penerapan GCG di Semen Indonesia sudah baik, terbukti dari hasil assessment internal maupun pihak eksternal yang dilakukan beberapa tahun terakhir walaupun masih perlu untuk terus dikembangkan. Hal yang perlu disadari oleh personel-personel Semen Indonesia Group, jangan sampai GCG justru menjadi hambatan dalam menjalankan roda bisnis perusahaan. Harus mempunyai pemahaman yang luas dan komprehensif dalam memaknai sesuatu permasalahan dalam pengambilan keputusan terkait GCG,” terangnya.
Ia berharap penghargaan ini tidak membuat keluarga besar SMI berpuas diri. Perlu evaluasi terus menerus untuk mengembangkan implementasi GCG di Semen Indonesia Group. “Implementasi GCG perlu dikembangkan baik dari sisi infrastruktur maupun budaya dan perilaku personelnya. Bila perlu dilakukan benchmarking kepada perusahaan-pe-rusahaan lain, baik di dalam maupun luar negeri,” pung-kasnya. (nay/SG)
KILAS
PREDIKAT
GOOD CORPORA
TE
GOVERNANCE
UNTUK SEMEN
KILAS
T
urut mengembangkan kawasan wisata Borobudur di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Se-men Indonesia memberikan bantuan fasilitas MCK senilai Rp 470 juta. Bantuan ini diserahkan Direktur SDM dan Hukum SMI Ahyanizzaman kepada Direktur Utama PT Taman WIsata Candi (TWC), Edy Setijono dan disaksikan oleh Asisten Deputi Bidang Usaha Energi Logistik, Kawasan dan Pa-riwisata I Kementerian BUMN, Hendrika Nora Osloi Sinaga pada acara Borobu-dur Cultural Feast, di Kawasan Candi Borobudur, Magelang, Sabtu (17/12).Ahyanizzaman menuturkan, bantuan ini merupakan wujud komitmen perse-roan dalam mengembangkan kawasan wisata candi Borobudur yang merupa-kan mahakarya dunia dan melestarimerupa-kan kebudayaan Indonesia. “Kegiatan ini juga adalah bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri yang diinisiasi oleh Kementerian BUMN. Program ini sekaligus sebagai wujud peran serta
Semen Indonesia sebagai BUMN dalam memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Ahyanizzaman.
Usai menerima bantuan secara simbolis, rombongan Asisten Deputi Bidang Usaha Energi Logistik, Kawasan dan Pariwisata I Kementerian BUMN didampingi Kepala Departemen CSR SMI Wahjudi Heru mengunjungi lokasi pembangunan fasilitas MCK yang bera-da di bera-dalam kawasan candi Borobudur.
“MCK-nya sangat bersih, dibuat dengan standar bintang empat. Halamannya juga spesial dipasangi beton poros. Kebersihannya harap terus dijaga agar dapat meningkatkan pelayanan kepada para pengunjung,” ungkap Hendrika.
Sebelumnya, pada 5 November 2016, SMI juga ikut mengembangkan kawasan wisata Borobudur dengan membangun Balai Ekonomi Desa (Balkondes) di Desa Wisata Candirejo,
Kecamatan Borobudur, senilai Rp 1 miliar. Hingga saat ini proses pem-bangunannya telah memasuki tahap
inishing. Pengembangan Balkondes ini juga bagian dari program BUMN Hadir untuk Negeri.
Keadaan alam yang masih asri dan keramahan warga desa setempat sangat mendukung untuk menjadikan Desa Candirejo sebagai desa wisata. Pemandangannya yang indah dan udaranya yang sejuk menjadikan ingin berlama- lama jika berlibur ke sana.
Desa-desa itu nantinya akan me-nawarkan objek-objek wisata sesuai dengan potensi masing-masing. Kepala Departemen CSR SMI Wahjudi Heru mengatakan Desa Wisata Candirejo memiliki banyak potensi. “Banyak sekali potensi seperti wisata alam Watu Kendil, olahraga air rafting, kerajinan bambu, makanan khas Slondok, serta kesenian Jathilan,” ujar Wahjudi. (ir/
dri/SG)
SEMEN
INDONESIA
Bangun MCK
di Borobudur
P
T Semen Tonasa yang meru-pakan perusahaan perse-menan terbesar di Kawasan Timur Indonesia (KTI) dan berproduksi sejak 1968 berhasil meraih penghargaan SNI Award 2016 dengan peringkat Gold. Ajang peng-anugerahan yang diselenggarakan Badan Standarisasi Nasional (BSN) itu berlangsung di Auditorium Gedung BPPT Kemenristekdikti , Jakarta, Rabu (16/11).Penghargaan ini diserahkan lang-sung oleh Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Mohammad Nasir kepada Kepala Departemen Jaminan Mutu dan Lingkungan Se-men Tonasa Sariatun. SNI Award 2016 diikuti 185 perusahaan, dari skala kecil sampai raksasa.
