• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB III KINERJA KEUANGAN

C. Indikator Kinerja Keuangan

Realisasi Indikator Kinerja Keuangan Tahun 2020

3 Periode Pengalihan Piutang (Collection Period)

64,30 57,53 31,13

4 Perputaran Aset (Fixed Asset Turn Over)

0,24 0,11 0,38

5 Imbalan Atas Aset

(Return on Asset) 0,03 0,03 (0,40)

6 Imbalan Atas Equitas (Return on Equity)

10 Pertumbuhan Pendapatan

4,91 (1,94) 24,58

11 Rasio Produktivitas

Karyawan*) 91.510 42.875 116.800

Sumber Data : Bagian Keuangan

*) Dalam Ribuan

Kas dan Setara Kas

Kewajiban Jangka Pendek π‘₯ 100%

Aset Lancar

Kewajiban Jangka Pendek π‘₯ 100%

Piutang Usaha x 360

Pendapatan Usaha π‘₯ 1 hari

Pendapatan Operasional

Aset Teta𝑝 π‘₯ 100%

Surplus atau Defisit sblm Keuntungan/kerugian

Aset Tetap x 100%

Surplus atau Defisit sblm Keuntungan/kerugian

Ekuitas x 100%

Pendapatan Fungsional BLUD Biaya Operasional x 100%

Pendapatan Fungsional BLUD Total Belanja BLUD

Biaya Pelayanan BLUD Total Biaya BLUD

Pend. Fungsionaltβˆ’ Pend. Fungsionaltβˆ’1 Pend. Fungsional tβˆ’1

Pendapatan Fungsional BLUD Jumlah Pegawai

Jika dibandingkan dengan target yang tercantum dalam RBA Tahun 2020, terdapat beberapa indikator keuangan yang sudah sesuai dengan target, bahkan melebihi target yang ditetapkan, seperti cost recovery rate, tingkat kemandirian, rasio kas, rasio lancar, periode penagihan piutang, persentase beban operasional, pertumbuhan pendapatan, dan produktivitas karyawan.

Jika dibandingkan dengan realisasi indikator kinerja keuangan pada Semester 1 Tahun 2020, terdapat beberapa indikator yang mengalami peningkatan atau perbaikan yaitu rasio kas, rasio lancar, periode pengalihan piutang, cost recovery, pertumbuhan pendapatan, dan tingkat produktivitas karyawan. Tingkat kemandirian keuangan RS justru mengalami penurunan karena meningkatnya realisasi belanja modal terkait adanya penambahan anggaran dalam PAPBD 2020 dengan jeni Belanja Modal.

Pengukuran Cost Recovery Rate (CRR) dan Tingkat Kemandirian (TK) keuangan RSJM diperlukan guna mengukur efektifitas dan efisiensi kinerja rumah sakit yang menerapkan PPK-BLUD. CRR adalah rasio yang menunjukkan seberapa banyak belanja operasional rumah sakit dapat dibiayai dari pendapatan fungsionalnya. Sementara Tingkat Kemandirian (TK) merupakan rasio yang menunjukkan seberapa mampu rumah sakit membiayai seluruh belanja dari pendapatan fungsionalnya, baik belanja operasional maupun belanja investasinya (belanja modal). Perhitungan CRR dan Tingkat Kemandirian Keuangan RSJM mulai Bulan Januari sampai dengan Desember Tahun 2020 secara bulanan maupun akumulasi ditampilkan pada Tabel 3.11 dan Tabel 3.12.

Pada Tabel 3.11 CRR Bulan Oktober berada di atas 100%, karena pendapatan RS per bulan mencapai titik tertinggi sementara realisasi belanja operasional lebih kecil dibandingkan dengan bulan-bulan lainnya.

Nilai CRR bulanan terendah berada pada Bulan Juli 2020 yang disebabkan oleh rendahnya pendapatan fungsional tetapi realisasi belanja operasional justru berada pada titik tertingi. Secara akumulatif, nilai CRR tertinggi berada pada Bulan November, tetapi kembali menurun pada Bulan Desember karena peningkatan pendapatan fungsional tidak sebanding (Lebih kecil) dengan peningkatan realisasi belanja operasional.

Tingkat Kemandirian Keuangan secara bulanan menempati nilai tertingi pada Bulan Agustus, tetapi secara akumulatif nilai Tingkat Kemandirian Keuangan Tertinggi berada pada Bulan Oktober sebesar 49,45%

selanjutnya kembali menurun hingga pada akhir tahun hanya mencapai 38,01%.

Tabel 3.11

Perhitungan CRR dan Tingkat Kemandirian Per Bulan Tahun 2020

Sumber Data : Bagian Keuangan

Tabel 3.12

Perhitungan CRR dan Tingkat Kemandirian Akumulasi Tahun 2020

Sumber Data : Bagian Keuangan

Bulan CRR (%) Tingkat

Kemandirian (%)

Januari 176,39 176,39

Februari 75,36 75,36

Maret 36,27 35,48

April 38,23 35,72

Mei 15,82 15,20

Juni 66,81 66,33

Juli 23,28 19,61

Agustus 70,49 68,58

September 72,88 61,49

Oktober 138,29 59,93

November 62,10 37,59

Desember 25,88 12,04

Bulan CRR (%) Tingkat

Kemandirian (%)

Januari 176,39 176,39

s.d. Februari 98,34 98,34

s.d. Maret 67,79 67,05

s.d. April 59,05 57,42

s.d. Mei 45,65 44,22

s.d. Juni 49,40 48,06

s.d. Juli 44,18 41,68

s.d. Agustus 47,80 45,29

s.d. September 50,45 47,19

s.d. Oktober 58,44 49,45

s.d. November 58,91 47,42

s.d. Desember 53,19 38,01

Secara ringkas, realisasi pengukuran CRR dan Tingkat Kemandirian Keuangan secara komulatif sampai dengan akhir Tahun 2020 disajikan pada Tabel 3.13.

