GAYA HIDUP SEHAT UNTUK PREVENSI STROKE
A. LATAR BELAKANG A. LATAR BELAKANG 1-31-3
•
• Stroke adalah akibat dari berbagai penyakit dan keadaan yang banyakStroke adalah akibat dari berbagai penyakit dan keadaan yang banyak berhubungan dengan
berhubungan dengan gaya gaya hidup. hidup. Gaya Gaya hidup hidup ini ini berupa berupa perilaku perilaku dandan lingkungan penyandangnya.
lingkungan penyandangnya.
•
• Perilaku tergambar dalam kebiasaan hidup sehari-hari seperti : pola makan,Perilaku tergambar dalam kebiasaan hidup sehari-hari seperti : pola makan, kebersihan perorangan, pola hidup dan perilaku terhadap upaya kesehatan.
kebersihan perorangan, pola hidup dan perilaku terhadap upaya kesehatan.
•
• Berbagai usaha pelaksanaan gaya hidup sehat terkait dengan upaya promotifBerbagai usaha pelaksanaan gaya hidup sehat terkait dengan upaya promotif dan preventif tanpa melupakan tindakan kuratif
dan preventif tanpa melupakan tindakan kuratif dan rehabilitatif.dan rehabilitatif.
•
• Hal ini sejalan dengan UU No. 23 pasal 3 yang menyebutkan bahwa tujuanHal ini sejalan dengan UU No. 23 pasal 3 yang menyebutkan bahwa tujuan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan pembangunan kesehatan adalah untuk meningkatkan kesadaran, kemauan dan kemampuan bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. kemampuan bagi setiap orang agar terwujud derajat kesehatan yang optimal. B.
B. MENGATUR POLA MENGATUR POLA MAKAN YANG MAKAN YANG SEHAT.SEHAT. 4-124-12 1.
1. Makanan Makanan yang yang membantu membantu menurunkan menurunkan kadar kadar kolesterol.kolesterol.
•
• Serat larut yang banyak terdapat dalam biji-bijian seperti beras merah,Serat larut yang banyak terdapat dalam biji-bijian seperti beras merah, bulgur, jagung dan gandum.
bulgur, jagung dan gandum.
•
• Oat (=beta glucan) akan menurunkan kadar kolesterol total dan LDL,Oat (=beta glucan) akan menurunkan kadar kolesterol total dan LDL, menurunkan tekanan darah dan menekan nafsu makan bila dimakan di menurunkan tekanan darah dan menekan nafsu makan bila dimakan di pagi hari (memperlambat pengosongan usus).
pagi hari (memperlambat pengosongan usus).
•
• Kacang kedele beserta produk olahannya dapat menurunkan lipid serum,Kacang kedele beserta produk olahannya dapat menurunkan lipid serum, menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida tetapi tidak menurunkan kolesterol total, kolesterol LDL dan trigliserida tetapi tidak mempengaruhi kadar kolesterol HDL
mempengaruhi kadar kolesterol HDL
•
• Mekanisme kerja : menambah ekskresi asam empedu, meningkatkanMekanisme kerja : menambah ekskresi asam empedu, meningkatkan aktivitas estrogen dari isoflavon, memperbaiki elastisitas arterial dan aktivitas estrogen dari isoflavon, memperbaiki elastisitas arterial dan meningkatka
meningkatkan aktivitas n aktivitas antioksidan yang menghalangi oksidasi LDL.antioksidan yang menghalangi oksidasi LDL.
•
• Kacang-kacangan (termasuk biji kenari dan kacang mede): menurunkanKacang-kacangan (termasuk biji kenari dan kacang mede): menurunkan kolesterol LDL dan
kolesterol LDL dan mungkin mencegah aterosklerosis.mungkin mencegah aterosklerosis. 2.
2. Makanan Makanan lain yang lain yang berpengaruh berpengaruh terhadap terhadap prevensi prevensi stroke.stroke.
•
• Makanan/zat yang membantu memecah homosistein seperti asam folat,Makanan/zat yang membantu memecah homosistein seperti asam folat, vitamin B6, B12 dan riboflavin.
vitamin B6, B12 dan riboflavin.
•
• Susu dan kalsium mempunyai efek Susu dan kalsium mempunyai efek protektif terhadap stroke.protektif terhadap stroke.