Sariatun yang ditemui usai acara mengatakan, penghargaan ini men-jadi bukti bahwa Semen Tonasa telah
menerapkan Standar Nasional Indo-nesia (SNI) secara menyeluruh.
“Mulai sistem manajemen hingga produk yang dihasilkan,” katanya. Direktur Komersial Semen Tonasa Tri Abdi Satridjo yang dikonirmasi terpisah mengungkapkan, sedari dulu pihaknya tak pernah main-main soal kualitas. Bekal kualitas nomor satu itulah yang membuat Semen Tonasa diterima di pasar luar negeri, mulai Timor Leste sampai pasar baru yang sedang diincar yakn Malaysia, Bangla-desh, Australia, Taiwan dan Filipina.
“Bahkan dengan kondisi ekonomi yang luktuatif, kami berhasil mem-bukukan transaksi dua kali lipat diban-ding tahun lalu. Apalagi, kami juga telah mendapat penghargaan Gold tahun ini. Kami rasa ini suatu prestasi yang sangat membanggakan,” kata Tri.
Selain penghargaan Gold,
sam-bung Tri, pihaknya juga berhasil men-dapat Malcolm Baldridge, di mana penghargaan tersebut merupakan prestasi dari penilaian kinerja pering-kat unggul dari PKPU.
“Dengan prestasi tersebut, tentu-nya produk dan kinerja kami semakin terakui bukan hanya di Indonesia, tapi juga di pasar Internasional. Tak hanya itu, kami juga telah berhasil membukukan realisasi pencapaian penjualan sebesar 200 ribu ton per Oktober kemarin dari yang ditarget-kan 300 ribu ton sampai akhir tahun,” bebernya.
Semen Tonasa yang merupakan anak usaha dari PT Semen Indonesia (Persero) Tbk. memilki 4 unit pabrik berkapasitas desain 5,98 juta ton per tahun, didukung 4 Unit pembangkit listrik dengan kapasitas 120 MW, serta packing palnt sebanyak 10 unit yang tersebar di KTI. (jr/humas ST)
KILAS
SEMEN TONASA RAIH
KILAS
A
tlet-atlet binaan Forum Komunikasi Karyawan Semen Padang Group (FKKSP-G) ikut andil dalam mengharum-kan nama Sumatera Barat di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XIX di Jawa Barat. Pada ajang olahraga em-pat tahunan tersebut mereka meng-gondol 2 medali emas, 1 perak plus 2 perunggu.Wakil Sekretaris Umum FKKSP-G Arfan Asmara mengatakan, pada PON 2016 ini pihaknya mengirim 59 atlet dan oisial yang turun di sembilan cabang olahraga. Menurutnya, dari hasil pertandingan dan perlombaan yang diikuti, cabang pencak silat me-nyumbangkan dua emas, satu perak dan satu perunggu. Satu emas lagi didapat dari cabang boling, dan satu perunggu dari senam.
“Alhamdulillah dapat dua emas atas nama Cory Mita Kurnia dari cabang pencak silat dan boling atas nama M Udrizal dan Afrial. Terus kita juga dapat satu perak dari silat atas nama Suci Wulandari, serta dua perunggu juga dari silat atas nama Rengga Ultino dan dari senam atas
nama Rino Efendi,” ujar Staff Biro Inovasi PT Semen Padang ini.
Raihan medali yang disumbangkan atlet silat binaan FKKSP-G ini men-dongkrak perolehan medali Sumbar secara keseluruhan dengan total 14 emas, 10 perak, dan 20 perunggu (44 medali). Hasil tersebut juga membawa Sumbar berada di urutan 11, atau jauh lebih baik dari empat tahun yang lalu yang hanya meraih 12 medali emas.
Pembina PS Silek Sakato Semen Padang Amral Ahmad, bersyukur de-ngan prestasi yang diraih atlet-atlet dari perguruan Silek Sakato. Harapan-nya, ke depan atlet Sakato Semen Padang bisa lebih banyak memberikan prestasi untuk perguruan, perusahaan dan juga daerah.
“Jadi dalam hal ini, kita harapkan atlet tidak langsung puas dengan prestasi yang telah diraih, namun harus terus latihan, latihan dan latihan. Evaluasi lagi teknik-teknik dalam lati-han, isik dan juga disiplin,” ujarnya.
Di sisi lain, Amral juga berpesan agar pelatih dan atlet melakukan
evaluasi dari kejuaraan ini. “Pelatih dan atlet harus melakukan evaluasi dari hasil PON kemarin untuk perbaikan menghadapi pertandingan berikutnya terutama bagi yang terpilih untuk memperkuat tim ‘Merah Putih’ ke SEA Games dan Asian Games,” ungkapnya.