Tabel 3.13

Perbandingan CRR dan Tingkat Kemandirian RSJM Tahun 2020

No Indikator Nilai

1 Cost Recovery Rate (CRR) 53,19

2 Tingkat Kemandirian 38,01

Sumber Data : Bagian Keuangan

BAB IV KINERJA NON KEUANGAN

A. KINERJA LAYANAN

1. Instalasi Rawat Jalan, Psikologi, dan Kesehatan Jiwa Anak &

Remaja

Tabel 4.1

Kunjungan Rawat Jalan RSJM Tahun 2020

Uraian K. Baru K. Lama Total

L P βˆ‘ L P βˆ‘ L P βˆ‘

Jiwa 236 87 323 12.978 6.833 19.811 13.214 6.920 20.134

Umum 227 327 554 81 96 177 308 423 731

Spesialis Paru 6 3 9 63 54 117 69 57 126

Spesialis Kulit &

Kelamin 10 1 11 10 6 16 20 7 27

Spesialis Saraf 23 23 46 133 151 284 156 174 330 Spesialis

Psikiatri 338 335 673 3.587 2.668 6.255 3.925 3.003 6.928

SKBN 95 103 198 13 7 20 108 110 218

Spesialis Internis 7 3 10 37 25 62 44 28 72

Spesialis

Psikogeriatri 65 57 122 1.278 1.286 2.564 1.343 1.343 2.686 Spesialis

Jantung 0 0 0 5 5 10 5 5 10

Jiwa Anak dan

Remaja 213 138 351 1.952 699 2.651 2.165 837 3.002

VCT 70 26 96 1.488 179 1.667 1.558 205 1.763

Spesialis Gigi

dan Mulut 87 92 179 351 70 421 438 162 600

Psikologi 79 135 214 42 49 91 121 184 305

Rehabilitasi

Medik 23 22 45 30 23 53 53 45 98

MBCU 72 74 146 211 181 392 283 255 538

JUMLAH 1.551 1.426 2.977 22.259 12.332 34.591 23.810 13.758 37.568 Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Komposisi kunjungan pasien lama mendominasi kunjungan rawat jalan yaitu sebesar 92,08%;

sedangkan proporsi kunjungan pasien baru sebanyak 7,92%.

Komposisi kunjungan pasien rawat jalan berdasarkan gender

menunjukkan bahwa pasien laki-laki menempati proporsi lebih besar yaitu 63,38% dan pasien perempuan sebanyak 36,62%.

Tabel 4.2

Kunjungan Rawat Jalan RSJM Berdasarkan Debitur Per Bulan Tahun 2020

Bulan JKN PBI

JKN NPBI

BIAKES Kota SBY

SPM Umum SK Dir. Total

Januari 890 1.195 366 16 45 1.336 0 3.848

Februari 609 1.071 206 196 0 1.197 0 3.279

Maret 607 1.114 327 225 1 1.080 9 3.363

April 614 958 269 88 1 828 218 2.976

Mei 569 846 191 43 30 561 68 2.308

Juni 754 829 311 138 5 987 53 3.077

Juli 774 842 97 174 0 908 59 2.854

Agustus 663 940 17 360 1 859 97 2.937

September 724 907 483 13 1 958 0 3.086

Oktober 764 581 409 6 0 950 0 2.710

November 725 968 392 6 0 1.963 0 4.054

Desember 702 974 439 10 0 951 0 3.076

JUMLAH 8.395 11.225 3.507 1.275 84 12.578 504 37.568 Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Berdasarkan data pada Tabel 4.2 terlihat bahwa kunjungan tertinggi tercapai pada Bulan November. Pada Bulan Januari kunjungan juga tinggi tetapi cenderung menurun pada setiap bulannya karena dampak pandemi, tetapi cenderung mengalami peningkatan di akhir tahun.

Jika dilihat menurut jenis debiturnya, proporsi terbanyak kunjungan pasien rawat jalan merupakan pasien umum sebesar 33,48%; disusul pasien JKN Non PBI sebesar 29,88%; dan pasien PBI 22,35%.

10 besar Diagnosa penyakit terbanyak sepanjang tahun 2020 ditampilkan pada Tabel 4.3. Terlihat bahwa di antara 10 diagnosa tersebut terdapat 1 diagnosa yang bukan termasuk diagnosa gangguan jiwa yaitu urutan ke 4 (HIV).

Tabel 4.3

10 Besar Diagnosa Rawat Jalan RSJM Tahun 2020

No. Kode Diagnosa Jumlah

1. F25 Schizoaffective disorders 3.647

2. F20.5 Residual schizophrenia 2.424

3. F20.3 Undifferentiated schizophrenia 1.012 4. F06 Other specified mental disorder brain

damage and dysfunction/physical disease 738 5. B20 Human immunodeficiency virus (HIV)

disease resulting in infectious and parasitic disease

573

6. F32 Severe Depresive episode without

psychotic symptoms 433

7. F70 Mild mental retardation 307

8. F84 Pervasive developmental disorders 298

9. F41 Other anxiety disorder 298

10. F20 Schizophrenia 264

Sumber Data : Seksi Rekam Medis

2. Instalasi Rawat Inap Jiwa dan Non Jiwa

Layanan rawat inap jiwa akan disajikan pada Tabel 4.4 sedangkan layanan rawat inap non jiwa pada Tabel 4.5 berikut ini.

