BAB III METODE PENELITIAN
3.5 Instrumen Penelitian
Instrumen penelitian merupakan alat yang digunakan untuk membantu
48
peneliti dalam mengumpulkan data hasil penelitian (Trianto, 2010). Instrumen ini berguna untuk memperoleh data yang dibutuhkan untuk menjawab pertanyaan peneliti. Terdapat empat kompenen instrument yang digunakan dalam penelitia ini yakni: lembar wawancara, lembar kuisioner, lembar observasi, dan lembar tes.
Berikut ini dijelaskan komponen instrument tersebut.
3.5.1 Pedoman Wawancara
Wawancara adalah kegiatan tanya jawab antara pewawancara dengan narasumber untuk memperoleh informasi atau data yang dibutuhkan oleh peneliti (Widoyoko, 2015:191). Peneliti dalam penelitian ini menggunakan wawancara langsung yaitu berhadapan langsung dengan narasumber untuk melakukan analisis kebutuhan dan menggunakan wawancara tidak terstruktur dimana pertanyaan-pertanyaan ditulis dengan lengkap dan sistematis. Topik wawancara yang dilakukan antara lain metode guru mengajar, penggunaan ala peraga dalam pembelajaran IPA, permasalahan yang dihadapi siswa dalam pembelajaran IPA, kesulitan guru dalam membuat alat peraga, intensitas penggunaan alat peraga, dan minat siswa menggunakan alat peraga ketika belajar. Berikut adalah pedoman wawancara dengan wali kelas IV SD Negeri Ngijon 1.
Tabel 3.2 Pedoman Wawancara dengan wali kelas IV SD Negeri Ngijon 1
Topik Pertanyaan Pertanyaan
Metode guru dalam mengajar
- Dalam proses pembelajaran, metode apa yang sering Bapak/Ibu pakai dalam mengajar? Sebutkan dan jelaskan alasannya!
- Apakah dalam setiap pelajaran tertentu Bapak/Ibu guru menggunakan alat peraga?
Jika Ya, apa medianya..
Jika Tidak, mengapa?
- Alat peraga apa yang pernah Bapak/Ibu gunakan tetapi belum membantu siswa dalam mencapai indikator?
Sebutkan dan Jelaskan!
Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPA
- Dalam proses pebelajaran khusunya IPA, apakah Bapak/Ibu guru memberikan materi menggunakan alat peraga?
Jika Ya, berikan contohnya!
Jika Tidak, mengapa?
- Alat peraga apa yang pernah digunakan? Sebutkan!
- Bagaimana intensitas penggunaan alat peraga? Jika mengalami peningkatan, peningkatan yang seperti apa?
Kesulitan belajar yang dialami siswa dalam
pebelajaran IPA
- Pada materi apa siswa kesulitan dalam pembelajaran IPA?
Jelaskan!
- Bagaimana guru mengatasi hal tersebut? Jelaskan!
49 Kebutuhan alat peraga IPA
di SD
- Apakah siswa lebih memahami materi menggunakan alat peraga daripada mendengarkan penjelasan guru?
Jika Ya mengapa….
Jika Tidak mengapa….
3.5.2 Pedoman Kuisioner
Terdapat empat macam kuisioner dalam penelitian ini yakni, kuisioner analisis kebutuhan guru, kuisioner analisis kebutuhan siswa, kuisioner validasi alat peraga, dan kuisioner validasi Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP). Peneliti tidak melangsungkan pertemuan secara langsung dengan subyek, tetapi pertanyaan dan pernyataan dibikin dengan menggunakan google form yang lalu link google form dibagikan kepada wali kelas IV dan seluruh siswa kelas IV untuk dikerjakan.
Kuisioner validasi dilakukan secara langsung dengan wali kelas IV dan secara online dengan dosen PGSD. Kuisioner validasi memuat pernyataan-pernyataan analisis kebutuhan, penilaian terhadap produk, komentar dan saran yang membangun.