Atlet binaan FKKSP-G yang terga-bung dalam Perguruan Silek Sakato Semen Padang yang berlaga di PON sebanyak 8 atlet. Sumatera Barat turun di dua belas nomor dalam cabang olahraga silat. “Lima nomor diwakili oleh perguruan Silek Sakato yakni no-mor tunggal putra, dua tunggal putri, nomor beregu dan nomor ganda. Dari lima nomor itu, tiga nomor berhasil kita raih,” kata pelatih Silek Sakato, Natrionovril didampingi Wakil Pem-bina Silek Sakato, Yaldi.
Sementara itu, medali emas boling dipersembahkan pasangan Muham-mad Udrizal dan Afrial setelah meng-ungguli atlet Jatim dan DKI Jakarta.
“Medali emas ini kami sumbangkan untuk masyarakat Sumbar dan Semen Padang,” kata Jasman Herry, pelatih boling FKKSP-G. (rnp/SP)
Atlet
Binaan
Semen
Padang
TAHUN 2016 BERLALU,
GERBONG SEMEN INDONESIA
TERUS MELAJU MENYAMBUT
BERBAGAI PELUANG DAN
TANTANGAN BARU. TAK ADA
PERUBAHAN SIGNIFIKAN DI
TAHUN 2017, DI MANA OVER
CAPACITY MASIH MENJADI
MOMOK BAGI INDUSTRI
SEMEN DI TANAH AIR.TOH
BEGITU, PELUANG UNTUK
BERKEMBANG MASIH TERBUKA
LEBAR. SEMEN INDONESIA SIAP
MELALUI TAHUN 2017 DENGAN
SEMANGAT, STRATEGI DAN
LANGKAH-LANGKAH YANG
MENGEJUTKAN.
FOKUS
S
alah satu peluang di depan mata adalah alokasi anggarapn senilai Rp 105,56 triliun dari Kemente-rian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat) untuk mendukung tiga program prioritas nasional, yakni ketahanan air/pangan, konektivitas dan perumahan permukiman.Dukungan terhadap program
kedaulatan pangan atau ketahanan air dilakukan melalui pembangunan sembilan bendungan baru dari target pembangunan 49 bendungan selama lima tahun masa pemerintahan.
Pada 2017 ini pembangunan waduk baru akan mulai dilakukan di Rukoh-Aceh, Lausimeme-Sumatera Utara, Komering II-Sumatera Selatan,
Bener-Jawa Tengah, Sidan-Bali, Temef-NTT, Pamukkulu-Sulawesi Selatan, Way Apu-Maluku, Baliem-Papua.
Selain itu, Kementerian PUPR juga akan membangun jaringan irigasi seluas 84 ribu hektare, rehabilitasi jaringan irigasi seluas 323 ribu hektare, 105 embung, sarana dan prasarana pengendali banjir sepanjang 154 km,
Negara ini milik kita, maka pertahan-kan kedaulatannya hingga titik darah penghabisan. Jangan biarkan perusa-haan asing leluasa menyerang, semen-tara kita berdiam diri saja. Demikian pesan penting yang tertangkap dalam dialog kebangsaan bagi jajaran direksi Semen Indonesia Group di Ruang Gatotkaca Gedung Artagatra Kantor Lemhanas RI, Jakarta, Senin (5/12).
Guna memperkuat wawasan
kebangsaan dan semangat nasio-nalisme, Semen Indonesia sengaja menggandeng Lembaga Keta-hanan Nasional (Lemhanas) RI untuk menggelar kegiatan yang diikuti jajaran direksi Semen Gresik, Semen Padang, Semen Tonasa dan TLCC Vitenam. Dirut Semen Indonesia Rizkan Chandra menegaskan, seluruh keluarga besar SMI harus paham arti kata Indonesia yang tersemat dalam
nama perusahaan.
PT Semen Indonesia (Persero)Tbk., tidak sembarangan meletakkan kata Indonesia dalam namanya. “Kata In-donesia dalam nama perusahaan kita ini ada maksudnya, ini adalah wujud komitmen dan nasionalisme perse-roan yang dapat memperkuat sinergi dan soliditas perusahaan dalam mem-besarkan bangsa,” katanya.
Karena itu, Rizkan mengajak jajaran
FOKUS
serta pembangunan atau peningkatan sarana dan prasarana pengelolaan air baku.
Sementara untuk program konektivi-tas, pembangunan beberapa ruas jalan akan diteruskan sesuai dengan komit-men pemerintah. Sebut saja tol trans Jawa dan trans Sumatera , trans Papua yang tinggal 176,1 km, juga jalan di per-batasan Kalimantan, NTT dan Papua.
