• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sustainable Interior Design”

4.1 Identifikasi Variable Sustainable Interior

4.1.3 Identifikasi Variabel Econo-Interior

Identifikasi variabel econo-interior dirumuskan dari variasi variabel yang muncul pada sumber data pustaka dan masuk dalam kategori pilar atau aspek economy. Variasi variabel yang muncul kemudian dikelompokkan dalam variabel yang sama dan diberikan rumusan istilah yang paling sesuai untuk mengakomodasi bahasan variabel tersebut dalam lingkup desain interior.

Variasi istilah yang muncul berkaitan dengan variabel efisiensi adalah variabel yang dianggap paling penting dan umum dibahas pada proses desain interior berkaitan dengan pertimbangan ekonomi. Variasi istilah yang berkaitan dengan variabel efisiensi dikemukakan dan diproses analisa sebagai berikut (tabel 4.16):

Tabel 4.16 Variasi istilah berkaitan dengan variabel ‘efisiensi’ (Sumber Data Paper) Penulis atau Peneliti Variasi istilah berkaitan dengan variabel ’efisiensi’

United States National

Park Service. (1993) Pemeliharaan/operasional fasilitas Cole, R.J. (1993) Pengelolaan persewaan

United States National

Park Service. (1993) Manajemen energi; Efisiensi energi. North Carolina Recycling Association. (1994) Operasional/pemeliharaan/pembelian Environmental Building News. (1994) Efisiensi Dadd-Redalia, D.L.

(1994) Energi atau sumber daya yang efisien Iris Communications.

(1994) Hemat energi; hemat air; Efisiensi penggunaan sumber daya alam yang terbatas Panayotou, Theodore.

(1994) Efisiensi – efektivitas biaya, harga efisiensi energi. Hellmuth, Obata, &

Kassabaum. (1995) Efisiensi energi dan sumber daya Vanegas, J.A., DuBose,

J.R., and Pearce, A.R.

(1995) Waktu; Biaya; Kualitas Graedel, T.E. &

Allenby, B.R. (1995) Operasional fasilitas Public Technologies,

Inc. (1996) Biaya konstruksi; Pemeliharaan bangunan & manajemen penghematan; Operasional dan pemeliharaan Langston, C., ed.

Manajemen fasilitas). DuBose, J.R. & Pearce,

A.R. (1997) Efisiensi fasilitas; Efisiensi sumber daya Graham, P. (1997) Penetapan tujuan pengelolaan (efisiensi) CIB - International

Council for Building Research Studies and Documentation. (1998)

Faktor tradisional (Waktu, Biaya, Kualitas) Baldwin, R., Yates, A.,

Howard, N., & Rao, S.

(1998) Manajemen; Kebijakan / prosedur perusahaan; Pembelian/ pengadaan Howard, N., Shiers, D.,

&Sinclair, M. (1998) Rentang harga/biaya NAHB Research

Center. (1999) Operasional bisnis Anderson, J. &

Howard, N. (2000) Rentang harga/biaya Conte, Emilia &

Monno, Valeria. (2001) Perlahan memangkas biaya utilitas; Reuse dan recycling material bangunan Lerario, Antonella &

Maiellaro, Nicola.

(2001) Pemeliharaan dan operasional fasilitas Pitts, Adrian. (2004)

Efisiensi energi berefek pada energi biaya rendah; Ukuran dan tipe bangunan berefek pada biaya pemeliharaan; Konstruksi kuat dan fleksibel, efisiensi utilitas; Desain yang baik, konstruksi standar tinggi, meminimalkan tuntutan pemeliharaan.

Luke, Alastair Fuad.

(2004) Reuse dan recycling material bangunan Kibert, Charles J.

(2005)

Penerapan biaya siklus hidup; Fokus pada kualitas; Hard cost untuk penghematan energi, air, dan air buangan yang cukup mudah diukur;

Soft cost, seperti kesehatan manusia dan produktivitas, yang tidak

mudah untuk diukur/diperkirakan. Iwamura, Kazuo.

(2005) Penghematan sumber daya; Evaluasi pasca huni (dari sisi efisiensi operasional bangunan) Bay, Joo-Hwa and Ong,

Boon-Lay. (2006) Biaya yang berkaitan dengan konsekuensi terapan desain ekologis. Ong, Boon-Lay and

Cam, Chi-Nguyen. (2006)

Biaya yang sebanding dengan manfaat sosial dan nilai performa lingkungan

Cathy Stieg. (2006) Waktu; Biaya operasional; Biaya bangunan luar ruang Larasati, Dwinita.

(2006) Pembiayaan bangunan; Sertifikasi Bartuska, Tom J.

(2007) Teknologi dan keterkaitannya terintegrasi dengan biaya Windley, Paul G &

McClure, Wendy R.

