ANALISIS PERKEMBANGAN PERBANKAN SYARIAH
HASIL DAN PEMBAHASAN Gambaran Umum Perbankan Syariah d
Lhokseumawe
Perbankan yang berbasis Syariah di wilayah Lhokseumawe, Provinsi Aceh, semakin berkembang. Hal itu disebabkan oleh animo (ke- inginan) masyarakat yang menggunakan jasa jenis Perbankan tersebut semakin banyak. hal tersebut sangat dipengaruhi oleh kepercayaan masyarakat dalam mengunakan produk jasa Perbankan yang ditawarkan oleh Bank Syariah, Baik dari segi penghimpunan dana dari masyarakat maupun pembiayaan yang ditawarkan oleh pihak Perban- kan kepada masyarakat. Bahkan, dari segi pem- biayaan yang dilakukan oleh Perbankan Syariah di wilayahnya, Zulfan (pegawai Bank Muamalat Syariah) mengatakan, sudah mencapai 30 Persen. Peningkatan persentase tersebut, sesuai dengan target yang ditentukan oleh Islamic Banking (iB) Lhokseumawe.
Semakin berkembangnya masyarakat yang mengunakan produk jasa Perbankan yang berba- sis syariah, mungkin disebabkan oleh faktor sug- esti (tanggapan) masyarakat yang agamis (paham agama). Sehingga merasa lebih aman dan nyaman bila menyimpan atau menggunakan jasa Perban- kan Syariah. Terhadap perkembangan kegiatan usaha Perbankan Syariah, secara keseluruhannya asset yang dimiliki oleh Perbankan Syariah Lhok- seumawe terus mengalami peningkatan setiap ta- hunnya (dalam jutaan Rupiah).
Hingga tahun 2012 terdapat 5 institusi Bank Syariah di Lhokseumawe yaitu Bank Aceh Sya- riah, Bank Muamalat Syariah, Bank Mandiri Sya- riah, BNI Syariah dan Bank Mega Syariah. Untuk pencapaian tujuan dan maksud Perbankan Syariah di Lhokseumawe, Perbankan haruslah memiliki visi dan misi yang baik.
Tabel 4
Jumlah Aset, Deposito dan Pembiayaan Perbankan Syariah Lhokseumawe
Tahun Jumlah Aset Dana Tempatan Nasabah Pembiayaan
2009 Rp 331.093.000.000
2010 Rp 555.651.000.000 Rp 264.401.000.000 Rp 484.046.000.000 2011 Rp 796.826.000.000 Rp 308.987.000.000 Rp 734.115.000.000
Sumber: Data diolah 2012
Tabel 5
Karakteristik Responden Berdasarkan Jenis Kelamin
No. Jenis Kelamin Frekuensi Persentase
1 Laki-laki 81 81
2 Perempuan 19 19
Total 100 100
Sumber : data diolah (2012)
Tabel 6
Karakteristik Responden Berdasarkan Usia
No. Usia Frekuensi Persentase
1 <20 10 10 2 >50 13 13 3 20-30 22 22 4 31-40 23 23 5 41-50 32 32 Total 100 100
Sumber : SPSS data diolah (2012)
Tabel 7
Karakteristik Responden Berdasarkan Pendidikan
No. Pendidikan Frekuensi Persentase
1 Tidak Sekolah 0 Orang 0%
2 Tidak Tamat SD 0 Orang 0%
3 SD 0 Orang 0%
4 SMP 4 Orang 4%
5 SLTA 35 Orang 35%
6 Sarjana 61 Orang 61%
Total 100 Orang 100%
Sumber : SPSS data diolah (2012)
Tabel 8
Karakteristik Responden Berdasarkan Agama
No. Status Perkawinan Frekuensi Persentase
1 Islam 100 100%
2 Kristen 0 0%
3 Hindu 0 0%
4 Budha 0 0%
Total 100 100%
Struktur Organisasi Perbankan Syariah. Perbankan Syariah dalam menjalankan aktivi- tasnya, menyusun suatu organisasi yang merupa- kan landasan kerja bagi seluruh karyawan yang terlibat dalam perusahaan. Dengan demikian akan jelas penetapan batas-batas tugas, wewenang dan tanggung jawab masing-masing karyawan dalam perusahaan itu.
Karakteristik Penelitian
Berdasarkan data penelitian yang telah di- kumpulkan, maka diperoleh data tentang de- mograpi responden yang terdiri dari: (1) Jenis Kelamin, (2) Usia, (3) Pekerjaan, (4) Jumlah Tanggungan, (5) Pendapatan perbulan, (6) Pen- didikan, dan (7) Agama.
Hasil penelitian menunjukan bahwa rata-rata responden yang berjenis kelamin menunjukkan bahwa yang paling banyak berjenis kelamin laki- laki 81% sedangkan jenis kelamin perempuan se- banyak 19%.
Hasil penelitian berdasarkan usia, paling ban- Tabel 9
Karakteristik Responden Berdasarkan Jumlah Tanggungan
No. Jumlah Tanggungan Frekuensi Persentase
1 1-3 68 68%
2 4-6 32 32%
Total 100 100%
Sumber : SPSS data diolah (2012)
Tabel 10
Karakteristik Responden Berdasarkan Pekerjaan
No. Usia Frekuensi Persentase
1 Mahasiswa 3 3%
2 PNS 51 51%
3 Swasta 46 46%
Total 100 100
Sumber : SPSS data diolah (2012)
Tabel 11
Karakteristik Responden Berdasarkan Pendapatan Perbulan
No. Pendapatan Frekuensi Persentase
1 < Rp. 1.000.000 - -
2 Rp. 1.000.000 – Rp.1.500.000 82 82%
3 Rp. 1.500.000 – Rp.2.000.000 18 18%
4 > Rp. 2.000.000 - -
Total 100 100
Sumber : SPSS data diolah (2012)
yak responden mempunyai usia antara 41- 50 ta- hun (32%), lalu usia antara 31- 40 tahun (23%), lalu usia 20 - 30 tahun (22%) lalu usia > 50 (13%) dan yang memiliki persentase yang paling sedikit adalah usia < 20 tahun (10%).