Kementerian PUPR pun bakal mem-bangun jembatan sepanjang 7.898 me-ter tahun 2017, me-termasuk pembangu-nan bentang panjang yakni Jembatan Teluk Kendari, Jembatan Holtekamp dan Jembatan Pulau Balang. Itu belum terhitung rencana pembangunan jalan tol, perumahan serta rusun.
Pada 2017, konsumsi semen domes-tik diproyeksikan mencapai 84,96 juta ton, namun kapasitas produksi nasional sudah hampir menyentuh angka 100 juta ton per tahun. Komparasi supply dan demand yang jomplang, ditambah masuknya beberapa pemain baru, men-dorong kompetisi harga dan margin yang lebih ketat.
Direktur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra mengakui, situasi industri semen tahun 2017 tidak akan jauh berbeda dengan 2016. Harga diprediksi masih turun 7 persen, growth untuk demand masih di bawah 2 persen, padahal pertumbuhan produksi Semen Indonesia Group sudah di atas 5 persen. “Itu sudah menghitung yang saling beli, diakui dua kali. Misalnya kita beli semen dari Holcim, dia mengakui, kita juga mengakui. Sesungguhnya ka-lau kita lihat dengan benar, growth-nya ya tetap 1 persenan juga,” kata Rizkan.
Hal itu yang membuat para
pe-main semen di Indonesia kelimpung-an. Beruntung SMI mempunyai cost transformation (CT), yang membuatnya tetap unggul di masa-masa sulit dibanding para pesaing. Keberhasilan CT inilah, sambung Rizkan, yang mem-bedakan wajah perseroan tahun ini.
Karena itu dia ingin CT nanti dibuat lebih struktural. Jadi berpikirnya bukan cuma bagaimana cara menghemat, melainkan menciptakan sebuah struktur baru yang secara permanen meng-akibatkan semuanya jadi lebih hemat. “Contohnya untuk menghemat distri-busi kita punya perusahaan logistik, jadi lebih struktural dan cost-nya jauh lebih murah,” ujar mantan direktur Pengem-bangan Usaha dan Strategi Bisnis ini.
Agar kinerja perusahaan makin mon-cer di tahun 2017, beber Rizkan, ada beberapa hal yang harus diwujudkan sesegera mungkin. Salah satunya ke-cepatan perusahaan dalam melakukan merger akuisisi, baik untuk portofolio semen maupun non semen, di dalam maupun luar negeri. “Tahun 2017, itu akan menjadi opportunity yang pen-ting. Mengingat situasinya tidak jauh berbeda dengan 2016,” ucapnya.
Kendati 2016 terbilang masa sulit, toh SMI masih mampu mencetak prestasi lumayan. Misalnya pada Q3, revenue perseroan turun tak sampai 1 persen. Padahal para pesaing anjlok di atas 5 peren. Ebita margin pun de-mikian, ketika SMI turun 2 persen, yang lain sampai 10 persen.
“Penjualan kita justru naik, yang lain turun. Kalau yang lain kesulitan menjual, kita malah kekurangan barang. Akhirnya ngambil dari mana-mana, lan-tas kita jual ke luar,” katanya lagi. Diakui
Rizkan, langkah ini pelan-pelan bakal menahbiskan SMI sebagai marketer semen regional. Dalam praktiknya, SMI bakal mengkonsolidasikan seluruh vo-lume produksi semen di dalam negeri, lalu menjualnya ke pasar regional.
Untuk ini SMI hanya mengajak perusahaan yang mau saja. Sudah ada beberapa yang bersedia bergabung dengan SMI, salah satunya anggota big three. Terkait hal itu, cara pandang per-seroan terhadap pasar harus diubah. SMI kini melihat market menjadi regional. “Nanti kita bisa lebih mengatur, menjadi regulator di dalam. Semen Indonesia In-ternasional akan lebih banyak berperan. Kalau kita mikirnya bangun pabrik terus, sementara demand-nya gak naik-naik ya repot,” tegas peraih penghargaaan Saty-alancana Wirakarya ini.
Akan tetapi, khusus untuk pemba-ngunan Pabrik Kupang dan Aceh, mesti dipandang dari sudut lain. Pabrik Aceh dibangun karena SMI ingin menguasai pasar pantai timur Sumatera. Sementa-ra Pabrik Kupang bakal menyasar pasar Australia plus Bali-NTT.
Rizkan mengungkapkan, pasar regional masih menyediakan celah bagi SMI untuk ‘bermain-main’. Itu bisa dilakukan dengan men-secure-kan demand, entah dengan kontrak jangka panjang atau kepemilikan.