Tabel 4.4

Layanan Rawat Inap (Jiwa) RSJM Tahun 2020

Uraian L P Jumlah

Masuk Rumah Sakit (MRS) a. MRS Pasien Baru Keluar Rumah Sakit (KRS)

a. Sembuh

b. Permintaan Keluarga c. Rujuk

Hari Perawatan 34.215 14.625 48.840

Lama Dirawat 33.019 16.565 49.584

Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Jumlah pasien jiwa yang Masuk Rumah Sakit (MRS) masih dinominasi oleh pasien lama (63,88%); sedangkan pasien baru sebesar 36,12%. Terlihat juga pada Tabel 3.4 bahwa pasien MRS laki-laki memiliki komposisi yang lebih besar yaitu 67,97% dibandingkan pasien perempuan yang hanya 32,03%.

Dari total pasien jiwa yang Keluar Rumah Sakit (KRS), sebanyak 97,19% dinyatakan sembuh, tetapi ada 2,25% pasien jiwa yang KRS karena permintaan keluarga, serta 0,19% pasien lari dari perawatan.

Tabel 4.5

Layanan Rawat Inap (COVID-19) RSJM Tahun 2020

Uraian L P Jumlah

Masuk Rumah Sakit (MRS) a. MRS Pasien Baru Keluar Rumah Sakit (KRS)

a. Sembuh

b. Permintaan Keluarga c. Rujuk

Indikator Pelayanan Rawat Inap Tahun 2020

NO. INDIKATOR

LAYANAN RAWAT INAP

JIWA RAWAT INAP

Tabel 4.7

Pasien Rawat Inap RSJM Berdasarkan Debitur Per Bulan Tahun 2020

Bulan Umum BPJS

PBI BPJS

NPBI JKD P100

JKD SBY

SPM Biakes Total

Januari 31 94 57 113 1 4 0 303

Februari 35 65 54 71 0 8 1 245

Maret 30 57 69 101 14 1 0 279

April 39 48 43 45 8 6 0 195

Mei 51 45 32 19 7 0 1 157

Juni 132 58 44 15 2 4 0 258

Juli 168 60 38 8 2 1 0 279

Agustus 104 63 41 23 1 3 0 236

September 88 66 43 39 6 5 1 251

Oktober 49 78 52 30 4 2 0 216

November 27 85 58 56 2 6 0 237

Desember 72 58 51 75 6 4 0 269

JUMLAH 826 777 582 595 53 44 3 2.880

Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Tabel 4.8

10 Besar Diagnosa Rawat Inap RSJM Tahun 2020

No. Kode Diagnosa Jumlah

1. F20.3 Undifferentiated schizophrenia 497

2. F20.1 Hebephrenic schizophrenia 225

3. F20.0 Paranoid schizophrenia 204

4. F20.6 Simple scizophrenia 116

5. F28 Other nonorganic psychotic disorders 99

6. F25 Schizoaffective disorders 71

7. F20.5 Residual schizophrenia 31

8. F08.8 Other mental disorders due to brain damage and dysfuction and to physical disease

29

9. F23 Acute and transient psychotic disorders 20 10. F20.04 Paranoid schizophrenia remisi tak

sempurna 7

Sumber Data : Seksi Rekam Medis

3. Intalasi Gawat Darurat

Berikut ini data kunjungan pasien gawat darurat sepanjang tahun 2020.

Tabel 4.9

Kunjungan Gawat Darurat RSJM Tahun 2020

Uraian K. Baru K. Lama Total Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Pada tahun 2020 ini, kunjungan di IGD meningkat sebesar 132,03%

jika dibandingkan dengan kunjungan pada tahun 2019 (2.910 kunjungan), yang dipengaruhi oleh adanya pandemi COVID-19. Hal ini juga berdampak pada komposisi kunjungan non jiwa yang justru lebih mendominasi total kunjungan di IGD (64,41%) dibandingkan dengan kunjungan jiwa yang hanya 35,59%. Terlihat dari jumlah kunjungan rawat jalan (tes swab) yang mencapai 3.717 kunjungan, yang bahkan melebihi total kunjungan di IGD selama tahun 2019.

Jumlah kunjungan IGD berdasarkan gender juga masih menempatkan laki-laki yang memiliki proporsi terbesar penerima layanan sebesar 62,23% jika dibandingkan dengan perempuan yang hanya memiliki proporsi 35,28%.

Tabel 4.10 menampilkan kunjungan di IGD berdasarkan debitur per bulan. Terlihat bahwa SK Direktur menempati jumlah tertinggi yang berkaitan dengan layanan swab COVID-19 baik bagi internal SDM RSJM maupun OPD di lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa Timur.

Tabel 4.10

Kunjungan Gawat Darurat RSJM Berdasarkan Debitur Per Bulan Tahun 2020

Bulan Umum BPJS

PBI BPJS

NPBI JKD P100

JKD SBY

SK Dir.