(2007) Akuntabilitas manfaat dan biaya terapan ekologis Thompson, Jo Ann A & Performa dan pemeliharaan

(2007)

Jones, Louise. (2008) Pemeliharaan; Renovasi dan perubahan elemen

Jones, Louise. (2008) Biaya operasional dan pemeliharaan; Produktivitas personal dan kualitas kerja

Luke, Alastair Fuad. (2009)

Ekonomi alternatif (ekonomi rendah karbon, anti pergerakan, pendekatan/pergerakan ekonomi alternatif, pendekatan konsumen alternatif – anti konsumsi, green/sustainable, organik, etikal); Konsumsi dan penggunaan (pendekatan konsumen alternatif, layanan bukan produk, eco-efficient product/services)

DeKay, Mark. (2011) Fungsionalisme Ecoeffective; (LEED) rating system Djajadiningrat, Surna

Tjahja; Hendriani, Yani & Famiola Melia. (2011)

Kuantitas Herzog, Thomas.

(2011) Dampak ekonomi dari tindakan

Berbagai variasi istilah dan bahasan berkaitan langsung dan tidak langsung dengan efisiensi tersebut bermuara pada bahasan untuk menjadi lebih tepat atau lebih baik dalam memutuskan segala sesuatu yang bersifat konsumsi untuk dapat diterapkan secara hemat, efektif dan efisien baik secara ekologis maupun ekonomis dalam perwujudan maupun evaluasi objek bangunan-ruang secara ekonomis. Berdasarkan hal tersebut, maka variabel berkaitan dengan efisiensi dalam lingkup ekologi dan desain interior dirumuskan sebagai variabel ’efisiensi’. Variasi istilah yang muncul berkaitan dengan variabel pemberdayaan dan pertumbuhan masyarakat adalah variabel yang juga muncul dalam bahasan proses desain interior berkaitan dengan pertimbangan ekonomi dan industri. Variasi istilah yang berkaitan dengan variabel pemberdayaan dan pertumbuhan dikemukakan dan diproses analisa sebagai berikut (tabel 4.17):

Tabel 4.17 Variasi istilah berkaitan dengan variabel ‘pemberdayaan dan pertumbuhan’ (Sumber Data Paper)

Penulis atau Peneliti Variasi istilah berkaitan dengan variabel ’pemberdayaan dan pertumbuhan’

O’Brien, M. and

Palermini, D. (1993) Penjualan Environmental Building

News. (1994) Lokasi pekerjaan Barnett, D.L. &

Graedel, T.E. &

Allenby, B.R. (1995) Proses bisnis Lippiatt, B.C. & Norris,

G.A. (1995) Performa ekonomi

Graham, P. (1997) Organisasi ekonomi bioregional CIB - International

Council for Building Research Studies and Documentation. (1998)

Ekonomi lokal

Baldwin, R., Yates, A., Howard, N., & Rao, S.

(1998) Pemberdayaan sumberdaya manusia sekitar Larasati, Dwinita.

(2006) Penghasilan rumah tangga

Jones, Louise. (2008) Efek ekonomi lokal; Produktivitas personal dan kualitas kerja Djajadiningrat, Surna

Tjahja; Hendriani, Yani & Famiola Melia. (2011)

Kemitraan & Kerjasama; Kooperasi

Berbagai variasi istilah dan bahasan berkaitan langsung dan tidak langsung dengan pemberdayaan dan pertumbuhan tersebut bermuara pada bahasan untuk menjadi lebih tepat atau lebih baik dalam memutuskan segala sesuatu yang bersifat konsumsi produk dan konstruksi ruang. Keputusan dalam pemilihan produk dan proses konstruksi ruang berupaya menerapkan pemberdayaan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Berdasarkan hal tersebut, maka variabel berkaitan dengan pemberdayaan dan pertumbuhan dalam lingkup ekologi dan desain interior dirumuskan sebagai variabel ’pemberdayaan dan pertumbuhan’.

Variasi istilah yang muncul berkaitan dengan variabel potensi adalah variabel yang juga muncul terbahas dari sumber data pustaka, biasanya pada proses desain interior berkaitan dengan pertimbangan ekonomi terkait sumberdaya alam dan pertimbangan sosial terkait sumberdaya manusia. Variasi istilah yang berkaitan dengan variabel potensi dikemukakan dan diproses analisa sebagai berikut (tabel 4.18):

Tabel 4.18 Variasi istilah berkaitan dengan variabel ‘potensi’ (Sumber Data Paper) Penulis atau Peneliti Variasi istilah berkaitan dengan variabel ’potensi’

O’Brien, M. and

Palermini, D. (1993) Daya Saing. Iris Communications. Produk hutan

(1994)

Panayotou, Theodore.

(1994) Recycling – Keuntungan ekonomi Barnett, D.L. &

Browning, W.D. (1995) Ekonomi/komunitas lokal Graedel, T.E. &

Allenby, B.R. (1995) Produk bisnis Langston, C., ed. (1997) Ekonomi lingkungan; Vanegas, J.A. & Pearce,

A.R. (1997) Valuasi ekonomi (proses atau upaya memberikan nilai ulang pada hal-hal yang semula tidak bernilai atau bernilai tidak rasional) CIB - International

Council for Building Research Studies and Documentation. (1998)

Kualitas dan nilai properti NAHB Research

Center. (1999) Peluang pemilik rumah/properti U.S. Green Building

Council. (2000) Harga/nilai inovasi Luke, Alastair Fuad.