“Pasar regional itu over capacity juga, tapi ketika kita beli perusahaan di sana yang butuh klinker, klinkernya beli dari siapa? Ke kita juga. Jadinya tidak over capacity kan?” paparnya. Karena SMI sekarang melihat market regional, maka tidak relevan lagi membedakan strategi ekspor dengan membeli peru-sahaan di luar negeri. (lin/znl/SG)
direksi untuk berpikir makro demi membesarkan bangsa. Dia meng-ingatkan, jika bekerja hanya untuk mencari uang tanpa ingin membe-sarkan perusahaan, maka perusahaan tidak akan pernah menjadi besar.
“Google dari awal tidak pernah berpikir membuat perusahaan untuk dirinya sendiri, tapi untuk dunia. Itu sebabnya mereka besar. Kalau kita berbuat untuk Indonesia pasti man-faatnnya juga akan dirasakan oleh Semen Indonesia,” ungkapnya.
Hal tersebut sejalan dengan spirit perusahaan yang terus digelorakan,
yakni Sinergi, Militan dan Integritas (SMI). Spirit perusahaan itu mestinya dapat diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, sehingga saat mende-ngar perusahaan tengah menghadapi kesulitan, semua warga SMI dapat bergetar hatinya dan tergerak untuk memberikan sumbangsih guna mem-bangkitkan perusahaan.
“Apa kita tidak bisa menjaga Negara Republik Indonesia ini dari serangan perusahaan asing? Kok kita melihat bagaimana raksasa-raksasa menguasai dunia dan juga regional, bahkan menguasai negara kita.
Kenapa kita tidak bisa melakukan hal yang sama dengan ekspansi ke kancah regional. Semen Indonesia berkibar menjadi yang terbaik di area regional,” tandasnya.
D
irut SMI Rizkan Chandra mene-rangkan, tujuan utama dari KSO adalah menegaskan fungsi SMI sebagai holding strategis dan SG sebagai perusahaan operating. Itu arti-nya, posisi SG nanti bakal sejajar dengan empat tiga opco lainnya, yaitu Semen Padang, Semen Tonasa, serta Thang Long Cement JSC (TLCC) Vietnam.“Kenapa dengan Semen Gresik perlu KSO? Karena aset kita ada di sana. Kalau aset itu itu diserahkan langsung kepada Semen Gresik, biayanya mahal. Ma-kanya kita bentuk KSO, agak lebih rumit tapi lebih hemat,” papar Rizkan dalam sosialisasi di Gedung PPS, Gresik, Senin (21/11), yang dihadiri ratusan karyawan SMI dan SG berikut perwakilan serikat pekerja masing-masing.
Di jajaran direksi, tampak Direktur
SDM dan Hukum SMI Ahyanizzaman, Direktur Proyek dan Enjiniring Gatot Kustyadji, Dirut SG Sunardi Prionomurti serta Komisaris Satrio. “Walau ada KSO, dalam praktiknya nanti yang kerja tetap SG. Nanti kalau saya ingin tahu operasio-nalnya, ya tanya langsung pada dirutnya. Seperti yang selama ini kita lakukan pada Padang maupun Tonasa,” imbuhnya.
Rizkan mengingatkan, perusahaan holding yang mengelola beberapa por-tofolio itu karakteristiknya beda dengan perusahaan operasional. Misalnya, pada holding company, leksibilitas maupun trial and error menjadi hal yang harus dilakukan. Contohnya Google, perusahan paling besar di dunia sekaligus holding yang sangat kreatif.
Google melakukan 10 kali percobaan di mana 7 di antranya gagal, dan cuma
FOKUS
PERJALANAN BISNIS
PT SEMEN INDONESIA
(PERSERO) TBK KEMBALI
MEMASUKI BABAK BARU.
SEBAGAI IMPLEMENTASI
TRANSFORMASI
KORPORASI LANJUTAN,
PER 1 JANUARI 2017
KERJA SAMA OPERASI
(KSO) ANTARA SEMEN
INDONESIA DAN
SEMEN GRESIK RESMI
BERLAKU. UNTUK ITU,
DUA BULAN MENJELANG
HARI H, MANAJEMEN
MENGGENCARKAN
SOSIALISASI KEPADA
PARA STAKEHOLDER,
TERMASUK KARYAWAN
SMI DAN SG.
1 Januari 2017, KSO Semen Indonesia-Semen Gresik Go Live
FOKUS
3 yang sukses. “Meski begitu dia tetap menjadi perusahaan paling besar di bumi ini. Operational company tidak boleh melakukan itu (percobaan), jadi karakteristiknya memang beda,” sebut mantan direktur Pengembangan Usaha dan Strategi Bisnis (PUSB) ini.
Kesimpulan yang bisa ditarik, pe-rusahaan yang mempunyai dua fokus berbeda hasilnya tidak akan optimal. Maka itu SMI mesti mengambil peran tunggal sebagai holding, di atas SG dan tiga opco lainnya. Rizkan mengingatkan, hingga detik ini SMI belum punya por-tofolio yang kuat selain semen. Artinya, BUMN yang menguasai 44 persen pasar semen domestik ini belum jadi holding yang sesungguhnya.
