• Tidak ada hasil yang ditemukan

PEMIKIRAN KALAM ULAMA MODERN

E. Jati Diri Manusia

Untuk melihat pemikiran Iqbal dalam hal jati diri manusia atau tentang eksistensi kita bisa melihatnya dalam puisi asrar-i-kudhi, dalam antologi puisinya itu ia secara jelas mengungkapkan apa itu manusia. Secara jelas kita pahami bahwa ia mentransformasikan pikirannya dalam syair/puisi mengenai manusia, dan hakikat manusia. Dalam puisinya ia memberi saran kepada manusia agar bisa bertafakur kepada Allah dan menyadari akan ke-ada-annya. Dari segi konteks kita bisa melihat bahwa Iqbal sangat terpengaruh oleh pemikiran Nietczhe tentang eksistensi manusia, bagaimana ia berada sebagai seorang ubermen dari ini juga ia membuat paham tentang manusia itu sendiri dengan konsep insan-kamil. Selain itu juga kita bisa melihat bahwa Iqbal sangat dipengaruhi dengan pemikiran-pemikiran tasawuf, sehingga selain mengada sebagai seorang manusia yang dinamis ia juga sebagai seseorang yang taat beragama.

Faham dinamisme Iqbal berpengaruh besar terhadap jati diri manusia.

Penelusuran terhadap pendapatnya tentang persoalan ini dapat dilihat dari konsepnya tentang ego, ide sentral dalam pemikiran filosofisnya. Kata itu diartikan dengan kepribadian. Manusia hidup untuk mengetahui kepribadiannya serta menguatkan dan mengembangkan bakat-bakatnya, bukan sebaliknya, yakni melemahkan pribadinya, seperti yang dilakukan oleh para sufi yang menundukkan jiwa sehingga fana dengan Allah. Pada hakikatnya menafikan diri bukanlah ajaran Islam karena hakikat hidup adalah bergerak dan gerak adalah perubahan. Filsafat khudinya tampaknya merupakan reaksi terhadap kondisi umat Islam yang ketika itu telah dibawa oleh kaum sufi semakin jauh dari tujuan dan maksud Islam yang sebenarnya. Dengan ajaran khudinya, ia mengemukakan pandangan yang dinamis tentang kehidupan dunia.

F. Dosa

Iqbal secara tegas menyatakan dalam seluruh kuliahnya bahwa Al-Quran menampilkan ajaran tentang kebebasan ego manusia yang bersifat kreatif. Dalam hubungan ini, ia mengembangkan cerita tentang kejatuhan adam (karena memakan buah terlarang) sebagai kisah yang berisi pelajaran tentang “kebangkitan manusia dari kondisi primitive yang dikuasai hawa nafsu naluriah kepada pemilikan kepribadian bebas yang diperolehnya secara sadar, sehingga mampu mengatasi kebimbangan dan kecenderungan untuk membangkang” dan “timbulnya ego terbatas yang memiliki kemampuan untuk memilih”. “Allah telah menyerahkan tanggung jawab yang penuh resiko ini, menunjukkan kepercayaan-Nya yang besar kepada manusia. Maka kewajiban manusia adalah membenarkan adanya kepercayan ini.

Namun, pengakuan terhadap kemandirian (manusia) itu melibatkan pengakuan terhadap semua ketidaksempurnaan yang timbul dari keterbatasan dan kemandirian itu.

KESIMPULAN

1. Muhammad Abduh dalam perjalanan keilmuannya dibantu oleh pamannya yang bernama Syekh Darwis.

2. Persoalan pokok yang menjadi focus utama pemikiran Muhammad Abduh adalah : a. Membebaskan pemikiran akal dari belenggu taqlid yang menghambat

perkembangan pengetahuan agama sebagaimana haknya salafal ummah b. Memperbaiki gaya bahasa.

3. Menurut Muhammad Abduh, wahyu adalah penolong akal untuk mengetahui keadaan kehidupan alam akhirat.

4. Selain berfikir, menurut Muhammad Abduh manusia juga mempunyai kebebasan berfikir.

5. Karya Sayyid Ahmad Khan yang paling bersejarah dan berpengaruh dalam perkembangan Islam di India adalah didirikannya MAOC.

6. Muhammad Iqbal berpandangan bahwa dalam al-Qur’an menunjukkan ajaran tentang kebebasan ego manusia yang bersifat kreatif.

C. KEGIATAN DISKUSI

Setelah Anda mendalami materi maka selanjutnya lakukanlah diskusi dengan teman sebangku Anda atau dengan kelompok Anda, kemudian persiapkan diri untuk mempresentasikan hasil diskusi tersebut di depan kelas.