•
• Ikan terutama ikan yang berlemak seperti ikan tuna dan salmon,Ikan terutama ikan yang berlemak seperti ikan tuna dan salmon, mengandung omega-3, eicosapentenoic (EPA) dan docosahexonoic acid mengandung omega-3, eicosapentenoic (EPA) dan docosahexonoic acid (DHA) yang merupakan pelindung jantung dengan efek melindungi (DHA) yang merupakan pelindung jantung dengan efek melindungi terhadap risiko kematian mendadak, mengurangi risiko aritmia, terhadap risiko kematian mendadak, mengurangi risiko aritmia, menurunkan kadar trigliserida, menurunkan kecenderungan adesi menurunkan kadar trigliserida, menurunkan kecenderungan adesi platelet, sebagai prekursor prostaglandin, inhibisi sitokin, anti inflamasi platelet, sebagai prekursor prostaglandin, inhibisi sitokin, anti inflamasi dan stimulasi NO endothelial. Dianjurkan untuk mengkonsumsi 2 dan stimulasi NO endothelial. Dianjurkan untuk mengkonsumsi 2 kali/minggu.
kali/minggu.
•
• Makanan yang kaya vitamin C, E dan beta karoten seperti yang banyakMakanan yang kaya vitamin C, E dan beta karoten seperti yang banyak terdapat pada sayuran, buah-buahan dan biji-bijian adalah sebagai terdapat pada sayuran, buah-buahan dan biji-bijian adalah sebagai sumber antioksidan.
sumber antioksidan.
•
• Teh hitam maupun hijauTeh hitam maupun hijau
•
• Buah-buahan dan sayuran.Buah-buahan dan sayuran.
o
o
o Sumber kalium. Kalium merupakan prediktor yang kuat untukSumber kalium. Kalium merupakan prediktor yang kuat untuk mencegah mortalitas akibat stroke.
mencegah mortalitas akibat stroke.
o
o Apel (mengandung quercetin dan phyto-nutrient) : menurunkan risikoApel (mengandung quercetin dan phyto-nutrient) : menurunkan risiko stroke.
stroke.
o
o Diet kaya buah-buahan dan sayuran akan menurunkan levelDiet kaya buah-buahan dan sayuran akan menurunkan level homosistein dan mengandung banyak antioksidan (vitamin C,E dan homosistein dan mengandung banyak antioksidan (vitamin C,E dan beta karoten).
beta karoten). 3.
3. Rekomendasi Rekomendasi tentang tentang makanan makanan ::
•
• Menambah asupan kalium dan mengurangi asupan natrium (<6 gram/ Menambah asupan kalium dan mengurangi asupan natrium (<6 gram/ hari).
hari).
•
• Meminimalkan makanan tinggi lemak jenuh dan mengurangi asupanMeminimalkan makanan tinggi lemak jenuh dan mengurangi asupan trans trans fatty acids
fatty acids seperti kue-kue, krakers, makan yang seperti kue-kue, krakers, makan yang digoreng dan mentega.digoreng dan mentega.
•
• Mengutamakan makanan yang mengandungMengutamakan makanan yang mengandung polyunsaturated fatty acids polyunsaturated fatty acids ,, monounsatu
monounsaturated fatty rated fatty acids acids , makanan berserat dan protein nabati., makanan berserat dan protein nabati.
•
• Nutrient harus diperoleh dari makanan, bukan suplemen.Nutrient harus diperoleh dari makanan, bukan suplemen.
•
• Jangan makan berlebihan dan perhatikan menu seimbang.Jangan makan berlebihan dan perhatikan menu seimbang.
•
• Makanan sebaiknya bervariasi dan tidak tunggal.Makanan sebaiknya bervariasi dan tidak tunggal.
•
• Hindari makanan dengan densitas kalori rendah dan kualitas nutrisiHindari makanan dengan densitas kalori rendah dan kualitas nutrisi rendah.
rendah.
•
• Sumber lemak hendaknya berasal dari sayuran, ikan, buah polong danSumber lemak hendaknya berasal dari sayuran, ikan, buah polong dan kacang-kacangan
kacang-kacangan
•
• Utamakan makanan yang mengandung polisakarida seperti nasi, roti,Utamakan makanan yang mengandung polisakarida seperti nasi, roti, pasta, sereal dan kentang
pasta, sereal dan kentang dari pada gula (monosakarida dan disakarida)dari pada gula (monosakarida dan disakarida)
C.