Padahal situasi industri semen sudah berubah demikian drastis. Menurut Rizkan, SMI perlu mentransformasi diri menjadi holding yang kuat agar bisa mengendalikan beberapa portofolio berbeda dalam irama yang kompak. “Sehingga menguntungkan bagi holding, operating, maupun portofolio-portofolio yang ada di holding. Jadi opco-nya nanti benar-benar sejajar, sedangkan holdco ada di atasnya,” paparnya.
STRATEGI JANGKA PANJANG
Direktur SDM dan Hukum SMI Ahyanizzaman menambahkan, KSO SMI dan SG merupakan jawaban terha-dap perubahan peta industri semen nasional. Juga bisa dikatakan sebagai strategi jangka panjang perseroan agar tetap menjadi champion.
Ahnyanizzaman membeberkan, sejak 2015 terjadi oversupply pada pasar se-men domestik. Pasalnya, pemain baru dan existing ramai-ramai membangun pabrik baru dan rampung di tahun itu. “Tahun 2015 laba kita turun 20 persen, dan ini tidak pernah kita alami. Sebe-lumnya laba SMI selalu naik dari tahun ke tahun,” jelasnya.
Kabar buruknya, situasi ini bu-kan bersifat sementara seperti krisis ekonomi 1998 maupun 2008. Apa yang terjadi tahun 2015 itu sudah struktural dan tidak mungkin kembali normal lagi. Yani—panggilan akrab Ahyanizzaman— menyebut, oversupply nasional masih akan terjadi hingga 2020.
“Karena itu mindset kita harus diubah total, termasuk budaya dan etos kerja. Strategis bisnis perusahaan juga begitu, bukan lagi semata mem-produksi semen lalu dipasarkan kepada distributor. Harus mikir produksi kita nanti ter-deliver pada end user, juga bisnis turunan,” ujar dia.
Di sisi lain, SMI tidak boleh berki-prah di pasar domestik saja, karena para kompetitor mulai menggeliat di kawasan regional. Namun pertahanan di domestik harus benar-benar kuat, lantaran masih banyak pemain asing yang ingin masuk ke Indonesia.
Agar terus tumbuh, SMI bakal menerapkan strategi 3 + 1. Tiga (3) itu adalah Cement Businesss (capacity ma-nagement, quality management serta green management), lalu Adjacent Por-tofolio (ready mix and precast, building material, aggregate, logistic) dan yang ketiga Regional Expansion (importing countries, exporting countries, retaliate).
“Katanya oversupply, kenapa kok impor juga? Soalnya bisnis semen itu unik. Semester satu biasanya kelebi-han pasokan, semester dua kurang. Makanya kita punya SMI Internasional yang akan mengisi kekurangan kita dengan impor,” tandas Yani. Sedangkan plus 1-nya adalah Cost Transformation yang meliputi supply chain optimization, operational eficiency, dan corporate
cost transformation.
Yani melanjutkan, selain KSO sejatinya ada dua alternatif lain, yaitu penjualan aset SMI kepada SG dan pe-nyewaan aset SMI kepada SG. Namun dua alternatif itu dinilai terlalu mahal, dibanding KSO yang sangat pas untuk menjawab kebutuhan, dapat dioperasi-kan, serta lazim.
Dari sisi hukum, KSO sudah lum-rah dilakukan di Indonesia. Contoh kasusnya adalah KSO TPK Koja antara Pelindo II dengan PT. Hutchison Ports Indonesia (1999), PT Pembangunan Jaya AncolTbk. dengan PT Jaya Real Property Tbk. (2011), serta PT Telkom Indonesia dengan Aria West Indonesia.
FOKUS
Sebanyak 86 karyawan jajaran eselon 1 Semen Indonesia Group mengikuti “Dialog Kebangsaan dalam Rangka Meningkatkan Daya Saing Pe-rusahaan ditingkat Regional”. Kegiatan tersebut diselenggarakan selama dua hari, 24-25 November 2015 di Lemba-ga Ketahanan Nasional RI Jalan Medan Merdeka Selatan No 10 Jakarta.
Kegiatan ini merupakan wadah dalam memberikan pencerahan kepada jajaran eselon 1 Semen Indonesia Group terkait pemahaman nilai-nilai kebangsaan yang bersumber dari em-pat Konsensus Dasar Bangsa. Kegiatan dialog kebangsaan ini untuk mem-perkokoh wawasan kebangsaan yang merupakan bekal dalam melaksanakan tugas.