SPM Biakes OPD Total

Januari 107 51 56 21 0 0 2 0 0 237

Februari 121 40 61 18 3 0 0 1 0 244

Maret 127 45 45 25 8 0 0 5 0 255

April 93 44 42 9 0 0 2 0 0 190

Mei 174 53 36 6 0 0 1 0 0 270

Juni 163 46 37 12 0 210 0 0 0 468

Juli 156 64 52 7 3 339 0 0 0 621

Agustus 175 95 67 25 0 165 4 0 0 531

September 69 124 64 30 0 611 3 0 0 901

Oktober 69 78 58 19 2 279 1 0 0 506

November 73 84 40 20 2 456 6 0 0 681

Desember 125 67 58 28 2 614 8 0 946 1.848

JUMLAH 1.425 791 616 220 20 2.674 27 6 946 6.752 Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Tabel 4.11

10 Besar Diagnosa IGD RSJM Tahun 2020

No. Kode Diagnosa Jumlah

1. F20.3 Undifferentiated schizophrenia 656 2. F20.3 Undifferentiated schizophrenia 605 3. B34.2 Coronavirus infection, unspesified site 208

4. F20.0 Paranoid schizophrenia 206

5. F20.1 Hebephrenic schizophrenia 152

6. F28 Other nonorganic psychotic disorders 101 7. F23.1 Acute and transient psychotic 76

8. F20.5 Residual schizophrenia 68

9. F25 Schizoaffective disorders 30

10. F06 Other specified mental disorder brain

damage and dysfunction/physical disease 29 Sumber Data : Seksi Rekam Medis

4. Instalasi NAPZA

Layanan Instalasi NAPZA terdiri dari layanan rawat inap dan layanan rawat jalan.

Tabel 4.12

Layanan Rawat Inap NAPZA RSJM Tahun 2020

Uraian L P Jumlah

Keluar Rumah Sakit (KRS) a. Sembuh

b. Permintaan Keluarga c. Rujuk

d. Mati

44 43 1 0 0

0 0 0 0 0

44 43 1 0 0

Hari Perawatan 3.596 0 3.596

Lama Dirawat 3.810 0 3.810

Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Tabel 4.13

Pasien Rawat Inap NAPZA RSJM Berdasarkan Debitur Per Bulan Tahun 2020

Bulan Umum Kemenkes Total

Januari 3 0 3

Februari 11 0 11

Maret 6 1 7

April 4 2 6

Mei 1 0 1

Juni 4 1 5

Juli 1 1 2

Agustus 1 0 1

September 2 1 3

Oktober 0 1 1

November 3 0 3

Desember 0 1 1

JUMLAH 36 8 44

Sumber Data : Seksi Rekam Medis

Terdapat 44 pasien rawat inap yang dilayani dan kesemuanya laki-laki (100%).

Jika dilihat berdasarkan debitur, sebagian besar merupakan pasien umum, sedangkan sisanya dijamin oleh Kementerian Kesehatan sesuai dengan Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 4 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL).

Layanan rawat jalan NAPZA di RSJM terdiri dari 2 (dua) rumatan, yaitu Program Terapi Rumatan Metadon (PTRM) dan Program Terapi Rumatan Buprenorphine (PTRB). Adapun kunjungan kedua program tersebut ditampilkan pada tabel di bawah ini.

Tabel 4.14

Kunjungan PTRM dan PTRB Per Bulan Tahun 2020

Bulan PTRM PTRB Total

L P βˆ‘ L P βˆ‘ L P βˆ‘

Januari 210 3 213 140 3 143 350 6 356

Februari 192 3 195 119 3 122 311 6 317

Maret 198 1 199 127 1 128 325 2 327

April 188 1 189 93 1 94 281 2 283

Mei 182 0 182 81 0 81 263 0 263

Juni 160 0 160 81 0 81 241 0 241

Juli 188 25 213 84 0 84 272 25 297

Agustus 196 31 227 66 0 66 262 31 293

September 241 30 271 47 0 47 288 30 318

Oktober 265 31 296 38 0 38 303 31 334

November 258 30 288 7 0 7 265 30 295

Desember 248 31 279 5 0 5 253 31 284

JUMLAH 2.526 186 2.712 888 8 896 3.414 194 3.608 Sumber Data : Laporan Bulanan

Jumlah kunjungan pasien PTRM sempat mengalami penurunan pada pertengahan tahun akibat pandemi tetapi kembali meningkat di akhir tahun karena beberapa peserta PTRB yang berpindah mengikuti PTRM akibat perubahan kebijakan. Hal ini juga yang mempengaruhi semakin berkurangnya pasien peserta PTRB.

Peserta PTRM memiliki proporsi sebesar 75,17% jika dibandingkan dengan peserta PTRB yang hanya 24,83%. Pasien laki-laki juga terlihat lebih mendominasi total program rawat jalan ini dengan jumlah 3.414 kunjungan atau 94,62%; sedang sisanya sebanyak 194 kunjungan atau 5,38% merupakan peserta program perempuan.

5. Instalasi Rehabilitasi

Instalasi Rehabilitasi RSJM memberikan layanan rehabilitasi mental maupun rehabilitasi medik. Layanan rehabilitasi mental terdiri dari seleksi, terapi kerja, terapi oleh raga, terapi music, terapi okupasi, dan family gathering. Sedangkan layanan rehabilitasi medik meliputi fisioterapi dan okupasi terapi.

Tabel 4.15

Kunjungan Rehabilitasi Mental Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

f. Membuat Bunga g. Religi Islam h. Religi Kristiani

626

Sumber Data : Lap. Bulanan

Kunjungan rehabilitasi mental terlihat berfluktuatif, pada triwulan 1 layanan belum terkendala pandemi COVID-19, menurun di triwulan 2 tetapi berupaya kembali naik pada triwulan 3 dan triwulan 4.