(2004) Penyediaan performa dan nilai produk bagi konsumen; Optimasi nilai tambah (financial) tiap unit sumberdaya Ong, Boon-Lay and

Cam, Chi-Nguyen.

(2006) Perhatian pada aspek sosial yang berpotensi nilai ekonomi Mc Clure, Wendy R and

Bartuska, Tom J.

(2007) Pengembangan nilai dan keberlanjutan Pile, John F. (2007) Bisnis interior

Jones, Louise. (2008) Produk kreatif

Jones, Louise. (2008) Nilai sewa dan jual properti Djajadiningrat, Surna

Tjahja; Hendriani,Yani & Famiola Melia. (2011)

Kompetisi; Kualitas

Berbagai variasi istilah dan bahasan berkaitan dengan potensi tersebut bermuara pada bahasan untuk menjadi lebih tepat atau lebih baik dalam memutuskan segala sesuatu pada proses awal desain interior dengan mempertimbangkan potensi sumberdaya alam dan manusia setempat yang dapat diterapkan secara hemat, efektif dan efisien baik secara ekologis maupun ekonomis dalam perwujudan maupun evaluasi objek bangunan-ruang. Berdasarkan hal tersebut, maka variabel berkaitan dengan potensi dalam lingkup ekologi dan desain interior dirumuskan sebagai variabel ’potensi’.

Variasi istilah yang muncul berkaitan dengan variabel pemerataan adalah variabel yang juga muncul terbahas dari sumber data pustaka, biasanya pada proses desain interior berkaitan dengan pertimbangan pemerataan ekonomi- industri. Variasi istilah yang berkaitan dengan variabel pemerataan dikemukakan dan diproses analisa sebagai berikut (tabel 4.19):

Tabel 4.19 Variasi istilah berkaitan dengan variabel ‘pemerataan’ (Sumber Data Paper) Penulis atau Peneliti Variasi istilah berkaitan dengan variabel ’pemerataan’

O’Brien, M. and

Palermini, D. (1993) Keterjangkauan. Hill, R.C, Bergman,

J.G., and Bowen, P.A.

(1994) Keadilan biaya dan manfaat DuBose, J.R. & Pearce,

A.R. (1997) Keadilan sumber daya

Graham, P. (1997) Distribusi merata biaya sosial dari pembangunan CIB - International

Council for Building Research Studies and Documentation. (1998)

Distribusi info ekonomi yang relevan Pieris, Anoma. (2006) Kritik kapitalisme

Mc Clure, Wendy R and Bartuska, Tom J.

(2007) Pemenuhan kebutuhan dasar Zaretsky, Michael.

(2011) Living Building Challenge (Keadilan). Faber, Roland. (2011) Keadilan

Djajadiningrat, Surna Tjahja; Hendriani, Yani & Famiola Melia. (2011)

Perluasan

Berbagai variasi istilah dan bahasan berkaitan langsung dan tidak langsung dengan pemerataan tersebut bermuara pada bahasan untuk menjadi lebih tepat atau lebih baik dalam memutuskan segala sesuatu pada proses awal desain interior dengan mempertimbangkan pemerataan ekonomi dari industri-industri yang ada di sekitar lokasi objek desain. Asas pemerataan dalam pertimbangan keputusan desain baik secara ekologis maupun ekonomis dalam perwujudan maupun evaluasi objek bangunan-ruang. Berdasarkan hal tersebut, maka variabel berkaitan dengan

pemerataan dalam lingkup ekologi dan desain interior dirumuskan sebagai variabel ’pemerataan’.

Hasil identifikasi variabel disebut sebagai variabel sustainable-interior yang terdiri dari eco-interior, socio-interior, dan econo-interior, sebagai berikut:

Variabel eco-interior:

• Organisasi ruang (Space organization) • Pemilihan material (Material choices) • Sistem pencahayaan (Lighting system)

• Sistem penghawaan (Air conditioning system) • Sanitasi air (Water sanitation)

• Polusi dalam ruang (Indoor pollution)

• Emisi elektromagnetik (Electromagnetic emission)

• Manajemen sampah dalam ruang (Indoor waste management) Variabel socio-interior:

• Identitas budaya (Culture identity)

• Perilaku dan kepranataan (Human behaviour) • Partisipasi (Participation)

• Interaksi dan kohesi (Interaction and cohesion) • Desain inklusif (Universal design)

Variabel econo-interior: • Efisiensi (Efficiency)

• Pemberdayaan dan pertumbuhan (Empowerment and growth) • Potensi (Potential)

BAB 5

KONSTRUKSI TEORI GENERAL