D. PENDALAMAN KARAKTER

Dengan memahami Pemikiran Kalam Ulama Modern, maka seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut :

1. Berpegang teguh pada prinsip dan pendirian.

2. Menghargai pendapat orang lain.

3. Toleran terhadap sesama.

4. Menghindari sikap, perbuatan maupun ucapan yang merugikan orang lain.

5. Berterima kasih dan hormat kepada Guru yang telah dengan sabar membimbing kita menuntut ilmu.

6. Mengamalkan ilmu yang telah diajarkan oleh guru kita.

UJI KOMPETENSI

I. Berilah tanda silang (X) pada huruf a, b, c, d atau e, di depan jawaban yang paling benar!

1. Dalam pencapaian posisi keilmuan yang tinggi, Muhammad Abduh dibimbing oleh pamannya yang bernama………

a. Syekh Maulana b. Syekh Yusuf c. Syekh Darwis d. Syekh Darwin e. Syekh Maliki

2. Surat kabar yang diterbitkan oleh Muhammad Abduh bersama al-Afghani di Paris…………

a. Al Urwah al Wutsqo b. Al arwah wustqo c. Ma’hadi

d. Al Wustqoy e. Urwah

3. Fungsi wahyu menurut Muhammad Abduh adalah………

a. Wahyu adalah yang utama b. Wahyu sejajar dengan akal c. Wahyu penolong akal d. Wahyu dibawah akal

e. Wahyu tak berarti tanpa akal

4. Pemikiran Muhammad Abduh tentang kebebasan manusia, sejalan dengan pemikiran faham………

a. Mu’tazilah b. Jabariyah c. Qodariyah d. Murji’ah e. Syi’ah

5. Sekolah yang didirikan oleh Sayyid Akhmad Khan di India memiliki nama………

a. COAM b. MAOC c. MOAC d. CAOM e. MOCA

6. Pemikiran Sayyid Akhmad Khan memiliki kemiripan dengan pemikiran faham…..

a. Mu’tazilah b. Jabariyah c. Qodariyah d. Murji’ah e. Syi’ah

7. Buku berjudul The Recontruction of Religius Though in Islam karya Muhammad Iqbal, merupakan kumpulan dari…….

a. Catatan hariannya b. Karya sastranya c. Ceramah-ceramahnya d. Puisi-puisinya

e. Karya-karya ilmiahnya

8. Muhammad Iqbal menerima konsep pembuktian Tuhan yang bersifat……

a. Teologis b. Imanen c. Filosofis d. Rasional

e. Teologis Imanen

9. Pandangan tentang jati diri manusia Muhammad Iqbal, dipengaruhi oleh faham……

a. Dinamisme b. Animisme c. Pholytheisme d. Ateis

e. Fungsioanalisme

10. Menurut Sayyid Akhmad Khan, kemrosotan umat Islam di India di sebabkan oleh….

a. Keengganan mereka mengikuti perkembangan b. Keengganan mereka mengikuti warisan sejarah c. Keengganan mereka mengikuti ajaran agama d. Keengganana mereka melaksanakan ajaran e. Keasyikan mereka menikmati hidup II. Jawablah Pertanyaan berikut dengan benar

1. Apa saja yang dapat diketahui akal menurut Muhammad Abduh?

2. Bagaimana pendapat Sayyid Akhmad Khan tentang akal? Jelaskan!

3. Bagaimanakah pemikiran kalam Muhammad Iqbal? Jelaskan!

4. Bagaimanakah Muhammad Abduh memandang teologi? Jelaskan!

5. Jelaskan bagaimana pandangan Muhammad Abduh, Sayyid Akhmad Khan dan Muhammad Iqbal terhadap Al Qur’an?

Portofolio dan Penilaian Sikap

1.Carilah beberapa ayat dan hadist yang berhubungan dengan pemikiran kalam ulama modern, dengan mengisi kolom di bawah ini :

No.

Nama Surat + No. Ayat /

Hadits Riwayat Redaksi Ayat / Hadits

1.

2.

3.

4, 5.

2. Setelah kalian memahami uraian mengenai pemikiran kalam ulama modern, coba kamu amati perilaku berikut ini dan berikan komentar

No. Perilaku Yang Diamati Tanggapan / Komentar Anda 1.

Andik selalu menghormati pendapat adiknya yang masih di bangku Madrasah Ibtidaiyah.

2.

Bahrus sering minta uang kepada orang tuanya dengan cara memaksa

3.

Dodo suka terlambat pulang dan ia memberi alas an yang bohong 4.

Toni adalah anak yang tepat waktu dalam mengerjakan tugas dari gurunya

5.

Tono protes kepada gurunya karena nilainya jelek

Hikmah

بعتلا ردق يلع باوثلا