Turut hadir dalam acara tersebut Di-rektur Utama Semen Indonesia Rizkan Chandra, Direktur SDM dan Hukum Ahyanizzaman, Direktur Enjiniring dan Proyek Gatot Kustyadji, Direktur Pemasaran dan Supply Chain Aunur Rosyidi, Direktur PUSB Budi Siswoyo, Direktur Keuangan Darmawan Junaidi, Direktur Utama Semen Gresik Sunardi Prionomurti, Direktur Keuangan Semen Tonasa Subhan, dan Direktur Keuangan Semen Padang Tri Hartono Rianto.
Direktur SDM dan Hukum Se-men Indonesia Ahyanizzaman dalam sambutannya mengatakan bahwa lembaga LEMHANAS telah mencetak pemimpin-pemimpin bangsa yang luar biasa. “Pada kesempatan ini saya mewakili manajemen mengharapkan para peserta yang mengikuti selama
dua hari ini dapat menyerap sari pati pelajaran yang diberikan para pengajar mengenai wawasan kebangsaan dan bela negara. Tentunya nilai-nilai yang ada didalamnya dapat dijadikan pelaja-ran bagi kita semua sebagai pimpinan dalam menghadapi persaingan bisnis yang luarbiasa,” ungkapnya.
Lebih lanjut Ahyanizzaman menjelas-kan bahwa persaingan industri semen sungguh sangat berbeda dari sepuluh hingga dua puluh tahun lalu. Sejak tahun 2015, bisnis semen menghadapi sesuatu yang sangat berbeda. Industri semen domestik yang sangat menarik, mengundang para pemainbaru, inves-tor asing, termasuk juga perusahaan Cina berlomba-lomba membagun pabrik di Indonesia sehingga mengaki-batkan excess supply.
Kondisi ini, tentu memerlukan trategi yang sangat berbeda dalam menghadapi ketatnya persaingan, yang betul-betul dapat mengubah mindset sebelumnya. Sehingga diharapkan Semen Indonesia bisa memenangkan persaingan.
“Semen Indonesia sudah membuat strategi 3+1. Saya sebut 3+1seperti ini agar kita hafal, kalau ada yang belum tahu dapat mencari tahu, sehingga memahami apa yang kita lakukan. Dalam kesempatan yang berharga ini dapat menjadikan kita lebih memahami wawasan kebangsaan dan bela negara serta memperkuat sinergi dan militansi yang kuat untuk dapat memenangkan persaingan bisnis yang semakin ketat. Dapat melakukan operasional exelent
di perusahaan yang kita cintai. Sehing-ga diharapkan sesuai denSehing-gan misi kita bersama, Semen Indonesia Group menjadi perusahaan terkemuka di Asia Tenggara,” tegasnya.
Gubernur Lemhannas Letnan Jenderal TNI (Purn) Agus Widjojo mengatakan, dialog kebangsaan ini adalah momentum perenungan dan instropeksi diri terhadap kualitas wa-wasan kebangsaan guna mereleksikan kesadaranakan pentingnya nilai-nilai luhur yang dimiliki bangsa ini agar dapat dijaga bersama-sama. “Mencer-mati dinamika kehidupan nasional mau-pun internasional yang berkembang pesat. Dengan dialog kebangsaan ini diharapkan agar perusahan dapat berkembang secara berkelanjutan dan memenangi kompetisi antarbangsa yang dilandasi oleh nilai-nilai kebang-saan yang bersumber pada empat con-sensus dasar bangsa sehingga fungsi dan peran saudara semakin optimal,” bebernya.
Acara ini juga dihadiri oleh Menteri Pariwisata Arief Yahya yang memberi-kan materi dengan tema “Memperkuat Daya Saing dengan Transformasi Kor-porasi menuju World Class Company”. Penutupan acara ditandai dengan penandatanganan “Pernyataan Komit-men” oleh seluruh peserta yang berisi nilai-nilai yang harus dilakukan oleh Jajaran Eselon 1 dalam menjalankan tugas. Penandatangan ini disaksikan langsung oleh direktur masing-masing OpCo (Semen Padang, Semen Gresik, dan Semen Tonasa). (ir)
FOKUS
KREDIT
RP 1,5 TRILIUN
UNTUK 11
ANAK USAHA
M
omen penting itu dihadiri sejumlah pejabat penting kedua belah pihak. Dari SMI tampak Direktur Utama Rizkan Chandra, Direktur SDM dan Hu-kum Ahyanizzaman, Direktur Keuangan Darmawan Junaidi, Direktur Direktur Pemasaran dan Supply Chain Aunur Rosyidi, Direktur PUSB Budi Siswoyo, juga para direktur anak usaha yang akan menandatangani perjanjian.Sedangkan Presdir CIMB Niaga Tigor M Siahaan pada kesempatan itu mengajak dua direksinya, Rusli Johannes dan Frans Rahardja Alim-hamzah. Kredit dengan nilai total Rp 1,5 triliun dari bank yang berdiri tahun 1955 tersebut akan dikucurkan untuk 11 anak usaha SMI Group.