Adanya pembatasan kegiatan secara berkelompok sangat berpengaruh terhadap penurunan kunjungan di Instalasi Rehabilitasi, baik rehabilitasi mental maupun rehabilitasi medik.

Kunjungan rehabilitasi medik (Tabel 4.16) justru mengalami peningkatan pada triwulan 3 dan triwulan 4 karena adanya layanan terapi khusus bagi pasien COVID-19.

Tabel 4.16

Kunjungan Rehabilitasi Medik Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 1 Fisioterapi

a. Latihan Fisik b. Elektroterapi

a. Latihan Aktivitas b. Analisa, Intervensi

8

Sumber Data : Lap. Bulanan

Dari jumlah kunjungan keseluruhan di Instalasi Rehabilitasi sebanyak 6.191 kunjungan, rehabilitasi mental memiliki 4.734 kunjungan atau 76,47%. Sedangkan layanan rehabilitasi medik mempunyai kunjungan sebanyak 1.457 kunjungan atau 23,53%.

Tabel 4.17

Layanan Instalasi Rehabilitasi Berdasarkan Gender Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 1 Rehabilitasi Mental

a. Laki-Laki (Orang) b. Perempuan (Orang)

3.028 2 Rehabilitasi Medik

a. Laki-Laki (Orang) b. Perempuan (Orang)

205

a. Laki-Laki (Orang) b. Perempuan (Orang)

3.233 Sumber Data : Lap. Bulanan

Berdasarkan gender, total pengguna jasa layanan Instalasi Rehabilitasi ada 5.243 orang, yang terdiri dari laki-laki sebanyak 2.637 orang (50,30%)dan perempuan sebanyak 2.606 orang atau 49,70%.

6. Instalasi Laboratorium

Berdasarkan jumlah pasien yang dilayani Instalasi Laboratorium, pada tahun 2020 terdapat peningkatan sebesar 83,34% jika dibandingkan dengan jumlah pasien yang dilayani pada tahun 2019 sebanyak 4.563 orang.

Tabel 4.18

Layanan Instalasi Laboratorium Berdasarkan Gender dan Umur Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

Sumber Data : Lap. Bulanan

Tabel 4.19

Layanan Instalasi Laboratorium

Berdasarkan Jumlah dan Jenis Pemeriksaan Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 13 Rapid Test COVID-19

Antigen 0 0 0 23 23

14 Lain-Lain 0 0 40 2.918 2.958

Jumlah 5.922 4.902 6.557 10.695 28.076

Sumber Data : Lap. Bulanan

7. Instalasi Radiologi dan Elektromedik

Pelayanan Instalasi Radiologi dan Elektromedik menyediakan layanan foto rongent serta pelayanan elektromedik yang saat ini telah buka 24 jam guna penunjang diagnosa. Dari 3.062 orang pasien yang dilayani, 87,20% merupakan layanan radiologi dan sisanya 12,80%

memperoleh layanan dari unit elektromedik, jumlah ini meningkat sebesar 101,45% dibandingkan layanan pada tahun 2019 (1.520 orang).

Tabel 4.20

Layanan Instalasi Radiologi dan Elektromedik Berdasarkan Gender dan Unit Pengirim Tahun 2020

No. Uraian Rawat 2 Elektromedik

a. Laki-Laki Sumber Data : Lap. Bulanan

Berdasarkan gender, pasien laki-laki menjadi penerima layanan terbanyak dengan komposisi 61,17% dan sisanya sebanyak 38,83%

merupakan pasien perempuan. Dilihat dari unit layanan pengirim atau perujuk, maka rawat inap merupakan unit penyumbang terbesar yaitu 75,02%; rawat jalan sebanyak 14,01%; dan IGD sebesar 10,97%.

Tabel 4.21

Layanan Unit Elektromedik

Berdasarkan Jenis Pemeriksaan Tahun 2020

No. Pemeriksaan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

1 Brain Mapping 17 12 9 5 43

2 EEG 16 13 9 11 49

3 EKG 108 44 80 68 300

Jumlah 141 69 98 84 392

Sumber Data : Lap. Bulanan

Terlihat pada Tabel 4.21 bahwa EKG mendominasi jenis pemeriksaan di unit Elektromedik, dari total 392 pemeriksaan yang dilakukan, 300 di antaranya adalah EKG (76,53%).