C. MENGHENTIKAN MENGHENTIKAN ROKOK.ROKOK. 3,73,7
Merokok menyebabkan peninggian koagubilitas, viskositas darah, meninggikan Merokok menyebabkan peninggian koagubilitas, viskositas darah, meninggikan level fibrinogen, mendorong aggregasi platelet, meninggikan tekanan darah, level fibrinogen, mendorong aggregasi platelet, meninggikan tekanan darah, menaikkan hematokrit dan menurunkan HDL.
menaikkan hematokrit dan menurunkan HDL. D.
D. MENGHINDARI MINUM ALMENGHINDARI MINUM ALKOHOL DAN PENYKOHOL DAN PENYALAHGUNAAN OBAT.ALAHGUNAAN OBAT.3,73,7 Penyalahgunaan obat seperti kokain, heroin, penilpropanolamin dan Penyalahgunaan obat seperti kokain, heroin, penilpropanolamin dan mengkonsumsi alkohol dalam dosis berlebihan dan jangka panjang (
mengkonsumsi alkohol dalam dosis berlebihan dan jangka panjang ( abuse abuse alcohol
alcohol ) akan memudahkan terjadinya stroke.) akan memudahkan terjadinya stroke. E.
E. MELAKUKAN MELAKUKAN OLAH RAGA OLAH RAGA YANG TERYANG TERATUR.ATUR.6,7,9,10,12,16,17.6,7,9,10,12,16,17.
Melakukan aktivitas fisik yang mempunyai nilai aerobik (jalan cepat, bersepeda, Melakukan aktivitas fisik yang mempunyai nilai aerobik (jalan cepat, bersepeda, berenang dl
berenang dll) secara teratur (ml) secara teratur (minimum inimum 3 kali perming3 kali perminggu untuk dewasagu untuk dewasa, tiap kali, tiap kali 20 – 30 menit) akan dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki kontrol 20 – 30 menit) akan dapat menurunkan tekanan darah, memperbaiki kontrol disabetes, memperbaiki kebiasaan makan dan menurunkan berat badan.
disabetes, memperbaiki kebiasaan makan dan menurunkan berat badan.
Efek biologis : penurunan aktivitas platelet, reduksi fibrinogen plasma dan Efek biologis : penurunan aktivitas platelet, reduksi fibrinogen plasma dan menaiknya aktivitas
menaiknya aktivitas tissue plasminogen activator tissue plasminogen activator dan konsentrasi HDL.dan konsentrasi HDL. F.
F. MENGHINDARI MENGHINDARI STRES DAN STRES DAN BERISTIRAHAT BERISTIRAHAT YANG CUKUPYANG CUKUP..1,3,7.1,3,7.
•
• Istirahat cukup dIstirahat cukup dan tidur teratur anan tidur teratur antara 6 – 8 tara 6 – 8 jam sehari.jam sehari.
•
• Mengendalikan stress dengan cara berpikir positif sesuai dengan jiwa sehatMengendalikan stress dengan cara berpikir positif sesuai dengan jiwa sehat menurut WHO, menyelesaikan pekerjaan satu demi satu, bersikap ramah dan menurut WHO, menyelesaikan pekerjaan satu demi satu, bersikap ramah dan mendekatkan diri pada Tuhan YME.
mendekatkan diri pada Tuhan YME.
•
KEPUSTAKAAN. KEPUSTAKAAN. 1.
1. Pedoman Umum Pedoman Umum Kampanye Gaya Hidup Kampanye Gaya Hidup Sehat. Depkes RI. Sehat. Depkes RI. Pusat PenyuluhanPusat Penyuluhan Kesehatan Masyarakat. 1977.
Kesehatan Masyarakat. 1977. 2.
2. Department of Department of Health and Health and Human Services. Human Services. Healthy People Healthy People 2010, Understanding2010, Understanding and Improving Health US. 2000.
and Improving Health US. 2000. 3.