Ke-11 anak perusahaan itu antara lain PT KSI, PT SGG Energi Prima, PT SI Beton, PT SISI, PT Varia Usaha, PT Swadaya Graha, PT UTSG, PT KISG, dan PT IKSG. Dirut SMI Rizkan Chandra mengucap syukur atas ditandatangani-nya joint borrower dengan CIMB Niaga. Pinjaman modal kerja itu diharapkan bisa mendukung kinerja anak-anak us-aha, dan pada gilirannya bisa
mening-katkan kinerja perseoran.
“Apalagi Semen Indonesia bukan lagi hanya menjadi perusahaan semen, tapi nanti akan mempunyai beberapa portofolio yang baru. Nanti nama-nama anak perusahaan akan kami standar-kan, ada SIB Beton, SMI Logistik, SMI Energi, SMI Internasional, SMI Building Material, dan lainnya. Terima kasih atas kerja sama ini, semoga SMI dan CIMB Niaga sama-sama mendapatkan value untuk meningkatkan kinerja masing-masing,” tuturnya.
Presdir CIMB Niaga Tigor M Siahaan mengaku excited bisa menjalin kerja sama dengan SMI yang reputasinya sudah tidak perlu diragukan lagi. “Ini pertama kali kami ke sini, dan semoga bukan yang terakhir. Kami bangga kerja sama dengan SMI, karena memang su-dah lama kami tunggu-tunggu,” ujarnya.
Direktur Keuangan SMI Darmawan Junaidi lebih jauh menjelaskan, penam-bahan modal usaha bagi anak-anak usaha itu menjadi bagian dari strategi untuk mempertahankan bisnis SMI se-cara grup. Sebab SMI tidak ingin hanya menjadi leader di cement producer, tapi
mesti berjaya juga di cement business.
“Artinya kita tidak hanya memaju-kan perusahaan semen, tapi anak-anak perusahaan pendukung semen juga harus digenjot. Selama ini dirasakan ada kendala untuk meningkatkan akses anak usaha terhadap lembaga keuang-an, terutama bank. Ini ada produk yang memungkinkan dari CIMB Niaga, dengan bunga sangat kompetitif. Posisi SMI di mata perbankan sangat bagus, makanya bertindak sebagai penjamin,” terangnya.
Pencairan kredit modal kerja ini, sambung Darmawan, sejalan dengan program perusahaan ke depan. Tahun 2017, kontribusi anak-anak usaha diharapkan semakin besar guna men-dukung peningkatkan kinerja induk.
“Harapan kami tahun depan bisnis anak-anak usaha bisa tumbuh 5 sampai 10 kali. Sebab, adanya kredit modal kerja ini membuat mereka sudah siap berlari,” tandas Darmawan sembari menambahkan, alokasi kredit senilai Rp 1,5 triliun itu sesuai kebutuhan dan ke-mampuan masing-masing anak usaha.
(lin/znl)
PERKEMBANGAN BISNIS ANAK-ANAK USAHA SEMEN
INDONESIA GROUP DIHARAPKAN BAKAL LEBIH KENCANG LAGI
MENYUSUL SEGERA CAIRNYA KREDIT MODAL KERJA DARI
BANK CIMB NIAGA. PERJANJIAN JOINT BORROWER ANTARA
SMI DAN CIMB NIAGA TELAH DITEKEN DI KANTOR SMI, THE
EAST BUILDING, MEGA KUNINGAN, JAKARTA, KAMIS (15/12).
D
irut Semen Tonasa Andi Unggul Attas menjelaskan, pembangunan packing plant di Maluku Utara dilatarbela-kangi meningkatnya demand semen di daerah ini sebanyak 20 persen. Itu menandakan pembangunan infrastruk-tur di Malut cukup pesat.“Posisi geograis Maluku Utara yang terdiri dari pulau-pulau kecil dan kondi-si cuaca menjadi faktor yang selama ini berpengaruh terhadap kelancaran dan stabilitas pasokan semen ke pelang-gan. Hilangnya peluang meningkatkan market share disebabkan suplai yang kurang lancar. Biaya distribusi saat ini juga relatif tinggi karena biaya kapal bag lebih mahal dibanding kapal curah.Otomatis itu menghilangkan pe-luang peningkatan margin penjualan,” terangnya.
Unggul berharap pembangunan packing plant di Malut dapat memberi-kan multiplier effect, pengiriman tepat waktu, jaminan kualitas produk sampai ke end user, stabilitas pasokan di pasar, harga jual lebih kompetitif, yang pada gilirannya meningkatkan market share. Direktur Enjiniring dan Proyek