Tabel 4.22

Layanan Unit Radiologi

Berdasarkan Jenis Pemeriksaan Tahun 2020

No. Pemeriksaan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

1 Skull AP/Lateral 4 1 5 5 15

2 Water’s 3 1 0 0 4

3 Cervical AP/Lateral 1 1 1 0 3

4 Thoracal AP/Lateral 1 76 0 0 77

5 Os Nasal 0 0 1 0 1

6 Lumbosacral AP/Lateral 3 1 1 0 5

7 Thoracolumbal AP/Lateral 1 0 0 0 1

8 Thorax PA/AP 121 541 984 807 2.453

9 BOF Supine 3 2 2 0 7

10 BOF/LLD 1 1 2 1 5

11 Pelvis AP 3 1 0 0 4

12 Shoulder AP 2 1 2 0 5

13 Shoulder Exo-Endo 0 1 0 0 1

14 Elbow AP/Lateral 1 0 0 1 2

15 Antebrachii AP/Lateral 0 0 2 0 2

16 Wrist AP/Lateral 2 1 2 1 6

17 Manus AP/Oblique 4 4 2 0 10

18 Genu AP/Lateral 4 1 2 2 9

19 Cruris AP/Lateral 3 1 1 2 7

20 Ankle AP/Lateral 0 0 2 1 3

21 Pedis AP/Oblique 4 2 4 6 16

22 Calcaneus AP/Lateral 1 0 0 0 1

23 HIP Joint 0 0 0 1 1

24 Dental Periapical 2 2 6 1 11

25 USG Abdomen Atas Bawah 10 0 3 2 15

26 USG Abdomen Atas 2 0 1 0 3

27 USG Abdomen Bawah 1 0 0 0 1

28 USG Lain-Lain 0 0 0 1 1

29 RLD 0 0 0 1 1

Jumlah 177 638 1.023 832 2.670

Jenis pelayanan terbanyak pada unit radiologi yaitu thorax PA/AP yang memiliki 2.453 pemeriksaan atau 91,87% dari seluruh layanan radiologi, hal ini terkait dengan pemeriksaan penunjang COVID-19.

8. Instalasi Farmasi

Layanan Instalasi Farmasi jika dilihat dari jumlah resep yang dilayani pada tahun 2020 ini mengalami penurunan sebesar 26,30% jika dibandingkan dengan jumlah resep yang dilayani tahun 2019 (253.943 resep).

Tabel 4.23

Layanan Instalasi Farmasi Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 1 Jumlah resep 65.667 57.430 48.996 15.052 187.145 2 Jumlah kunjungan:

a. Rawat Jalan b. IGD

c. Rawat Inap

17.726 10.764

671 6.291

15.277 8.858

774 5.645

13.171 7.638

855 4.678

9.745 8.126 597 1.022

55.919 35.386 2.897 17.636 Sumber Data : Lap. Bulanan

Berdasarkan sumber resep yang dilayani, unit rawat jalan merupakan unit pengirim resep terbanyak dengan 63,28%;

sedangkan IGD merupakan unit dengan resep paling sedikit yaitu 5,18%.

9. Instalasi Gizi

Tabel 4.24

Jumlah Pasien yang Dilayani Instalasi Gizi Per Ruangan Tahun 2020

No. Ruangan Laki-Laki Perempuan Total

1 Puri Anggrek 316 212 528

2 NAPZA 158 4 162

3 Flamboyan 0 781 781

4 Gelatik 1.558 0 1.558

5 Wijaya Kusuma 679 338 1.017

6 Edelweis 33 22 55

7 Lavender 50 50 100

8 Kenari 480 176 656

9 Kenari (COVID-19) 14 7 21

Jumlah 3.288 1.590 4.878

Sumber Data : Lap. Bulanan

Jika dilihat dari proporsi jumlah pasien yang dilayani, pasien laki-laki lebih dominan (67,40%) dibandingkan pasien perempuan dengan proporsi 32,60%. Ruangan perawatan dengan pasien yang dilayani terbanyak yaitu Ruang Gelatik (31,94%), disusul oleh Ruang Wijaya Kusuma (20,85%); sedangkan ruang perawatan dengan pasien paling sedikit yang dilayani adalah Ruang Kenari (COVID-19) sebesar 0,43%.

Tabel 4.25

Jumlah Porsi yang Dilayani Instalasi Gizi Per Jenis Makanan Tahun 2020

No. Jenis Makanan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

1 VIP 1 797 144 46 38 1.025

2 VIP 2 1.138 974 1.547 785 4.444

3 Kelas 1 5.576 3.199 2.380 2.871 14.026

4 Kelas 2 2.854 3.081 1.219 4.355 11.509

5 Kelas 3 47.618 27.367 23.514 30.320 128.819

6 COVID-19 0 0 7.694 2.869 10.563

7 Diet DM VIP 56 15 20 25 116

8 Diet DM Kelas 1,2,3 2.794 1.439 854 1.278 6.365 9 Ekstra Susu, Lauk,

Buah 5.230 2.378 1.790 3.461 12.859

10 Makanan Sonde 160 81 91 251 583

Jumlah 66.223 38.678 39.155 46.253 190.309

Sumber Data : Lap. Bulanan

Dari total porsi yang dilayani sebanyak 190.309 porsi, porsi makanan kelas 3 memiliki proporsi terbesar sebanyak 67,69%; disusul oleh porsi makanan kelas 1 (7,37%); dan makanan ekstra susu, lauk, dan buah (6,76%).

Jika dilihat dari jumlah porsi yang dilayani per triwulan, maka terlihat bahwa jumlah porsi tertinggi berada pada triwulan 1 dan porsi terendah yang dilayani berada pada triwulan 2. Hal ini seiring dengan fluktuasi jumlah pasien yang dilayani Instalasi Rawat Inap, pada triwulan 1 masih belum terpengaruh adanya pandemi, pada triwulan 2 dan 3, BOR RS menurun, tetapi pada triwulan 4 kembali ada perbaikan, meskipun masih belum optimal seperti pada triwulan 1.

10. Instalasi Kesehatan Lingkungan

Ruang lingkup kegiatan Instalasi Kesehatan Lingkungan meliputi pemantauan dan pengendalian kebersihan dan kesehatan llingkungan serta unit laundry.