3.5.2.1 Pedoman Kuisioner Analisis Kebutuhan dengan Wali Kelas IV
Kuisioner dilakukan untuk memperoleh data mengenai analisis kebutuhan guna mendapatkan data tentang bagaimana alat peraga digunakan oleh guru dalam pembelajaran IPA, ciri alat peraga yang cocok untuk anak SD, dan kesulitan yang dihadapi dalam membuat alat peraga. Berikut adalah pedoman kuisioner analisis kebutuhan dengan wali kelas IV
Tabel 3.3 Pedoman Kuisioner Analisis Kebutuhan dengan Wali Kelas IV
No. Topik Pertanyaan No.Item
1. Penggunaan alat peraga dalam pembelajaran IPA 1
2. Penggunaan alat peraga membantu guru menjelaskan materi IPA
2
3. Kesulitan dalam pembuatan alat peraga 6
4. Bahan pembuatan alat peraga berasal dari lingkungan sekitar
3
5. Ciri-ciri alat peraga yang menarik 4, 5
3.5.2.2 Pedoman Kuisioner Analisis Kebutuhan Siswa Kelas IV
Kuisioner campuran juga dibuat untuk seluruh siswa kelas IV SD Negeri Ngijon 1 melalui google form untuk mengetahui proses pembelajaran IPA di kelas, kesulitan siswa terhadap materi IPA, pembelajaran yang menyenangkan, dan pemahaman siswa terhadap materi. Berikut adalah pedoman kuisioner analisis
50 kebutuhan siswa kelas IV.
Tabel 3.4 Pedoman Kuisioner Analisis Kebutuhan Siswa Kelas IV
No Topik No. Item
1. Proses pembelajaran IPA di Kelas 1
2. Proses pembelajaran IPA yang menyenangkan 2,3,5 3. Materi IPA yang sulit dan yang tidak disenangi 4, 7
4. Pemahaman pembelajaran IPA 6
3.5.2.3 Pedoman Kuisioner Validasi Alat Peraga
Untuk mengisi kuisioner validasi dibutuhkan satu dosen PGSD dan satu pendidik wali kelas IV. Kisi-kisi kuisioner berisi mengenai indikator-indikator yang telah tercantum berdasarkan ungkapan dari seorang ahli bernama Carol Nancarrow dengan indikator Growth-Oriented, Transferable, Time-Efficient, Results Oriented, Essential, Feasible, Engaging, dan Functional yang yang telah dikembangkan untuk mnyususn 12 daftar penyataan tentang instrument validasi kotak isfat cahaya.
Berikut dipaparkan kisi-kisi kuisioner validasi alat peraga yang disajikan dalam tabel 3.4
Tabel 3.5 Kisi-kisi Kuisioner Validasi Alat Peraga Kotak Sifat Cahaya
Indikator Deskripsi No. Item
Growth-Oriented
1. Alat peraga membantu siswa melatih kemampuan berpikir logis,
2. Alat peraga membantu mengasah kemampuan bereksplorasi siswa
3. Alat peraga sesuai dengan karakteristik siswa kelas IV sekolah dasar.
1,2,3
Transferable
1. Alat peraga dapat digunakan diberbagai macam suasana kelas dan digunakan berulang-ulang dilain waktu.
2. Alat peraga mudah dipindahkan dan digunakan oleh guru dan siswa
4,5
Time-Efficient 1. Alat peraga tidak memerlukan waktu yang lama
untuk mengoperasikan 6
Results-Oriented
1. Alat peraga memiliki tujuan yang jelas untuk mengenalkan suatu konsep pada materi sifat-sifat
cahaya 7
Essential 1. Alat peraga dapat mengatasi belajar siswa untuk
materi sifat-sifat cahaya 8
Feasible
1. Alat peraga ini bisa dibuat dengan memanfaatkan bahan-bahan dari lingkungan sekitar
2. Alat peraga didesain dengan aman untuk menjaga keselamatan siswa saat menggunakannya.
9, 10
Engaging
1. Alat peraga didesain dengan menarik (bentuk, warna, ukuran) sehingga meningkatkan minat siswa untuk menggunakannya.
11
Functional 1. Alat peraga dirancang dengan komponen yang
sederhana sehingga mudah dipahami anak untuk 12
51 setiap bagiannya.
