Kesimpulan Saran LAMPIRAN
Faktor Pendukung dan Penghambat 1. Faktor Pendukung
a. Responden yang bersedia untuk diajak kerjasama dalam mengisi kuesioner. b. Bantuan dan kesempatan yang diberikan dari SLTP N I Prambanan dan Siswi kelas VIII.
c. Bantuan dari pembimbing KTI yang selalu membimbing dalam penyusunan. 2. Faktor Penghambat
a. Waktu yang terbatas dari peneliti. LAMPIRAN 1
PENGANTAR KUESIONER Kepada :
Yth. Siswi-siswi kelas VIII Di SLTP N I Prambanan Klaten
Dengan Hormat,
Akademi Keperawatan Panti Rapih, maka saya mengadkaan penelitian dengan judul “Tingkat Pengetahuan Remaja Putri Kelas VIII SLTP Tentang Menarche di SLTP N I Prambanan Klaten, 2007”. Untuk itu saya mohon kesediaan siswi-siswi untuk menjadi responden dalam penelitian ini, saya akan menjaga kerahasiaan jawaban yang diberikan dan hanya untuk kepentingan penelitian ini. Atas
bantuan, tanggapan dan kesediaannya untuk menjadi responden, saya ucapkan terima kasih.
Yogyakarta, Desember 2007 B. WIJANARKO LISTYO HATMOKO Mahasiswa AKPER Panti Rapih Persembahan:
Untuk ke dua orang tua saya,
yang selalu mengharapkan hal terbaik bagi anak nya.
Data Subyektif
a) Klien mengatakan lemes
b) Klien mengatakan mudah capai c) Klien mengatakan sesak nafas
d) Klien mengatakan pusing kalau banyak bergerak (pening) e) Klien mengatakan nyeri dada (skala 0 – 4)
Data Obyektif
f) Tekanan darah menunjukkan penurunan g) Denyut nadi: cepat dan teraba lemah h) Distensi vena jugularis
i) Capilary refill lambat lebih dari tiga detik
j) Pernafasan: menunjukkan peningkatan frekuensi
k) Kulit teraba dingin, tampak banyak keluar keringat dingin l) Ujung – ujung extremitas tampak kebiruan dan pucat
m) Klien menunjukkan expresi wajah kesakitan akibat nyeri dada
n) Jumlah pengeluaran urine dalam 24 jam, menunjukkan penurunan (kurang dari 0,5 cc/kgBB/jam)
o) Hasil rekaman EKG menunjukkan aritmia/disritmia p) Tampak edema pada ekstremitas bawah, palpebra q) Tampak edema paru – paru pada pemeriksaan radiologi
r) Terdengar bunyi nafas tambahan (creckles/rales) pada auskultasi paru – paru s) Hasil pemeriksaan laboratorium menunjukkan peningkatan dari nilai normal (ureum, kreatinin, LDH, CKMB, hematokrit).
BAB I
PENDAHULUAN Latar Belakang
Jantung merupakan sebuah organ yang terdiri dari otot. Otot jantung
merupakan jaringan istimewa, karena kalau dilihat dari bentuk dan susunannya sama dengan otot serat lintang, tetapi cara kerjanya menyerupai otot polos, yaitu diluar kemauan kita (dipengaruhi oleh susunan saraf otonom).1) Pekerjaan jantung adalah memompa darah keseluruh tubuh untuk memenuhi kebutuhan metabolisme tubuh setiap saat, baik saat istirahat maupun saat bekerja atau menghadapi beban.2)
Acut Miocard Infark (AMI) adalah suatu keadaan dimana secara tiba-tiba terjadi pembatasan atau pemutusan aliran darah ke jantung, yang menyebabkan otot jantung mati karena kekurangan oksigen.3)
Satu dari tiga penderita AMI meninggal karena gagal jantung. Gagal jantung adalah suatu keadan yang serius, dimana jumlah darah yang dipompa oleh jantung setiap menitnya(cardiac output, curah jantung) tidak mampu memenuhi kebutuhan normal tubuh akan oksigen dan zat makanan. Insiden penyakit pada pria lebih tinggi dibandingkan pada wanita dengan rata-rata mortalitas selama lima tahun untuk pria 60% dan wanita 40%.4)
Dari data Rekam Medik Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta, angka kematian pada AMI tahun 2006 sebanyak 27 pasien dari 118 kasus dan sejak 01 januari tahun 2007 sampai 30 april tahun 2007 sebanyak 3 pasien meninggal dari 30 kasus. Diperkirakan jumlahnya semakin bertambah tiap tahunnya.5)
Konsekuensi jangka panjang dari Acut Miocard Infark(AMI) cacat fisik,
psikologis, sosial, dan pekerjaan telah lama diabaikan, karena pasien dengn AMI curah jantungnya tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh akan oksigen dan nutrisi secara normal. Apabila pasien banyak beraktivitas, maka kebutuhan oksigen dan nutrisi tubuh semakin meningkat, sedangkan curah jantung tidak mampu memenuhi kebutuhan tubuh, maka pesien dengan AMI intoleransi aktivitas. Komplikasi penyakit miocardium tak terbatas hanya saat pasien dirawat di rumah sakit saja, demikian pula tanggung jawab para ahli kesehatan agar pasien hidup sehat sejahtera, tidak berarti selesai dengan keluarnya pasien dari rumah sakit.6)
Dalam bidang praktik keperawatan profesional, salah satu masalah keperawatan penderita Acut Myocard Infark (AMI) adalah intoleransi aktivitas. Peran perawat sebagai komunitas pelayanan profesional yaitu mengembangkan dan
memberikan metode dan sistem pemberian asuhan keperawatan yang
profesional, tepat, akurat dan meningkatkan kualitas layanan, salah satunya pemenuhan kebutuhan aktivitas yang tepat dan akurat dalam mempertahankan fungsi optimal jantung sehingga dapat mencegah komplikasi lanjut dan
menurunkan angka mortalitas pada pasien dengan diagnosa Acut Myocard Infark (AMI).