Tabel 4.26

Pelaksanaan Kegiatan Instalasi Kesehatan Lingkungan Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 1 Pengukuran suhu dan

kelembapan ruangan (laporan)

3 3 3 3 12

2 Pengukuran kebisingan

ruangan (laporan) 3 3 3 3 12

3 Pemantauan kebersihan

ruangan (laporan) 3 3 3 3 12

4 Pengawasan operasional

IPAL (kali) 64 60 63 61 248

5 Pengukuran debit harian

air limbah (kali) 64 66 64 69 263

6 Pemantauan suhu dan pH

air limbah (kali) 63 51 59 60 233

7 Pemantauan kualitas air

limbah terolah (kali) 3 3 3 3 12

8 Pembuangan sampah

domestik keluar RS (kali) 30 39 43 61 173

9 Pengangkutan limbah B3 medis dari unit penghasil ke TPS limbah B3 (kali)

77 91 92 92 352

10 Pengangkutan dan pembuangan limbah B3 medis keluar RS melalui pihak ketiga berizin (kali)

3 13 22 16 54

11 Pengangkutan dan pembuangan limbah B3 lainnya keluar RS melalui pihak ketiga berizin (kali)

0 0 0 1 1

12 Survei lalat (kali) 3 3 3 3 12

13 Survei jentik (kali) 3 3 3 3 12

14 Pengendalian kecoa

(laporan) 6 12 12 6 36

15 Pengendalian nyamuk

(laporan) 5 3 5 4 17

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 16 Pengendalian tikus

(laporan) 12 12 12 12 48

17 Pengendalian kucing

(laporan) 12 11 12 12 47

18 Pelayanan laundry (hari) 91 91 92 92 366

19 Pemantauan kualitas air

minum (kali) 0 1 0 1 2

20 Pemantauan kualitas

makanan jadi (kali) 0 1 0 1 2

21 Pemantauan kualitas peralatan makan minum (kali)

0 1 0 1 2

22 Pemantauan kualitas air

bersih (kali) 0 1 0 1 2

23 Pemantauan kualitas hasil

sterilisasi (kali) 0 1 0 1 2

24 Pengendalian lalat (laporan) 0 0 12 12 24

25 Uji swab mesin pendingin

udara (kali) 0 1 0 1 2

26 Pemantauan kualitas linen

bersih (kali) 0 1 0 1 2

27 Jumlah layanan laundry

(kg) 15.503 14.555 15.179 15.555 60.792

Sumber Data : Lap. Bulanan

11. IPS-RS

Tabel 4.27

Pelaksanaan Kegiatan IPS-RS Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 1 Pemeliharaan kelistrikan

(alat dan bahan) (buah) 536 865 873 508 2.782 2 Pekerjaan pemeliharaan

kelistrikan (kali) 11 18 7 6 42

3 Pemeliharaan bangunan

(alat dan bahan) (buah) 130 80 60 85 355

4 Pekerjaan pemeliharaan

bangunan (kali) 104 93 112 88 397

5 Pemeliharaan peralatan medis dan non medis (alat dan bahan) (buah)

1 3 0 0 4

6 Pekerjaan pemeliharaan peralatan medis dan non medis (kali)

164 204 194 247 709

Total Alat dan Bahan (buah) 667 948 933 593 3.141 Total Pekerjaan (kali) 279 315 313 241 1.148 Sumber Data : Lap. Bulanan

Gambar 3.5

Pelaksanaan Kegiatan IPS-RS Per Triwulan Tahun 2020

0 100 200 300 400 500 600 700 800 900 1000

TW 1 TW 2 TW 3 TW 4

667

948 933

593

279 315 313

241

Alat dan bahan Pekerjaan

12. Instalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian Tabel 4.28

Layanan Intalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian Tahun 2020 (Pendidikan)

No. Institusi Pendidikan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total 1 Program Pendidikan Dokter

Muda 2 Program Pendidikan

Keperawatan 3 Program Pendidikan Non

Medik Non Keperawatan a. Psikologi

b. Rekam Medik c. Farmasi

d. Okupasi Terapi e. Administrasi RS

100

Sumber Data : Lap. Bulanan

Tabel 4.29

Layanan Intalasi Pendidikan, Pelatihan, dan Penelitian Tahun 2020 (Pelatihan, Penelitian, Lain-Lain)

No. Uraian TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

Sumber Data : Lap. Bulanan

13. Instalasi Kesehatan Jiwa Masyarakat dan PKRS Tabel 4.30

Pelaksanaan Kegiatan Instalasi PKRS Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan TW 1 TW 2 TW 3 TW 4 Total

1 Penyuluhan eksternal (kali) 2 0 0 1 3

2 Penyuluhan internal/

perawat rawat inap (kali) 27 2 3 4 36

3 Penyuluhan internal/

perawat raat jalan (kali) 1 6 12 4 23

4 Konseling ahli gizi (orang) 15 0 0 0 15

5 Penyuluhan rawat inap oleh

ahli gizi (orang) 49 60 66 85 260

6 Kunjungan pasien rawat jalan Liponsos/ laki-laki (kunjungan)

525 627 697 846 2.695

7 Kunjungan pasien rawat jalan Liponsos/ perempuan (kunjungan)

293 204 361 364 1.222

8 Jumlah pasien rawat inap

Liponsos/ laki-laki (orang) 122 4 27 81 234 9 Jumlah pasien rawat inap

Liponsos/ perempuan (orang

64 8 25 43 140

10 Pelayanan integrasi PKM Sekargadung Pasuruan/

laki-laki (kunjungan)

37 0 0 0 37

11 Pelayanan integrasi PKM Sekargadung Pasuruan/

perempuan (kunjungan)

25 0 0 0 25

12 Pelayanan integrasi Liponsos Pasuruan/ laki-laki (kunjungan)

49 0 0 0 49

13 Pelayanan integrasi Liponsos Pasuruan/

perempuan (kunjungan)

31 0 0 0 31

Sumber Data : Lap. Bulanan

14. Instalasi TI dan SIM

Instalasi TI dan SIM bertanggung jawab terhadap seluruh perangkat (hardware dan software), jaringan, serta multimedia yang terkait dengan dukungan sistem teknologi informasi dan SIM-RS dalam pelayanan RS.