3.5.2.4 Pedoman Kuisioner Validasi RPP
Vlidasi RPP dilaksanakn untuk mendapatkan informasi apakah perangkat pembelajaran layak atau tidak. Penyusunan kuisioner didasari oleh komponen perangkat pembelajaran yang diterapkan melalui pengembangan alat peraga kotak sifa cahaya. Adapun komponen perangkap pembelajaran itu adalah, penliaian, LKPD, media pembelajram, dan RPP. Lembar kuisioner validasi ini diserahkan ke validator yang telah ditentukan Berikut dipaparkan kisi-kisi kuisioner validasi RPP yang disajikan dalam tabel 3.5
Tabel 3.6 Kisi-kisi Kuisioner Validasi RPP
Indikator Deskripsi No.Item
RPP 1. Identitas RPP 1
2.Perumusan tujuan pembelajaran dan indikator 2
3. Media Pembelajaran 4
4. Model pembelajaran 11,12
4. Kegiatan pembelajaran 6
6. Bahan ajar/materi 10
Alat Peraga 4.Kesesuaian alat peraga dengan tujuan
pembelajaran 3
5. Alat peraga mengatasi kesulitan siswa 5
LKPD 6. Lembar kerja peserta didik 7, 8, 10, 14
Penilaian 7. Penilaian
8. Evaluasi 13, 9
3.5.3 Pedoman Observasi
Observasi dilakukan pada saat pembelajaran berlangsung ketika siswa melakukan percobaan menggunakan alat peraga kotak sifat cahaya. Peneliti membuat instrumen penilaian sesuai dengan aktivitas yang dilakukan oleh siswa saat menggunakan alat peraga kotak sifat cahaya. Ketika observasi dilakukan, peneliti mengamati kegiatan-kegiatan siswa meliputi aspek sikap antara lain tanggung jawab, kerja sama, dan hubungan sosial. Peneliti juga mengamati siswa dalam aspek keterampilan antara lain mengukur, mengobservasi, penanaman konsep, komunikasi. Berikut merupakan rubrik instrumen penilaian yang digunakan oleh peneliti.
Tabel 3.7 Rubrik Penilaian Sikap
Kriteria Sangat baik (4) Baik (3) Cukup (2) Perlu
bimbingan (1)
52
Tabel 3.8 Rubrik Penilaian Keterampilan
Kriteria 4 (Sangat Baik) 3 (Baik) 2 (Cukup) 1 (Perlu seluruh prosedur yang ada
53 pemahaman inti dari
konsep yang dipelajari dengan benar jelas serta objektif serta didukung dengan data pendukung
Hasil percobaan disampaikan dengan jelas serta objektif serta didukung
Soal tes diberikan kepada siswa yang bertujuan untuk mengetahui pemahaman siswa mengenai materi sifat-sifat cahaya setelah menggunakan alat peraga kotak sifat cahaya. Soal tes berisi soal-soal mengenai materi sifat-sifat cahaya yang terdiri dari 15 soal pilihan ganda dan 5 soal menjodohkan. Soal terdiri dari enam indikator yaitu mengidentifikasi sumber cahaya, menyebutkan sifat-sifat cahaya, menganalisis peirtiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya merambat lurus, menganalisis peristiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya dapat dipantulkan, menganalisis peirtiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya menembus benda bening, menganalisis peirtiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya dapat dibiaskan, menganalisis peirtiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya dapat diuraikan, menyebutkan benda gelap dan benda bening.
Tabel 3.9 Kisi-kisi Soal
Kompetensi Dasar Indikator No. Soal
3. 7 Menerapkan sifat-sifat cahaya dan keterkaitannya dengan indera penglihatan
Mengidentifikasi sumber cahaya 1,2,20 Menyebutkan sifat-sifat cahaya 3 Menganalisis peristiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya merambat lurus
4,6 Menganalisis peristiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya dapat dipantulkan
9,12,14,15,18
Menganalisis peristiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya menembus benda bening
5,16
54
Menganalisis peristiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya dapat dibiaskan
13,19 Menganalisis peristiwa sehari-hari berkaitan dengan cahaya dapat diuraikan
10,11 Menyebutkan benda gelap dan benda
bening.
7,8,17