B. Uji t Statistik
5.3 Implikasi Kebijakan Hasil Penelitian
72 sangat menguntungkan. Usaha tersebut memiliki banyak peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Strategi yang sebaiknya diterapkan dalam kondisi ini adalah mendukung kebijakan pertumbuhan yang agresif (growth oriented strategy).
Dalam hal ini, UMKM binaan Bank Indonesia sebaiknya melakukan strategi SO, dimana dalam strategi SO, dengan memadukan berbagai kekuatan dengan peluang yang dimiliki oleh setiap usaha. Berdasarkan hasil analisis SWOT tersebut, maka strategi meningkatkan keuntungan UMKM binaan Bank Indonesia di Kota Jambi yang meliputi:
1) Memperluas relasi pemasok barang dengan harga terjangkau.
2) Diferensiasi dan pengembangan produk yang beorientasi kualitas.
3) Segmentasi pasar, khsusunya pada pasar domestik.
4) Pengembangan produksi berbasis sumber daya lokal.
Sehingga dengan analisa yang diperoleh dari strategi S-O pada pelaku usaha UMKM binaan Bank Indonesia ada pada kuadran I (satu) pada diagram SWOT, dengan posisi situasi yang sangat menguntungkan, pelaku usaha tersebut memiliki peluang dan kekuatan sehingga dapat memanfaatkan peluang yang ada. Melalui analisis tersebut maka pelaku usaha memiliki kekuatan secara internal dan memanfaatkan peluang yang ada meskipun memiliki kelemahan dan ancaman dalam perusahaannya.
73 menjadi jaminan bagikreditor (Sutrisno, 2017)semakin tinggi modal sendiri yang digunakan untuk keperluan investasi maka pendapatan yang diperoleh semakin besar darihasil investasi yang dilakukan. Begitupun sebaliknya, jika modal sendiri jumlahnya relatif sedikit maka pendapatan usaha yang akan diperoleh akansemakin sedikit pula. Sehingga untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh oleh pelaku usaha, maka sebaiknya modal investasi yang dibutuhkan akan semakin besar. Untuk mengatasi adanya keterbatasan modal, sebaiknya pelaku usaha memanfaatkan modal hutang untuk menambah nilai investasinya demi untuk memaksimalkan pendapatan usaha yang akan diperoleh. Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti membuktikan bahwa modal berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan UMKM binaan Bank Indonesia. Penelitian ini didukung juga oleh Habriyanto, Bambang Kurniawan, David Firmansyah (2021), Dian Ayu Lestari (2020), Wachid (2015), Nazir (2013), Santana dan Adiyadnya (2021), Putri Yuniarwati Samudra (2020), dan Parluhutan dan Setiawan (2020) yang membuktikan bahwa modalberpengaruh positif terhadap keuntungan.
Strategi yang dilakukan yaitu dengan strategi agresif, merupakan strategi yang didapat dari Strength dan Opportunity atau disebut juga Comparative Advantage(Keunggulan Komperatif). Strategi ini memberikan kemungkinan bagi organisasi untuk berkembang lebih cepat. Strategi ini memanfaatkankekuatan yang berasal dari lingkungan internal untuk mengambil peluangyang ada berasal dari lingkungan eksternal yang ada. Strategi yang diambil dalam pengembangan UMKM sebagai berikut :
1. Memperluas relasi pemasok barang dengan harga terjangkau 2. Diferensiasi danpengembangan produkyang beorientasi kualitas 3. Segmentasi pasar,khsusunya pada pasardomestik
4. Pengembangan produksiberbasis sumber dayalokal
5.3.2 Peningkatan Produktivitas Tenaga Kerja Melalui Strategi Agresif Tenaga kerja menjadi faktor utama dalam menjalakan usaha, tenaga kerja sangat berperan penting untuk meningkatkan keuntungan, hal tersebut dilihat dari hasil statistik menunjukan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan UMKM hal ini sejalan dengan hipotesis yang terdapat dalam
74 penelitian, adanya pengaruh tenaga kerja dikarenakan besarnya penempatan jumlah orang yang bekerja atau tingkatpekerjaan dipengaruhi oleh faktor penyediaan serta permintaan tenaga kerja dipengaruhi oleh tingkat pembayaran. Semakin banyak jumlahtenaga kerja yang memiliki skill maka akan semakin banyak produkyang dihasilkan yang nantinya akan menyebabkan penambahan pendapatan bagi pengusaha dan pekerja. Selain itu jika semakinmeningkatnya hasil produksi dengan tujuan meningkatkan pendapatanmaka tenaga kerja yang dibutuhkan juga semakin meningkat. Tenaga kerja adalah sumber yang berupa jasa-jasa manusia baik itu fisik mauapun mental. Dengan demikian tenaga kerja bukan saja di artikan sabagai tenaga kerja jasmani yang digunakan dalam proses produksi, akan tetapi jaga meliputi kemampuan tenaga kerja, ketrampilan kerja maupun pengetahuan yang terdapat dalam diri pekerja. Secara teoritis, tenaga kerja memiliki konstribusi positif terhadap peningkatan pendapatan usaha, terutama tenaga kerja yang memiliki keterampilan yang baik (Mulyadi, 2014). Hasil penelitian yang dilakukan oleh peneliti membuktikan bahwa tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadapkeuntungan UMKM binaan Bank Indonesia. Penelitian ini didukung juga oleh Habriyanto, Bambang Kurniawan, David Firmansyah (2021), Dian Ayu Lestari (2020), Wachid (2015), Nazir (2013), dan Putri Yuniarwati Samudra (2020) yang membuktikan bahwa modalberpengaruh positif terhadap keuntungan.