Tabel 4.31

Pelaksanaan Kegiatan Instalasi TI dan SIM Tahun 2020

No. Uraian Kegiatan Volume

1 Hardware a. Instalasi PC b. Perbaikan PC c. Relokasi PC d. Instalasi Printer e. Perbaikan Printer

48 unit

a. Jaringan SIM-RS b. Back up database c. Query database d. Pendampingan user e. Troubleshooting SIM-RS f. Backup image OS

g. Install ulang OS

h. Install aplikasi pendukung

11 kasus

a. Instalasi wired b. Perbaikan wired c. Perawatan wired d. Instalasi wireless e. Perbaikan wireless f. Perawatan wireless g. Perawatan fiber optic

31 titik

a. Update konten website b. Maintenance website c. Update social media d. Shooting video e. Editing video

15 kegiatan

a. Video conference

b. Update aplikasi eksternal c. Tarik data absensi finger print

72 kegiatan 235 kegiatan

24 kegiatan

15. Instalasi Casemix

Secara umum Instalasi Casemix bertugas melaksanakan verifikasi klaim internal rumah sakit guna manajemen kendali, baik kendali mutu maupun kendali biaya.

Tabel 4.32

Data RJTL dan RITL Beserta Klaim Per Bulan Tahun 2020

Bulan RJTL Klaim (Rp) RITL Klaim (Rp)

Januari 2.062 1.020.077.904,00 143 886.429.500,00 Februari 1.640 831.073.077,00 82 660.452.600,00

Maret 1.692 868.136.887,00 123 738.725.500,00

April 1.399 757.893.329,00 87 512.091.900,00

Mei 1.383 724.189.907,00 68 416.807.000,00

Juni 1.557 796.402.623,00 91 396.468.200,00

Juli 1.613 823.562.025,00 91 424.677.000,00

Agustus 1.605 819.566.254,00 102 298.488.200,00 September 1.588 783.877.146,00 72 385.100.100,00 Oktober 1.315 687.214.054,00 108 374.454.500,00 November 1.570 763.084.412,00 87 452.400.400,00 Desember 1.647 616.315.400,00 22 337.684.300,00 Sumber Data : Inst. Casemix

Tabel 4.33

Data Unit Cost CBGs RJTL dan RITL Per Bulan Tahun 2020

Bulan Unit Cost RJTL (Rp) Unit Cost RITL (Rp)

Januari 879.037.040,00 680.500.861,00

Februari 742.538.791,00 438.005.185,00

Maret 769.247.647,00 658.477.757,00

April 708.108.367.00 678.815.913,00

Mei 663.771.092,00 340.421.538,00

Juni 714.332.158,00 416.451.370,00

Juli 888.007.345,00 437.049.447,00

Agustus 852.754.024,00 308.129.808,00

September 823.348.943,00 441.034.792,00

Oktober 693.142.921,00 205.354.805,00

November 820.362.788,00 247.468.987,00

Desember 625.389.445,00 181.170.703,00

Sumber Data : Inst. Casemix

Tabel 4.34

Data 10 Casemix Main Groups (CMG) Berbiaya Terbanyak (RJTL) Tahun 2020

INA-CBGs Jumlah Kasus Nilai Klaim Unit

(Rp) Total (Rp)

1. Q-5-44-0 18.813 377.100,00 7.094.382.300,00

2. F-5-14-0 197 354.400,00 69.816.800,00

3. F-5-16-0 17 358.500,00 6.094.500,00

4. F-5-15-0 6 351.700,00 2.110.200,00

5. F-5-13-0 5 683.500,00 3.417.500,00

6. Q-5-42-0 5 332.900,00 1.664.500,00

7. Q-5-25-0 4 146.700,00 586.800,00

8. Q-5-27-0 3 148.100,00 444.300,00

9. Z-3-12-0 2 241.200,00 482.400,00

10. K-5-18-0 2 257.500,00 515.000,00

Sumber Data : Inst. Casemix

Tabel 4.35

Data 10 Casemix Main Groups (CMG) Berbiaya Terbanyak (RITL) Tahun 2020

INA-CBGs Jumlah Kasus Nilai Klaim Unit

(Rp) Total (Rp)

1. F-4-10-I 989 7.645.000,00 7.560.905.000,00

2. F-4-13-I 87 5.956.000,00 518.172.000,00

3. F-4-16-I 33 10.648.000,00 351.384.000,00

4. F-4-16-II 15 12.380.000,00 185.700.000,00

5. F-4-19-I 14 7.070.900,00 98.992.600,00

6. F-4-11-I 13 7.393.900,00 96.120.700,00

7. F-4-10-II 7 8.786.300,00 61.504.100,00

8. F-4-16-III 2 16.525.200,00 33.050.400,00

9. F-4-11-II 1 6.153.300,00 6.153.300,00

Sumber Data : Inst. Casemix

16. Administrasi Manajemen

Pelaksanaan kegiatan administrasi manajemen terdiri dari laporan kegiatan Bagian Program, Komite Medik, serta Komite Keperawatan.

Pelaksanaan kegiatan administrasi manajemen terdiri dari laporan kegiatan Bagian Program, Komite Medik, serta Komite Keperawatan.

Dokumen terkait