Tingkat pendidikan responden relatif tinggi karena sebagian besar responden berlatar be- lakang pendidikan dari sarjana yaitu 61%, lalu tingakat pendidikan SLTA sebanyak 35%, selan- jutnya SMP sebanyak 4%.
Hasil penelitian berdasarkan Agama menun- jukkan bahwa seluruh responden beragama Islam. Saat ini hampir 99,9% nasabah bank syariah di lhokeseumawe beragama islam. Ini menunjukan bahwa upaya menjadikan bank syariah sebagai lembaga perbankan yang terbuka untuk seluruh masyarakat harus ditingkatkan kembali.
Hasil penelitian berdasarkan Jumlah tanggun- gan menunjukkan bahwa paling banyak yang me- miliki tanggungan antara 1-3 orang yaitu seban- yak 68% dan yang memiliki tanggungan antara 4-6 orang sebanyak 32%.
Hasil penelitian berdasarkan pekerjaan, pal- ing banyak responden yang bekerja sebagai PNS (51%), lalu yang bekerja di swasta (46%) dan pal- ing sedikit responden yang berprofesi sebagai ma- hasiswa yaitu sebanyak (3%).
Hasil penelitian berdasarkan pendapatan per- bulan, paling banyak responden yang berpeng- hasilan Rp. 1.000.000 – Rp.1.500.000 (82%), dan selebihnya berpenghasilan Rp. 1.500.000 – Rp.2.000.000 yaitu sebanyak (18%). Dari riset ini menunjukan bahwa nasabah perbankan syariah belum banyak yang berasal dari masyarakat me- nengah. Rata-rata pendapatan yang dibawah Rp 2.000.000, perbulan menjadi indikasi perlu segera dilakukan upaya untuk menggait nasabah-nasabah yang lebih potensial untuk bergabung dalam per- bankan syariah.
Dari hasil perhitungan frekuensi responden yang merupakan nasabah Perbankan Syariah dari Bank Konvensional ke Bank Syariah di atas diper- oleh Jumlah skor kuesioner = 6771 dan jumlah skor ideal = 7750, dari nilai tersebut dapat dihi- tung nilai skor kuesioner sebagai berikut:
skor kuesioner = x 100%
= 6771 x 100%
7750 = 87,36%
Setelah mendapatkan skor kuesioner, selan- jutnya menentukan interval skor untuk penilaian perkembangan masyarakat yang mengacu pada pembuatan kelas interval kuesioner dalam statis- tik, untuk data ordinal secara keseluruhan melalui beberapa tahap yaitu:
a. Menentukan rentang
Rentang = data terbesar – data terkecil b. Menentukan panjang kelas interval
Kelas Interval = x 100%
Sehingga dapat diketahui interval skor mela- lui kuesioner penilaian perkembangan secara ke- seluruhan. Penentuan rentang mengacu pada skor
jumlah skor kuesioner jumlah skor ideal
jumlah skor kuesioner jumlah skor ideal
yang digunakan yaitu sebanyak kelas interval dari angka 1 (satu) sampai 5 (lima). Angka 1 (satu) merupakan data terkecil besarnya 20%, sedan- gkan data terbesar diperoleh dari angka 5 (lima) yang besarnya 100%. Jadi rentangnya adalah 100% - 20% = 80%. Maka diperoleh kelas inter- valnya yaitu 80% : 5 = 16.
Dari hasil perhitungan skor kuesioner di atas dapat dilihat bahwa kriteria penilaian perkemban- gan perbankan syariah adalah 87,36%, hal ini berarti bahwa perkembangan perbankan Syariah adalah “sangat baik”.
Uji validitas data dalam penelitian ini ada- lah validitas konstruks (construct validity), yaitu dengan mengkolerasiakan skor setiap item den- gan skor total. Uji validitas data dalam penelitian ini menggunakan correlation product moment. Uji validitas ini dikatakan valid apabila hasilnya signiikan pada level tertentu. Uji validitas dalam penelitian ini menggunakan bantuan computer dengan software SPSS versi 17. Hasil uji validitas dikatakan valid apabila nilai probabilitasnya lebih kecil dari 0,05 dan nilai probabilitas lebih besar dari 0,05 menunjukkan bahwa item pernyataan tersebut tidak valid. Dari hasil pengujian dalam penelitian ini di bawah 0,05, hal ini berarti bahwa kuesioner yang digunakan valid.
Uji reliabilitas data digunakan untuk menun- jukkan sejauh mana hasil pengukuran telah kon- sisten apabila dilakukan dua kali atau lebih dari gejala yang sama (Sekaran, 2000:177). Uji ini hanya dilakukan pada item pernyataan yang diny- atakan valid dalam uji validitas . Uji relibilitas data dalam penelitian ini menggunakan cronbach’s al- pha lebih besar dari 0,6. Berdasarkan hasil uji re- liabilitas variabel X1, X2, X3, dan X4 ditunjukkan bahwa nilai Cronbach’s Alpha lebih besar dari 0,6 sehingga seluruh variabel dinyatakan realibe
HASIL DAN PEMBAHASAN