Dengan melihat permasalahan tersebut diatas, penulis tertarik melakukan studi kasus tentang pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut
Myocard Infark (AMI). Rumusan Masalah
“Bagaimana Pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut Miocard Infark (AMI) di ruang perawatan penyakit dalam rumah sakit Panti Rapih Yogyakarta”.
Tujuan
Tujuan Umum
Mendapatkan gambaran tentang pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut Myocard Infark (AMI) di ruang perawatan penyakit dalam rumah sakit Panti Rapih Yogyakarta.
Tujuan Khusus
Melaksanakan pengkajian adanya intoleransi aktivitas pada pasien dengan Acut Myocard Infark (AMI).
Manfaat Bagi Peneliti
Mendapatkan pengalaman secara langsung dalam menyusun suatu hasil
penelitian dengan metode studi kasus tentang pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut Myocard Infark (AMI).
Memperdalam dan menambah wawasan pengetahuan perawatan tentang
pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut Myocard Infark (AMI). Bagi Akademi Keperawatan Panti Rapih
a. Sebagai bahan bacaan pada mata ajaran Medikal Bedah system
kardiovaskuler dan menambah pengetahuan mahasiswa tentang pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dangan Acut Myocard Infark (AMI).
b. Sebagai referensi bagi peneliti selanjutnya yang berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut Myocard Infark (AMI).
Memberikan informasi tentang bagaimana pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pesien dengan Acut Myocard Infark (AMI).
Ruang Lingkup Mata Kuliah
Merupakan penelitian dalam ruang lingkup mata ajaran Keperawatan Medikal Bedah yang difokuskan pada pemenuhan kebutuhan aktivitas pada pasien dengan Acut Myocard Infark (AMI).
Tempat
Diruang perawatan penyakit dalam rumah sakit Panti Rapih Yogyakarta. Waktu
Penelitian akan dilakukan pada bulan agustus tahun 2007. STUDI KASUS
PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIVITAS
PADA PASIEN DENGAN ACUT MIOCARD INFARK (AMI) DI RUANG PERAWATAN PENYAKIT DALAM
RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA
Disusun Oleh :
WUYUNG VEMBRIYANTO HADI 252230 / IV
AKADEMI KEPERAWATAN PANTI RAPIH YOGYAKARTA
2007
LEMBAR PERSETUJUAN STUDI KASUS
PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIVITAS
DI RUANG PERAWATAN PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT PANTI RAPIH
YOGYAKARTA
Disusun Oleh :
Wuyung Vembriyanto Hadi 252230
Proposal Penelitian ini telah memenuhi persyaratan dan disetujui pada: Tanggal, ... Agustus 2007
Pembimbing,
IGN. EKO SUSILO, S.Kep. Ns.
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur kami panjatkan kehadirat Tuhan Yang maha Esa yang telah melimpahkan rahmat-Nya, sehingga penulis dapat menyelesaikan Proposal Penelitian ini dengan Judul ” STUDI KASUS PEMENUHAN KEBUTUHAN AKTIVITAS PADA PASIEN DENGAN ACUT MIOCARD INFARK (AMI) DI RUANG PERAWATAN PENYAKIT DALAM RUMAH SAKIT PANTI RAPIH YOGYAKARTA ”.
Proposal ini disusun sebagai salah satu syarat dalam menyelesaikan pendidikan Program Diploma III Keperawatan pada Akademi Keperawatan Panti Rapih Yogyakarta.
Dalam menyusun Proposal ini penulis mendapat dukungan dan bimbingan dari berbagai pihak maka pada kesempatan ini penulis menyampaikan penghargaan dan ucapan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada :
Ibu C Sri Hari Ujiningtyas, S.Kp, selaku Direktur Akademi Keperawatan Panti Rapih Yogyakarta
Proposal.
Semua pihak yang telah membantu sehingga terselesaikannya Karya Tulis Ilmiah ini
Penulis menyadari bahwa dalam menyusun Proposal ini masih banyak kekurangan, maka penulis mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun demi perbaikan Proposal ini.
Yogyakarta, Mei 2006 Penulis
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL i
HALAMAN PERSETUJUAN ii KATA PENGANTAR iii DAFTAR ISI iv BAB I PENDAHULUAN