Strategi yang dilakukan yaitu dengan strategi agresif, strategi yang diperoleh dari Weaknessdan Opportunity atau disebut dengan Investment Divestment.Strategi ini dilakukan dengan meminimalisir kelemahan organisasi yang berasal dari lingkungan internal untuk memanfaatkan peluang yang berasal dari lingkungan eksternal. Strategi yang di ambil sebagai berikut :
1. Meningkatkan kualitas SDM 2. Membuat legalitas izin usaha
3. Pengembangan desainproduk yang lebih variatif
4. Pengembangan prosesproduksi denganrevitalisasi mesin danperalatan yang lebihmodern.
75 5.3.3 Peningkatan Pinjaman Melalui Strategi Agresif
Pinjaman menjadi faktor utama dalam menjalakan usaha, pinjaman sangat berperan penting untuk meningkatkan keuntungan, hal tersebut dilihat dari hasil statistik menunjukan bahwa pinjaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan UMKM hal ini sejalan dengan hipotesis yang terdapat dalam penelitian, adanya pengaruh pinjaman menurut (Kasmir,2006) pinjaman adalah modal yang diperoleh dari pihak luar perusahaan dan biasanya dari pinjaman. Penggunaan modal pinjaman untuk membiayai suatu usaha akan menimbulkan beban biaya bunga, biaya administrasi, serta biaya provonsi dan komisi yang besarnya relatif.
Penggunaan modal pinjaman mewajibkan pengembalian pinjaman setelah jangka waktu tertentu. Semakin tinggi pinjaman yang digunakan untuk keperluan investasi maka pendapatan yang diperoleh semakin besar dari hasil investasi yang dilakukan. Begitupun sebaliknya, jika kredit usaha rakyat jumlahnya relatif sedikit maka pendapatan yang diperoleh akan semakin pula sehingga return dari hasil investasi yang dilakukan akan rendah pula. Sehingga untuk memaksimalkan keuntungan yang diperoleh pelaku usaha, maka sebaiknya modal investasi yang dibutuhkan akan semakin besar. Untuk mengatasi adanya keterbatasan modal sebaiknya pelaku usaha memanfaatkan modal utang untuk menambah nilai investasinya demi memaksimalkan pendapatan usaha yang akan diperoleh (Hariston, 2014).
Hasil penelitian yang dilakukan oleh penelitimembuktikan bahwa pinjaman berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan UMKM binaan Bank Indonesia. Penelitian ini didukung juga oleh Dian Ayu Lestari (2020), Diah Risma Wardani (2020), Putri Yuniarwati Samudra (2020), Damayanti (2021), dan Sugiri (2020) yang membuktikan bahwa pinjaman berpengaruh positif terhadap keuntungan.
Strategi yang dilakukan yaitu dengan strategi agresif, strategi yang diperoleh dari Strength danThreats, atau disebut dengan Mobilization. Strategi ini dilakukan dengan menggunakan kekuatan yang dimiliki organisasi yang berasal dari lingkungan internal untuk menghindari atau mengurangi ancamanyang berasal dari lingkungan eksternal. Strategi yang diambil sebagaiberikut :
76 1. Mencari lokasi usaha yang mudah terjangkau
2. Pengembangan produkyang berdaya saing tinggi dengan muatan ciri khaslokal
3. Kebijakan kredit denganbunga lebih murah danproses lebih sederhana.
4. Pengembangan promosike e-commerce denganmedia sosial
77 BAB VI
KESIMPULAN DAN SARAN 6.1 Kesimpulan
Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan maka kesimpulan yang dapat ditarik sebagai berikut :
1. Pinjaman, modal dan tenaga kerja berpengaruh positif dan signifikan terhadap keuntungan UMKM Binaan Bank Indonesia di Kota Jambi.
2. Strategi peningkatan keuntungan UMKM Binaan Bank Indonesia di Kota Jambi adalah strategi agresif yaitu memperluas relasi pemasok barang, produkyang beorientasi kualitas,meningkatkan kualitas SDM,
membuat legalitas izin usaha, pengembangan prosesproduksi dengan revitalisasi mesin dan peralatan yang lebih modern, mencari lokasi usaha yang mudah terjangkau, kebijakan kredit dengan bunga lebih murah dan proses lebih sederhana., pengembangan promosi ke e-commerce denganmedia sosial.