3. Pusat Penyuluhan Kes Pusat Penyuluhan Kes Mas Depkes Mas Depkes RI. Paradigma Sehat, RI. Paradigma Sehat, menuju Indonesiamenuju Indonesia sehat 2010. Jakarta. 1999.
sehat 2010. Jakarta. 1999. 4.
4. Boushey et al. A QuaBoushey et al. A Quantitative Assessmentitative Assessment of Plasma Homont of Plasma Homocystein as a Riskcystein as a Risk Factor for Vascular Disease. Probable Benefits of Increasing Folic Acid Intakes. Factor for Vascular Disease. Probable Benefits of Increasing Folic Acid Intakes. JAMA,1995;274: 1049- 1057.
JAMA,1995;274: 1049- 1057. 5.
5. Iso et al. Intake of Fish Iso et al. Intake of Fish and Omega-3 Faand Omega-3 Fatty Acids and Risk tty Acids and Risk of Stroke in Womeof Stroke in Women.n. JAMA,2001; 285: 304- 312.
JAMA,2001; 285: 304- 312. 6.
6. BogousslavskBogousslavsky y et et al. al. Arterial Wall Arterial Wall Disease and Disease and Stroke Prevention.Stroke Prevention. Cerebrovascular Dis. 2000; 10 (supl 3):12-21.
Cerebrovascular Dis. 2000; 10 (supl 3):12-21. 7.
7. Goldstein LBGoldstein LB, Adams R, B, Adams R, Becker K, et aecker K, et al. Primary Prevl. Primary Prevention of Ischeention of Ischemic Stroke :mic Stroke : A Statement for Healthcare Professionals from the Stroke Council of the A Statement for Healthcare Professionals from the Stroke Council of the American Heart Association. Stroke. 2001; 32; (1) :
American Heart Association. Stroke. 2001; 32; (1) : 280-99.280-99. 8.
8. Krauss RM, EckeKrauss RM, Eckel RH, Howarl RH, Howard B, et al. AHA Did B, et al. AHA Dietary Guidelinetary Guidelines Revision es Revision 2000: A2000: A Statement for Healthcare Professionals From the Nutrition Committee of the Statement for Healthcare Professionals From the Nutrition Committee of the American Heart Association. Stroke.
American Heart Association. Stroke. 2000;31:2752000;31:2751.1. 9. Pearson et
9. Pearson et al al AHA GAHA Guidelines uidelines for Primfor Primary Prevary Prevention ention of Carof Cardiovasculardiovascular Diseases and Stroke: 2002
Diseases and Stroke: 2002 Update. Circulation, 2002; 106: 388-391.Update. Circulation, 2002; 106: 388-391. 10. Krishner HS. South Med J,
10. Krishner HS. South Med J, 2003; 96(4): 354-358.2003; 96(4): 354-358.
11. Clinical Nutrition Update 2001. Simposium Sehari. Jakarta. 2001. 11. Clinical Nutrition Update 2001. Simposium Sehari. Jakarta. 2001. 12. WHO. Global
12. WHO. Global Strategy on Diet. Physical ActiStrategy on Diet. Physical Activity and Health, 2002.vity and Health, 2002. 13. May et al.
13. May et al. Dietary Folate May Reduce Stroke Risk. Stroke,2002;33:7-12.Dietary Folate May Reduce Stroke Risk. Stroke,2002;33:7-12.
14. Ahmad SA. Pengaruh Program Edukasi Keluarga Terhadap Pemulihan Penderita 14. Ahmad SA. Pengaruh Program Edukasi Keluarga Terhadap Pemulihan Penderita Stroke Akut. (disertasi). Bandung, Program Pasca Sarjana UNPAD Bandung, Stroke Akut. (disertasi). Bandung, Program Pasca Sarjana UNPAD Bandung, 1977.
1977. 15.
15. Gorelick et Gorelick et al. Prevention of al. Prevention of First Stroke: First Stroke: A Review A Review of Guidelines and of Guidelines and AA multidisciplinary Consensus Statement from the National Stroke Association. multidisciplinary Consensus Statement from the National Stroke Association. JAMA 1999; 1112-1120.
JAMA 1999; 1112-1120.
16. Hu et al. Physical Activity and Risk at Stroke in Women. JAMA,2000; 283: 16. Hu et al. Physical Activity and Risk at Stroke in Women. JAMA,2000; 283:
2961-2967. 2967. 17. Suyon